Papuanewsonline.com
BERITA TAG Pendidikan
Homepage
Dinyatakan Lulus, 33 Personel Bintara Polda Maluku Akan Ikut Pendidikan Alih Golongan ke Perwira
Papuanewsonline.com, Ambon - Sebanyak 33 personel Bintara Polda Maluku dinyatakan lulus seleksi Pendidikan Alih Golongan (PAG) Tahun 2024. Mereka selanjutnya akan mengikuti pendidikan PAG untuk kenaikan pangkat perwira.Puluhan personel Polda Maluku dinyatakan lulus melalui sidang kelulusan PAG Panda Polda Maluku yang dihelat di Rupattama Mapolda Maluku, Kota Ambon, Jumat (13/9/2024).Sidang dipimpin oleh Karo SDM Polda Maluku Kombes Pol Agus Nugroho, S.I.K., M.H. Turut hadir Kepala SPN, Kabid Dokkes Polda Maluku, dan Auditor Madya Kepolisian Tingkat III Irwasda Maluku.Sebanyak 33 personel yang dinyatakan lulus seleksi PAG Tahun 2024 terdiri dari polisi laki-laki sejumlah 31 dan polwan 2 orang.Karo SDM dalam arahannya mengingatkan para personel yang dinyatakan lulus agar fokus dalam menjalani pendidikan di Setukpa selama 1 bulan. "Jangan memikirkan penempatan setelah pendidikan, perwira harus siap ditempatkan dimana saja," tegasnya. Kombes Agus juga mengingatkan bahwa pengiriman Polda Maluku harus solid dalam pendidikan. "Jaga nama baik pribadi, keluarga, dan institusi khususnya Polda Maluku," pintanya.Sementara itu, Kabid Dokkes Polda Maluku meminta personel yang dinyatakan lulus agar mempersiapkan diri khususnya kesehatan. (PNO-12)
14 Sep 2024, 18:49 WIT
Polda Maluku Tingkatkan Kompetensi Personel
Papuanewsonline.com, Ambon - Kepolisian Daerah Maluku melalui Biro Sumber Daya Manusia (SDM) melaksanakan pelatihan untuk meningkatkan kompetensi personel.Peningkatan personel melalui kegiatan post assesment triwulan II tahun anggaran 2024 ini dilaksanakan di Rupattama Polda Maluku, Selasa (10/9/2024).Kepala Biro SDM dalam sambutannya yang disampaikan Kabag PSI Biro SDM Polda Maluku, Kompol Thukul Dwi Handayani, M.Psi, mengatakan, post assesment merupakan triminology yang digunakan untuk kegiatan pengembangan peserta yang telah mengikuti assesment center.Kegiatan yang dilaksanakan bertujuan untuk memperkuat kapabilitas manajerial personel. Caranya yaitu dengan menumbuhkan insight mereka terhadap sejumlah aspek yang perlu dikembangkan terkait dengan kompetensi manajerial.Menurutnya, reformasi birokrasi menjadi bagian penting dalam mewujudkan tata kepemerintahan yang baik. "Olehnya itu membutuhkan sumber daya manusia yang profesional untuk menjalankan tugas dalam memberikan pelayanan prima dan kepercayaan publik terhadap Kepolisian Negara Republik Indonesia," katanya.Kegiatan peningkatan personel turut dihadiri Kasubbag Mutjab, dan Kasubbag Kompeten Biro SDM, para Assesor Polda Maluku beserta sejumlah pemateri. (PNO-12)
11 Sep 2024, 21:14 WIT
136 Personel Polda Maluku Ikut Seleksi SBP
Papuanewsonline.com, Ambon - Sebanyak 136 orang personel Polda Maluku akan mengikuti seleksi pendidikan Sekolah Bintara Polisi (SBP) Tahun 2024.Seleksi SBP dilaksanakan terpusat yang ditandai dengan pengambilan sumpah dan penandatangan pakta integritas. Personel Polda Maluku ikut dari Rupattama Mapolda Maluku, Kota Ambon, Rabu (11/9/2024).Secara terpusat, pengambilan sumpah dan penandatanganan pakta integritas dipimpin oleh Karo Watpers SSDM Polri, Brigjen Pol. Anwar S.I.K. M.Si. Kegiatan ini dihadiri Karo SDM, Kabid Dokkes, dan Kabid Hukum Polda Maluku. Turut hadir panitia seleksi SBP."Kita baru saja melaksanakan pakta integritas seleksi pendidikan sekolah Bintara Polisi dari Tamtama ke Bintara Tahun 2024/2025 bagi panitia internal, panitia eksternal dan khususnya para peserta seleksi," kata Karo Watpers SSDM Polri Brigjen Pol Anwar, dalam arahannya. Seleksi pendidikan SBP, lanjut Brigjen Anwar dilaksanakan dengan menggunakan prinsip BETAH atau Bersih, Transparan, Akuntabel dan Humanis."Kami mengharapkan proses seleksi ini dapat berjalan lancar sesuai tahapan yang ada," harapnya. PNO-12
11 Sep 2024, 20:15 WIT
Polda Maluku Lakukan Pembinaan Penanggulangan dan Pencegahan Radikalisme
Papuanewsonline.com, Ambon - Kepolisian Daerah Maluku menggelar kegiatan pembinaan dan pencegahan paham radikalisme serta intoleransi kepada personel.Kegiatan yang dibuka oleh Karo SDM, Kombes Pol Agus Nugroho, S.I.K., M.H, ini dilaksanakan di gedung sport center Markas Polda Maluku, Rabu (11/9/2024).Dalam kegiatan itu, Karo SDM Polda Maluku didampingi Kasatgaswil Maluku Densus 88 AT Polri, Kombes Pol I Wayan Sukarena S.Pd., M.M., dan Kabagwatpers Biro SDM Polda Maluku.Dalam sambutannya, Kombes Agus Nugroho menyampaikan secara umum radikalisme dapat diartikan sebagai sikap atau paham extrim dan militan. Paham ini dapat mengganggu stabilitas keamanan negara. Oleh sebabnya harus meluruskan paham ini ke arah yang benar dan beradab. Ia menjelaskan, paham radikalisme bertentangan dengan UUD 1945 dan merupakan ancaman terhadap ketahanan ideologi pancasila.Karakteristik kelompok radikal tersebut adalah fanatik terhadap pendapatnya, memaksakan kehendak dengan kekerasan dan berprasangka buruk terhadap kelompok lain. Menurutnya, bentuk perlawanan yang dilakukan oleh kelompok tersebut dengan berbagai macam cara. Seperti orasi atau unjuk rasa yang berpotensi anarkis, statemen di media massa (cetak dan elektronik), hate speech, provokasi, konflik sara (suku, agama, ras dan antar golongan), menolak dan tidak ikut pemilu, razia dan sweeping terhadap orang, benda, tempat / bangunan yang dianggap tidak sesuai dengan pemahaman mereka. "Oleh karena itu, melalui kegiatan ini diharapkan para peserta yang mengikuti mendapatkan pencerahan dan pemahaman kebangsaan dari materi yang akan disampaikan oleh para narasumber," pintanya.Sebagai abdi negara, Kombes Agus mengajak seluruh personel Polri agar tetap menjaga persatuan dan kesatuan demi tegaknya negara kesatuan Republik Indonesia, "dan menjaga pancasila sebagai dasar negara serta UUD 1945 sebagai landasan konstitusi negara republik indonesia," pungkasnya.Untuk diketahui, bertindak sebagai pemateri dalam kegiatan tersebut yaitu: Kasatgaswil Maluku Densus 88 AT Polri, Kombes Pol I Wayan Sukarena, S.Pd., M.M; H. Hijerin Aliah, S.Ag., M.H, Pembimas Agama Islam; Pdt. Deilen A. Pisarahu, S.ag., M.Pd, Pembimas Agama Kristen; Sukardi Rianto, S.Ag., M.H, Pembimas Agama Hindu. (PNO-12)
11 Sep 2024, 19:56 WIT
Dampingi Pembukaan MTQN, Kapolri: Nilai Dalam Al-Qur’an Memperkuat Persatuan
Papuanewsonline.com, Samarinda - Kapolri Jenderal Polisi Drs. Listyo Sigit Prabowo bersama Panglima TNI Jenderal AgusSubiyanto mendampingi Presiden Joko Widodo (Jokowi) membuka Musabaqah Tilawatil Qur'an Nasional (MTQN) ke XXX Tahun 2024. Acara tersebut diselenggarakan sejak 6-16 September 2024 di GOR Kadrie Oening, Kota Samarinda, Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim).“Saya bersama dengan Panglima TNI menghadiri Pembukaan Musabaqah Tilawatil Qur'an Nasional (MTQN) ke XXX Tahun 2024 yang secara resmi dibuka oleh Bapak Presiden RI di GOR Kadrie Oening, Kota Samarinda, Provinsi Kaltim,” jelas Jenderal Sigit dalam akun Instagram resminya, Senin (9/9/2024).MTQN Tahun ini diselenggarakan dengan mengusung tema Mewujudkan Masyarakat Cinta Al-Qur'an untuk Bangsa yang Bermartabat di Bumi Nusantara. Terdapat 8 cabang perlombaan yang dikuti oleh 1.998 peserta dari 35 provinsi di Indonesia.“Semoga nilai-nilai mulia yang terkandung dalam Al-Qur'an senantiasa menjadi pegangan moral untuk menyempurnakan akhlak dan memperkuat persatuan kesatuan demi kemajuan bangsa,” ungkap Kapolri.Dalam acara tersebut, Presiden sendiri dalam sambutannya menyinggung pentingnya masyarakat bisa membedakan berita yang benar dan berita bohong (hoaks). Presiden Jokowi mengatakan, saat ini banyak masyarakat yang bisa menjadi wartawan dan menyebarkan informasi. Bahkan, informasi yang disebarkan itu tanpa melalui proses verifikasi dan pengecekan seperti pada kerja jurnalisme."Oleh karena itu setiap pembaca berita media sosial harus mampu menjadi redaksi bagi dirinya sendiri, harus mampu menyaring berita mana yang baik berita mana yang tidak baik. Harus cek dan recheck mana yang benar mana yang hoax atau berita bohong," ujar Presiden. PNO-12
10 Sep 2024, 19:13 WIT
Doa Kiai Pemalang Agar Pilkada 2024 Aman dan Damai
Papuanewsonline.com, Jakarta - Mendekati momen Pilkada serentak 2024, Polri semakin aktif bersilaturahmi ke tokoh agama di seluruh Indonesia, salah satunya di pondok pesantren (Ponpes) di Kabupaten Pemalang, Jawa Tengah.Kapolres Pemalang AKBP Eko Sunaryo bersilaturahmi pengasuh Ponpes Ali Alfuadiyah, Kiai Nur Fuad di Kecamatan Bantarbolang, Pemalang. Kapolres disambut dengan hangat oleh Kiai Nur Fuad dan para santri, setibanya di Ponpes Ali Alfuadiyah."Dengan silaturahmi, Polri ingin menjalin hubungan yang lebih erat dengan para tokoh agama dan masyarakat lainnya di seluruh wilayah," ujar Karopenmas Divisi Humas Polri Brigjen Pol Trunoyudo Wisnu Andiko dalam keterangannya, Senin (9/9/2024).Trunoyudo mengatakan, pihaknya mengharapkan sinergi dengan para tokoh agama dapat terus terjalin dengan baik. Hal ini demi upaya memelihara keamanan dan ketertiban masyarakat di seluruh wilayah."Kegiatan ini bertujuan untuk mempererat sinergi dan kekompakan antara Polri dan para tokoh agama, utamanya dalam menjaga kamtibmas yang kondusif di seluruh wilayah Indonesia pada Pilkada serentak 2024," ucap Trunoyudo.Trunoyudo menyebut, Polri juga meminta doa dari Kiai Nur Fuad, agar Pilkada serentak 2024 dapat terlaksana dengan aman dan damai.Sementara itu, Kiai Nur Fuad berharap silaturahmi kepolisian dan Kiai yang selama ini sudah terjalin dengan baik dapat membawa manfaat."Semoga bapak Kapolres, pejabat utama dan seluruh personil Polres Pemalang diberikan kemudahan, kelancaran dan kesehatan dalam menjalankan tugasnya mengamankan Pilkada Serentak 2024,” kata Kiai Nur Fuad. PNO-12
10 Sep 2024, 14:58 WIT
Kapolri Beri Tiket Sekolah PAG Kepada Aiptu Agus yang Amankan Pria Bersajam di Jaktim
Papuanewsonline.com, Jakarta - Polri mengapresiasi aksi heroik personel Bhabinkamtibmas Polsek Pulogadung, Jakarta Timur, Aiptu Agus Supriyatna yang mengamankan seorang pria bernama Danovan Sembiring Meliala (43). Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo memberikan penghargaan berupa tiket sekolah Pendidikan Alih Golongan (PAG) terhadap Aiptu Agus berkat aksi heroiknya. "Pak Kapolri memberikan penghargaan Pendidikan Alih Golongan tahun ini. Hal itu berkat keberanian dan kinerja dalam melindungi keselamatan masyarakat dari ancaman," kata As SDM Polri Irjen Dedi Prasetyo saat dihubungi, Jakarta, Jumat (6/9).Apresiasi tersebut lantaran sikap dari Aiptu Agus yang bergerak cepat setelah menerima laporan dari warga atas perilaku meresahkan dari Danovan. Pasalnya, pria itu mengacungkan senjata tajam jenis golok di Jalan Kayu Putih, Pulogadung, Jakarta Timur. Dengan bergerak cepat, aksi heroik dari Aiptu Agus dapat mencegah terjadinya hal yang tidak diinginkan di lingkungan masyarakat. Menurut Dedi, sikap dari Aiptu Agus merupakan wujud dari Polri yang terus berkomitmen melayani dan melindungi masyarakat. Ia berharap, aksi dari Aiptu Agus dapat dijadikan cerminan ataupun contoh oleh personel lainnya. "Ini merupakan komitmen dari Polri yang terus melayani, melindungi dan mengayomi seluruh masyarakat," ujar Dedi. Ia pun berharap, kepada seluruh masyarakat untuk tidak segan melaporkan kepada pihak berwajib apabila menemukan peristiwa yang meresahkan. Karena, kata Dedi, seluruh personel Polri akan bergerak cepat untuk menindaklanjuti segala bentuk laporan dari masyarakat. "Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo telah menginstruksikan kepada seluruh jajaran kepolisian untuk terus memberikan pelayanan terbaik kepada warga. Tujuannya agar menjadi Polri yang semakin dicintai oleh masyarakat," ucap Dedi. Sebelumnya, aksi tersebut bermula ketika pelaku sedang mengendarai kendaraan Mitsubishi Colt Diesel di sekitar Jalan Kayu Putih, Pulogadung Jakarta Timur. Kendaraan pelaku tersebut mogok, selanjutnya pelaku turun dari kendaraan dan melakukan pengancaman terhadap tukang parkir dan pengendara lain dengan menggunakan satu buah senjata tajam jenis golok.Selanjutnya, Aiptu Agus datang dan meminta pelaku untuk menyimpan senjata tajam miliknya. Namun pelaku mengarahkan senjata tajam jenis badik. Bahkan, pelaku melakukan pemukulan terhadap Aiptu Agus. Sehingga, Ia dijatuhkan oleh personel Bhabinkamtibmas tersebut. (PNO-12)
07 Sep 2024, 14:15 WIT
Perkuat Perlindungan Perempuan dan Anak, Polwan RI Ikuti Studi Komparatif di Chicago
Papuanewsonline.com, Chicago - Delegasi Polisi Wanita Republik Indonesia (Polwan RI) yang dipimpin Pakor Polwan RI Brigjen Pol. Desy Andriani yang juga merupakan Psikolog Kepolisian Utama Tk II SSDM Polri, melakukan studi komparatif ke Cook County Sheriff’s Office, Chicago Police Department, dan Cook County Sherriff’s Command Centre di Amerika Serikat. Kegiatan berlangsung dari tanggal 28 hingga 30 Agustus dan diikuti 14 personel yang mayoritas dari Bareskrim dan SSDM Polri. Studi komparatif ini bertujuan untuk memperkuat penanganan kasus kekerasan berbasis gender di Indonesia, khususnya yang berkaitan dengan perempuan dan anak serta mendiskusikan praktik terbaik dalam menangani kasus kekerasan terhadap perempuan dan anak termasuk yang menggunakan media elektronik. “Kami berada di sini untuk melihat bagaimana cara penanganan kasus kekerasan pada Perempuan dan anak di Amerika Serikat, dan melihat potensi kolaborasi antar instansi dalam memberikan pelayanan dukungan terhadap korban kejahatan seksual terhadap anak dan perempuan,” ujar Brigjen Pol. Desy Andriani.Di kesempatan ini delegasi Polwan RI juga melihat ruang monitor call center 911, dan ruang wawancara tersangka.Partisipasi ini tidak hanya memperkaya pengetahuan para perwira Polwan RI, tapi juga menunjukkan komitmen Polri dalam meningkatkan kualitas penegakan hukum terkait isu-isu perempuan dan anak di Indonesia. Pada setiap kesempatan berbicara di depan anggota dan calon Polisi, Asisten Kapolri Bidang Sumber Daya Manusia Irjen Pol. Dedi Prasetyo selalu menekankan pentingnya mengedepankan pendekatan humanis dalam menangani kasus terutama yang melibatkan anak-anak dan Perempuan. “Saya ingatkan kepada para pengasuh untuk tidak melakukan kekerasan baik secara fisik maupun verbal kepada siswa, dan lebih mengutamakan pendekatan yang humanis. Kita ingin menghasilkan Polisi yang profesional. Polisi harus bisa mengayomi dan melindungi masyarakat terutama anak-anak, lansia dan perempuan,”ujar Irjen Pol. Dedi Prasetyo saat berbicara di depan para pengasuh dan siswa SPN Polda Kaltim beberapa waktu lalu.Selain melakukan studi komparatif, delegasi Polwan RI di Chicago juga mengikuti Konferensi Asosiasi Polisi Wanita Sedunia atau International Association Women Police (IAWP). Sebelum konferensi dimulai sebanyak 800 Polisi Wanita dari 60 negara berparade dari Michigan Avenue dan Balbo menuju Grant Park’s Buckingham Fountain pada hari Minggu (01/09/24) menandai dimulainya Konferensi Asosiasi Polisi Wanita Sedunia 2024. Konferensi yang berlangsung hingga 5 September 2024 ini tidak hanya menjadi ajang berbagi ilmu dan pengalaman, tetapi juga menjadi simbol keberanian, ketangguhan, dan solidaritas polisi wanita di seluruh dunia. (PNO-12)
04 Sep 2024, 08:00 WIT
PBNU Imbau Santri Tak Terprovokasi Pembenturan Polri
Papuanewsonline.com, Jakarta - PBNU mengimbau seluruh masyarakat, khususnya warga Nahdlatul Ulama (NU) dan santri untuk tidak terprovokasi pembenturan yang tengah terjadi. Belakangan, pembenturan antara santri dan Polri tengah santreng terdengar. Di media sosial, ada penggerakan buzzer untuk memviralkan tagar #santrimenolakpolisi."Selama ini hubungan Polri dan santri sangat baik. Apalagi Pak Kapolri Jenderal Sigit itu sangat takdzim dengan kiai," kata Latopada dalam keterangan tertulisnya, Senin (2/9/24).Menurutnya, tagar tersebut menumpang isu pembubaran unjuk rasa dengan semprotan gas air mata dari polisi. Sebab, ada yang mengenai beberapa santri yang sedang berada di sekitar lokasi."Untuk kasus gas air mata ini, saya kira Polri melalui Kabid humas Polda Jateng sudah meminta maaf dan mendatangi lokasi. Jadi janganlah ini dibesar-besarkan dengan tujuan membenturkan santri NU dan polri," ungkapnya.Lebih lanjut ia memaparkan, hubungan antara Polri dan santri, terutama santri NU dan pondok pesantren, sangat baik. Polri selalu bersinergi di setiap kegiatan santri."Secara pribadi kapolri sangat takdzim sama kiai. Beliau kerap sowan untuk meminta masukan dan saran dari para kiai NU. Jadi sangat tidak mungkin ada niatan dari polisi memusuhi santri," jelasnya.Ditambahkannya, Kapolri juga sangat dekat dengan siapapun. Apalagi, Jenderal Sigit saat ini sangat mudah ditemui dan diajak berdialog.Kapolri juga dipandangnya berhasil membawa polisi menjadi pengayom masyarakat dan benar-benar berfungsi menertibkan masyarakat dan menjadi penegak hukum yang baik."Jadi kalau ada yang mengatakan Kapolri sulit ditemui itu pasti Hoax. Asal keperluannya jelas untuk kepentingan negeri saya kira Kapolri bisa ditemui kapanpun," jelasnya. (PNO-12)
03 Sep 2024, 19:39 WIT
Berita utama
Berita Terbaru
Berita Populer
Video terbaru