Adrian Andhika Thie Resmi Pimpin DPC PDIP Mimika Periode 2025–2030
Konferensi Cabang DPC PDI Perjuangan Kabupaten Mimika berlangsung di Graha Eme Neme Yauware dengan kehadiran sejumlah tokoh penting, serta menetapkan Adrian Andhika Thie sebagai ketua terpilih setelah melalui rangkaian sidang pleno dan pembahasan komisi.
Papuanewsonline.com - 18 Nov 2025, 00:48 WIT
Papuanewsonline.com/ Politik & Pemerintahan
Papuanewsonline.com, Timika – Dewan Pimpinan Pusat (DPP) PDI Perjuangan memberikan perhatian khusus pada pelaksanaan Konferensi Cabang (Konfercab) DPC PDI Perjuangan Kabupaten Mimika. Ketua DPP Bidang Kehormatan Partai, Komarudin Watubun, yang juga anggota DPR RI, hadir langsung memimpin Sidang Pleno Penetapan Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Mimika periode 2025–2030. Acara berlangsung di Graha Eme Neme Yauware Timika pada Senin (17/11/2025).
Konfercab ini dihadiri sejumlah tokoh penting, antara lain
Gubernur Papua Tengah Meki Fritz Nawipa, Ketua DPD PDIP Papua Tengah Yuni
Wonda, Sekretaris DPD Mathias Refra, Wakil Bupati Mimika Emanuel Kemong, Ketua
DPC PDIP Mimika Yohanes Felix Helyanan, serta para kader dan simpatisan partai.
Pembukaan kegiatan ditandai dengan pemukulan tifa secara bersama-sama yang
menambah semarak suasana.
Setelah melalui tiga kali sidang pleno dan satu kali
pembahasan komisi, DPP PDI Perjuangan melalui Sekretaris DPD PDIP Papua Tengah
Mathias Refra membacakan surat keputusan yang menetapkan Adrian Andhika Thie
sebagai Ketua DPC PDIP Mimika Periode 2025–2030.
Penetapan tersebut disaksikan langsung oleh pimpinan sidang
Komarudin Watubun, Ketua DPD PDIP Papua Tengah Yuni Wonda, serta anggota sidang
Yosep Temorubun dan Demianus Samin.
Dalam arahannya, Komarudin Watubun kembali menegaskan
pentingnya kaderisasi dalam tubuh organisasi politik. Ia menekankan bahwa PDI
Perjuangan bukan sekadar gerombolan politik, tetapi organisasi politik dengan
sistem pengkaderan yang jelas.
"Kita harus bisa membedakan gerombolan politik dengan
organisasi politik. Dalam organisasi politik ada pengkaderan dan kaderisasi,
bukan main comot-comot sana sini," tegas Komarudin Watubun.
Penulis: Jid
Editor: GF