Papuanewsonline.com
Berita Pilihan Redaksi
Homepage
Apel Gabungan, Wakapolda Tegaskan Komitmen Profesionalisme Personel
Papuanewsonline.com, Ambon – Wakil Kepala Kepolisian Daerah (Wakapolda) Maluku, Brigjen Pol. Imam Thobroni, S.I.K., M.H, memimpin Apel Gabungan Personel Polda Maluku. Ia menegaskan kepada seluruh personel terkait komitmen profesionalisme saat menjalankan tugas melayani masyarakat.Apel gabungan personel Polda Maluku dilaksanakan di Lapangan Letkol Pol (Purn) Chr. Tahapary, Tantui, Kota Ambon, Senin, 6 Oktober 2025. Pertemuan konsolidasi internal Polda Maluku ini diikuti Irwasda Maluku, dan seluruh Pejabat Utama (PJU) Polda Maluku.Dalam arahannya, Wakapolda Maluku menekankan pentingnya disiplin dan profesionalisme dalam pelaksanaan tugas Korps Bhayangkara."Personel Polda Maluku yang berprilaku baik dan profesional, niscaya tidak akan terjadi hal-hal yang tidak kita inginkan bersama. Integritas dan kepatuhan adalah kunci utama," tegas Brigjen Imam Thobroni.Wakapolda juga menyampaikan data evaluasi internal terkait penegakan disiplin personel sepanjang tahun 2025. "Kami sampaikan bahwa Polda Maluku telah menjatuhkan sanksi Pemberhentian Tidak Dengan Hormat (PTDH) kepada 33 Personel sepanjang tahun 2025 dikarenakan pelanggaran berat," ungkap Wakapolda.Ia menekankan kepada seluruh jajaran agar dapat mengurangi pelanggaran sekecil apapun. "Pesan saya satu saja untuk Personel Polda Maluku: Kurangi Pelanggaran. Hal ini krusial demi memastikan Polda Maluku diakui dan dicintai oleh masyarakat. Saya yakin seluruh rekan-rekan masih memiliki semangat untuk melayani dengan baik," tegasnya.Sebagai penutup, Wakapolda juga mengingatkan kembali tentang tanggung jawab moral dan profesional setiap anggota Polri. "Untuk semua Anggota Polri di Polda Maluku, setiap ada kejadian, Polri wajib harus hadir. Kehadiran kita adalah representasi negara dan jaminan keamanan bagi masyarakat," pungkasnya. PNO-12
07 Okt 2025, 07:59 WIT
Bukti Nyata Kehadiran Polri, SPPG Polda Maluku Terima Surat Cinta dari Siswa-Siswi Sekolah Ambon
Papuanewsonline.com, Ambon – Program Makanan Bergizi Gratis (MBG) yang digulirkan Sentra Pelayanan Pangan Gratis (SPPG) Polda Maluku mendapat sambutan hangat dari para pelajar di Kota Ambon. Sejumlah siswa menyampaikan rasa terima kasih mereka melalui “surat cinta” yang ditujukan langsung kepada jajaran Polda Maluku.Surat apresiasi tersebut diterima Kepala SPPG Polda Maluku, Febrianti M. Kolly, M.Si, di ruang kerjanya, Senin (6/10/2025). Menurutnya, surat cinta dari para siswa bukan hanya bentuk penghargaan, tetapi juga menjadi masukan berharga bagi penyempurnaan program“Ucapan terima kasih dan doa dari adik-adik sekolah sudah kami terima sejak awal beroperasinya SPPG. Bahkan, mereka juga menuliskan menu makanan yang mereka harapkan. Semua masukan itu langsung kami koordinasikan dengan ahli gizi dan tim juru masak untuk bisa direalisasikan,” ujar Febrianti.Seperti yang disampaikan oleh salah seorang siswa/Siswi dalam suratnya "Terimakasih untuk makanan yang lezat ini, Saya request hari Senin makanannya Burger," ini memang bahasanya sederhana, tapi justru memberikan motivasi bagi kami untuk memberikan yang terbaik buat para siswa-siswi penerima MBG dari SPPG Polda Maluku, kata FebriantiPelayanan Prima dari Dapur Hingga DistribusiFebrianti menjelaskan, penyediaan MBG di SPPG Polda Maluku dilakukan dengan standar pelayanan prima. Mulai dari proses pemilihan bahan makanan yang berkualitas, penyimpanan di tempat yang aman, hingga pengolahan oleh juru masak profesional di bawah pengawasan ahli gizi.Selain itu, proses penyajian juga dipantau secara ketat oleh tenaga kesehatan Polda Maluku. Setelah siap, makanan bergizi tersebut didistribusikan ke sekolah-sekolah di Kota Ambon dengan pengawalan petugas kepolisian bersama tenaga kesehatan.“Kami memastikan setiap tahapan mulai dari penyediaan bahan, pengolahan, hingga distribusi dilakukan secara teliti dan higienis, agar anak-anak menerima makanan yang sehat dan aman,” jelasnya.Apresiasi Pelajar, Bukti Nyata Kehadiran PolriSurat cinta dari siswa ini, menurut Febrianti, menjadi bukti bahwa kehadiran Polri melalui program MBG benar-benar dirasakan manfaatnya. Program ini tidak hanya membantu pemenuhan gizi anak-anak sekolah, tetapi juga memperkuat kedekatan antara Polri dan masyarakat.“Kami sangat terharu menerima apresiasi langsung dari anak-anak sekolah. Ini memotivasi kami untuk terus meningkatkan pelayanan, karena Polri hadir bukan sekadar menjaga keamanan, tapi juga mendukung kesejahteraan masyarakat, khususnya generasi penerus bangsa,” tandasnya.Membangun Generasi Sehat, Cerdas, dan BerkarakterProgram MBG dari SPPG Polda Maluku sejalan dengan komitmen Polri untuk mendukung tumbuh kembang generasi muda yang sehat, cerdas, dan berkarakter. Dengan gizi yang cukup, diharapkan para pelajar di Ambon dapat belajar lebih fokus dan berprestasi.Langkah ini juga menunjukkan transformasi Polri yang semakin dekat dengan masyarakat melalui program-program nyata yang menyentuh kebutuhan dasar, terutama di sektor kesehatan dan pendidikan. PNO-12
07 Okt 2025, 07:45 WIT
Sambut HUT Humas Polri ke-74, Polda Maluku Ajak Masyarakat Ikuti Lomba Kreatif
Papuanewsonline.com, Ambon – Dalam rangka memperingati Hari Jadi ke-74 Humas Polri yang jatuh pada 30 Oktober 2025, Kepolisian Daerah (Polda) Maluku mengajak masyarakat, pelajar, mahasiswa, hingga insan pers di Maluku untuk berpartisipasi dalam rangkaian lomba kreatif yang digagas Divisi Humas Polri.Mengusung tema “Polri Humanis Harapan Masyarakat”, kegiatan ini diharapkan dapat menjadi ruang ekspresi sekaligus wadah partisipasi publik dalam menyampaikan gagasan, kreativitas, serta harapan terhadap Polri yang lebih transparan, dekat, dan humanis.Kabid Humas Polda Maluku, Kombes Pol Rositah Umasugi, SIK menyampaikan bahwa lomba ini merupakan bagian dari strategi komunikasi publik Polri untuk mendekatkan diri dengan masyarakat, khususnya generasi muda.“Kami ingin memberi ruang bagi masyarakat untuk menyalurkan kreativitas mereka sekaligus menyuarakan pandangan dan harapan positif kepada Polri. Melalui karya, diharapkan lahir narasi publik yang inspiratif tentang peran Polri sebagai sahabat dan mitra masyarakat,” ujar Kombes Rositah di Mapolda Maluku, Senin (6/10/2025).Tiga Kategori LombaPolda Maluku menjelaskan terdapat tiga kategori lomba yang bisa diikuti, antara lain:Lomba Video PendekTerbuka bagi masyarakat umum, pelajar, mahasiswa, maupun wartawan dengan durasi 3–5 menit. Karya diharapkan menampilkan kiprah Polri dalam kehidupan sehari-hari, seperti program ketahanan pangan, gerakan pangan murah, atau layanan makan bergizi gratis.Lomba Logo PoliceTubeDikhususkan untuk masyarakat umum. Peserta ditantang menciptakan logo kreatif dengan makna filosofis yang sejalan dengan semangat Polri humanis.Lomba Keaktifan Video PolriKategori ini hanya diperuntukkan bagi internal anggota Polri. Penilaian berfokus pada kreativitas, orisinalitas, dan etika penyampaian pesan publik melalui platform PoliceTube.Jadwal LombaPendaftaran: 1–25 Oktober 2025 melalui aplikasi PoliceTube atau situs resmi www.policetube.com.Seleksi karya: Dewan kurator akan menyeleksi 10 karya terbaik di setiap kategori pada 26 Oktober 2025.Pengumuman pemenang: 27 Oktober 2025 melalui kanal resmi media sosial Humas Polri.Penganugerahan: Para juara akan diundang ke Jakarta pada 28 Oktober 2025 untuk menerima penghargaan secara langsung.Kombes Rositah yang juga pernah menjabat Kapolres Maluku Tengah ini menekankan, ajang tersebut bukan sekadar kompetisi, melainkan upaya membangun kolaborasi positif antara Polri dan masyarakat.“Kami mengundang seluruh lapisan masyarakat untuk memanfaatkan kesempatan ini sebagai momentum kreativitas dan kolaborasi. Polri tidak hanya bertugas menegakkan hukum, tetapi juga hadir sebagai sahabat dan mitra masyarakat dalam membangun harapan bersama,” tandasnya.Dengan penyelenggaraan lomba ini, Polri berharap dapat memperkuat citra sebagai institusi yang humanis, terbuka, serta semakin dekat dengan masyarakat. PNO-12
07 Okt 2025, 07:38 WIT
Toleransi Beragama, Polwan Maluku Amankan Ibadah Umat Kristiani di Sejumlah Gereja Ambon
Papuanewsonline.com, Ambon - Anggota Kepolisian Wanita (Polwan) Polda Maluku bersama Polresta Pulau Ambon dan Pulau-pulau Lease, terus mengamankan ibadah umat Kristiani di sejumlah Gereja di kota Ambon, Minggu (15/6/2025).Kabid Humas Polda Maluku, Kombes Pol. Rositah Umasugi, S.IK, mengatakan, pengamanan ibadah umat Kristiani ini merupakan wujud nyata dari bentuk toleransi antar umat beragama yang menjadi simbol kerukunan hidup orang basudara di Maluku.Pengamanan dilakukan di sejumlah Gereja di Ambon. Di antaranya Gereja Maranatha, Gereja Katedral, Gereja Galilea Galala, Gereja Rock Halong, dan Gereja Silo.Selain melakukan pengamanan, personel juga mengatur arus lalulintas hingga membantu menyeberangi jalan para jemaat yang akan dan setelah melaksanakan ibadah.Pengamanan rumah ibadah, kata Kombes Rositah, merupakan instruksi Kapolda Maluku, Irjen Pol Prof. Dr. Dadang Hartanto untuk seluruh personel Polri melaksanakan yang terbaik bagi masyarakat.Ia mengaku pengamanan tempat-tempat ibadah dilakukan untuk memberikan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat sehingga dapat menjalankan ibadah secara khusyu."Pengamanan pelaksanaan ibadah di sejumlah gereja ini dilakukan oleh personel Polwan yang beragama Islam. Ini sebagai bentuk nyata dari semangat toleransi antar umat beragama di wilayah Maluku," ungkapnya.Kabid Humas mengatakan, Kapolda Maluku menegaskan bahwa kegiatan ini bukan hanya sebatas upaya menjaga keamanan, tetapi juga sebagai simbol keharmonisan dan kerukunan antarumat beragama di Maluku. “Kami ingin memastikan bahwa setiap warga dapat menjalankan ibadah dengan aman dan nyaman. Pengamanan ini juga menunjukkan bahwa kebersamaan dan toleransi adalah bagian dari nilai luhur yang terus dijaga di Maluku,” jelasnya.Selama kegiatan berlangsung, situasi keamanan dan ketertiban tetap terjaga dengan baik. Pelaksanaan ibadah umat Kristiani di lima gereja tersebut berjalan dengan aman dan khidmat. Selain itu, arus lalu lintas di sekitar lokasi juga terpantau tertib dan lancar. PNO-12
07 Okt 2025, 07:30 WIT
Turunkan 3.572 Personel Gabungan, Polri Sukses Amankan Perhelatan Event MotoGP Mandalika 2025
Papuanewsonline.com, NTB – Perhelatan dunia MotoGP Indonesia 2025 di Sirkuit Pertamina Mandalika, Lombok Tengah, resmi berakhir dengan sukses. Selama tiga hari pelaksanaan, mulai 3 hingga 5 Oktober 2025, seluruh rangkaian acara berlangsung aman, tertib, dan lancar tanpa satu pun insiden berarti.Keberhasilan ini menjadi bukti nyata profesionalisme aparat keamanan, khususnya Polda NTB, yang menjadi garda terdepan dalam mengawal jalannya event internasional bergengsi tersebut.Untuk memastikan keamanan di setiap lini, Polda NTB menggelar Operasi Mandalika Rinjani 2025, sebuah operasi khusus pengamanan berskala besar yang dirancang khusus untuk mendukung suksesnya MotoGP Mandalika.Kasatgas Humas Operasi Mandalika Rinjani 2025, Kombes Pol. Mohammad Kholid, S.I.K., dalam keterangannya Minggu petang (05/10/2025) usai prosesi penyerahan trofi kepada para pembalap MotoGP, menyampaikan rasa syukur sekaligus apresiasi atas kerja keras seluruh pihak yang terlibat.“Pelaksanaan MotoGP dari tanggal 3 sampai 5 Oktober 2025 berjalan sangat aman dan lancar. Tidak ada insiden yang mengganggu jalannya event, baik di dalam maupun di luar area sirkuit. Ini hasil sinergi yang luar biasa antara Polda NTB, Korem 162/WB, Pemerintah Provinsi, hingga pemerintah kabupaten/kota se-Pulau Lombok,” ujar Kholid.*Sinergi Kuat, Pengamanan Ketat di Darat, Laut, dan Udara*Dalam operasi pengamanan ini, 3.572 personel diterjunkan di berbagai titik strategis mulai dari kawasan sirkuit hingga jalur-jalur penyangga di seluruh Pulau Lombok.Tidak hanya mengandalkan pengamanan di darat, Polda NTB juga menyiagakan pasukan dan armada di wilayah laut dan udara untuk mengantisipasi setiap potensi gangguan, baik dari aspek transportasi maupun keamanan kawasan wisata.Setiap Polres jajaran di Pulau Lombok turut dilibatkan dan dikendalikan langsung oleh Kapolres masing-masing melalui sistem komando berlapis, demi memastikan setiap jalur menuju Mandalika bebas hambatan dan aman bagi wisatawan serta peserta MotoGP. “Langkah preventif dan preemtif juga kami lakukan sejak awal, termasuk pengawasan di seluruh pintu masuk Pulau Lombok, baik pelabuhan maupun bandara. Tujuannya untuk memastikan situasi tetap kondusif dan bebas dari ancaman yang dapat mengganggu jalannya event,” jelasnya.*MotoGP Mandalika, Citra Positif bagi NTB dan Indonesia*Kesuksesan MotoGP 2025 tak hanya menjadi kemenangan bagi penyelenggara dan para pembalap, tetapi juga menjadi kebanggaan tersendiri bagi masyarakat NTB dan Indonesia.Dengan situasi keamanan yang terkendali, seluruh penonton, tim, dan kru MotoGP dapat menikmati gelaran ini dengan nyaman dan aman.“Keamanan adalah kunci utama dalam setiap event besar. Tanpa keamanan, kemeriahan tidak akan berarti. Karena itu kami sangat bersyukur MotoGP Mandalika 2025 dapat berjalan dengan sempurna,” tambah Kombes Kholid.Ia juga menyebut, meski masih ada sejumlah hal teknis yang perlu dievaluasi untuk penyempurnaan di masa mendatang, namun secara umum Operasi Mandalika Rinjani 2025 dinilai sangat sukses.*Polda NTB Tunjukkan Kesiapan Event Dunia*Dengan keberhasilan ini, Polda NTB kembali membuktikan kemampuannya dalam menangani pengamanan event berskala internasional. Keberhasilan tersebut menjadi bukti bahwa NTB siap menjadi tuan rumah berbagai kegiatan dunia, dengan dukungan keamanan yang solid, profesional, dan humanis.“Semoga kesuksesan ini menjadi citra positif bagi NTB dan Polda NTB, baik di tingkat nasional maupun internasional. Kita tunjukkan bahwa Lombok dan Mandalika siap menjadi ikon dunia yang aman, damai, dan penuh keramahan,” tutup Kasatgas Humas Ops Mandalika Rinjani 2025. PNO-12
07 Okt 2025, 07:24 WIT
Penonton MotoGP Mandalika Tembus 140 Ribu, Polisi Sukses Urai Kemacetan
Papuanewsonline.com, Lombok Tengah - Keberhasilan kepolisian dalam mengelola arus lalu lintas dan menjaga keamanan saat itu ajang MotoGP Pertamina Grand Prix of Indonesia 2025 di Sirkuit Mandalika terpampang nyata. Selama tiga hari ajang internasional itu digelar, jalanan menuju kawasan Mandalika ramai lancar tanpa kemacetan yang berarti.Padahal, perhelatan MotoGP Pertamina Grand Prix of Indonesia 2025 di Sirkuit Mandalika sukses mencetak sejarah baru dengan kehadiran 140.324 penonton. Angka ini menunjukkan peningkatan luar biasa sebesar 36,3 persen dalam tiga tahun terakhir. Kenaikan paling tajam terjadi pada tahun 2025, bertambah 19.072 orang atau sekitar 15,7 persen dibandingkan tahun 2024. Lonjakan ini bahkan terasa hingga ke area Paddock dan VIP Village, yang mengalami peningkatan 36 persen pengunjung dalam satu tahun.Kabidhumas Polda NTB, Kombes Pol. Mohammad Kholid S.I.K, mengungkap bahwa meskipun terjadi lonjakan penonton hingga puluhan ribu orang, kondisi di jalanan tetap terkendali. Keberhasilan ini tidak lepas dari strategi pengaturan lalu lintas yang tepat dan kerja keras aparat kepolisian."Meskipun jumlah penonton tembus 140 ribu dan kendaraan berjubel masuk ke kawasan Mandalika, Polisi berhasil mengurai arus kendaraan sehingga jalanan tetap ramai lancar tanpa kemacetan yang berarti," jelas Kombes Pol. Kholid, Minggu (4/10/25)Pihak kepolisian menerapkan rekayasa dan pengaturan lalu lintas yang ketat di berbagai titik krusial. Mobilisasi penonton, mulai dari pintu masuk hingga area parkir, dapat berjalan mulus.Tindakan kepolisian yang proaktif dan terkoordinasi menjadi kunci utama dalam memastikan kelancaran akses menuju sirkuit, sehingga ribuan kendaraan dapat terdistribusi secara efektif dan tidak menumpuk di satu titik. Selain mengurai kemacetan, fokus utama kepolisian juga diarahkan pada pemeliharaan Keamanan dan Ketertiban Masyarakat (Kamtibmas) selama perhelatan berlangsung.Kabidhumas Polda NTB menambahkan, kondisi secara keseluruhan tetap aman dan kondusif berkat pemantauan situasi yang ketat dan akurat. Aparat kepolisian bekerja siang dan malam untuk mengantisipasi segala potensi gangguan Kamtibmas, baik di dalam maupun di luar area sirkuit.“Keberhasilan Polda NTB dalam mengelola lonjakan penonton yang memecahkan rekor sambil mempertahankan arus lalu lintas yang lancar dan Kamtibmas yang kondusif membuktikan profesionalisme aparat keamanan dalam mendukung suksesnya event kelas dunia di Pertamina Mandalika International Circuit,” ungkapnya. PNO-12
07 Okt 2025, 07:17 WIT
Kasat Reskrim Polres Mimika AKP Rian Oktaria Melakukan Persekusi dan Penculikan Terhadap Wartawan
Papuanewsonline.com, Timika- Kasat Reskrim Polres Mimika AKP Rian Oktaria bersama sejumlah anggotanya melakukan persekusi dan penculikan terhadap 4 Wartawan Media Papuanewsonline.com, di Kabupaten Mimika, Provinsi Papua Tengah, pada Jumat (3/10/2025) malam.Selain persekusi dan penculikan, Kasat Reskrim AKP Rian Oktaria dan Kanit I Ipda Ahmad beserta sejumlah anggota Polres Mimika juga melakukan intimidasi dan pengancaman secara fisik maupun psikis kepada ke-4 Wartawan Media Papuanewsonline.com.Penanggungjawab Media Papuanewsonline.com Ifo Rahabav membenarkan peristiwa tersebut." Benar, Kami diperlakukan seperti teroris, oleh Kasat Reskrim AKP Rian Oktaria beserta sejumlah anggota Polres Mimika," Ujarnya.Ifo mengatakan pada Jumat pagi di telepon oleh Kanit Ipda Ahmad untuk mengantar panggilan agar pengambilan keterangan terkait dugaan pencemaran nama baik melalui media Papuanewsonline.com, yang di laporkan oleh kadistrik Jita pada Sabtu tanggal 4 Oktober besok harinya." Waktu itu saya minta ke Pak Kanit Ipda Ahmad bahwa Sabtu tanggal 4 Oktober, saya ke Jayapura, sehingga kalau bisa panggilanya dimajukan Jumat siang, namun Pak Kanit sampaikan Pak Kasat sudah tanda tangan untuk Sabtu jam 10 pagi, kemudian saat itu saya tawari lagi agar bisa diambil keterangan Jumat siang, namun Kanit Ipda Ahmad mengirim panggilan kedua dan langsung menyampaikan bahwa pada malam jam 19:00 Jumat (3/10/2025) malam," ujar Ifo.Lanjut Ifo Mengingat jam 19:00 malam, sehingga meminta pengambilan keterangan di Polres Kota, namun Kanit Ipda Ahmad mengharapkan agar ke Polres 32." Karena Malam jadi waktu itu saya meminta kakak saya Edward Rahawadan (Ketua Komunitas Pemuda Kei) dan 3 Orang wartawan mendampingi ke Polres 32," Terangnya. Ifo menyampaikan Pengambilan keterangan dilakukan sekitar pukuk 19:32 diruangan Unit satu Reskrim Polres Mimika." Pengambilan keterangan terkait laporan Polisi pencemaran nama baik yang dilaporkan Kadistrik Jita Suto Rontini dalam pemberitaan Media Papuanewsonline.com, tentang perjalanan dinas fiktif sesuai hasil audit BPK Tahun 2024," Tegasnya.Sementara pengambilan keterangan di depan penyidik, Kasat Reskrim AKP Rian Oktaria, masuk ke dalam ruangan dimana di dalam ruangan pemeriksaan Saat itu Kasat Reskrim AKP Rian Oktaria sempat menanyakan beberapa pertanyaan tentang pemberitaan tersebut." Wajah Kasat Reskrim saat itu terlihat marah, dan sempat pukul meja dan langsung keluar dari dalam ruangan," Jelas Ifo.Setelah sampai di depan halaman Mapolres Mimika, Saat itu Kasat Reskrim sebelum masuk di dalam mobil, sambil melihat ke langit lalu mengeluarkan kalimat, " Malam ini malam yang panjang, tidak lama sa tembak kepala" setelah itu Kasat Reskrim langsung masuk dalam mobil dan meninggalkan halaman Mapolres Timika." Ucapan Kasat Reskrim " Malam Ini Malam yang panjang, tidak lama sa tembak kepala" di dengar oleh dua orang wartawan, yang sementara berada diluar, saat itu saya masih mengambil keterangan di dalam ruangan penyidik," ucap Ifo.Ifo mengatakan dicecar 20 pertanyaan, terkait pemberitaan di Media Papuanewsonline.com tentang perjalanan dinas fiktif di Distrik Jita tahun 2024, sesuai hasil audit BPK yang dilaporkan Kadistrik Jita, dan lebih spesifik tentang berita dengan judul Diduga Kadistrik Jita merasa super karena ada Irwasada Polda Papua Kombes Pol Jeremias Rontini.Lanjut Ifo pengambilan keterangan selesai sekitar pukul 22:00 Malam, sehingga bersama Bung Edward keluar dari ruangan penyidik ke halaman Mapolres menemui 3 wartawan diluar." Sampai diluar, dua orang wartawan menceritrakan apa yang mereka dengar dan lihat saat Kasat Reskrim Rian Oktaria menyampaikan kalimat tersebut," sorot Ifo.Lanjut Ifo merasa jangan sampai kalimat tersebut ditujukan kepada dirinya dan rekan-rekan Wartawan karena sudah larut malam, sehingga berinsiatif menghubungi Kasat Reskrim via WhatsApp saat keluar dari halaman Mapolres 32, untuk balik ke Kota." Situasi dalam keadaan malam lalu sepanjang jalan dari Polres 32 ke Kota cukup jauh dan sepi, sehingga pasti ada perasaan takut, walaupun kalimat " Malam ini malam panjang, Sa tembak kepala boleh" dari Kasat Reskrim ini belum tentu ke Kami namun pasti ada perasaan takut," Jelas Ifo.Karena belum makan, sehingga kami ber-5 dengan dua mobil sepakat makan di Pua-pua Cave jalan Budi Utomo." Sementara makan, saya sudah di telepon secara berulang-ulang oleh Kasat Reskrim AKP Rian Oktaria dan Kanit Ipda Ahmad, namun karena belum selesai makan, sehingga saya berinsiatif selesai makan baru telepon balik, namun karena Kasat Reskrim menelpon terus sehingga saya angkat, dan langsung diancam dengan kalimat " Anjing kamu dimana, mari kita duel satu lawan satu ayo" kita dua sendiri saja setan" kamu dimana? Saat itu saya mencoba meredam suasana, dengan menyatakan " Maaf Abang Kasat besok baru kita telepon, biar dijelaskan, sehingga tidak ada salah paham" namun Kasat Reskrim AKP Rian Oktaria tetap tersulut emosi dan mengeluarkan kalimat kotor," jelas Ifo.Ifo melanjutkan saat itu dirinya dan rekan-rekan merasa baik-baik saja, karena jangan sampai Pak Kasat banyak pekerjaan sehingga gampang tersulut emosi, sehingga selesai makan kakak-nya Bung Edward balik ke kediamanya, sedangkan dirinya beserta 3 wartawan sepakat tidur di kantor Redaksi Media Papuanewsonline.com di Sp1, Distrik Wania." Saat dalam perjalanan ke Kantor Redaksi waktu itu, Kasat Reskrim AKP Rian Oktaria dan Kanit Satu Reskrim Polres Mimika, Ipda Ahmad terus menelpon, sehingga saya berinsiatif mematikan handphone, dan kami-pun tiba di kantor dan langsung mau beristirahat sambil baring-baring, berselang beberapa lama kemudian pintu pagar kantor dibuka, dan kami mendengar ada keributan diluar, sehingga kami ber-4 keluar dari dalam kantor dan melihat Kasat Reskrim AKP Rian Oktaria didampingi Kanit Ipda Ahmad bersama sejumlah Anggota Polres Mimika," Jelas Ifo." Saya keluar didampingi 3 wartawan didepan pintu untuk mempertanyakan ada masalah apa, namun sontak kami langsung dihardik oleh Kasat Reskrim AKP Rian Oktaria " Hey Kamu semua naik" sambil hendpone kami ber-4 diambil oleh Anggota," ujar Ifo.Kata Ifo saat itu Kasat Reskrim beserta anggota menumpangi 3 Unit mobil dan 2 sepeda motor.Ifo menyampaikan dirinya dan ke-3 Wartawan dibawa secara paksa oleh Kasat Reskrim AKP Rian Oktaria beserta sejumlah anggota secara terpisah ke Polres Kota sekitar jam 12 Malam." Sebelum kami dibawa secara paksa, Kasat Reskrim memerintahkan para anggota Polisi mengambil semua handphone kami dan diisi dalam satu tas," jelas Ifo.Lanjut Ifo saat sampai di Polres, Kasat Reskrim AKP Rian Oktaria memerintahkan anggotanya mengumpulkan dirinya beserta 3 wartawan berdiri di teras Polres, tepat dibelakang baliho Kapolda Papua Tengah dan Kapolres Mimika." Kami diintimidasi, diancam oleh Kasat Reskrim AKP Rian Oktaria, hingga diajak duel menggunakan tangan kosong, sambil berkata "Saya ini orang Mabes, saya ini asli dari kesatuan, kalian mau liat saya punya psikopat muncul ya," kutip Ifo seperti yang dialami.Lanjut Ifo, Kasat Reskrim AKP Rian Oktaria Sampai ajak berhantam dengan golok, " Ada parang di mobil saya, ada pisau juga, kalau kalian tidak mau duel, ya kita baku potong atau baku tikam saja." Disaat yang sama, anggota polisi lain juga menarik dua wartawan sampai ke tengah lapangan untuk ajak duel satu lawan satu," ucap Ifo.Kasat Reskrim AKP Rian Oktaria selain mengintimidasi dan mengancam juga mengeluarkan kalimat anjing secara berulang-ulang."Kalian mau liat saya punya Psikopat ya Anjing-anjing," ujar Ifo mengutip ulang ucapan kalimat Kasat Reskrim AKP Rian Oktaria saat itu.Tepat pukul 3:30 pagi, Kasat Reskrim AKP Rian Oktaria terus naik pitam dengan mengeluarkan kalimat kotor sambil berkata " Kalau Psikopat saya muncul, maka saya tinggal telepon Jenderal bahwa saya undur diri, saya nekat PTDH, sambil memegang kepala kami dan menanduk masing-masing sebanyak satu-satu kali.Setelah puas, Kasat Reskrim AKP menyerahkan kami kepada Kanit Reskrim Ipda Ahmad dan Anggota lain namun kami tetap diancam dan diintimidasi hingga pukul 4:37 pagi, di halaman Polres Mimika."Hingga Pukul 5:00 pagi berlanjut sampai jam 5:47 baru kami dibiarkan untuk pulang," tegas Ifo.Ifo mengatakan Kasat Reskrim AKP Rian Oktaria sudah menyampaikan permohonan maaf melalui pesan via WhatsApp, namun peristiwa tersebut merupakan diluar nalar kemanusiaan, sehingga sudah melaporkan langsung kepada Kapolda Papua Tengah." Apa yang kami alami memang sesuatu yang mengerikan, semoga ada efek jera dan tidak lagi terjadi bagi wartawan dan rekan-rekan Media lain ke depan," Pungkasnya.(red)
06 Okt 2025, 11:51 WIT
HUT ke-80 TNI di Mimika Berlangsung Meriah: Wujud Semangat Kebersamaan Prajurit dan Rakyat
Papuanewsonline.com, Timika —
Suasana penuh kebanggaan dan semangat kebersamaan menyelimuti Lapangan Apel
Kantor Pusat Pemerintahan Kabupaten Mimika ketika Kodim 1710/Mimika bersama
satuan TNI se-Garnisun Timika menggelar upacara peringatan Hari Ulang Tahun
(HUT) ke-80 Tentara Nasional Indonesia (TNI), Minggu (5/10/2025). Dengan mengusung tema “TNI Prima,
TNI Rakyat, Indonesia Maju”, upacara ini dipimpin langsung oleh Inspektur
Upacara Letkol Inf Indra Luthfi Wibisono, S.E., yang juga menjabat sebagai Komandan
Batalyon Infanteri 754/ENK. Dalam kesempatan itu, Dandim
1710/Mimika, Letkol Inf M. Slamet Wijaya, S.Sos., M.Han., M.A., menyampaikan
bahwa tema HUT ke-80 TNI tahun ini memiliki arti mendalam. TNI lahir dari
rakyat, berjuang bersama rakyat, dan terus berbakti demi kepentingan rakyat. “Tema ini mengingatkan kita semua
bahwa kekuatan utama TNI ada pada dukungan rakyat. Karena itu, sinergi dan
soliditas dengan seluruh komponen bangsa harus terus dijaga, apalagi di tengah
perubahan lingkungan strategis yang berkembang begitu cepat, baik global maupun
nasional,” tegas Dandim. Dalam amanat tertulis Panglima
TNI yang dibacakan oleh Inspektur Upacara, terdapat empat pesan penting yang
menjadi penekanan bagi seluruh prajurit maupun PNS TNI, yaitu memperkokoh iman
dan takwa kepada Tuhan Yang Maha Esa sebagai dasar moral dan etika pengabdian,
memperkuat soliditas TNI serta kemanunggalan TNI-rakyat, agar selalu sejalan
dengan kepentingan bangsa, bersikap bijak dalam menggunakan media sosial, tidak
mudah terprovokasi, dan selalu menjaga marwah TNI dan melaksanakan tugas dengan
tulus dan ikhlas, serta menghindari segala bentuk tindakan yang dapat merugikan
rakyat. Panglima TNI juga memberikan
apresiasi tinggi atas dedikasi, loyalitas, dan pengabdian seluruh prajurit di
seluruh penjuru tanah air. Ia mengingatkan bahwa TNI tidak boleh lengah, dan
harus terus berbenah agar selalu menjadi garda terdepan dan benteng terakhir
kedaulatan NKRI. Momentum HUT ke-80 TNI di Mimika
bukan hanya sekadar seremonial, tetapi juga menjadi pengingat tentang sejarah
panjang perjuangan TNI dalam menjaga keutuhan bangsa. Kehadiran masyarakat
dalam upacara ini turut memperlihatkan eratnya hubungan antara prajurit TNI dan
rakyat yang dilayaninya. Semarak peringatan HUT TNI kali
ini juga menjadi bukti nyata bahwa semangat kebersamaan dan persatuan akan
terus menjadi kekuatan utama dalam menjaga Mimika, Papua, dan Indonesia. Penulis: Jid Editor: GF
06 Okt 2025, 00:30 WIT
Perketat Keamanan MotoGP Mandalika 2025, Astamaops Kapolri Pimpin Patroli Udara
Papuanewsonline.com, Mataram – Untuk memastikan kesiapan pengamanan MotoGP Mandalika 2025, Astamaops Kapolri, Komjen Pol. Dr. Mohammad Fadil Imran, M.Si., memimpin langsung pemantauan dari udara personel pengamanan Operasi Mandalika Rinjani 2025, Jumat (03/10/2025).Pemantauan dilakukan secara menyeluruh, baik di darat maupun melalui patroli udara menggunakan helikopter. Dalam kegiatan ini, Komjen Fadil didampingi Kapolda NTB Irjen Pol. Hadi Gunawan, S.H., S.I.K., Wakapolda Brigjen Pol. Hari Nugroho, serta sejumlah pejabat utama Mabes Polri dan Polda NTB.Selain meninjau kawasan sekitar Sirkuit Mandalika, rombongan juga melakukan pengecekan ke Posko Command Center Operasi Mandalika Rinjani 2025 yang menjadi pusat kendali pengamanan.Kasatgas Humas Operasi Mandalika Rinjani 2025, Kombes Pol. Mohammad Kholid, SIK., menegaskan bahwa pengecekan ini bertujuan memastikan seluruh personel pengamanan bekerja sesuai rencana dan standar operasional yang telah ditetapkan.“Kunjungan dan pengecekan ini dalam rangka memastikan kesiapan Operasi Mandalika Rinjani 2025, yang menjadi bagian penting dari pengamanan ajang balap internasional MotoGP Mandalika 2025,” jelasnya.Dengan pemantauan langsung dari Mabes Polri, diharapkan seluruh rangkaian balapan MotoGP di Mandalika dapat berlangsung aman, lancar, dan kondusif, sekaligus memberikan rasa nyaman bagi penonton maupun peserta. PNO-12
05 Okt 2025, 20:19 WIT
Berita utama
Berita Terbaru
Berita Populer
Video terbaru