Papuanewsonline.com
BERITA TAG Pendidikan
Homepage
Bhayangkari Peduli Tembus Zona Merah Di Intan Jaya
Papuanewsonline.com, Intan Jaya – Dalam upaya menebarkan kebaikan di tengah daerah konflik, Ketua Bhayangkari Cabang Intan Jaya, Ny. Yati Afrizal Asri, bersama Kapolres Intan Jaya AKBP Afrizal Asri, mengunjungi anak-anak di Distrik Sugapa, Kabupaten Intan Jaya, yang dikenal sebagai zona merah konflik Kelompok Kriminal Bersenjata atau Tentara Pembebasan Nasional Papua Barat Organisasi Papua Merdeka (TPNPB-OPM).Di tengah situasi yang menantang, kegiatan Bhayangkari Peduli ini menghadirkan sentuhan kasih dalam bentuk pembagian makanan serta pelajaran tentang kebersihan kepada anak-anak di daerah tersebut. Ny. Yati Afrizal Asri menegaskan pentingnya peran Bhayangkari dalam memberikan dukungan tidak hanya kepada suami anggota Polri, tetapi juga untuk turut aktif dalam masyarakat."Dimanapun tugas suami, sebagai Bhayangkari kita turut serta dalam pengabdian. Kami peduli terhadap kesehatan anak-anak, oleh karena itu selain memberi makanan tambahan, kami juga mengajarkan pentingnya cuci tangan sebelum makan," ungkap Ny. Yati.Sementara itu, Kapolres Intan Jaya AKBP Afrizal Asri berharap bahwa kegiatan ini tidak hanya berhenti pada bantuan materi, tetapi juga memberikan pembelajaran yang berharga bagi anak-anak di daerah tersebut."Kegiatan ini menunjukkan bahwa setiap bentuk bantuan kepada sesama tidak harus dipilih dan terbatas. Kami berharap anak-anak ini bisa memahami pentingnya pola hidup sehat," tambah AKBP Afrizal Asri.Kunjungan Bhayangkari Cabang Intan Jaya dan Kapolres Intan Jaya ini tidak hanya menjadi momen untuk menyebarkan kebaikan, tetapi juga sebagai upaya konkret untuk membangun kedekatan dengan masyarakat, khususnya anak-anak yang tinggal di wilayah yang rawan konflik. (PNO-12)
14 Jun 2024, 15:01 WIT
Gelar Penghargaan He For She Award, SSDM Polri: Dorong Kemajuan Perempuan Di Lingkungan Polri
Papuanewsonline.com, Jakarta - Dalam rangka Hari Bhayangkara ke-78, SSDM Polri menggelar serangkaian kegiatan. Salah satunya adalah penghargaan _He For She_ 2024. Ini merupakan ajang penghargaan yang pertama kali diadakan di instansi Polri. Kegiatan ini merupakan bentuk dukungan kampanye He For She dari UN Women. Ketua Penilaian Lomba yang diadakan SSDM Polri 2024, Kombes Pol Widy Saputra, mengatakan sejak awal Polri selalu mendukung perempuan berkarir di Kepolisian. Penghargaan ini merupakan bentuk dukungan terhadap kebijakan pimpinan Polri.“He for She award dapat diikuti oleh semua Polda jajaran. Syaratnya peserta harus menunjukkan komitmen dukungan mereka dalam bentuk tulisan dan video. Penilaiannya nanti tergantung pada inovasi dan kreativitas peserta selain komitmen dukungan terhadap Perempuan tentunya,” ujar Kombes Pol Widy Saputra.Polri sudah lama memberikan dukungan kepada Polwan-Polwan agar nyaman berkarir di Kepolisian. Saat ini semakin banyak Polwan yang menduduki posisi strategis di instansi Polri. Kuota penerimaan Polwan setiap tahun juga terus ditambah.Polri memandang keberadaan Polwan sangat strategis untuk penyelesaian kasus-kasus dengan korban yang didominasi perempuan dan anak, seperti kekerasan dalam rumah tangga dan tindak pidana perdagangan orang. Perhatian dan perlindungan terhadap perempuan dan anak ditunjukkan Kapolri Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo dengan mengajukan pembentukan Direktorat Perlindungan Perempuan dan Anak serta Direktorat Tindak Pidana Perdagangan Orang yang disampaikan langsung kepada Presiden Joko Widodo. Atas dukungan terhadap Perempuan, Kapolri Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo tahun 2023 mendapat penghargaan He for She dari International Association of Women Police atau Asosiasi Polwan Internasional atas dedikasinya mendorong kemajuan Perempuan di Kepolisian. Jenderal Pol Listyo Sigit juga dinilai telah memberikan kontribusi yang signifikan dalam mempromosikan dan memajukan perempuan di Kepolisian.Pakor Polwan RI, Brigjen Pol Desy Andriani menegaskan ruang berkarir di Kepolisian semakin terasa lebih ramah bagi Perempuan. “Belum lama ini kami menerima audiensi UN Women. Kedatangan mereka adalah untuk menyampaikan komitmen UN Women untuk mendukung upaya Polri dalam mendorong kesetaraan gender dan pemberdayaan Perempuan di lingkungan Polri,” ujar Jenderal Perempuan Bintang satu ini. Lebih lanjut Brigjen Pol Desy Andriani mengatakan dalam pertemuan ini juga dibahas proyeksi potensi kerjasama antara Polri dan UN Women. (PNO-12)
14 Jun 2024, 14:46 WIT
Ombudsman RI Apresiasi Polri Atas Perekrutan Difabel
Papuanewsonline.com, Jakarta - Komisioner Ombudsman RI, Johanes Widijantoro, mengapresiasi jalannya rekrutmen Polri Tahun Anggaran 2024 yang melibatkan penyandang disabilitas. Widi, sapaan akrabnya, berharap langkah Polri dalam menyetarakan hak penyandang disabilitas ini ditiru oleh instansi lainnya."Menariknya justru karena polisi memulai, dengan secara terbuka men-declare itu, dan kemudian harusnya itu menjadi bola salju untuk instansi lain. Karena di undang-undang ketenagakerjaan kan sudah lama itu aturan 1 banding 100, kalau nggak salah. Jadi ada 1 pekerja disabilitas banding 1 pekerja yang non-disabilitas," kata Widi Ombudsman RI, Jalan HR Rasuna Said, Kuningan, Jakarta Selatan, Rabu (12/6/2024).Widi juga berharap Polri sudah mempersiapkan dengan matang pengembangan kualitas serta pembinaan karier anggotanya yang berasal dari kelompok disabilitas. Widi menyebut kebijakan rekrutmen disabilitas akan membawa dampak positif pada Polri, jika pola pikir polisi non-disabilitas kepada polisi disabilitas setara."Supaya juga menunjukkan komitmen kepolisian menjadi pionir dalam dunia kerja untuk disabilitas. Nah memang spesifik kalau kita melihat dalam konteks kesempatan dan peluang yang diberikan kepada teman-teman penyandang disabilitas, pertama-tama tentu mindset atau cara pandang harusnya dimiliki juga oleh instansi pemerintah, termasuk kepolisian," ujar Widi.Widi menuturkan langkah Polri dalam melakukan affirmative action pada kelompok disabilitas dalam proses rekrutmen anggota, termasuk wujud pemenuhan hak-hak kaum disabilitas. Oleh sebab itu dia berharap Polri juga sudah menyiapkan instrumen, sarana dan prasarana untuk mendukung aktivitas polisi disabilitas secara menyeluruh."Kalau mereka sudah memahami bahwa affirmative action ini menjadi hak penyandang disabilitas, maka tentunya kepolisian juga sudah menyiapkan instrumen dengan segala regulasi yang menyertainya, yang membuat penyandang disabilitas, itu nanti betul-betul mengikuti proses itu dengan setara tadi. Mesti dirumuskan secara komprehensif," terang Widi."Saya mendorong agar kepolisian lebih dari sekedar membuka lowongan atau rekrut di depan, tapi siapkan semuanya sampai ke (titik) mereka (penyandang disabilitas) bisa mandiri, menunjukkan kemampuan dirinya ya secara leluasa," imbuh dia.Widi optimis polisi berlatar belakang disabilitas mampu bekerja dengan baik dan dapat meningkatkan kompetensinya bila didukung oleh instrumen kerja, sarana dan prasarana sesuai kebutuhan mereka oleh Polri. "Dan nanti akan terbukti kalo memang penyandang disabilitas tuh sebenarnya bukan nggak mampu. Tapi hanya persoalan hambatan-hambatan atau kendala-kendala yang belum diputus itu," ucap Widi.Karena Polri telah merekrut anggota dari kelompok disabilitas, Widi lebih lanjut berpendapat, perlunya aturan yang menjelaskan tentang jenjang karier anggota tersebut. Widi menyebut bila ada aturan soal pembinaan dan pengembangan karier bagi polisi dari kelompok disabilitas, maka akan tergambar Polri yang maju. "Intinya kalau orang bekerja kan pasti harus punya jenjang karier. Nah karier ada tahapan yang harus dilewati. Nah tahapan yang harus dilewati ini, pertanyaannya adalah: 'Apakah itu memungkinkan bagi mereka juga untuk mengikutinya'," tanya Widi."Meskipun katakanlah belum ada aturan yang detail tentang itu, kan enggak ada salahnya Polri sedikit lebih maju, progresif untuk menyiapkan itu semua," tambah Widi. (PNO-12)
13 Jun 2024, 11:53 WIT
8 Pelajar Mimika Ikut Seleksi Beasiswa Universitas Terkemuka di Arab Saudi
Papuanewsonline.com, Mimika,
Papua Tengah - Sebanyak 8 (delapan) pelajar asal Kabupaten Mimika, Provinsi
Papua Tengah, berpartisipasi dalam seleksi penerimaan beasiswa kuliah di Arab
Saudi. Dari 25 universitas yang menawarkan beasiswa bagi pelajar di seluruh
dunia, para pelajar Mimika memilih beberapa universitas unggulan seperti
Universitas Islam Madinah, Universitas Tabuk, dan Universitas King Saud Riyadh.
Program studi yang diminati meliputi Syari'ah, Arsitektur, Komputer dan Sistem
Informasi, Manajemen, Ekonomi dan Bisnis, serta Pariwisata. Ketua Majelis Ulama Indonesia
(MUI) Kabupaten Mimika, KH. Muhammad Amin AR, S.Ag., M.Pd., MM, menyatakan
dukungan penuh dan terus mendorong para pelajar di Mimika untuk melanjutkan
pendidikan mereka, khususnya di luar negeri. "Kami berkomitmen untuk
mendukung generasi muda Mimika agar dapat mengembangkan potensi mereka di
kancah internasional," ujar beliau. Tampak Pembekalan/Persiapan seleksi Beasiswa Studi di Arab Saudi kepada para pelajar calon mahasiswa beserta orang tua yang diselenggarakan di masjid Darussalam Auto Samudera, Timika. Ketua Komisi Hubungan Luar Negeri
dan Kerjasama Internasional, H. Azzam Mujahid Izzulhaq, S.Sn., MBA.,
mengungkapkan bahwa MUI Kabupaten Mimika telah dan akan terus menjalin kerja
sama dengan berbagai kampus luar negeri. "Kami telah bekerja sama dengan
pemerintah dan universitas di Arab Saudi, Turki, Mesir, Pakistan, Yordania,
India, Malaysia, China, Jepang, serta beberapa universitas di Inggris, Jerman,
hingga Amerika Serikat," jelas Azzam. Kerjasama ini merupakan upaya
serius dalam mempersiapkan sumber daya manusia yang unggul untuk mendukung
pembangunan di Kabupaten Mimika. Diharapkan dengan adanya peluang beasiswa ini,
pelajar Mimika dapat membawa ilmu dan pengalaman yang bermanfaat bagi daerah
mereka. MUI Kabupaten Mimika berkomitmen
untuk terus meningkatkan akses pendidikan bagi pelajar Mimika, membuka peluang
untuk pendidikan di luar negeri, dan memperluas jaringan kerjasama internasional
demi kemajuan bersama. (Admin)
13 Jun 2024, 09:36 WIT
Kapolda Terima Kunjungan Direktur Universiatas Terbuka Ambon
Papuanewsonline.com, Ambon - Kapolda Maluku, Irjen Pol Drs. Lotharia Latif, SH., M.Hum, menerima kunjungan silaturahmi dan audiensi dari Direktur Universitas Terbuka (UT) Ambon, Yuli Tirtariandi El Anshori, S.IP., M.AP. Kedatangan Direktur UT Ambon yang didampingi sejumlah stafnya disambut hangat di ruang tamu Kapolda, Markas Polda Maluku, Tantui, Kota Ambon, Selasa (10/6/2024). Saat pertemuan silaturahmi, Kapolda didampingi Karo Ops, Dansat Brimob, Direktur Polairud, Kasubag Mutjab Bag Binkar Biro SDM, dan Kasubagrenmin Sat Brimob Polda Maluku. Pertemuan antara Kapolda dan Direktur UT Ambon membahas terkait informasi mengenai peluang pendidikan tinggi yang fleksibel dan terjangkau di UT Ambon. Tatap muka tersebut juga bertujuan untuk memperkuat kerjasama dalam bidang pendidikan antara UT Ambon dan Polda Maluku."Saya menyampaikan terima kasih dan apresiasi kepada Bapak Kapolda dan jajarannya yang telah memberikan waktu dan kesempatan untuk bersilaturahmi dan audiensi hari ini," kata Direktur UT Ambon, Yuli Tirtariandi El Anshori. Ia menjelaskan kerjasama antara UT dan Polri telah berlangsung sejak tahun 2010. Kerjasama ini telah menghasilkan ribuan sarjana yang bekerja di institusi pemerintahan, termasuk TNI-POLRI dan ASN lainnya. Dalam lima tahun terakhir, sebanyak 700 anggota Polri di Polda Maluku telah berkuliah di UT Ambon, dengan mayoritas memilih jurusan Fakultas Hukum, Administrasi Negara, dan Ekonomi Akuntansi.Menurutnya, sistem pembelajaran jarak jauh yang diterapkan oleh UT mempermudah anggota Polri dalam menempuh pendidikan tinggi. "Meskipun dihadapkan dengan berbagai tugas dan tanggung jawab atau operasional BKO di luar kota, anggota Polri tetap dapat mengikuti perkuliahan dan ujian secara online dengan memanfaatkan jaringan internet," katanya.Kedatangan rombongan UT Ambon disambut baik oleh Kapolda Maluku. Kapolda menekankan pentingnya pendidikan dalam meningkatkan mutu pelayanan kepada masyarakat. "Pendidikan sangat penting dalam meningkatkan kwalitas dan kompetensi anggota Polri dari semua golongan pangkat agar semakin profesional dan humanis dalam melayani masyarakat," kata KapoldaKapolda mendorong seluruh personel Polda Maluku untuk melanjutkan pendidikan mereka. Sebab, hal tersebut merupakan bagian dari pengembangan sumber daya manusia dan bermanfaat bagi karir anggota yang bersangkutan ke depannya.Ditambahkan pula oleh orang nomor satu di Polda Maluku ini, bahwa tantangan saat ini dan ke depan semakin berat dan kompleks ,sehingga diperlukan wawasan,skill dan kompetensi yang semakin baik.Kapolda mendorong semua anggota Polri bahkan targetnya seorang Tamtama sekalipun agar dapat mengikuti pendidikan formal pada perguruan tinggi dan meraih gelar sarjana demi masa depannya dan untuk meminimalisir pengaruh-pengaruh negatif yang tidak bermanfaat dan merugikan .Lebih baik manfaatkan gaji dan penghasilan anggota digunakan untuk hal hal yang positif seperti menjadi sarjana daripada gaji kalian habis untuk hal dan sesuatu yang negatif dan tidak bermanfaat bahkan bisa merusak karir dalam tugasmu," kata Kapolda.Dalam pertemuan tersebut juga melahirkan komitmen untuk melanjutkan komunikasi dan koordinasi dalam waktu dekat guna merealisasikan rencana-rencana yang telah dibahas. Diharapkan, langkah kerjasama nanti dapat memperkuat hubungan antara UT Ambon dan Polda Maluku serta memberikan dampak positif bagi pengembangan kwalitas anggota Polri. (PNO-12)
12 Jun 2024, 16:03 WIT
619 Calon Siswa Polri Polda Papua Ikuti Tes Kesamaptaan Jasmani
Papuanewsonline.com, Jayapura – Sebanyak 619 Calon Siswa (Casis) Bintara Polri Polda Papua mengikuti hari pertama Tes Kesamaptaan Jasmani dalam rangka Penerimaan Bintara Polri Gelombang II Tahun Anggaran 2024, Senin (10/05). Kegiatan ini berlangsung dengan penuh semangat dan disiplin tinggi.Kabid Humas Polda Papua Kombes Pol Ignatius Benny Ady Prabowo, S.H., S.I.K., M.Kom, menyampaikan bahwa total ada 619 Casis yang mengikuti kegiatan tahap Uji Kesamaptaan Jasmani pada hari pertama. "Para casis berasal dari berbagai Polres dan Ta Jajaran Polda Papua yang telah melampaui tahap Rikkes ke II sebelumnya," ujarnya.Uji Kesamaptaan Jasmani ini terbagi menjadi tiga kategori, yaitu Uji Kesamaptaan Jasmani A dan B, Uji Kesamaptaan Jasmani C, dan Uji Kesamaptaan Jasmani D. Wakil Ketua Tim Kesamaptaan Jasmani, AKBP Ady Tri Widiyanto, S.I.K., S.H., menjelaskan lebih rinci mengenai kategori tersebut."Uji Kesamaptaan Jasmani A dan B mencakup Lari 12 Menit, Pull Up, Sit Up, Push Up, dan Shuttle Run. Sementara, Uji Kesamaptaan Jasmani C meliputi Renang, dan Uji Kesamaptaan Jasmani D melibatkan Anthropometrik," kata AKBP Ady Tri Widiyanto.Pelaksanaan tes ini diadakan di beberapa lokasi berbeda. Uji Kesamaptaan Jasmani A dan B berlangsung di lapangan Rastra Samara SPN Polda Papua, sedangkan Uji Kesamaptaan Jasmani C dilaksanakan di Kolam Renang Tirta Mandala Jayapura. Untuk Uji Kesamaptaan Jasmani D, lokasi pelaksanaannya adalah Gedung Dojo SPN Polda Papua.AKBP Ady Tri Widiyanto menekankan bahwa semua tahapan tes dalam rekrutmen Bintara Polri tahun 2024 Polda Papua menerapkan sistem Bersih, Transparan, Akuntabel, dan Humanis (BETAH)."Sistem penilaian kami transparan. Hasil tes langsung diumumkan setelah pelaksanaan sehingga peserta dapat melihat nilai mereka secara langsung. Jika ada keluhan, kami memberikan kesempatan untuk menyampaikan keluhan mereka," jelasnya.Menariknya, seluruh peserta tes tahun ini adalah Orang Asli Papua (OAP). Kombes Pol Ignatius Benny Ady Prabowo berharap para calon siswa ini bisa menjadi generasi penerus yang melaksanakan tugas di Polri. "Kami berharap adik-adik yang mengikuti tes ini bisa melaksanakan dengan maksimal sehingga hasilnya juga maksimal dan bisa bergabung dengan kami di Kepolisian Republik Indonesia," harapnya.Kombes Pol Ignatius Benny juga memberikan dorongan kepada calon siswa yang belum berhasil dalam tes tahun ini. "Bagi yang belum berhasil, masih ada kesempatan di tahun berikutnya. Segala sesuatu harus dipersiapkan dengan baik. Kami yakin adik-adik bisa bergabung dengan kami menjadi anggota Polri. Terima kasih," tutupnya.Kegiatan ini menunjukkan komitmen Polda Papua dalam merekrut dan melatih calon anggota Polri yang berkompeten dan siap melayani masyarakat dengan penuh dedikasi. (PNO-12)
11 Jun 2024, 17:27 WIT
Fatia Casis Disabilitas Lulus Menuju Rikkes II Bintara Polri
Papuanewsonline.com, Bangka Belitung - Nur Fatia Azzahra tersenyum saat namanya masuk dalam daftar calon siswa Bintara Polri Tahun 2024, yang dinyatakan lulus dalam sidang menuju pemeriksaan kesehatan (rikkes) tahap II. Dengan bersemangat, Fatia optimis dia dapat mengikuti seluruh rangkaian tes tahap II dan lolos seleksi akhir.“Berterima kasih kepada pimpinan Polri yang telah memberikan saya kesempatan bisa mendaftar dalam seleksi Polri ini. Dan besar harapan saya bisa diterima dan masuk menjadi anggota di kepolisian ini,” kata Fatia, dikutip dari situs Divisi Humas Polri, Minggu (9/6/2024).Penyandang disabilitas tunadaksa ini merupakan sarjana psikologi. Dia mendaftar Bintara Polri lewat Polda Kepulauan Bangka Belitung.Pengumuman sidang yang menyatakan Nur Fatia lulus ke tahap rikkes II digelar pada Rabu, (5/6) malam. Saat pengumuman, panitia rekrutmen juga mengumumkan 28 casis wanita lainnya lulus dalam sidang pertama.“Alhamdulillah pada malam ini saya dinyatakan lulus dan bisa melanjutkan seleksi tahapan rikkes kedua. Dengan harapan saya sampai tahapan akhir saya bisa lulus terpilih tes seleksi Polri,” ungkap Fatia.Dia mengaku motivasi terbesar menjadi polisi wanita (polwan) adalah untuk meningkatkan rasa percaya diri. Dia juga hendak membuktikan keterbatasan fisik tak menjadi penghalang untuk mewujudkan impian. “Tetaplah berpikir positif dengan perjuangan hidup, Percaya diri adalah kunci kehidupan,” pungkas Fatia saat ditanya soal motto hidupnya. (PNO-12)
11 Jun 2024, 09:56 WIT
150 Casis Bintara Polri Panda Maluku Uji Kesamaptaan Jasmani
Papuanewsonline.com, Ambon - Sebanyak 150 orang calon siswa Bintara Polri gelombang kedua tahun 2024 mengikuti uji kesamaptaan jasmani di lapangan Letkol Pol Chr Tahapary, Kota Ambon, Senin (10/6/2024).Tes kesamaptaan jasmani dihadiri Ketua Tim, Komandan Satuan Brimob Polda Maluku, Kombes Pol Dostan M. Siregar, S.I.K., M.M.Dalam arahannya, Kombes Dostan menekankan kepada panitia seleksi terkait pentingnya integritas dan ketelitian, terutama pada bagian lari 12 menit. "Panitia lari 12 menit harus benar-benar fokus dan tidak bermain-main atau berbicara dengan rekan lainnya. Jangan sampai peserta yang sudah berusaha keras dirugikan karena kelalaian kita," kata Kombes Dostan mengingatkan.Untuk diketahui, sebanyak 150 peserta seleksi Bintara Polri mengikuti uji kesamptaan jasmani. Ratusan peserta laki-laki ini dibagi menjadi enam kelompok. Tes yang dilakukan meliputi lari 12 menit, pull up, sit up, push up, shuttle run, renang, dan antropometri. "Setiap peserta diharapkan dapat menunjukkan kemampuan fisik terbaik mereka dalam setiap tahapan tes yang ada," harap Plt. Kabid Humas Polda Maluku, Kombes Pol Aries Aminnullah.Uji kesamptaan jasmani bertujuan untuk menjaring calon bintara yang memiliki kondisi fisik prima, sesuai dengan standar yang telah ditetapkan. Dengan pengawasan ketat dari internal dan eksternal serta pelaksanaan yang tertib, diharapkan proses seleksi mampu menghasilkan calon bintara yang siap mengemban tugas dengan baik di Kepolisian Republik Indonesia."Proses seleksi yang berlangsung ketat dan transparan ini mendapatkan apresiasi dari berbagai pihak, termasuk peserta dan orang tua yang hadir untuk memberikan dukungan. Mereka berharap agar semua tahapan seleksi dapat berjalan dengan adil dan menghasilkan bintara yang berkualitas," katanya.Ia menambahkan, Panda Polda Maluku dengan semangat dan dedikasi yang tinggi, telah berkomitmen untuk melahirkan generasi baru Bintara Polri yang tangguh dan berintegritas, siap mengabdi untuk bangsa dan negara. (PNO-12)
11 Jun 2024, 09:43 WIT
Polri Dan PMPI Gelar Dialog Kebangsaan, Hadirkan Habib Luthfi Sebagai Narasumber
Papuanewsonline.com, Jakarta – Divisi Humas Polri bersama Persatuan Mahasiswa Pecinta Tanah Air Indonesia (PMPI) menggelar dialog kebangsaan 'Internalisasi Wawasan Dalam Rangka Transformasi Polri Presisi Menyongsong Indonesia Emas 2045' ini di The Tribrata Dharmawangsa, Jakarta, Senin (10/6/2024).Dialog ini menghadirkan dua narasumber, yakni ulama sekaligus Wantimpres RI Habib Lutfi bin Yahya dan Deputi Pengkajian dan Materi Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) Bapak Surahno."Dialog kebangsaan ini tentunya diinisiasi dari para tokoh-tokoh pemuda dalam keorganisasian yang terutama secara khusus dari PMPI yaitu Persatuan Mahasiswa Pecinta Tanah Air Indonesia," ujar Karopenmas Divhumas Polri Brigjen Pol Trunoyudo Wisnu Andiko, Senin.Karopenmas menjelaskan maksud dan tujuan dialog ini, yakni sebagai sarana menumbuhkan rasa cinta tanah air di tengah perbedaan dan keberagaman baik suku, budaya, hingga agama. Menurutnya, kedua hal itu menjadi kekuatan bagi bangsa Indonesia yang terus tumbuh dan bersatu dari Sabang tentunya hingga Merauke."Semangat persatuan yang diinisiasi oleh PMPI tadi kami Sebutkan serta pentingnya wawasan kebangsaan dalam kehidupan sosial inilah yang mendorong Polri untuk mendukung kegiatan seperti ini," tuturnya.Karopenmas mengucapkan rasa terima kasihnya kepada PMPI atas kepedulianmya terhadap bangsa. Ia berharap elemen bangaa semakin banyak yang mencintai tanah air.Lebih lanjut, Karopenmas menilai persatuan dan upaya merekatkan kebhinnekaan merupakan hal yang penting untuk percepatan transformasi ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan. Hal ini diperlukan guna menyongsong menuju Indonesia emas pada tahun 2045 "Kami mengucapkan terima kasih karena telah begitu peduli dengan pentingnya mensosialisasikan wawasan kebangsaan sehingga akan tentunya ke depan semakin banyak elemen bangsa yang mencintai tanah air yang akan bersatu untuk bersama-sama merekatkan kebhinekaan dalam bingkai persatuan dan kesatuan NKRI guna mendukung percepatan transformasi ekonomi yang inklusif dan tentunya berkelanjutan menyongsong menuju Indonesia emas pada tahun 2045," pungkasnya.Dalam acara ini dihadiri sebanyak 156 peserta yang hadir, termasuk Wakapolri dan Pejabat Utama Mabes Polri. Kemudian turut hadir juga Kapolda Metro Jaya Irjen Karyoto.Perwakilan dari 32 organisasi kepemudaan dan mahasiswa juga turut hadir, dan dari elemen kepemudaan seperti GP Ansor, GAMKI, Pemuda Muhammadiyah, dan Pemuda Katholik hadir dalam acara ini.Adapun dari elemen mahasiswa yang hadir ada GMNI, HMI, PMII, IMM, LNMD, Hikmahbudhi, PMKR, Bem Nusantara, BEM SI, dan BEM Pesantren. (PNO-12)
10 Jun 2024, 19:03 WIT
Berita utama
Berita Terbaru
Berita Populer
Video terbaru