Papuanewsonline.com
BERITA TAG Pendidikan
Homepage
Satgas Humas ODC 2024 Gelar Tes Kesemaptaan Jasmani dan Bela Diri Polri Semester ll
Papuanewsonline.com, Timika - Satuan Tugas Operasi Damai Cartenz 2024 menggelar tes kesempatan jasmani dan bela diri bagi personelnya. Kegiatan yang dilaksanakan di lapangan Apel Mapolres Mimika pada hari Selasa (30/07/2024).Ini bertujuan untuk menjaga dan meningkatkan kemampuan fisik serta teknik bela diri para personel Satgas.Tes kesempatan jasmani meliputi lari 1200 meter, Pull up, Sit up, Push up, dan Shuttle run. Sementara tes Bela diri meliputi teknik dasar Bela diri seperti pukulan, tendangan, tangkisan, dan kuncian."Kegiatan ini merupakan bagian dari program pembinaan personel Satgas Operasi Damai Cartenz untuk menjaga kesiapsiagaan dan profesionalitas dalam menjalankan tugas," ujar Kasatgas Humas Operasi Damai Cartenz 2024, Kombes Pol. Dr. Bayu Suseno, S.H., S.I.K., M.M.,M.H. saat ditemui di sela-sela kegiatan.Kasatgas Humas Operasi Damai Cartenz 2024 menambahkan bahwa tes ini juga bertujuan untuk meminimalisir risiko dan potensi bahaya yang mungkin terjadi saat bertugas di lapangan. "Personel yang memiliki kemampuan fisik dan teknik bela diri yang baik akan lebih siap dalam menghadapi berbagai situasi dan kondisi di lapangan," ungkapnya.Seluruh personel Satgas Humas Operasi Damai Cartenz mengikuti tes dengan penuh semangat dan disiplin. Mereka menunjukkan dedikasi dan profesionalitas tinggi dalam menjalankan tugas.Kombes Pol. Dr. Bayu Suseno, S.H., S.I.K., M.M.,M.H. juga menyampaikan bahwa Satgas Humas Operasi Damai Cartenz 2024 akan terus berupaya untuk meningkatkan kemampuan personelnya melalui berbagai pelatihan dan pembinaan. "Kami berharap dengan peningkatan kemampuan personel, Satgas Humas Operasi Damai Cartenz 2024 dapat semakin efektif dalam menjalankan tugasnya," tutupnya. (PNO-12)
01 Agu 2024, 12:16 WIT
Berkunjung Ke SSDM Polri, Kepolisian Hongkong Puji Sistem Rekrutmen Polri
Papuanewsonline.com, Jakarta - Sebanyak 15 orang delegasi Kepolisian Hongkong yang dipimpin Inspektur Senior Lau Lai-kwan Alice Rabu (31/07/2024) berkunjung ke SSDM Polri. Kabaggassus Biro Binkar SSDM Polri, Kombes Pol Arif Fajarudin mengatakan tujuan kedatangan delegasi Kepolisian Hongkong adalah untuk membangun hubungan dengan Kepolisian Indonesia.“Mereka ingin mendapatkan gambaran tentang Polri. Dari mulai siklus SDM terkait dengan rekrutmen, kemudian masalah karir, masalah pengakhiran dinas. Mereka juga menanyakan tentang pengembangan SDM melalui assessment centre,” ujar Kombes Pol Arif Fajarudin. Inspektur Senior Lau Lai-kwan Alice menyatakan Kepolisian Hongkong mendapat banyak informasi bermanfaat dari diskusi yang berlangsung sekitar dua jam. Alice juga menyampaikan kekagumannya terhadap Polri. “Wow, saya sangat terkesan. Polri memiliki assessment centre. Sangat teratur semua prosedur promosi yang telah berjalan. Sangat berbeda dengan sistem di Kepolisian Hongkong yang lebih sederhana. Dari diskusi ini saya mengambil banyak referensi yang nantinya akan kami coba aplikasikan di Kepolisian Hongkong,” puji Lau Lai-kwan Alice.Usai diskusi, Kepolisian Hongkong diajak melihat Assesment Center. Di sini, delegasi Kepolisian Hongkong mendapat informasi lebih lanjut. Salah satunya tentang Satu SDM. SSDM Polri mengembangkan Satu SDM yang merekam data setiap personel Polri secara digital mulai dari mengikuti Pendidikan, aktif bertugas hingga pengakhiran dinas. Data ini bisa menjadi rujukan para pimpinan Polri untuk mengambil kebijakan terkait promosi kenaikan pangkat dan jabatan. Delegasi Kepolisian Hongkong juga diajak melihat museum Polri dan mendapat penjelasan tentang sejarah Polri. Mereka sangat antusias melihat berbagai koleksi bersejarah dalam museum tiga lantai tersebut. Di akhir kunjungan di museum Polri, delegasi Hongkong juga disuguhkan film tentang Sejarah Polri di ruang theatre museum Polri.Alice berharap kunjungan ini bisa semakin mempererat hubungan Polri dan Kepolisian Hongkong. Selama empat hari berada di Indonesia, Kepolisian Hongkong juga mengunjungi Divhubinter Polri dan Brimob Polri. (PNO-12)
01 Agu 2024, 11:10 WIT
Pengabdian Tanpa Henti Satgas Yonif 323 Untuk Anak-Anak Pedalaman Papua
Papuanewsonline.com, Puncak - Pos Mayuberi Satgas Mobile Yonif 323 Buaya Putih mengabdi tanpa henti untuk anak-anak pedalaman Papua dengan tetap mengajar di sekolah darurat, Distrik Ilaga Utara, Kabupaten Puncak, Papua Tengah, Rabu (31/07/2024) Pasiter satgas Letda Chk Dani, mengatakan "Bahwa Satgas Yonif 323 Buaya Putih akan selalu mengajar di sekolah darurat yang di bangun di Pos Mayuberi tersebut demi anak-anak yang berada di pedalaman Papua Ini", ujarnya.Karena aktivitas mengajar yang kami lakukan untuk mewujudkan mimpi anak-anak yang ingin kembali bersekolah namun terhalang fasilitas, jarak yamg jauh dan kondisi ekonomi mereka."Prajurit yang kami kerahkan menjadi tenaga pengajar sebelumnya sudah dilatih terlebih dahulu sehingga memiliki ketrampilan walaupun hanya tingkat dasar, "Anak-anak kampung Mayuberi sangat antusias dengan kegiatan belajar mengajar tersebut", tutup Pasiter. (PNO-12)
31 Jul 2024, 18:08 WIT
Tebar Kebahagian, Satgas Yonif 122/TS Berbagi Kasih Di SD Perbatasan
Papuanewsonline.com, Keerom - Personel satgas pamtas RI-PNG Yonif 122/TS pos waris, kembali mendatangi SD YPPK kenandega waris guna memberikan Kitab Alkitab berserta snack kepada guru dan anak-anak sekolah dasar yang berada di kampung Banda, distrik waris, kabupaten keerom, Papua (31-07-2024). Danpos Waris Letda inf Hasan Basri Sipahutar menuturkan bahwa berbagai macam cara dilakukan satgas guna memberikan sisi positif yang dapat dirasakan secara langsung oleh masyarakat khususnya kepada anak-anak sekolah dasar sebagai generasi Bangsa kedepannya, dalam kesempatan tersebut kami personil pos waris memberikan Alkitab secara simbolis kepada guru Agama SD YPPK Kenandega Waris ibu Agustina Amo. Disamping itu, kami juga memberikan bingkisan snack kepada anak-anak sekolah, harapanya anak-anak akan semangat dan semakin giat belajar dalam menutut ilmu sehingga mereka dapat meraih cita-citanya dimasa yang akan datang.Seperti penyampaian Dansatgas Letkol Inf Diki Apriyadi, S, Hub.Int, tugas pokok Satgas Yonif 122/TS menjaga keutuhan wilayah perbatasan darat RI-PNG, juga mempunyai tugas tambahan yaitu seluruh prajurit melaksanakan kegiatan teritorial yang bersifat membangun, melayani, dan mengayomi masyarakat serta memberikan bantuan terhadap masyarakat perbatasan yang membutuhkan bantuan personil Pos.Sementara itu ibu Agustina amo selaku guru sekolah SD YPPK kenandega waris mengucapkan terima kasih banyak kepada anggota TNI satgas yonif/122 TS yang telah memberikan alkitab berserta snack kepada anak-anak sekolah, semoga abang-abang TNI selalu diberikan kesehatan dan kekuatan dalam melaksanakan tugas di perbatasan Papua. (PNO-12)
31 Jul 2024, 13:00 WIT
Dansat Brimob Polda Papua Pimpin Upacara Pembukaan Pembinaan & Pelatihan Kemampuan Dasar Brimob
Papuanewsonline.com, Jayapura – Komandan Satuan Brimob Polda Papua Kombes Pol. John H. S Sitanggang, S.I.K., M.Han memimpin Upacara Pembukaan Pembinaan dan Pelatihan Kemampuan Dasar Brimob bagi Bintara & Tamtama Remaja Satbrimob Polda Papua tahun 2024 di Lapangan Sat Brimob Polda Papua, Kotaraja, Senin (29/07/2024).Sebanyak 71 Personil Bintara dan Tamtama Remaja yang akan mengikuti pembinaan dan pelatihan tersebut, yakni 21 Bintara Remaja Lulusan SPN Jayapura, 30 Bintara Remaja Lulusan Pusdik Brimob Watukosek dan 20 Tamtama Remaja Lulusan Pusdik Brimob Watukosek.Dalam amanatnya, Dansat Brimob Polda Papua berpesan kepada para Bintara dan Tamtama Remaja agar dapat melaksanakan kegiatan ini dengan baik.“Saya berharap agar para peserta latihan dapat melaksanakan kegiatan ini dengan baik, karena kegiatan latihan ini dapat mengukur kemampuan teknis dan taktis bagi masing-masing individu maupun dalam ikatan satuan dalam penerapan pelaksanaan tugasnya, serta melatih dan menciptakan saling pengertian dalam pola pikir, pola tindak dan pola sikap,” ucap Dansat Brimob Polda Papua.Lebih lanjut, ia menyampaikan bahwa, Polri khususnya Brimob adalah institusi yang mengedepankan disiplin, hirarki, loyalitas dan terpercaya. “Secara umum, Polri bertransformasi menjadi Polri yang presisi transformasi organisasi, transformasi operasional, transformasi pelayanan publik, dan transformasi pengawasan,” tuturnya.Menutup arahannya, ia juga berpesan agar selama latihan jangan takut berbuat kesalahan dan itu hal yang wajar dalam pelatihan namun jangan dalam kesalahan yang sama. “Tanyakan kembali bagaimana yang seharusnya, selanjutnya lakukan perbaikan-perbaikan secara terus menerus sehingga dengan sendirinya akan memperoleh peningkatan kemampuan dan hasil yang lebih baik,” pungkasnya. (PNO-12)
31 Jul 2024, 09:37 WIT
Sambil Bagikan Buku dan Alat Tulis, Satgas TNI Tanamkan Wawasan Kebangsaan Kepada Anak-Anak Bilogai
Papuanewsonline.com, Intan Jaya – Satuan Tugas Batalyon Infanteri (Satgas Yonif) Raider 509/Balawara Yudha Kostrad, bagian dari Komando Operasi TNI (KOOPS TNI) di Papua, membagikan buku dan alat tulis sambil secara kreatif menyebarluaskan Wawasan Kebangsaan (Wasbang) kepada anak-anak Kampung Bilogai, Distrik Sugapa, Kabupaten Intan Jaya, Provinsi Papua Tengah. Senin (29/7/2024).Komandan Satgas Yonif 509 Kostrad, Letkol Inf Dian Dessiawan Setyadi, telah menekankan kepada para Prajurit TNI bahwa kegiatan Komunikasi Sosial (Komsos) secara inklusif dengan seluruh pihak di daerah tugas merupakan hal penting yang perlu dilakukan saat melaksanakan tugas pokok pengamanan wilayah. Berdasarkan penekanan tersebut, para Prajurit TNI yang sedang bertugas di Pos J2 di bawah pimpinan Kapten Inf Patria, menyiapkan materi Wasbang dengan tema “Generasi Emas Papua merupakan Tulang Punggung Rakyat Papua Menuju Indonesia Emas 2045”. Materi tersebut disiapkan sebagai antisipasi untuk berinteraksi dan berkomunikasi dengan anak-anak yang dijumpai selama pelaksanaan tugas. Lebih lanjut, para Prajurit TNI juga menyiapkan beberapa buku dan alat tulis untuk dibagikan saat interaksi dengan anak-anak.Saat beberapa anak dari Kampung Bilogai melintas di depan Pos J2, Prajurit Satgas Yonif 509 Kostrad mengajak berkomunikasi dan direspons dengan antusias oleh anak-anak tersebut. Dalam komunikasi tersebut, para Prajurit bercanda tawa dan berinteraksi dengan anak-anak, sambil menyisipkan penyampaian Wasbang yang telah disiapkan tadi. Usai penyampaian materi wasbang, para Prajurit membagikan buku dan alat tulis yang telah disiapkan kepada anak-anak tersebut dan disambut dengan sukacita oleh rombongan anak Bilogai tersebut.Terpisah, Panglima KOOPS TNI, Brigjen TNI Lucky Avianto usai menerima laporan pelaksanaan kegiatan, mengapresiasi inisiatif Satgas Yonif 509 Kostrad saat melakukan Komsos dan membagikan buku serta alat tulis kepada anak-anak di depan Pos J2."Hal ini merupakan wujud implementasi TNI melakukan Komsos inklusif dengan seluruh stakeholder, dalam rangka mendukung upaya percepatan pembangunan di wilayah Papua," ungkapnya. (PNO-12)
30 Jul 2024, 08:35 WIT
Anak Bintara Asal Kendari Lolos Seleksi Pusat Taruni Akpol 2024
Papuanewsonline.com, Semarang – Seorang pria berkaus mengenakan peci tiba-tiba berteriak histeris sambil mengepalkan tangan di Gedung Serbaguna (GSG) Akademi Kepolisian (Akpol), Minggu (28/7/2024). Dia yang tadinya duduk paling depan sembari merekam dengan ponselnya dihadapkan ke layar besar, kemudian berlari ke bangku tengah dan memeluk beberapa orang di sana. Pria itu adalah Iskhoirum, paman dari Rifda Indriyani Basir, calon Taruni Akpol yang lolos seleksi tingkat pusat. Lolosnya Rifda, diumumkan lewat layar besar itu. Rifda adalah perwakilan dari Polda Sulawesi Tenggara (Sultra).“Alhamdulillah, atas dukungan teman-teman dan ini murni betul dari awal sampai akhir,” katanya, Minggu (28/7/2024) petang. Dia berharap keponakannya itu nantinya jadi perwira Polwan yang bersemangat membangun citra Polri agar terus lebih baik. “Ini tes tahun ke dua, tahun lalu jatuh (gugur) di kesehatan tingkat daerah, ini alhamdulillah lolos sampai tingkat pusat,” lanjutnya yang saat itu langsung sujud syukur bersama keluarga. Ibunda Rifda bernama Indah Pujiati Ibrahim, seorang pekerja swasta. Mereka tinggal di Kendari, Provinsi Sultra. Dia bercerita anaknya awalnya hendak mendaftar bintara Polri. “Tapi di hari terakhir, pas malam Jumat, dikasih kesempatan mendaftar Taruni Akpol, jadi satu malam itu ubah semua (persyaratan), tapi karena kemauan anak, orangtua mendukung saja, ya alhamdulillah bisa sampai di sini, bisa sampai lolos, bisa sampai terpilih, masya Allah,” kata Indah diwawancara di luar GSG Akpol.Dia menyebut Rifda memang tahun lalu ikut seleksi, tapi tidak lolos. Saat itu umurnya masih 16 tahun. “Harapan saya sebagai ibu, mudah-mudahan Rifda bisa berbakti untuk negara, menolong banyak masyarakat,” lanjutnya yang hadir di Akpol bersama keluarga besarnya. Ayah Rifda, sebut Indah, bernama M. Basir, dia seorang polisi berpangkat Ajun Inspektur Polisi Satu (Aiptu) berdinas di Satuan Sabhara Polresta Kendari. Ayahnya tidak bisa menemani, sebab masih berdinas di sana. Pada Minggu (28/7/2024) di Akpol digelar Pengumuman Penetapan Hasil Kelulusan Akhir Seleksi Tingkat Panpus RIM Catar Akpol TA 2024. Total, mereka yang mengikuti seleksi sampai akhir berjumlah 490 catar. Mereka telah menjalani karantina selama 21 hari untuk dilakukan serangkaian proses seleksi tingkat pusat.SSDM Polri menyebut, dari 490 Catar Akpol yang mengikuti seleksi sampai akhir, hanya 325 orang yang akan dipilih, terinci 284 Catar Laki-Laki dan 41 Catar Perempuan. Proses penetapan hasil kelulusan akhir seleksi itu terlihat dilakukan di depan para catar dan orangtua serta perwakilan eksternal termasuk Kompolnas. Beberapa perwakilan catar terlihat dipanggil panitia untuk melihat langsung jumlah nilai mereka di masing-masing tahapan seleksi. (eka setiawan)Keluarga Rifda Indriyani Basir Catar Akpol asal Polda Sultra yang lolos seleksi tingkat pusat. Mereka hadir di GSG Akpol, Kota Semarang, Minggu (28/7/2024). PNO-12
29 Jul 2024, 21:06 WIT
As SDM Kapolri Tegaskan Kuota Khusus dan Rekpro di Seleksi Pusat Taruna Akpol Dihapus
Papuanewsonline.com, Jakarta - Asisten Kapolri bidang Sumber Daya Manusia (As SDM Kapolri) Irjen Dedi Prasetyo menegaskan kuota khusus dan rekrutmen proaktif (rekpro) dalam seleksi tingkat pusat Akademi Kepolisian (Akpol) Tahun Anggaran 2024 dihapus. Irjen Dedi menjelaskan penghapusan ini untuk melahirkan taruna-taruna Akpol yang benar-benar mampu menjalani proses pendidikan dan pelatihan selama di Akpol."Tahun ini tidak dilakukan dikotomi lagi, atau friksi-friksi jalur rekpro, jalur reguler, jalur kuota khusus. Saya sampaikan dan saya tegaskan tidak ada lagi untuk tahun 2024. Semua berlaku egaliter, semua berlaku equal dan semua berlaku sederajat, sama semuanya," tegas Irjen Dedi saat memberi sambutan di Auditorium Cendikia, Akpol, Semarang, Jawa Tengah (Jateng), Minggu (28/7/2024).Hal ini ditekankan Irjen Dedi berulang kali agar para taruna, orang tua dan jajaran SSDM Polri di tingkat polda memahami."Tidak ada yang 'saya rekpro, saya harus masuk', tidak ada. Tidak ada yang 'saya kuota khusus, saya harus masuk', tidak ada. 'Saya reguler, saya harus masuk' juga tidak ada. Semua berlaku egaliter, semua berlaku sama," Irjen Dedi menekankan.Penghapusan jalur kuota khusus dan rekpro di seleksi tingkat pusat Akpol, jelas Dedi, didasari masukan berbagai pihak, salah satunya Gubernur Akpol Irjen Krisno Halomoan Siregar."Kita terus melakukan evaluasi terhadap rekrutmen-rekrutmen yang dilakukan di tahun-tahun sebelumnya. Masukan dari Gubernur Akpol yang tiap saat berinteraksi dengan para taruna, masukan dari berbagai pihak baik internal maupun eksternal," ujar Irjen Dedi.Dia mengatakan hanya calon taruna terbaik yang akan masuk Akpol. Hal ini menjadi sebuah keharusan, sambung mantan Kapolda Kalimantan Tengah ini, karena ditemukan sejumlah kejadian taruna yang akhirnya tak bisa mengikuti proses pendidikan dan pelatihan dengan baik."Kita tidak mau lagi dilakukan rekrutmen dengan friksi-friksi seperti itu. Nanti ke depannya belum ikut pendidikan di Akpol, baru ikut pendidikan integrasi sudah sakit, sudah cedera dengan proses latihan. Bahkan mohon maaf, ada yang meninggal ketika proses pelatihan. 2024 Ini harus zero accident," pungkas Irjen Dedi. (PNO-12)
29 Jul 2024, 17:03 WIT
SSDM Polri Terima 325 Catar Akpol 2024
Papuanewsonline.com, Semarang - Asisten Kapolri bidang Sumber Daya Manusia (As SDM Kapolri) Irjen Dedi Prasetyo mengatakan dari 490 calon taruna Akademi Kepolisian (catar Akpol) yang mengikuti seleksi di tingkat pusat sampai akhir, hanya 325 orang yang akan lulus terpilih. Sebanyak 325 catar yang lulus terpilih terdiri dari 284 calon taruna dan 41 calon taruni."Dari jumlah 490 sampai dengan tes akhir ini, tahun ini kita akan menerima 325 taruna dan taruni. Dari 325, 284 adalah taruna dan 41 adalah taruni," kata Irjen Dedi dalam sambutan saat pembukaan sidang akhir seleksi taruna Akpol tingkat pusat, Auditoriun Cendikia, Akpol, Jawa Tengah (Jateng), Minggu (28/7/2024).Dedi mengatakan panitia melakukan perankingan dengan menggabungkan catar reguler, rekrutmen proaktif (rekpro) dan kuota. Kemudian panitia akan memilih catar dengan nilai yang paling tinggi dan sesuai kuota masing-masing polda."Yang menentukan kelulusan diri kalian sendiri, bukan orang lain. Kalian berjuang sendiri, kalian bisa mengukur kemampuan sendiri, dan kalian bisa melaporkan pada bapak dan ibu kalian. Ini hasil murni, jerih payah dan kerja keras para calon taruna dan taruni," tegas Irjen Dedi.Sebelumnya diberitakan sidang akhir seleksi tingkat pusat taruna Akademi Kepolisian (Akpol) dimulai pukul 15.00 WIB. Sidang dipimpin Irjen Dedi Prasetyo.Pantauan di lokasi, Auditorium Cendikia, Akpol, Semarang, Jawa Tengah (Jateng), Minggu (28/7/2024) , Irjen Dedi tampak didampingi Ketua Harian Kompolnas Benny Mamoto dan Gubernur Akpol Irjen Krisno Halomoan Siregar memasuki auditorium. Ketiganya lalu duduk di muka auditorium."Rekrutmen tahun ini memang agak sedikit beda di banding tahun-tahun sebelumnya. Sebelumnya kita punya waktu 30 hari (proses seleksi) di tingkat pusat. Tahun ini kita hanya punya waktu 21 hari karena kegiatan di Polri padat," kata Irjen Dedi saat mengawali sambutan.Irjen Dedi lalu berterima kasih kepada seluruh panitia rekrutmen taruna Akpol baik di tingkat daerah maupun pusat karena dinilai telah bekerja keras menyelenggarakan proses seleksi yang objektif dan transparan. Ia mengatakan pihaknya terus melakukan evaluasi terhadap sistem seleksi."Kita selalu melakukan evaluasi terhadap terkait proses rekrutmen. Evaluasi menjadi acuan kami untuk membuat kebijakan," tutur dia.Sebelumnya diberitakan sidang akhir seleksi tingkat pusat taruna dan taruni Akpol 2024 digelar hari ini. Untuk diketahui jumlah taruna dan taruni yang menjalani sidang akhir ini sebanyak 490 orang.Mereka telah menjalani karantina selama 21 hari untuk serangkaian tes dan pemeriksaan mulai dari pemeriksaan administrasi, tes akademik, asesmen mental ideologi, pemeriksaan psikologi, penelusuran mental kepribadian. Kemudian juga uji kesamaptaan jasmani dan anthropometri, hingga pemeriksaan penampilan. (PNO-12)
29 Jul 2024, 14:57 WIT
Berita utama
Berita Terbaru
Berita Populer
Video terbaru