logo-website
Rabu, 29 Jul 2026,  WIT
BERITA TAG Politik Homepage
Kapolda Maluku Berikan Penghargaan Di Malam Perayaan Hari Bhayangkara Papuanewsonline.com, Ambon - Malam puncak perayaan hari Bhayangkara ke-77 digelar Polda Maluku secara meriah di Plaza Presisi Manise Polda Maluku, Tantui, Kota Ambon, Senin (10/7/2023).Kemeriahan malam puncak hari ulang tahun Polri ini diiringi dengan Siwalima Strings Orchestra. Para penyanyi ternama asal Maluku serta anak-anak dari komunitas musik ukulele, terompet dan totobuang, juga terlibat dalam kemeriahan tersebut. Kapolda, Gubernur, Pangdam dan Danlantamal juga ikut memeriahkan bersama anak-anak dengan menyanyi dan memetik alat musik ukulele.Selain menampilkan para penyanyi profesional, kemeriahan Malam Polri Presisi untuk Negeri juga diisi dengan tampilan vokal grup dari Pejabat Utama (PJU) Polda Maluku yang terdiri dari Kapolda, Wakapolda, Irwasda, Karo Ops dan Karo SDM.Tak ketinggalan, para PJU Kodam XVI/Pattimura, juga ikut mengisi dan meramaikan acara. Mereka menyanyikan lagu selamat ulang tahun sembari menyampaikan ucapan selamat hari Bhayangkara ke-77 kepada Polda Maluku. Lagu dangdut Malele, juga ikut dipersembahkan hingga mengundang Kapolda, Gubernur, Pangdam, Danlantamal ikut bergoyang bersama sebagai wujud sinergitas TNI, Polri, dan Pemerintah Daerah. Pada acara tersebut, Diva Polwan Polda Maluku juga ikut menyumbangkan lagu setelah beberapa penyanyi lainnya tampil seperti Presly Malaut. Ia membawakan lagu daerah berjudul Aipda Anumerta Karel Sadsuitubun, yang monumennya telah diresmikan oleh Kapolda Maluku beberapa waktu lalu. Penyanyi lainnya juga ada J. Sipahelut yang membawakan tiga buah lagu, serta Beto Idol.Selain hiburan, malam Polri Presisi untuk Negeri di Maluku, juga dimeriahkan dengan pemberian penghargaan dari Kapolda Maluku. Penghargaan diberikan kepada anggota, maupun ibu Bhayangkari berprestasi, serta Polres-polres terbaik.Kepada pihak internal Polri penghargaan Kapolda diberikan kepada Kapolsek Serwaru, Polres Maluku Barat Daya. Polsek Serwaru oleh Kompolnas RI masuk dalam 5 Polsek terbaik di Indonesia. Penghargaan juga diberikan kepada Ibu Bhayangkari berprestasi yakni Fitria Wakano, seorang perawat. Briptu Renalti Pelupessy, anggota Polri yang mengalami amputasi kaki kiri, juga mendapat penghargaan. Pasalnya, meski dengan kondisi tersebut, ia masih setia bekerja melayani masyarakat dengan kaki palsu bantuan dari Kapolda Maluku.Penghargaan lain yang juga diberikan yaitu kepada Polres Presisi. Diantaranya Polres Maluku Tengah dan Polres Kepulauan Aru. Kedua Polres ini mendapat penghargaan sebagai Polres Prediktif. Untuk Polres yang Responsibilitas, diraih oleh Polres Maluku Tengah dan Polres Kepulauan Tanimbar. Sedangkan Polres yang Transparansi berkeadilan diraih oleh Polresta Ambon dan Polres Maluku Tenggara.Sementara penghargaan Kapolda Maluku untuk masyarakat diberikan kepada  Komunitas The Mulung yang dibentuk Olivia. Komunitas ini bergerak pada kebersihan lingkungan.Penghargaan lainnya diterima oleh Ode Hermansyah yang peduli pada dunia pendidikan. Ia membangun taman baca untuk anak-anak, Tempat Pengajian Al-Qur'an di Dusun Pelita Jaya, serta menggulirkan program literasi.Aktivis penggiat komunitas tuli, juga diberikan penghargaan dari Kapolda Maluku. Mereka dinilai telah membantu melatih bahasa isyarat penyandang disabilitas bagi penyidik Polda Maluku.Sejumlah penghargaan yang diberikan tersebut ikut diserahkan oleh selain Kapolda Maluku, juga diberikan Gubernur, Pangdam, Danlantamal, Wakil Ketua DPRD Maluku, maupun Ketua Bhayangkari Daerah Maluku."Saya selaku Kapolda menyampaikan terima kasih dan apresiasi kepada para penerima penghargaan baik pihak internal Polri maupun masyarakat," katanya. Kepada masyarakat penerima penghargaan, Kapolda berharap apresiasi tersebut dapat memacu semangat untuk terus berkarya dalam aksi-aksi sosialnya di tengah warga."Untuk anggota Polri, saya selaku Kapolda berharap penghargaan yang diberikan dapat memacu semangat dan meningkatkan kinerja, termasuk bekerja di luar tupoksinya," harap Irjen Latif.Di sisi lain, penghargaan yang diberikan tersebut, pun diharapkan dapat menjadi motivasi bagi anggota lainnya dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat."Kami belum sempurna, masih banyak kekurangan di dalam pelaksanaan tugas, tapi kami tetap berkomitmen untuk memberikan yang terbaik untuk melayani masyarakat Maluku," ungkapnya.(PNO-11)  11 Jul 2023, 21:52 WIT
Antisipasi 12 Kabupaten Rawan Pemilu 2024, Kapolda Papua: Kurangi Penggunaan Sistem Noken Papuanewsonline.com, Jayapura – Pada tanggal 14 Februari mendatang, Indonesia akan melaksanakan Pemilihan Umum (Pemilu) 2024. Namun, Polda Papua telah memetakan bahwa 12 kabupaten di Bumi Cenderawasih masuk dalam kategori rawan konflik selama pelaksanaan Pemilu tersebut.Kabupaten-kabupaten yang termasuk dalam daftar rawan konflik antara lain Intan Jaya, Dogiyai, Deiyai, Puncak, Nduga, Lanny Jaya, Puncak Jaya, Yahukimo, Pegunungan Bintang, Jayawijaya, Tolikara, dan Yalimo.Kapolda Papua Irjen Pol Mathius D Fakhiri mengatakan perlunya mengurangi penggunaan sistem noken, karena sistem ini dianggap sebagai pemicu terjadinya konflik yang berpotensi menimbulkan korban jiwa. Dalam sistem noken, para pelaku politik dapat merebut suara yang tersisa, dan hal ini menjadi perhatian serius bagi keamanan dan keselamatan masyarakat.“Karena mereka merebut sisa suara para pelaku politik ini ia memasarkan pemilu ini kalau bisa one man one vote atau satu orang satu suara“ ujar Kapolda Papua.Lanjut Irjen Fakhiri 12 Kabupaten tersebut menjadi antisipasi dari Polda Papua agar di Pilkada sebelumnya tidak berulang lagi dampak dari pada Pemilu 2024 mendatang, agar penggunaan Sistem ikat Noken dapat dikurangi karena sistem tersebut pemicu terjadi konflik dapat menimbulkan korban jiwa.“Pemerintah Daerah setempat bersama Komisioner KPU dan Bawaslu untuk dapat mengontrol Daftar Pemilih Tetap, kalau bisa pemilu dilakukan One Man One Vote atau Satu Orang Satu Suara. (PNO-12) 11 Jul 2023, 09:34 WIT
Kapolda Papua: Pendekatan Ke Masyarakat Agar Kamtibmas Dapat Terjaga Papuanewsonline.com, Jayapura - Kapolda Papua Irjen Pol. Mathius D. Fakhiri, S.I.K.  berharap dengan dilantiknya pejabat baru dalam hal ini Kapolres Nduga tidak lagi ada kejadian menonjol yang mengakibatkan gugurnya anggota maupun masyarakat sipil. Hal tersebut diungkapnya saat diwawancarai usai memimpin  upacara serah terima jabatan Dirintelkam, Dirlantas, dan Kapolres Nduga Polda Papua, Senin (10/7/2023) pagi.“Saya minta untuk kapolres yang baru untuk betul-betul mendekatkan diri kepada seluruh elemen masyarkat. Sehingga dapat membangun komunikasi aktif agar sama-sama bisa menjaga situasi Kamtibmas di Kab. Nduga tidak seperti waktu lalu,” jelas KapoldaKapolda minta untuk pejabat lainnya agar cepat menyesuaikan diri, karena masih terdapat agenda-agenda kedepan, baik kalender Kamtibmas Polda Papua maupun pemilu 2024, ini harus memiliki sinergi baik di unsur kepolisian dan yang ada di masyarakat.“Saya juga akan berkunjung untuk memantau kesiapan pengamanan menjelang Pemilu mulai dari Provinsi pegunungan ke wilayah tengah, selatan hingga Papua untuk melakukan coffee morning bersama semua pemangku kepentingan khususnya penyelenggara pemilu,” ujar Kapolda.Terkait video peryataan egianus yang mengatakan tidak pernah miminta tebusan uang 5 M, Kapolda Papua berharap untuk tidak disalahartikan.“Yang ada adalah setelah kejadian tanggal 07 Februari, saya menggelar pertemuan dengan Penjabat Bupati, Ketua DPRD dan Kapolres Nduga di Timika untuk membahas upaya pembebasan pilot yang disandera. Sehingga saya bilang kalau mereka (KKB) meminta uang, maka pemerintah siapakan saja asal tidak lebih dari Rp 5 milliar. Karena kita ingin tidak ada dampak lain dari penyanderaan itu," ungkapnya.Kapolda juga mengatakan bahwa, Presiden RI telah meminta pihaknya untuk membangun komunikasi untuk bagaimana tidak boleh lagi ada kekerasan lanjutan. “Tetapi kembali saya sampaikan, langkah penegakan hukum sudah kita hitung, bukan berarti dengan negosiasi yang telah berjalan tidak ada langkah tegas yang kita ambil. Tentunya kalo kita sudah mengambil posisi, kita akan melakukan penegakan hukum terukur,” tegas Kapolda.Berbagai unsur terkait saat ini juga telah berupaya, yang pasti apabila sudah komunikasi yang baik dengan kelompok tersebut, aparat TNI-Polri membuka ruang dialog sebesar besarnya. “Tidak ada tawar menawar di luar Negara, kalau hanya sebatas kewenangan kami tentunya kami akan menjawab, mau minta merdeka, mau minta senjata sekali lagi tidak ada, tidak ada dalam kamus seperti itu. Kami tegas dalam itu,” tandasnya.Terkait perang suku yang terjadi di kenyam, Kapolda sudah menyampaikan kepada Kapolres agar tidak terpancing dan mengedepankan penyelesaian adat melalui pemerintah daerah serta tokoh adat untuk berkomunikasi dan nantinya Polri akan memediasinya.Mantan Kapolres Nduga AKBP Rio menjelaskan, pemicu perang suku di Nduga, berawal dari bulan lalu terjadi pembacokan yang mengakibatkan meninggal dunia, dari keluarga korban meminta pertanggung jawaban untuk penyelesaian secara adat, namun sampai sekarang belum ada itikad baik dari keluarga pelaku sehingga dari keluarga korban sampai Sekarang masih menuntut.“Intinya pembacokan berawal dari masalah perempuan yang berdampak pada korban jiwa bulan lalu, sehingga penyelesaian ganti ruginya tidak terselesaikan sehingga terjadinya perang suku,” kata Kapolda. (PNO-12) 11 Jul 2023, 09:06 WIT
Polda Maluku Gelar Operasi Lalu Lintas Patuh Salawaku 2023 Papuanewsonline.com, Ambon -Kepolisian Daerah Maluku menggelar operasi lalu lintas dengan sandi Patuh Salawaku Tahun 2023.Operasi kepolisian terpusat ini resmi dibuka Kapolda Maluku, Irjen Pol Lotharia Latif, melalui apel gelar pasukan yang dilangsungkan di gedung sport center, Markas Polda Maluku, Kota Ambon, Senin (10/7/2023).Dalam arahannya, Kapolda mengaku operasi Patuh Salawaku yang dihelat bertujuan untuk cipta kondisi Kamseltiblancar Lantas atau Keamanan, Keselamatan, Ketertiban, dan Kelancaran Lalu Lintas. Operasi Patuh juga merupakan rangkaian dari pelaksanaan hari Bhayangkara ke-77 tahun 2023, yang akan bergulir selama 14 hari ke depan."Operasi Patuh terhitung mulai tanggal 10 sampai dengan tanggal 23 Juli 2023 yang dilaksanakan secara serentak di seluruh wilayah Indonesia dengan tema "Patuh dan Tertib Berlalu Lintas Cermin Moralitas Bangsa"," kata Kapolda.Sebagai konsekuensi meningkatnya jumlah kendaraan bermotor dan populasi penduduk yang memerlukan alat transportasi sebagai sarana mobilitas dalam memenuhi kebutuhan hidup, Kapolda mengaku permasalahan itu membutuhkan peran serta stakeholder. Ini diharapkan agar mampu meningkatkan kampanye Kamseltiblancar Lantas, serta perlu adanya koordinasi antar lembaga/pemerintahan lainnya.Operasi Patuh Salawaku 2023, lanjut Kapolda, bertujuan untuk menurunkan angka pelanggaran, kecelakaan lalu Lintas, dan korban fatalitas. Operasi lalu lintas ini juga diharapkan dapat meningkatkan disiplin masyarakat dalam berlalu Lintas."Operasi Patuh Salawaku 2023 ini juga merupakan jenis operasi Harkamtibmas bidang lantas yang mengedepankan edukatif dan persuasif serta humanis, yang didukung penegakan hukum lalu lintas secara elektronik," katanya.Kepada para personel Polri yang menjalankan operasi Patuh Salawaku, agar dapat melakukan berbagai langkah seperti deteksi dini, penyelidikan dan pemetaan terhadap lokasi atau tempat pelaksanaannya."Laksanakan Binluh (bimbingan dan penyuluhan) kepada masyarakat tentang kamseltiblancar lantas," pintanya.  Irjen Latif juga berharap agar bisa memberikan edukasi dan membangun kesadaran masyarakat untuk tertib lalu lantas. "Laksanakan penegakan hukuman secara elektronik (statis dan mobile ) serta teguran subjektif dan humanis. Lakukan counter opini terhadap berita hoaks di medsos, serta bangun sinergitas yang baik dengan unsur TNI dan stakeholder terkait," pintanya.Untuk diketahui, dalam apel gelar pasukan operasi Patuh Salawaku 2023, turut dihadiri Wakapolda Maluku Irjen Pol Drs. Lotharia Latif S.H., M.Hum, serta para pejabat utama Polda Maluku dan Kapolresta Ambon, maupun instansi terkait seperti Polisi Militer dari TNI, Jasa Raharja Maluku, dan Dinas Perhubungan Maluku.(PNO-11)  11 Jul 2023, 08:22 WIT
Kapolda Papua Pimpin Upacara Serah Terima Jabatan Dirintelkam, Dirlantas Dan Kapolres Nduga Papuanewsonline.com, jayapura -Bertempat di Aula Rastra Samara Polda Papua, Kota Jayapura, Kapolda Papua Irjen Pol. Mathius D. Fakhiri, S.I.K. memimpin upacara serah terima jabatan Dirintelkam, Dirlantas, dan Kapolres Nduga Polda Papua, Senin (10/7/2023) pagi.Upacara tersebut dihadiri oleh Wakapolda Papua Brigjen Pol. Ramdani Hidayat, S.H beserta sejumlah Pejabat Utama Polda Papua, Ketua Bhayangkari Daerah Papua Ny. Eva Mathius D Fakhiri beserta pengurus, serta para Pamen dan Pama Polda Papua.Dalam amanatnya, Kapolda Papua menjelaskan bahwa serah terima jabatan merupakan bagian dari mekanisme dan dinamika organisasi yang bertujuan untuk meningkatkan dan mengembangkan organisasi serta memberikan kesejahteraan personel melalui peningkatan promosi jabatan dan regenerasi.Kapolda Papua juga mengapresiasi kinerja pejabat lama, yaitu Kombes Pol Mohammad Nasihin, S.I.K., S.H., Kombes Pol Dr. Tagor Hutapea, S.I.K., M.Si., dan AKBP Rio Alexander Panelewen, S.I.K., yang telah menjabat sebagai Dirlantas Polda Papua, Dirintelkam Polda Papua, dan Kapolres Nduga. “Saya selaku pimpinan Polda Papua atas nama pribadi dan kesatuan menyampaikan terimakasih dan penghargaan yang setinggi - tingginya kepada pejabat lama. Saya yakin dengan bekal pengalaman bertugas di Papua, saudara akan lebih mampu dan sukses di tempat tugas yang baru,” ucap Kapolda.Selanjutnya, Kapolda Papua menyampaikan selamat kepada pejabat baru, yaitu Kombes Pol Abrianto Pardede, S.H., S.I.K., M.H., Kombes Pol Wawan Setiyawan, S.I.K., dan Kompol Vinsensius Jimmy Parapaga, S.I.K., yang ditunjuk untuk menduduki jabatan Dirlantas Polda Papua, Dirintelkam Polda Papua, dan P.S Kapolres Nduga Polda Papua. “Saya harap untuk segera beradaptasi dengan lingkungan kerja yang baru dan hal-hal positif yang telah dibangun selama ini oleh pejabat lama agar ditindaklanjuti dan ditingkatkan,” harap Kapolda.Kapolda Papua juga menekankan pentingnya menjaga keamanan di wilayah Papua mengingat dinamika situasi keamanan yang terus bergejolak. Ancaman stabilitas keamanan dalam negeri perlu diwaspadai, terutama menjelang pelaksanaan Pemilu 2024 yang merupakan pemilu pertama yang diselenggarakan serentak di Papua.Kapolda juga menyebut beberapa permasalahan Kamtibmas di Papua, seperti pelaksanaan Daerah Otonomi Baru (DOB) di tiga provinsi baru di Papua dan konflik perebutan tanah di Kabupaten Nabire Provinsi Papua Tengah sebelumnya. Selain itu, tugas penanganan aksi teror oleh kelompok separatis yang ingin memisahkan diri, yang dikenal dengan sebutan KKB, juga masih menjadi tantangan bagi Polri.Kapolda Papua berharap agar pejabat baru dan seluruh personel Polda Papua memberikan dukungan dan kerjasama yang harmonis. Serah terima jabatan ini diharapkan dapat memacu semangat, disiplin, dan etos kerja dalam pelaksanaan tugas di Polda Papua.Upacara serah terima jabatan ditutup dengan acara pisah sambut Dirintelkam, Dirlantas, dan Kapolres Nduga Polda Papua. Kombes Pol Mohammad Nasihin, S.I.K., S.H., menyerahkan jabatannya kepada Kombes Pol Abrianto Pardede, S.H., S.I.K., M.H. Sementara itu, Kombes Pol Dr. Tagor Hutapea, S.I.K., M.Si., menyerahkan jabatannya kepada Kombes Pol Wawan Setiyawan, S.I.K., dan AKBP Rio Alexander Panelewen, S.I.K., menyerahkan jabatannya kepada Kompol Vinsensius Jimmy Parapaga, S.I.K.(PNO-11)  11 Jul 2023, 08:03 WIT
Lantik Ratusan Personel Bintara Polri 2023, Kapolda Maluku Berpesan Agar Terus Bersyukur Papuanewsonline.com, Maluku- Kapolda Maluku Irjen Pol Lotharia Latif, mengingatkan para personel Bintara Polri yang baru dilantik agar terus bersyukur. Sebab, dengan bersyukur kepada Tuhan Yang Maha Kuasa, dapat menghindarkan seseorang dari perbuatan melanggar aturan yang berlaku.Penekanan itu disampaikan Kapolda saat melantik 144 Bintara Polri gelombang pertama tahun 2023 di Lapangan Polda Maluku, Letkol Pol (Purn) Chr Tahapary, Kota Ambon, Kamis (6/7/2023).Ratusan Bintara Polri berpangkat Bhayangkara Dua yang baru bergabung, kata Kapolda merupakan orang pilihan. Mereka telah terpilih dari ribuan orang yang juga ingin berdiri saat ini menggunakan seragam Polri.Para Bintara Polri merupakan insan-insan Rastra Sewakottama yang berarti Abdi Utama Daripada Nusa dan Bangsa. "Jadi semua tugas pokok yang kita laksanakan kita adalah sebagai pengabdi bukan sebagai penguasa untuk masyarakat," ingatnya.Polri, kata Kapolda, adalah hukum yang berjalan. Olehnya itu para Bintara remaja diingatkan untuk menjadi contoh teladan. Sebab mereka yang langsung berinteraksi dengan masyarakat. "Betapa perjuangan kalian begitu berat untuk bisa berdiri di tempat ini. Ada 144 dari animo tahun lalu ternyata di kita hampir 3.500 orang, yang ingin menjadi anggota Polri. Jangan sia-siakan apa yang kalian dapatkan ini," pintanya.Hari ini merupakan langkah awal para Bintara remaja menjalankan tugas pengabdian yang sesungguhnya di Kepolisian Negara Republik Indonesia."5 bulan kalian pelatihan, itu hanyalah pengenalan dasar ilmu kepolisian. Selanjutnya kalian harus mengembangkan diri kalian sendiri, menambah wawasan dan pengetahuan yang harus kalian lakukan untuk bisa kemudian berkembang karir menjadi cita-cita yang harus kalian gantungkan setinggi-tingginya," jelasnya.Setelah dilantik menjadi anggota Polri, Kapolda berharap para Bintara muda itu tidak lantas berpuas diri. Mereka harus terus menggantungkan cita-cita sampai kelak bisa menjadi perwira Polri."Ini yang sering kali saya tekankan bahwa tidak semua orang bisa diberi kesempatan menjadi anggota Polri, maka terus bersyukur, bersyukur, dan bersyukurlah, karena dengan bersyukur itu akan menghindarkan kalian dari pelanggaran-pelanggaran baik itu kode etik disiplin maupun pidana," pintanya.Hampir setiap tahun anggota Polri di Maluku ada yang dipecat karena melakukan pelanggaran baik kode etik, disiplin maupun tindak pidana."Saya tidak mau kalian menjadi bagian itu, tetapi itu adalah fakta yang terjadi karena rata-rata mereka melupakan rasa syukur yang didapatkan pada hari ini. Betapa orang tuamu sekarang, kerabatmu, saudaramu duduk di sini dengan penuh kebanggaan menyaksikan kalian dilantik," ingatnya.Pelantikan hari ini, pinta Kapolda agar jangan menjadikannya sebagai kebanggaan semu, tapi yang paling penting ialah pasrahkan hidup dan jiwa untuk berbakti kepada bangsa dan negara. "Ini yang paling penting bukan hanya sekedar kita upacara pagi ini. Kalian dilantik kalian yang sendiri memilih profesi menjadi anggota Polri, tidak ada yang memaksa kalian untuk menjadi anggota Polri, kita sendiri yang patuh dan memilih profesi ini, maka ikuti semua aturan yang ada baik itu selaku anggota Polri yang diatur dalam kode etik, disiplin, apalagi kita adalah penegak hukum kita tidak boleh melanggar hukum, itu adalah prinsip utama kita ketika kita dilantik menjadi anggota Polri," tegasnya.Kepada para orang tua wali atau saudara, Kapolda menitipkan untuk bisa bersama menjaga dan mengawasi anak-anak. Mereka kini telah menjadi anggota Polri dan peran penting orang tua juga dibutuhkan."Saya titipkan jagalah anak-anak ini, jagalah Polri ini dengan sebaik-baiknya, karena peran orang tua, keluarga terdekat ini juga memegang peranan penting untuk menghindarkan anggota dari pelanggaran pelanggaran, baik itu kode etik, disiplin ataupun pidana," harapnya.Pada kesempatan itu, Kapolda juga menyampaikan kepada para Bintara Polri selamat bergabung di Polda Maluku. Syukuri apa yang telah didapatkan, jalankan tugas dengan penuh keikhlasan, rasa tanggung jawab, dan jangan mengeluh."Jangan setelah dilantik menjadi anggota Polri baru mengeluh, sebelumnya kalian bercucuran air mata, keringat, darah saat latihan. Pelantikan dilakukan di sini supaya kalian punya rasa bangga, rasa bersyukur, dan yang paling penting itu nanti meningkatkan etos kerja kalian, motivasi kalian dalam memberikan pengabdian yang terbaik pada bangsa dan negara," pungkasnya.Untuk diketahui, setelah dilantik dan diambil sumpah, sebanyak 144 personel Bintara Polri lalu memberikan penghormatan kepada para orang tua yang hadir. Mereka kemudian diminta untuk mencari orang tuanya. Bahkan, ada yang tidak memiliki ayah maupun ibu. Isak tangis tampak tak bisa dibendung para Bintara remaja saat bertemu orang tua, wali, maupun sanak saudara.Kapolda Maluku didampingi Kepala SPN dan pejabat utana Polda Maluku, juga tampak menyempatkan waktu menemui dan menyapa para Bintara Polri yang sedang bersama orang tua, wali, maupun sanak keluarga yang hadir.(PNO-11)  06 Jul 2023, 17:28 WIT
Kapolda Maluku Menutup Dan Melantik 144 Personel Bintara Polri Papuanewsonline.com, Maluku- Kepala Kepolisian Daerah Maluku, Irjen Pol Lotharia Latif menutup pendidikan dan melantik sebanyak 144 personel Bintara Polri gelombang pertama tahun 2023.Penutupan pendidikan dan pelantikan digelar melalui upacara yang dilaksanakan di Lapangan Polda Maluku, Letkol Pol (Purn) Chr Tahapary, Kota Ambon, Kamis (6/7/2023).Penutupan ini ditandai dengan pengucapan penutupan oleh Kapolda Maluku. Dilanjutkan dengan penanggalan, penyematan pangkat efektif, pengalungan medali dan pemberian piagam penghargaan kepada tiga peserta terbaik. Kemudian dilanjutkan dengan pengambilan sumpah dan penandatangan berita acara yang diwakili tiga Bintara Polri.Komjen Pol Purwadi Arianto, Kepala Lembaga Pendidikan dan Pelatihan (Lemdiklat) Polri, dalam amanatnya yang dibacakan Kapolda Maluku, mengatakan, upacara hari ini merupakan momentum penting dalam menandai berakhirnya seluruh rangkaian kegiatan pendidikan dan pelatihan pembentukan (diktuk) Bintara dan Tamtama Polri gelombang pertama tahun 2023. Diktuk Bintara dan Tamtama Polri diselenggarakan di Sepolwan, Pusdik Brimob dan Pusdik Polair Lemdiklat Polri serta SPN Polda. Hal ini tentu menjadi suatu kekuatan strategis untuk menunjang pelaksanaan tugas polri agar lebih optimal. Melalui penambahan jumlah personel ini, diharapkan penyebaran pelayanan publik semakin meningkat dan kehadiran polisi di tengah lingkungan sosial akan semakin dirasakan manfaatnya oleh masyarakat."Pada kesempatan yang berbahagia ini, selaku kepala lembaga pendidikan dan pelatihan Polri, saya mengucapkan selamat kepada para Bintara dan Tamtama remaja Polri yang telah berhasil menyelesaikan seluruh rangkaian pendidikan pembentukan selama 5 (lima) bulan di lembaga pendidikan Polri dengan baik, dan menghantarkan saudara secara resmi pada hari ini dilantik menjadi anggota polri, dengan menyandang pangkat brigadir polisi dua dan bhayangkara dua," katanya.Setelah dilantik, Bintara Polri yang baru telah melekat identitas dan kehormatan profesi serta tugas maupun tanggung jawab sebagai Bhayangkara negara. Hal ini dituntut untuk senantiasa harus mampu diaktualisasikan dalam setiap sikap, tutur kata dan perilaku hidup, baik dalam kedinasan maupun di luar kedinasan, sehingga mampu menjadi contoh dan teladan bagi masyarakat."Sebagaimana kita pahami bersama bahwa, tugas Polri ke depan akan semakin berat dan kompleks. Kondisi ini dipengaruhi oleh perkembangan lingkungan strategis yang sangat pesat, isu global, ilmu pengetahuan dan teknologi, serta dinamika politik menjelang penyelenggaraan pemilihan umum tahun 2024 yang pentahapannya sudah dimulai pada tahun ini. Kondisi ini tentunya akan berpengaruh pada situasi kamtibmas di seluruh wilayah Indonesia, terutama pada semakin berkembangnya dimensi kejahatan yang semakin canggih dengan modus dan pola yang baru. "Menyikapi hal tersebut, Polri dituntut untuk melakukan langkah-langkah proaktif, melalui berbagai upaya preemtif, preventif, maupun penegakan hukum, sehingga kondusivitas kamtibmas dapat terus terjaga serta masyarakat dapat merasa aman dan nyaman dalam melakukan aktivitas kehidupannya sehari-hari," pintanya.Kepala Lemdiklat berpesan agar para personel Polri yang baru selalu tingkatkan keimanan dan ketaqwaan kepada Tuhan Yang Maha Esa sebagai pedoman dalam kehidupan dan pelaksanaan tugas; pegang teguh dan amalkan nilai-nilai Tribrata dan Catur Prasetya dalam setiap langkah pengabdian sebagai insan Bhayangkara dan junjung tinggi panji-panji Tribrata; pahami dengan baik dan laksanakan tugas yang diemban dengan sungguh-sungguh, penuh keikhlasan dan tanggung jawab; terus bekali kemampuan  saudara dengan belajar, belajar dan terus belajar. Karena sejatinya hidup itu merupakan pembelajaran yang panjang dan tidak pernah berhenti (life long learning); senantiasa menjaga nama baik serta kehormatan diri, keluarga, dan institusi. Hindari segala pelanggaran disiplin, pelanggaran kode etik profesi polri, maupun pelanggaran pidana; senantiasa bangun komunikasi positif dengan masyarakat. "Perkuat sinergitas dan soliditas dengan rekan-rekan TNI, Pemerintah Daerah, serta seluruh komponen bangsa lainnya guna memelihara stabilitas kamtibmas yang kondusif," pintanya.(PNO-11)  06 Jul 2023, 17:12 WIT
Berita utama
Berita Terbaru
Berita Populer
Video terbaru
lihat video 10 Feb 2023, 15:22 WIT