Papuanewsonline.com
Berita Pilihan Redaksi
Homepage
Polres Buru Ungkap Kasus Pencurian di Toko Libra, 2 Pelaku Berhasil Ditangkap
Papuanewsonline.com, Buru – Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Buru berhasil mengungkap kasus pencurian dengan pemberatan yang terjadi di Toko Libra, Desa Jikumerasa, Kecamatan Namlea, Kabupaten Buru. Dalam operasi penangkapan yang dilakukan, dua orang pelaku berhasil diamankan dan kini telah ditahan untuk menjalani proses hukum lebih lanjut.Kasus ini berawal dari laporan pemilik toko, Agnes Fransiska Karongkon, yang melaporkan bahwa tempat usahanya disatroni maling pada Rabu (1/10/2025) sekitar pukul 03.00 WIT. Akibat kejadian tersebut, uang tunai sekitar Rp200 juta raib dari laci kasir setelah pelaku mencongkel pintu masuk toko.“Setelah menerima laporan dari korban, kami langsung melakukan olah TKP dan penyelidikan intensif. Berdasarkan rekaman CCTV dan keterangan saksi-saksi, kami berhasil mengidentifikasi pelaku,” ujar Kasi Humas Polres Buru, Ipda Jaya Permana, dalam keterangannya.Dua pelaku yang berhasil ditangkap masing-masing berinisial D.A. alias RJ, warga Hative Kecil Gunung Malintang, Kecamatan Sirimau, Kota Ambon, dan A.S., warga Desa Labuang, Kecamatan Namrole, Kabupaten Buru Selatan.Dari hasil penyelidikan, diketahui bahwa kedua pelaku memiliki peran berbeda. Satu pelaku mencongkel pintu dan mengambil uang dari laci kasir, sementara pelaku lainnya bertugas mengawasi situasi di sekitar lokasi kejadian.“Kedua pelaku akan dijerat dengan Pasal 363 Ayat (1) Ke-3 dan Ke-4 KUHPidana tentang Pencurian Dengan Pemberatan, dengan ancaman hukuman maksimal sembilan tahun penjara,” tegas Ipda Jaya Permana.Saat ini, kedua tersangka telah ditahan di Mapolres Buru. Polisi juga masih melakukan pengembangan untuk memastikan apakah terdapat pihak lain yang turut terlibat dalam aksi kejahatan tersebut.Polres Buru mengimbau masyarakat untuk terus meningkatkan kewaspadaan dan keamanan lingkungan, terutama bagi pelaku usaha yang menyimpan uang tunai dalam jumlah besar.“Kami mengajak masyarakat agar segera melapor ke pihak kepolisian bila melihat aktivitas mencurigakan. Kerjasama masyarakat sangat penting untuk mencegah terjadinya tindak kejahatan serupa,” tambah Ipda Jaya Permana.Dengan terungkapnya kasus ini, Polres Buru menegaskan komitmennya untuk terus menjaga kamtibmas dan memberikan rasa aman bagi masyarakat di wilayah hukum Kabupaten Buru.Keberhasilan pengungkapan ini menunjukkan kecepatan respons dan profesionalisme Satreskrim Polres Buru dalam menangani kasus kejahatan konvensional, sekaligus menegaskan peran Polri dalam menjaga keamanan ekonomi masyarakat di tingkat lokal. PNO-12
19 Okt 2025, 13:07 WIT
Pelaku Tindakan Asusila Anak Diamankan Polisi
Papuanewsonline.com, Buru – Kepolisian Resor (Polres) Buru resmi menahan seorang pria berinisial MK alias Aja, atas dugaan tindak pidana asusila terhadap anak di bawah umur. Penahanan dilakukan pada Jumat malam, 17 Oktober 2025 pukul 22.40 WIT, di Ruang Tahanan Polres Buru, setelah penyidik memperoleh bukti permulaan yang cukup serta keterangan dari korban dan sejumlah saksi.Tersangka diketahui berdomisili di Desa Waplau, Kecamatan Waplau, Kabupaten Buru. Kasus ini berawal dari laporan seorang warga bernama Akhlak Insan pada Rabu pagi, 15 Oktober 2025, yang melaporkan dugaan tindak kekerasan seksual terhadap anaknya, SA (4 tahun).Dari keterangan korban kepada orang tuanya, tersangka diduga membujuk korban dengan memberikan makanan ringan lalu mengajaknya masuk ke dalam rumah. Di tempat itulah diduga perbuatan asusila tersebut dilakukan.Mendengar pengakuan sang anak, orang tua korban segera melapor ke Polres Buru. Pihak kepolisian pun bergerak cepat melakukan penyelidikan hingga akhirnya mengamankan tersangka untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut.Berdasarkan hasil penyidikan awal, MK alias Aja diduga melanggar:Pasal 81 Ayat (2) Undang-Undang RI Nomor 17 Tahun 2016 tentang Perlindungan Anak, jo. Pasal 76D Undang-Undang RI Nomor 35 Tahun 2014 tentang Perubahan atas UU Nomor 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak.Kapolres Buru melalui Kasi Humas Ipda Jaya Permana menegaskan bahwa penahanan terhadap tersangka dilakukan demi kelancaran proses penyidikan dan untuk mencegah kemungkinan tersangka melarikan diri, menghilangkan barang bukti, atau mengulangi perbuatannya.“Kasus ini menjadi perhatian serius kami. Polres Buru berkomitmen menegakkan hukum secara tegas terhadap setiap bentuk kekerasan seksual, terutama yang melibatkan anak-anak sebagai korban,” ujar Ipda Jaya Permana.Polres Buru juga mengimbau masyarakat untuk tidak ragu melapor apabila mengetahui atau mengalami tindak kekerasan seksual, agar segera dapat ditindaklanjuti sesuai ketentuan hukum yang berlaku.Proses penyidikan masih terus berlangsung. Penyidik akan mendalami keterangan tambahan guna mengungkap seluruh fakta dan memastikan korban mendapatkan pendampingan serta perlindungan yang layak.Polres Buru menegaskan bahwa kasus kekerasan seksual terhadap anak merupakan extraordinary crime yang akan ditindak secara tegas tanpa kompromi, sejalan dengan komitmen Polri dalam melindungi hak-hak anak dan menjaga rasa aman di tengah masyarakat. PNO-12
19 Okt 2025, 12:56 WIT
Polres Buru Jadi Pelopor Pangan Tangguh, Dukung Petani Lokal Lewat Bantuan Bibit Jagung
Papuanewsonline.com, Buru – Kepolisian Resor (Polres) Buru menunjukkan komitmennya dalam mendukung Program Ketahanan Pangan Nasional 2025 dengan menyerahkan secara simbolis bibit jagung pipil kepada masyarakat melalui Kepala Desa Awilinan, Malka Aziz, A.Md. Penyerahan berlangsung di Aula Endra Dharmalaksana Polres Buru, Sabtu (18/10/2025).Kegiatan ini turut dihadiri para Pejabat Utama (PJU) Polres Buru dan Kapolsek Air Buaya. Langkah ini menjadi bentuk nyata dukungan Polres Buru terhadap upaya pemerintah memperkuat sektor pertanian sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat desa.Kapolres Buru, AKBP Sulastri Sukidjang, dalam sambutannya menegaskan bahwa ketahanan pangan merupakan fondasi utama bagi stabilitas sosial dan ekonomi bangsa.“Polres Buru akan terus berperan aktif dalam mendukung masyarakat melalui program pemberdayaan dan pendampingan di sektor pertanian. Ini adalah bagian dari pengabdian Polri untuk mewujudkan masyarakat yang mandiri dan sejahtera,” ujar AKBP Sulastri.Sementara itu, Kepala Desa Awilinan Malka Aziz menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas dukungan yang diberikan jajaran Polres Buru.“Bibit jagung ini akan kami manfaatkan sebaik-baiknya untuk meningkatkan hasil pertanian dan memperkuat perekonomian desa. Dukungan ini sangat berarti bagi masyarakat kami,” ungkapnya.Acara penyerahan berlangsung dalam suasana penuh keakraban dan kebersamaan, mencerminkan sinergi yang kuat antara Polri dan masyarakat dalam membangun ketahanan pangan yang berkelanjutan di Kabupaten Buru.Melalui program ini, Polres Buru berharap dapat menjadi motor penggerak bagi masyarakat dalam mengoptimalkan potensi pertanian lokal, sekaligus memperkuat ketahanan pangan nasional di wilayah Maluku.Langkah Polres Buru ini sejalan dengan program prioritas Kapolri Jenderal Polisi Drs. Listyo Sigit Prabowo, M.Si., yang menekankan pentingnya peran Polri dalam mendukung ketahanan pangan, pemberdayaan ekonomi masyarakat, dan stabilitas nasional. PNO-12
19 Okt 2025, 12:49 WIT
Polres SBB Ringkus Dua Pelaku Judi Sabung Ayam
Papuanewsonline.com, SBB - Polres Seram Bagian Barat kembali menunjukkan komitmennya dalam memberantas praktik perjudian di wilayah hukumnya. Pada hari Sabtu, 18 Oktober 2025, Tim Opsnal Polres SBB berhasil menangkap dua orang tersangka berinisial J dan LI dalam operasi tangkap tangan saat melakukan judi sabung ayam.Keduanya diamankan di lokasi sabung ayam yang berada di wilayah Dusun Wael dan Dusun Talaga Piru, Desa Piru, Kecamatan Seram Barat, Kabupaten Seram Bagian Barat. Saat penggerebekan berlangsung, sejumlah rekan tersangka melarikan diri ke dalam hutan. Dari tangan tersangka J dan LI, petugas berhasil menyita barang bukti berupa tiga ekor ayam yang digunakan untuk sabung, uang tunai sebesar Rp. 209.000 yang merupakan sisa dari uang taruhan, serta tujuh unit sepeda motor yang digunakan sebagai sarana pendukung dalam kegiatan perjudian.Kapolres Seram Bagian Barat, AKBP Andi Zulkifli, S.I.K., M.M. menjelaskan bahwa kedua akan menjalani masa penahanan selama 20 hari di Rutan Polres Seram Bagian Barat, terhitung sejak tanggal 18 Oktober 2025 hingga 6 November 2025. Keduanya dijerat dengan pasal 303 ke-1 dan ke-3, dan/atau pasal 303 ayat (1) dan (2) KUHPidana tentang tindak pidana perjudian, dengan ancaman hukuman maksimal 10 tahun penjara serta denda sebesar Rp25 juta.AKBP Andi Zulkifli menegaskan bahwa pihaknya tidak akan main-main dalam memberantas segala bentuk perjudian di Kabupaten Seram Bagian Barat, khususnya sabung ayam yang semakin marak dan meresahkan masyarakat. Ia juga menyatakan bahwa kepolisian akan terus meningkatkan kegiatan patroli dan operasi penegakan hukum terhadap pelaku perjudian maupun pihak-pihak yang terlibat.Ia turut mengimbau kepada seluruh masyarakat Kabupaten Seram Bagian Barat agar menjauhi segala bentuk praktik perjudian dan tidak memberikan ruang bagi kegiatan-kegiatan yang melanggar hukum.“Kami mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama menjaga situasi kamtibmas yang aman dan kondusif. Jangan terlibat dalam aktivitas perjudian dalam bentuk apa pun. Apabila mengetahui adanya praktik perjudian atau tindak pidana lainnya, segera laporkan kepada pihak kepolisian. Peran serta masyarakat sangat penting untuk mendukung terciptanya lingkungan yang tertib dan bebas dari kejahatan,” ujar Kapolres.Polres Seram Bagian Barat berkomitmen untuk terus hadir di tengah masyarakat dalam menciptakan rasa aman, serta menindak tegas setiap pelanggaran hukum demi terciptanya Kabupaten Seram Bagian Barat yang bersih dari praktik perjudian dan tindak kriminal lainnya. PNO-12
19 Okt 2025, 12:39 WIT
Suriel Carlos Apresiasi Satgas Ops Damai Cartenz Dalam Menjaga Kamtibmas
Papuanewsonline.com, Jayapura - Tokoh Pemuda Tanah Tabi, Suriel Carlos A. Taurui, menyatakan dukungan penuh terhadap Satgas Operasi Damai Cartenz yang terus berupaya menjaga stabilitas keamanan di Tanah Papua. (Kamis/16/10/2025).Carlos Taurui menegaskan, keberadaan Satgas Damai Cartenz telah memberikan rasa aman bagi masyarakat di tanah papua melalui berbagai langkah nyata di lapangan. Ia juga mendukung penegakan hukum terhadap kelompok kriminal bersenjata (KKB) yang kerap mengganggu ketertiban dan keamanan warga masyakarat di Papua.“Kami memberikan apresiasi atas kerja nyata, keberhasilan, dan komitmen Satgas Ops Damai Cartenz dalam menjaga Papua tetap aman, damai, dan tenteram,” ujar Carlos.Ia berharap seluruh elemen masyarakat dapat bersatu menjaga kedamaian dan tidak mudah terprovokasi oleh isu-isu yang dapat memecah belah persatuan di Bumi Cenderawasih.“Papua damai adalah harapan kita semua,” tegasnya. PNO-12
18 Okt 2025, 18:57 WIT
Polda Maluku Apresiasi Festival Benteng Victoria: Tingkatkan Pariwisata dan Perekonomian Masyarakat
Papuanewsonline.com, Ambon - Kabid Humas Polda Maluku, Kombes Pol Rositah Umasugi S.I.K, memberikan apresiasi atas pelaksanaan kegiatan Festival Benteng Victoria oleh Balai Pelestarian Kebudayaan Kementerian Kebudayaan RI bersama Pemerintah Provinsi Maluku.Apresiasi tersebut disampaikan Kombes Rositah saat menghadiri kegiatan tersebut mewakili Kapolda Maluku di lapangan Merdeka, kota Ambon, Jumat (17/10/2025).Dengan mengusung tema "Toma Maju Berbudaya" kegiatan yang berlangsung meriah ini dibuka oleh Wakil Menteri Dalam Negeri Republik Indonesia, Bima Arya Sugiarto. Turut hadir Kepala Balai Pelestarian Kebudayaan Wilayah XX Kementerian Kebudayaan RI, Gubernur Maluku, Wakil Gubernur Maluku, Sekda Provinsi Maluku, Walikota dan Wakil Walikota Ambon serta Forkopimda Provinsi dan Kota Ambon.Festival Benteng Victoria dilaksanakan dengan tujuan pelestarian dan pengembangan warisan budaya. Ini juga untuk mendorong kreativitas dan inovasi seni dan budaya, serta membangun identitas dan komunitas. "Kami menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan festival benteng Victoria," kata Kabid Humas Kombes Rositah Umasugi.Kegiatan yang dimeriahkan oleh ratusan peserta karnaval budaya nusantara ini, kata Kombes Rositah, dapat meningkatkan kesadaran dan apresiasi masyarakat terhadap budaya serta kerjasama antarbudaya dan Internasional."Semoga kegiatan ini dapat menjadi daya tarik pariwisata bagi wisatawan lokal, nasional maupun internasional sehingga bisa meningkatkan perekonomian di Maluku," harapnya.Polda Maluku, lanjut Kombes Rositah, siap menjamin keamanan dan mendorong peningkatan pariwisata di provinsi Maluku. "Saatnya Maluku bangkit dengan dunia pariwisatanya. Kami mengajak seluruh elemen masyarakat untuk dapat menjaga situasi kamtibmas yang kondusif," pintanya.Menurutnya, situasi kamtibmas yang kondusif di setiap lokasi wisata akan menumbuhkan rasa aman, nyaman bagi wisatawan yang datang."Semoga Maluku terus aman, agar dunia pariwisata dapat meningkat, yang tentunya berdampak pada peningkatan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat," harapnya. PNO-12
18 Okt 2025, 13:12 WIT
Kunjungi Call Center 110, Kapolda Maluku: Optimalkan Layanan Cepat dan Responsif untuk Masyarakat
Papuanewsonline.com, Ambon – Kepala Kepolisian Daerah Maluku, Irjen Pol Prof. Dr. Dadang Hartanto, S.H., S.I.K., M.Si, meninjau langsung pengoperasian Call Center 110 Polda Maluku yang bertempat di ruang Command Center lantai IV Mapolda Maluku, Jumat (17/10/2025).Pengecekan yang dilakukan secara langsung oleh Kapolda Maluku ini bertujuan untuk memastikan kesiapan sistem, personel, dan fasilitas pendukung dalam memberikan pelayanan cepat tanggap kepada masyarakat.Dalam pengecekan tersebut, hadir mendampingi Kapolda yaitu Karo Ops Polda Maluku, Direktur Intelkam, Direktur Reskrimum, Kabid TIK, Ka SPKT, serta Ka Siaga Call Center 110.Kapolda Maluku saat mengunjungi layanan tersebut melakukan pemeriksaan menyeluruh terhadap berbagai aspek operasional, mulai dari kesiapan personel, sistem data, hingga kelengkapan fasilitas teknologi yang digunakan dalam mendukung layanan pengaduan masyarakat melalui Call Center 110. Orang nomor 1 Polda Maluku ini menekankan pentingnya fungsi layanan call center tersebut sebagai garda terdepan dalam menerima, merespons, serta menindaklanjuti laporan masyarakat secara cepat, akurat, dan humanis.Menurutnya, sistem Call Center 110 merupakan sarana penting Polri dalam memperkuat komunikasi dua arah dengan masyarakat. Olehnya itu, kualitas layanan, kemampuan personel, serta keakuratan data menjadi kunci utama keberhasilan dalam memberikan respons cepat terhadap setiap laporan atau kejadian di wilayah hukum Polda Maluku.“Saya melihat perlu adanya perombakan dan pembenahan terhadap sistem kerja Call Center 110 ini. Mulai dari kinerja personel, tata cara pelaksanaan tugas, hingga panel data kerawanan yang ditampilkan. Semua harus diperbaiki dan dimatangkan agar pelayanan kepada masyarakat bisa berjalan optimal,” tegasnya.Irjen Dadang Hartanto juga menekankan bahwa panel data kerawanan wilayah yang ditampilkan pada sistem harus terus diperbarui secara berkala. Pembaruan data tersebut penting untuk membantu pengambilan keputusan cepat dan penentuan langkah-langkah taktis dalam penanganan potensi gangguan kamtibmas. “Data kerawanan harus selalu diupdate, karena dari situ kita bisa mengetahui dinamika lapangan secara real time. Ini penting sebagai dasar pengambilan tindakan cepat di lapangan,” tambahnya.Selain itu, Kapolda menyoroti pentingnya peningkatan kemampuan personel dalam hal komunikasi, pelayanan publik, serta koordinasi dengan satuan fungsi terkait. Ia meminta agar para operator dan petugas Call Center 110 memiliki kepekaan terhadap situasi masyarakat, mampu memberikan respon yang solutif, dan tetap menjaga etika komunikasi yang baik dalam setiap interaksi dengan masyarakat.“Call Center 110 ini merupakan wajah Polri di mata masyarakat. Setiap kata dan tindakan dari petugas mencerminkan institusi. Oleh karena itu, profesionalisme, kecepatan, dan keramahan menjadi hal yang tidak bisa ditawar,” ujar Kapolda.Ia juga mengingatkan agar pengawasan dan evaluasi terhadap kinerja layanan terus dilakukan secara rutin. Menurutnya, pelayanan publik yang berbasis teknologi seperti Call Center 110 harus dikelola secara dinamis, adaptif terhadap perkembangan kebutuhan masyarakat, serta didukung oleh sistem monitoring yang efektif.Di akhir kegiatan, Kapolda kembali menegaskan komitmen Polda Maluku untuk terus berinovasi dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat melalui pemanfaatan teknologi informasi yang tepat guna.“Harapan saya, dengan adanya pembenahan ini, Call Center 110 benar-benar menjadi sarana komunikasi yang responsif dan dapat diandalkan oleh masyarakat Maluku. Polri harus terus hadir, siap melayani, dan memberikan rasa aman kepada seluruh warga,” tutup Kapolda. PNO-12
18 Okt 2025, 12:59 WIT
Kapolda Maluku Terima Audiensi Pimpinan BNI Ambon
Papuanewsonline.com, Ambon – Kepala Kepolisian Daerah Maluku, Irjen Pol Prof. Dr. Dadang Hartanto, S.H., S.I.K., M.Si, didampingi Wakapolda Maluku Brigjen Pol. Imam Thobroni S.I.K menerima audiensi dari jajaran Pimpinan Bank Negara Indonesia (BNI) Cabang Ambon.Pertemuan yang dilangsungkan di ruang tamu Kapolda Maluku pada Jumat (17/10/2025) untuk mempererat sinergi dalam mendukung pembangunan ekonomi daerah serta optimalisasi pelayanan keuangan bagi personel kepolisian.Turut hadir dalam pertemuan tersebut Direktur Pamobvit, Dansat Brimob, serta pejabat Bidkeu Polda Maluku. Sementara dari pihak BNI hadir RCEO BNI Wilayah 07 Muhammad Arafat, Area Head Wilayah 07 I Made Suyanta Yoga dan Yari Yudho Purwanto, Departemen Head RBD Wilayah 07 Emirat Rusli, serta Branch Manager BNI Ambon Alexander R. Naping.Kapolda Maluku menyampaikan apresiasi atas kunjungan jajaran BNI Ambon. Ia menegaskan pentingnya kolaborasi strategis antara Polda Maluku dan lembaga perbankan dalam mendukung stabilitas ekonomi daerah. “BNI merupakan mitra paling dekat dengan kami. Saya berharap kerja sama yang sudah terjalin dapat terus diperkuat, baik dalam pengelolaan keuangan personel maupun dalam mendorong kegiatan ekonomi yang bermanfaat bagi masyarakat,” ujar Kapolda.Kapolda juga menyoroti bahwa sebagian besar sistem remunerasi anggota Polri di lingkungan Polda Maluku difasilitasi oleh BNI. Menurutnya, kehadiran BNI dalam menyalurkan remunerasi memiliki dampak positif bagi roda perekonomian daerah. “Remunerasi yang dikelola melalui BNI menjadi salah satu faktor penggerak ekonomi lokal. Ini adalah kontribusi yang sering kali tidak disadari, tetapi sangat berpengaruh terhadap perputaran uang di wilayah Maluku,” ungkap Kapolda Irjen Dadang Hartanto.Kapolda berharap BNI dapat terus mendukung berbagai program kesejahteraan anggota Polri, pengembangan koperasi Merah Putih dan fasilitas kredit rumah bersubsidi. “Kami berharap peran serta BNI dapat terus ditingkatkan dalam mendukung program pemerintah serta kegiatan ekonomi produktif bagi anggota dan masyarakat,” tambahnya.Sementara itu, RCEO BNI Wilayah 07 Muhammad Arafat menyampaikan terima kasih atas kesempatan audiensi tersebut. Ia menegaskan komitmen BNI untuk terus memberikan layanan terbaik bagi Polda Maluku serta berperan aktif dalam mendorong pertumbuhan ekonomi di wilayah kepulauan. “Kami datang untuk bersilaturahmi dan memperkuat kerja sama dengan Polda Maluku. Kami berkomitmen untuk mendukung berbagai kegiatan, baik di bidang keuangan maupun dalam membantu realisasi program prioritas pemerintah,” ungkapnyaArafat juga menjelaskan bahwa BNI Cabang Ambon memiliki 14 outlet yang tersebar di seluruh wilayah Maluku, termasuk 9 di antaranya berada di kawasan kepulauan. BNI, kata dia, terus berupaya untuk meningkatkan akses layanan keuangan dan memperluas program-program pemerintah di bidang ekonomi. “Target kami tahun ini adalah menyalurkan 7.000 dari 25.000 program pembiayaan yang telah ditetapkan, sebagai bagian dari dukungan terhadap pertumbuhan ekonomi daerah,” terangnya.Dalam kesempatan tersebut, pihak BNI juga menyampaikan apresiasi atas kepercayaan yang diberikan Polda Maluku dalam menjalin kemitraan selama ini. Mereka berharap kerja sama yang baik ini dapat terus berlanjut dan berkembang dalam berbagai aspek pelayanan dan pemberdayaan ekonomi masyarakat. PNO-12
18 Okt 2025, 12:52 WIT
Kapolda Maluku Pimpin Upacara Pemberangkatan Personel Brimob BKO Polda Papua
Papuanewsonline.com, Ambon - Kepala Kepolisian Daerah Maluku, Irjen Pol Prof. Dr. Dadang Hartanto, S.H., S.I.K., M.Si, memimpin langsung upacara Pemberangkatan Personel Satuan Brimob Polda Maluku Bawah Kendali Operasi (BKO) Polda Papua.Pemberangkatan sebanyak 100 personel Brimob Polda Maluku ini secara resmi dilepas Kapolda di Lapangan Letkol Pol Chr. Tahapary, Tantui, Kota Ambon, Jumat (17/10/2025) pukul 15.00 WIT. Turut hadir Wakapolda Maluku Brigjen Pol. Imam Thobroni S.I.K., M.H, dan para Pejabat Utama (PJU) Polda Maluku.Ratusan personel Brimob Polda Maluku akan ditugaskan dalam Satgas Operasi Amole II Tahun 2025 di wilayah hukum Polda Papua. Operasi ini merupakan bagian dari pengamanan objek vital nasional di area PT Freeport Indonesia.Dalam amanatnya, Kapolda Maluku menyampaikan rasa bangga dan apresiasinya atas kepercayaan yang diberikan pimpinan Polri kepada Satuan Brimob Polda Maluku untuk kembali terlibat dalam operasi berskala nasional. “Pimpinan Polri memberikan kepercayaan besar kepada kita. Ini adalah bentuk penghargaan atas dedikasi dan profesionalisme Brimob Polda Maluku yang telah terbukti dalam berbagai penugasan sebelumnya,” kata Kapolda.Operasi Amole II Tahun 2025, kata Kapolda, merupakan tugas strategis yang menuntut kesiapan fisik, mental, dan spiritual. “Tugas ini bukan hanya tentang menjaga keamanan, tetapi juga menjaga kehormatan institusi dan membawa nama baik Polda Maluku. Kita harus hadir memberikan rasa aman bagi masyarakat serta mendukung kelancaran kegiatan di kawasan PT Freeport Indonesia,” ungkapnya.Kapolda juga mengingatkan setiap penugasan operasi memiliki risiko dan tantangan tersendiri, terutama di wilayah Papua yang memiliki kondisi geografis dan sosial yang unik. Untuk itu, ia menekankan pentingnya kesiapsiagaan dan profesionalisme seluruh personel. “Kenali wilayah tugas, jaga sikap, dan pahami dinamika masyarakat setempat. Jangan mudah terprovokasi dan tetap fokus pada misi utama yaitu menjaga keamanan dan ketertiban,” tegasnya.Kepada ratusan personel BKO, Kapolda Maluku juga menitipkan enam pesan penting untuk selalu dijalankan. Pertama, tingkatkan ketakwaan kepada Tuhan Yang Maha Esa, serta biasakan berdoa sebelum dan sesudah melaksanakan tugas.Kedua, gunakan dan jaga peralatan dengan baik sesuai dengan kemampuan yang telah dilatihkan.Ketiga, pahami karakter wilayah penugasan dan jaga perilaku agar tidak melakukan pelanggaran.Empat, laksanakan koordinasi dengan unsur pengamanan lainnya untuk efektivitas tugas.Kelima, ciptakan rasa aman di wilayah penugasan dan bijak dalam menyikapi setiap informasi maupun pemberitaan di media.Enam, jaga kesehatan fisik dan mental, serta laksanakan tugas sesuai prosedur dan aturan yang berlaku.Seluruh personel juga diminta untuk selalu menjaga kehormatan institusi dan pulang dalam keadaan lengkap serta selamat. “Satu SSK berangkat 100 orang, maka harus kembali 100 orang juga tanpa kurang satu pun. Jaga diri, jaga nama baik Polri, Korps Brimob, dan Polda Maluku. Brimob Maluku harus terus bikin bae!” tegasnya penuh semangat. PNO-12
18 Okt 2025, 12:41 WIT
Berita utama
Berita Terbaru
Berita Populer
Video terbaru