Papuanewsonline.com
Berita Pilihan Redaksi
Homepage
Satpol PP Kabupaten Dogiyai Gelar Rapat Evaluasi Bulanan
Papuanewsonline.com, Dogiyai – Dalam
upaya meningkatkan kinerja dan memperkuat koordinasi antarpegawai, Dinas Satuan
Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Dogiyai menggelar rapat evaluasi
bulanan di ruang rapat utama kantor Satpol PP, pada Kamis (16/10/2025).
Rapat yang dimulai pukul 09.30 WIT ini berlangsung tertib dan penuh semangat,
dihadiri oleh pejabat struktural dan fungsional, termasuk para kepala bidang,
kepala seksi, serta staf pelaksana. Kegiatan ini bertujuan untuk mengevaluasi
pencapaian kinerja selama sebulan terakhir, membahas realisasi anggaran program,
serta mengidentifikasi tantangan dan hambatan lapangan yang perlu segera
ditindaklanjuti. Dalam sambutannya, Kepala Dinas
Satpol PP Kabupaten Dogiyai, Yohanes Mote, menegaskan pentingnya evaluasi rutin
sebagai sarana introspeksi dan peningkatan mutu kerja.
“Rapat evaluasi bulanan ini sangat penting untuk dilakukan secara konsisten
agar kita dapat mengetahui sejauh mana capaian kinerja, mengidentifikasi
kendala, serta menentukan langkah-langkah perbaikan yang diperlukan,” ujarnya. Ia menambahkan bahwa Satpol PP
memiliki tanggung jawab besar dalam menjaga ketertiban umum dan ketentraman
masyarakat, sehingga setiap personel dituntut untuk bekerja dengan disiplin,
profesional, dan penuh tanggung jawab. “Kita bukan hanya penegak perda,
tetapi juga pelayan masyarakat. Karena itu, kualitas pelayanan harus terus kita
tingkatkan,” tegas Yohanes. Selain membahas kinerja personel,
rapat juga fokus pada evaluasi realisasi anggaran triwulan yang menjadi dasar
perencanaan kegiatan berikutnya. Tim keuangan dan perencanaan memaparkan
capaian program, termasuk kegiatan patroli rutin, penegakan peraturan daerah,
serta operasi penertiban yang telah dilakukan selama bulan September hingga
Oktober 2025. Dalam sesi diskusi, beberapa
peserta rapat menyampaikan kendala teknis di lapangan, seperti keterbatasan
sarana patroli dan koordinasi lintas instansi yang masih perlu diperkuat.
Menanggapi hal tersebut, Yohanes Mote menekankan pentingnya komunikasi internal
dan sinergi antarbidang, agar setiap hambatan dapat segera diatasi tanpa
mengganggu kinerja pelayanan publik. “Kita akan terus memperkuat
kolaborasi, baik di internal Satpol PP maupun dengan instansi lain, agar setiap
kegiatan berjalan efektif dan berdampak nyata bagi masyarakat,” tambahnya. Menutup rapat, seluruh peserta
menyepakati pentingnya menjaga semangat kerja dan komitmen bersama di bawah
semboyan “Aman, Damai, Sehat Selalu.”
Motto ini bukan sekadar slogan, tetapi juga menjadi semangat moral bagi seluruh
jajaran Satpol PP Dogiyai dalam menjalankan tugas di lapangan — mulai dari
pengamanan kegiatan masyarakat, penegakan perda, hingga penanganan situasi
darurat di wilayah kabupaten. Kepala Dinas berharap hasil
evaluasi ini dapat menjadi tolok ukur dalam menyusun rencana kerja berikutnya,
sekaligus memastikan setiap program Satpol PP benar-benar memberikan manfaat
nyata bagi masyarakat Dogiyai. “Evaluasi ini bukan sekadar
formalitas, tetapi refleksi atas kerja keras kita semua. Mari kita jadikan
hasilnya sebagai dasar untuk melangkah lebih baik ke depan,” tutup Yohanes
Mote. Penulis: Hendrik Editor: GF
17 Okt 2025, 03:29 WIT
Buntut Penculikan dan Persekusi Wartawan, Koordinator KKJ Indonesia Akan Tiba di Timika
Papuanewsonline.com, Timika- Koordinator Komite Keslamatan Jurnalis (KKJ) Erik Tanjung memastikan akan mengawal semua tahapan proses hukum tentang dugaan penculikan dan persekusi terhadap 4 orang Wartawan Media Papuanewsonline.com yang terjadi di Kabupaten Mimika, Provinsi Papua Tengah.Koordinator KKJ Indonesia Erik Tanjung mengaku sesuai jadwal dalam waktu dekat akan tiba di Kabupaten Mimika." Benar, Kami akan turun langsung ke Mimika untuk mengawal semua tahapan proses hukum terhadap para terduga yang melakukan penculikan dan persekusi terhadap 4 wartawan Papuanewsonline.com," ujar Koordinator KKJ Erik Tanjung melalui sambungan telepon selulernya, Kamis (16/10/2025).Erik menyebutkan selain mengawal proses hukum yang sementara berjalan, KKJ juga akan mengagendakan kegiatan treaning keslamatan bagi jurnalis yang kerap mendapat intimidasi maupun ancaman." Perlindungan jurnalis sangat penting untuk memastikan kebebasan pers, transparansi dan akuntabilitas sehingga, keslamatan jurnalis menjadi tanggungjawab semua pihak, baik Pemerintah maupun aparat penegak hukum," Jelasnya.Kata Dia, Jurnalis sebagai penjaga demokrasi tidak boleh ditindak sewenang-wenang seperti pembunuhan, penculikan, penyandaraan dan kekerasan baik secara fisik maupun psikis." Pemerintah memiliki tanggungjawab untuk melindungi jurnalis dengan memastikan kebebasan pers, sebagaimana diatur baik di dalam hukum Internasional maupun Nasional, sehingga kepastian penegakan hukum terhadap pelaku kekerasan terhadap jurnalis harus diusut tuntas," Tegasnya.Diketahui Komite Keselamatan Jurnalis (KKJ) mengecam keras serangkaian tindakan persekusi, intimidasi, pengancaman dengan kekerasan, hingga pemaksaan menandatangani surat pernyataan yang dilakukan oleh Kasat Reskrim Polres Mimika, AKP Rian Oktaria, beserta sejumlah anggotanya terhadap empat jurnalis Papuanewsonline.com.Peristiwa yang mencederai kebebasan pers ini terjadi di Kabupaten Mimika, Provinsi Papua Tengah, pada Jumat 3 Oktober 2025, dan berlangsung hingga Sabtu dini hari. Tindakan brutal aparat penegak hukum ini merupakan serangan langsung terhadap kerja jurnalistik dan demokrasi.Kronologi KejadianRangkaian intimidasi bermula ketika penanggung jawab Papuanewsonline.com, Ifo Rahabav, memenuhi surat pemanggilan pemeriksaan, Nomor: 8/616/X/2025/Reskrim di Polres Mimika pada Jumat malam, pukul 19.30 WIT, terkait laporan polisi tentang dugaan pencemaran nama baik.Ifo Rahabav dipanggil guna memberikan keterangan terkait Laporan Polisi (LP) Nomor: LP/B/522/IX/2024/Polres Mimika/Polda Papua, berkaitan dengan dugaan pencemaran nama baik oleh Suto Rontini pada Media Redaksi Papuanewsonline.com berjudul "Diduga Kadistrik Jita Merasa Super Karena ada Irwada Polda Papua Kombes Jeremias Rontini" yang telah terbit pada 18 Juli 2025.1. Ancaman Verbal di Polres: Saat Ifo diperiksa, Kasat Reskrim AKP Rian Oktaria sempat memasuki ruangan, kemudian keluar dengan amarah dan melontarkan kalimat ancaman di hadapan dua jurnalis lain (Zidan dan Abimanyu) yang menunggu di luar: "Ini malam panjang, lama-lama sa tembak kepala."2. Teror Melalui Telepon: Setelah pemeriksaan selesai, Ifo mengonfirmasi ancaman tersebut kepada AKP Rian Oktaria melalui WhatsApp. Kasat Reskrim kemudian menelepon Ifo dengan melontarkan makian dan tantangan berkelahi: "Anjing kamu di mana, mari kita duel satu lawan satu ayo, kita dua sendiri saja setan, kamu di mana."3. Penjemputan Paksa: Saat Ifo dan ketiga rekannya berada di kantor redaksi Papuanewsonline.com, sekitar tengah malam, mereka didatangi oleh belasan anggota polisi yang dipimpin oleh AKP Rian Oktaria. Keempat jurnalis dipaksa masuk ke dalam mobil berbeda setelah seluruh telepon genggam mereka disita.4. Intimidasi Fisik dan Psikis di Mapolres: Setibanya kembali di halaman Polres Mimika sekitar pukul 00:00 WIT, keempat jurnalis mengalami intimidasi berat hingga subuh: * Mereka berulang kali ditantang berkelahi oleh Kasat Reskrim. "Saya ini orang Mabes, saya ini asli dari kesatuan, kalian mau liat saya punya psikopat muncul ya?" * Ancaman dilakukan menggunakan senjata tajam. "Ada parang dan pisau di mobil saya, kalau kalian tidak mau duel ya kita baku potong." * Dua jurnalis, Abimanyu dan Zidan, ditarik ke tengah lapangan untuk dipaksa berduel. * Mereka dihina secara verbal dengan kata-kata kasar seperti "anjing" secara berulang-ulang.5. Pemaksaan Penandatanganan Pernyataan: Sekitar pukul 05.00 WIT, setelah diintimidasi selama berjam-jam, keempat jurnalis dipaksa membuat dan menandatangani surat pernyataan di atas meterai. Isinya antara lain adalah permintaan maaf serta janji untuk menghapus berita berjudul "Bakar Lilin di Mabes Polri, GMPKK Minta Kapolri Copot Kapolres dan Kasat Reskrim Polres Mimika" dan tidak lagi mempublikasikan berita negatif tentang Kapolres dan Kasat Reskrim Mimika.Tindakan yang dilakukan oleh oknum aparat Polres Mimika ini adalah bentuk penyalahgunaan wewenang yang brutal dan merupakan pelanggaran serius terhadap Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers, khususnya Pasal 18 ayat (1) yang melarang siapa pun menghalang-halangi kerja jurnalistik dengan ancaman pidana penjara 2 tahun atau denda Rp500 juta.Sikap dan Tuntutan Komite Keselamatan Jurnalis (KKJ)Atas peristiwa ini, KKJ menyatakan sikap dan mendesak:1. Kapolri Jenderal Pol. Listyo Sigit Prabowo dan Kapolda Papua Tengah untuk segera mengusut tuntas kasus ini secara transparan, menindak tegas, dan memproses hukum baik secara pidana maupun etik terhadap Kasat Reskrim Polres Mimika AKP Rian Oktaria dan seluruh anggota yang terlibat.2. Kapolri untuk segera mencopot AKP Rian Oktaria dari jabatannya sebagai Kasat Reskrim Polres Mimika karena telah menunjukkan perilaku yang tidak profesional, mengancam keselamatan warga sipil, dan mencoreng nama baik institusi Polri.3. Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK) untuk proaktif memberikan perlindungan fisik dan psikologis kepada keempat jurnalis yang menjadi korban, demi menjamin keselamatan mereka selama proses hukum berjalan.4. Seluruh pimpinan institusi negara, khususnya TNI/Polri, untuk memastikan anggotanya menghormati hukum dan memahami peran pers sebagai pilar demokrasi. Impunitas terhadap pelaku kekerasan terhadap jurnalis harus diakhiri. 5. Seluruh pihak diimbau agar menempuh mekanime yang telah diatur UU Pers jika terjadi sengketa pemberitaan, seperti hak jawab/koreksi atau mengadu ke Dewan Pers. KKJ akan terus mengawal kasus ini. Kekerasan terhadap jurnalis adalah teror terhadap kebebasan berekspresi dan hak publik atas informasi.Komite Keselamatan Jurnalis dideklarasikan di Jakarta pada 5 April 2019 sebagai aliansi strategis untuk melawan impunitas atas kasus kekerasan terhadap jurnalis. Komite ini terdiri dari 11 organisasi pers dan organisasi masyarakat sipil, yaitu: Aliansi Jurnalis Independen (AJI), Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Pers, SAFEnet, Ikatan Jurnalis Televisi Indonesia (IJTI), Yayasan Lembaga Bantuan Hukum Indonesia (YLBHI), Asosiasi Media Siber Indonesia (AMSI), Federasi Serikat Pekerja Media Independen (FSPMI), Amnesty International Indonesia, Serikat Pekerja Media dan Industri Kreatif untuk Demokrasi (SINDIKASI), Persatuan Wartawan Indonesia (PWI), dan Pewarta Foto Indonesia (PFI).Narahubung:Erick Tanjung, Koordinator KKJ IndonesiaNany Afrida, AJI IndonesiaNenden Sekar Arum, SAFEnetNurina Safitri, Amnesty International IndonesiaMustafa Layong, LBH PersMuhammad Isnur, YLBHI.(Red)Editor: Gf
17 Okt 2025, 00:03 WIT
Guncangan Dahsyat M6,6 Guncang Sarmi: BPBD Lakukan Assessment Cepat di Lokasi Terdampak
Papuanewsonline.com, Sarmi — Suasana
siang di Kabupaten Sarmi, Papua, mendadak mencekam pada Kamis (16/10/2025)
pukul 12.48 WIB, saat gempa bumi tektonik berkekuatan M6,6 mengguncang wilayah
tersebut. Getaran kuat yang berlangsung beberapa detik membuat warga panik dan
berhamburan keluar rumah, sebagian bahkan berlari ke area lapang untuk
menyelamatkan diri. Menurut laporan Badan
Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), pusat gempa terletak di darat,
sekitar 42 kilometer tenggara Sarmi, dengan kedalaman 16 kilometer. Guncangan
dirasakan cukup kuat di Sarmi dan sekitarnya, terutama di wilayah Kampung Sawar,
yang dilaporkan mengalami kerusakan paling parah. Kepala Badan Penanggulangan
Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sarmi, Yohanes Wenda, mengonfirmasi bahwa hasil
penilaian sementara menunjukkan sekitar 10 rumah warga mengalami kerusakan,
baik ringan maupun berat. “Tim BPBD Sarmi saat ini sedang
melakukan assessment di lapangan untuk mengetahui secara pasti jumlah rumah
yang terdampak dan kondisi masyarakat,” ujar Yohanes saat dikonfirmasi, Kamis
sore. Tim gabungan dari BPBD, aparat
kampung, dan relawan setempat kini masih berada di lokasi terdampak untuk
melakukan pendataan dan memberikan bantuan darurat, seperti tenda, logistik,
serta memastikan tidak ada korban jiwa.
“Prioritas utama kami adalah keselamatan warga dan memastikan kebutuhan
mendesak mereka segera terpenuhi,” tambah Yohanes. Meskipun gempa terasa cukup kuat,
BMKG memastikan bahwa gempa M6,6 di Sarmi tidak berpotensi menimbulkan tsunami.
Hal ini dikarenakan pusat gempa berada di daratan dan tidak menyebabkan
perubahan signifikan pada dasar laut. Namun, masyarakat tetap diminta
untuk waspada terhadap kemungkinan gempa susulan, serta tidak mempercayai
informasi palsu yang beredar di media sosial.
“Setelah guncangan utama, ada kemungkinan terjadi gempa susulan dengan
intensitas lebih kecil. Tetap tenang, tapi jangan lengah,” imbau BMKG dalam
pernyataannya. Direktur Gempa Bumi dan Tsunami
BMKG, Dr. Daryono, menjelaskan bahwa gempa di Sarmi dipicu oleh aktivitas Sesar
Anjak Mamberamo, salah satu sesar aktif di kawasan utara Papua yang kerap
memicu guncangan kuat.
“Gempa ini merupakan jenis gempa dangkal akibat aktivitas sesar anjak dengan
mekanisme pergerakan naik (thrust fault),” ungkapnya. Sesar ini diketahui memiliki
potensi aktivitas tinggi karena posisinya berada di zona tumbukan antara
lempeng Benua Pasifik dan Lempeng Indo-Australia. Oleh karena itu, wilayah
Papua bagian utara termasuk Sarmi memang tergolong rawan gempa bumi. Pemerintah Kabupaten Sarmi juga
menyatakan akan segera menyalurkan bantuan darurat bagi warga terdampak. Selain
itu, Bupati Sarmi dijadwalkan meninjau langsung lokasi terdampak untuk
memastikan penanganan berjalan cepat dan tepat sasaran. Pemkab juga berencana melakukan evaluasi
sistem mitigasi bencana di tingkat kampung agar warga lebih siap menghadapi
potensi bencana di masa mendatang.
“Kami ingin pastikan bahwa masyarakat tahu apa yang harus dilakukan saat gempa,
terutama mereka yang tinggal di kawasan rawan,” ujar salah satu pejabat daerah. Penulis: Jidan Editor: GF
17 Okt 2025, 00:12 WIT
Gempabumi Tektonik M6,4 Guncang Sarmi: BMKG Pastikan Tak Berpotensi Tsunami
Papuanewsonline.com, Sarmi – Kamis
siang, 16 Oktober 2025, warga Kabupaten Sarmi, Papua, dikejutkan oleh guncangan
kuat yang terjadi sekitar pukul 12.48 WIB. Berdasarkan analisis Badan
Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), gempa bumi tersebut memiliki magnitudo
M6,4 dan berpusat di darat, sekitar 42 kilometer tenggara Sarmi, dengan
kedalaman 16 kilometer. Direktur Gempa Bumi dan Tsunami
BMKG, Dr. Daryono, menjelaskan bahwa gempa ini termasuk dalam kategori gempa
tektonik dangkal akibat aktivitas Sesar Anjak Mamberamo yang dikenal aktif
memicu pergeseran kerak bumi di wilayah utara Papua.
“Gempa ini merupakan jenis gempa dangkal akibat aktivitas Sesar Anjak Mamberamo
dengan mekanisme pergerakan naik (thrust fault),” ungkapnya dalam keterangan
resmi, Kamis (16/10/2025). BMKG mencatat, gempa dirasakan
cukup kuat di Sarmi dengan skala intensitas V MMI, yang berarti guncangan dapat
dirasakan oleh hampir seluruh warga dan mampu menggeser benda-benda ringan di
dalam rumah.
Sementara itu, getaran juga dirasakan lebih lemah di beberapa daerah sekitar,
seperti Jayapura dan Kasonaweja dengan intensitas III MMI, serta Wamena,
Timika, dan Nabire dengan intensitas II MMI. Beberapa warga di Sarmi mengaku
panik dan segera keluar dari rumah begitu merasakan guncangan. Meski begitu,
hingga berita ini diturunkan belum ada laporan mengenai kerusakan signifikan
atau korban jiwa. Menurut hasil analisis BMKG,
gempa bumi tersebut tidak berpotensi menimbulkan tsunami karena pusat gempa
berada di daratan dan tidak menyebabkan deformasi dasar laut yang signifikan.
“Hingga pukul 13.12 WIB, belum terdeteksi adanya aktivitas gempa susulan (aftershock),”
tambah Dr. Daryono. BMKG juga mengimbau agar
masyarakat tetap tenang dan waspada, serta tidak mempercayai isu-isu
menyesatkan yang beredar di media sosial. Warga diminta untuk memastikan
kondisi rumah atau bangunan aman sebelum kembali ke dalam ruangan, terutama di
wilayah yang merasakan guncangan cukup kuat. Papua dikenal sebagai salah satu
wilayah paling aktif secara tektonik di Indonesia. Aktivitas sesar dan tumbukan
lempeng di wilayah ini sering memicu gempa bumi dengan magnitudo sedang hingga
kuat. BMKG pun terus memantau
perkembangan aktivitas seismik di kawasan utara Papua, termasuk di sekitar
jalur Sesar Mamberamo dan Sesar Yapen, yang memiliki sejarah gempa besar. “Papua adalah wilayah yang
dinamis secara geologi, jadi kesiapsiagaan masyarakat perlu terus
ditingkatkan,” pungkas Dr. Daryono. Penulis: Jidan Editor: GF
16 Okt 2025, 23:51 WIT
Antusiasme Tinggi, Ratusan Warga Serbu Gerakan Pangan Murah di Mimika
Papuanewsonline.com, Timika — Terik
matahari tak menyurutkan langkah ratusan warga Mimika yang sejak pagi memadati
pelataran Emeneme Yauware, Kamis (16/10/2025). Dengan penuh semangat, mereka
berbondong-bondong mengikuti kegiatan Gerakan Pangan Murah (GPM) yang digelar
oleh Dinas Ketahanan Pangan (DKP) Kabupaten Mimika.
Suasana ramai dan antusias itu menjadi bukti nyata bahwa program pemerintah ini
sangat dinantikan masyarakat di tengah meningkatnya kebutuhan dan fluktuasi
harga bahan pokok. “Dari jam setengah sembilan saya
sudah datang, karena di undangan tulisannya mulai jam sembilan. Meski agak
panas dan sempat menunggu, tapi saya senang karena bisa beli beras dan minyak
dengan harga lebih murah,” ujar Fatma, salah seorang warga yang datang bersama
anaknya. Kepala Dinas Ketahanan Pangan
(DKP) Mimika, Yulius Koga, menjelaskan bahwa kegiatan GPM ini merupakan bagian
dari rangkaian peringatan Hari Pangan Sedunia, sekaligus langkah strategis
dalam menjaga kestabilan pasokan dan harga pangan di wilayah Mimika. “Kesejahteraan masyarakat adalah
prioritas kami. Gerakan pangan murah ini diharapkan benar-benar memberi manfaat
nyata bagi warga, terutama mereka yang terdampak naik-turunnya harga bahan
pokok,” ujar Yulius. Ia menambahkan, dalam kegiatan
tersebut disediakan berbagai kebutuhan pokok seperti beras, minyak goreng, gula
pasir, telur, dan sejumlah komoditas lokal dengan harga di bawah pasaran. DKP
juga menggandeng beberapa distributor dan pelaku UMKM untuk ikut berpartisipasi,
guna memperkuat rantai pasok pangan di daerah. Dalam kesempatan yang sama, Bupati
Mimika, Johanes Rettob, turut hadir dan memantau langsung jalannya kegiatan. Ia
menegaskan bahwa gerakan pangan murah bukan sekadar kegiatan seremonial, tetapi
merupakan wujud nyata dari komitmen pemerintah dalam menjamin hak dasar
masyarakat atas pangan. “Pemerintah Kabupaten Mimika
berkomitmen memastikan tidak ada satu pun warga yang kelaparan. Ini bagian dari
tanggung jawab kami untuk hadir di tengah masyarakat,” tegas Bupati. Bupati juga mengingatkan
masyarakat agar tidak menjual kembali barang-barang yang dibeli di kegiatan
pangan murah, melainkan digunakan untuk kebutuhan keluarga.
“Jangan dijual lagi ya, ini untuk membantu meringankan kebutuhan sehari-hari,”
katanya sambil menyapa warga yang tengah mengantre. Selain memberikan apresiasi
kepada Dinas Ketahanan Pangan atas inisiatifnya, Bupati Rettob juga
menyampaikan evaluasi terkait keterlambatan pembukaan acara yang membuat warga
menunggu di bawah terik matahari. “Saya ingin mengingatkan kepada
seluruh OPD, kalau acara dijadwalkan mulai jam sembilan, maka persiapan sudah
harus selesai sejak setengah sembilan. Kita harus belajar disiplin waktu,
apalagi ini kegiatan untuk masyarakat,” tegasnya di depan peserta yang hadir. Bupati juga menekankan pentingnya
koordinasi antarinstansi, agar kegiatan seperti ini ke depan dapat berjalan
lebih efektif, tertib, dan tepat sasaran. Program GPM di Mimika tak hanya
sekadar menurunkan harga bahan pokok, tetapi juga menjadi simbol sinergi antara
pemerintah, pelaku usaha, dan masyarakat. Melalui kegiatan ini, pemerintah
daerah berharap mampu menekan laju inflasi pangan, menjaga daya beli
masyarakat, serta meningkatkan kesadaran pentingnya ketahanan pangan berbasis
lokal. Kegiatan serupa juga akan digelar
secara berkala di beberapa distrik lain di Kabupaten Mimika sebagai bentuk
pemerataan akses pangan dan kesejahteraan. Dengan dukungan penuh masyarakat
dan koordinasi lintas sektor, Pemkab Mimika optimistis mampu menjaga stabilitas
harga serta mewujudkan masyarakat yang tangguh, mandiri, dan sejahtera. Penulis: Jidan Editor: GF
16 Okt 2025, 23:45 WIT
Kapolda Lampung Ajak Mahasiswa dan OKP jadi Agen Perdamaian dan Pengawal Demokrasi
Papuanewsonline.com, Bandar Lampung - Kapolda Lampung, Irjen Pol Helmy Santika mengajak para mahasiswa dan organisasi kepemudaan (OKP) di Provinsi Lampung terus berperan aktif menjaga kondusifitas daerah hingga menjadi teladan dalam menyampaikan aspirasi secara damai dan beretika.Pesan itu disampaikan Kapolda saat kegiatan ramah tamah bersama OKP Cipayung Plus dan BEM Universitas Provinsi Lampung di Siger Lounge Mapolda Lampung, Rabu (15/10/2025).Irjen Pol Helmy Santika menekankan, pentingnya peran generasi muda sebagai agent of change dan moral force yang memiliki tanggung jawab besar terhadap masa depan bangsa.“Mahasiswa dan pemuda adalah agen perubahan yang strategis dalam mengawal demokrasi, menjaga persatuan bangsa, serta menyuarakan aspirasi rakyat dengan cara yang cerdas dan bertanggung jawab,” ujarnya melalui keterangan resmi.Kapolda menegaskan, kedekatan antara institusi kepolisian dengan mahasiswa perlu terus dijaga dalam semangat kolaborasi dan komunikasi berlangsung secara terbuka. Menurutnya, upaya menciptakan keamanan dan ketertiban tidak akan berjalan maksimal tanpa dukungan seluruh elemen bangsa, termasuk pemuda. Maka dari itu, kegiatan ini bukan sekadar pertemuan formal, melainkan bagian dari komitmen bersama untuk mempererat hubungan antara Polri dan mahasiswa.“Melalui acara ini, kami berharap tercipta relasi yang sehat dan saling menghormati antara kepolisian dan mahasiswa," imbuhnya.Lebih lanjut ia juga mengajak para pemuda untuk berperan aktif melawan disinformasi dan menjaga semangat toleransi di tengah masyarakat."Polda Lampung ingin terus membuka ruang komunikasi dan sinergi, untuk bersama menjaga kedamaian dan kemajuan daerah,” ucap jenderal polisi bintang dua tersebut. Di lokasi sama, Ketua HMI Badko Sumbagsel, Tommy Perdana, mewakili Cipayung Plus, menyampaikan apresiasi atas kepemimpinan Kapolda Lampung dinilai responsif terhadap berbagai isu masyarakat.“Kami dari Cipayung Plus mengapresiasi dedikasi dan kepemimpinan Bapak Kapolda selama lebih dari dua tahun ini. Gaya kepemimpinannya sangat responsif dan terbuka terhadap aspirasi pemuda,” ucapnya.Senada, Koordinator Daerah BEM SI Lampung, M Dafa Alfitrah juga menyampaikan terima kasih atas ruang dialog telag difasilitasi Polda Lampung. Ia berharap sinergi antara mahasiswa dan kepolisian dapat terus terjalin.“Kami siap bersinergi dengan Polda Lampung untuk mengawal berbagai isu dan permasalahan yang harus diselesaikan bersama demi masyarakat,” tandas Dafa. PNO-12
16 Okt 2025, 21:10 WIT
Divhumas Polri Laksanakan Anjangsana ke Jend. Pol (Purn) Da'i Bachtiar
Papuanewsonline.com, Jakarta - Kepala Divisi Humas Polri Irjen Pol. Sandi Nugroho melaksanakan silaturahmi dan anjangsana ke kediaman Kadivhumas Polri periode 1998 Jenderal Polisi (Purn) Tan Sri Da'i Bachtiar, P.S.M., A.O. Kegiatan ini didampingi oleh para PJU Humas Polri.Jenderal Tan Sri pun menyampaikan apresiasi atas kinerja Divisi Humas Polri saat ini. Ia mengaku bahagia dengan peningkatan kinerja Divisi Humas Polri saat ini.“Pada kesempatan yang membahagiakan ini saya ingin memberikan apresisasi yang besar sekali kepada Humas Polri atas kinerjanya yang selama ini,” ungkapnya, Kamis (16/10/25).Diakui Jenderal Tan Sri, di dalam situasi informasi yang semakin deras, Divisi Humas Polri dipandang menunjukan komitmen bertransformasi. Di bawah kepemimpinan Irjen Pol. Sandi, satker ini memberikan informasi yang menunjukan bahwa Polri senantiasa selalu berada ditengah-tengah masyakat untuk memberikan pelayanan, pengayoman, dan menegakkan hukum berkeadilan.“Sekali lagi saya mengucapkan selamat kepada Humas Polri yang berulang tahun ke 74 semoga Allah Subhana Wa Ta'ala terus akan melindunginya sekaligus juga akan memberikan petunjuk dan arah bagi Humas Polri, Kepolisian Negara Republik Indonesia dan bagi bangsa Indonesia,” jelasnya. PNO-12
16 Okt 2025, 21:03 WIT
Jalin Silaturahmi Bersama OKP Cipayung dan BEM, Kapolda Lampung: Wujudkan Sinergitas Jaga Kamtibmas
Papuanewsonline.com, Lampung - Kepala Kepolisian Daerah Lampung Irjen Pol Helmy Santika, dan Pejabat Utama Polda Lampung, lakukan audiensi dan silaturahmi dengan perwakilan Organisasi Kepemudaan (OKP) Cipayung dan Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) se-Provinsi Lampung.Kapolda Lampung didampingi oleh Karo Ops, Dir Intelkam, Dir Samapta, Dir Krimum, Dir Pamobvit dan Kabid Humas Polda Lampung. Kegiatan ini bertempat di Siger Lounge Polda Lampung, Rabu (15/10/2025)Audiensi ini merupakan wujud komitmen Polda Lampung untuk mempererat silaturahmi serta memperkuat sinergitas dengan unsur pemuda karena semua berawal dari pemuda yang baik sekaligus _agen of chage_ bersama Lampung Maju Menuju Indonesia Emas. Dalam suasana yang hangat dan penuh keakraban, Kapolda Lampung Irjen Pol Helmy Santika menyampaikan apresiasi atas peran aktif pemuda dan mahasiswa sebagai agen perubahan dan kontrol sosial."Mahasiswa dan pemuda adalah aset penting bangsa. Kerjasama yang baik antara Polda Lampung dengan OKP dan BEM sangat krusial dalam menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) yang kondusif di Provinsi Lampung," ujar Irjen Pol Helmy Santika.Tujuan utama dari pertemuan ini adalah menyamakan persepsi dan langkah strategis dalam menjaga situasi Kamtibmas yang kondusif, khususnya menjelang agenda-agenda penting daerah maupun nasional. Diskusi interaktif juga mewarnai pertemuan, di mana perwakilan OKP dan BEM menyampaikan pandangan, masukan, serta kesiapan mereka untuk berkolaborasi dengan Polri dalam berbagai program kepolisian yang pro-aktif dan preventif.Diharapkan, dengan adanya silaturahmi ini, komunikasi dan koordinasi antara Polda Lampung dengan OKP dan BEM akan semakin intensif, sehingga tercipta lingkungan yang aman, tertib, dan damai, demi kemajuan Provinsi Lampung. PNO-12
16 Okt 2025, 19:30 WIT
Polres Tual Raih 3 Penghargaan Bergengsi Dari KPPN Atas Kinerja Keuangan Terbaik
Papuanewsonline.com, Tual - Kinerja profesional Polres Tual kembali mendapat apresiasi tinggi. Kali ini, satuan kerja kepolisian tersebut berhasil memborong tiga penghargaan bergengsi dari Kantor Pelayanan Perbendaharaan Negara (KPPN) Kota Tual atas pengelolaan keuangan negara yang dinilai terbaik dan paling akuntabel.Penghargaan diserahkan langsung oleh Kepala KPPN Tual kepada Kapolres Tual AKBP Adrian S.Y. Tuuk, S.I.K., M.H., dalam seremoni resmi pada Kamis (16/10/2025) di Kota Tual.Polres Tual sukses menempati peringkat pertama kategori Penyelesaian Rekonsiliasi Tercepat dengan pagu DIPA Tahun Anggaran 2025 di atas Rp10 miliar. Selain itu, Polres Tual juga meraih peringkat II Satuan Kerja Terbaik tingkat Kuasa BUN KPPN Tual untuk semester I tahun 2025 dengan nilai Indikator Kinerja Pelaksanaan Anggaran (IKPA) 98,1.Tak berhenti di situ, Polres Tual juga kembali menorehkan prestasi serupa pada semester II tahun 2024 dengan nilai IKPA 95,6 dan pagu anggaran di atas Rp12 miliar, menempati peringkat II untuk kategori yang sama.Dengan demikian, selama tahun 2025 Polres Tual telah mengoleksi tiga penghargaan sekaligus dari KPPN Kota Tual sebuah pencapaian yang menunjukkan komitmen kuat terhadap tata kelola keuangan yang profesional, transparan, dan akuntabel.“Dengan hasil yang dicapai ini, kami berharap jajaran Polres Tual dapat terus meningkatkan kinerja dan menjaga profesionalisme dalam mengelola keuangan negara,” ujar Kapolres Tual AKBP Adrian S.Y. Tuuk, S.I.K., M.H.Kapolres Adrian menegaskan bahwa penghargaan ini bukan sekadar simbol, melainkan refleksi dari budaya kerja yang disiplin dan bertanggung jawab di lingkungan Polres Tual.“Ini wujud komitmen kami dalam mengelola dan menyerap anggaran secara tepat, efektif, dan sesuai dengan pagu yang telah ditetapkan,” tambahnya.Keberhasilan Polres Tual ini menjadi bukti nyata bahwa lembaga kepolisian di daerah mampu menjadi teladan dalam akuntabilitas publik dan efisiensi penggunaan anggaran negara. PNO-12
16 Okt 2025, 19:23 WIT
Berita utama
Berita Terbaru
Berita Populer
Video terbaru