logo-website
Senin, 12 Jan 2026,  WIT

Lindungi Siswa dari Debu Proyek, Pemkam Nawaripi Salurkan 2 Ribu Masker ke SMA Negeri 1 Mimika

Pemerintah Kampung Nawaripi mengambil langkah cepat mengatasi dampak proyek pembangunan yang semrawut di SMA Negeri 1 Mimika.

Papuanewsonline.com - 19 Nov 2025, 01:18 WIT

Papuanewsonline.com/ Pendidikan & Kesehatan

Tampak siswa SMAN 1 Mimika menggunakan masker dengan didampingi oleh kepala kampung nawaripi dan babinpotdirga Lanud YKU

Papuanewsonline.com, Mimika – Pemerintah Kampung Nawaripi mengambil langkah cepat mengatasi dampak proyek pembangunan yang semrawut di SMA Negeri 1 Mimika. Kepala Kampung Nurman Ditubun, bersama BUMDes, Karang Taruna, dan Babinpotdirga Lanud YKU, membagikan 2.000 masker kepada siswa dan guru pada Senin (17/11/2025).


Aksi ini merupakan respon atas keluhan debu dan material proyek yang mengganggu proses belajar mengajar. Namun, pembagian masker hanyalah puncak gunung es dari masalah yang lebih besar.

Nurman Ditubun, yang juga menjabat sebagai Ketua Komite Sekolah, mengungkapkan kekecewaannya terhadap kontraktor yang dinilai abai terhadap keselamatan dan kenyamanan warga sekolah.

"Kontraktor tidak memasang pagar pembatas, padahal siswa dan guru beraktivitas di area itu. Gedung sudah naik ke lantai dua. Jika ada material jatuh dan mengenai anak-anak, siapa yang bertanggung jawab? Ini sangat tidak safety!" tegasnya dengan nada geram.

Tak hanya debu, banjir pun menjadi momok bagi warga sekitar sekolah. Sisa material pembangunan yang dibuang sembarangan oleh kontraktor menyumbat saluran drainase, menyebabkan banjir setinggi selutut di permukiman warga.

"Kontraktor membuang sisa bangunan ke drainase dan membangun basecamp tepat di atas saluran air, sehingga menyebabkan kemacetan aliran," beber Nurman.

Lebih lanjut, Nurman meminta Bupati Mimika untuk menginstruksikan OPD terkait melakukan pemeriksaan terhadap tiga proyek yang sedang berjalan di sekolah tersebut.

"Ini bukan hanya soal debu dan banjir, tapi juga soal keselamatan dan kenyamanan anak-anak kita dalam belajar. Jangan sampai proyek yang seharusnya meningkatkan kualitas pendidikan, justru menjadi ancaman bagi masa depan mereka," pungkasnya dengan nada prihatin.

Dalam kesempatan ini, Kepala kampung Nurman menyampaikan apresiasi kepada Bupati Mimika atas bantuan 2.000 masker yang disalurkan melalui Dinas Kesehatan. "Kami sangat berterima kasih kepada Bapak Bupati Mimika atas perhatian dan bantuannya. Masker ini sangat bermanfaat untuk melindungi siswa dari dampak buruk debu proyek," ujarnya.

 

Penulis: Jid

Editor: GF

Bagikan berita:
To Social Media :
Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE