logo-website
Rabu, 11 Mar 2026,  WIT
Berita Pilihan Redaksi Homepage
Tabur Bunga di Pelabuhan Poumako, Pemkab Mimika Kenang Jasa Pahlawan Papuanewsonline.com, Mimika – Pagi yang cerah di Pelabuhan Poumako, Jumat (15/8/2025), menjadi saksi khidmatnya upacara tabur bunga yang digelar Pemerintah Kabupaten Mimika. Kegiatan ini merupakan bagian dari rangkaian peringatan HUT ke-80 Kemerdekaan Republik Indonesia, yang sarat makna penghormatan terhadap para pahlawan bangsa. Dipimpin langsung oleh Wakil Bupati Mimika, Emanuel Kemong, prosesi tabur bunga diikuti oleh jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) dan pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD). Turut hadir Kapolres Mimika AKBP Billyandha Hildiario Budiman, Dandim 1710/Mimika Letkol Inf Mochammad Slamet Wijaya, serta tokoh penting lainnya yang berdiri tegap memberikan penghormatan. Tabur bunga di laut ini bukan sekadar seremonial tahunan. Pemkab Mimika secara konsisten melaksanakannya, tidak hanya menjelang peringatan HUT RI, tetapi juga pada momentum bersejarah lainnya seperti HUT Bhayangkara dan HUT TNI. Dalam setiap helai bunga yang jatuh ke permukaan laut, tersimpan doa dan rasa terima kasih mendalam bagi para pahlawan yang telah mengorbankan jiwa raga demi tegaknya kemerdekaan. Sebelum memulai prosesi, Wakil Bupati Emanuel Kemong memberikan sambutan yang menyentuh hati. “Ini adalah bentuk penghormatan dan mengenang jasa para pahlawan yang berhasil melawan penjajah dalam merebut Kemerdekaan Republik Indonesia,” ujarnya dengan penuh rasa hormat. Ia menekankan bahwa momen ini harus menjadi pengingat bagi seluruh masyarakat, khususnya generasi muda, bahwa kemerdekaan bukan hadiah, melainkan hasil perjuangan panjang yang penuh pengorbanan. Menurut Emanuel Kemong, kegiatan tabur bunga tidak hanya bertujuan mengenang masa lalu, tetapi juga menjadi sarana menanamkan nilai-nilai nasionalisme dan patriotisme di hati masyarakat Mimika. Ia mengajak seluruh warga untuk menjaga persatuan, mengisi kemerdekaan dengan karya nyata, dan menjauhkan diri dari perpecahan. “Generasi penerus harus mengisi kemerdekaan dengan hal-hal positif. Itulah cara terbaik kita menghargai jasa para pahlawan,” tambahnya. Pelabuhan Poumako, yang menjadi titik penting aktivitas pelayaran dan perekonomian Mimika, dipilih bukan tanpa alasan. Laut lepas yang terbentang menjadi simbol perjalanan panjang bangsa Indonesia dari masa penjajahan hingga meraih kemerdekaan. Dengan angin sepoi-sepoi dan suara deburan ombak, prosesi tabur bunga berlangsung khidmat. Para peserta, dengan kepala tertunduk, melemparkan bunga ke laut sebagai tanda hormat terakhir.   Penulis : Jidan Editor : GF 15 Agu 2025, 21:19 WIT
Abraham Kateyau Resmi Menjabat Pj Sekda Mimika Papuanewsonline,com, Mimika – Suasana khidmat menyelimuti ruang utama Pusat Pemerintahan Mimika pada Jumat (15/8/2025) ketika Abraham Kateyau resmi dikukuhkan sebagai Penjabat (Pj) Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Mimika. Prosesi pelantikan dipimpin langsung oleh Bupati Mimika Johannes Rettob, didampingi Wakil Bupati Emanuel Kemong, serta dihadiri pejabat tinggi daerah, tokoh masyarakat, dan perwakilan Forkopimda. Pengukuhan ini menjadi momen penting dalam kesinambungan roda pemerintahan Mimika setelah berakhirnya masa tugas Petrus Yumte sebagai Pj Sekda sebelumnya. Sebelumnya, Abraham Kateyau telah menjalankan fungsi Pelaksana Tugas (Plt) Sekda hingga akhirnya ditetapkan secara resmi melalui Surat Keputusan Bupati yang mendapat rekomendasi dari Gubernur Papua Tengah, Meki Nawipa. Dalam surat persetujuan dari Gubernur Papua Tengah, Abraham Kateyau akan menjabat sebagai Pj Sekda untuk periode awal selama tiga bulan. Masa jabatan ini akan menjadi ajang evaluasi untuk menentukan kelanjutan penugasan atau pergantian pejabat sesuai kebutuhan pemerintahan daerah. Langkah ini menunjukkan komitmen Pemkab Mimika untuk menjaga transparansi dan kepatuhan terhadap regulasi perundang-undangan dalam pengisian jabatan strategis. Dalam sambutannya, Bupati Johannes Rettob menegaskan bahwa jabatan Sekda memiliki peran vital sebagai motor penggerak birokrasi. “Banyak hal yang akan dikerjakan sebagai Pj Sekda. Karenanya, kerjakan tugas dengan baik dan terus berkoordinasi dengan semua pihak, termasuk saya dan Wakil Bupati, dalam segala hal,” tegas Rettob. Ia menambahkan, koordinasi yang solid antara Sekda, pimpinan OPD, dan pimpinan daerah adalah fondasi bagi terwujudnya pemerintahan yang efektif, responsif, dan berpihak pada kepentingan rakyat. Sebagai Pj Sekda, Abraham Kateyau diharapkan mampu memperkuat sinergi lintas sektor, mulai dari penataan administrasi, percepatan program prioritas, hingga pengelolaan keuangan daerah. Dengan masa jabatan yang relatif singkat, kinerja cepat dan terukur menjadi tuntutan utama. Pelantikan ini tidak hanya menjadi formalitas administratif, tetapi juga simbol transisi kepemimpinan yang diharapkan mampu membawa penyegaran di tubuh birokrasi Mimika. Keberhasilan Kateyau dalam masa jabatannya akan sangat menentukan arah kebijakan daerah, terutama dalam memasuki periode akhir RPJMD dan persiapan program pembangunan ke depan.   Penulis : jidan Editor : GF 15 Agu 2025, 16:36 WIT
Kemenko Polkam Matangkan Rekomendasi Strategis untuk Perkuat Pengamanan Objek Vital Nasional Papuanewsonline.com, Mataram – Kementerian Koordinator Bidang Politik dan Keamanan (Kemenko Polkam) memperkuat langkah strategis dalam mengawal keamanan nasional dengan menggelar Rapat Koordinasi Perumusan Rekomendasi Kebijakan Pengamanan Objek Vital Nasional (Obvitnas). Agenda ini menjadi tindak lanjut dari proses panjang identifikasi masalah prioritas, khususnya rendahnya penerapan Sistem Manajemen Pengamanan (SMP) di sejumlah Obvitnas. Dipimpin oleh M. Sujono, Asdep Intelkam, Bimmas, dan Obvitnas Kemenko Polkam, rapat yang berlangsung pada Rabu (13/8/2025) ini menghadirkan perwakilan lintas kementerian dan lembaga. “Pertemuan ini adalah momentum kolaborasi. Dari identifikasi masalah, analisis mendalam, kini kita masuk ke tahap perumusan rekomendasi strategis. Harapannya, hasil rapat ini bisa segera diimplementasikan untuk meningkatkan efektivitas pengamanan Obvitnas,” ujar Sujono. Salah satu poin penting dalam pembahasan adalah penerapan sistem pengamanan berlapis yang selaras dengan standar nasional dan internasional. Rekomendasi kebijakan yang disusun akan menjadi panduan bagi kementerian/lembaga terkait dalam melakukan peningkatan kapasitas dan kapabilitas di wilayah kerja masing-masing. Lilis Susanti Setianingsih, Ketua Tim Nuclear Security Bapeten, menegaskan komitmen lembaganya untuk memperkuat deteksi, pencegahan, dan respons dalam menghadapi ancaman keamanan nuklir. “Isu keamanan nuklir ini sangat sensitif karena berdampak langsung pada keselamatan publik. Kami akan bekerja sama secara intensif dengan seluruh pihak terkait,” ungkapnya. Partisipasi M. Farid dari Kementerian Perhubungan melalui zoom meeting menambah warna pembahasan. Ia mengungkapkan rencana inventarisasi dan validasi SMP di seluruh moda transportasi—darat, laut, udara, dan perkeretaapian—dengan tetap mengacu pada regulasi internasional seperti International Maritime Organization (IMO) dan International Civil Aviation Organization (ICAO). Langkah ini diharapkan mampu menjamin keamanan transportasi nasional, yang sebagian besar terintegrasi dengan lokasi-lokasi Obvitnas strategis seperti pelabuhan, bandara, dan jalur logistik vital. Mayjen TNI (Purn) Neno Hemriono, Staf Khusus Menko Polkam Bidang Sosbud, Aktivis, Pergerakan, dan Ulama, mengingatkan bahwa pengamanan Obvitnas sudah memiliki dasar hukum kuat, yakni Keputusan Presiden Nomor 63 Tahun 2004. “Pengelola Obvitnas memiliki tanggung jawab penuh dalam penyelenggaraan pengamanan berbasis prinsip pengamanan internal. Karena itu, rekomendasi kita kali ini bersifat strategis, bukan teknis,” tegasnya. Rapat ini bukan sekadar formalitas, melainkan bagian dari upaya mengawal Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) 2025–2029. Dengan pengamanan yang kokoh, Obvitnas dapat beroperasi optimal, mendukung ketahanan nasional, dan menjaga stabilitas politik-ekonomi Indonesia. Sinergi lintas sektor diharapkan mampu membentuk sistem pengamanan yang adaptif terhadap perkembangan teknologi, ancaman siber, dan tantangan geopolitik yang dinamis. Penulis : GF Editor : GF   15 Agu 2025, 16:24 WIT
Bupati Mimika Luncurkan “Gerbang Emas” di Perayaan HUT RI ke-80 Papuanewsonline,com, Mimika – Panggung megah yang dihiasi merah putih dan denting musik rohani menjadi saksi lahirnya sebuah program ambisius untuk Mimika. Dalam suasana penuh khidmat perayaan Hari Ulang Tahun ke-80 Republik Indonesia, Bupati Mimika Johannes Rettob memperkenalkan “Gerbang Emas Mimika”, singkatan dari Gerakan Kebangkitan Masyarakat Ekonomi, Masyarakat Adil dan Sejahtera. Acara yang digelar di tengah momentum Kebaktian Kebangunan Rohani (KKR) ini bukan hanya menjadi ajang refleksi spiritual, tetapi juga titik tolak visi pembangunan lima tahun ke depan. Bagi Bupati Johannes Rettob dan Wakil Bupati Emanuel Kemong, perayaan ini memiliki makna khusus. “Ini merupakan 17 Agustus yang pertama dalam pemerintahan saya dan wakil bupati. Kami ingin masyarakat Mimika memiliki rasa nasionalisme yang kuat dan menghormati para pahlawan yang telah berjuang merebut kemerdekaan,” ujar Bupati di hadapan ribuan hadirin. Salah satu terobosan yang diperkenalkan adalah kewajiban menyanyikan lagu Indonesia Raya di seluruh wilayah Kabupaten Mimika setiap pukul 10 pagi. “Walaupun kita ada di hotel, pasar, atau di mana saja, ketika mendengar lagu Indonesia Raya, mari kita berdiri dan menyanyikan bersama,” tegas Johannes Rettob, menekankan bahwa nasionalisme dimulai dari kebiasaan kecil namun konsisten. Bupati menjelaskan bahwa Gerbang Emas adalah peta jalan menuju kebangkitan ekonomi dan keadilan sosial di Mimika. “Mudah-mudahan kita sama-sama berjuang. Kita kerja, kita juga berdoa agar Mimika maju, cerdas, dan masyarakatnya sehat,” ujarnya. Program ini diharapkan mampu mendorong sektor ekonomi lokal, pemerataan pembangunan, serta kesejahteraan masyarakat hingga ke pelosok. Acara KKR ini dihadiri tokoh lintas agama, memperkuat pesan keberagaman. Bupati membuka sambutan dengan salam dari berbagai keyakinan: Shalom, Om Swastiastu, dan Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh. “Indonesia bisa merdeka karena perbedaan. Kita ini Bhinneka Tunggal Ika. Semua harus menjaga rumah bersama dan saling menghargai,” tegasnya. Mengacu pada tema nasional “Bersatu, Berdaulat, Rakyat Sejahtera Indonesia Maju”, Pemkab Mimika mengusung tema lokal “Berdoa dan Bekerja”. Bupati menegaskan bahwa kemajuan bangsa tidak hanya diraih melalui kerja keras, tetapi juga doa yang tulus. Perayaan HUT RI ke-80 di Mimika juga diwarnai beragam kegiatan, mulai dari fun run yang digelar Dukcapil, nikah massal, hingga lomba-lomba tradisional yang melibatkan partisipasi masyarakat luas. Puncaknya, KKR menghadirkan Pdt. Yandi Manobe, pengkhotbah yang populer di TikTok dan YouTube, untuk memberikan pesan rohani yang menggugah. Johannes Rettob menutup sambutannya dengan harapan besar: “Mari kita jadikan Mimika kabupaten yang harmonis, toleran, dan maju. Ini rumah kita bersama.”   Penulis : Cori Editor : GF 15 Agu 2025, 14:15 WIT
Polres Tanimbar Serahkan Dua Tersangka Kasus Dugaan Korupsi Dana Desa Ridool ke JPU Papuanewsonline.com, Tanimbar – Tim penyidik Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Kepulauan Tanimbar menyerahkan dua tersangka dan barang bukti (bb) kasus dugaan tindak pidana korupsi anggaran Dana Desa (DD) dan Alokasi Dana Desa (ADD) Ridool, Kecamatan Tanimbar Utara, Kabupaten Kepulauan Tanimbar.Kedua tersangka masing-masing berinisial DL (58), Kepala Desa Ridool Tahun 2012-2018 dan MRT (45), Kaur Keuangan Tahun 2015-2018. Mereka diserahkan kepada Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejaksaan Negeri Kepulauan Tanimbar.Penyerahan kedua tersangka berlangsung di Kantor Kejaksaan Tinggi Maluku di Kota Ambon, Rabu, 13 Agustus 2025. Ini dilakukan setelah berkas perkara kasus itu dinyatakan lengkap atau P-21oleh JPU berdasarkan Surat Kepala Kejaksaan Negeri Kabupaten Kepulauan Tanimbar Nomor : B – 994 / Q.1.13 / Ft.1 / 08 / 2025, dan Nomor : B – 995 / Q.1.13 / Ft.1 / 08 / 2025, Tanggal 11 Agustus 2025.Pelimpahan Berkas Perkara Nomor : BP /62.b/IX/Res.3.3./2024/Satreskrim dan Berkas Perkara Nomor : BP /62.c/IX/Res.3.3./2024/Satreskrim, tanggal 15 September 2024 di Kejati Maluku, diterima Kasi Pidsus Kejaksaan Negeri Kabupaten Kepulauan Tanimbar Stendo Sitania, S.H, M.H, selaku JPU.Kapolres Kepulauan Tanimbar AKBP Ayani, S.P., S.I.K., M.H, melalui Kasat Reskrim AKP Riffaat Hasan, S.Tr.K., S.I.K, berharap kasus ini dapat segera disidangkan sehingga bisa memberikan keadilan kepada masyarakat. "Ini menandakan langkah penting dalam penanganan perkara sekaligus dapat memberantas korupsi khususnya di wilayah hukum Polres Kepulauan Tanimbar," kata Riffaat dalam keterangannya, Kamis (14/8/2025).Kasus ini diduga telah merugikan negara sebesar Rp54.026.000. Di mana, tersangka DL pada 2017 menyalahgunakan anggaran sebesar Rp21.278.000. Sedangkan tersangka MRT sebesar Rp 21.278.000. Pada 2018 tersangka MRT juga menyalahgunakan anggaran sebesar Rp11.470.000, sehingga totalnya Rp32.748.000.Akibat perbuatan yang dilakukan, kedua pelaku dijerat dengan Pasal 2 Ayat (1) jo Pasal 18 dan Atau Pasal 3 dan atau Pasal 8 Undang – Undang RI Nomor 31 tahun 1999 Jo UU RI Nomor 20 Tahun 2001 Tentang perubahan atas UU RI Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi, jo Pasal 55 Ayat (1) Ke-1 KUHPidana. PNO-12 15 Agu 2025, 12:59 WIT
Polres Kepulauan Tanimbar Bagikan 20 Ton Beras Dalam Rangka Gerakan Pangan Murah Papuanewsonline.com, Tanimbar – Polda Maluku Kepolisian Resor Kepulauan Tanimbar, Dalam rangka meringankan beban Masyarakat sekaligus menjaga stabilitas pasokan dan harga pangan serta pengendalian inflasi Daerah, Polres Kepulauan Tanimbar menggelar Kick of Launching Gerakan Pangan Murah (GPM) pada, Kamis (14/08/25) siang.Berlangsung di halaman Mapolres Kepulauan Tanimbar, kegiatan ini turut dihadiri oleh Kapolres Kepulauan Tanimbar AKBP AYANI, S.P., S.I.K., M.H., Wakapolres Kompol WILHEMUS B. MINANLARAT, S.H., Kadis Perindustrian, Perdagangan dan Tenaga Kerja, para PJU, Kepala Perum Bulog Saumlaki bersama Staf, Danki Brimob, para PJU serta tamu Undangan lainnya.Acara Kick Of Launching Gerakan Pangan Murah Polri (GPM) tersebut diawali dengan pelaksanaan Zoom Meeting yang dipimpin langsung oleh Kapolri Jenderal Polisi Drs. LISTYO SIGIT PRABOWO, M. Si., Mentri Dalam Negeri Jendral Polisi (Purn) Prof. Drs. H. MUHAMMAD TITO KARNAFIAN, M.A., Ph.D., Kepala Bappenas Prof. Dr RAHMAD PAMBUDI, M. S., beserta Dirut Utama Perum Bulog Mayor Jenderal (Purn) AHMAD RISA PATRIA.Usai Zoom Meeting, kegiatan tersebut dilanjutkan dengan Gerakan Pangan Murah (GPM). Dalam GPM ini, Polres Kepulauan Tanimbar yang bekerja sama dengan Bulog Saumlaki telah menyediakan beras SPHP Bulog kemasan 5 kilogram per karung sebanyak 20.000 Kg (20 Ton) dengan harga Rp. 60.000 (enam puluh ribu rupiah) untuk masyarakat yang hadir.Masyarakat tampak antusias dalam memanfaatkan kesempatan ini untuk bisa mendapatkan beras yang telah disediakan dengan harga yang lebih murah dibandingkan harga pasaran. Kegiatan GPM ini menjadi wujud nyata kepedulian Polri terhadap Masyarakat, sekaligus sebagai upaya dalam menjaga Ketahanan Pangan dan stabilitas harga di Kabupaten Kepulauan Tanimbar.Disela-sela kegiatan, Kapolres Kepulauan Tanimbar AKBP AYANI, S.P., S.I.K., M.H., pada kesempatan itu mengatakan bahwa, kegiatan ini merupakan salah satu wujud kepedulian Polri dalam menjaga ketersediaan pasokan pangan dan menekan harga beras, selain itu juga untuk memastikan Masyarakat yang membutuhkan mendapatkan akses pangan yang cukup dan terjangkau.“Gerakan Pangan Murah ini diharapkan bisa membantu meringankan beban Masyarakat, sekaligus menjadi langkah nyata menjaga stabilitas Pangan khususnya di Wilayah Kabupaten Kepulauan Tanimbar” terangnya.Selain digelar pada Polres Kepulauan Tanimbar, kegiatan GPM ini juga dilaksanakan secara serentak di seluruh Indonesia melalui sarana Zoom meeting yang diinisiasi oleh Mabes Polri, yang menandai kolaborasi kuat antara institusi Kepolisian dengan Bulog dalam menjawab tantangan stabilitas Pangan Nasional. Melalui kegiatan ini, Polri tidak hanya menjalankan fungsi keamanan, tetapi juga memperlihatkan kepedulian nyata terhadap kesejahteraan Rakyat. PNO-12 15 Agu 2025, 12:20 WIT
2 Personel Brimobda Yon C Nabire Gugur Diserang KKB Papuanewsonline.com, Nabire – Personel Satgas Operasi Damai Cartenz melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) terkait penyerangan brutal yang dilakukan Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) pimpinan Aibon Kogoya terhadap dua anggota Brimob Yon C Nabire. Peristiwa itu terjadi saat korban tengah melaksanakan tugas di Distrik Siriwo, Kabupaten Nabire, pada Rabu (13/8/2025) sekitar pukul 10.50 WIT.Hasil olah TKP mengungkapkan para pelaku diduga anggota KKB kelompok Aibon Kogoya menembaki kedua korban, Brigpol Muhammad Arif Maulana (34) dan Bripda Nelson Runaki (26),tembakan tersebut langsung melumpuhkan Bripda Nelson yang jatuh di lokasi, sementara Brigpol Arif juga menjadi sasaran. Saksi sempat melihat dua orang tak dikenal tersebut bersenjata laras panjang, berambut gimbal, dan mengenakan celana pendek, menuruni bukit di sisi kanan lokasi kejadian.Penyerangan tersebut juga mengakibatkan hilangnya dua pucuk senjata panjang AK-101, enam magazen, serta satu body vest. Barang bukti yang berhasil diamankan antara lain sembilan selongsong peluru kaliber 7,62 mm, sembilan selongsong kaliber 5,56 mm, dua telepon seluler milik korban, headset, serta satu proyektil yang ditemukan pada tubuh Brigpol Arif Maulana.Kedua almarhum dikenal sebagai sosok Polisi yang senang bersosialisasi dan ramah kepada masyarakat. Hal ini terlihat dari banyaknya warga di tempat almarhum bertugas merasa kehilangan, kedua almarhum juga merupakan tulang punggung keluarga, keduanya melaksanakan tugasnya dengan tulus di daerah terpencil dengan segala keterbatasannya.Kepala Operasi Damai Cartenz, Brigjen Pol Dr. Faizal Ramadhani, S.Sos., S.I.K., M.H., didampingi Wakil Kepala Operasi Damai Cartenz, Kombes Pol Adarma Sinaga, S.I.K., M.Hum, menyampaikan rasa duka mendalam sekaligus menegaskan komitmen penegakan hukum.“Kami sangat berduka atas kehilangan dua personel terbaik yang gugur saat menjalankan tugas negara. Langkah tegas dan terukur akan dilakukan untuk mengejar pelaku, khususnya kelompok KKB pimpinan Aibon Kogoya, serta memastikan keamanan di wilayah tersebut,” ujarnya.Kasatgas Humas Operasi Damai Cartenz, Kombes Pol Yusuf Sutejo, S.I.K., M.T., mengimbau masyarakat untuk tetap tenang dan waspada.“Kami mengajak seluruh masyarakat agar tetap tenang dan waspada. Percayakan sepenuhnya proses pengejaran dan penegakan hukum kepada aparat keamanan. Keamanan adalah tanggung jawab bersama, dan kerja sama masyarakat sangat penting dalam menjaga Papua tetap aman,” tegasnya.Pengorbanan Brigpol Muhammad Arif Maulana dan Bripda Nelson Runaki menjadi pengingat akan besarnya risiko yang dihadapi aparat keamanan dalam menjaga keselamatan warga dan stabilitas di Papua.Saat ini, kedua jenazah telah diserahkan kepada keluarga untuk prosesi pemakaman. Aparat keamanan terus melakukan pengejaran terhadap kelompok KKB pimpinan Aibon Kogoya dan memperkuat pengamanan di jalur strategis Trans Nabire–Paniai guna mencegah terulangnya kejadian serupa. PNO-12 15 Agu 2025, 12:07 WIT
Polri Bersama Bulog Jalin Kerjasama Luncurkan Gerakan Pangan Murah Serentak di Seluruh Indonesia Papuanewsonline.com, Jakarta – Kepolisian Republik Indonesia (Polri) bersama Perum Bulog meluncurkan Gerakan Pangan Murah secara serentak di seluruh Indonesia. Kick-off kegiatan ini dipusatkan di Perum Bulog Kanwil DKI Jakarta, Kelapa Gading, Jakarta Utara, Kamis (14/8/2025).Acara dihadiri langsung oleh Kapolri Jenderal Polisi Drs. Listyo Sigit Prabowo, M.Si., Menteri Dalam Negeri Muhammad Tito Karnavian, M.A., Ph.D., Kepala Badan Pangan Nasional (Bapanas) H. Arief Prasetyo Adi, S.T., M.T., Ph.D. (h.c.), serta Direktur Utama Perum Bulog Mayor Jenderal TNI Ahmad Rizal Ramdhani.Kapolri Listyo Sigit Prabowo menegaskan, kegiatan ini digelar untuk menstabilkan harga pangan, terutama beras, agar tetap terjangkau masyarakat.“Alhamdulillah hari ini kita melaksanakan kick-off Gerakan Pangan Murah secara serentak. Hingga 13 Agustus, sudah disalurkan 5.706 ton beras SPHP di 4.705 titik. Khusus hari ini, kami menyalurkan 2.424 ton di 1.552 titik dengan penerima manfaat hampir 485 ribu orang,” ujar Kapolri.Ia menambahkan, harga beras, gula, dan minyak yang dijual dalam program ini dipastikan sesuai standar Bulog dan tidak melebihi Harga Eceran Tertinggi (HET).“Kami terus mendorong penyaluran beras SPHP sebanyak 1,3 juta ton agar segera terealisasi sesuai arahan Bapak Presiden. Evaluasi akan dilakukan setiap minggu untuk memastikan program berjalan optimal,” tegasnya.Menteri Dalam Negeri, Tito Karnavian, menyoroti peran strategis gerakan ini dalam menjaga stabilitas inflasi nasional.“Target inflasi kita berada di kisaran 1,5 sampai 3,5 persen. Pada Juli kemarin inflasi tercatat 2,37 persen, sesuai target. Namun beras adalah komoditas utama yang harus dijaga. Beberapa wilayah di timur bahkan harganya sempat di atas HET, yakni Rp13.000 hingga Rp14.000 per kilogram,” ungkap Mendagri.Ia mengapresiasi sinergi Polri, Bulog, TNI, dan pemerintah daerah yang membuat distribusi lebih cepat dan merata.“Dari 237 kabupaten/kota yang sebelumnya mengalami kenaikan harga beras, kini harga sudah turun menjadi sekitar Rp191 per kilogram. Polri dengan jaringannya hingga daerah sangat membantu stabilisasi ini,” jelas Tito.Kepala Badan Pangan Nasional, Arief Prasetyo Adi, menegaskan bahwa gerakan ini adalah tindak lanjut dari arahan Presiden Prabowo Subianto.“Bantuan pangan sudah 90 persen tersalurkan untuk 18,27 juta Keluarga Penerima Manfaat. Selanjutnya Gerakan Pangan Murah SPHP sebanyak 1,3 juta ton akan terus berjalan hingga Desember,” kata Arief.Ia menambahkan, masyarakat juga bisa memperoleh kebutuhan pokok lain dengan harga terjangkau."Beras dijual Rp11.000 per kilogram, minyak goreng Rp15.000, dan tepung Rp10.000. Antusiasme masyarakat sangat luar biasa. Terima kasih kepada Kapolri, jajaran Kapolda, Dirut Bulog, dan semua pihak yang mendukung,” ucapnya.Sementara itu, Direktur Utama Perum Bulog, Mayjen TNI Ahmad Rizal Ramdhani, menyampaikan kesiapan Bulog dalam mendukung program nasional ini.“Saat ini Bulog memiliki stok 4,2 juta ton beras. Sebanyak 1,3 juta ton dialokasikan untuk SPHP, dan 0,3 juta ton untuk bantuan pangan. Kami bersinergi dengan Polri, TNI, serta pemerintah daerah agar harga di lapangan bisa ditekan,” jelasnya.Ia menekankan pentingnya soliditas semua pihak dalam menjaga ketersediaan dan keterjangkauan pangan.“Sinergi TNI-Polri dan seluruh pemangku kepentingan di daerah akan meminimalisir kenaikan harga. Dengan arahan Bapak Presiden, kami berupaya semaksimal mungkin menyalurkan pangan ke seluruh Indonesia,” pungkas Dirut Bulog.Gerakan Pangan Murah ini akan berlangsung hingga 16 Agustus 2025, dengan target distribusi beras, minyak, gula, dan kebutuhan pokok lain ke seluruh wilayah Indonesia dengan harga terjangkau. PNO-12 15 Agu 2025, 10:54 WIT
Berita utama
Berita Terbaru
Berita Populer
Video terbaru
lihat video 10 Feb 2023, 15:22 WIT