logo-website
Selasa, 10 Mar 2026,  WIT
Berita Pilihan Redaksi Homepage
Satgas Operasi Damai Cartenz Sambangi Mama-mama di Distrik Kulirik,Puncak Jaya Papuanewsonline.com, Puncak Jaya - Satuan Tugas Operasi Damai Cartenz kembali melaksanakan kunjungan humanis dengan mama-mama di Distrik Kulirik, Puncak Jaya, sebagai wujud pendekatan persuasif dan pembangunan kepercayaan dan kedekatan dengan masyarakat pada Rabu (16/7/2025) pukul 11.00 WIT.Kunjungan tersebut diwarnai suasana hangat dan penuh keakraban. Kehadiran personel Satgas Ops Damai Cartenz disambut dengan senyum tulus dan tawa ceria oleh mama-mama setempat yang dengan antusias berdialog dan menerima pesan-pesan persatuan serta perdamaian. Kebersamaan ini menjadi bukti komitmen Satgas Operasi Damai Cartenz tidak hanya bertugas sebagai penegak hukum namun juga sebagai pendamping bagi masyarakat Papua untuk menciptakan suasana yang harmonis dan damai.Kepala Operasi Damai Cartenz, Brigjen Pol. Dr. Faizal Ramadhani, S.Sos., S.I.K., M.H., yang didampingi oleh Wakaops Operasi Damai Cartenz, Kombes Pol. Adarma Sinaga, S.I.K., M.Hum., menegaskan pentingnya pendekatan humanis yang terus diterapkan di seluruh wilayah Papua.“Satgas Operasi Damai Cartenz hadir bukan hanya untuk menjaga keamanan, tetapi juga untuk mendekatkan diri kepada masyarakat melalui kegiatan yang menyentuh hati. Kami ingin memastikan bahwa setiap warga merasa aman, diperhatikan, dan menjadi bagian penting dalam mewujudkan Papua yang damai dan sejahtera,” ujar Brigjen Pol. Faizal Ramadhani.Sementara itu, Kasatgas Humas Operasi Damai Cartenz, Kombes Pol. Yusuf Sutejo, S.I.K., M.T., menegaskan bahwa pelaksanaan kegiatan humanis bersama mama-mama di Distrik Kulirik merupakan salah satu bentuk nyata upaya membangun hubungan baik dengan masyarakat sejak akar rumput.“Melalui pendekatan seperti ini, kami ingin membangun kepercayaan masyarakat terhadap aparat keamanan. Kehadiran kami untuk merangkul, mendengarkan, dan bersama-sama membangun Papua yang aman, damai, dan penuh harapan,” tegas Kombes Pol. Yusuf Sutejo.Satgas Operasi Damai Cartenz berkomitmen untuk terus hadir di tengah masyarakat Papua dengan program-program humanis yang mengedepankan nilai kemanusiaan, persaudaraan, dan persatuan demi terwujudnya Papua yang aman, sejuk, dan bermartabat. PNO-11 17 Jul 2025, 14:12 WIT
Kemenko Polkam: SPPT-TI Wujudkan Pentingnya Digitalisasi Dalam Penegakan Hukum Papuanewsonline.com, Jakarta-, Di era globalisasi saat ini, proses digitalisasi sangat penting khususnya dalam penerapan hukum pidana. Hal ini untuk memonitoring penanganan perkara sehingga lebih transparan dan akuntabel.Demikian disampaikan Deputi Bidang Koordinasi Keamanan dan Ketertiban Masyarakat, Kemenko Polkam, Irjen Pol. Asep Jaenal Ahmadi dalam kegiatan Monitoring dan Evaluasi Sistem Peradilan Pidana Terpadu Berbasis Teknologi (SPPT-TI) di Jakarta, Rabu (16/7/2025)."Dalam RPJMN 2025-2029 telah mengamanatkan untuk diterapkannya penegakan hukum pidana dengan dukungan teknologi informasi. Salah satunya melalui Sistem Peradilan Perkara Pidana Terpadu berbasis Teknologi Informasi atau yang disingkat dengan SPPT-TI," kata Asep.Asep mengatakan SPPT-TI merupakan sistem yang mengintegrasikan aplikasi penanganan perkara yang dimiliki oleh Mahkamah Agung, Polri, Kejaksaan, BNN, KPK dan Ditjen Pemasyarakatan, dalam rangka pertukaran data dan dokumen elektronik administrasi penangan perkara pidana." Melalui SPPT-TI pertukaran data dan dokumen administrasi penanganan perkara antara LPH, mulai dari tahap SPDP hingga Pelaksanaan Putusan Pengadilan dapat termonitor dengan media Dashboard yang telah berhasil dikembangkan Kemkomdigi," ujar Asep.Kata Dia, Pada tahun ini, Menko Polkam Budi Gunawan mengamanatkan agar SPPT-TI dapat dirasakan langsung oleh masyarakat. Sehingga SPPT-TI harus diberlakukan oleh semua perwakilan LPH.Sementara itu, Kepala Biro Hubungan Mayarakat, Data, dan Informasi Kemenko Polkam, Brigjen Pol. M. Syafrial mengatakan, SPPT-TI menggunakan jaringan Intra-Government Secure Network (IGSN) dan dilengkapi dengan High Availability sistem sehingga memiliki tingkat proteksi keamanan yang tinggi."Target kami di tahun 2025 ini implementasi tanda tangan elektronik (TTE) tersertifikasi di semua LPH. Kami tegaskan bahwa Polkam tidak ikut campur dalam proses penanganan perkara, tapi mendorong dalam digitalisasinya sehingga transparan, akuntabel, dan sebagainya," kata Syafrial.Sebagai informasi, pengembangan dan implementasi SPPT TI telah dilaksanakan sejak tahun 2018. Adapun manfaat SPPT TI dalam penanganan perkara diantaranya identifikasi bottleneck penanganan perkara, tertib administrasi APH dalam penanganan perkara, mengukur kinerja penanganan perkara, Zero Overstay pada Lapas/Rutan, perencanaan penganggaran, dan keterbukaan informasi publik.(Ning) 17 Jul 2025, 13:57 WIT
Tahap II, Kasus Dugaan Korupsi Proyek Jembatan Agimuga Timika Siap Disidangkan Papuanewsonline.com, Timika-  Penyidik tindak pidana khusus Kejaksaan Negeri Mimika merampungkan berkas perkara dugaan korupsi proyek pembangunan jembatan Agimuga dan sudah diserahkan kepada Jaksa penuntut umum, agar dilimpahkan ke Pengadilan Tipikor Jayapura, untuk disidangkan.Kasi Intel Kejaksaan Negeri Mimika, Royal Sitohang membenarkan bahwa dalam penanganan perkara tersebut, telah dilakukan penyerahan barang bukti dan tersangka." Benar, Tahap 2 Penyerahan Tersangka dan Barang Bukti pada hari ini Rabu, 16 Juli 2025 bertempat di Kantor Kejaksaan Negeri Mimika," ujar Royal di Timika, Kamis (17/7/2025).Saat penyerahan tahap 2, lanjut Royal, Tersangka MMP Selaku Penyedia Jasa dan AP Selaku PPK/KPA,  masing-masing  di dampingi oleh Penasehat Hukumnya." Penyidik tindak pidana khusus menyerahkan tersangka dan barang bukti kepada JPU Kejaksaan Negeri Mimika  Febi Wilma Sorbu, S.H. untuk selanjutnya segerah dilimpahkan ke Pengadilan Tipikor Jayapura, untuk disidangkan," Jelasnya.Royal menjelaskan kedua tersangka disangka melanggar Pasal Primair : Pasal 2 ayat (1) Jo. Pasal 18 ayat (1) huruf b, ayat (2) dan ayat (3) Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 sebagaimana telah diubah dan ditambah dengan Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi; Subsidiair: Pasal 3 Jo. Pasal 18 ayat (1) huruf b, ayat (2) dan ayat (3) Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 sebagaimana telah diubah dan ditambaah dengan Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi." Kedua tersangka dilakukan penahanan oleh Penuntut Umum selama 20 (dua puluh) hari sejak tanggal 16 Juli 2025 sampai dengan 04 Agustus 2025, di Lapas Kelas IIB Timika, sambil menunggu proses persidangan," Pungkasnya.Diketahui dalam kasus dugaan korupsi Proyek jembatan Agimuga ini, tersangka MM P telah mengembalikan kerugian negara.(hen) 17 Jul 2025, 10:43 WIT
Mimika Raih Juara Umum STQH I Papua Tengah 2025 Siap Wakili Papua Tengah di Tingkat Nasional dengan Perolehan 81 Poin Tertinggi Papuanewsonline.com, Mimika – Kabupaten Mimika kembali menorehkan prestasi membanggakan di kancah keagamaan dengan berhasil meraih Juara Umum pada Seleksi Tilawatil Quran dan Hadits (STQH) I Tingkat Provinsi Papua Tengah Tahun 2025. Dengan perolehan total 81 poin, Mimika unggul atas enam kabupaten lainnya di provinsi baru hasil pemekaran tersebut. Keberhasilan ini disambut dengan penuh rasa syukur dan kebanggaan oleh seluruh pihak, khususnya oleh Koordinator Kafilah kabupaten Mimika, Drs. H. Muhammad Darwis, M.I.Kom. “Alhamdulillah, kami sangat bersyukur. Biasanya, dalam ajang-ajang besar seperti ini, tuan rumah yang selalu keluar sebagai juara umum. Namun kali ini, Mimika berhasil memecahkan tren itu,” ungkap H.Darwis dalam wawancara eksklusif bersama Papuanewsonline.com Menurut Darwis, keberhasilan Mimika tidak terlepas dari sistem pembinaan yang kuat dan merata di berbagai lapisan masyarakat. Banyaknya lembaga keagamaan dan pendidikan Al-Quran menjadi pondasi kuat yang mendukung prestasi tersebut. Faktor pendukung keberhasilan antara lain: Pesantren yang tersebar luas, Rumah-rumah Quran dan tilawah, Taman Pendidikan Al-Quran (TPQ) aktif, dan program pembinaan qori dan qori’ah secara berjenjang. Lebih lanjut ditegaskan bahwa pembinaan yang konsisten, disertai kedisiplinan peserta saat berlaga di Nabire, menjadi faktor utama yang membawa Mimika menjadi yang terbaik di Papua Tengah. Kabupaten Mimika mengirimkan 15 peserta yang berlaga dalam berbagai cabang lomba, antara lain: Cabang Tilawah ada Tilawah Dewasa Putra dan Putri, Tilawah Anak Putra dan Putri. Cabang Hifzil Quran, yaitu Hifzil 1 juz, 5 juz, 10 juz, 20 juz, dan 30 Juz Putra dan Putri Cabang Hadits, yaitu KTIQ Hadits (1 peserta putri). Selain peserta, Mimika juga mengirimkan 21 orang official yang terdiri dari pelatih, pendamping, tim humas, pengurus LPTQ, dan perwakilan Kementerian Agama Kabupaten Mimika. Mimika dijadwalkan akan mewakili Papua Tengah di ajang STQH Nasional yang akan diselenggarakan di Kendari, Sulawesi Tenggara. Sebagai bagian dari persiapan, LPTQ Mimika akan mengadakan Training Center intensif selama dua bulan, guna mematangkan kemampuan dan mental peserta. Darwis menambahkan bahwa kegiatan Training Center ini sebenarnya telah rutin dilaksanakan bahkan sebelum keberangkatan ke STQH Papua Tengah. Pemerintah Kabupaten Mimika turut memberikan apresiasi atas capaian ini. Bupati dan Wakil Bupati Mimika secara langsung menyampaikan ucapan selamat sesaat setelah pengumuman kemenangan Mimika sebagai juara umum. “Dukungan dari Pemerintah Daerah sangat luar biasa. Ini menjadi motivasi tambahan bagi kami semua,” ujar Darwis. Ke depan, LPTQ Mimika bersama Kementerian Agama Kabupaten Mimika akan melakukan pendataan menyeluruh terhadap seluruh TPQ di wilayah Mimika, dan mengintensifkan kerja sama dengan forum muballigh, imam masjid, dan guru ngaji untuk mencetak generasi Qurani yang berkelanjutan. Menutup pernyataannya, Darwis menyampaikan pesan penuh makna kepada masyarakat Mimika, “Meraih itu mudah, mempertahankan jauh lebih sulit. Maka jangan cepat puas. Kita harus terus berbenah dan memperkuat komitmen untuk masa depan.” Ujarnya. Meski belum menargetkan juara internasional, LPTQ Mimika tetap membuka diri pada kemungkinan tersebut di masa mendatang. Fokus utama saat ini adalah tampil optimal di tingkat nasional dan membawa nama Mimika serta Papua Tengah ke kancah yang lebih tinggi. (Fadli)Siap Wakili Papua Tengah di Tingkat Nasional dengan Perolehan 81 Poin Tertinggi Papuanewsonline.com, Mimika – Kabupaten Mimika kembali menorehkan prestasi membanggakan di kancah keagamaan dengan berhasil meraih Juara Umum pada Seleksi Tilawatil Quran dan Hadits (STQH) I Tingkat Provinsi Papua Tengah Tahun 2025. Dengan perolehan total 81 poin, Mimika unggul atas enam kabupaten lainnya di provinsi baru hasil pemekaran tersebut. Keberhasilan ini disambut dengan penuh rasa syukur dan kebanggaan oleh seluruh pihak, khususnya oleh Koordinator Kafilah kabupaten Mimika, Drs. H. Muhammad Darwis, M.I.Kom. “Alhamdulillah, kami sangat bersyukur. Biasanya, dalam ajang-ajang besar seperti ini, tuan rumah yang selalu keluar sebagai juara umum. Namun kali ini, Mimika berhasil memecahkan tren itu,” ungkap H.Darwis dalam wawancara eksklusif bersama Papuanewsonline.com Menurut Darwis, keberhasilan Mimika tidak terlepas dari sistem pembinaan yang kuat dan merata di berbagai lapisan masyarakat. Banyaknya lembaga keagamaan dan pendidikan Al-Quran menjadi pondasi kuat yang mendukung prestasi tersebut. Faktor pendukung keberhasilan antara lain: Pesantren yang tersebar luas, Rumah-rumah Quran dan tilawah, Taman Pendidikan Al-Quran (TPQ) aktif, dan program pembinaan qori dan qori’ah secara berjenjang. Lebih lanjut ditegaskan bahwa pembinaan yang konsisten, disertai kedisiplinan peserta saat berlaga di Nabire, menjadi faktor utama yang membawa Mimika menjadi yang terbaik di Papua Tengah. Kabupaten Mimika mengirimkan 15 peserta yang berlaga dalam berbagai cabang lomba, antara lain: Cabang Tilawah ada Tilawah Dewasa Putra dan Putri, Tilawah Anak Putra dan Putri. Cabang Hifzil Quran, yaitu Hifzil 1 juz, 5 juz, 10 juz, 20 juz, dan 30 Juz Putra dan Putri Cabang Hadits, yaitu KTIQ Hadits (1 peserta putri). Selain peserta, Mimika juga mengirimkan 21 orang official yang terdiri dari pelatih, pendamping, tim humas, pengurus LPTQ, dan perwakilan Kementerian Agama Kabupaten Mimika. Mimika dijadwalkan akan mewakili Papua Tengah di ajang STQH Nasional yang akan diselenggarakan di Kendari, Sulawesi Tenggara. Sebagai bagian dari persiapan, LPTQ Mimika akan mengadakan Training Center intensif selama dua bulan, guna mematangkan kemampuan dan mental peserta. Darwis menambahkan bahwa kegiatan Training Center ini sebenarnya telah rutin dilaksanakan bahkan sebelum keberangkatan ke STQH Papua Tengah. Pemerintah Kabupaten Mimika turut memberikan apresiasi atas capaian ini. Bupati dan Wakil Bupati Mimika secara langsung menyampaikan ucapan selamat sesaat setelah pengumuman kemenangan Mimika sebagai juara umum. “Dukungan dari Pemerintah Daerah sangat luar biasa. Ini menjadi motivasi tambahan bagi kami semua,” ujar Darwis. Ke depan, LPTQ Mimika bersama Kementerian Agama Kabupaten Mimika akan melakukan pendataan menyeluruh terhadap seluruh TPQ di wilayah Mimika, dan mengintensifkan kerja sama dengan forum muballigh, imam masjid, dan guru ngaji untuk mencetak generasi Qurani yang berkelanjutan. Menutup pernyataannya, Darwis menyampaikan pesan penuh makna kepada masyarakat Mimika, “Meraih itu mudah, mempertahankan jauh lebih sulit. Maka jangan cepat puas. Kita harus terus berbenah dan memperkuat komitmen untuk masa depan.” Ujarnya. Meski belum menargetkan juara internasional, LPTQ Mimika tetap membuka diri pada kemungkinan tersebut di masa mendatang. Fokus utama saat ini adalah tampil optimal di tingkat nasional dan membawa nama Mimika serta Papua Tengah ke kancah yang lebih tinggi. (Fadli) 16 Jul 2025, 22:45 WIT
Tunjuk Plt Kepala Dinas PUPR, Bupati Mimika Pastikan Kelancaran Pembangunan Papuanewsonline.com, Timika – Guna kelancaran pemerintahan, Bupati Mimika menunjuk Inosensius Yoga Pribadi sebagai Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Mimika menyusul kasus pidana yang menyeret Kadis PUPR sebelumnya. Surat Keputusan (SK) penunjukan telah diberikan kepada Yoga Pribadi pada Selasa (15/07/2025).  Penunjukan ini merupakan bagian dari upaya Pemerintah Kabupaten Mimika untuk mengisi sejumlah kekosongan di berbagai Organisasi Perangkat Daerah (OPD). “Kita sudah tunjuk Plt Kadis PUPR Pak Yoga dan masih ada beberapa jabatan lainnya,” ujarnya. Rettob menambahkan bahwa terdapat sekitar 40 posisi yang akan diisi untuk memastikan kelancaran operasional pemerintahan.  Proses pengisian jabatan ini akan terus berlanjut untuk memastikan seluruh sektor pemerintahan berjalan optimal. Masa jabatan Plt Kepala Dinas PUPR, Bapak Inosensius Yoga Pribadi, akan berlangsung maksimal enam bulan sesuai aturan yang berlaku. Namun, Rettob menekankan bahwa penugasan ini bersifat evaluatif dan dapat diganti sewaktu-waktu, tergantung pada kinerja yang ditunjukkan.  "Plt ini masa jabatan sesuai aturan maksimum enam bulan, tapi kita bisa copot sewaktu-waktu, bisa satu dua bulan tergantung kinerja," tegasnya.  Hal ini menunjukkan komitmen Bupati untuk memastikan efektivitas dan akuntabilitas dalam pemerintahan. Penunjukan Plt Kepala Dinas PUPR ini juga diharapkan dapat segera mengatasi kekosongan jabatan dan memastikan kelancaran program-program pembangunan infrastruktur dan penataan ruang di Kabupaten Mimika.  Langkah ini juga merupakan bagian dari upaya Bupati Rettob dalam melakukan reformasi birokrasi dan peningkatan kinerja pemerintahan daerah. (Jidan) 16 Jul 2025, 21:59 WIT
Laksanakan Anev Kinerja, Propam Dorong Penguatan Internal yang Modern dan Berkeadilan Papuanewsonline.com, Jakarta – Dalam upaya meningkatkan efektivitas pelaksanaan tugas dan fungsi pengawasan internal di lingkungan Kepolisian Negara Republik Indonesia, Divisi Profesi dan Pengamanan (Propam) Polri menggelar kegiatan Analisa dan Evaluasi (Anev) Kinerja di Gedung Presisi Polri lantai 10 pada Selasa, (15/7/2025). Kegiatan tersebut sekaligus memberikan penghargaan terhadap Kabid Propam Polda se-Indonesia.Kegiatan tersebut berlangsung mulai 09.00 hingga 17.00 WIB dan diikuti oleh seluruh jajaran Bidang Propam Polda se-Indonesia. Dalam kegiatan tersebut, sejumlah pejabat utama di lingkungan Divpropam juga memberikan menyampaikan arahannya.Dalam arahannya, Kepala Divisi Propam Polri Irjen. Pol. Abdul Karim menekankan pentingnya integritas, profesionalisme, dan akuntabilitas dalam pelaksanaan tugas pengamanan internal. Karim juga mendorong seluruh personel adaptif terhadap dinamika serta meningkatkan sinergitas antar unit."Seluruh personel harus adaptif terhadap dinamika tugas dan meningkatkan sinergitas antar unit pengawasan, baik di tingkat pusat maupun kewilayahan," tegasnya.Sementara itu, Kepala Biro Paminal, Brigjen Pol Yudo Hermanto, menyampaikan evaluasi terhadap pelaksanaan fungsi pengawasan melekat, termasuk penanganan dugaan pelanggaran yang dilakukan oleh anggota. Yudho juga menekankan strategi pencegahan melalui pembinaan berkelanjutan sebagai langkah kunci dalam menjaga integritas dan profesionalisme personel.Dalam kesempatan yang sama, Kepala Biro Provos, Brigjen Pol Naek Pamen Simanjuntak, menyoroti peran vital Provos sebagai garda terdepan dalam penegakan disiplin dan tata tertib di lapangan. Ia memaparkan sejumlah langkah konkret guna meningkatkan kehadiran dan peran aktif Provos di tiap satuan kerja.Selain itu, Kepala Biro Wabprof Brigjen Pol Agus Wijayanto yang diwakili oleh Sesro Wabprof Kombes Pol Armaini, turut menjelaskan upaya penanganan pelanggaran kode etik profesi Polri. mendorong peningkatan kapasitas personel Wabprof dalam menyelenggarakan sidang kode etik secara objektif, transparan, dan akuntabel.Melalui kegiatan ini, seluruh personel Propam diharapkan dapat meningkatkan kualitas kinerja dan pelayanan, sekaligus mewujudkan sistem pengawasan internal Polri yang lebih modern, terpercaya, dan berkeadilan. PNO-12 16 Jul 2025, 20:24 WIT
Kapolri Cup 2025 Naik Level Internasional, 1.147 Peserta Siap Ikuti Kejuaraan Menembak IPSC Level 3 Papuanewsonline.com, Depok - Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) bersiap menggelar Shooting Championship Kapolri Cup 2025 dengan standar International Practical Shooting Confederation (IPSC) Level 3. Kejuaraan ini merupakan bagian dari rangkaian peringatan Hari Bhayangkara ke-79 dan akan berlangsung pada 17–20 Juli 2025 di Lapangan Tembak Presisi Hugeng Imam Santoso, Korbrimob Polri, Kelapa Dua, Depok.Dalam konferensi pers yang digelar pada Rabu pagi (16/7/2025), Penanggung Jawab kegiatan Irjen Pol. Drs. Widodo, S.H., M.H. menjelaskan bahwa event Kapolri Cup tahun ini naik kelas menjadi kompetisi internasional dengan cakupan peserta dari berbagai kalangan.“Sebelumnya, pertandingan ini hanya diadakan dalam bentuk Kapolri Cup level 2. Baru tahun ini kami tingkatkan ke level 3 untuk memberikan tantangan yang lebih tinggi dan menyemarakkan pertandingan,” ujar Irjen Pol. Widodo.Jumlah peserta yang sudah mendaftar mencapai 1.147 orang dan terbagi dalam dua kategori besar, yakni umum dan internal Polri. Kategori umum meliputi anggota IPSC/non-IPSC, pimpinan kementerian/lembaga, pimpinan redaksi media dan jurnalis. Sementara kategori Polri terdiri dari pejabat utama Mabes Polri, perwakilan dari 36 Polda, serta Taruna Akpol yang memiliki kemampuan menembak.Adapun tiga jenis pertandingan yang akan diperlombakan adalah:- Tembak Reaksi (IPSC dan non-IPSC)- Tembak Shoot Off (duel cepat antar peserta)- Tembak Presisi (penilaian akurasi dari jarak 25 meter)Perlombaan ini juga menjadi ajang pembinaan dan penjaringan atlet menembak dari kalangan sipil maupun institusi. Irjen Pol. Widodo menekankan pentingnya kegiatan ini dalam mendukung profesionalisme sekaligus prestasi olahraga nasional.“Olahraga menembak memiliki kaitan erat dengan tugas kepolisian, sehingga turut meningkatkan motivasi anggota Polri dan peserta lainnya dalam meningkatkan kemampuan serta keterampilan menembak,” tambahnya.Sementara itu, Kabag Penum Divhumas Polri, Kombes Pol. Erdi A. Chaniago, S.I.K., S.H., M.Si., menyampaikan bahwa konferensi pers ini merupakan bentuk keterbukaan informasi kepada masyarakat dan media, sekaligus untuk menyosialisasikan pelaksanaan lomba.“Pertandingan ini merupakan bagian dari rangkaian HUT Bhayangkara 2025. Besok kegiatan akan resmi dimulai, dan kita harap berjalan sukses serta mendapat perhatian positif dari publik,” ungkap Kombes Erdi.Panitia pelaksana juga menyampaikan bahwa tidak akan ada pendaftaran on the spot. Seluruh peserta telah mendaftar secara resmi sebelum batas waktu yang ditentukan. PNO-12 16 Jul 2025, 18:44 WIT
Tim Penggalian dan Peneliti Pusjarah Polri Kunjungi Polda Maluku Papuanewsonline.com, Ambon - Kepolisian Daerah Maluku pada Rabu pagi (16/7/2025) menerima kunjungan kerja tim penggalian dan penelitian Pusat Sejarah Mabes Polri.Kunjungan kerja tim peneliti Pusjarah Polri berjumlah lima orang. Mereka diterima oleh Kepala Biro SDM Polda Maluku Kombes Pol Djemy Junaidi Sik di ruang rapat utama lantai lima Mapolda Maluku.Dalam sambutannya pada tatap muka dan penyampaian materi kepada para Kasubag Renmin di lingkup Polda Maluku, Karo SDM Polda Maluku Kombes Djemy Junaidi menyampaikan selamat datang kepada tim peneliti Pusjarah Polri. Ia juga meminta kepada para Kasubag Renmin yang ada pada satuan kerja di lingkup Polda Maluku untuk bisa membantu memberikan informasi dan data yang dibutuhkan tim peneliti. "Saya minta nanti rekan-rekan yang hadir saat ini nantinya bisa memberikan setiap informasi atau data yang memang diketahui kepada anggota tim," pinta Kombes Djemy.Kepada Kasubag Renmin Satuan Brimob, Ia berharap bisa berkoordinasi dengan para purnawirawan di Maluku sehingga data-data yang diterima valid terkait perjalanan tugas Polri."Ini terkait perjalanan tugas Polri yang berjibaku dalam setiap operasi dengan kondisi dan situasi di masa lalu bisa didapatkan oleh tim untuk nantinya di jadikan bahan penulisan buku tentang perjalanan Polri," harapnya.Di kesempatan yang sama didampingi Ketua Tim peneliti Kombes Pol I Gede Dedi Ujiana S.I.K, M.T menyampaikan apresiasi kepada Polda Maluku yang sudah menerima kedatangan pihaknya. Ia berharap bantuan personel Polda Maluku dalam memberikan data dan informasi terkait perjalanan Polri di masa lalu atau pasca peristiwa Trikora tahun 1960 hingga pada era demokrasi. Ini untuk proses penulisan buku tentang perjalanan tugas Polri hingga era Demokrasi saat ini.Di akhir penyampaiannya Kombes Pol Gede Ujiana berharap Polda Maluku nantinya dapat memiliki data lokal yang valid sehingga nantinya pada saat di butuhkan oleh Mabes Polri atau Pusjarah Mabes Polri maka data tersebut sudah ada dan bisa langsung digunakan. PNO-12 16 Jul 2025, 18:36 WIT
Berita utama
Berita Terbaru
Berita Populer
Video terbaru
lihat video 10 Feb 2023, 15:22 WIT