Papuanewsonline.com
Berita Pilihan Redaksi
Homepage
Apresiasi Satgas Ops Damai Cartenz, Tokoh Pemuda Papua Dukung Penegakan Hukum Terhadap KKB
Papuanewsonline.com, Jayapura - Tokoh pemuda Papua sekaligus Ketua Generasi Garuda Sakti Indonesia Provinsi Papua, Absalom Kreway Yarisetouw, menyatakan dukungan penuh terhadap penegakan hukum yang dilakukan oleh Satgas Ops Damai Cartenz terhadap Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) di wilayah Papua. Selasa (12/8/2025).Dalam pernyataannya, Absalom mengapresiasi kinerja Satgas Ops Damai Cartenz yang dinilainya telah berhasil menindak KKB yang selama ini meresahkan masyarakat. Ia menegaskan bahwa tindakan tegas terhadap KKB merupakan langkah penting untuk menjaga stabilitas dan keselamatan warga sipil maupun aparat keamanan. “Kami mendukung sepenuhnya penegakan hukum yang dilakukan oleh Satgas Ops Damai Cartenz berupa penindakan terhadap kelompok KKB ini,” ujar Absalom Kreway Yarisetouw dalam keterangannya di Jayapura.Menurutnya, aksi-aksi kriminal yang dilakukan oleh KKB telah menimbulkan banyak korban, baik dari kalangan masyarakat sipil maupun aparat negara. Oleh karena itu, ia menilai bahwa penegakan hukum yang tegas dan terukur adalah bentuk perlindungan terhadap hak hidup dan rasa aman masyarakat Papua.Lebih lanjut, Absalom mengajak seluruh elemen masyarakat Papua untuk tidak terprovokasi oleh isu-isu yang dapat memecah belah persatuan. Ia menekankan pentingnya peran aktif masyarakat dalam menjaga kedamaian dan ketenteraman di Bumi Cenderawasih.“Kami mengimbau seluruh masyarakat Papua untuk tetap bersatu, tidak mudah terprovokasi, dan berperan aktif menjaga keamanan agar Papua selalu aman, damai, dan tenteram,” tambahnya.Pernyataan ini mencerminkan harapan besar dari kalangan pemuda Papua agar situasi keamanan di wilayah tersebut terus membaik dan pembangunan dapat berjalan tanpa gangguan dari kelompok-kelompok bersenjata. PNO-12
13 Agu 2025, 18:11 WIT
HIPMI dan Grab Gandeng UMKM di Mimika untuk Go Digital
Papuanewsonline.com, Mimika – Era digital kini merambah hingga ke pelosok Papua
Tengah. Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) Kabupaten Mimika bersama Grab
Indonesia resmi bersinergi untuk membawa pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan
Menengah (UMKM) Timika ke level yang lebih modern dan kompetitif. Melalui kegiatan sosialisasi dan
temu kemitraan yang berlangsung di Gedung Efata, Rabu (13/8/2025), kedua pihak
memperkenalkan Grab Merchant sebagai pintu gerbang menuju pemasaran digital
yang lebih luas. Pada tahap awal, fokus diarahkan pada layanan GrabFood,
menghubungkan UMKM kuliner Timika dengan konsumen melalui teknologi. Ketua HIPMI Mimika, Junaldi
Samuel, menyampaikan bahwa Grab secara langsung mengajak HIPMI untuk mengundang
UMKM binaan maupun pelaku usaha di luar organisasi agar menjadi bagian dari
merchant resmi. “Dengan adanya aplikasi digital
seperti Grab, semua pihak mendapatkan kemudahan. Konsumen lebih mudah mencari
makanan, pengendara ojek lebih gampang mendapat order, dan pemilik usaha bisa
meningkatkan omzet,” jelas Junaldi.
Menurut Junaldi, digitalisasi membuka peluang tanpa batas bagi pelaku UMKM.
Melalui aplikasi Grab, proses pemesanan menjadi lebih ringkas dan praktis,
tanpa hambatan cuaca maupun kesibukan. “Orang tidak perlu repot keluar
rumah saat hujan atau ketika sibuk, cukup pesan lewat aplikasi dan makanan
diantar,” tambahnya. Selain memudahkan konsumen,
keberadaan GrabFood diyakini akan membantu pelaku usaha di sektor makanan dan
minuman memperluas jangkauan pasar, bahkan hingga ke konsumen yang sebelumnya
sulit dijangkau.
Junaldi juga menegaskan bahwa kerja sama ini bukan sekadar langkah sesaat,
melainkan bagian dari strategi jangka panjang untuk mendorong ekonomi digital
di Mimika. Ke depan, HIPMI berharap Grab menghadirkan layanan GrabMart,
sehingga kios, minimarket, hingga apotek lokal dapat menikmati manfaat
digitalisasi. “Kalau nanti GrabMart sudah ada,
orang sakit bisa pesan obat dari rumah, atau belanja kebutuhan sehari-hari
tanpa harus keluar. Ini akan mempermudah mobilitas masyarakat kota,” katanya. Di era yang serba cepat, Junaldi mengingatkan bahwa pelaku usaha tidak boleh
tertinggal dari arus perkembangan teknologi. “Kalau tidak mengikuti
perkembangan digital, kita akan tertinggal. Aplikasi ini sudah dipakai di
banyak kota besar, dan Timika dipilih karena potensinya besar,” tegasnya. Ia juga mengingatkan bahwa
kesuksesan di dunia digital tidak hanya bergantung pada teknologi, tetapi juga
pada kualitas produk dan harga yang bersaing. Konsumen modern, katanya, akan
lebih setia pada merek yang menjaga konsistensi rasa, pelayanan, dan kecepatan.
Dengan sinergi ini, HIPMI optimistis UMKM Timika akan merasakan berbagai
manfaat, mulai dari penghematan biaya operasional penjualan, peningkatan omzet,
hingga peluang untuk mengembangkan brand ke pasar yang lebih luas. Langkah ini juga diharapkan
menjadi pemicu semangat pelaku usaha lokal untuk terus berinovasi, memanfaatkan
teknologi, dan menyesuaikan diri dengan kebutuhan pasar. Penulis : Jidan Editor : GF
13 Agu 2025, 16:24 WIT
Dialog dan Revisi Aturan Jadi Solusi Bupati Mimika Atasi Kisruh TPP
Papuanewsonline.com, Mimika – Kisruh tunjangan penghasilan pegawai (TPP) di
Distrik Mimika Timur akhirnya mendapat perhatian serius dari Bupati Mimika, Johannes
Rettob. Menyusul protes puluhan pegawai distrik akibat penahanan TPP, Rettob
memastikan bahwa pemerintah daerah akan memilih jalur dialog dan penyesuaian
aturan sebagai solusi. Persoalan ini mencuat setelah
pemerintah kembali memberlakukan Peraturan Bupati (Perbup) lama yang disusun
pada masa kepemimpinan sebelumnya. Kebijakan itu diberlakukan ulang berdasarkan
hasil audit Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) yang menemukan adanya
ketidaksesuaian dalam mekanisme pemberian tunjangan pada periode lalu. Meski sosialisasi telah
dilakukan, Bupati mengakui masih banyak pegawai yang belum memahami maksud dan
tujuan kebijakan tersebut. “Ini terkait Perbup lama yang
mulai diterapkan ulang. Ada temuan KPK soal TPP dan aturan sebelumnya yang
tidak dijalankan dengan baik, sehingga menimbulkan ketidakpuasan,” ungkap
Rettob di Kantor Bupati Mimika, Senin (12/8/2025).
Rettob menegaskan, penahanan TPP bukanlah bentuk hukuman, melainkan langkah
penertiban agar pemberian tunjangan tepat sasaran, sesuai aturan, dan bebas
dari potensi pelanggaran hukum. Ia memahami bahwa perubahan mendadak bisa
menimbulkan kekagetan dan protes, namun mengajak seluruh ASN untuk melihat
kebijakan ini sebagai bagian dari reformasi birokrasi. “Solusi terbaik adalah dialog.
Saya sudah meminta kepala tata pemerintahan untuk duduk bersama, membahas
masalah ini, dan merevisi aturan yang bermasalah. Pemerintah hadir untuk
mendengar, bukan menghakimi,” tegasnya. Untuk meredakan ketegangan,
Bupati memerintahkan Kepala Bagian Tata Pemerintahan (Tapem) mengadakan
pertemuan langsung dengan perwakilan pegawai. Pertemuan ini diharapkan menjadi
wadah menjaring aspirasi, membangun kesepahaman, dan menemukan titik tengah
yang adil bagi semua pihak. Kebijakan ini juga selaras dengan
visi Rettob dalam menegakkan disiplin ASN, memastikan kehadiran fisik di
wilayah kerja, serta memanfaatkan teknologi untuk mendukung kinerja. Bahkan, ia
mengaitkannya dengan rencana pembangunan Mimika Center sebagai pusat integrasi
data dan monitoring kinerja pegawai.
Selain soal TPP, Rettob menegaskan bahwa reformasi birokrasi di Mimika akan
menyentuh berbagai aspek, termasuk penyesuaian jabatan ASN agar selaras dengan
pangkat dan kompetensi masing-masing. Menurutnya, pembenahan administrasi dan
regulasi adalah pondasi untuk membangun pemerintahan yang profesional,
transparan, dan melayani masyarakat secara optimal. “Pemerintahan ini tidak akan maju
jika kita membiarkan aturan yang lemah. Tugas kita memastikan aturan berjalan
adil, disiplin ditegakkan, dan semua pegawai bekerja dengan integritas,”
pungkasnya. Dengan langkah dialogis ini,
diharapkan persoalan TPP dapat diselesaikan tanpa gesekan berkepanjangan,
melainkan dengan semangat kerja sama demi kemajuan Mimika. Penulis : Jidan Editor : GF
13 Agu 2025, 12:35 WIT
Gapura Cinta Tanah Air: Babinpotdirga Lanud YKU dan Petani Nawaripi Wujudkan Kebersamaan
Papuanewsonline.com, Mimika – Suasana RT-17 Jalan Nusantara, Kampung Nawaripi,
Distrik Wania, berubah menjadi penuh semangat pada Selasa (12/8/2025). Di bawah
terik matahari Papua Tengah, suara palu bertalu-talu, tawa dan teriakan kompak
menyatu, ketika Babinpotdirga Lanud Yohanis Kapiyau (YKU) Timika, Serka
Kasimirus Anitu, memimpin gotong royong membangun sebuah gapura merah putih
bersama para petani binaannya. Kegiatan ini bukan sekadar
membangun sebuah pintu gerbang. Gapura tersebut menjadi simbol kebanggaan,
kebersamaan, dan cinta tanah air dalam menyambut Hari Ulang Tahun Kemerdekaan
Republik Indonesia ke-80.
Jalan Nusantara dikenal sebagai pusat aktivitas Gabungan Kelompok Tani
(Gapoktan) Agro Nusantara, binaan Babinpotdirga Lanud YKU. Kelompok ini terdiri
dari petani hortikultura dan padi gogo/ketan hitam yang setiap harinya berkutat
dengan cangkul, benih, dan hasil panen. Namun kali ini, tangan-tangan yang
biasa menanam sayur dan padi itu, berganti memegang palu, gergaji, dan alat
las. Inisiatif pembuatan gapura lahir
dari komunikasi sosial (Komsos) yang dibangun Serka Kasimirus dengan warga.
Melalui diskusi santai di saung dan lahan, ide tersebut akhirnya disepakati
bersama. “Gapura ini bukan hanya untuk mempercantik kampung, tapi juga menjadi
tanda batas wilayah antara Kampung Nawaripi RT-17 dan Kelurahan Wonosari Jaya,”
ujar Serka Kasimirus sambil mengawasi pemasangan tiang.
Proses pembangunan gapura melibatkan semua elemen warga: bapak-bapak memotong
dan menyambung besi, pemuda membantu mengangkat dan memegang tiang, sementara
yang lain menyiapkan cat dan bendera merah putih untuk dipasang di puncak
gapura. Suasana penuh canda tawa membaur dengan aroma tanah basah dan semangat
kemerdekaan yang menghangatkan hati. Ketua RT-17 Kampung Nawaripi, Bapak
Jimi, tak bisa menyembunyikan rasa bangganya. “Terima kasih kepada
Babinpotdirga Lanud YKU yang sudah bersama-sama kami warga Jalan Nusantara,
bahu-membahu dari awal perencanaan sampai gapura ini berdiri. Hasilnya sangat
indah dan memuaskan,” ujarnya sambil menatap bangunan yang menjulang gagah di tepi
jalan.
Bagi warga, gapura ini adalah wujud nyata kemanunggalan TNI dengan rakyat.
Lebih dari itu, pembangunan ini menjadi pengingat bahwa perayaan kemerdekaan
bukan hanya diisi lomba dan hiburan, tetapi juga aksi nyata yang meninggalkan
warisan positif bagi kampung. Serka Kasimirus menegaskan,
keberadaan gapura ini akan menjadi simbol semangat persatuan dan gotong royong
di RT-17. “Kita tidak hanya menjaga sawah dan ladang, tapi juga menjaga
kekompakan dan kebanggaan sebagai warga negara Indonesia,” katanya.
Dengan gapura yang kini berdiri tegak, warga RT-17 semakin antusias menantikan
puncak perayaan 17 Agustus. Gapura tersebut akan menjadi pintu penyambutan tamu
dan warga yang datang mengikuti berbagai rangkaian lomba dan upacara. Kegiatan ini membuktikan bahwa
nilai-nilai Pancasila, khususnya gotong royong, masih hidup dan mengakar kuat
di tengah masyarakat. Dari desa kecil di Papua Tengah ini, pesan besar dikirim
untuk seluruh negeri: kemerdekaan dirayakan bersama, dijaga bersama, dan
diwariskan bersama. Penulis : Jidan Editor : GF
12 Agu 2025, 22:36 WIT
Mental Baja dan Fisik Prima: Lanud YKU Timika Lahirkan Calon Bintara PK Berkualitas
Papuanewsonline.com, Mimika —
Pangkalan TNI Angkatan Udara (Lanud) Yohanis Kapiyau (YKU) Timika kembali
menorehkan sejarah dalam mencetak generasi prajurit udara masa depan. Pada
Selasa (12/8/2025), ruang rapat Markas Komando Lanud YKU menjadi saksi
berlangsungnya Sidang Penentuan Terakhir Daerah (Pantukhirda) bagi 24 Calon
Siswa (Casis) Bintara Prajurit Karier (PK) TNI AU Gelombang II/A-56 Tahun
Anggaran 2025. Sidang ini adalah gerbang
terakhir di tingkat daerah, sebelum para calon terbaik bertolak menuju Lanud
Adi Soemarmo, Solo, Jawa Tengah, untuk menghadapi seleksi tingkat pusat. Di
sinilah langkah kaki mereka akan benar-benar diuji, apakah layak mengenakan
seragam kebanggaan biru langit TNI Angkatan Udara.
Pantukhirda kali ini dipimpin langsung oleh Komandan Lanud Yohanis Kapiyau
Timika, Kolonel Pnb Asri Efendi Rangkuti, selaku Ketua Panitia Daerah. Ia
didampingi oleh jajaran pejabat terkait, termasuk perwira staf yang bertugas
memastikan proses seleksi berlangsung obyektif, transparan, dan profesional. “Pantukhirda adalah gerbang
terakhir di daerah. Hanya mereka yang memiliki mental, fisik, dan kemampuan
terbaik yang akan kita kirim ke pusat untuk menjadi bagian dari keluarga besar
TNI AU,” tegas Kolonel Asri di hadapan para peserta. Ia menegaskan bahwa seluruh
tahapan seleksi dilaksanakan sesuai prosedur baku dan norma yang berlaku di
lingkungan TNI AU, tanpa adanya toleransi bagi kecurangan sekecil apapun.
Jalan menuju Pantukhirda bukanlah lintasan yang mudah. Sebelum duduk di kursi
penilaian akhir ini, para calon telah melewati serangkaian ujian ketat, di
antaranya, Pemeriksaan administrasi untuk memastikan kelengkapan dokumen dan
persyaratan dasar, Tes kesamaptaan jasmani yang menguji kekuatan, ketahanan,
dan kelincahan fisik, Tes akademik yang menilai kemampuan intelektual dan
pengetahuan umum dan Tes psikologi untuk mengukur ketahanan mental, kestabilan
emosi, dan kesiapan menghadapi tekanan. Setiap tahap dirancang untuk menyaring
individu yang tidak hanya kuat secara fisik, tetapi juga memiliki kecerdasan,
integritas, dan komitmen tinggi dalam mengabdi pada bangsa dan negara.
Meski sidang berlangsung dalam suasana tertib dan teratur, ketegangan terlihat
jelas di wajah para casis. Setiap tatapan mereka memancarkan campuran antara
rasa bangga, gugup, dan tekad untuk memberikan yang terbaik. Bagi sebagian besar casis,
Pantukhirda adalah momen penentuan nasib yang telah mereka persiapkan selama
berbulan-bulan. Tidak sedikit yang rela mengorbankan waktu, tenaga, bahkan
meninggalkan kenyamanan rumah demi menggapai cita-cita menjadi prajurit TNI AU.
Dengan berakhirnya sidang ini, 24 casis terpilih akan segera berangkat ke Solo.
Tantangan di tingkat pusat akan jauh lebih berat, karena mereka akan bersaing
dengan calon-calon terbaik dari seluruh Indonesia. “Saya berharap mereka mampu
bersaing, mengharumkan nama daerah, dan menjadi prajurit udara yang tangguh,
berintegritas, dan siap menjaga kedaulatan dirgantara Indonesia,” ujarnya.
Pantukhirda bukan hanya rutinitas seleksi, tetapi bagian dari misi besar TNI AU
untuk memastikan setiap prajurit yang dilantik adalah pribadi yang siap
menghadapi tuntutan tugas di lapangan. Proses panjang dan ketat ini menjadi
bukti komitmen Lanud YKU Timika dalam melahirkan prajurit berkualitas, baik di
bidang keterampilan militer, kepemimpinan, maupun nilai-nilai moral.
Kegiatan pun ditutup dengan doa
bersama, memohon kelancaran langkah para calon di medan seleksi pusat nanti.
Semua yang hadir menyadari, keberangkatan 24 casis ini adalah awal perjalanan
panjang menuju pengabdian seumur hidup bagi Negara Kesatuan Republik Indonesia. Penulis : Jidan Editor : GF
12 Agu 2025, 22:20 WIT
Tunjukkan Sinergitas TNI-Polri, Kapolda Maluku Ikuti Upacara Bawah Laut
Papuanewsonline.com, Ambon – Kepala Kepolisian Daerah Maluku, Inspektur Jenderal Polisi Drs. Eddy Sumitro Tambunan, M.Si, kembali menunjukkan wujud sinergitas TNI-Polri. Ia menghadiri langsung upacara pengibaran bendera Merah Putih di dasar laut. Kegiatan yang digelar dalam rangka menyongsong Hari Ulang Tahun (HUT) ke-80 Kemerdekaan Republik Indonesia ini dilaksanakan di perairan Batu Kuda Beach, Negeri Tulehu, Kabupaten Maluku Tengah, Selasa (12/8/2025).Upacara yang berlangsung dengan khidmat ini bertujuan untuk memupuk jiwa nasionalisme serta menggelorakan semangat cinta bahari di tengah masyarakat. Bertindak selaku Inspektur Upacara (Irup) yakni Panglima Kodam XV/Pattimura, Mayor Jenderal TNI Putranto Gatot Sri Handoyo, S.Sos., M.M.Kapolda Maluku dalam keterangannya memberikan apresiasi atas terlaksananya kegiatan yang sarat akan makna perjuangan tersebut. Menurutnya, pengibaran bendera merah putih di bawah laut merupakan bukti nyata soliditas seluruh komponen bangsa di Maluku."Kehadiran kami bersama jajaran Forkopimda dalam upacara di bawah laut ini merupakan penegasan komitmen TNI-Polri dan Pemerintah Daerah untuk senantiasa menjaga keutuhan dan kedaulatan NKRI, khususnya di wilayah maritim Maluku," tegas Kapolda.Sinergitas TNI-Polri dan Pemerintah Daerah yang kokoh, kata Irjen Eddy merupakan kunci utama dalam menjaga situasi kamtibmas yang kondusif. "Ini juga untuk mensukseskan agenda pembangunan demi kesejahteraan masyarakat Maluku," ujarnya.Dalam kegiatan tersebut, Kapolda Maluku didampingi Karo Ops, Karo SDM, Direktur Polairud, dan Dansat Brimob Polda Maluku.Kegiatan ini turut dihadiri Gubernur Maluku, Kabinda Maluku, Danlanud Pattimura Ambon, Sekda Provinsi Maluku, Ka Basarnas Maluku, Wadanlantamal IX Ambon, dan pejabat lainnya.Seluruh rangkaian kegiatan upacara bawah laut diikuti oleh tim penyelam gabungan TNI-Polri dan instansi terkait. Kegiatan berjalan dengan aman, tertib, dan lancar. PNO-12
12 Agu 2025, 21:17 WIT
Laksanakan Pasar Murah, Polda Maluku Bersama Bulog Sukses Menjual 3 Ton Beras
Papuanewsonline.com, Ambon - Kepolisian Daerah Maluku menggelar pasar murah di lima lokasi di kota Ambon. Sebanyak 3 ton beras SPHP berukuran 5 kg dari Bulog Maluku habis terjual seharga Rp34.800.000.Kabid Humas Polda Maluku, Kombes Pol. Rositah Umasugi, S.IK mengatakan, pasar murah yang melibatkan Perum Bulog Provinsi Maluku ini bertujuan untuk membantu masyarakat."Pasar murah dilaksanakan kemarin. Direktorat Binmas Polda Maluku menerima beras jenis SPHP dengan kemasan karung 5 kg sebanyak 3 Ton (3.000 Kg) dari Pihak Perum Bulog Provinsi Maluku," kata Kombes Rositah, Selasa (12/8/2025).Gerakan pasar murah dilaksanakan di lima titik di kota Ambon. Di antaranya Pantai Losari, depan Maluku City Mall, lapangan bola Galunggung Baru Merah, depan Polsek Baguala Passo, dan lapangan Lapiaso Desa Waiheru."Hasil dari gerakan pasar murah terjual habis 3 ton beras dengan harga kemasan 5 kg Rp62.500 atau per kg Rp12.500," jelasnya.Hasil yang dicapai tersebut langsung telah disetor oleh Ditbinmas Polda Maluku kepada pihak Bulog sebesar Rp34.800.000."Kegiatan pasar murah ini merupakan program Polri yang bekerjasama dengan instansi terkait untuk membantu masyarakat," pungkasnya. PNO-12
12 Agu 2025, 21:02 WIT
Satgas Ops Antik Salawaku Sosialisasi Bahaya Narkoba ke SMK Negeri 2 Ambon
Papuanewsonline.com, Ambon - Satgas Operasi Anti Narkotika Salawaku Polda Maluku kembali menyambangi sekolah untuk memberikan sosialisasi tentang bahaya peredaran gelap narkoba di kalangan generasi muda.Hari ini, Senin, 11 Agustus 2025, Satgas Preemtif dan Preventif Ops Antik Salawaku Polda Maluku mengunjungi Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Negeri 2 Ambon, Hative Besar, Kecamatan Teluk Ambon, Kota Ambon.Kepala SMK Negeri 2 Ambon Salem Nurdin, S.Pd., M.Pd dalam sambutannya memberikan apresiasi dan terima kasih kepada Satgas Ops Antik Salawaku Polda Maluku yang telah melaksanakan kegiatan sosialisasi maupun pembinaan dan penyuluhan tegas berantas narkoba selamatkan generasi bangsa."Saya sangat mendukung dengan adanya kegiatan pembinaan dan penyuluhan Narkoba oleh Polda Maluku," katanya.Menurutnya, kegiatan ini penting dilakukan karena bertujuan untuk menjaga lingkungan sekolah dari bahaya narkoba, dan juga memberikan pemahaman tentang bahaya narkoba bagi generasi milenial.“Alhamdulillah para siswa dalam mengikuti sosialisasi bahaya Narkoba sangat antusias, sehingga upaya yang kita lakukan ini diharapkan bisa membangun kemampuan dan ketahanan diri mereka dari pengaruh narkoba," harapnya.Ia mengungkapkan, generasi muda khususnya para pelajar SMK Negeri 2 Ambon, sebagai generasi penerus cita-cita bangsa, harus sejak dini dibekali pengetahuan tentang bahaya penyalahgunaan narkoba, karena masa depan bangsa Indonesia ada di tangan generasi muda.Narkoba, lanjut dia, memiliki dampak yang negatif, salah satunya dapat menurunkan kesadaran, yang berujung pada hilang ingatan dan dapat menimbulkan ketergantungan. "Oleh karena itu mari kita sama-sama selamatkan generasi muda agar tidak terjerat oleh barang-barang haram seperti narkoba," ujarnya.Ia juga mengimbau kepada para siswa-siswi dan pihak sekolah untuk turut mendukung program Polri dalam rangka memberantas peredaran narkoba di kalangan pelajar."Kegiatan ini sangat bermanfaat bagi kami, terutama siswa-siswi SMK Negeri 2 Ambon. Oleh karena itu kami berharap kegiatan seperti ini rutin dilakukan agar generasi muda bisa mengetahui bahaya narkoba bagi kehidupan dan masa depannya," harapnya.Sementara itu, Ipda Julius Lesiputty, Kasatgas Preemtif, juga menyampaikan terima kasih kepada pihak sekolah yang telah mendukung kegiatan sosialisasi tentang bahaya narkoba."Kami berharap para siswa dapat mengetahui apa itu narkoba dan bahayanya jika dikonsumsi," katanya.Narkoba atau narkotika, psikotropika dan bahan adiktif berbahaya lainnya, kata Ipda Julius adalah bahan/zat yang jika dimasukan dalam tubuh manusia, baik secara oral/diminum, dihirup, maupun disuntikan, dapat mengubah pikiran, suasana hati atau perasaan, dan perilaku seseorang. Narkoba juga dapat menimbulkan ketergantungan (adiksi) fisik dan psikologis. Penyalahgunaan narkotika dan obat-obatan terlarang di kalangan generasi muda dewasa ini kian meningkat. Maraknya penyimpangan perilaku generasi muda tersebut, dapat membahayakan keberlangsungan hidup bangsa ini di kemudian hari. Para siswa-siswi SMK Negeri 2 Ambon diingatkan untuk menjauhi narkoba. Sasaran peredaran narkoba tidak hanya kepada orang dewasa namun juga kepada anak-anak. "Peredaran narkoba saat ini masih merebak sehingga juga diperlukan perhatian khusus dari BNN setempat. Ingat apapun jenis narkoba tidak bagus bagi kesehatan dan ada sanksi pidana," tegasnya.Para pelajar juga diminta untuk tidak terpancing atau terpengaruh dengan bujuk rayu orang tidak dikenal yang menawarkan sesuatu baik itu mencoba atau mengantarkannya dengan iming-iming mendapatkan uang. “Waspada dan tidak terbujuk rayu penyalahgunaan dan peredaran narkoba," ingatnya.Dalam kunjungan tersebut hadir AKP. Usman Beli, Ka Anev Opsda sebagai pemateri. Ia menjelaskan tentang dampak penyalagunaan narkoba dan minuman keras (Miras) yang menjadi persoalan nasional. AKP Usman juga menjelaskan terkait narkotika yang merupakan zat sintetis atau semi sintentis yang dihasilkan dari tanaman atau lainnya. Ia juga menyampaikan terkait dampak buruk penggunaan narkoba, gejala umum penggunaan narkoba baik fisik, emosi dan perilaku. Termasuk ketentuan hukum bagi para pelaku sebagaimana diatur dalam UU RI No 35 tahun 2009 tentang Narkotika, Rehabilitasi dan ketentuan pidana lainnya. PNO-12
12 Agu 2025, 20:49 WIT
Hadiri Rakor Nasional, Irwasda Polda Maluku Siap Dukung Program Pangan Murah Polri
Papuanewsonline.com, Ambon – Inspektur Pengawasan Daerah (Irwasda) Polda Maluku, Komisaris Besar Polisi (Kombes Pol) Marthen Luther Hutagaol, S.I.K, mengikuti Rapat Koordinasi (Rakor) persiapan kick-off launching Gerakan Pangan Murah Polri secara serentak.Kegiatan yang dipimpin oleh Inspektur Pengawasan Umum (Irwasum) Polri ini diikuti Irwasda Maluku secara daring dari Ruang Vicon Lantai 2 Markas Polda Maluku, Senin (11/8/2025).Sejumlah Pejabat Utama (PJU) Polda Maluku seperti Karo Logistik, Dir Binmas, serta perwakilan dari Direktorat Krimsus Polda Maluku turut hadir dalam kegiatan tersebut.Irwasum Polri Komjen Pol Prof. Dr. Dedi Prasetyo.SH, M.Hum, dalam sambutannya menekankan, Gerakan Pangan Murah akan digelar secara masif mulai dari tingkat Polda, Polres, hingga Polsek jajaran. Komjen Dedi memberikan penekanan khusus terkait pentingnya pengawasan untuk mengantisipasi setiap potensi penyimpangan serta untuk menjamin kualitas beras bantuan yang disalurkan oleh Polri agar tepat sasaran dan bermanfaat bagi masyarakat.Gerakan Pangan Murah secara serentak akan dilaksanakan pada hari Rabu, 13 Agustus 2025. Mabes Polri akan memberikan penilaian atas kinerja Polda jajaran dalam menyukseskan program ini, di mana Polda dengan capaian terbaik akan diberikan apresiasi.Pada kesempatan yang sama, Direktur Utama Bulog memaparkan data realisasi penyaluran beras SPHP. "Realisasi penyaluran beras SPHP hingga hari ini adalah 408.110 ton dari target realisasi sebesar 1.318.826.629,25 ton," paparnya.Sinergitas dalam menyukseskan program pemerintah ini juga diperkuat dengan kolaborasi bersama pihak lain. "Kami menggandeng Indomaret, Alfamidi, dan juga berkolaborasi dengan Pegadaian untuk memperluas dan memperlancar penyaluran beras ini," ungkap Direktur Utama Bulog. Beliau juga menyampaikan apresiasi tinggi dan ucapan terima kasih atas sinergitas dan dukungan penuh jajaran Polri di seluruh Indonesia.Sementara itu, Irwasda Maluku menyatakan kesiapan Polda Maluku dalam mensukseskan program gerakan pangan murah."Polda Maluku siap mensukseskan kegiatan gerakan pangan murah yang akan dilaksanakan secara serentak," pungkasnya. PNO-12
12 Agu 2025, 20:31 WIT
Berita utama
Berita Terbaru
Berita Populer
Video terbaru