Papuanewsonline.com
Berita Pilihan Redaksi
Homepage
Kunjungi Call Center 110, Kapolda Maluku: Optimalkan Layanan Cepat dan Responsif untuk Masyarakat
Papuanewsonline.com, Ambon – Kepala Kepolisian Daerah Maluku, Irjen Pol Prof. Dr. Dadang Hartanto, S.H., S.I.K., M.Si, meninjau langsung pengoperasian Call Center 110 Polda Maluku yang bertempat di ruang Command Center lantai IV Mapolda Maluku, Jumat (17/10/2025).Pengecekan yang dilakukan secara langsung oleh Kapolda Maluku ini bertujuan untuk memastikan kesiapan sistem, personel, dan fasilitas pendukung dalam memberikan pelayanan cepat tanggap kepada masyarakat.Dalam pengecekan tersebut, hadir mendampingi Kapolda yaitu Karo Ops Polda Maluku, Direktur Intelkam, Direktur Reskrimum, Kabid TIK, Ka SPKT, serta Ka Siaga Call Center 110.Kapolda Maluku saat mengunjungi layanan tersebut melakukan pemeriksaan menyeluruh terhadap berbagai aspek operasional, mulai dari kesiapan personel, sistem data, hingga kelengkapan fasilitas teknologi yang digunakan dalam mendukung layanan pengaduan masyarakat melalui Call Center 110. Orang nomor 1 Polda Maluku ini menekankan pentingnya fungsi layanan call center tersebut sebagai garda terdepan dalam menerima, merespons, serta menindaklanjuti laporan masyarakat secara cepat, akurat, dan humanis.Menurutnya, sistem Call Center 110 merupakan sarana penting Polri dalam memperkuat komunikasi dua arah dengan masyarakat. Olehnya itu, kualitas layanan, kemampuan personel, serta keakuratan data menjadi kunci utama keberhasilan dalam memberikan respons cepat terhadap setiap laporan atau kejadian di wilayah hukum Polda Maluku.“Saya melihat perlu adanya perombakan dan pembenahan terhadap sistem kerja Call Center 110 ini. Mulai dari kinerja personel, tata cara pelaksanaan tugas, hingga panel data kerawanan yang ditampilkan. Semua harus diperbaiki dan dimatangkan agar pelayanan kepada masyarakat bisa berjalan optimal,” tegasnya.Irjen Dadang Hartanto juga menekankan bahwa panel data kerawanan wilayah yang ditampilkan pada sistem harus terus diperbarui secara berkala. Pembaruan data tersebut penting untuk membantu pengambilan keputusan cepat dan penentuan langkah-langkah taktis dalam penanganan potensi gangguan kamtibmas. “Data kerawanan harus selalu diupdate, karena dari situ kita bisa mengetahui dinamika lapangan secara real time. Ini penting sebagai dasar pengambilan tindakan cepat di lapangan,” tambahnya.Selain itu, Kapolda menyoroti pentingnya peningkatan kemampuan personel dalam hal komunikasi, pelayanan publik, serta koordinasi dengan satuan fungsi terkait. Ia meminta agar para operator dan petugas Call Center 110 memiliki kepekaan terhadap situasi masyarakat, mampu memberikan respon yang solutif, dan tetap menjaga etika komunikasi yang baik dalam setiap interaksi dengan masyarakat.“Call Center 110 ini merupakan wajah Polri di mata masyarakat. Setiap kata dan tindakan dari petugas mencerminkan institusi. Oleh karena itu, profesionalisme, kecepatan, dan keramahan menjadi hal yang tidak bisa ditawar,” ujar Kapolda.Ia juga mengingatkan agar pengawasan dan evaluasi terhadap kinerja layanan terus dilakukan secara rutin. Menurutnya, pelayanan publik yang berbasis teknologi seperti Call Center 110 harus dikelola secara dinamis, adaptif terhadap perkembangan kebutuhan masyarakat, serta didukung oleh sistem monitoring yang efektif.Di akhir kegiatan, Kapolda kembali menegaskan komitmen Polda Maluku untuk terus berinovasi dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat melalui pemanfaatan teknologi informasi yang tepat guna.“Harapan saya, dengan adanya pembenahan ini, Call Center 110 benar-benar menjadi sarana komunikasi yang responsif dan dapat diandalkan oleh masyarakat Maluku. Polri harus terus hadir, siap melayani, dan memberikan rasa aman kepada seluruh warga,” tutup Kapolda. PNO-12
18 Okt 2025, 12:59 WIT
Kapolda Maluku Terima Audiensi Pimpinan BNI Ambon
Papuanewsonline.com, Ambon – Kepala Kepolisian Daerah Maluku, Irjen Pol Prof. Dr. Dadang Hartanto, S.H., S.I.K., M.Si, didampingi Wakapolda Maluku Brigjen Pol. Imam Thobroni S.I.K menerima audiensi dari jajaran Pimpinan Bank Negara Indonesia (BNI) Cabang Ambon.Pertemuan yang dilangsungkan di ruang tamu Kapolda Maluku pada Jumat (17/10/2025) untuk mempererat sinergi dalam mendukung pembangunan ekonomi daerah serta optimalisasi pelayanan keuangan bagi personel kepolisian.Turut hadir dalam pertemuan tersebut Direktur Pamobvit, Dansat Brimob, serta pejabat Bidkeu Polda Maluku. Sementara dari pihak BNI hadir RCEO BNI Wilayah 07 Muhammad Arafat, Area Head Wilayah 07 I Made Suyanta Yoga dan Yari Yudho Purwanto, Departemen Head RBD Wilayah 07 Emirat Rusli, serta Branch Manager BNI Ambon Alexander R. Naping.Kapolda Maluku menyampaikan apresiasi atas kunjungan jajaran BNI Ambon. Ia menegaskan pentingnya kolaborasi strategis antara Polda Maluku dan lembaga perbankan dalam mendukung stabilitas ekonomi daerah. “BNI merupakan mitra paling dekat dengan kami. Saya berharap kerja sama yang sudah terjalin dapat terus diperkuat, baik dalam pengelolaan keuangan personel maupun dalam mendorong kegiatan ekonomi yang bermanfaat bagi masyarakat,” ujar Kapolda.Kapolda juga menyoroti bahwa sebagian besar sistem remunerasi anggota Polri di lingkungan Polda Maluku difasilitasi oleh BNI. Menurutnya, kehadiran BNI dalam menyalurkan remunerasi memiliki dampak positif bagi roda perekonomian daerah. “Remunerasi yang dikelola melalui BNI menjadi salah satu faktor penggerak ekonomi lokal. Ini adalah kontribusi yang sering kali tidak disadari, tetapi sangat berpengaruh terhadap perputaran uang di wilayah Maluku,” ungkap Kapolda Irjen Dadang Hartanto.Kapolda berharap BNI dapat terus mendukung berbagai program kesejahteraan anggota Polri, pengembangan koperasi Merah Putih dan fasilitas kredit rumah bersubsidi. “Kami berharap peran serta BNI dapat terus ditingkatkan dalam mendukung program pemerintah serta kegiatan ekonomi produktif bagi anggota dan masyarakat,” tambahnya.Sementara itu, RCEO BNI Wilayah 07 Muhammad Arafat menyampaikan terima kasih atas kesempatan audiensi tersebut. Ia menegaskan komitmen BNI untuk terus memberikan layanan terbaik bagi Polda Maluku serta berperan aktif dalam mendorong pertumbuhan ekonomi di wilayah kepulauan. “Kami datang untuk bersilaturahmi dan memperkuat kerja sama dengan Polda Maluku. Kami berkomitmen untuk mendukung berbagai kegiatan, baik di bidang keuangan maupun dalam membantu realisasi program prioritas pemerintah,” ungkapnyaArafat juga menjelaskan bahwa BNI Cabang Ambon memiliki 14 outlet yang tersebar di seluruh wilayah Maluku, termasuk 9 di antaranya berada di kawasan kepulauan. BNI, kata dia, terus berupaya untuk meningkatkan akses layanan keuangan dan memperluas program-program pemerintah di bidang ekonomi. “Target kami tahun ini adalah menyalurkan 7.000 dari 25.000 program pembiayaan yang telah ditetapkan, sebagai bagian dari dukungan terhadap pertumbuhan ekonomi daerah,” terangnya.Dalam kesempatan tersebut, pihak BNI juga menyampaikan apresiasi atas kepercayaan yang diberikan Polda Maluku dalam menjalin kemitraan selama ini. Mereka berharap kerja sama yang baik ini dapat terus berlanjut dan berkembang dalam berbagai aspek pelayanan dan pemberdayaan ekonomi masyarakat. PNO-12
18 Okt 2025, 12:52 WIT
Kapolda Maluku Pimpin Upacara Pemberangkatan Personel Brimob BKO Polda Papua
Papuanewsonline.com, Ambon - Kepala Kepolisian Daerah Maluku, Irjen Pol Prof. Dr. Dadang Hartanto, S.H., S.I.K., M.Si, memimpin langsung upacara Pemberangkatan Personel Satuan Brimob Polda Maluku Bawah Kendali Operasi (BKO) Polda Papua.Pemberangkatan sebanyak 100 personel Brimob Polda Maluku ini secara resmi dilepas Kapolda di Lapangan Letkol Pol Chr. Tahapary, Tantui, Kota Ambon, Jumat (17/10/2025) pukul 15.00 WIT. Turut hadir Wakapolda Maluku Brigjen Pol. Imam Thobroni S.I.K., M.H, dan para Pejabat Utama (PJU) Polda Maluku.Ratusan personel Brimob Polda Maluku akan ditugaskan dalam Satgas Operasi Amole II Tahun 2025 di wilayah hukum Polda Papua. Operasi ini merupakan bagian dari pengamanan objek vital nasional di area PT Freeport Indonesia.Dalam amanatnya, Kapolda Maluku menyampaikan rasa bangga dan apresiasinya atas kepercayaan yang diberikan pimpinan Polri kepada Satuan Brimob Polda Maluku untuk kembali terlibat dalam operasi berskala nasional. “Pimpinan Polri memberikan kepercayaan besar kepada kita. Ini adalah bentuk penghargaan atas dedikasi dan profesionalisme Brimob Polda Maluku yang telah terbukti dalam berbagai penugasan sebelumnya,” kata Kapolda.Operasi Amole II Tahun 2025, kata Kapolda, merupakan tugas strategis yang menuntut kesiapan fisik, mental, dan spiritual. “Tugas ini bukan hanya tentang menjaga keamanan, tetapi juga menjaga kehormatan institusi dan membawa nama baik Polda Maluku. Kita harus hadir memberikan rasa aman bagi masyarakat serta mendukung kelancaran kegiatan di kawasan PT Freeport Indonesia,” ungkapnya.Kapolda juga mengingatkan setiap penugasan operasi memiliki risiko dan tantangan tersendiri, terutama di wilayah Papua yang memiliki kondisi geografis dan sosial yang unik. Untuk itu, ia menekankan pentingnya kesiapsiagaan dan profesionalisme seluruh personel. “Kenali wilayah tugas, jaga sikap, dan pahami dinamika masyarakat setempat. Jangan mudah terprovokasi dan tetap fokus pada misi utama yaitu menjaga keamanan dan ketertiban,” tegasnya.Kepada ratusan personel BKO, Kapolda Maluku juga menitipkan enam pesan penting untuk selalu dijalankan. Pertama, tingkatkan ketakwaan kepada Tuhan Yang Maha Esa, serta biasakan berdoa sebelum dan sesudah melaksanakan tugas.Kedua, gunakan dan jaga peralatan dengan baik sesuai dengan kemampuan yang telah dilatihkan.Ketiga, pahami karakter wilayah penugasan dan jaga perilaku agar tidak melakukan pelanggaran.Empat, laksanakan koordinasi dengan unsur pengamanan lainnya untuk efektivitas tugas.Kelima, ciptakan rasa aman di wilayah penugasan dan bijak dalam menyikapi setiap informasi maupun pemberitaan di media.Enam, jaga kesehatan fisik dan mental, serta laksanakan tugas sesuai prosedur dan aturan yang berlaku.Seluruh personel juga diminta untuk selalu menjaga kehormatan institusi dan pulang dalam keadaan lengkap serta selamat. “Satu SSK berangkat 100 orang, maka harus kembali 100 orang juga tanpa kurang satu pun. Jaga diri, jaga nama baik Polri, Korps Brimob, dan Polda Maluku. Brimob Maluku harus terus bikin bae!” tegasnya penuh semangat. PNO-12
18 Okt 2025, 12:41 WIT
Perkuat Fungsi Public Relations di Era Digital, Div Humas Polri Gelar Pelatihan Sipenmas 2025
Papuanewsonline.com, Jakarta – Menjawab tantangan kecepatan informasi di era digital, Divisi Hubungan Masyarakat (Div Humas) Polri mengambil langkah terdepan menyelenggarakan Pelatihan Sistim Penerangan Masyarakat (Sipenmas) Tahun 2025. Kegiatan yang dilaksanakan di Kristal Cilandak Hotel, Jakarta Selatan, Jumat, 17 Oktober 2025, merupakan komitmen Polri untuk menguatkan fungsi public relations menjadi garda terdepan institusi.Pelatihan Sipenmas yang diikuti 36 peserta dari Mabes Polri dan Polda jajaran ini dibuka oleh Karo Penmas Divisi Humas Polri, Brigjen Pol Trunoyudo Wisnu Andiko, SIK mewakili Kepala Divisi Humas Polri.Karo Penmas Brigjen Trunoyudo Wisnu Andiko saat membacakan sambutan Kadiv Humas Polri, menyoroti era real-time, di mana kepercayaan publik dipertaruhkan setiap saat. “Masyarakat kini menilai kinerja Polri secara real time! Informasi yang tersebar di media sosial maupun arus utama detik demi detik adalah penentu utama kepercayaan,” tegasnya.Sipenmas, kata dia, diperkenalkan sebagai inovasi digital game-changer. Aplikasi ini dirancang agar setiap pertanyaan media dapat direspons secara terarah, seragam, dan berbasis data. Tujuannya tunggal, memperkuat sinergi tak terpisahkan antara Humas Mabes dan Humas Polda.“Kehadiran Sipenmas memastikan setiap narasi yang keluar dari Polri bersifat satu suara, terukur dan berdampak positif bagi citra institusi,” ungkap Brigjen Trunoyudo.Menurutnya, Sipenmas turut dilengkapi fitur perekapan otomatis amplifikasi pemberitaan, yang memungkinkan Div Humas melakukan analisis mendalam dan segera mengambil langkah komunikasi strategis yang adaptif terhadap isu yang tengah viral. PNO-12
18 Okt 2025, 12:31 WIT
Wakapolri Pimpin Upacara Purna Tugas 139 Personel Kontingen Garuda Bhayangkara
Papuanewsonline.com, Jakarta – Wakil Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia (Wakapolri) Komjen Pol. Prof. Dr. Dedi Prasetyo, S.H., M.Hum., M.Si., M.M., memimpin Upacara Purna Tugas dan Penganugerahan Tanda Jasa bagi 139 personel Polri Kontingen Garuda Bhayangkara Satuan Tugas Formed Police Unit (FPU) 6 MINUSCA. Upacara ini digelar dalam rangka menyambut kepulangan mereka setelah menyelesaikan pengabdian selama satu tahun dalam misi pemeliharaan perdamaian Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) di Bangui, Republik Afrika Tengah.Wakapolri mengedepankan dan menegaskan komitmen Indonesia sebagaimana disampaikan Presiden Prabowo Subianto dalam Sidang Umum PBB tanggal 23 September 2025, bahwa Indonesia akan terus aktif dan berkomitmen penuh untuk mengirimkan pasukan terbaiknya dalam berbagai misi perdamaian dunia. Keterlibatan Polri dalam misi PBB merupakan wujud nyata dari komitmen bangsa Indonesia bagi kemanusiaan serta upaya aktif dalam menciptakan keamanan dan ketenangan di wilayah konflik.Wakapolri menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya atas profesionalisme, disiplin, dan dedikasi tinggi yang ditunjukkan seluruh anggota Satgas FPU 6 MINUSCA. Atas nama pimpinan Polri, beliau mengucapkan terima kasih karena kinerja yang luar biasa tersebut telah mengharumkan nama Polri, bangsa, dan negara di kancah internasional.Upacara yang dihadiri oleh sejumlah pejabat tinggi ini turut dihadiri oleh tamu kehormatan dari kalangan eksternal, antara lain:· Dirbinlat PMPP TNI, Kolonel Adm Janadi, ST., M.Avn., Mgt.;· Diplomat Ahli Pertama Dit. Keamanan dan Perdamaian Internasional, DJ Kerja Sama Multilateral, Kemlu RI, Salma Husna;· Wantimpus LVRI, Irjen Pol (Purn) Drs. Satriya Hari Prasetya, S.H.Pada kesempatan yang penuh khidmat ini, Wakapolri juga menyampaikan duka cita yang mendalam atas gugurnya Briptu Anumerta Sri Widodo dalam pelaksanaan tugas. Seluruh keluarga besar Polri mendoakan agar almarhum mendapat tempat terbaik di sisi Tuhan Yang Maha Esa, serta keluarga yang ditinggalkan diberikan kekuatan dan ketabahan.Wakapolri menekankan bahwa kepulangan Satgas bukanlah akhir pengabdian, melainkan awal dari tanggung jawab baru. Pengalaman berharga di daerah misi harus menjadi inspirasi untuk terus berkontribusi dan menjadi teladan dalam pelayanan kepada bangsa dan negara.Sebagai puncak acara, dilakukan penyematan tanda jasa kepada personel terpilih berdasarkan:· Keputusan Presiden kepada Kasatgas FPU 6 Minusca, Kombes Pol Muhammad Ikhwan Lazuardi, S.H., S.I.K., M.H. dan Duty Officer Satgas FPU 6 Minusca, Iptu Bunga Herlin Dwitiya, S.Tr.K.· Keputusan Menteri Pertahanan kepada Kompol Omizon Eka Putra, S.H., S.I.K., M.Tr.Sou.Wakapolri menyampaikan penghargaan dan rasa bangga bahwa Polri dan Indonesia memiliki para anggota Satgas Garuda Bhayangkara yang tangguh. Beliau mengucapkan selamat datang kembali ke tanah air dan berkumpul dengan keluarga tercinta, serta terima kasih atas dedikasi dan pengabdian yang telah diberikan untuk bangsa, negara, dan kemanusiaan. PNO-12
18 Okt 2025, 07:33 WIT
Permava Apresiasi Profesionalisme Polres dan TNI dalam Pengamanan Kunjungan Wapres di Langgur
Papuanewsonline.com, Langgur — Kunjungan
kerja Wakil Presiden Republik Indonesia ke Kabupaten Maluku Tenggara pada Rabu
(15/10/2025) mendapat apresiasi tinggi dari berbagai kalangan, salah satunya
datang dari Persatuan Mahasiswa Evav (Permava) Kota Ambon.
Ketua Umum Permava, David D. Angelo Koanyanan, menilai keberhasilan pengamanan
yang dilakukan oleh Polres Maluku Tenggara, TNI, serta seluruh pihak terkait
mencerminkan profesionalisme dan koordinasi yang solid antara aparat dan
masyarakat. “Kami atas nama keluarga besar
Permava Kota Ambon menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada jajaran
Polres Malra, TNI, dan seluruh pihak yang telah memastikan seluruh rangkaian
kegiatan kunjungan Wakil Presiden berjalan aman, tertib, dan lancar,” ujar
David saat diwawancarai media ini, Jumat (17/10/2025). David menjelaskan, dari awal
kedatangan hingga kepulangan Wapres, seluruh proses pengamanan berlangsung tertib
dan terencana dengan baik, tanpa ada gangguan berarti di lapangan. Ia menilai,
kesuksesan itu bukan hanya karena kesiapan teknis aparat, melainkan juga berkat
komunikasi dan kerja sama harmonis antara aparat keamanan dan masyarakat
setempat. “Pengamanan dilakukan dengan
penuh tanggung jawab namun tetap humanis. Ini menunjukkan wajah baru aparat
keamanan yang tidak hanya tegas, tetapi juga dekat dengan masyarakat,”
tambahnya. Menurut David, pendekatan humanis
inilah yang menjadikan masyarakat merasa nyaman dan ikut berpartisipasi dalam
menjaga ketertiban selama kunjungan kenegaraan tersebut. Keberhasilan pengamanan ini, kata
David, menunjukkan bahwa Polres Malra dan TNI memiliki perencanaan matang dan
pelaksanaan lapangan yang efektif. Semua unsur keamanan bekerja sesuai
perannya, mulai dari pengaturan lalu lintas, penjagaan lokasi acara, hingga
pengamanan jalur pergerakan rombongan kenegaraan. “Sinergi lintas sektor yang kuat
sangat terlihat. Polres, TNI, pemerintah daerah, hingga masyarakat bersatu
untuk memastikan kunjungan Wapres berjalan tanpa hambatan. Ini menjadi contoh
nyata bahwa koordinasi yang baik akan menghasilkan hasil yang maksimal,”
ujarnya. Ketua Permava juga menekankan
pentingnya menjaga momentum positif ini. Ia berharap kinerja unggul aparat
keamanan dapat terus dipertahankan, bukan hanya saat kunjungan kenegaraan,
tetapi juga dalam keseharian masyarakat. “Kunjungan Wakil Presiden menjadi
barometer kesiapan daerah. Dengan pengamanan yang profesional, Maluku Tenggara
telah membuktikan dirinya sebagai wilayah yang aman, kondusif, dan siap menjadi
pusat pertumbuhan ekonomi serta pariwisata di kawasan timur Indonesia,” jelas
David. Lebih jauh, ia menegaskan
komitmen Permava untuk terus mendukung dan bersinergi dengan aparat keamanan
dalam menjaga situasi kondusif di Kepulauan Kei. “Permava akan terus berperan
sebagai mitra kritis dan konstruktif. Kami ingin membangun sinergi yang positif
antara mahasiswa, aparat, dan masyarakat agar Maluku Tenggara semakin maju dan
damai,” pungkasnya.(GF)
18 Okt 2025, 00:25 WIT
Kapolri Resmikan 35 SPKT di Jajaran Polda Jateng: Wujud Transformasi Pelayanan Publik Polri
Papuanewsonline.com, Semarang — Komitmen
Polri untuk terus meningkatkan pelayanan kepada masyarakat kembali ditunjukkan
melalui peresmian 35 Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) di jajaran Polda
Jawa Tengah. Acara peresmian dipimpin langsung oleh Kapolri Jenderal Polisi
Listyo Sigit Prabowo, Jumat (17/10/2025), di Semarang, Jawa Tengah. Dalam sambutannya, Jenderal Sigit
menegaskan bahwa kehadiran SPKT yang representatif dan profesional merupakan
bagian penting dari transformasi Polri menuju institusi yang semakin modern,
terpercaya, dan humanis. SPKT, kata Sigit, merupakan garda terdepan dalam
memberikan pelayanan kepada masyarakat. “SPKT adalah wajah pertama Polri
di mata masyarakat. Di sinilah kecepatan, keramahan, dan keadilan pelayanan
diuji. Karena itu, pembenahan sistem, fasilitas, dan personel menjadi hal yang
sangat penting,” tegas Kapolri. Kapolri menjelaskan bahwa
perubahan nomenklatur dari Kanit SPKT menjadi Pamapta (Perwira Pengawas
Masyarakat dan Patroli) merupakan langkah strategis Polri untuk meningkatkan
efektivitas kerja dan memperluas fungsi pelayanan masyarakat. Transformasi ini diharapkan mampu
mendorong peningkatan kualitas pelayanan publik di seluruh jajaran Polres dan
Polsek di Indonesia. Dengan sistem yang semakin efisien dan berbasis teknologi,
SPKT kini tidak hanya berfungsi menerima laporan, tetapi juga memberikan
pendampingan awal, informasi hukum, dan koordinasi cepat dengan unit lain untuk
percepatan tindak lanjut. “Perubahan ini bukan sekadar
mengganti nama jabatan, tetapi juga menyangkut perubahan pola pikir dan budaya
kerja agar pelayanan kepada masyarakat semakin cepat, transparan, dan
akuntabel,” ujar Sigit. SPKT memiliki peran vital sebagai
pintu pertama bagi masyarakat yang datang ke kantor polisi untuk melapor,
mengadu, atau meminta bantuan hukum. Oleh karena itu, peningkatan sarana,
prasarana, dan kompetensi personel menjadi fokus utama dalam reformasi pelayanan
Polri. Dengan diresmikannya 35 SPKT di
jajaran Polda Jateng, Polri berharap pelayanan terhadap masyarakat dapat
dilakukan dengan lebih baik, cepat, dan humanis. “Kita ingin masyarakat merasa
nyaman dan terbantu saat berurusan di kantor polisi. Pelayanan harus diberikan
dengan hati dan rasa tanggung jawab,” tambah Kapolri. Kegiatan peresmian ini turut
dihadiri oleh Kapolda Jawa Tengah Irjen Pol. Ahmad Luthfi, pejabat utama Mabes
Polri, para Kapolres jajaran, serta Forkopimda dan tokoh masyarakat setempat. Dalam kesempatan tersebut,
Kapolri juga mengapresiasi jajaran Polda Jateng atas konsistensinya dalam
mengimplementasikan reformasi pelayanan publik Polri. Ia berharap langkah
serupa dapat diikuti oleh Polda lainnya di seluruh Indonesia. “Kami ingin seluruh jajaran Polri
berkomitmen untuk terus berinovasi dalam memberikan pelayanan yang cepat dan
tepat. Polri harus menjadi institusi yang hadir dengan solusi, bukan menambah
masalah,” tegas Sigit di hadapan peserta kegiatan. Melalui peresmian 35 SPKT ini,
Polri kembali menegaskan komitmennya untuk mendekatkan diri kepada masyarakat, mempercepat
respons pelayanan, dan membangun kepercayaan publik. Dengan semangat “Presisi”
(Prediktif, Responsibilitas, dan Transparansi Berkeadilan), Kapolri menekankan
bahwa Polri akan terus beradaptasi dengan perkembangan zaman serta
memaksimalkan peran teknologi digital dalam setiap layanan. “Kami ingin setiap warga yang
datang ke SPKT merasakan bahwa Polri hadir untuk membantu dan melindungi.
Itulah makna sejati pelayanan Polri yang Presisi,” tutup Jenderal Listyo Sigit
Prabowo dengan optimisme.(GF)
18 Okt 2025, 00:19 WIT
Kapolri Resmikan 32 dan Groundbreaking 27 SPPG di Jawa Tengah: Perkuat Program MBG Pemerintah
Papuanewsonline.com, Semarang – Dalam
upaya memperkuat ketahanan pangan dan mendukung program Makan Bergizi Gratis
(MBG) bagi masyarakat, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo meresmikan 32
Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) serta melakukan groundbreaking 27 SPPG
baru di wilayah Polda Jawa Tengah, Jumat (17/10/2025). Acara yang berlangsung di salah
satu lokasi SPPG di Jawa Tengah ini dihadiri oleh pejabat utama Mabes Polri,
Forkopimda Jateng, perwakilan TNI, serta tokoh masyarakat setempat. Kegiatan
tersebut menjadi simbol kuat bahwa Polri bukan hanya hadir sebagai penegak
hukum, tetapi juga sebagai penggerak kesejahteraan masyarakat. Dalam sambutannya, Jenderal
Listyo Sigit Prabowo menegaskan bahwa Polri berkomitmen mengawal seluruh
kebijakan strategis Presiden Prabowo Subianto, termasuk program MBG (Makan
Bergizi Gratis) yang menjadi salah satu prioritas nasional. “Baru saja kita melaksanakan
kegiatan groundbreaking terhadap kurang lebih 27 SPPG, sekaligus meresmikan 32
SPPG yang mulai beroperasi hari ini. Total, ada 100 SPPG di wilayah Polda Jawa
Tengah, menjadikannya provinsi dengan jumlah SPPG terbanyak di Indonesia,”
jelas Kapolri. Hingga saat ini, Polri telah
memiliki 672 SPPG di berbagai daerah dengan total estimasi penerima manfaat
mencapai 2.352.000 orang dan menyerap 33.600 tenaga kerja. Dari jumlah
tersebut, 159 SPPG telah beroperasi penuh, 115 dalam tahap persiapan, 371 masih
dibangun, dan 27 baru memulai groundbreaking. Kapolri menargetkan agar pada
tahun-tahun mendatang, jumlah total SPPG dapat mencapai 1.500 unit di seluruh
wilayah Indonesia. Peresmian 32 SPPG baru di Jawa
Tengah ini diharapkan mampu melayani 97.622 penerima manfaat dan menyerap 1.541
tenaga kerja lokal. Tidak hanya itu, secara keseluruhan, Polri memproyeksikan
keberadaan SPPG di Jawa Tengah dapat memberikan manfaat kepada lebih dari
400.000 orang serta menciptakan lapangan kerja bagi 5.000 masyarakat lokal. “Harapan kita, dari SPPG yang
dibangun oleh Polda Jawa Tengah ini bisa memberikan manfaat yang nyata — tidak
hanya dalam penyediaan makanan bergizi bagi anak-anak dan masyarakat kurang
mampu, tapi juga membuka peluang kerja dan ekonomi baru bagi warga sekitar,”
ujar Kapolri. Dalam arahannya, Kapolri Sigit menekankan
pentingnya standar operasional (SOP) dalam pengelolaan dapur SPPG. Ia
mengingatkan seluruh petugas Polri yang bertugas agar memperhatikan higienitas,
kualitas bahan makanan, serta distribusi yang tepat waktu. “Saya minta setiap personel
benar-benar mengawal prosesnya, mulai dari distribusi bahan makanan, proses
masak, hingga pembagian kepada penerima manfaat. Ini penting agar anak-anak
yang menerima bantuan gizi selalu dalam kondisi sehat dan aman,” tegasnya. Selain itu, Kapolri juga
menginstruksikan adanya checklist evaluasi harian di setiap SPPG.
“Checklist ini digunakan untuk menanyakan kondisi makanan, kualitas rasa, dan
umpan balik dari penerima manfaat. Dengan begitu, setiap hari kita bisa
melakukan kontrol dan perbaikan agar kualitas layanan semakin meningkat,”
tambahnya. Program SPPG merupakan salah satu
bentuk sinergi antara Polri dan pemerintah dalam mewujudkan generasi Indonesia
yang sehat dan cerdas. Melalui penyediaan makanan bergizi, Polri ingin
memastikan anak-anak di seluruh pelosok negeri mendapatkan asupan yang layak,
terutama di daerah-daerah yang sulit dijangkau. Kapolri menegaskan bahwa
pembangunan SPPG bukan sekadar proyek infrastruktur sosial, melainkan investasi
jangka panjang untuk masa depan bangsa.
“Polri akan terus hadir bukan hanya dalam menjaga keamanan, tetapi juga menjadi
bagian dari solusi terhadap persoalan sosial masyarakat. Dengan gizi yang baik,
kita siapkan generasi emas Indonesia 2045,” tutup Jenderal Sigit dengan
optimistis.(GF)
18 Okt 2025, 00:15 WIT
Penembakan Brutal KKB di Nabire: Satu Warga Tewas, Empat Lainnya Luka-Luka
Papuanewsonline.com, Nabire – Suasana
mencekam sempat menyelimuti wilayah Kali Semen, Wadio Atas, Distrik Nabire
Barat, Kabupaten Nabire, pada Jumat (17/10/2025) pagi. Sekitar pukul 10.00 WIT,
sekelompok orang bersenjata yang diduga bagian dari Kelompok Kriminal
Bersenjata (KKB) pimpinan Aibon Kogoya melakukan aksi penembakan brutal
terhadap warga sipil yang sedang melintas di jalur tersebut. Aksi kekerasan ini menyebabkan satu
warga meninggal dunia dan empat lainnya luka-luka. Kendaraan jenis Hilux yang
mereka tumpangi ditemukan dalam kondisi rusak parah, penuh lubang peluru di
bagian bodi dan kaca depan. Menurut keterangan sejumlah
saksi, korban tengah dalam perjalanan dari Nabire menuju area Wadio saat
tiba-tiba terdengar rentetan tembakan dari arah hutan di pinggir jalan. Panik,
sopir berusaha menambah kecepatan, namun beberapa peluru sempat menghantam
kendaraan dan mengenai penumpang di dalamnya. “Suara tembakannya bertubi-tubi.
Kami langsung tiarap di bawah kursi mobil,” ungkap salah satu korban yang
berhasil selamat, masih dalam perawatan di RSUD Nabire. Tak lama setelah kejadian, aparat
gabungan TNI–Polri yang tergabung dalam Satgas Operasi Damai Cartenz tiba di
lokasi untuk mengamankan area serta mengevakuasi korban ke rumah sakit sekitar
pukul 11.05 WIT. Berdasarkan data resmi yang
diterima dari pihak kepolisian, berikut daftar korban dalam insiden tersebut: Masturiyadi (50 tahun) –
mengalami luka tembak di bagian belakang kepala kanan, meninggal dunia di
tempat (MD). Yance Makai (38 tahun) – warga
Kalibobo Putaran 2, mengalami enam luka robek di lengan kiri, bawah ketiak, dan
perut kiri. Aser Kegou (45 tahun) – warga SP2
Nabire Barat, mengalami luka tembak di lengan kiri. Martinus Makai (42 tahun) –
seorang ASN, mengalami luka lecet di wajah akibat serpihan kaca. Ari – warga Kelurahan Wonorejo,
mengalami luka tembak di kedua lengan. Seluruh korban kini tengah
menjalani perawatan intensif di RSUD Nabire, sementara jenazah Masturiyadi
telah disemayamkan di rumah duka untuk proses pemakaman keluarga. Kepala Operasi Damai Cartenz, Brigjen
Pol. Dr. Faizal Ramadhani, S.Sos., S.I.K., M.H., menyampaikan belasungkawa yang
mendalam atas peristiwa tersebut. Ia menegaskan bahwa aparat keamanan akan
menindak tegas kelompok bersenjata yang bertanggung jawab atas aksi keji ini. “Kami mengecam keras penembakan
terhadap warga sipil. Aparat gabungan telah bertindak cepat mengevakuasi
korban, dan kini kami fokus mengejar kelompok pelaku di wilayah perbukitan
sekitar Nabire Barat,” tegas Brigjen Faizal dalam keterangannya. Sementara itu, Wakil Kepala
Operasi, Kombes Pol. Adarma Sinaga, S.I.K., M.Hum., memastikan bahwa pengamanan
di wilayah rawan telah diperketat.
“Kami meningkatkan patroli dan pengawasan di jalur-jalur strategis yang sering
dilalui masyarakat. Keamanan warga adalah prioritas utama,” ujarnya. Hingga Jumat malam, situasi di
lokasi kejadian dilaporkan berangsur kondusif. Aparat masih melakukan penyisiran
dan pengejaran di sekitar lokasi yang diduga menjadi jalur pelarian kelompok
bersenjata. Selain itu, tim investigasi dari Operasi Damai Cartenz juga telah
diterjunkan untuk mengumpulkan keterangan saksi dan barang bukti. Kapolres Nabire menyebut,
masyarakat diminta tetap tenang dan tidak terprovokasi oleh isu yang belum
pasti. Warga juga diimbau membatasi aktivitas di jalur-jalur sepi hingga
situasi benar-benar aman.(GF)
18 Okt 2025, 00:10 WIT
Berita utama
Berita Terbaru
Berita Populer
Video terbaru