logo-website
Selasa, 10 Mar 2026,  WIT
Berita Pilihan Redaksi Homepage
Respons Cepat Satgas Ops Damai Cartenz-2025 Selamatkan Warga Sipil Saat Aksi Pembacokan OTK Papuanewsonline.com, Yahukimo - Kesigapan dan respons cepat ditunjukkan oleh personel Satgas Ops Damai Cartenz-2025 saat percobaan aksi kekerasan yang dilakukan terhadap seorang warga oleh OTK di Kabupaten Yahukimo, Papua Pegunungan, pada Sabtu (5/7/2025).Korban yang diketahui bernama Achmad (34), seorang petani asal Lapangisi yang berdomisili di Jalan Pos Pertanian, Dekai, berhasil diselamatkan setelah menjadi target serangan oleh sekelompok orang tak dikenal saat sedang berkendara di sekitar kawasan Seng Pagar Tinggi, kejadian ini terjadi sekitar pukul 15.30 WIT.Peristiwa ini terjadi ketika korban melintas menggunakan sepeda motor dan melihat tiga pria tak dikenal, salah satunya membawa parang. Salah satu pelaku langsung mengayunkan senjata tajam ke arah korban. Beruntung, korban sempat menghindar sehingga hanya mengalami luka ringan di bagian pinggang. Saat ini korban telah mendapatkan penanganan medis dan dalam kondisi stabil. Menerima informasi tersebut Satgas Ops Damai Cartenz-2025 langsung merespon cepat kejadian tersebut dan mengerahkan sepuluh personel yang dipimpin oleh Bripka Romansya, S.H., langsung menuju lokasi dan melakukan penyisiran serta patroli aktif di sekitar area kejadian.Menanggapi kejadian tersebut, Kaops Damai Cartenz-2025, Brigjen Pol. Dr. Faizal Ramadhani, S.Sos., S.I.K., M.H., didampingi Wakaops Damai Cartenz-2025 Kombes. Pol. Adarma Sinaga, S.I.K., M.Hum., menyatakan bahwa pihaknya terus berkomitmen memberikan perlindungan maksimal kepada seluruh masyarakat Papua.“Kami tidak akan mentoleransi segala bentuk kekerasan terhadap warga sipil. Satgas Damai Cartenz hadir untuk memastikan bahwa setiap orang, siapa pun dia, berhak merasa aman di tanah Papua. Respons cepat terhadap kejadian ini adalah bentuk nyata dari komitmen tersebut,” tegas Brigjen Faizal.Sementara itu, Kasatgas Humas Ops Damai Cartenz 2025, Kombes Pol. Yusuf Sutejo, S.I.K., M.T., mengimbau masyarakat agar tetap tenang dan tidak mudah terprovokasi oleh tindakan-tindakan yang bertujuan menciptakan keresahan.“Kami terus tingkatkan patroli dan pendekatan kepada masyarakat. Keamanan di Yahukimo adalah tanggung jawab bersama. Kami minta semua pihak tetap waspada, namun tidak panik. Percayakan sepenuhnya kepada aparat,” ujar Kombes Yusuf.Upaya yang cepat dan terukur dari personel di lapangan, serta koordinasi yang solid antara satuan tugas, menjadi bukti bahwa pendekatan profesional dan humanis terus diterapkan oleh Ops Damai Cartenz-2025 dalam menjaga stabilitas keamanan di Papua Pegunungan khususnya Yahukimo. PNO-12 07 Jul 2025, 16:11 WIT
Panen Semangka, Brigif 20 Kostrad di Timika Wujudkan Ketahanan Pangan yang Mandiri Papuanewsonline.com, Timika,- Suasana penuh kehangatan dan semangat kebersamaan mewarnai kebun semangka Brigif 20/IJK Kostrad, saat Komandan Brigif 20/IJK, Letkol Inf Agus Rediyanto memimpin langsung kegiatan panen raya bersama prajurit dan Persit Kartika Chandra Kirana. Di Timika, Provinsi Papua Tengah, Jumat ( 4/7/ 2025).Kegiatan panen semangka ini menjadi bukti nyata komitmen Brigif 20/IJK dalam mendukung program ketahanan pangan nasional sekaligus mempererat ikatan kekeluargaan di lingkungan satuan.Dalam panen raya ini,  Ratusan buah semangka berukuran besar berhasil dipanen, hasil ini mencerminkan keberhasilan upaya pertanian yang dikelola secara mandiri oleh prajurit Brigif 20/IJK.“Panen ini bukan sekadar hasil tani, tetapi juga wujud semangat kebersamaan, kerja keras, dan kemandirian satuan. Kami ingin menunjukkan bahwa prajurit Brigif 20/IJK tidak hanya tangguh dalam menjalankan tugas operasi, tetapi juga mampu memanfaatkan potensi alam sekitar untuk mendukung kesejahteraan anggota dan keluarganya,” ungkap Danbrigif Letkol Inf Agus Rediyanto.Letkol Agus mengatakan, panen raya tersebut sebagai bentuk upaya dan dukungan nyata TNI dalam mendukung program ketahanan pangan yang dicanangkan oleh pemerintah." Ini juga menjadi upaya untuk membantu kesulitan masyarakat khususnya terkait persoalan pangan," Terangnya.Diketahui, Dengan semangat gotong royong, para prajurit dan anggota Persit tampak antusias memetik semangka yang sudah matang dan  sempurna, dengan suasana canda tawa dan kegembiraan, mencerminkan eratnya ikatan kekeluargaan dalam satuan.Menariknya, hasil panen ini akan dimanfaatkan untuk mendukung kesejahteraan prajurit dan Persit, baik untuk konsumsi pribadi maupun pengembangan usaha kecil yang menunjang kebutuhan internal satuan. Dan dibagikan kepada masyarakat.Hal ini juga menjadi contoh bagaimana lahan-lahan di lingkungan militer dapat diolah secara produktif, kreatif, dan berkelanjutan.Kegiatan panen semangka ini ditutup dengan santap bersama di tepi kebun, menikmati segarnya buah semangka sebagai simbol keberhasilan, kesederhanaan, dan semangat kebersamaan.(hen) 06 Jul 2025, 23:49 WIT
Belum Dibayar, Pemilik Lokasi Tanah Ancam Palang Bandara Nabire Papuanewsonline.com, Nabire, -  Bandara baru di Nabire, Provinsi Papua Tengah  sudah memberikan pelayanan transportasi udara bagi masyarakat, namun  ternyata masih menyisahkan berbagai  masalah diantaranya dugaan korupsi dalam  pembangunan Pembangunan runway bandara, atau landasan pacu, dan  proyek infrastruktur bangunan ruang tunggu.Terbaru persoalan lahan lokasi yang dijadikan bandara juga diduga masih bermasalah.Pemilik lahan lokasi bandara Nabire, Bertha Baransano Laluan mengaku belum ada penyelesaian tentang lahan lokasi  landasan pacu Bandara Nabire.“Sampai saat ini pemerintah provinsi dan pemerintah kabupaten serta pihak Bandara Nabire belum menyelesaikan hak kami sebagai pemilik lahan, sehingga  terpaksa dalam waktu dekat kami akan palang," ujar Bertha melalui keterangan tertulis yang diterimah Media ini, Minggu (6/7/2025).Bertha mengaku sudah ada mediasi sehingga pihaknya bersama keluarga memberikan  waktu satu bulan, namun bilah tidak ada respon baik, maka terpaksa akan melakukan pemalangan di pintu masuk Bandara Nabire." Kami keluarga sudah bersepakat kalau tidak ada respon, maka kami akan palang bandara Nabire," Jelasnya.Bertha menegaskan hingga kini, belum ada penyelesaian lokasi tanah yang dijadikan  landasan pacu bandara Nabire, sehingga semua aktifitas pekerjaan dilokasi tersebut dihentikan." Semua aktifitasi di areah landasan kami akan hentikan, sampai hak kami dibayar, ini tanah adat bukan tanah yang seenaknya diambil," Pungkasnya.(red) 06 Jul 2025, 23:24 WIT
Prajurit TNI Lumpuhkan Komandan TPNPB/OPM Enos Tipagau di Intan Jaya Papuanewsonline.com, Intan Jaya-, Dalam suatu operasi terukur yang dilakukan pada Sabtu dini hari, 5 Juli 2025, di Kampung Baitapa, Distrik Baitapa, Kabupaten Intan Jaya, satuan gabungan TNI kembali melumpuhkan tokoh separatis bersenjata Organisasi Papua Merdeka (OPM), Enos Tipagau alias Angin Bulla yang diketahui menjabat sebagai Komandan Batalyon Kodap VIII Soanggama.Berdasarkan informasi dari masyarakat, aparat TNI melakukan pengejaran ke arah ketinggian yang digunakan sebagai jalur pelolosan. Pada pukul 07.16 WIT, prajurit TNI berhasil melakukan tindakan tegas dan terukur terhadap target, yang mengakibatkan Enos Tipagau tewas di lokasi. Tidak ada korban dari pihak TNI maupun masyarakat sipil.Enos Tipagau tercatat dalam daftar pelaku kekerasan bersenjata di Intan Jaya. Ia bertanggung jawab atas serangkaian aksi brutal, seperti penembakan warga sipil termasuk petani, pekerja bangunan, dan tokoh agama lokal.Bahkan, kelompoknya kerap membunuh masyarakat asli Papua yang mendukung kehadiran negara, tanpa ragu sedikit pun.Selain itu, kelompok Kodap VIII Soanggama di bawah kepemimpinan Enos Tipagau juga melakukan pembakaran rumah warga, honai adat, sekolah, dan puskesmas. Mereka menyandera warga serta tenaga kerja proyek infrastruktur, menyiksa, menjadikan mereka tameng hidup, hingga membunuh secara kejam untuk menimbulkan propaganda ketakutan.Tidak hanya itu, mereka juga sering melancarkan serangan mendadak ke pos TNI/Polri dengan melibatkan remaja dan anak muda sebagai tameng tempur.Dalam setiap aksinya, kelompok ini menyebarkan propaganda provokatif, hoaks, dan video manipulatif untuk membakar sentimen anti-pemerintah dan memecah belah persatuan bangsa. Barang bukti yang diamankan dari lokasi operasi meliputi enam anak panah, satu busur panah, dua unit telepon genggam, satu speaker, satu noken, satu kalung, dan satu bendera Bintang Kejora. Tidak ada korban dari pihak aparat maupun warga sipil dalam operasi ini. TNI berharap tewasnya Enos Tipagau menjadi momentum penting dalam melemahkan jaringan teror bersenjata Kodap VIII Soanggama, sekaligus membuka ruang damai dan percepatan pembangunan di tanah Papua.Dalam keterangannya di Cilangkap Jakarta Timur,  Sabtu 5 Juli 2025, Kapuspen TNI Mayjen TNI Kristomei Sianturi menyampaikan bahwa keberhasilan ini merupakan bagian dari konsistensi TNI dalam melaksanakan tugas pokoknya ."Operasi ini dilakukan secara terukur, berdasarkan informasi dari masyarakat yang akurat. Tindakan ini merupakan bentuk kehadiran negara untuk melindungi rakyat Papua dari aksi kekerasan kelompok separatis bersenjata yang kerap menebar teror terhadap masyarakat sipil,” tegas Kapuspen TNI.Lebih lanjut Kapuspen menegaskan  bahwa  keselamatan masyarakat merupakan prioritas utama dalam setiap pelaksanaan tugas . “TNI tetap menjunjung tinggi prinsip legalitas, kehati-hatian, serta perlindungan terhadap warga sipil dalam setiap operasi di wilayah Papua,” ucap Kapuspen TNI Kata Dia, TNI tetap menyambut dengan tangan terbuka apabila ada anggota OPM yang menyadari kekeliruannya dan ingin kembali ke pangkuan NKRI dan bersama sama membangun Papua  demi masa depan masyarakat Papua yang lebih damai dan sejahtera.(Ning) 06 Jul 2025, 21:50 WIT
Turnamen Sepak Bola Kapolda Papua Tengah Cup Resmi Dibuka Papuanewsonline.com, Nabire,- Polda Papua Tengah menggelar Turnamen sepak bolo Kapolda Papua Tengah Cup I U38 Tahun 2025.Acara pembukaan ditandai dengan laga ekshibisi pembuka antara tim Polda A melawan Polda B yang disambut antusias oleh masyarakat yang memadati lapangan Sapta Marga Kodim 1705 Nabire,  Sabtu (5/7/2025).Turnamen Olahraga  ini akan berlangsung sejak tanggal 5 hingga 21 Juli 2025 mendatang.Kapolda Papua Tengah Brigjen Pol. Alfred Papare secara resmi membuka ajang bergengsi tersebut.Dalam sambutannya, Kapolda Alfred menegaskan bahwa turnamen ini tidak hanya menjadi ajang kompetisi olahraga, tetapi juga sebagai wahana mempererat kebersamaan dan memperkuat persatuan.“ kita berkumpul hari ini bukan semata-mata untuk bertanding, tetapi untuk menunjukkan bahwa dengan semangat persatuan, dapat menyatukan kita semua dalam bingkai NKRI, khususnya di Bumi Cenderawasih yang kita cintai,”ucap Alfred.Kapolda mengatakan bahwa usia bukanlah penghalang untuk tetap aktif dan produktif, karena  Justru pada usia yang lebih matang, olahraga menjadi contoh nyata dari gaya hidup sehat yang dapat diwariskan kepada generasi muda.“ Usia 38 tahun ke atas justru menjadi simbol bahwa olahraga adalah gaya hidup, a way of life, sehingga Kita memberi teladan bahwa semangat, kesehatan jasmani dan rohani, serta sportivitas adalah nilai-nilai yang harus terus dijaga,” Ujarnya.Kapolda Alfred menyebutkan dengan Mengusung tema “Polri untuk Masyarakat”,diharapkan turnamen ini dapat menjadi sarana membangun harmoni sosial, untuk memperkuat hubungan antara Polri dan masyarakat, serta berkontribusi dalam menjaga keamanan dan ketertiban di wilayah Papua Tengah.Dalam rangkaian pembukaan ajang olahraga ini,  Kapolda Alfred secara simbolis menyerahkan bola kepada Ketua Panitia, Beni Erari, sebagai tanda dimulainya pertandingan.“Dengan pertolongan Tuhan Yang Maha Esa, saya nyatakan Turnamen Sepak Bola Usia 38 Tahun ke Atas Kapolda Papua Tengah Cup I Tahun 2025 resmi dibuka! Junjung tinggi sportivitas dan persaudaraan. Kuat, Bugar, Sehat! Jayalah sepak bola Papua Tengah,” tegas Kapolda.Pembukaan acara ini, turut dihadiri oleh Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Provinsi Papua Tengah mewakili Gubernur, Danrem 173/Praja Vira Braja, Kapolres Nabire, Ketua Majelis Rakyat Papua (MRP) Provinsi Papua Tengah, Kabinda Papua Tengah, jajaran Forkopimda Provinsi dan Kabupaten Nabire, Ketua KPU Provinsi Papua Tengah, Ketua DPRD Kabupaten Nabire, para Pejabat Utama (PJU) Polda Papua Tengah, serta masyarakat yang membanjiri lapangan Sapta Marga Kodim 1705 Nabire. (Red) 06 Jul 2025, 19:43 WIT
Satgas Ops Damai Cartenz Dalami Kasus Pembunuhan Warga Sipil di Dekai Papuanewsonline.com, Yahukimo - Satgas Ops Damai Cartenz merespon cepat peristiwa pembunuhan terhadap seorang warga sipil bernama Joy Jonathan Boroh (24) di Distrik Dekai, Kabupaten Yahukimo, Papua Pegunungan, pada Jumat (4/7/2025) sekitar pukul 16.00 WIT.Korban yang merupakan pegawai honorer di Pemkab Yahukimo, ditemukan dalam kondisi tak bernyawa dengan sejumlah luka akibat senjata tajam pada beberapa bagian tubuh, seperti leher, ketiak, dada, punggung, dan telapak tangan. Luka-luka tersebut menunjukkan adanya kekerasan berat yang disengaja.Personel Ops Damai Cartenz langsung bergerak menuju lokasi kejadian setelah menerima laporan dari jajaran Polres Yahukimo melalui jaringan HT internal. Setibanya di TKP pada pukul 16.28 WIT, tim segera mengamankan lokasi dan mengevakuasi korban ke RSUD Dekai untuk keperluan identifikasi.Barang bukti yang ditemukan di lokasi kejadian antara lain satu unit sepeda motor Honda Beat Street, sebuah handphone, sandal jepit, spion motor, serta perlengkapan pribadi milik korban. Seorang saksi juga telah dimintai keterangan awal untuk membantu proses penyelidikan lebih lanjut.Kaops Damai Cartenz, Brigjen Pol. Dr. Faizal Ramadhani, S.Sos., S.I.K., M.H., didampingi Wakaops Kombes Pol. Adarma Sinaga, S.I.K., M.Hum., menegaskan bahwa pihaknya menindaklanjuti kasus ini secara serius dan berkomitmen untuk menangkap serta mengadili pelaku.“Kami telah menurunkan tim ke wilayah Yahukimo untuk menangani kasus ini secara serius. Penegakan hukum akan dilakukan sampai tuntas guna memastikan pelaku ditangkap dan diadili sesuai ketentuan yang berlaku,” tegas Brigjen Faizal.Lebih lanjut, Brigjen Faizal mengungkapkan bahwa dari hasil pendalaman awal, pelaku diduga merupakan bagian dari Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) pimpinan Elkius Kobak. Dugaan ini diperkuat oleh pernyataan dari Seby Sambom di media sosial, yang mengklaim dirinya sebagai juru bicara TPNPB-OPM, dan menyebut telah berhasil membunuh seorang anggota militer Indonesia.“Pernyataan tersebut jelas merupakan kebohongan publik, karena faktanya korban adalah warga sipil, bukan anggota militer. Korban bekerja sebagai pegawai honorer di Pemkab Yahukimo,” tegas Brigjen Faizal.Kasus ini kini dalam tahap penyidikan mendalam. Olah TKP lanjutan dijadwalkan dilakukan oleh Satreskrim Polres Yahukimo pada Sabtu (5/7/2025), sebagai bagian dari proses lanjutan pengumpulan barang bukti dan pendalaman identitas pelaku.Sementara itu, Kasatgas Humas Ops Damai Cartenz, Kombes Pol. Yusuf Sutejo, S.I.K., M.T., mengimbau masyarakat agar tetap tenang dan tidak mudah terprovokasi oleh isu-isu tidak bertanggung jawab yang tersebar di media sosial maupun dari kelompok tertentu.“Kami mengimbau kepada seluruh masyarakat di Yahukimo untuk tetap tenang namun waspada. Percayakan penanganan kasus ini sepenuhnya kepada aparat keamanan. Jangan mudah terpancing oleh informasi yang tidak dapat dipertanggungjawabkan,” ujar Kombes Yusuf.Ia juga mengajak masyarakat untuk turut serta menjaga situasi kamtibmas dengan segera melaporkan apabila mengetahui informasi yang berkaitan dengan pelaku atau peristiwa tersebut.Hingga saat ini, situasi di sekitar lokasi kejadian terpantau aman dan terkendali. Satgas Ops Damai Cartenz bersama Polres Yahukimo terus melakukan patroli dan penyelidikan intensif guna mengungkap secara tuntas motif dan pelaku dari kejadian tragis ini. PNO-12 06 Jul 2025, 17:47 WIT
Berita utama
Berita Terbaru
Berita Populer
Video terbaru
lihat video 10 Feb 2023, 15:22 WIT