logo-website
Rabu, 11 Mar 2026,  WIT
Berita Pilihan Redaksi Homepage
Perebutan 12 Jabatan Kepala OPD Mimika: 59 Kandidat Lolos Seleksi Administrasi Papuanewsonline.com, Mimika – Perebutan kursi pimpinan di lingkungan Pemerintah Kabupaten Mimika memasuki fase penting. Sebanyak 59 kandidat resmi dinyatakan lolos seleksi administrasi untuk mengisi 12 jabatan kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD). Hasil seleksi diumumkan Panitia Seleksi (Pansel) melalui surat bernomor 003/PANSEL-SELTER/MMK/2025, tertanggal 29 Agustus 2025. Ketua Panitia Seleksi, Silwanus Sumule, menegaskan bahwa proses seleksi dilakukan secara terbuka, akuntabel, dan mengedepankan prinsip meritokrasi. “Kami ingin memastikan bahwa pejabat yang nantinya menduduki kursi strategis benar-benar mereka yang berkompeten, berintegritas, serta memiliki visi besar untuk membangun Mimika,” ujarnya. Dengan diumumkannya hasil seleksi administrasi, para kandidat akan melanjutkan ke tahap berikutnya, yaitu uji kompetensi manajerial dan kompetensi sosial kultural. Tahapan ini dijadwalkan berlangsung pada Selasa hingga Jumat, 2–5 September 2025, mulai pukul 09.00 WIT di Ballroom Lantai 2 Hotel Horison Ultima, Timika. Peserta diharapkan hadir tepat waktu dan mempersiapkan diri secara maksimal. Panitia juga menegaskan bahwa seluruh proses seleksi akan diawasi ketat untuk menjamin transparansi serta menghindari adanya praktik-praktik yang mencederai integritas seleksi. Nama-nama peserta yang lolos tidak hanya diumumkan lewat surat resmi, tetapi juga dipublikasikan melalui akun media sosial resmi BKPSDM Kabupaten Mimika, yakni Instagram @bkpsdmmimikaofficial dan Facebook Bkapsdm Mimika. Langkah ini dinilai penting untuk memperluas akses informasi sekaligus menjawab kebutuhan masyarakat yang ingin mengetahui perkembangan seleksi. Peserta pun diimbau untuk terus memantau informasi terbaru melalui kanal resmi tersebut agar tidak ketinggalan pengumuman penting. Wakil Bupati Mimika, Emanuel Kemong, memberikan pesan khusus bagi para kandidat yang melaju ke tahap berikutnya. Ia menekankan pentingnya komunikasi aktif dengan bagian kepegawaian untuk memastikan semua persyaratan dipenuhi. “Mereka yang sudah ikut itu, kalau ada yang kurang jelas bisa ditanyakan ke Kabag Kepegawaian apa yang harus dilengkapi bagi mereka yang lulus. Ini baru tahap administrasi. Besok kita lanjut dengan ujian berikutnya sampai pada tahap akhir,” tegasnya. Lebih jauh, Wabup Emanuel berharap agar seluruh peserta mengikuti proses seleksi dengan jujur, sportif, dan penuh tanggung jawab. “Kita ingin pejabat Mimika lahir dari proses yang bersih, transparan, dan dapat dipertanggungjawabkan,” tambahnya. Sebagaimana diketahui, jabatan Kepala OPD di lingkup Pemkab Mimika merupakan posisi strategis yang akan sangat menentukan arah kebijakan daerah. Dari perencanaan pembangunan, pengelolaan keuangan, hingga pelayanan publik, semua ditentukan oleh kualitas kepemimpinan di level OPD. Dengan 12 kursi yang diperebutkan, persaingan antar kandidat dipastikan akan berlangsung ketat. Hanya mereka yang mampu menunjukkan kapasitas, kapabilitas, dan komitmen pengabdian yang akan melangkah ke babak akhir seleksi. Masyarakat Mimika menaruh harapan besar pada proses seleksi ini. Banyak pihak menilai, suksesnya seleksi terbuka akan berdampak langsung pada kualitas pelayanan publik dan percepatan pembangunan daerah. “Pemimpin OPD yang baru harus bisa menjawab kebutuhan masyarakat Mimika, bukan hanya duduk di kursi jabatan,” ujar salah satu tokoh masyarakat di Timika yang enggan disebut namanya. Penulis: Jid   Editor: GF   01 Sep 2025, 15:51 WIT
Wabup Mimika Ingatkan Warga Tidak Mudah Terprovokasi Aksi Demo Papuanewsonline.com, Mimika – Wakil Bupati Mimika, Emanuel Kemong, memberikan imbauan tegas kepada masyarakat agar tidak mudah terprovokasi oleh ajakan-ajakan yang dapat memicu aksi demonstrasi anarkis. Hal ini disampaikan saat dirinya memimpin apel gabungan di Pusat Pemerintahan Mimika, Senin (1/9/2025). Dalam arahannya, Wabup menekankan bahwa keamanan dan ketertiban di Kabupaten Mimika adalah tanggung jawab bersama seluruh elemen masyarakat. Ia mengingatkan bahwa aksi-aksi provokatif yang terjadi di beberapa daerah lain tidak boleh dijadikan alasan untuk menciptakan keresahan di tanah Amungsa. “Kita wajib menjaga daerah kita, jangan sampai ada isu-isu yang ingin memprovokasi daerah ini, lalu kita ikut memboncenginya. Hari ini saya tegaskan, kita memberi penjelasan yang benar, bila di tempat lain terjadi, Mimika kita jaga aman,” ujar Wabup dengan nada tegas. Wabup juga menaruh perhatian khusus kepada Aparatur Sipil Negara (ASN). Ia meminta seluruh pimpinan OPD agar memastikan setiap staf di lingkungannya menjadi teladan dalam sikap dan perilaku, serta tidak ikut menyebarkan isu yang dapat menimbulkan keresahan. “ASN harus jadi contoh, bekerja dengan baik, memberi pelayanan maksimal, dan tidak ikut menyebarkan kabar yang tidak benar. Justru ASN yang harus memberi pencerahan dan pemahaman kepada masyarakat,” jelasnya. Selain menyoroti potensi provokasi, Wabup Emanuel juga mengingatkan bahwa banyak masyarakat Mimika yang menaruh harapan besar pada pemerintah, terutama dalam hal pembangunan. Menurutnya, pemerintah hadir bukan hanya lewat kebijakan, tetapi juga lewat kehadiran nyata dalam menjawab kebutuhan warga. “Masyarakat menunggu kehadiran kita. Mari kita berikan penjelasan dan pencerahan lewat program-program yang ada. Jangan biarkan mereka bingung dan kemudian mudah dihasut,” tambahnya. Di akhir arahannya, Wabup Emanuel Kemong menegaskan kembali bahwa Mimika adalah rumah bersama yang harus dijaga oleh semua pihak. Ia mengajak masyarakat untuk tetap tenang, kompak, dan tidak memberi ruang bagi pihak-pihak yang ingin merusak persatuan. “Persatuan dan kedamaian adalah kunci. Jangan mudah dipecah belah oleh isu atau ajakan yang tidak jelas. Pemerintah akan selalu hadir bersama masyarakat,” pungkasnya.   Penulis: Jid Editor: GF 01 Sep 2025, 15:39 WIT
Polri Pastikan Langkah Penanganan Aksi Anarkis Sesuai Aturan Papuanewsonline.com, Jakarta — Kepolisian Republik Indonesia (Polri) memastikan setiap langkah yang diambil aparat keamanan dalam menghadapi dinamika situasi terkini, khususnya aksi-aksi anarkis yang muncul di sejumlah wilayah, dilakukan secara terukur, profesional, serta berlandaskan hukum yang berlaku. Hal tersebut ditegaskan oleh Kepala Divisi Humas Polri, Inspektur Jenderal Polisi Sandi Nugroho, dalam keterangan pers resmi di Jakarta, Sabtu (30/8/2025). Penegasan ini juga sejalan dengan arahan langsung dari Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo. Dalam penjelasannya, Irjen. Sandi mengungkapkan bahwa Presiden RI telah memberikan arahan kepada Kapolri dan Panglima TNI untuk mengambil langkah tegas dalam menindak segala bentuk tindakan anarkis. Namun demikian, ia menegaskan bahwa semua tindakan aparat tetap berada dalam koridor hukum dan aturan yang berlaku. “Seluruh langkah yang dilakukan Polri dan TNI di lapangan bersifat terukur, profesional, dan sesuai dengan kewenangan serta peraturan yang berlaku. Kami pastikan penanganan dilakukan dengan penuh tanggung jawab,” ujar Irjen. Pol. Sandi Nugroho. Lebih jauh, Polri memastikan seluruh standar operasional prosedur (SOP) diterapkan secara disiplin dalam setiap tahapan penanganan situasi. Prioritas utama adalah melindungi keselamatan masyarakat, aparat keamanan, markas komando, asrama, hingga objek vital nasional. “Polri memastikan seluruh SOP dan pentahapan penanganan dijalankan dengan ketat. Fokus kami adalah melindungi masyarakat, anggota, markas komando, asrama, dan objek vital lainnya agar situasi tetap aman dan terkendali,” tegas Sandi. Kadiv Humas Polri juga menegaskan bahwa seluruh jajaran mulai dari Polda, Polres hingga Polsek diminta untuk menindaklanjuti arahan Kapolri dengan cepat, tepat, dan profesional. “Kami sudah menginstruksikan kepada seluruh jajaran agar menindaklanjuti arahan Bapak Kapolri secara serius dan terukur. Kompulir data, buat perencanaan matang, dan siapkan personel serta sarana prasarana agar langkah yang diambil benar-benar proporsional,” jelasnya. Ia menambahkan, sinergi TNI-Polri menjadi kunci dalam menjaga stabilitas keamanan, termasuk dalam memulihkan situasi jika terjadi eskalasi di lapangan. Tak hanya menyampaikan pesan kepada internal Polri, Irjen. Sandi juga mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk bersama-sama menjaga situasi tetap kondusif. “Kami menghormati hak masyarakat dalam menyampaikan pendapat, tetapi pelaksanaannya harus mematuhi ketentuan hukum dan tidak menimbulkan kerugian bagi kepentingan umum. Mari kita jaga ketertiban, kita dukung upaya TNI-Polri dalam menjaga stabilitas keamanan,” pungkasnya. (GF) 31 Agu 2025, 19:47 WIT
Polda Maluku Tetapkan Tersangka Kasus Pembakaran di Hunut Papuanewsonline.com, Ambon — Kepolisian Daerah (Polda) Maluku melalui Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) resmi menetapkan satu tersangka dalam kasus dugaan tindak pidana pembakaran dan pengrusakan yang terjadi di Desa Hunut, Kota Ambon. Perkembangan terbaru penanganan perkara ini disampaikan oleh Direktur Reskrimum Polda Maluku, Komisaris Besar Polisi Dasmin Ginting, S.I.K., didampingi Kepala Bidang Humas Polda Maluku, Komisaris Besar Polisi Rositah Umasugi, S.I.K., dalam konferensi pers yang digelar di Markas Ditreskrimum Polda Maluku, Sabtu (30/8/2025). Dalam pernyataannya, Kombes Pol Dasmin Ginting mengungkapkan bahwa pihaknya telah menetapkan seorang tersangka berinisial I.S. setelah melalui rangkaian penyelidikan mendalam. "Hingga hari ini, penyidik telah memeriksa sebanyak 33 orang saksi. Dari hasil pemeriksaan serta alat bukti yang cukup, kami resmi menetapkan satu orang tersangka berinisial I.S," ujar Dasmin. Tersangka I.S dijerat dengan Pasal 406 KUHP tentang perusakan barang, dengan ancaman pidana maksimal dua tahun delapan bulan penjara. Menurutnya, penetapan tersangka ini menjadi bukti keseriusan Polda Maluku dalam memberikan rasa keadilan kepada korban sekaligus menjaga kepercayaan publik terhadap institusi kepolisian. Meski telah menetapkan tersangka, Polda Maluku menegaskan penyidikan masih terus berjalan. Rencananya, pada Senin, 1 September 2025, penyidik akan memanggil 14 orang saksi tambahan. "Tujuh orang di antaranya adalah saksi yang sebelumnya telah diperiksa dan akan kami mintai keterangan lebih lanjut. Sementara tujuh lainnya merupakan saksi baru. Kami sangat mengharapkan kerja sama dari semua pihak agar hadir memenuhi panggilan penyidik," jelas Dasmin. Dalam kesempatan yang sama, Kabid Humas Polda Maluku, Kombes Pol Rositah Umasugi, mengimbau seluruh masyarakat, khususnya warga Kota Ambon, agar tetap menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas). "Kami meminta masyarakat untuk tetap tenang, tidak mudah terprovokasi oleh isu-isu yang tidak dapat dipertanggungjawabkan, terutama yang beredar di media sosial," tegas Rositah. Ia menambahkan, sesuai arahan Kapolda Maluku, pihaknya memastikan seluruh penanganan perkara dilakukan secara profesional, transparan, dan sesuai prosedur hukum yang berlaku. "Polda Maluku berkomitmen mengusut tuntas kasus ini secara terbuka agar masyarakat mendapatkan kepastian hukum sekaligus menjaga stabilitas kamtibmas di Maluku," pungkasnya. (GF) 31 Agu 2025, 19:42 WIT
Presiden Sampaikan Pernyataan Resmi di Istana Merdeka: Pemerintah Bertindak Tegas dan Transparan Papuanewsonline.com, Jakarta — Suasana hening dan penuh khidmat menyelimuti Istana Merdeka, Minggu (31/8/2025), ketika Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto tampil memberikan pernyataan resmi didampingi jajaran pimpinan partai politik dan tokoh bangsa. Dengan latar belakang bendera Merah Putih berkibar gagah, Presiden menegaskan komitmen pemerintah dalam menjaga demokrasi, stabilitas politik, sekaligus merespons aspirasi rakyat yang belakangan semakin menguat. Dalam kesempatan tersebut, Presiden Prabowo hadir bersama Ketua MPR RI Ahmad Muzani, Ketua DPR RI Puan Maharani, Ketua DPD RI Sultan Najamuddin, Presiden ke-5 RI Megawati Soekarnoputri, serta sejumlah tokoh penting partai politik nasional seperti Wakil Ketua Umum Partai Demokrat Edhie Baskoro Yudhoyono (mewakili Ketua Umum Agus Harimurti Yudhoyono), Sekjen PKS, Ketua Umum Partai Golkar Bahlil Hadalia, Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar, Ketua Umum PAN Zulkifli Hasan, dan Ketua Umum Partai NasDem Surya Paloh. Dalam pidatonya, Presiden Prabowo menyoroti dinamika yang terjadi di Jakarta dan beberapa kota besar dalam sepekan terakhir. Ia menegaskan bahwa pemerintah tetap menghormati hak konstitusional rakyat untuk menyampaikan pendapat, namun menggarisbawahi pentingnya penegakan hukum jika ditemukan pelanggaran. “Terhadap petugas yang kemarin melakukan kesalahan ataupun pelanggaran, saat ini Negara Republik Indonesia telah melakukan proses pemeriksaan. Saya minta ini dilakukan dengan cepat, transparan, dan dapat diikuti secara terbuka oleh publik,” tegas Presiden. Langkah ini, menurutnya, adalah bukti bahwa pemerintah tidak akan menutup mata terhadap kesalahan aparat, sekaligus memastikan agar hukum benar-benar berdiri di atas semua golongan. Selain menyinggung aparat, Presiden juga menyampaikan laporan dari para ketua umum partai politik yang menunjukkan komitmen serius dalam merespons tuntutan rakyat. Sejak Senin, 1 September 2025, sejumlah anggota DPR yang dinilai menyampaikan pernyataan keliru resmi dicabut keanggotaannya oleh fraksi masing-masing. Tidak hanya itu, pimpinan DPR juga sepakat untuk melakukan evaluasi menyeluruh terhadap sejumlah kebijakan, termasuk besaran tunjangan anggota DPR serta moratorium kunjungan kerja ke luar negeri. “Para Ketua Umum Partai telah menegaskan melalui fraksi masing-masing bahwa anggota DPR harus selalu peka dan berpihak kepada kepentingan rakyat,” ungkap Prabowo. Pidato Presiden diakhiri dengan seruan persatuan. Prabowo menekankan bahwa semua langkah ini ditempuh semata-mata untuk mengembalikan kepercayaan rakyat kepada lembaga negara, serta memastikan stabilitas politik nasional tetap terjaga di tengah derasnya dinamika sosial. “Negara harus hadir dengan penuh ketegasan namun juga menjunjung tinggi transparansi. Semua ini kita lakukan agar demokrasi Indonesia semakin matang, dan rakyat tetap menjadi pemilik kedaulatan tertinggi,” pungkasnya.   Penulis: Abim Editor: GF 31 Agu 2025, 19:25 WIT
Kapolri dan Panglima TNI Kompak Jaga Stabilitas Nasional Papuanewsonline.com, Jakarta — Situasi keamanan nasional yang belakangan ini sempat memanas akibat aksi unjuk rasa dan insiden anarkis menjadi perhatian serius pemerintah. Kapolri Jenderal Pol. Listyo Sigit Prabowo menegaskan bahwa TNI dan Polri akan bertindak tegas sesuai aturan hukum dalam menghadapi aksi-aksi yang berpotensi merusak ketertiban umum. Pernyataan itu disampaikan Kapolri usai menghadiri rapat evaluasi bersama Presiden RI, Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto, serta sejumlah menteri terkait di Sentul, Sabtu (30/8/2025). Dalam rapat tersebut, Presiden memberikan instruksi jelas agar aparat keamanan segera melakukan langkah nyata untuk meredam eskalasi. “Tadi Bapak Presiden memintakan kepada saya dan Panglima, khusus terkait tindakan-tindakan yang bersifat anarkis, kami diminta untuk mengambil langkah tegas sesuai dengan ketentuan dan undang-undang yang berlaku,” ujar Jenderal Sigit. Kapolri menyoroti insiden perusakan fasilitas umum, pembakaran gedung, hingga penyerangan markas aparat yang terjadi di beberapa wilayah. Menurutnya, tindakan tersebut sudah jauh melampaui batas penyampaian pendapat di muka umum yang dijamin konstitusi. “Penyampaian pendapat adalah hak setiap warga negara. Namun jika sudah berujung pada perusakan, pembakaran, dan penyerangan, itu jelas masuk ranah pidana. Kami tidak bisa membiarkan hal itu mengancam keselamatan masyarakat,” tegasnya. Dalam kesempatan yang sama, Kapolri juga menegaskan komitmen transparansi dalam penanganan kasus tujuh personel Brimob yang menabrak seorang pengemudi ojek online hingga meninggal dunia. “Proses penanganan oleh Propam sudah berjalan. Saya sudah perintahkan agar dilakukan secara cepat dan maraton. Kartif Propam menyampaikan, dalam waktu satu minggu sidang etik harus siap dilaksanakan, dan jika ditemukan pelanggaran pidana, tentu akan diproses,” jelas Kapolri. Untuk menjamin keterbukaan, Polri juga membuka akses bagi lembaga independen seperti Kompolnas dan Komnas HAM untuk mengawasi jalannya pemeriksaan. Hal ini diharapkan dapat mengembalikan kepercayaan publik. Di akhir pernyataannya, Kapolri bersama Panglima TNI mengimbau seluruh masyarakat agar tetap tenang, tidak mudah terprovokasi, serta mendukung langkah-langkah aparat dalam menjaga stabilitas. “Kami berharap dukungan dari seluruh lapisan masyarakat dan para tokoh bangsa untuk tetap menjaga persatuan di tengah situasi ini. TNI dan Polri akan berdiri di garis terdepan demi keamanan rakyat,” pungkasnya.   Penulis: GF Editor: GF 30 Agu 2025, 23:58 WIT
Panglima TNI Melayat, Tunjukkan Empati pada Keluarga Almarhum Driver Ojol Affan Papuanewsonline.com, Jakarta — Suasana duka masih menyelimuti keluarga besar almarhum Affan Kurniawan, driver ojek online yang wafat tragis setelah tertabrak kendaraan taktis Brimob di kawasan Pejompongan, Jakarta Pusat, Kamis malam (28/8/2025). Sebagai bentuk empati dan penghormatan, Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto hadir langsung ke rumah duka di Jalan Blora, Menteng, Jakarta Pusat, Jumat malam (29/8/2025). Kehadiran orang nomor satu di jajaran TNI ini menjadi sorotan warga sekitar yang berdesakan di gang sempit untuk menyaksikan momen penuh haru tersebut. Jenderal Agus Subiyanto tidak datang dengan prosesi besar atau protokoler berlebihan. Ia memilih berjalan kaki menyusuri gang sempit menuju rumah duka, menyapa warga yang berdiri di pinggir jalan. Gestur sederhana ini menghadirkan kesan mendalam bagi masyarakat yang menyaksikan secara langsung. Sesampainya di rumah duka, Panglima TNI disambut oleh keluarga besar almarhum. Di dalam ruangan sederhana itu, ia duduk bersama ibu dan kakak almarhum, mendengarkan dengan penuh perhatian sekaligus menyampaikan langsung rasa duka cita yang mendalam. “Barusan meninjau, ketemu dengan ibunya, dengan kakaknya. Duka cita yang mendalam dari saya pribadi dan institusi TNI,” ungkap Panglima TNI singkat kepada awak media usai meninggalkan rumah duka. Jenazah Affan Kurniawan sebelumnya telah dimakamkan di TPU Karet Bivak, Jakarta Pusat, dengan diiringi isak tangis keluarga, kerabat, dan rekan-rekan sesama driver ojek online. Peristiwa ini meninggalkan luka mendalam bagi banyak pihak, terutama karena korban dikenal sebagai sosok pekerja keras yang gigih mencari nafkah untuk keluarganya. Bagi Panglima TNI, kehadirannya di rumah duka bukan hanya sebatas prosesi formal, melainkan wujud nyata bahwa TNI tidak terpisahkan dari rakyat. Dalam situasi suka maupun duka, TNI selalu berupaya hadir bersama masyarakat. Kehadiran Panglima TNI menjadi simbol kepedulian dan bentuk dukungan moril terhadap keluarga korban. Bagi masyarakat, sikap seorang jenderal yang datang langsung dan menyampaikan belasungkawa secara personal memberi pesan bahwa institusi militer memiliki wajah humanis. Sementara itu, proses hukum terkait peristiwa tertabraknya almarhum Affan masih terus bergulir di internal Polri. Publik menaruh harapan besar agar kasus ini ditangani dengan transparan dan adil demi memberikan kejelasan serta rasa keadilan bagi keluarga korban.   Penulis: GF Editor: GF 30 Agu 2025, 23:51 WIT
Kapolda Maluku Optimis Tanah Seribu Pulau Bisa Aman dan Maju Papuanewsonline.com, Ambon – Mengawali tugasnya sebagai Kapolda Maluku, Irjen Pol. Prof. Dr. Dadang Hartanto, S.H., S.I.K., M.Si. bersama Wakapolda Maluku Brigjen Pol. Imam Thobroni, S.I.K., M.H., kembali melakukan safari silaturahmi ke sejumlah instansi pemerintahan, lembaga, serta tokoh agama di Maluku. Pada Jumat (29/8/2025), Kapolda bertandang ke Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Maluku di Jalan Jenderal Sudirman, Kota Ambon. Kedatangan jenderal bintang dua ini disambut hangat oleh Kepala Kanwil Kemenag Maluku, Dr. H. Yamin, S.Ag., M.Pd.I., yang secara simbolis mengalungkan kain khas Maluku sebagai tanda penghormatan. Hadir pula Ketua Gerakan Pemuda Ansor Maluku, pejabat utama Polda Maluku, serta jajaran Kanwil Agama Maluku. Dalam suasana penuh keakraban, Kapolda menyampaikan rasa terima kasih atas sambutan tersebut sekaligus menegaskan komitmennya untuk memperkuat kerjasama lintas sektor, khususnya dengan Kementerian Agama. “Kami berharap silaturahmi ini menjadi awal yang baik dalam memperkuat sinergi antara Polda Maluku dengan Kanwil Kemenag. Ke depan, Maluku bisa maju karena tanahnya subur, hasil laut melimpah, dan masyarakatnya ulet serta pemberani,” ungkap Kapolda. Meski optimis dengan potensi Maluku, Irjen Dadang juga menyoroti tantangan besar yang masih dihadapi, yakni tingginya kasus kekerasan sosial. Mulai dari kekerasan rumah tangga, penganiayaan antar individu, tawuran pelajar, hingga konflik antar kampung akibat persoalan sepele, seperti batas wilayah atau pengaruh minuman keras. Menurutnya, kondisi ini harus menjadi perhatian bersama seluruh elemen, termasuk tokoh agama, untuk membangun kesadaran dan memberi edukasi positif kepada masyarakat. “Perubahan sifat manusia tidak bisa instan, perlu edukasi terus-menerus. Mari kita turun bersama ke lapangan, ke sekolah-sekolah, warung kopi, hingga tempat-tempat masyarakat berkumpul. Dengan edukasi berkesinambungan, saya yakin kekerasan bisa ditekan,” tegas Kapolda. Kapolda Maluku juga menyampaikan bahwa pemuda dan kaum ibu (mama-mama Maluku) menjadi perhatian penting dalam pemeliharaan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas). Ia mengajak penyuluh agama dari Kemenag untuk bersinergi dengan personel Polri dalam menyampaikan pesan damai. “Maluku bukan sekadar mutiara, tapi intan berlian yang dikelilingi mutiara. Kalau aman, semua aktivitas normal, dan investor akan datang. Kedamaian adalah kunci kemajuan,” tambahnya. Sementara itu, Kakanwil Kemenag Maluku, Dr. Yamin, menyampaikan apresiasi atas kunjungan Kapolda dan berharap sinergi semakin kuat. Ia menegaskan, pihaknya siap berkolaborasi melalui Binmas Islam, Protestan, Katolik, Hindu, hingga Budha untuk memberikan pembinaan kepada masyarakat dan mencegah intoleransi. Hal senada disampaikan Ketua Ansor Maluku, H. Ridwan Nurdin, yang juga anggota DPRD Maluku. Ia menegaskan dukungan penuh terhadap upaya Polda Maluku dalam menjaga kamtibmas. “Kami siap mendukung penuh langkah Kapolda agar Maluku tetap aman. Sinergi semua pihak adalah kunci agar kejadian-kejadian yang tidak kita harapkan tidak lagi terulang,” ujarnya.   Penulis: GF Editor: GF 30 Agu 2025, 23:48 WIT
Aksi Malam di Senayan Makin Ricuh, Polisi Ungkap SPBU Jadi Sasaran Molotov Papuanewsonline.com, Jakarta – Situasi unjuk rasa di kawasan Gedung DPR/MPR RI, Senayan, Jakarta, yang semula berjalan kondusif pada siang hari, berubah memanas ketika malam tiba. Polisi menyebut kelompok tak dikenal menyusup ke tengah aksi dan memicu kericuhan dengan membawa kayu, petasan, hingga bom molotov. “Menjelang malam, mereka tidak lagi menyampaikan aspirasi, melainkan melakukan penyerangan yang merugikan banyak pihak,” ujar Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol. Ade Ary Syam Indradi, saat diwawancarai awak media, Jumat (29/8/2025). Menurut Ade Ary, aparat kepolisian telah berulang kali mengambil langkah persuasif. Mulai dari memberi imbauan, hingga penertiban dengan cara humanis agar massa tidak terpancing. Namun, aksi kelompok anarkis semakin menjadi-jadi. “Bahkan ada molotov yang dilemparkan ke dekat SPBU. Petugas langsung melakukan penyemprotan air agar api tidak membesar dan membahayakan masyarakat sekitar,” ungkapnya. Selain molotov, massa juga menggunakan petasan yang diarahkan ke water cannon kepolisian, sehingga memicu suasana semakin tegang. Kendati demikian, polisi menegaskan seluruh situasi masih bisa dikendalikan. Kombes Pol. Ade Ary menambahkan bahwa seluruh tindakan di lapangan dilakukan sesuai instruksi Kapolda Metro Jaya, Irjen Pol. Asep Edi Suheri. Dalam apel pengamanan, Kapolda telah mengingatkan bahwa tindakan represif hanya boleh dilakukan oleh tim Reskrim (reserse kriminal), itupun khusus terhadap massa yang terbukti bertindak anarkis. “Personel pengamanan lain diminta tetap mengedepankan pendekatan humanis. Penggunaan gas air mata juga tidak boleh sembarangan,” jelasnya. Irjen Asep juga menegaskan, jika aparat menemukan barang berbahaya seperti bom molotov atau senjata tajam, maka harus segera diamankan sesuai prosedur, tanpa bertindak di luar aturan. Untuk memperkuat pengamanan, aparat TNI juga disiagakan di sekitar Gedung DPR/MPR RI. Penempatan dilakukan di sejumlah titik rawan, termasuk kawasan perbatasan seperti stasiun dan akses masuk menuju kompleks parlemen. “Kami melakukan patroli mobile dengan kekuatan lengkap. Selain menjaga keamanan, kami juga mengedukasi masyarakat agar tetap tenang dan saling menghormati hak serta kewajiban masing-masing,” tambah Ade Ary. Hingga larut malam, polisi memastikan situasi tetap terkendali meskipun sempat memanas. Aparat terus berjaga, mengantisipasi potensi meluasnya aksi anarkis yang dapat membahayakan fasilitas umum dan keselamatan warga.   Penulis: GF Editor: GF 30 Agu 2025, 23:46 WIT
Berita utama
Berita Terbaru
Berita Populer
Video terbaru
lihat video 10 Feb 2023, 15:22 WIT