logo-website
Rabu, 11 Mar 2026,  WIT
Berita Pilihan Redaksi Homepage
Lanud YKU Timika Sambut Kunjungan Persahabatan dari Lanud Leo Wattimena Morotai Selatan Papuanewsonline.com, Timika – Langit cerah di atas Pangkalan TNI Angkatan Udara (Lanud) Yohanis Kapiyau (YKU) Timika pada Selasa (12/8/2025) menjadi saksi momen hangat penuh persaudaraan. Komandan Lanud YKU, Kolonel Pnb Asri Efendi Rangkuti, secara langsung menyambut kedatangan tamu kehormatan, Komandan Lanud Leo Wattimena Morotai Selatan, Kolonel Pnb Anang Heru Setiyono, S.E., M.M., M.Han. Kunjungan ini bukan sekadar seremoni protokoler, melainkan pertemuan strategis yang memadukan hangatnya silaturahmi dengan diskusi serius seputar penguatan pertahanan udara di wilayah timur Nusantara. Sejak tiba di Mako Lanud YKU, rombongan dari Morotai disambut dengan salam militer yang khidmat, diiringi senyum ramah dari jajaran perwira dan personel. Di ruang pertemuan, keakraban segera terjalin melalui obrolan ringan sebelum beralih pada pembahasan inti: meningkatkan koordinasi, memperkuat kesiapan operasi, dan menjaga kedaulatan udara NKRI di kawasan strategis timur. “Kita adalah satu sayap yang membentang di langit Nusantara. Sinergi dan soliditas antar-Lanud menjadi kunci kekuatan pertahanan udara yang tangguh,” tegas Kolonel Pnb Asri Efendi Rangkuti, menggambarkan pentingnya hubungan antar-pangkalan sebagai benteng udara yang tak terpisahkan. Dalam pertemuan tersebut, kedua komandan saling bertukar pandangan mengenai pembinaan personel yang profesional dan adaptif, peningkatan kesiapan operasional satuan, hingga memperkuat sistem pengamanan wilayah udara yang berbatasan langsung dengan jalur strategis internasional. Kolonel Pnb Anang Heru Setiyono menyampaikan apresiasinya atas sambutan hangat Lanud YKU. “Hubungan baik ini harus terus dijaga dan diperkuat. Karakteristik wilayah timur yang khas menuntut koordinasi lintas satuan yang solid demi menjaga keamanan dan kedaulatan wilayah udara Indonesia,” ujarnya. Kunjungan ini juga menjadi simbol harmonisasi kekuatan TNI AU di wilayah timur. Meskipun dipisahkan jarak yang jauh, kedua Lanud menunjukkan bahwa koordinasi yang erat dapat menembus batas geografis. Semangat ini sejalan dengan doktrin pertahanan udara terpadu yang menempatkan sinergi sebagai elemen utama keberhasilan misi. Pertemuan diakhiri dengan sesi foto bersama, yang bukan hanya menjadi dokumentasi formal, tetapi juga pengingat akan komitmen kedua pihak untuk terus bekerja bahu-membahu menjaga langit Indonesia.   Penulis : Jidan Editor : GF 14 Agu 2025, 03:06 WIT
20 Nyawa Diselamatkan, SAR Timika Bergerak Kilat di Perairan Puriri Papuanewsonline.com, Mimika– Laut Puriri yang biasanya tenang berubah menjadi arena penyelamatan dramatis pada Rabu (13/8/2025) siang. Sebuah perahu susun yang mengangkut 20 penumpang dari Pelabuhan Pomako menuju Agimuga mengalami nasib sial: kandas di muara Inauga dan mati mesin di tengah perjalanan. Kejadian bermula ketika mesin tempel perahu mendadak mati dan tak bisa dinyalakan kembali. Awak perahu sempat mencoba berbagai cara, namun hasilnya nihil. Dalam kondisi terjebak di perairan yang rawan gelombang pasang, mereka segera menghubungi kerabat di Timika untuk meminta pertolongan. Informasi darurat itu lalu diteruskan ke Kantor Search And Rescue (SAR) Timika. Menerima laporan darurat tersebut, Kepala Kantor SAR Timika, I Wayan Suyatna, langsung menginstruksikan pengerahan tim penyelamat. Melalui Kasubsie Operasi dan Siaga, Charles Y. Batlajery, tim SAR gabungan segera disiapkan. “Setelah laporan kami terima, tidak ada waktu untuk menunda. Kami langsung memberangkatkan tim menggunakan Rigid Buoyancy Boat (RBB) berkekuatan 600 PK menuju lokasi,” jelas Charles. Kecepatan tanggap inilah yang menjadi kunci, mengingat posisi perahu yang berada di muara membuatnya rentan terhantam arus balik. Setibanya di lokasi, tim rescue mendapati seluruh penumpang masih berada di atas perahu dalam keadaan panik, namun tidak ada yang terluka. Gelombang mulai meninggi dan arus air mengalir deras menuju laut lepas. “Kami langsung menenangkan para penumpang, memastikan semua memakai jaket pelampung, dan memindahkan mereka ke kapal penyelamat satu per satu,” terang Charles. Dalam waktu singkat, seluruh 20 penumpang berhasil dievakuasi dengan aman menuju dermaga terdekat. Perahu yang rusak kemudian diamankan agar tidak hanyut. Kepala Kantor SAR Timika, I Wayan Suyatna, menegaskan bahwa keberhasilan ini tidak lepas dari koordinasi yang solid antara SAR, masyarakat, dan pihak terkait. “Keselamatan masyarakat adalah prioritas utama kami. Keberhasilan ini adalah bukti bahwa koordinasi dan respon cepat bisa membuat perbedaan antara tragedi dan keselamatan,” ujarnya. Peristiwa ini menjadi pengingat penting bagi nelayan, pengusaha perahu, dan masyarakat pesisir agar selalu memastikan kesiapan mesin, bahan bakar, dan kelengkapan keselamatan sebelum berlayar. Cuaca yang berubah cepat di wilayah Papua Tengah menuntut kewaspadaan ekstra. Dengan berakhirnya operasi penyelamatan ini tanpa korban jiwa, SAR Timika sekali lagi menunjukkan dedikasi mereka sebagai garda terdepan dalam menjaga keselamatan di perairan Papua. Penulis : Jidan Editor : GF 14 Agu 2025, 02:38 WIT
Seka: Tari yang Menyatukan Hati dan Budaya Papuanewsonline.com, Mimika – Suasana meriah memenuhi GOR SP 5 Timika pada lomba Tari Seka yang menjadi bagian dari rangkaian perayaan HUT RI ke-80. Meski cuaca kurang bersahabat dan tantangan teknis tak terhindarkan, semangat para peserta dan penonton tetap membara. Dari 25 tim yang terdaftar, 17 di antaranya hadir dan menampilkan kemampuan terbaik mereka dalam membawakan tarian yang sarat makna bagi masyarakat Papua, khususnya Suku Kamoro. Tiga juri dihadirkan untuk menilai, masing-masing dari latar belakang berbeda: praktisi seni budaya Dominggus Kapiyau, tokoh pendidikan Septinus Arwakum, dan akademisi Stefanus Rahangiar. Ketiganya bukan hanya memahami tarian secara teknis, tetapi juga menghayati nilai budaya yang terkandung di dalamnya. Dominggus Kapiyau, juri senior yang memegang lisensi resmi dari Taman Budaya Dewan Kesenian Tanah Papua sejak 2003, menegaskan bahwa lomba ini bukan sekadar kompetisi, melainkan wadah edukasi budaya. “Seka ini sudah ada sejak leluhur. Tradisi ini dikenal oleh generasi 50-an hingga 80-an. Secara historis, ia adalah tari pergaulan muda-mudi, bahkan ajang mencari jodoh,” ujarnya. Keterbatasan waktu persiapan menjadi salah satu faktor mengapa tidak semua pendaftar hadir. “Mungkin karena waktunya terlalu sempit, sekitar seminggu atau kurang. Mereka butuh latihan, sementara waktunya tidak cukup, jadi banyak yang mundur,” jelas Dominggus. Dalam penilaian, para juri menyoroti beberapa kekurangan teknis, seperti formasi setengah lingkaran yang seharusnya penuh melingkar. Ada pula peserta yang tidak mematuhi petunjuk teknis lomba. Meski demikian, panitia tetap memberikan kelonggaran demi menjaga suasana kondusif dan kebahagiaan peserta. Dominggus menuturkan bahwa pada masa lalu, tarian Seka dibawakan dengan iringan gitar dan ukulele buatan tangan. Pemain musik berada di tengah, sementara penari berputar di sekelilingnya. Dalam budaya Yop dan Seka, interaksi penari menjadi sarana perkenalan hingga pencarian pasangan hidup. “Banyak perkawinan yang berawal dari Seka ini,” ungkapnya. Pesan penting yang ditegaskan juri adalah membedakan fungsi dan kostum tarian. “Kalau tari pergaulan, pakai pakaian biasa yang rapi. Pakaian adat digunakan untuk penyambutan tamu penting seperti presiden atau gubernur. Kalau di lomba, tidak perlu pakaian adat,” katanya. Lomba ini menjadi sarana memperkenalkan dan melestarikan warisan leluhur kepada generasi muda. Selain menjaga orisinalitas budaya, kegiatan ini juga berpotensi mengembangkan pariwisata daerah. Meskipun ada kendala, antusiasme masyarakat menjadi bukti bahwa tradisi ini tetap hidup dan relevan.   Penulis : Cori Editor : GF 13 Agu 2025, 23:46 WIT
Perkuat Pertahanan dari Hulu: Kemenko Polkam Matangkan Strategi Pencegahan Korupsi Papuanewsonline.com, Depok - Kementerian Koordinator Bidang Politik dan Keamanan (Kemenko Polkam) menegaskan komitmen untuk menutup celah korupsi sejak dari hulu dengan merumuskan langkah-langkah strategis di empat sektor yang selama ini dianggap rawan: pengadaan barang dan jasa (PBJ), perizinan, penerimaan negara, serta lembaga jasa keuangan (LJK). Komitmen ini diwujudkan melalui Rapat Kerja Satgas Desk Koordinasi Pencegahan Korupsi dan Perbaikan Tata Kelola yang dilaksanakan di Depok, Jawa Barat, Selasa (12/8/2025). Dalam pertemuan tersebut, masing-masing satgas diminta mematangkan rencana kerja untuk periode Agustus–Desember 2025, lengkap dengan rencana kegiatan, timeline, dan target output yang terukur. “Aspek pencegahan harus dimulai dengan perencanaan yang jelas, indikator keberhasilan yang konkret, dan koordinasi lintas kementerian/lembaga yang efektif. Itulah yang kita bahas hari ini,” tegas Asisten Deputi Penegakan Hukum Kemenko Polkam, Dwi Agus Prianto. Perwakilan Koordinator Satgas PBJ, Donald S Panjaitan, menyoroti masih adanya praktik mark-up harga dan pengaturan pemenang tender, meski sistem elektronik seperti SPSE, SIRUP, dan E-Katalog telah diimplementasikan. “Teknologi hanyalah alat. Tanpa pengawasan yang kuat dan koordinasi antar K/L, penyimpangan akan tetap terjadi,” ujarnya. Satgas PBJ merekomendasikan penguatan kapasitas SDM pengadaan, pemanfaatan big data analytics untuk mendeteksi anomali harga, serta bimbingan teknis terukur kepada penyelenggara pengadaan di daerah. Koordinator Satgas Perizinan, Kukuh Agung Pribadi, menekankan reformasi regulasi untuk memangkas tumpang tindih aturan dan menyederhanakan prosedur. “OSS harus benar-benar menjadi single gateway perizinan, bukan sekadar formalitas. Transparansi dan kecepatan layanan akan menghilangkan ruang untuk pungutan liar,” jelasnya. Satgas ini juga mengusulkan optimalisasi tracking system perizinan dan evaluasi berkala terhadap pelayanan publik di daerah. Wakil Koordinator Satgas Penerimaan Negara, Diah Yuliastuti, mengungkap masih rendahnya kesadaran pendaftaran fidusia serta adanya celah kebocoran pada Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP). “Kuncinya ada pada integrasi data antar K/L dan pemanfaatan teknologi untuk memantau penerimaan secara real-time,” katanya. Langkah yang diusulkan antara lain pemetaan sumber penerimaan, analisis potensi, penertiban administrasi fidusia, serta peningkatan koordinasi dengan OJK untuk mengawasi transaksi berisiko. Koordinator Satgas LJK, Syahril, menegaskan pencegahan korupsi di sektor jasa keuangan harus mengikuti standar United Nations Convention Against Corruption (UNCAC) dan mematuhi Peraturan OJK Nomor 12 Tahun 2024 tentang Strategi Anti Fraud. “Gap analysis, penguatan whistleblowing system, dan audit kepatuhan menjadi prioritas. Sektor ini krusial karena menyangkut kepercayaan publik terhadap sistem keuangan nasional,” ujarnya. Rapat ini menghasilkan sejumlah rekomendasi konkret: Bimbingan teknis dan pengawasan berbasis teknologi di sektor PBJ, Perbaikan sistem OSS dan penyederhanaan regulasi perizinan, Integrasi data fidusia untuk mengoptimalkan PNBP, Peningkatan pengawasan dan deteksi dini transaksi berisiko di LJK. Staf Khusus Menko Polkam Bidang Penegakan Hukum dan Peraturan Perundang-Undangan, Sugeng Purnomo, menutup rapat dengan penegasan bahwa pencegahan korupsi harus dilakukan secara sistemik. “Kita tidak hanya bicara penindakan, tapi memastikan tata kelola yang bersih sejak perencanaan. Inilah bentuk keseriusan pemerintah dalam mewujudkan birokrasi yang transparan dan bebas korupsi.” Kegiatan ini dihadiri Staf Khusus Menko Polkam, tenaga ahli Kejaksaan, dan perwakilan Aparat Pengawas Intern Pemerintah (APIP) dari berbagai kementerian dan lembaga.   Penulis : GF Editor : GF     13 Agu 2025, 22:44 WIT
Kemenko Polkam Tegaskan Peran Strategis Talenta Global Indonesia Papuanewsonline.com, Jakarta - Kementerian Koordinator Bidang Politik dan Keamanan (Kemenko Polkam) menegaskan komitmennya untuk mengoptimalkan kontribusi strategis diaspora Indonesia dalam pembangunan nasional. Hal ini disampaikan dalam forum internasional Diaspora Global Summit 2: Connecting Global Talent with Home yang diselenggarakan oleh Indonesian Diaspora Network United (IDN-U) di Jakarta, Selasa (12/8/2025). Forum ini menjadi ruang dialog terbuka antara diaspora Indonesia dari berbagai negara dengan pemangku kebijakan nasional, membahas kontribusi diaspora di sektor-sektor kunci seperti sains, teknologi, teknik, matematika (STEM), kewirausahaan, dan diplomasi ekonomi. Isu strategis yang diangkat meliputi perekrutan talenta diaspora ke dalam ekosistem pembangunan, penyempurnaan regulasi perbankan bagi diaspora eks-WNI, wacana pemberlakuan kewarganegaraan ganda, serta gagasan skema Overseas Citizenship of Indonesia (OCI) yang memberikan hak-hak tertentu bagi diaspora tanpa harus melepaskan kewarganegaraan Indonesia. Deputi Bidang Koordinasi Politik Luar Negeri Kemenko Polkam, Mohammad K. Koba, menegaskan bahwa diaspora adalah aset bangsa yang tidak boleh diabaikan. “Diaspora Indonesia bukan sekadar bagian komunitas di luar negeri. Mereka adalah aset yang harus didengar dan diberdayakan, terutama untuk memperkuat daya saing bangsa di panggung global,” ujarnya. Koba juga menyoroti peran penting diaspora dalam memajukan sektor STEM yang menjadi kunci transformasi menuju Indonesia Emas 2045. Kontribusi mereka dinilai sejalan dengan arah pembangunan nasional dalam Asta Cita yang berfokus pada peningkatan kualitas SDM, penguatan daya saing ekonomi, dan pembangunan yang inklusif. Salah satu langkah afirmatif yang telah dijalankan pemerintah adalah penerapan Kartu Masyarakat Indonesia di Luar Negeri (KMILN) untuk memperkuat ikatan identitas diaspora dengan tanah air. Namun, Kemenko Polkam menilai regulasi tersebut masih perlu disempurnakan agar mampu menjawab tantangan dan kebutuhan diaspora secara lebih konkret, baik dari sisi akses layanan publik, peluang investasi, hingga transfer pengetahuan dan teknologi. Acara ini turut dihadiri oleh sejumlah tokoh nasional seperti Menteri Koordinator Bidang Hukum, Hak Asasi Manusia, Imigrasi, dan Pemasyarakatan; Ketua Dewan Ekonomi Nasional; Menteri Pariwisata; Wakil Menteri Luar Negeri; perwakilan kementerian/lembaga; pelaku usaha; akademisi; hingga profesional diaspora yang datang dari berbagai negara. Kehadiran lintas sektor ini menunjukkan keseriusan pemerintah dan masyarakat dalam membangun kemitraan yang berkesinambungan dengan diaspora. Melalui forum seperti Diaspora Global Summit 2, pemerintah berharap dapat memperkuat diplomasi ekonomi, memperluas jaringan profesional, dan memfasilitasi kolaborasi strategis yang akan memberikan dampak langsung pada kemajuan bangsa. Kemenko Polkam menegaskan akan terus mendorong koordinasi lintas kementerian dan lembaga, agar potensi diaspora tidak hanya diakui, tetapi juga diintegrasikan secara nyata ke dalam kebijakan pembangunan nasional. “Pemerintah hadir untuk memastikan bahwa setiap potensi diaspora menjadi kekuatan nyata dalam membangun negeri. Sinergi ini bukan sekadar wacana, tetapi menjadi pilar penting dalam perjalanan Indonesia menuju 2045,” pungkas Koba. Penulis : GF Editor : GF  13 Agu 2025, 22:35 WIT
Tarian Seka Tetap Bergema di Timika Meski Langit Mendung Papuanewsonline.com, Mimika – Langit mendung dan cuaca yang kurang bersahabat tak mampu meredam semangat para penari dan pecinta budaya di Kabupaten Mimika. Lomba Tarian Seka tingkat umum yang diselenggarakan Pemerintah Kabupaten Mimika pada Rabu (13/8/2025) tetap berlangsung meriah, meskipun dari 25 peserta yang terdaftar, hanya sekitar 17–18 tim yang berhasil hadir di lokasi lomba. Suara tifa berpadu dengan sorak sorai penonton, membuktikan bahwa semangat pelestarian budaya jauh lebih kuat daripada rintangan cuaca. Panitia Penyelenggara, Petrus Cahyono Walubun, mengakui bahwa cuaca menjadi faktor utama berkurangnya peserta yang hadir. “Banyak yang sudah siap tampil, tapi karena cuaca kurang mendukung, akhirnya hanya sekitar 17–18 dari 25 pendaftar yang bisa ikut. Meski begitu, lomba tetap berjalan lancar dan penuh semangat,” ungkap Petrus. Walaupun peserta berkurang, sorotan lampu dan dentuman irama khas Tarian Seka membuat suasana kompetisi tetap hangat. Lomba Tarian Seka kali ini menjadi bagian dari rangkaian panjang kompetisi yang melibatkan seluruh lapisan masyarakat. Kegiatan dimulai sejak hari sebelumnya dengan kategori pelajar, mulai dari TK, SD, SMP, hingga SMA/SMK. Berdasarkan data panitia: SD : 22 peserta SMP : 16 peserta SMA/SMK : 17 peserta Umum : 25 pendaftar (17 yang hadir) “Untuk kategori pelajar sudah kami gelar kemarin hingga malam hari. Semua hasil lomba akan kita umumkan serentak pada 17 Agustus nanti,” jelas Petrus. Lomba tingkat umum ini tidak hanya diikuti individu, tetapi juga melibatkan Organisasi Perangkat Daerah (OPD), sanggar seni, hingga berbagai paguyuban budaya. “Ada OPD yang ikut, juga sanggar-sanggar dan paguyuban dari berbagai daerah di Indonesia yang ada di Mimika,” tambahnya. Keterlibatan lintas komunitas ini membuat lomba tidak hanya menjadi ajang adu keterampilan menari, tetapi juga wadah memperkuat rasa persaudaraan antarwarga. Cuaca buruk membuat panitia harus berpikir cepat. Lomba yang awalnya direncanakan di halaman Gedung Emeneme terpaksa dipindahkan ke GOR agar penonton dan peserta tetap nyaman. “Kemarin saat lomba pelajar, hujan membuat acara molor sampai malam. Untuk kategori umum, kami langsung pindahkan ke GOR agar bisa berjalan lancar,” ujar Petrus. Panitia memastikan seluruh pemenang akan diumumkan pada 17 Agustus 2025 bersamaan dengan malam kekerabatan yang akan menghadirkan beragam hiburan, termasuk penampilan artis. “Rencananya, malam itu juga akan ada syukuran besar dan hiburan rakyat, jadi akan lebih meriah,” kata Petrus. Bagi Petrus, keberhasilan lomba ini bukan hanya soal siapa yang menang, tetapi bagaimana Tarian Seka tetap mendapat tempat di hati masyarakat. Meski terkendala cuaca, antusiasme peserta dan penonton menjadi bukti bahwa budaya tetap bisa berkembang jika dikelola dengan semangat kebersamaan. Ia berharap momen ini menjadi pemicu generasi muda untuk terus melestarikan seni daerah, sekaligus menjadikannya sebagai identitas yang membanggakan.   Penulis : Fadli Editor : GF 13 Agu 2025, 22:24 WIT
Polda Maluku Jamin Stabilitas Kamtibmas Demi Kelancaran Pembangunan di Maluku Papuanewsonline.com, Ambon – Kepolisian Daerah Maluku menunjukkan komitmen penuh dalam mendukung program strategis Pemerintah Daerah dengan menghadiri Rapat Koordinasi (Rakor) Pendapatan Daerah se-Provinsi Maluku.Kegiatan yang berlangsung di Swiss-Belhotel, Kota Ambon, Rabu (13/8/2025), ini dihadiri oleh Kabag Kerma Roops Polda Maluku, AKBP Luther Banne, S.H., M.H, mewakili Karo Ops Polda Maluku.Rakor yang mengusung tema “Strategi dan sinergi dalam era baru pengelolaan pendapatan asli daerah” ini dihadiri langsung Gubernur Maluku, Wakil Gubernur Maluku, Sekda Provinsi Maluku, Kabinda Maluku, serta para pejabat utama daerah, pimpinan instansi vertikal, dan para Kepala Bapenda se-Maluku.Gubernur Maluku dalam sambutannya menekankan pentingnya kemandirian fiskal untuk pembangunan berkelanjutan. Menurutnya, Maluku yang kaya akan sumber daya alam dan potensi maritim belum sepenuhnya mampu mengkonversi potensi tersebut menjadi kekuatan fiskal yang maksimal."Maluku masih sangat bergantung pada dana transfer pemerintah pusat. Pola ketergantungan seperti ini jelas tidak lagi memadai di tengah dinamika ekonomi global, tekanan fiskal nasional, serta tuntutan pelayanan publik yang semakin tinggi," kata Gubernur.Gubernur mengajak seluruh pemangku kepentingan untuk menyatukan langkah dan merumuskan strategi inovatif. "Kita perlu merumuskan strategi yang mampu menjawab tantangan global dan lokal. Digitalisasi sistem pemungutan, penerapan teknologi big data, serta integrasi pelayanan perizinan dan pajak secara online merupakan suatu keharusan," tegasnya.Menyikapi arah kebijakan tersebut, Polda Maluku melalui AKBP Luther Banne menegaskan komitmen Polda Maluku untuk memberikan dukungan penuh. Polda Maluku beserta seluruh jajaran siap menjamin stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) yang kondusif, sebagai syarat mutlak bagi keberhasilan strategi tersebut.“Sesuai arahan tegas dari Bapak Kapolda Maluku, Polri wajib hadir dan bersinergi. Tugas kami adalah memastikan situasi kamtibmas tetap kondusif, sehingga iklim usaha dan investasi berjalan lancar tanpa gangguan untuk mendukung program yang dicanangkan Bapak Gubernur,” tegas AKBP Luther Banne.Keamanan dan kepastian hukum, kata Dia, adalah jaminan dari pihak Kepolisian agar seluruh elemen pemerintah dan masyarakat dapat bekerja produktif. "Kami juga berkomitmen untuk melakukan penegakan hukum terhadap segala praktik yang merugikan pendapatan negara, seperti pungutan liar maupun kejahatan ekonomi lainnya," pungkasnya.Melalui sinergitas yang kuat antara Kepolisian, Pemerintah Daerah, dan seluruh pemangku kepentingan, diharapkan target pendapatan daerah Provinsi Maluku dapat tercapai, yang pada akhirnya akan bermuara pada peningkatan kualitas hidup dan kesejahteraan masyarakat Maluku. PNO-12 13 Agu 2025, 19:05 WIT
Gerakan Pangan Murah Polres Buru Disambut Antusias Warga Desa Lala Papuanewsonline.com, Buru - Satuan Binmas Polres Buru melaksanakan Gerakan Pangan Murah di Desa Lala, Kecamatan Namlea, Kabupaten Buru, Rabu (13/8/2025). Gerakan pangan murah merupakan wujud sinergi Polri dengan pemerintah dalam menjaga stabilitas pasokan dan harga beras di Kabupaten Buru.Kegiatan yang dilaksanakan di kantor Desa Lala ini disambut antusias oleh masyarakat setempat. Warga berbondong-bondong datang membeli beras dengan harga murah. Gerakan pangan murah merupakan salah satu program prioritas Polri. Tujuannya untuk membantu masyarakat. Kegiatan ini dipimpin Kasat Binmas Polres Buru IPTU Bahtiar Teppo. Hadir Kepala Desa Lala, Sumarno Kolengsusu, S.Pd, serta Bhabinkamtibmas Desa Lala Aipda Burhanudin Bugis. Turut hadir personel Sat Binmas Polres Buru.Kasat Binmas Polres Buru IPTU Bahtiar Teppo mengungkapkan, sebanyak 100 karung beras Bulog SPHP kemasan 5 kilogram disediakan untuk masyarakat berpenghasilan rendah. Setiap keluarga diperbolehkan membeli maksimal dua karung (10 kilogram) dengan harga Rp 60.000 per karung.“Ini merupakan bentuk nyata kepedulian Polri terhadap masyarakat, terutama dalam membantu mengatasi beban ekonomi di tengah tingginya kebutuhan pokok,” kata IPTU Bahtiar Teppo.Menurutnya, gerakan pangan murah disambut antusias oleh warga. Masyarakat tidak menyianyiakan kesempatan tersebut. Program pangan murah sendiri terlaksana atas kerjasama Polres Buru dengan Bulog Cabang Buru untuk mendukung stabilisasi harga dan ketersediaan beras di wilayah Buru. PNO-12 13 Agu 2025, 18:31 WIT
Tinjau GPM Polda Banten, Kapolri: Distribusi 27 Ton Beras SPHP Berjalan Lancar Papuanewsonline.com, Banten - Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo meninjau pelaksanaan Gerakan Pangan Murah (GPM) Polda Banten. Kegiatan tersebut merupakan komitmen dan dukungan Polri terhadap Pemerintah untuk menyukseskan program stabilisasi pasokan dan harga pangan"Baru saja saya tadi mengecek langsung kegiatan pendistribusian beras SPHP yang dilaksankan Polda Banten," kata Sigit di Polda Banten, Selasa (12/8/2025).Selain mengecek, Sigit juga melakukan interaksi langsung dengan masyarakat. Ia menyebut, jumlah beras SPHP yang disalurkan pada hari ini mencapai 27 ton. "Saya interaksi langsung dengan masyarakat dan tadi kita dapatkan laporan juga sampai dengan hari ini kurang lebih hampir 27 ton beras yang terdistrubusikan ke masyarakat dan tadi saya lihat selain paket beras dilengkapi juga dengan paket minyak dari Minyakita dan juga gula dimana semua dijual dengan harga rata-rata di bawah HET," ujar Sigit. Sigit berharap, kegiatan GPM ini dapat terus dimaksimalkan oleh seluruh jajarannya di Indonesia. Sejauh ini, untuk Polri sendiri sudah mendistribusikan beras SPHP sekira 2.225 ton. "Dan besok kita akan melaksanakan kegiatan serentak mulai dari tingkat polsek kecamatan, tingkat polres, tingkat polda untuk bisa maksimalkan distribusi beras SPHP. Sehingga harga beras yang ditentikan sesuai standar pemerintah baik medium maupun premium agar betul-betul bisa diterima masyarakat sesuai HET maksimal dan tentunya harapan kita bisa di bawah het ini tentujya untuk mengimbangi terkait dengan dinamika yang ada," ucap Sigit. Dalam hal ini, kata Sigit, beras yang bakal disalurkan lagi kurang lebih masih ada 1,3 juta ton. Sebab itu, Ia berharap Polri dapat membantu program pemerintah untuk mendistribusikan beras SPHP sampai dengan akhir tahun nanti."Polri akan terus bersinergi dengan pemda dengan bulog, ulama untuk melaksanakan apa yang menjadi kebijakan dan program pemerintah dalam rangka memberikan pelayanan terhadap masyarakat," tutup Sigit. PNO-12 13 Agu 2025, 18:18 WIT
Berita utama
Berita Terbaru
Berita Populer
Video terbaru
lihat video 10 Feb 2023, 15:22 WIT