logo-website
Kamis, 30 Apr 2026,  WIT
Berita Pilihan Redaksi Homepage
Serangkaian Penemuan Mayat di Jayapura Guncang Warga, Polisi Intensifkan Penyelidikan Papuanewsonline.com, Jayapura — Ketenangan masyarakat Jayapura terusik oleh serangkaian kasus penemuan mayat yang terjadi dalam kurun waktu beberapa bulan terakhir. Kasus-kasus ini tidak hanya memicu keprihatinan mendalam, tetapi juga menimbulkan kekhawatiran akan kondisi keamanan di wilayah tersebut. Catatan kepolisian menyebutkan sejumlah kasus mencolok, di antaranya penemuan jasad seorang balita dan anak perempuan pada April lalu, penemuan mayat seorang guru di bulan Juli, hingga beberapa temuan lainnya pada September. Setiap kasus menimbulkan duka mendalam, baik bagi keluarga korban maupun masyarakat yang mengikuti pemberitaan. Kapolres Jayapura menegaskan bahwa pihaknya telah menurunkan tim penyidik terbaik untuk mengurai benang kusut kasus-kasus ini. “Kami berkomitmen penuh untuk menyelesaikan setiap kasus dan memastikan keadilan ditegakkan. Saat ini penyelidikan terus berjalan, termasuk identifikasi forensik untuk mengetahui penyebab pasti kematian serta mengungkap siapa yang bertanggung jawab,” ungkapnya. Pihak kepolisian juga mengintensifkan kerja sama dengan berbagai unsur, mulai dari pemerintah daerah, tokoh masyarakat, hingga organisasi kemanusiaan. Tujuannya adalah membangun sinergi agar penyelidikan lebih cepat sekaligus mengembalikan rasa aman di tengah masyarakat. Sementara itu, warga diimbau untuk tetap waspada namun tidak panik. Kepolisian meminta dukungan berupa laporan dari masyarakat apabila mengetahui informasi yang dapat membantu penyelidikan. “Partisipasi aktif masyarakat menjadi kunci penting dalam mengungkap kasus-kasus ini. Bersama-sama, kita bisa menjaga Jayapura tetap aman,” tambah Kapolres. Pengamat hukum dan kriminalitas di Papua menilai bahwa kasus beruntun semacam ini membutuhkan pendekatan menyeluruh. Tidak hanya penegakan hukum, tetapi juga upaya pencegahan melalui peningkatan pengawasan lingkungan serta edukasi masyarakat tentang pentingnya melaporkan kejadian mencurigakan. Dengan penyelidikan yang kini berjalan intensif, masyarakat berharap jawaban segera ditemukan. Lebih dari itu, mereka mendambakan agar kejadian-kejadian serupa tidak kembali terulang di masa mendatang.     Penulis: Hend Editor: GF  30 Sep 2025, 21:42 WIT
Presiden Prabowo Resmikan Akad Massal 26 Ribu KPR FLPP: Wujud Nyata Negara Hadir untuk Rakyat Kecil Papuanewsonline.com, Bogor — Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, meresmikan secara langsung akad massal 26 ribu Kredit Pemilikan Rumah (KPR) Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP) serta serah terima kunci rumah di Pesona Kahuripan 10, Cileungsi, Kabupaten Bogor, Senin (29/9/2025). Acara ini digelar secara hybrid dan diikuti serentak dari berbagai daerah di Indonesia. Dalam sambutannya, Presiden menegaskan bahwa kehadiran negara harus benar-benar dirasakan masyarakat kecil, salah satunya dengan memastikan akses kepemilikan rumah yang layak dan terjangkau. “Saya sangat bahagia, hari ini kita bisa menyaksikan bersama bahwa target awal 25 ribu unit telah terlampaui. Nyatanya, kita berhasil mencapai 26 ribu unit. Ini bukan hanya angka, tapi bukti kerja nyata kita semua,” ujar Prabowo disambut tepuk tangan hadirin. Menurut Presiden, capaian tersebut merupakan refleksi dari perubahan pola pikir para pejabat dan birokrasi yang kini lebih berorientasi pada hasil. Program perumahan rakyat ini hadir sebagai terobosan besar yang berpihak pada Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR). Sejumlah kebijakan pemerintah turut mendukung keberhasilan program ini, antara lain, bea Perolehan Hak atas Tanah dan Bangunan (BPHTB) gratis bagi MBR, percepatan dan penggratisan Persetujuan Bangunan Gedung (PBG) dan serta peningkatan kuota FLPP dari 220 ribu menjadi 350 ribu unit, jumlah terbesar sepanjang sejarah. Selain itu, pemerintah juga memastikan bunga FLPP tetap berada di angka 5 persen tanpa kenaikan, sehingga cicilan rumah tetap terjangkau bagi masyarakat kecil. Presiden Prabowo menegaskan, rumah bukan hanya sekadar tempat tinggal, tetapi pondasi bagi kesejahteraan keluarga, pendidikan anak, serta stabilitas sosial bangsa. Oleh karena itu, program ini akan terus ditingkatkan agar lebih banyak rakyat kecil bisa merasakan manfaatnya. “Rumah adalah hak dasar rakyat. Negara wajib hadir dan memastikan bahwa setiap keluarga di Indonesia memiliki kesempatan untuk hidup layak,” tegas Kepala Negara. Acara peresmian tersebut dihadiri berbagai pejabat tinggi, perwakilan pengembang, perbankan, serta ribuan masyarakat yang mengikuti secara langsung maupun daring. Suasana penuh haru terlihat ketika secara simbolis kunci rumah diserahkan kepada perwakilan penerima KPR, menandai dimulainya kehidupan baru bagi ribuan keluarga Indonesia.(GF)  30 Sep 2025, 21:39 WIT
Pesawat Charter Air North Mendarat di Biak, Membawa Wisatawan Asing untuk Menjelajahi Keindahan Alam Papuanewsonline.com, Biak – Suasana Bandara Frans Kaisiepo, Biak, terasa berbeda pagi ini ketika pesawat charter Air North dari Darwin, Australia, resmi mendarat membawa rombongan wisatawan mancanegara. Kedatangan mereka menjadi awal perjalanan panjang menyusuri keindahan Papua dengan Kapal Pesiar Heritage Explorer. Rombongan wisatawan tersebut akan singgah di sejumlah destinasi unggulan Papua, mulai dari Raja Ampat, Manokwari, Teluk Wondama, hingga Jayapura. Perjalanan laut ini dijadwalkan berakhir pada 14 Oktober 2025 di Jayapura, sebelum rombongan kembali ke negara asal. Menurut Oswald, Direktur Cruise Heritage Explorer, Biak dipilih sebagai pintu masuk karena memiliki posisi geografis strategis yang menghubungkan Pasifik dan Indonesia. “Biak bukan hanya gerbang udara yang ideal, tetapi juga punya nilai sejarah dan budaya yang kuat. Dari sini, wisatawan dapat menikmati perpaduan keindahan alam laut, pegunungan, dan kearifan lokal masyarakat Papua,” jelas Oswald. Biak sendiri menawarkan daya tarik wisata mulai dari snorkeling, diving di spot bawah laut yang masih alami, hingga menjelajahi gua-gua peninggalan Perang Dunia II yang menjadi saksi sejarah penting pulau tersebut. Kunjungan wisatawan mancanegara ini bukan yang terakhir. Pada April 2026 mendatang, Air North akan kembali mengoperasikan penerbangan charter dari Darwin menuju Jayapura dengan membawa 150 wisatawan asing. Gelombang kunjungan wisata ini diproyeksikan akan memberikan kontribusi nyata bagi pertumbuhan ekonomi lokal. Kehadiran wisatawan dipastikan membuka peluang besar bagi sektor ekonomi masyarakat setempat. Mulai dari pelaku UMKM, penyedia jasa transportasi, hingga pengrajin suvenir tradisional diharapkan bisa merasakan manfaat langsung dari geliat pariwisata ini. Pemerintah daerah bersama pelaku usaha pariwisata juga tengah menyiapkan infrastruktur pendukung, baik fasilitas transportasi, penginapan, maupun sarana wisata lainnya. Hal ini bertujuan agar Papua mampu memberikan pengalaman terbaik bagi wisatawan, sekaligus menjaga kelestarian alam dan budaya lokal. Dengan panorama laut biru Raja Ampat, keindahan terumbu karang Teluk Wondama, pesona sejarah Biak, serta kekayaan budaya Jayapura, Papua semakin menegaskan dirinya sebagai salah satu destinasi unggulan dunia. Kunjungan wisatawan melalui penerbangan charter Air North ini membuktikan bahwa Papua semakin diperhitungkan dalam peta pariwisata internasional.     Penulis: Hend Editor: GF 30 Sep 2025, 21:32 WIT
Presiden Prabowo Tegaskan Komitmen Pemerintah Bangun Ekonomi di Penutupan Munas VI PKS Papuanewsonline.com, Jakarta – Suasana hangat mewarnai Golden Ballroom, The Sultan Hotel, Jakarta, saat Presiden Prabowo Subianto menghadiri acara Peresmian Penutupan Musyawarah Nasional (Munas) VI Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Senin (29/9/2025). Kehadiran Kepala Negara disambut meriah oleh para kader PKS, tokoh masyarakat, dan undangan yang hadir memenuhi ruangan. Dalam sambutannya, Presiden Prabowo menegaskan optimisme terhadap masa depan Indonesia. Ia menekankan bahwa bangsa ini memiliki fondasi yang kokoh untuk terus berdiri dan berkembang sebagai negara maju. “Selama 80 tahun perjalanan, kita telah menghadapi pasang surut, perang ideologi, dan berbagai tantangan besar. Namun, Indonesia tetap utuh, semakin kuat, dan mampu berdiri tegak,” ujar Presiden dengan penuh keyakinan. Presiden Prabowo kemudian memaparkan berbagai capaian yang telah berhasil diwujudkan pemerintah dalam kurun waktu 11 bulan terakhir. Salah satu program yang mendapat sorotan utama adalah Program Makan Bergizi Gratis, yang telah menjangkau hampir 30 juta penerima manfaat di seluruh Indonesia. Selain itu, pemerintah juga mendorong pemberdayaan ekonomi masyarakat melalui pembentukan Koperasi Desa Merah Putih di 80 ribu desa dan kelurahan. Koperasi ini diharapkan menjadi tulang punggung ekonomi rakyat sekaligus wadah gotong royong modern. Di sektor perumahan, Presiden menyebut peningkatan kuota dan fasilitas pembiayaan hingga 350 ribu penerima untuk perumahan rakyat. Tak hanya itu, pemerintah juga telah membangun 100 desa nelayan dan menargetkan peningkatan hingga 2.000 desa nelayan pada tahun depan. Pada bidang ketahanan pangan, Presiden Prabowo mengumumkan keberhasilan pemerintah dalam mencetak 480 ribu hektare sawah baru, dengan 280 ribu hektare di antaranya sudah rampung. Dampaknya, produksi beras Indonesia kini menembus rekor tertinggi sepanjang sejarah, memperkuat posisi negara dalam mewujudkan swasembada pangan. Presiden juga menegaskan bahwa sektor pendidikan menjadi perhatian utama pemerintah. Ia menyoroti kebijakan baru berupa pembayaran tunjangan bagi guru non-ASN yang kini langsung ditransfer ke rekening penerima tanpa potongan. Selain itu, pemerintah telah membangun 20 Sekolah Unggul Garuda, 80 Sekolah Unggul Garuda Transformasi, 6 SMA Taruna Nusantara, serta merencanakan pembangunan 20 politeknik di daerah tertinggal. Hingga saat ini, 165 sekolah rakyat telah berdiri dan ditargetkan mencapai 500 titik dalam beberapa tahun ke depan. Melalui pidatonya, Presiden Prabowo menegaskan bahwa pembangunan ekonomi rakyat, penyediaan perumahan, serta peningkatan kualitas pendidikan adalah kunci utama mewujudkan keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia. Ia menutup sambutannya dengan ajakan kepada seluruh elemen bangsa untuk bersatu, bekerja keras, dan menjaga optimisme demi masa depan Indonesia yang lebih maju, sejahtera, dan bermartabat di mata dunia.(GF) 30 Sep 2025, 21:27 WIT
Final Kejurnas Motoprix Papua Tengah Seri 2 Region E Digelar di Nabire: Ribuan Penonton Antusias Papuanewsonline.com, Nabire – Suasana Nabire, Papua Tengah, pada Minggu siang terasa berbeda. Dentuman mesin motor balap menggema di kawasan Sirkuit Non Permanen Bandara Lama Nabire, tempat berlangsungnya Final Kejurnas Motoprix Papua Tengah Seri 2 Region E. Ajang balap bergengsi ini resmi dimulai pada pukul 13.00 WIT dan langsung menyedot perhatian masyarakat. Ribuan warga tampak antusias memadati arena, baik yang datang berjalan kaki maupun menggunakan kendaraan pribadi. Bentot, selaku panitia pelaksana, menegaskan bahwa keamanan dan kenyamanan penonton menjadi prioritas utama. Pihaknya menerapkan aturan ketat dengan membatasi akses ke paddock hanya untuk official, tim crew, dan pembalap. “Akses ke paddock sekarang kami perketat. Hanya official, tim crew, dan pembalap yang boleh masuk. Ini untuk menjaga area tetap steril agar lomba berjalan aman dan lancar,” ungkap Bentot. Selain itu, panitia juga memberikan kabar gembira bagi masyarakat. Jika pada gelaran sebelumnya penonton yang membawa kendaraan dikenakan biaya masuk, kali ini akses penonton sepenuhnya gratis tanpa terkecuali. “Untuk nonton masuk gratis, baik tanpa kendaraan maupun menggunakan kendaraan. Sebelumnya sempat dikenakan biaya bagi yang membawa kendaraan, tetapi hari ini tidak,” jelas Bentot. Kejurnas Motoprix tidak hanya sekadar hiburan, tetapi juga menjadi ajang pembuktian kemampuan pembalap muda Papua sekaligus wadah pencarian talenta balap motor potensial yang bisa bersaing di tingkat nasional bahkan internasional. Dengan lintasan non permanen yang penuh tantangan, para rider dituntut untuk menunjukkan teknik balap yang mumpuni, keberanian, serta strategi cerdas dalam menghadapi tikungan tajam maupun trek lurus berkecepatan tinggi. Sorakan penonton yang memenuhi tribun dan area sekitar lintasan menambah semangat para pembalap. Kehadiran masyarakat dalam jumlah besar menunjukkan bahwa olahraga balap motor memiliki tempat istimewa di hati warga Papua Tengah. Ajang ini diharapkan tidak hanya menjadi tontonan seru, tetapi juga memberikan dampak positif berupa peningkatan ekonomi lokal, mulai dari pedagang kaki lima hingga usaha kecil yang turut merasakan manfaat dari ramainya penonton. Final Kejurnas Motoprix Papua Tengah Seri 2 Region E ini menjadi penutup rangkaian kompetisi yang paling ditunggu-tunggu. Dengan segala persiapan matang dari panitia, dukungan masyarakat, serta semangat juang para rider, ajang ini diharapkan mampu melahirkan juara-juara baru dan memperkuat eksistensi Papua Tengah sebagai salah satu pusat olahraga otomotif di Indonesia Timur.     Penulis: Hend Editor: GF 30 Sep 2025, 20:57 WIT
Kemenko Polkam Dorong Implementasi Smart Security System untuk IKN Papuanewsonline.com, Tangerang – Pemerintah terus memperkuat persiapan pembangunan Ibu Kota Nusantara (IKN), tidak hanya dari sisi infrastruktur, tetapi juga dari aspek keamanan. Kementerian Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Kemenko Polkam) menggelar Rapat Koordinasi Perumusan Rekomendasi Kebijakan Pengawalan Desain Sistem Keamanan IKN, Senin (29/9/2025), di Tangerang. Rapat strategis ini dipimpin langsung oleh Asisten Deputi Bidang Penanganan Kejahatan Konvensional dan Kejahatan terhadap Kekayaan Negara, Deputi Bidang Koordinasi Keamanan dan Ketertiban Masyarakat (Bidkoor Kamtibmas), Brigjen Pol. Irwansyah. Dalam paparannya, Irwansyah menegaskan bahwa IKN harus memiliki sistem keamanan modern dan terintegrasi, mengingat kawasan tersebut akan menjadi pusat pemerintahan sekaligus infrastruktur vital nasional. “IKN akan menjadi pusat pemerintahan dan infrastruktur vital nasional. Karena itu, dibutuhkan sistem keamanan cerdas berbasis teknologi modern seperti integrasi sensor, CCTV analitik, hingga command center berbasis AI. Tujuannya adalah memastikan deteksi dini, respons cepat, serta perlindungan optimal bagi masyarakat dan investor,” ujarnya. Pembangunan IKN membawa peluang besar, namun juga konsekuensi terhadap dinamika keamanan. Sejumlah isu yang harus diantisipasi antara lain sengketa lahan, kriminalitas umum, peredaran narkoba, aktivitas pertambangan ilegal, hingga pembalakan liar yang dapat mengancam kelestarian lingkungan. Selain itu, ancaman kejahatan siber juga menjadi sorotan utama. Dengan konsep kota pintar (smart city), IKN akan sangat bergantung pada teknologi digital, sehingga kerentanan terhadap serangan siber harus diantisipasi sejak dini. Melalui forum koordinasi ini, Kemenko Polkam bersama kementerian dan lembaga terkait sepakat bahwa penguatan keamanan IKN tidak bisa dilakukan secara parsial, melainkan membutuhkan sinergi lintas sektor. Aspek yang dibahas mencakup pencegahan, penegakan hukum, perlindungan infrastruktur strategis, hingga penguatan kapasitas intelijen dan siber. Rapat ini turut dihadiri oleh perwakilan Kementerian Dalam Negeri, Asisten Operasi (Astamaops) Polri, Polda Kalimantan Timur, Otorita Ibu Kota Nusantara, serta Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN). Menurut Brigjen Pol. Irwansyah, kehadiran berbagai pihak menunjukkan komitmen bersama untuk menghadirkan sistem keamanan yang modern, terintegrasi, dan adaptif terhadap tantangan masa depan. Dengan perumusan kebijakan ini, pemerintah menargetkan agar sistem keamanan IKN dapat menjadi model keamanan perkotaan modern di Indonesia, yang mampu memberikan rasa aman tidak hanya bagi aparatur negara, tetapi juga masyarakat, pelaku usaha, dan investor asing. Kemenko Polkam optimis bahwa melalui langkah konkret ini, IKN akan tumbuh sebagai pusat pemerintahan yang aman, berkelanjutan, dan dipercaya dunia internasional.(GF) 30 Sep 2025, 20:42 WIT
Eksploitasi Tambang Emas Blok Wabu di Intan Jaya Menimbulkan Kekhawatiran Rakyat Papua Papuanewsonline.com, Jakarta – Rencana besar pemerintah Indonesia untuk melakukan eksploitasi tambang emas Blok Wabu di Intan Jaya, Papua, kini semakin jelas arahnya. Berdasarkan hasil rapat gabungan antara Kementerian ESDM, Komite II DPD RI, dan Komisi XII DPR RI pada 15 November 2024, diputuskan bahwa operasi tambang akan dimulai pada Maret 2026. Lima perusahaan besar dipersiapkan untuk menjalankan proyek ambisius ini, termasuk PT ANTAM dan PT Freeport Indonesia. Blok Wabu sendiri dikenal memiliki cadangan emas bernilai ratusan triliun rupiah, menjadikannya salah satu potensi tambang terbesar di Indonesia bahkan dunia. Untuk mendukung kelancaran proyek, pemerintah telah melakukan pengerahan militer dalam skala besar. Saat ini terdapat 31 pos TNI aktif di Intan Jaya, sebuah jumlah yang mencerminkan konsentrasi kekuatan negara di wilayah tersebut. Langkah ini disebut sebagai upaya untuk menjaga keamanan, baik dari potensi gangguan kelompok bersenjata maupun dinamika sosial-politik di lapangan. Namun, pengerahan militer juga menimbulkan pertanyaan serius: apakah pengamanan ini benar-benar demi rakyat Intan Jaya atau justru lebih banyak untuk kepentingan eksploitasi tambang emas? “Tanah kami kini dijaga ketat bukan untuk kepentingan rakyat Papua, melainkan untuk kepentingan kolonial Indonesia dan dunia internasional,” kata Marten Hagisimijau, Aktivis Mahasiswa Papua, dalam keterangannya. Masyarakat Intan Jaya, yang sebagian besar menggantungkan hidup dari pertanian tradisional, kini dihadapkan pada ancaman hilangnya ruang hidup dan ketidakpastian masa depan. Kehadiran tambang emas berskala besar berpotensi menimbulkan dampak lingkungan serius, mulai dari kerusakan hutan, pencemaran sungai, hingga memicu gelombang pengungsian akibat konflik bersenjata. Di sisi lain, pemerintah pusat berargumen bahwa proyek ini akan menjadi motor penggerak ekonomi nasional sekaligus membuka lapangan kerja baru bagi masyarakat Papua. Namun, pengalaman dari proyek-proyek tambang sebelumnya membuat sebagian warga skeptis, lantaran manfaat ekonomi sering kali tidak sebanding dengan kerugian sosial dan lingkungan yang ditanggung masyarakat lokal. Rencana eksploitasi Blok Wabu mencerminkan persimpangan besar bagi Papua. Di satu sisi, ada harapan akan peningkatan ekonomi nasional dan regional. Namun di sisi lain, ada ancaman terhadap keberlangsungan hidup masyarakat adat dan kelestarian lingkungan. Dengan segala dinamika ini, keputusan pemerintah untuk melanjutkan eksploitasi Blok Wabu pada 2026 dipastikan akan terus menjadi perdebatan hangat, baik di tingkat lokal, nasional, maupun internasional.     Penulis: Hendrik Editor: GF  30 Sep 2025, 20:37 WIT
Kepala Suku Besar Lumo di Puncak Jaya: Terima Kasih Bapak Presiden Prabowo Papuanewsonline.com, Puncak Jaya- kepala Suku Lumo Minangen Wonda Memberikan apresiasi dan menyampaikan terima kasih kepada Bapak presiden Prabowo Subianto atas bantuan langsung yang diterima oleh Masyarakat di Distrik Lumo, Kabupaten Puncak Jaya, Provinsi Papua Tengah.Bantuan ini berupa pembangunan Honay, Pembuatan Kandang Babi, Bibit ternak Babi dan alat Komunikasi (HP). Minangen Wonda mengatakan Bantuan tersebut merupakan kebutuhan pokok yang sangat dibutuhkan masyarakat." Puji Tuhan bantuan ini kami terima secara langsung melalui orang kepercayaan bapak Presiden di Kabupaten Puncak Jaya, semoga Tuhan senantiasa berkati bapak Presiden selalu," ucap kepala suku besar Lumo, Minangen Wonda, Selasa (30/9/2025).Ia  berharap uluran tangan secara langsung dari Bapak Presiden seperti ini, terus dilakukan sehingga dapat membantu masyarakat di pegunungan Papua.Minangen Wonda menjelaskan bahwa pasca konflik pilkada tahun 2024 dan pelantikan Kepala daerah Bupati- Wakil Bupati di Puncak Jaya, hingga kini belum ada gebrakan terhadap pembenahan wilayah maupun kebutuhan masyarakat." Belum ada terobosan dari Pemerintah Daerah, melainkan terobosan pemerintah pusat lah yang berperan dalam membantu kami masyarakat di Puncak Jaya," Jelasnya.Minangen Wonda menjelaskan bahwa Ia bersama masyarakat di Distrik Lumo akan terus berupaya menjaga tanah Papua tetap Damai." Sekali lagi kami sampaikan terima kasih kepada Bapak Presiden, Semoga Tuhan yang senantiasa memberkati Bapak. Wa wa wa wa," Pungkasnya.(red) 30 Sep 2025, 12:00 WIT
Polda Jatim Amankan Pelaku Aksi Anarkis Pembakaran Fasilitas Publik di Kediri Papuanewsonline.com, Surabaya - Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Jawa Timur menangkap tersangka MF alias P sebagai hasil pengembangan dari tersangka SA dalam kasus unjuk rasa anarkis di Kediri yang berujung pada pembakaran dan penyerangan fasilitas umum serta kantor kepolisian.Penangkapan dilakukan pada Sabtu, 27 September 2025, sekitar pukul 15.00 WIB di rumah tersangka yang berlokasi di Kecamatan Ngaglik, Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta.Kabid Humas Polda Jawa Timur, Kombes Pol Jules Abast, menjelaskan bahwa proses penangkapan dan penggeledahan telah dilakukan sesuai prosedur hukum dengan melibatkan aparat lingkungan setempat.“Saat dilakukan upaya penangkapan dan penggeledahan, tersangka MF alias P berada sendirian di rumah. Penyidik juga telah berkoordinasi dengan ketua RT dan RW setempat serta memberitahukan kepada keluarga melalui video call yang disertai bukti tangkapan layar,” jelas Kombes Pol Jules Abast, Senin (29/9).Setelah ditangkap, MF alias P langsung dibawa ke Polda Jawa Timur untuk pemeriksaan lebih lanjut. Ia juga telah mendapatkan pendampingan hukum dari YLBHI Surabaya, serta didampingi adik kandungnya saat tiba di Polda Jatim.Sebelum dilakukan penangkapan, penyidik Ditreskrimum Polda Jatim telah melakukan gelar perkara dan menetapkan MF alias P sebagai tersangka. Penetapan ini dilakukan karena adanya bukti kuat keterlibatan tersangka dalam tindak pidana penghasutan yang mengarah pada kekerasan dan pembakaran fasilitas publik.“Tersangka MF alias P berperan aktif berkomunikasi dengan tersangka SA untuk melakukan penghasutan terhadap masyarakat agar melakukan perbuatan melawan hukum, seperti penyerangan dan pembakaran sejumlah fasilitas di Kediri,” ujar Kombes Pol Jules Abast.Peran MF alias P diduga terkait langsung dengan peristiwa unjuk rasa anarkis pada 30 Agustus 2025 di Kediri, termasuk pembakaran Kantor Polres Kediri Kota, penyerangan Kantor DPRD Kota Kediri, serta pelemparan molotov ke pos polisi dan fasilitas publik lainnya.Atas perbuatannya, MF alias P dijerat dengan Pasal 160 KUHP junto Pasal 187 KUHP, junto Pasal 170 KUHP, junto Pasal 55 KUHP tentang penghasutan untuk melakukan kekerasan terhadap orang atau barang serta pembakaran.Dari hasil penggeledahan, penyidik menyita sejumlah barang bukti berupa handphone, MacBook, tablet Huawei, lima kartu ATM, satu buku tabungan BCA, serta beberapa buku bacaan milik tersangka.“Barang bukti utama berupa perangkat elektronik dan dokumen keuangan sudah diamankan. Sementara buku-buku yang tidak berkaitan langsung dengan perkara akan dikembalikan kepada tersangka atau keluarga,” terang Kombes Pol Jules Abast.Penyidik Polda Jawa Timur saat ini masih mendalami kemungkinan adanya afiliasi kelompok lain atau pihak penyandang dana yang terlibat dalam aksi anarkis tersebut.“Kami terus mendalami jaringan tersangka, termasuk hubungan dan komunikasi dengan SA serta potensi dukungan dari pihak lain. Hasil pendalaman akan kami sampaikan lebih lanjut,” tutup Kabid Humas Polda Jatim Kombes Pol Jules Abast. PNO-12 30 Sep 2025, 07:32 WIT
Berita utama
Berita Terbaru
Berita Populer
Video terbaru
lihat video 10 Feb 2023, 15:22 WIT