logo-website
Minggu, 11 Jan 2026,  WIT

Syukuran Akhir Tahun Tanpa Kembang Api, Mimika Pilih Pelepasan Lampion dan Doa Lintas Iman

Pemerintah Kabupaten Mimika Menggelar Lepas Sambut Tahun Baru 2026 Secara Sederhana di Graha Eme Neme Yauware dengan Doa Bersama, Hiburan Musik, dan Pelepasan Lampion sebagai Simbol Syukur dan Refleksi Akhir Tahun

Papuanewsonline.com - 30 Des 2025, 15:01 WIT

Papuanewsonline.com/ Seni & Budaya

Tampak pamflet syukuran perayaan tahun baru 2026 yang diselenggarakan oleh Pemerintah Kabupaten Mimika.

Papuanewsonline.com, Mimika – Pemerintah Kabupaten Mimika memastikan pelaksanaan acara syukuran lepas sambut Tahun Baru 2026 digelar secara sederhana namun bermakna melalui doa bersama lintas agama dan hiburan rakyat. Kegiatan ini akan berlangsung pada malam penutupan tahun 2025 hingga dini hari tahun baru 2026 di Halaman Graha Eme Neme Yauware, Rabu (31/12) malam hingga Kamis (1/1) dini hari.


Acara tersebut melibatkan Forkopimda serta seluruh elemen masyarakat sebagai wujud kebersamaan dalam menyambut pergantian tahun. Pemerintah daerah mengajak masyarakat untuk hadir dan merayakan malam tahun baru dalam suasana aman, tertib, dan penuh rasa syukur.

Rangkaian kegiatan dijadwalkan dimulai pukul 22.00 WIT dengan sejumlah agenda, di antaranya hiburan musik live, doa bersama lima agama, pembagian doorprize, serta penyediaan kuliner gratis bagi masyarakat yang hadir. Momentum pergantian tahun akan ditandai dengan pelepasan lampion dan tiupan trompet sebagai simbol memasuki tahun baru 2026.


Bupati Mimika Johannes Rettob menegaskan bahwa konsep acara tahun ini tidak berorientasi pada kemeriahan semata, melainkan lebih menekankan pada refleksi dan ungkapan syukur atas perjalanan satu tahun yang telah dilalui bersama.

Sebagai bentuk empati dan solidaritas, Pemerintah Kabupaten Mimika memutuskan untuk membatalkan rencana pesta kembang api. Keputusan ini diambil sebagai respons atas musibah bencana yang terjadi di sejumlah wilayah di Indonesia, khususnya di Sumatera Barat, Sumatera Utara, dan Aceh.

Awalnya, kegiatan perayaan akhir tahun direncanakan berlangsung di beberapa titik. Namun, sesuai dengan edaran dan pertimbangan situasi nasional, seluruh rangkaian acara dipusatkan di Graha Eme Neme Yauware agar lebih terkendali dan khidmat.

Bupati Mimika juga menyampaikan bahwa Menteri Pertahanan Republik Indonesia dijadwalkan berada di Timika pada malam pergantian tahun. Meski demikian, agenda perayaan Menhan RI bersifat internal dan dilaksanakan bersama unsur TNI dan Polri.

Pemerintah daerah berharap pelaksanaan syukuran ini dapat menjadi ruang kebersamaan bagi masyarakat Mimika untuk mengawali tahun 2026 dengan doa, harapan, serta semangat persatuan.

 

Penulis: Jid

Editor: GF

Bagikan berita:
To Social Media :
Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE