Papuanewsonline.com
Berita Pilihan Redaksi
Homepage
Melalui Vicon, Polda Maluku Ikuti Rakernis Propam Polri
Papuanewsonline.com, Ambon – Bidang Profesi dan Pengamanan (Propam) Polda Maluku mengikuti Video Conference Pelaksanaan Rapat Kerja Teknis (Rakernis) Propam Polri Tahun 2026 yang diselenggarakan oleh Divisi Propam Polri dari Mabes Polri, Jumat (13/2/2026), di Jakarta.Kegiatan strategis ini diikuti seluruh perwira di lingkungan Bidang Propam Polda Maluku, para Kasi Propam Polres jajaran, Kasi Propam Satuan Brimob Polda Maluku, serta Kasi Propam Direktorat Polairud Polda Maluku. Seluruh peserta mengikuti Rakernis secara terpusat dari ruang rapat Bidang Propam Polda Maluku.Rakernis Propam Polri Tahun 2026 dibuka oleh Karo Wabprof Divisi Propam Mabes Polri selaku Ketua Panitia Pelaksana, Brigjen Pol Agus Wijayanto, S.H., S.I.K., M.H., yang membacakan amanat Kadiv Propam Polri Irjen Pol Abdul Karim.Dalam amanatnya, Kadiv Propam Polri menekankan pentingnya menjaga soliditas, semangat pengabdian, dan profesionalisme seluruh jajaran Propam di tengah dinamika serta tantangan tugas Polri yang semakin kompleks. Tema Rakernis 2026, yakni penguatan internal Propam Polri dalam mendukung dan menyukseskan program kerja Polri dan pemerintah, menjadi penegasan bahwa pengawasan internal merupakan pondasi utama dalam menjaga stabilitas organisasi serta memperkuat legitimasi institusi.Kadiv Propam Polri juga menegaskan bahwa Rakernis menjadi forum strategis untuk menyatukan persepsi dan langkah seluruh jajaran Propam agar pelaksanaan tugas berjalan lebih profesional, objektif, dan berintegritas dalam mendukung agenda nasional tahun 2026.Sementara iru, Kabid Propam Polda Maluku Kombes Pol Indera Gunawan, S.I.K., menyampaikan bahwa Rakernis ini menjadi momentum penting untuk memperkuat peran pengawasan internal sebagai instrumen pengendalian organisasi Polri yang modern dan berintegritas.“Arahan pimpinan Polri dalam Rakernis Propam 2026 menegaskan bahwa pengawasan internal bukan sekadar fungsi pengendalian, tetapi pilar utama dalam menjaga marwah dan kepercayaan publik terhadap institusi Polri. Propam Polda Maluku berkomitmen menjalankan tugas secara profesional, objektif, dan humanis,” tegas Kabid Propam Polda Maluku.Ia menambahkan, penguatan kapasitas personel Propam akan terus dilakukan agar setiap anggota Polri mampu menjalankan tugas sesuai ketentuan hukum, etika profesi, serta menjunjung tinggi nilai Presisi.“Kami memastikan setiap jajaran Propam di wilayah Maluku sejalan dengan kebijakan nasional Polri, responsif terhadap dinamika masyarakat, serta konsisten mendukung program pemerintah tahun 2026,” tambahnya.Pelaksanaan Rakernis Propam Polri 2026 menegaskan arah transformasi Polri yang semakin menempatkan pengawasan internal sebagai fondasi tata kelola organisasi modern. Keterlibatan aktif Polda Maluku beserta seluruh satuan fungsi Propam menunjukkan keseriusan Polri dalam memastikan disiplin, etika, dan profesionalisme anggota berjalan beriringan dengan tuntutan pelayanan publik.Di tengah tantangan sosial, keamanan, dan dinamika nasional, penguatan internal Propam menjadi kunci menjaga legitimasi Polri sebagai institusi negara yang dipercaya masyarakat. Komitmen Polda Maluku dalam mengimplementasikan hasil Rakernis ini menjadi sinyal kuat bahwa Polri tidak hanya fokus pada penegakan hukum, tetapi juga pada pembenahan internal yang berkelanjutan demi mendukung agenda pembangunan nasional tahun 2026. PNO-12
15 Feb 2026, 13:50 WIT
Ditembak Saat Distribusi Air Bersih, Sopir Tangki Jadi Korban Aksi Kekerasan di Jalur Dekai–Lopon
Papuanewsonline.com, Yahukimo - Aksi kekerasan kembali menyasar warga sipil di Kabupaten Yahukimo, Papua Pegunungan. Seorang sopir mobil tangki air bersih menjadi korban penembakan oleh orang tak dikenal (OTK) di jalur poros Dekai menuju Lopon, Kamis (12/2/2026) siang.Peristiwa terjadi saat korban mengemudikan kendaraan tangki yang membawa suplai air bersih untuk masyarakat di wilayah Lopon. Di tengah perjalanan, korban ditembaki dari arah pinggir jalan dan mengalami luka tembak di punggung sebelah kiri.Meski dalam kondisi terluka, korban bersama seorang kenek yang mendampinginya tetap melanjutkan perjalanan hingga berhasil mencapai Lopon untuk menyelamatkan diri. Laporan kejadian segera diterima aparat, dan Satgas Operasi Damai Cartenz 2026 bersama Polres Yahukimo bergerak cepat menuju lokasi.Korban kemudian dievakuasi ke RSUD Dekai untuk mendapatkan pertolongan medis intensif. Berdasarkan informasi terakhir, korban sempat dalam kondisi kritis dan menjalani tindakan medis awal sebelum akhirnya dirujuk ke Rumah Sakit Bhayangkara Polda Papua di Jayapura untuk mendapatkan penanganan lanjutan yang lebih komprehensif.Kepala Operasi Damai Cartenz 2026, Brigjen Pol. Dr. Faizal Ramadhani, S.Sos., S.I.K., M.H., menegaskan bahwa aparat tidak akan mentolerir aksi kekerasan terhadap warga sipil, terlebih terhadap masyarakat yang sedang menjalankan aktivitas pelayanan kebutuhan dasar.“Korban adalah masyarakat yang sedang bekerja mengangkut kebutuhan dasar berupa air bersih. Ini tindakan yang tidak bisa ditoleransi. Kami bergerak cepat untuk mengevakuasi korban dan mengamankan situasi. Penegakan hukum akan dilakukan secara tegas terhadap pelaku,” tegas Brigjen Pol. Faizal Ramadhani.Ia menambahkan bahwa keselamatan masyarakat menjadi prioritas utama dalam setiap langkah Operasi Damai Cartenz.“Kehadiran kami di sini untuk memastikan masyarakat bisa beraktivitas dengan aman. Tidak boleh ada rasa takut ketika warga mencari nafkah atau menjalankan pekerjaan sehari-hari,” ujarnya.Sementara itu, Kasatgas Humas Operasi Damai Cartenz 2026, Kombes Pol. Yusuf Sutejo, S.I.K., M.T., membenarkan kejadian tersebut dan menjelaskan kronologi serta langkah cepat yang telah diambil aparat.“Benar, telah terjadi penembakan terhadap seorang sopir kendaraan tangki air bersih di jalur Dekai menuju Lopon. Korban mengalami luka tembak di punggung sebelah kiri dan sempat melanjutkan perjalanan untuk menyelamatkan diri. Setelah menerima laporan, personel kami langsung menuju lokasi, melakukan pengecekan, serta mengevakuasi korban untuk mendapatkan penanganan medis hingga akhirnya dirujuk ke RS Bhayangkara Polda Papua di Jayapura,” jelasnya.Ia menambahkan, usai proses evakuasi, aparat melakukan respons taktis di sekitar lokasi kejadian. Petugas sempat mendapati tiga hingga empat orang mencurigakan yang kemudian melarikan diri dengan menyeberangi Kali Biru dan masuk ke area hutan. Hingga kini, penyisiran dan pengejaran masih terus dilakukan dengan mempertimbangkan kondisi geografis wilayah.Berdasarkan hasil penyelidikan sementara, dugaan mengarah pada kelompok kriminal bersenjata (KKB) yang berasal dari wilayah Yahukimo. Aparat masih mendalami identitas dan keterkaitan kelompok tersebut guna memastikan proses hukum berjalan optimal.Sebagai langkah antisipatif, pengamanan di jalur distribusi logistik dan sejumlah objek vital di Kabupaten Yahukimo turut ditingkatkan. Koordinasi bersama pemerintah daerah juga dilakukan untuk menjamin distribusi kebutuhan masyarakat tetap berjalan dengan pengawalan yang memadai.Satgas Operasi Damai Cartenz 2026 memastikan situasi keamanan tetap terkendali dan mengimbau masyarakat agar tetap tenang serta tidak mudah terprovokasi informasi yang belum terverifikasi. PNO-12
15 Feb 2026, 13:43 WIT
Dukung Swasembada Pangan, Bhabinkamtibmas Dampingi Penanaman Jagung di Kobi
Papuanewsonline.com, Kobi – Polri terus memperkuat perannya dalam mendukung ketahanan pangan nasional melalui pendampingan langsung kepada petani. Di Kabupaten Maluku Tengah, Bhabinkamtibmas Negeri Pasahari Polsubsektor Kobi melaksanakan pendampingan penanaman jagung sebagai bagian dari program swasembada pangan dan optimalisasi lahan tidur.Kegiatan tersebut dilaksanakan pada Jumat (13/2/2026) sejak pukul 08.30 WIT hingga 11.00 WIT, bertempat di Desa Leway, Kecamatan Seram Utara Timur Kobi. Pendampingan dilakukan oleh Bhabinkamtibmas Negeri Pasahari BRIGPOL H. P. Simbolon bersama pemilik lahan, Sumar, serta sejumlah masyarakat Desa Leway. Penanaman jagung yang dilakukan merupakan hari ketiga dari rangkaian kegiatan.Adapun lahan jagung yang dikelola memiliki luas 30 hektar, menggunakan benih jagung jenis Pioner, dengan estimasi hasil panen mencapai 150 ton. Proses penanaman ditargetkan seluas kurang lebih 3 hektar per hari, dengan dukungan enam unit alat tanam jagung (corn seeder/manual seeder).Kapolsek Wahai menyampaikan bahwa keterlibatan Bhabinkamtibmas dalam program pertanian ini merupakan bagian dari komitmen Polri dalam mendukung program strategis pemerintah di bidang ketahanan dan swasembada pangan.“Pendampingan yang dilakukan Bhabinkamtibmas bukan hanya pada tahap penanaman, tetapi juga pemantauan berkelanjutan agar produktivitas lahan benar-benar optimal. Ini adalah bentuk kehadiran Polri dalam mendorong kemandirian pangan dan meningkatkan kesejahteraan petani,” ujar Kapolsek Wahai.Ia menambahkan, program ini sejalan dengan kebijakan nasional untuk memenuhi kebutuhan pasar dalam negeri, meningkatkan cadangan pangan, serta mengurangi ketergantungan impor.“Kami berharap pemanfaatan lahan tidur seperti ini dapat menjadi contoh bagi masyarakat lainnya. Dengan kolaborasi Polri dan petani, kemandirian pangan bisa terwujud, ekonomi rakyat meningkat, dan situasi kamtibmas tetap aman serta kondusif,” tambahnya.Pendampingan penanaman jagung di Seram Utara Timur Kobi menegaskan transformasi peran Polri yang semakin kontekstual dengan kebutuhan masyarakat. Ketahanan pangan kini menjadi isu strategis nasional, dan kehadiran Polri di sektor pertanian memperlihatkan pendekatan pembangunan yang kolaboratif dan berkelanjutan.Optimalisasi lahan tidur seluas 30 hektar bukan hanya berkontribusi pada peningkatan produksi jagung, tetapi juga membuka peluang ekonomi baru bagi petani dan masyarakat desa. Estimasi hasil panen yang signifikan menunjukkan bahwa sektor pertanian, jika dikelola secara terukur dan didampingi secara konsisten, mampu menjadi penopang utama ketahanan ekonomi rakyat.Kolaborasi antara Polri dan petani di Maluku Tengah menjadi model sinergi yang relevan bagi wilayah lain. Ketika pangan tercukupi dan ekonomi lokal bergerak, stabilitas sosial dan keamanan pun ikut terjaga menjadikan ketahanan pangan sebagai fondasi kuat bagi ketahanan nasional secara menyeluruh. PNO-12
15 Feb 2026, 13:37 WIT
Jalan Ke Bandara Mimika Bundaran Petrosea Baru Resmi Dibuka Kembali, Pemkab Ambil Alih Pembangunan
Papuanewsonline.com, Timika – Jalan kawasan Bundaran
Petrosea yang menghubungkan ke Bandara Baru Mimika, yang telah ditutup lebih
dari satu tahun, resmi dibuka kembali dan pembangunannya akan dilanjutkan oleh
Pemerintah Kabupaten Mimika. Bupati Mimika, Johannes Rettob, menyampaikan hal
ini dalam acara adat pembukaan jalan yang diadakan (14/02/2026)."Jalan yang telah ditutup kurang lebih satu tahun ini
kini siap digunakan kembali, dan kami akan melanjutkan pembangunannya secara
langsung melalui dinas terkait," ungkapnya.Penutupan jalan sebelumnya terkait dengan persoalan hak
tanah masyarakat adat yang belum terselesaikan. Sebelum pembangunan
dilanjutkan, pemerintah daerah melakukan komunikasi mendalam dengan pemilik hak
ulayat untuk menyelesaikan segala kekhawatiran yang ada. Menurut Bupati, permintaan dari pihak masyarakat adat cukup
sederhana dan fokus pada penghormatan terhadap nilai budaya lokal."Sebelum melanjutkan pembangunan, kita harus
menjalankan prosesi adat sebagai bentuk penghormatan terhadap nilai lokal yang
telah ada sejak lama," jelas Johannes Rettob.Prosesi pembukaan jalan diisi dengan doa bersama dan ritual
adat yang dilakukan sebagai bentuk penghormatan terhadap tanah leluhur.
Kegiatan ini sepenuhnya dikelola oleh dinas terkait tanpa pembentukan panitia
khusus."Kami tidak membentuk panitia terpisah, karena tugas
ini menjadi tanggung jawab langsung dinas yang menangani infrastruktur
daerah," katanya. Meskipun pada pagi hari acara diguyur hujan, prosesi
berjalan lancar berkat dukungan penuh dari masyarakat, tokoh adat, serta
keluarga pemilik hak ulayat.Bupati mengucapkan terima kasih kepada seluruh pihak yang
mendukung proses pembukaan jalan ini. Dengan dibukanya akses ini, pemerintah berharap aktivitas
masyarakat dapat kembali berjalan normal dan pembangunan infrastruktur di
kawasan sekitar bandara dapat segera diselesaikan. "Semoga jalan yang telah dibuka kembali ini memberikan
manfaat besar bagi kemajuan dan kesejahteraan masyarakat Mimika,"
pungkasnya. Penulis: Jid
Editor: GF
14 Feb 2026, 21:51 WIT
Dua Ambulans Puskesmas Nyaris Dibakar OTK Di Yahukimo, Warga Berjuang Selamatkan Fasilitas
Papuanewsonline.com, Yahukimo – Ketegangan menyelimuti
kawasan Jalan Seradala KM 04, Distrik Dekai, Kabupaten Yahukimo, setelah dua
unit ambulans milik Puskesmas Aplim hampir menjadi korban pembakaran oleh orang
tak dikenal (OTK) pada Jumat (13/2) malam sekitar pukul 21.05 WIT. Kejadian ini
membuat warga sekitar bergegas berkumpul untuk menjaga fasilitas kesehatan yang
menjadi satu-satunya akses layanan bagi masyarakat pedalaman.Menurut keterangan saksi, Luter Matuan (40), seorang tokoh
masyarakat lokal, dua pelaku datang membawa bahan bakar jenis solar dalam botol
plastik berukuran 1.600 ml dan mengancam akan membakar gedung puskesmas beserta
kendaraan ambulans. Kedua pelaku sempat menyiramkan solar di sekitar ban
belakang mobil ambulans jenis Triton putih dan Arena APV putih dengan nomor
polisi PA 6434 Y."Jika puskesmas ini terbakar, masyarakat tidak punya
tempat lagi untuk berobat," ujarnya dengan khawatir.Warga kemudian berkumpul dan melakukan negosiasi untuk
mencegah tindakan destruktif. Dalam upaya meredam situasi, salah satu warga
memberikan uang sebesar Rp500.000 kepada pelaku, yang kemudian membatalkan aksi
dan melarikan diri ke arah Jalan Seradala. Pada Sabtu (14/2) pukul 09.25 WIT, personel Satreskrim
Polres Yahukimo dibantu Satgas Operasi Damai Cartenz 2026 yang dipimpin IPTU
Muhammad Mirwan segera menuju lokasi kejadian.Tim melakukan olah TKP, mengamankan barang bukti berupa
botol bekas berisi sisa solar dan rumput kering yang terkena bahan bakar.
Meskipun jejak kaki tidak ditemukan, bukti siraman solar di sekitar kendaraan
memperkuat dugaan percobaan pembakaran. Kedua ambulans kemudian dikelola ke Rumah Sakit Umum Daerah
Dekai untuk memastikan keamanan fasilitas layanan kesehatan. Kepala Operasi
Damai Cartenz 2026 Brigjen Pol Dr. Faizal Ramadhani menegaskan tidak akan
mentolerir ancaman terhadap sarana publik. Penulis: Jid
Editor: GF
14 Feb 2026, 21:44 WIT
Uni Papua Gaungkan Perdamaiaan Melalui "Football For Peace" Di Perbatasan Thailand-Myanmar
Papuanewsonline.com, Jakarta – Perkumpulan Sepakbola Uni
Papua kembali melakukan aksi mulia dengan menyuarakan perdamaian melalui
kampanye "Football For Peace" terbarunya di perbatasan Thailand dan
Myanmar. Kegiatan yang berlangsung pada 13-15 Februari 2026 di Mae Sariang
mengambil tema "One Game, One Community, One Shared Future", menjadi
bagian dari tur persahabatan Mae Sariang Friendship Tour.CEO Uni Papua FC, Harry Widjaja, menyatakan bahwa komitmen
klub dalam gerakan sepakbola untuk perdamaian telah mendapatkan perhatian
internasional. "Upaya kami membentuk karakter generasi muda melalui
sepakbola sekaligus mengedukasi tentang pentingnya kedamaian telah mendapatkan
apresiasi dari berbagai organisasi global," ucapnya (14/2/26). Klub yang berdiri sejak 2013 ini awalnya didirikan untuk
membentuk karakter anak-anak melalui olahraga, kemudian mengembangkan gerakan
sosial hingga ke kancah internasional.Lebih dari 300 peserta yang terdiri dari siswa sekolah,
guru, pelatih olahraga, dan pendidik lokal mengikuti kegiatan bersama dengan
tujuh organisasi mitra seperti Kepolisian Perbatasan Thailand, Midian
Leadership, serta komunitas lokal Thailand. "Kami mengirimkan tiga pelatih terbaik dengan lisensi
AFC dan PSSI untuk memberikan materi pelatihan terkait penyelesaian konflik,
pembangunan komunitas, toleransi, serta pembentukan karakter melalui permainan
sepakbola," tambah Harry.Pembina Uni Papua FC, Dr. Abdul Rahman M. Fachri,
menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk persaudaraan dan kepedulian
terhadap kondisi di kawasan perbatasan yang sering menjadi lokasi konflik. Ia juga menegaskan pentingnya menghargai batas wilayah
bersama yang telah ada sejak lama serta menghindari penetapan batasan yang
dapat memicu pertikaian baru."Sepakbola dapat menjadi jembatan untuk menyatukan
masyarakat, bukan menjadi alat yang memecah belah. Semoga gerakan perdamaian
ini dapat menginspirasi semua pihak," pungkasnya. Penulis: Jid
Editor: GF
14 Feb 2026, 21:36 WIT
DPR Papua Tengah Setuju Hentikan Eksploitasi SDA Ilegal, Konflik Kapiraya Dipicu Tambang Ilegal
Papuanewsonline.com, Nabire – Eskalasi konflik di Distrik
Kapiraya, Kabupaten Deiyai, Papua Tengah, menjadi perhatian serius setelah
praktik penambangan tanpa izin resmi diduga kuat menjadi pemicu gesekan
antarwarga.Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Provinsi Papua Tengah
mengambil sikap tegas dengan menyetujui penghentian total seluruh aktivitas
eksploitasi sumber daya alam yang tidak memiliki izin resmi di wilayah
perbatasan Kabupaten Deiyai-Mimika-Dogiyai.Wakil Ketua II DPR Provinsi Papua Tengah, Petrus Izaack
Suripatti, mengungkapkan bahwa eksploitasi kekayaan alam tanpa aturan telah
merusak tatanan sosial masyarakat adat. Menurutnya, praktik tambang liar tidak hanya merusak
ekosistem hutan secara luas, tetapi juga sengaja menciptakan gesekan antar
kelompok untuk memuluskan kepentingan ekonomi pihak ketiga yang tidak
bertanggung jawab. "Kami telah menyetujui agar segera menghentikan seluruh
aktivitas eksploitasi SDA secara ilegal yang dicurigai sebagai akar masalah
konflik ini," tegas Petrus (13/2/26).Petrus mengapresiasi langkah cepat yang dilakukan Gubernur
Papua Tengah, Meki Nowipa, dalam mengkonsolidasikan kerja sama lintas daerah
bersama Kesbangpol, Majelis Rakyat Papua (MRP), serta kepala daerah dari
Kabupaten Deiyai, Mimika, dan Dogiyai. Langkah ini dinilai sangat konstruktif
untuk membentuk tim penanganan konflik yang terpadu di wilayah yang memiliki
batas administratif saling bersinggungan."Kami meminta aparat penegak hukum bertindak tanpa
kompromi terhadap para pelaku yang memanfaatkan situasi untuk memecah belah
masyarakat," pinta Petrus.Petrus menegaskan bahwa kedua komunitas adat tersebut
merupakan saudara yang memiliki sejarah panjang hidup berdampingan secara
damai. Kehadiran negara sangat diharapkan untuk memberikan jaminan
keamanan dan mencegah terjadinya pemindahan massa warga dari tanah leluhur
mereka. DPR Provinsi Papua Tengah mengingatkan agar penetapan batas
administratif oleh pemerintah pusat atau daerah tidak mengabaikan sejarah
ulayat masyarakat."Negara harus menghargai wilayah adat yang telah diakui
secara turun temurun. Jangan sampai penetapan batas administratif justru
menggunakan metode yang bertentangan dengan nilai lokal sehingga memicu konflik
baru," tegas Petrus. Penulis: Jid
Editor: GF
14 Feb 2026, 21:24 WIT
Program Duta Pajak Mimika Lanjut, Akan Gelar Sosialisasi Dan Roadshow
Papuanewsonline.com, Mimika – Badan Pendapatan Daerah
(Bapenda) Kabupaten Mimika memastikan bahwa Program Duta Pajak akan tetap
dilanjutkan pada tahun berjalan. Kegiatan ini menjadi salah satu upaya utama
untuk meningkatkan kesadaran masyarakat terkait kewajiban membayar pajak daerah
serta memperluas cakupan pelayanan publik.Para duta pajak akan aktif dilibatkan dalam berbagai agenda
sosialisasi yang akan diselenggarakan ke berbagai wilayah di Mimika. Selain itu, pihak Bapenda juga akan menggelar kegiatan pajak
keliling atau roadshow pelayanan yang tidak hanya menyediakan akses layanan
pajak secara langsung, tetapi juga memberikan edukasi mengenai jenis-jenis
pajak daerah dan manfaatnya bagi pembangunan daerah.Sekretaris Bapenda Mimika, Darius Sabon, menjelaskan bahwa
program ini bertujuan untuk menjembatani jarak antara pemerintah daerah dengan
masyarakat.Melalui pendekatan yang lebih dekat dengan masyarakat,
diharapkan tingkat kepatuhan membayar pajak dapat meningkat secara signifikan."Kami percaya bahwa dengan meningkatkan pemahaman
masyarakat tentang pajak, akan tercipta sinergi yang baik antara pemerintah dan
warga dalam mendukung pembangunan daerah. Para duta pajak menjadi ujung tombak
kami dalam menyebarkan informasi yang akurat dan mudah dipahami,"
tambahnya. Penulis: Jid
Editor: GF
14 Feb 2026, 21:03 WIT
Optimasi Potensi Pajak Daerah Jadi Program Unggulan Bapenda Mimika Pada Tahun 2026
Papuanewsonline.com, Mimika – Badan Pendapatan Daerah
(Bapenda) Kabupaten Mimika menetapkan peningkatan dan penyempurnaan potensi
pajak daerah sebagai program strategis utama tahun 2026. Inisiatif ini diambil
sebagai tindak lanjut terhadap evaluasi dan rekomendasi dari Badan Pemeriksa
Keuangan (BPK), yang mengindikasikan adanya kekurangan dalam pemetaan potensi
pajak di berbagai sektor ekonomi lokal.Untuk mewujudkan target tersebut, pihak Bapenda akan
melaksanakan survei lapangan secara komprehensif serta analisis mendalam
terkait potensi pajak pada sektor-sektor prioritas. Di antaranya adalah bidang perhotelan, kuliner, rekreasi
hiburan, serta berbagai jenis pajak daerah lainnya yang berkontribusi pada
pendapatan asli daerah (PAD).Kepala Sekretariat Bapenda Mimika, Darius Sabon,
menyampaikan bahwa penyegaran data potensi pajak merupakan langkah krusial
untuk memastikan kontribusi pajak dapat dimaksimalkan secara optimal. Melalui pemetaan yang akurat dan terbaru, pihaknya berharap
dapat mengidentifikasi sektor-sektor yang memiliki potensi besar namun belum
tereksplorasi secara maksimal."Kami berkomitmen untuk menyempurnakan sistem pemetaan
potensi pajak sesuai arahan BPK. Upaya ini akan menjadi landasan bagi
penyusunan kebijakan perpajakan yang lebih tepat sasaran dan adil bagi seluruh
komponen wajib pajak di wilayah Mimika," jelasnya. Penulis: Jid
Editor: GF
14 Feb 2026, 20:59 WIT
Berita utama
Berita Terbaru
Berita Populer
Video terbaru