logo-website
Sabtu, 07 Mar 2026,  WIT
Berita Pilihan Redaksi Homepage
Kunjungan Kerja Waasops Panglima TNI Kepada Satgas TNI Kontingen Garuda di Naqoura Lebanon Papuanewsonline.com, Naqoura - Satgas FHQSU TNI Konga XXVI-P/UNIFIL dan 5 Satgas lainya yang sedang mempersiapkan diri untuk kembali dari misi penugasan sebagai pasukan perdamaian di Unifil Lebanon di menerima kunjungan kerja Tim Staf Operasi (Sops) TNI Naqoura, Lebanon pada Jum'at (11/04).Dalam kesempatan ini Kolonel Inf Muhammad Ghoffar Ngismangil Dansatgas FHQSU sekaligus Komandan Kontingen Garuda beserta jajaran satgas Cimic, MCOU dan Hospital menerima kunjungan dari Wakil Asisten Operasi (Waasops) Panglima TNI Marsma TNI M. Taufiq Arasj, S.Sos., CHRMP., didampingi oleh Paban VIII Opslugri Sops Mabes TNI Kolonel Laut (P) Rubiyantoro Murniawan.Turut hadir Kolonel Inf Alan Surya Lesmana sebagai Dansatgas FHQSU baru pada kegiatan tersebut.Dalam kunjungannya di Naqoura, Waasops Panglima TNI melaksanakan beberapa kegiatan seperti menerima paparan dari Dansatgas FHQSU terkait perkembangan situasi dan pemeriksaan kesiapan personel yang akan kembali dari daerah misi ke Indonesia dan juga meninjau di OP 14, serta melihat kendaraan yg hancur akibat ledakan di Sudirman Camp pada saat Oktober tahun lalu serta memberikan pengarahan kepada para prajurit 5 Satgas TNI Konga UNIFIL.Dalam pengarahannya, Waasops Panglima TNI menyampaikan bahwa Satgas TNI Kontingen Garuda UNIFIL Tahun 2024 memiliki kesan tersendiri dalam melaksanakan tugasnya dengan insiden serta accident yg sangat luar biasa yang jarang dihadapi oleh penugasan lainya.Beliau berkata “Hormat dan bangga kepada kontingen Garuda TNI tahun 2024-2025, Kalian telah melaksanakan tugas dengan penuh tanggung jawab,disiplin dan dedikasi yang tinggi serta semangat pengabdian sebagai peacekepper. Tak lupa juga berpesan bahwa "Siapkan diri kalian untuk kembali ke Indonesia, pulang membawa kehormatan dan yang terpenting tetap fokus di akhir penugasan,”.Waasops Panglima TNI memberikan arahan dan penekanan sebagai bekal untuk mengakhiri misi sebagai kesiapan kembali dari daerah misi ke Indonesia. PNO-12 16 Apr 2025, 18:53 WIT
Survei Tunjukan Kepuasan Terhadap Kinerja Polantas Saat Pengamanan Mudik 2025 Papuanewsonline.com, Jakarta - Masyarakat menyatakan sangat puas dalam kerja polisi lalu lintas (polantas) selama pengamanan mudik Idulfitri 1446 hijriah. Hal itu tergambar dari survey KedaiKopi yang dilakukan kepada 1.062 responden.“Sekitar 86%-87% pemudik juga puas dengan kinerja polantas menjaga kelancaran dan keamanan mudik,” ungkap Direktur Riset dan Komunikasi KedaiKopi, Ibnu Dwi Cahyo, dalam konferensi pers, Senin (14/4/25).Dalam survei tersebut, 86,3% masyarakat menyatakan kelancaran arus mudik. Kemudian, 87,9% masyarakat menyatakan puas atas kinerja polantas saat menjaga keamanan arus mudik.Tidak hanya itu, dalam survei terlihat perbandingan tingkat kepuasan kinerja polantas saat menjaga arus mudik mengalami peningkatan. Pada 2024, kepuasan hanya mencapai 84,1%.“Ini mengalami kenaikan 3,8% karena pada 2025 ini mencapai 87,9%,” ujarnya.Ibnu juga menyebut, untuk kepuasan polantas menjaga kelancaran arus mudik mengalami peningkatan 3,8% jika dibandingkan dengan tahun lalu.“Tingkat kepuasan kinerja polantas menjaga kelancaran arus mudik tahun 2024 itu 82,5 persen dan tahun 2025 mencapai 86,3 persen,” jelasnya.Diketahui, hasil survei yang dilakukan oleh KedaiKopi menunjukkan tingkat kepuasan tinggi dari para pemudik terhadap rekayasa lalu lintas dan infrastruktur jalan selama musim mudik Idulfitri 1446 H. Dari total responden yang mengikuti survei, sebanyak 91,2 persen menyatakan puas atas kebijakan rekayasa lalu lintas yang diterapkan oleh jajaran Kepolisian.Selain itu, survei juga mencatat kepuasan pemudik terhadap berbagai fasilitas pendukung, seperti layanan posko kesehatan (92,9 persen), ketersediaan BBM di rest area (95,8 persen), kebersihan tempat makan (91,1 persen), kenyamanan area istirahat (89,1 persen), dan kondisi toilet (86,2 persen). PNO-12 16 Apr 2025, 18:36 WIT
Evaluasi Pengelolaan Mudik, Kakorlantas Amanatkan Tata Kelola Transportasi Publik Diperbaiki Papuanewsonline.com, Jakarta - Kakorlantas Polri Irjen Pol Drs. Agus Suryonugroho, S.H., M.Hum., menerima paparan dari Dekan Fisip UI Prof. Semiarto Aji Purwanto terkait "Survei Evaluasi Pengamanan Arus Mudik 2025 dan Rencana Mudik 2026" di NTMC Korlantas Polri, Selasa (15/4/2025).Irjen Pol Drs. Agus Suryonugroho, S.H., M.Hum., menegaskan, pentingnya pembelajaran dari setiap pelaksanaan Operasi Ketupat agar pada tahun-tahun mendatang pengelolaan arus mudik dapat semakin optimal dan responsif terhadap dinamika di lapangan."Operasi Ketupat ini operasi yang selalu kita laksanakan, jadi tahun depan harus lebih baik, termasuk pengalaman namun tahun 2026 harus lebih baik," ujar Kakorlantas Polri Irjen Pol Drs. Agus Suryonugroho, S.H., M.Hum.,Dalam hal ini, Kakorlantas juga menyoroti pentingnya kesiapan moda transportasi publik yang aman agar mobilitas masyarakat dalam mudik dapat berlangsung dengan aman."Tata kelola moda transportasi penting sekali, apakah tahun depan pemerintah sudah menyiapkan moda transportasi yang berkeselamatan," jelasnya. Selain itu, kondisi infrastruktur seperti jalan nasional, jalur alternatif hingga jalan tol sengat mempengaruhi efektivitas pengamanan dan kenyamanan perjalanan."Tata kelola infrastruktur, apakah jalan kita sudah siap atau belum, tata kelola jalan tol bagaimana, bagaimana di nagrek, puncak, mengkreng, dijalur tersebut walaupun personel sudah di turunkan tetap akan susah karena keadaan jalannya, namun kita sudah berikan pelayanan dan pengelolaan," tambah Kakorlantas Polri.Dalam hal manajemen lalu lintas, data real time dan pengalaman lapangan menjadi kunci. Kakorlantas menekankan, perlunya pendekatan berbasis data dan strategi yang terukur."Manajemen rekayasa lalu lintas sangat penting karena tidak bisa hanya pakai prediksi tapi pakai data update parameter-parameter, belajar dari pengalaman one way nasional, dan ada Cara Bertindak (CB) panik yang dilakukan," ungkapnya.Guna memperkuat perencanaan, Kakorlantas mengusulkan partisipasi aktif pemerintah daerah untuk mendata warganya yang akan mudik. Hal ini bertujuan agar data pemudik dapat lebih akurat dan digunakan sebagai dasar pengambilan kebijakan."Mengusulkan untuk melibatkan pemerintah daerah dalam melakukan pendataan yang akan melakukan perjalanan mudik, sehingga diketahuin datanya di daerah masing-masing," tambahnya.Kebijakan Pemerintah dalam mendukung kelancaran arus mudik seperti pembatasan angkutan berat dan kebijakan Work From Anywhere berdampak langsung pada pada pengurangan kepadatan arus lalu lintas."Kebijakan Pemerintah sangat penting, dimana dengan menerapkan pembatasan kendraan truk sumbu tiga, Work From Anywhere (WFA), sehingga indikator di tahun ini lebih baik, dimana kebijakan yang diberikan dalam rangka memprioritaskan pelayanan di operasi ketupat," katanya.Terkahir ia mengajak seluruh jajaran untuk terus meningkatkan kinerja, menjadikan keberhasilan Operasi Ketupat sebagai momentum awal untuk langkah-langkah strategis berikutnya dalam pelayanan publik."Apresiasi dan terimakasih atas kinerja dan kerjasamanya operasi ketupat sudah selesai masih ada tugas-tugas kedepan, inilah awal kita melangkah kencang lagi kedepan Korlantas bisa menjadi garda terdepan," pungkasnya. PNO-12 16 Apr 2025, 18:29 WIT
Satgas Yonif 641/Bru Laksanakan Komsos Serta Berbagi Bingkisan Di Distrik Apalapsili Papuanewsonline.com, Yalimo - Satgas Yonif 641/Bru terus menunjukkan kepeduliannya terhadap masyarakat di wilayah tugasnya. Melalui Pos Apalapsili, personel Satgas berbagi kebahagiaan dengan anak-anak Kampung Apalapsili, Distrik Apalapsili, Kabupaten Yalimo, Papua Pegunungan, (15/04/2025).Dantim 1 Pos Apalapsili Sertu Fransiskus Lukma menjelaskan bahwa meskipun tugas utama Satgas berfokus di wilayah Apalapsili, seluruh personel di pos masing-masing tetap berupaya memberikan yang terbaik bagi masyarakat sekitar. "Kegiatan ini menjadi salah satu bentuk nyata kepedulian kami dalam membangun hubungan harmonis dengan masyarakat Papua, khususnya anak-anak, sekaligus memperkuat ikatan persaudaraan dalam bingkai kebersamaan. "ujarnya.Selain itu personel Pos juga melaksanakan kegiatan komunikasi sosial saling berbagi cerita kepada masyarakat di wilayah Kampung Apalapsili.Melihat banyaknya anak-anak yang sering berinteraksi dengan personel Satgas, momen ini dimanfaatkan untuk membangun kedekatan melalui kegiatan berbagi makanan dan permen. Dimana pun kami berada, anak-anak selalu datang menghampiri. Kali ini, kami ingin melihat mereka tersenyum lebih lebar dengan membagikan roti dan permen sekaligus bermain bersama mereka.Ida (14 th) merupakan salah satu anak di Distrik Apalapsili merasa sangat senang dan berterimakasih kepada personel Pos Apalapsili yang telah memberikan permen dan roti"Terimakasih abang TNI, abang baik sekali bagi-bagi kue dengan permen semoga abang TNI kebaikannya dibalas sama Tuhan, Amiin," ucapnya sambil tersenyum. PNO-12 16 Apr 2025, 18:18 WIT
Sasi Adat Hawear Solusi Penyelesaian Konflik di Maluku Tenggara Papuanewsonline.com, Malra - Konflik antar warga kerap terjadi di wilayah kabupaten Maluku Tenggara. Seperti di lokasi Karang Tagepe, Ohoijang, Perumda, Lorong Kalwedo dan Pokarina, yang menjadi langganan bentrok.Semua upaya untuk mengatasi bentrok telah dilakukan, termasuk penegakan hukum kepada para pelaku. Namun, tindakan ini belum membuahkan hasil. Konflik masih terus terjadi.Untuk mencegah konflik yang tak kunjung selesai, Polres Maluku Tenggara bersama Pemerintah Kabupaten serta Forkopimda dan tokoh masyarakat, tokoh agama hingga tokoh adat menempuh upaya lainnya. Diantaranya melakukan upaya hukum sasi adat atau hawear dan ritual sumpah adat.Proses adat ini dihadiri Para Raja-raja diantaranya Faan (Rat an. PATRISIUS RENWARIN; Raja Ibra (Rat Kirkes) an. AGUNG RENWARIN; Raja Danar (Rat Famur) ABDUL GANI HANUBUN; Raja Watlar, THEODORUS RAHAIL; Raja Ohoinangan (Rat Kat'El) MUHAMAD RUSBAL; Raja Nerong EKAN RAHAYAAN ( Rat Lo Ohoitil Nerong); Raja Yarbadan (Tetoat ) Hj. DARWIS RENHORAN.Sasi hawear dan sumpah adat yang dilaksanakan di Taman Landmark, Ohoijang, sejak 28 Maret 2025 hingga saat ini belum dicabut. Hasilnya positif, di mana sejumlah lokasi yang sering terjadi konflik sampai saat ini dalam situasi aman kondusif.Langkah preventif yang dilakukan Bupati Maluku Tenggara, M. Thaher Hanubun, beserta Forkopimda dan seluruh elemen masyarakat adat tersebut, bertujuan meredam konflik yang selama ini sering terjadi.Selain melakukan proses adat, petugas keamanan juga ditempatkan di lokasi-lokasi bentrok tersebut."Proses adat yang dilakukan Pemkab Maluku Tenggara bersama Forkopimda dan masyarakat adat di sana patut dijadikan contoh dalam penanganan konflik di daerah lain di Maluku," kata Kabid Humas Polda Maluku, Kombes Pol. Areis Aminnulla, S.IK., M.H, Selasa (15/4/2025).Setelah dilakukan sasi hawear dan sumpah adat, selanjutnya para tokoh adat memberikan sosialisasi kepada seluruh masyarakat di masing-masing wilayah."Proses adat juga ditandai dengan pemasangan hawear yang bertujuan untuk menghentikan pertikaian antara dua belah pihak bertikai," katanya.Hingga saat ini ritual adat yang dilakukan antara wilayah bekonflik di Maluku Tenggara masih memiliki kekuatan. Hukum adat masih dihargai, sambil tetap menghormati dan memperkuat proses hukum positif. "Ritual ini juga menjadi sarana untuk mengatasi ketidakpercayaan yang mendalam antar kelompok masyarakat dan antara masyarakat dengan pemerintah. Dan keberhasilan ritual ini bergantung pada ketulusan niat semua pihak dan kesediaan untuk terus melakukan konsolidasi dan rekonsiliasi," jelasnya.Hingga saat ini, sasi adat yang menjadi inisiatif dari Polres Maluku Tenggara belum dicabut. Penempatan petugas keamanan juga masih disiagakan hingga situasi di daerah-daerah tersebut benar-benar aman selamanya."Sasi adat dan sumpah adat yang dilakukan di Maluku Tenggara dapat menjadi role model dalam penanganan konflik di sejumlah daerah di Maluku. Kami berharap, provinsi Maluku akan selalu aman, damai dan sejahtera," kata Kombes Areis. PNO-12 15 Apr 2025, 19:08 WIT
Wakil Ketua Komisi III DPR Apresiasi Polri Atas Pengungkapan Jaringan Sabu Internasional Papuanewsonline.com, Jakarta - Wakil Ketua Komisi III DPR RI Rano Alfath mengapresiasi Bareskrim Polri yang membongkar kasus penyelundupan ratusan kilogram sabu dari jaringan internasional Malaysia-Indonesia di Aceh. Ia menilai Polri konsisten dan serius dalam menegakkan hukum."Tentu kita sangat apresiasi langkah cepat dan terukur yang dilakukan Dittipidnarkoba Bareskrim Polri dalam menggagalkan penyelundupan 192 kilogram sabu dari jaringan internasional Malay-Indo. Ini merupakan bukti bahwa Polri tetap konsisten dan serius dalam menjalankan fungsi penegakan hukum, khususnya terhadap kejahatan transnasional," pungkas Rano, Selasa (15/4/2025).Meski begitu, Rano menekankan bahwa pengungkapan kurir dan penyitaan barang bukti hanyalah permulaan. Ia terus mendorong agar pengusutan tidak berhenti pada pelaku lapangan, tetapi harus menyasar dan menelusuri aktor intelektual di balik jaringan ini."Termasuk di dalamnya siapa yang menjadi pemodal, koordinator lintas negara, dan keterlibatan oknum-oknum instansi negara apabila ada," ujar Rano.Menurut Rano, penting juga untuk memastikan bahwa proses penyidikan dilakukan secara akuntabel dan transparan, serta disertai penelusuran terhadap aset hasil kejahatan (asset tracing) guna mendukung upaya pemiskinan bandar narkoba, sebagaimana dalam UU TPPU."Kami juga meminta agar kerja sama internasional, terutama dengan APH di Malaysia dan negara transit lain diperkuat untuk membongkar rantai pasok narkotika yang melibatkan wilayah perairan Indonesia. Ini menjadi bagian dari strategi nasional dalam mempersempit ruang gerak jaringan narkotika lintas batas," jelas Rano.Ia menilai pengungkapan kasus ini adalah prestasi, tapi sekaligus pengingat bahwa ancaman narkotika terhadap bangsa ini masih sangat nyata. Menurutnya, Komisi III DPR akan terus mengawasi dan mendukung penguatan kelembagaan Polri dalam kerangka supremasi hukum dan perlindungan masyarakat.Sebelumnya, Dittipidnarkoba Bareskrim Polri membongkar penyelundupan 192 kilogram sabu dari jaringan internasional Malaysia-Indonesia (Aceh). Satu orang tersangka yang berperan sebagai kurir diamankan polisi. PNO-12 15 Apr 2025, 18:57 WIT
Survei 91,2% Mayoritas Pemudik Puas Rekayasa Lalu Lintas Mudik Lebaran Papuanewsonline.com, Jakarta – Hasil survei yang dilakukan oleh Kelompok Kajian dan Diskusi Opini Publik Indonesia (KedaiKOPI) menunjukkan tingkat kepuasan tinggi dari para pemudik terhadap rekayasa lalu lintas dan infrastruktur jalan selama musim mudik Idulfitri 1446 H. Dari total responden yang mengikuti survei, sebanyak 91,2 persen menyatakan puas atas kebijakan rekayasa lalu lintas yang diterapkan oleh jajaran Kepolisian.Direktur Riset dan Komunikasi KedaiKOPI, Ibnu Dwi Cahyo, mengungkapkan dalam konferensi pers daring pada Senin (14/4/2025), bahwa 96,1 persen pemudik juga memberikan penilaian positif terhadap kondisi infrastruktur jalan, baik tol maupun non-tol, yang digunakan selama perjalanan mudik.“Mayoritas responden menilai jalanan dalam kondisi baik dan rekayasa lalu lintas cukup efektif mengurai kepadatan selama arus mudik,” jelasnya.Selain itu, survei juga mencatat kepuasan pemudik terhadap berbagai fasilitas pendukung, seperti layanan posko kesehatan (92,9 persen), ketersediaan BBM di rest area (95,8 persen), kebersihan tempat makan (91,1 persen), kenyamanan area istirahat (89,1 persen), dan kondisi toilet (86,2 persen).Dari sisi pengamanan dan kelancaran lalu lintas, kinerja polisi lalu lintas juga mendapatkan apresiasi positif. Sebanyak 87,9 persen responden merasa aman selama perjalanan, sedangkan 86,3 persen mengaku puas terhadap kelancaran arus mudik yang dijaga oleh Polantas. Angka ini menunjukkan peningkatan dibanding tahun lalu, terutama dalam aspek kelancaran yang naik sebesar 3,8 persen.Sementara itu, layanan darurat juga menunjukkan peningkatan signifikan dalam kepuasan masyarakat, dari sebelumnya 61,2 persen pada tahun lalu menjadi 90,3 persen di tahun ini.Survei KedaiKOPI ini dilakukan pada periode 2 hingga 8 April 2025 dengan melibatkan 1.062 responden yang melakukan perjalanan mudik. Metode survei dilakukan secara daring menggunakan pendekatan CASI (Computerized Assisted Self Interview). PNO-12 15 Apr 2025, 18:46 WIT
Berita utama
Berita Terbaru
Berita Populer
Video terbaru
lihat video 10 Feb 2023, 15:22 WIT