Papuanewsonline.com
Berita Pilihan Redaksi
Homepage
Pemkab Mimika Bersama PT Freeport Indonesia Resmikan Program Penyediaan Air Bersih
Papuanewsonline.com, Timika
– Pemerintah Kabupaten Mimika bersama PT Freeport Indonesia secara resmi
meluncurkan program penyediaan air bersih bagi masyarakat di Kota Timika dan
sekitarnya pada Sabtu (12/07/2025). Program ini merupakan wujud nyata komitmen
Pemerintah Daerah dalam meningkatkan kualitas hidup masyarakat melalui
penyediaan layanan dasar yang layak, merata, dan berkelanjutan. Peluncuran program ini ditandai
dengan upacara peresmian yang dihadiri oleh Bupati Mimika, Johannes Rettob, dan Director & Executive Vice President Sustainable Development PT. Freeport Indonesia, Claus Wamafma. Program penyediaan air bersih ini
bertujuan untuk memenuhi kebutuhan dasar masyarakat akan akses air bersih yang
layak dan terjangkau. Program ini
mencakup pembangunan infrastruktur, seperti jaringan pipa dan fasilitas
pengolahan air, serta pelatihan bagi masyarakat dalam pengelolaan dan
pemeliharaan sistem penyediaan air bersih. Dengan tersedianya air bersih,
diharapkan dapat meningkatkan kesehatan masyarakat, khususnya bagi anak-anak
dan ibu hamil. Bupati Mimika, Johannes Rettob,
dalam sambutannya menyampaikan apresiasi kepada PT Freeport Indonesia atas
kolaborasi dalam program ini. "Program penyediaan air
bersih ini merupakan langkah penting dalam meningkatkan kesejahteraan
masyarakat Mimika. Kami berharap program
ini dapat memberikan dampak positif bagi kesehatan dan kualitas hidup
masyarakat," ujarnya. Ia juga mengajak seluruh lapisan
masyarakat untuk bersama-sama menjaga keberlanjutan program ini agar manfaatnya
dapat dirasakan oleh semua. "Mari terus bersinergi, menjaga
keberlanjutan pembangunan ini, serta memastikan manfaatnya dirasakan oleh
seluruh lapisan masyarakat Mimika, demi Mimika yang lebih sehat, maju, dan
sejahtera," tambahnya.
Pemerintah Kabupaten Mimika
berkomitmen untuk terus berupaya meningkatkan pelayanan publik dan
kesejahteraan masyarakat melalui berbagai program pembangunan yang
berkelanjutan. ( Jidan )
13 Jul 2025, 18:25 WIT
Respons Cepat Satgas Ops Damai Cartenz Bersama TNI Evakuasi Jenazah Korban Pembacokan OTK
Papuanewsonline.com, Puncak Jaya - Telah terjadi aksi penganiayaan menggunakan senjata tajam yang diduga kuat dilakukan oleh kelompok KKB pimpinan Lekagak Telenggen terhadap seorang warga sipil an. Syafaruddin yang berprofesi sebagai tukang ojek. Aksi penganiayaan tersebut terjadi di kawasan pegunungan Distrik Wanwi, Kabupaten Puncak Jaya.Informasi ini bermula dari laporan masyarakat pada Hari Sabtu (12/7/2025) di SPKT Polres Puncak Jaya. Satgas Ops Damai Cartenz bersama Polres Puncak Jaya dan TNI langsung merespons cepat dan melakukan pencarian serta evakuasi terhadap korban pada pukul 14.25 WIT.Dengan medan yang sulit di jangkau, personel Satgas Ops Damai Cartenz bersama anggota Polres Puncak Jaya dan TNI, telah berhasil menjangkau korban dengan menempuh jalur yang cukup ekstrem menuruni jurang sedalam 500 meter demi mengangkat korban.Menurut informasi dari masyarakat bahwa sebelumnya korban diketahui terakhir terlihat pada Jumat (11/7/2025). Kemudian pada Sabtu (12/7/2025) Pukul 11.45 WIT Korban ditemukan dalam kondisi meninggal dunia di wilayah Distrik Wanwi, diduga kuat menjadi korban penganiayaan menggunakan senjata tajam di bagian kepala dan kaki sebelum jasadnya dibuang ke dalam jurang.Kondisi medan yang curam dan berbukit membuat proses evakuasi berjalan dengan penuh tantangan. Tim harus berjalan kaki sejauh 5 kilometer dan menuruni jurang sebelum berhasil mengevakuasi jenazah korban yang kemudian dibawa menggunakan motor ke jembatan Distrik Wanwi dan selanjutnya diangkut dengan ambulans ke RSUD Mulia pada pukul 16.30 WIT.Jenazah korban tiba di RSUD Mulia pada pukul 17.20 WIT untuk dilakukan pemeriksaan medis, dan selanjutnya akan dipulangkan ke kampung halaman di Makassar.Kepala Operasi Damai Cartenz, Brigjen Pol. Dr. Faizal Ramadhani, S.Sos., S.I.K., M.H., didampingi oleh Wakaops Damai Cartenz, Kombes Pol. Adarma Sinaga, S.I.K., M.Hum., menyampaikan belasungkawa kepada keluarga korban dan menegaskan komitmen pihaknya dalam memberikan rasa aman kepada seluruh masyarakat khususnya Papua.“Peristiwa ini kembali menunjukkan pentingnya keberadaan aparat di daerah rawan seperti Puncak Jaya. Kami akan terus bekerja keras untuk menindak tegas pelaku dan mencegah kejadian serupa, saat ini pelaku masih kami dalami” tegas Brigjen Faizal.Dalam kesempatan yang sama, Kasatgas Humas Ops Damai Cartenz, Kombes Pol. Yusuf Sutejo, S.I.K., M.T., juga menyampaikan imbauan kepada masyarakat untuk tetap tenang dan waspada."Kami mengimbau masyarakat untuk tetap tenang dan waspada, jangan ragu melaporkan aktivitas mencurigakan kepada aparat," ujarnya.Kejadian ini menjadi pengingat akan risiko yang dihadapi masyarakat sipil di daerah Puncak Jaya. Namun respons cepat aparat gabungan Satgas Ops Damai Cartenz bersama TNI di Puncak Jaya menunjukkan komitmen penuh negara dalam menjamin keamanan dan kemanusiaan di Tanah Papua. PNO-12
13 Jul 2025, 14:58 WIT
Satgas Ops Damai Cartenz Lakukan Pengamanan Tanam Jagung Serentak di Wamena
Papuanewsonline.com, Wamena - Dalam rangka mendukung Program Swasembada Pangan Nasional, Satgas Operasi Damai Cartenz sektor Wamena melaksanakan pengamanan kegiatan Penanaman Jagung Serentak Kuartal III Tahun 2025 yang berlangsung di Distrik Wouma, Kabupaten Jayawijaya. Sebanyak 7 personel yang dipimpin oleh Iptu Steve Antony Revo Sumanti, S.Tr.K., diterjunkan untuk bergabung bersama personel Polres Jayawijaya dan Satbrimobda Papua guna memastikan situasi kamtibmas tetap kondusif selama berlangsungnya kegiatan, Rabu (9/7/2025).Pengamanan dimulai pukul 12.30 WIT dengan memberikan arahan dan konsolidasi di Polres Jayawijaya. Selanjutnya, tim bergeser menuju lahan pertanian di Distrik Wouma untuk melaksanakan perimeter pengamanan di sekitar lokasi.Kaops Damai Cartenz , Brigjen Pol. Dr. Faizal Ramadhani, M.H., M.Si. didampingi Wakaops Damai Cartenz, Kombes. Pol. Adarma Sinaga, S.I.K., M.Hum. mengapresiasi pelaksanaan tugas di lapangan yang berjalan aman dan terkendali.“Pengamanan kegiatan penanaman jagung ini merupakan wujud nyata dukungan Polri terhadap ketahanan pangan nasional. Satgas Ops Damai Cartenz hadir tidak hanya dalam konteks penegakan hukum, tetapi juga sebagai bagian dari solusi bagi masyarakat Papua,” ujar Brigjen Pol Faizal.Langkah pengamanan ini juga dilakukan sebagai respons terkait adanya indikasi pergerakan kelompok kriminal bersenjata (KKB) pimpinan Egianus Kogoya yang diduga berencana melakukan aksi di wilayah Wamena.Konsolidasi dan siaga on-call terus dilakukan oleh seluruh personel untuk mengantisipasi segala kemungkinan gangguan kamtibmas.Sementara itu, Kasatgas Humas Operasi Damai Cartenz Kombes Pol Dr. Yusuf Sutejo, S.I.K., M.T., mengimbau masyarakat untuk tetap tenang dan terus menjalin sinergi dengan aparat keamanan.“Kami mengajak seluruh masyarakat Jayawijaya, khususnya di Wamena, untuk tetap tenang dan mendukung upaya Polri dalam menjaga stabilitas keamanan. Laporkan segera jika melihat atau mengetahui adanya aktivitas mencurigakan di lingkungan sekitar,” imbau Kombes Pol Yusuf.Dengan pengamanan yang maksimal, seluruh rangkaian kegiatan penanaman jagung dapat berlangsung lancar dan aman. Operasi Damai Cartenz terus berkomitmen menjaga kedamaian dan ketertiban di Tanah Papua, demi kesejahteraan masyarakat. PNO-12
13 Jul 2025, 14:50 WIT
Warga Sipil Tewas Ditembak OTK di Puncak Jaya
Papuanewsonline.com, Mulia - Suasana di Pasar Sentral, Kota Mulia, Kabupaten Puncak Jaya, mendadak mencekam pada Sabtu malam (12/7/2025) sekitar pukul 19.29 WIT, setelah terdengar suara tembakan yang menewaskan seorang warga sipil.Korban diketahui bernama Edi Hermanto (39), warga asal Probolinggo, Jawa Timur, yang berdomisili di Kampung Pagaleme, Distrik Pagaleme, Kabupaten Puncak Jaya. Korban yang sehari-hari berprofesi sebagai wiraswasta ditemukan meninggal dunia dengan luka tembak di pelipis mata kiri yang menembus ke bagian belakang kepala.Berdasarkan informasi awal, sekitar pukul 19.05 WIT, korban tengah menikmati kopi di dalam rumahnya ketika dua orang tak dikenal (OTK) datang dan mengetuk jendela. Saat korban membuka jendela, salah satu pelaku langsung menembaknya dari jarak dekat. Setelah kejadian, kedua pelaku melarikan diri menggunakan sepeda motor.Personel gabungan dari Polres Puncak Jaya dan Satgas Ops Damai Cartenz langsung bergerak cepat ke lokasi kejadian untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan pengamanan area.Kaops Damai Cartenz, Brigjen Pol. Dr. Faizal Ramadhani, S.Sos., S.I.K., M.H., dalam keterangannya menyampaikan bahwa peristiwa ini kuat diduga berkaitan dengan aktivitas kelompok kriminal bersenjata (KKB) yang selama ini aktif di wilayah Kota Mulia.“Kami mengecam keras aksi kekerasan terhadap warga sipil. Penyelidikan sedang kami lakukan secara intensif, dan terdapat indikasi kuat bahwa kelompok KKB pimpinan Paku Wanimbo berada di balik kejadian ini. Kami akan terus memburu pelaku sampai mereka tertangkap dan diproses secara hukum,” tegas Brigjen Pol Faizal.Berdasarkan informasi yang didapat, KKB Paku Wanimbo diketahui bergerak bersama Oni Mamberamo dan Ombak Enumbi, yang telah menunjukkan aktivitas mencurigakan di wilayah Pasar Baru dan sekitarnya. Kelompok ini juga diketahui membawa senjata api dan pernah melakukan aksi serupa sebelumnya.Sementara itu, Kasatgas Humas Ops Damai Cartenz, Kombes Pol Yusuf Sutejo, S.I.K., M.T., mengimbau masyarakat agar tetap waspada dan tidak mudah terprovokasi oleh aksi kejahatan yang dilakukan oleh kelompok bersenjata.“Kami imbau seluruh masyarakat untuk tetap tenang namun waspada. Jika menemukan aktivitas mencurigakan di sekitar lingkungan, segera laporkan kepada pihak keamanan. Kami akan terus hadir dan bekerja keras untuk menjaga keamanan di Puncak Jaya,” ujar Kombes Pol Yusuf.Satgas Ops Damai Cartenz menegaskan komitmennya untuk terus menghadirkan rasa aman bagi masyarakat Papua Tengah, khususnya di wilayah rawan seperti Puncak Jaya, dengan meningkatkan patroli dan operasi penegakan hukum secara berkelanjutan. PNO-12
13 Jul 2025, 14:40 WIT
Ketua DPRK Mimika Kunjungi Lahan Ketahanan Pangan Yonif 754 Kostrad
Papuanewsonline.com, Timika-, Dalam upaya memperkuat program ketahanan pangan nasional, Ketua DPRK Kabupaten Mimika Primus Natikapereyau melaksanakan kunjungan kerja ke lahan ketahanan pangan milik Yonif 754/ENK Kostrad yang berlokasi di Kompi Bantuan di poros Jalan Pomako, Jumat (11/7/2025).Kegiatan kunjungan ini menjadi simbol nyata sinergitas antara TNI dan Pemerintah Daerah dalam mendukung program prioritas Presiden RI.Dalam Kunjungan ini, Ketua DPRK Mimika Primus Natikapereyau menyampaikan apresiasi karena Yonif 754/ENK sebelumnya sukses melaksanakan panen padi perdana beberapa waktu lalu.Ia berharap Yonif 754/ENK terus berinovasi dan mengembangkan lahan sawah sebagai bentuk komitmen dalam menyukseskan program ketahanan pangan nasional. " Lahan pertanian ini tidak hanya dipertahankan, tetapi juga terus diperluas guna meningkatkan produktivitas," Ucapnya. Primus mengaku keberhasilan ini menunjukkan apresiasi sekaligus dukungan konkret dari pemerintah daerah terhadap inisiatif dan kerja nyata satuan TNI di wilayah Kabupaten Mimika."Kolaborasi antara TNI dan Pemerintah Daerah seperti ini adalah contoh ideal dalam menjalankan amanat negara. Kita berharap sinergi ini terus terjalin demi kesejahteraan masyarakat," ujar Primus.Dalam kunjungan ini, Ketua DPRK juga melihat langsung progres pengelolaan lahan, serta berdialog dengan prajurit terkait pengembangan pertanian ke depan.
Primus berharap Dengan kolaborasi yang kuat, program ketahanan pangan diharapkan berjalan optimal, memberikan manfaat nyata bagi masyarakat sekitar, serta memperkuat stabilitas dan kemandirian pangan di wilayah Papua Tengah.(Hen)
12 Jul 2025, 22:17 WIT
8 Pelaku Penyerangan Guru dan Nakes di Yahukimo Berhasil Diamankan
Papuanewsonline.com, Yahukimo - Tim Satgas Operasi Damai Cartenz bersama Sat Reskrim Polres Yahukimo terus bergerak cepat menindaklanjuti kasus penyerangan brutal terhadap guru dan tenaga kesehatan yang terjadi di Distrik Anggruk pertengahan Bulan Maret lalu. Hingga Jumat, (11/7 2025), sebanyak delapan terduga pelaku telah berhasil diamankan dalam serangkaian operasi penegakan hukum di wilayah Kabupaten Yahukimo dan sekitarnya.Kedelapan pelaku yang diamankan diketahui merupakan bagian dari kelompok KKB yang dikenal sebagai Batalyon Eden Sawi Yali, di bawah komando Ohion Helembo alias Bapa Simpan, yang berafiliasi langsung dengan Kodap XVI Yahukimo pimpinan Elkius Kobak.Dari delapan yang sudah diamankan, tiga yang sudah terbukti sebagai tersangka, yakni atas nama Aris Pahabol, DH, dan NS, serta kelima sisanya masih dalam proses pendalaman. Kepala Operasi Damai Cartenz, Brigjen Pol. Dr. Faizal Ramadhani, S.Sos., S.I.K., M.H. didampingi Wakaops Damai Cartenz Kombes. Pol. Adarma Sinaga, S.I.K., M.Hum. menyatakan bahwa penanganan kasus ini akan terus dikembangkan untuk mengungkap seluruh pelaku dan jaringannya.“Kami serius menangani kasus ini. Pelaku yang terlibat akan kami proses secara tegas dan profesional. Tindakan kekerasan terhadap guru dan tenaga kesehatan tidak bisa ditoleransi karena mereka adalah simbol kemanusiaan dan pelayanan,” tegas Brigjen Pol. Faizal.Senada dengan itu, Kasatgas Humas Ops Damai Cartenz Kombes Pol. Yusuf Sutejo, S.I.K., M.T. menyampaikan bahwa pengungkapan ini menjadi bukti kerja keras aparat dalam menjaga stabilitas keamanan di Papua Pegunungan.“Kami mengajak masyarakat untuk tetap tenang dan tidak terprovokasi. Aparat keamanan hadir untuk melindungi masyarakat dan menindak tegas kelompok-kelompok yang mengganggu kedamaian,” ujar Kombes Pol. Yusuf.Hingga saat ini, tim investigasi gabungan masih melakukan pendalaman terhadap kelima pelaku yang sudah diamankan serta terus memburu sisa anggota kelompok bersenjata yang diduga kuat terlibat dalam aksi biadab tersebut. PNO-12
12 Jul 2025, 14:37 WIT
Kapolda Maluku Hadiri Penyerahan Penghargaan ITUC-ASIA Pacific Kepada Kapolri
Papuanewsonline.com, Jakarta – Kapolda Maluku Irjen Pol. Drs. Eddy Sumitro Tambunan, M.Si menghadiri acara penyerahan penghargaan dari International Trade Union Confederation Asia Pacific (ITUC-AP) kepada Kapolri Jenderal Polisi Drs. Listyo Sigit Prabowo, M.Si. Acara ini diselenggarakan pada Kamis, 10 Juli 2025, pukul 18.00 WIB di Indonesia Arena Gelora Bung Karno, Jakarta Pusat.Penghargaan dari organisasi buruh tingkat Asia Pasifik ini menjadi tonggak bersejarah, sebagai bentuk apresiasi atas kepemimpinan Kapolri yang dinilai berhasil membangun jembatan dialog konstruktif antara institusi Polri dan elemen serikat pekerja di Indonesia. Ini juga menandai pengakuan internasional terhadap kontribusi aktif Polri dalam mendukung keadilan sosial dan perlindungan hak-hak pekerja.Turut hadir dalam kegiatan ini Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo, Ibu Ketua Umum Bhayangkari, General Secretary ITUC-Asia Pacific Shoya Yoshida, Wakil Menteri Ketenagakerjaan Republik Indonesia, Presiden KSPI, Presiden KSBSI, Presiden KSPSI, Irwasum Polri, para Pejabat Utama Mabes Polri, Gubernur Banten, Gubernur Jawa Tengah, Kapolda Maluku beserta 14 Kapolda lainnya, serta para pengurus dan anggota serikat pekerja serta tamu undangan lainnya.General Secretary ITUC-Asia Pacific, Shoya Yoshida, dalam sambutannya menyebut penghargaan tersebut sebagai pengakuan atas pendekatan humanis Polri dalam menjaga keamanan, khususnya dalam pengawalan demonstrasi buruh serta upaya aktif Polri dalam mendukung penempatan kembali ribuan pekerja yang terdampak pemutusan hubungan kerja.“Malam ini merupakan sebuah peristiwa bersejarah. ITUC memberikan apresiasi kepada Kepolisian Republik Indonesia di bawah kepemimpinan Jenderal Listyo Sigit Prabowo, atas komitmennya dalam melindungi pekerja dan mendukung serikat buruh secara konkret,” ungkap Yoshida.Kapolri dalam sambutannya menyampaikan terima kasih atas penghargaan yang diberikan, seraya menegaskan bahwa sinergi antara Polri dan serikat pekerja adalah bagian dari strategi bersama menghadapi tantangan ketenagakerjaan dalam dinamika global yang terus berubah.“Kita berharap sinergisitas ini menjadi kekuatan kolektif dalam mendorong terciptanya iklim investasi yang sehat, yang berdampak langsung pada terbukanya lapangan kerja. Alhamdulillah, hasil komunikasi yang telah dibangun menunjukkan potensi terbukanya 35.000 lapangan kerja baru untuk rekan-rekan yang terdampak PHK,” ujar Kapolri.Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPSI), Andi Gani, menyampaikan bahwa buruh di Indonesia memberikan penghormatan tertinggi kepada Kapolri atas pendekatan yang persuasif dan kebijakan nyata melalui pembentukan Desk Ketenagakerjaan Polri.“Polri di bawah Jenderal Sigit telah menunjukan keberpihakan moral terhadap pekerja. Ini bukan hanya apresiasi simbolik, tetapi pengakuan terhadap langkah konkret yang dirasakan langsung oleh buruh,” ujarnya.Menanggapi penghargaan tersebut, Kapolda Maluku Irjen Pol. Drs. Eddy Sumitro Tambunan menyampaikan ucapan selamat kepada Kapolri dan menilai bahwa pencapaian ini bukan hanya prestasi pribadi, tetapi representasi semangat seluruh jajaran Polri dalam membangun kepercayaan publik.“Penghargaan ini bukan sekadar bentuk pengakuan, melainkan refleksi atas komitmen moral dan profesionalisme yang telah ditanamkan oleh Bapak Kapolri kepada seluruh jajaran. Kami di Polda Maluku menjadikan hal ini sebagai cermin dan pemicu semangat untuk memperkuat kehadiran Polri sebagai institusi yang melayani dan melindungi seluruh elemen bangsa, termasuk kaum pekerja,” ujar Kapolda.Ia menambahkan, bahwa keberhasilan ini menegaskan arah transformasi Polri yang semakin inklusif, terbuka terhadap dialog sosial, dan hadir sebagai bagian dari solusi, bukan sekadar penegak hukum.“Kepemimpinan yang mengakar pada empati dan keberpihakan terhadap keadilan sosial adalah napas baru bagi institusi Polri. Di Maluku, kami berkomitmen mengemban semangat ini dalam pendekatan kami terhadap masyarakat, tanpa terkecuali,” pungkasnya.Kegiatan berlangsung dalam suasana penuh kehormatan dan solidaritas lintas sektor, mencerminkan eratnya hubungan antara negara dan rakyatnya. Acara ditutup dalam situasi aman, tertib, dan penuh kehangatan. PNO-12
12 Jul 2025, 14:26 WIT
Berita utama
Berita Terbaru
Berita Populer
Video terbaru