logo-website
Rabu, 11 Feb 2026,  WIT
BERITA TAG Pendidikan Homepage
Polri Targetkan Zero Accident Dalam Rekrutmen Pendidikan dan Latihan Papuanewsonline.com, Jakarta - Dalam pelaksanaan rekrutmen hingga pendidikan serta pelatihan anggota kepolisian, Polri menargetkan nol kecelakaan atau zero accident. SSDM Polri mengajak fungsi pendidikan, pelatihan serta kesehatan Polri mewujudkan target ini.“Sesuai arahan Bapak Kapolri (Jenderal Listyo Sigit Prabowo), bahwa kami (Polri) harus mengambil peran sebagai bagian integral untuk mencapai visi Indonesia Emas 2024. Maka kami memiliki target yakni zero accident mulai dari proses rekrutmen, pendidikan pembentukan, pendidikan pengembangan dan juga pelatihan,” kata Asisten Kapolri Bidang Sumber Daya Manusia (As SDM Kapolri) Irjen Pol Dedi Prasetyo, dalam keterangan tertulis, Minggu (9/6/2024).Dijelaskan Dedi Prasetyo, bahwa maksud dari zero Accident adalah nihil kejadian menonjol semisal meninggal dunia dalam masa pendidikan pembentukan. Dikatakannya, untuk mencapai target ini diperlukan langkah-langkah pencegahan dan mitigasi.“Kalau sesuai tugas dan fungsi di SDM, dalam proses rekrutmen ada namanya prinsip ‘betah’, yaitu bersih, transparan, akuntabel dan humanis. Ini sudah diterapkan beberapa tahun lalu dan menjadi acuan pelaksanaan rekrutmen,” tegas Irjen Pol Dedi.“Dalam proses rekrutmen itu kan ada pemeriksaan kesehatan, tes kesamaptaan jasmani, juga tes psikologi. Ini untuk mengukur sejauh mana kesiapan calon siswa menempuh pendidikan nanti,” terangnya. Disampaikan Dedi Prasetyo, tujuan dari serangkaian tes dalam rekrutmen dilakukan dengan ketat. Salah satunya, tambah dia, untuk kebaikan calon siswa itu sendiri.“Jangan sampai saat pendidikan ternyata ada sakit yang membahayakan nyawa si siswa itu sendiri, atau kemampuan fisiknya tidak memenuhi syarat untuk mengikuti kegiatan pendidikan dan akhirnya mengalami kecelakaan atau sakit,” ungkapnya. “Atau jangan sampai misalnya ada yang psikologinya bermasalah, tidak mampu menerima tekanan-tekanan selama pendidikan, sehingga melakukan hal-hal tak diinginkan atau merugikan dirinya sendiri,” ucap mantan Kapolda Kalimantan Tengah (Kalteng) ini.Ia menambahkan, hal ini telah dia sampaikan saat hari kedua Rakernis SDM Polri pada Senin, 27 Mei lalu. Rakernis yang dibuka Jenderal Sigit ini tak hanya diikuti personel SSDM Polri, tapi juga perwakilan Lembaga Pendidikan dan Latihan (Lemdiklat) Polri seperti Akpol, SPN, Sepolwan dan lembaga pendidikan pengembangan Polri lainnya.“Polri memerlukan SDM yang memiliki mentalitas, kapabilitas, dan kualitas serta integritas yang bagus, agar bisa menjalankan tugas pokok dan fungsi Polri secara maksimal. Prinsip ‘betah’ dalam setiap rekrutmen juga prinsip yang telah dikembangkan selama 10 tahun dan harus terus dievaluasi, serta ditingkatkan agar tak cuma jadi slogan,” kata Irjen Pol Dedi.Ia mengatakan, perlu kebersamaan antarsemua fungsi terkait dalam mewujudkan SDM Polri yang Presisi dan unggul. Terakhir, dia menegaskan SD, merupakan investasi jangka Panjang Polri.“SDM merupakan investasi jangka panjang. Oleh karena itu rekrutmen, pendidikan dan pelatihan anggota Polri tidak hanya menjadi tanggungjawab SDM Polri, tapi juga tanggungjawab semua satuan kerja,” pungkas Irjen Pol Dedi Prasetyo. (PNO-12) 10 Jun 2024, 18:46 WIT
Semangat Baru Peserta Didik Gabus Usai Kunjungan Kapolda Papua Papuanewsonline.com, Jayapura – Program Gerakan Baca Tulis (Gabus) kembali diajarkan oleh Bhabinkamtibmas Aiptu Abang, SH, dan Bripka Arobi Umaryang, bekerja sama dengan salah satu guru SD Negeri Komba, Agustina Felle. Kegiatan ini berlangsung di kediaman Agustina di Kampung Komba, Sentani, Kabupaten Jayapura.Setelah mendapat kunjungan dari Kapolda Papua Irjen Pol Mathius D. Fakhiri, S.I.K., terlihat perubahan positif pada peserta didik Gabus. Anak-anak tampak lebih rapi dan semangat dalam proses belajar. Meja belajar dan alat tulis baru yang digunakan anak-anak mencerminkan antusiasme mereka.Kapolres Jayapura AKBP Fredrickus Maclarimboen, S.I.K., M.H., melalui Kapolsek Kawasan Bandara Sentani Iptu Wajedi, S.H., M.Si., menyampaikan bahwa Bhabinkamtibmas terus konsisten mengajarkan anak-anak peserta didik. "Kegiatan belajar tersebut diajarkan langsung oleh Bhabinkamtibmas kami bersama ibu guru Agustina Felle. Mereka dibagi menjadi empat kelompok belajar dari usia kelompok bermain, PAUD, SD, dan paket yang berjumlah 25 peserta didik," kata Kapolsek.Kolaborasi ini mendapat dukungan dan apresiasi dari para orang tua peserta didik maupun tokoh masyarakat karena dapat meringankan beban guru dalam proses belajar mengajar. "Selama proses belajar yang sudah berlangsung, ada sebanyak empat peserta didik yang telah siap mengikuti ujian paket. Semoga program ini dapat terus memberikan dampak positif dan peningkatan literasi masyarakat," tutup Kapolsek Kawasan Bandara Sentani.Para orang tua dan tokoh masyarakat mengakui bahwa program ini sangat membantu dalam meningkatkan kemampuan baca tulis anak-anak. Mereka sangat berterima kasih atas inisiatif ini. Anak-anak sekarang lebih bersemangat untuk belajar.Kegiatan ini mencerminkan komitmen Bhabinkamtibmas dan guru lokal dalam mendukung pendidikan anak-anak di daerah pedesaan. Dengan kolaborasi yang kuat antara pihak keamanan dan pendidikan, diharapkan anak-anak di Kampung Komba dapat memperoleh pendidikan yang lebih baik dan masa depan yang cerah.Program Gerakan Baca Tulis ini diharapkan dapat menjadi contoh bagi daerah lain dalam meningkatkan literasi dan pendidikan di wilayah masing-masing. Melalui kerjasama dan dukungan dari berbagai pihak, visi untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui pendidikan dapat tercapai. (PNO-12) 10 Jun 2024, 18:23 WIT
Sebanyak 667 Casis Bintara dan Tamtama Polri di Maluku Jalani Pemeriksaan Kesehatan Tahap Dua Papuanewsonline.com, Ambon - Seleksi penerimaan anggota Bintara dan Tamtama Polri gelombang kedua tahun 2024 kembali digelar oleh Panitia Daerah (Panda) Maluku di Kota Ambon, Kamis (6/6/2024).Sebanyak 667 Calon Siswa Bintara dan Tamtama Polri menjalani pemeriksaan kesehatan tahap dua. Pemeriksaan dilaksanaan di dua tempat, yakni di Rumah Sakit Bhayangkara, dan Gedung Dojo SPN Polda Maluku.Pemeriksaan kesehatan (Rikkes) tahap dua dipimpin Karo SDM yang didampingi Kabid Dokkes Polda Maluku. Turut hadir tim Rikkes Penerimaan Terpadu Anggota Polri tahun 2024, serta pengawas internal dari Bidpropam dan Itwasda, maupun pengawas eksternal.Sebelum pemeriksaan kesehatan dimulai, ratusan casis ini terlebih dahulu mengikuti apel pengecekan peserta. Para peserta kemudian diberikan koding Rikkes sebagai identifikasi untuk mengikuti pemeriksaan kesehatan tahap dua. Plt. Kabid Humas Polda Maluku, Kombes Pol Aries Aminnullah mengungkapkan, di Rumah Sakit Bhayangkara peserta menjalani pemeriksaan rontgen dan EKG. Sementara di Gedung Dojo SPN peserta menjalani pemeriksaan laboratorium dan kesehatan jiwa (keswa)."Di Rumah Sakit Bhayangkara diikuti sebanyak 332 peserta pria, dan semuanya hadir lengkap. Begitupula di Gedung Dojo SPN terdapat 333 peserta yang terdiri dari 306 pria dan 27 wanita," katanya.AKBP Aries mengaku, rikkes dua merupakan salah satu tahapan penting dalam seleksi penerimaan Bintara dan Tamtama Polri. Ini bertujuan untuk memastikan calon anggota Polri memiliki kondisi kesehatan yang prima sebelum melanjutkan ke tahapan seleksi berikutnya. Menurutnya, pelaksanaan tahapan rikkes dua berjalan tertib dan lancar. "Kegiatan ini diharapkan dapat mendukung proses seleksi yang transparan dan akuntabel, sehingga menghasilkan calon anggota Polri yang berkualitas dan siap mengabdi kepada masyarakat," harapnya. PNO-11 09 Jun 2024, 21:26 WIT
Berita utama
Berita Terbaru
Berita Populer
Video terbaru
lihat video 10 Feb 2023, 15:22 WIT