logo-website
Selasa, 28 Apr 2026,  WIT
Berita Pilihan Redaksi Homepage
Polres SBT Terjunkan AWC Bantu Padamkan Kobaran Api Di Bula Papuanewsonline.com, Bula - Kebakaran hebat terjadi di kawasan pertokoan jalan MS Padede, Kota Bula, Kabupaten Seram Bagian Timur (SBT), Selasa (10/6/2025) siang.Sejumlah toko dan bangunan rumah warga yang berada di pusat keramaian terbakar. Hingga kini belum diketahui pasti penyebab kebakaran. Tidak ada korban jiwa dalam insiden itu.Untuk mengamankan lokasi kebakaran dan membantu memadamkan api, Kapolres SBT AKBP. Alhajat, S.I.K, mengerahkan personel gabungan dan dua unit mobil AWC atau Armoured Water Cannon milik Polres SBT dan Satuan Brimob ke TKP. Berdasarkan laporan warga, api terlihat sekitar pukul 12.45 WIT. Api diduga berasal dari salah satu toko pakaian yang berada di deretan pertokoan tersebut. "Aparat gabungan dari Polres SBT, dibatu TNI, Satpol PP, dan petugas Pemadam Kebakaran SBT dikerahkan untuk memadamkan kobaran api," kata Kapolres.Personel gabungan dikerahkan bahu-membahu bersama warga setempat memadamkan api. Mereka juga membantu evakuasi barang dan pengamanan jalur sekitar lokasi.Api merembet cepat dan sulit dijinakan karena material bangunan terbuat dari bahan mudah terbakar, seperti kayu dan tripleks."Kebakaran cepat meluas karena struktur bangunan umumnya semi permanen ditambah cuaca panas dan angin kencang," ungkapnya.Selain mobil water canon, pemadaman api juga melibatkan mobil Damkar SBT, Damkar PT. CITIC, mobil tangki air PT. Citic, mobil tangki air milik toko Aldo Jaya, mobil tangki milik PT Permata Hitam, dan 6 unit relawan mobil pick up milik warga.Kurang lebih tiga jam api berhasil dijinakan. Meski tidak ada korban jiwa, namun kerugian materil ditaksir memcapai kurang lebih Rp9 miliar.Kapolres SBT menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada semua pihak yang terlibat dalam penanganan kebakaran tersebut. "Kesigapan dan solidaritas yang ditunjukkan menjadi bukti nyata bahwa kerja sama antar instansi dan masyarakat sangat penting dalam menghadapi situasi darurat," katanya.Kapolres juga menghimbau seluruh masyarakat agar selalu waspada dan memastikan kondisi aman di sekitar lingkungan tempat tinggal sebelum beraktivitas atau meninggalkan rumah atau pun pertokoan.Kebakaran yang terjadi menghanguskan 7 pertokoan, diantaranya milik Mama Haji Buton, Ariyanto, Toko Sembako milik La Iwan, Toko Sepatu milik Ismail, Toko Sinar Irma milik Ibu Anera, Toko Mampe dan Toko Pakaian Astin. Dua unit rumah warga juga ikut terbakar, yaitu milik keluarga Irana Ambar, dan Rugaya Rumata. Sebuah kos-kosan milik H. Rahmi Rumata juga terbakar.Tak hanya itu, satu mobil Toyota Innova milik Ibu Anera juga terbakar. Begitu pun dua sepeda motor terbakar yakni, Honda Beat Streat warna hitam DE 6474 LE, dan Yamaha Vino warna putih DE 2724 NF. PNO-12 11 Jun 2025, 14:08 WIT
1 Anggota KKB Tewas Saat Kontak Tembak Dengan Satgas Ops Damai Cartenz Papuanewsonline.com, Jayawijaya — Satu anggota Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) yang diduga anak buah Egianus Kogoya tewas dalam kontak tembak dengan Satgas Gakkum Ops Damai Cartenz di Kampung Pugima, Distrik Welalelama, Kabupaten Jayawijaya, Papua Pegunungan, Senin (9/6) malam.Kaops Damai Cartenz, Brigjen Pol. Dr. Faizal Ramadhani, S.Sos., S.I.K., M.H., didampingi Wakaops Damai Cartenz, Kombes Pol. Adarma Sinaga, S.I.K., M.Hum., membenarkan adanya kontak tembak tersebut. Ia menjelaskan bahwa peristiwa tersebut terjadi pada Hari Senin sekitar pukul 18.36 WIT saat Tim Satgas Gakkum melakukan patroli, dan tiba-tiba terdengar tembakan dari arah kiri depan kendaraan tim. Aparat kemudian membalas tembakan tersebut.“Tim Gakkum yang disusul oleh Satgas Tindak dari arah longsoran Kurima langsung melakukan penyekatan menuju Jalan Tembus Pugima. Sekitar pukul 21.18 WIT, kembali terjadi kontak tembak antara Tim Satgas Gakkum 2 yang dipimpin AKP Budi Basra dengan sekitar tujuh anggota KKB di wilayah Kampung Maima, Distrik Asotipo,” ujar Brigjen Pol. Dr. Faizal Ramadhani.Dalam baku tembak itu, satu anggota KKB dilaporkan tewas dan ditemukan jatuh ke jurang. Jenazah KKB tersebut kemudian dievakuasi ke RSUD Wamena untuk proses identifikasi. Adapun identitasnya masih didalami namun diduga kuat bahwa jenazah anggota KKB tersebut merupakan salah satu anak buah Egianus Kogoya."Dari hasil identifikasi sementara, jenazah anggota KKB tersebut merupakan anggota KKB pimpinan Egianus Kogoya. Hal ini berdasarkan kecocokkan ciri fisik, wajah, pakaian, serta dokumentasi visual yang pernah beredar saat mereka bersama Egianus Kogoya. Saat ini kami masih melakukan pendalaman untuk identitasnya" tambah Brigjen Faizal.Barang bukti yang diamankan dari lokasi kejadian antara lain satu unit handy talky (HT), satu unit ponsel Vivo Y17, dan satu bungkus ganja kering. Anggota KKB tersebut juga diduga merupakan residivis kasus narkotika jenis ganja.Diperkirakan, kekuatan kelompok KKB yang terlibat dalam insiden ini berjumlah sekitar 15 orang, dengan persenjataan tujuh pucuk senjata laras panjang dan satu pucuk senjata api pendek.Kelompok Egianus Kogoya diketahui aktif melakukan serangkaian aksi kekerasan bersenjata sepanjang tahun 2025 di wilayah Jayawijaya. Berikut beberapa catatan kejahatan yang dilakukan :- 1 Februari 2025: Penembakan terhadap Aiptu Syam di Distrik Kurima.- 17 Mei 2025: Penyerangan terhadap Koramil Kurima.- 27 Mei 2025: Penembakan terhadap anggota Lantas Polres Jayawijaya, Bripka Marsidon Debataraja yang mengakibatkan Bripka Marsidon terluka di Kota Wamena.- 4 Juni 2025: Penembakan dua warga sipil, Rahmat Hidayat dan Saepudin, di Kap. Air Garam.- 5 Juni 2025: Tembakan ke arah Polsek Kurima.Sementara itu, Kasatgas Humas Operasi Damai Cartenz, Kombes Pol. Yusuf Sutejo, S.I.K., saat dikonfirmasi menyatakan bahwa aparat keamanan terus meningkatkan patroli dan penindakan guna mencegah eskalasi konflik bersenjata di wilayah Pegunungan Tengah Papua."Kami terus meningkatkan intensitas patroli serta melakukan langkah-langkah penegakan hukum yang terukur dan terarah, guna memastikan situasi tetap kondusif dan mencegah terjadinya eskalasi konflik bersenjata di wilayah Pegunungan Tengah," tutupnya. PNO-12 10 Jun 2025, 18:01 WIT
Wakapolda Maluku Pimpin Pemeriksaan Personel dan Kendaraan Dinas Polri Papuanewsonline.com, Ambon - Untuk meningkatkan kedisiplinan dan kesiapan operasional, Polda Maluku terus melakukan pemeriksaan terhadap kesiapan personel dan kendaraan dinas Polri.Pemeriksaan kali ini terhadap Satuan Reserse Polda Maluku yang meliputi Direktorat Reskrimsus, Reskrimum dan Resnarkoba yang dihelat di lapangan Letkol Pol (Purn) Chr. Tahapary, Kota Ambon, Selasa (10/6/2025).Pemeriksaan dipimpin langsung oleh Wakapolda Maluku, Irjen Pol. Samudi, S.IK., M.H. Ia didampingi Karo Logistik, Direktur Reskrimum, Reskrimsus, dan Resnarkoba Polda Maluku.Kegiatan pemeriksaan diawali dengan apel bersama yang dipimpin Wakapolda Maluku. Irjen Samudi menekankan pentingnya disiplin dalam berpenampilan, serta kelengkapan identitas pribadi seperti KTA, KTP, SIM, dan surat-surat penting lainnya.Kesiapan identitas bagi setiap anggota Polri penting disiapkan sebagai bentuk integritas dan tanggung jawabnya sebagai aparat penegak hukum.“Kedisiplinan dimulai dari diri sendiri. Penampilan dan kelengkapan identitas personel adalah cerminan dari profesionalitas kita sebagai anggota Polri,” tegas Wakapolda.Pada kesempatan itu, Wakapolda juga menyoroti banyaknya Laporan Polisi (LP) yang belum ditindaklanjuti. Ia pun menginstruksikan agar perkara yang masih tertunda segera dituntaskan.Setelah apel dilakukan, dilanjutkan dengan pemeriksaan fisik kendaraan oleh personel Rolog Polda Maluku. Kendaraan dinas Polri yang dicek kesiapannya yaitu meliputi kendaraan roda dua (R2), roda empat (R4), dan roda enam (R6). Pemeriksaan meliputi kelengkapan administrasi kendaraan, kondisi fisik kendaraan, serta perlengkapan pendukung operasional. Sementara pemeriksaan personel meliputi seragam dinas, dan atribut atau identitas lainnya. Pemeriksaan bertujuan untuk memastikan bahwa seluruh anggota berada dalam kondisi siap dan layak dalam menjalankan tugas."Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya Polda Maluku untuk terus meningkatkan profesionalisme, kesiapsiagaan, serta kualitas pelayanan kepada masyarakat," tambah Wakapolda Maluku. PNO-12 10 Jun 2025, 17:54 WIT
TNI AL Tangkap Kapal Bermuatan Ayam Ras Filipina Dan Miras Ilegal Di Perairan Sangihe Papuanewsonline.com, Sangihe - Sebuah kapal yang mengangkut Ayam Ras Filipina dan barang campuran minuman keras tanpa cukai yang diselundupkan di di Perairan Kepulauan Sangihe berhasil digagalkan oleh Prajurit TNI AL dalam hal ini Tim Second Fleet Quick Response (SFQR) Pangkalan TNI AL (Lanal) Tahuna. Sabtu (7/6).Tim mendeteksi dari informasi intelijen bahwa akan ada kapal yang memuat ayam Filipina dan barang campuran yang akan masuk ke wilayah Kabupaten Kepulauan Sangihe. Selanjutnya atas perintah Danlanal Tahuna Letkol Laut (P) Hadi Subandi, M.Tr.Hanla, CRMP., langsung memerintahkan tim SFQR Lanal Tahuna untuk menuju ke lokasi dan melaksanakan pemantauan secara intensif.Tim SFQR Lanal Tahuna selanjutnya melaksanakan persiapan untuk melaksanakan deteksi dini dan Jarkaplid terhadap kapal yang diduga membawa barang ilegal dengan menggunakan armada RBB 12 mtr. Estimasi pergerakan RBB tim SFQR Lanal Tahuna pada hari Sabtu, 07 Juni 2025 pukul 03.00 Wita Tim yang sudah menunggu dan mengintai kedatangan terduga pelaku melihat ada satu buah kapal yang akan melintas di dekat lokasi penyekatan. Tim segera melaksanakan pengejaran dan memeriksa kapal tersebut dan didapati bahwa kapal tersebut kapal tanpa nama yang berangkat dari Filipina tujuan Tahuna dengan membawa muatan 227 ekor Ayam Ras Filipina dan barang campuran berupa 20 botol minuman keras dan 1 karung obat ayam dengan estimasi nilai ekonomis sekitar Rp.2.281.000.000. Tim juga berhasil mengamankan 2 orang terduga pelaku yang terdiri dari 1 WNI dan 1 WNA asal Filipina. Selanjutnya para terduga pelaku, kapal beserta barang bukti dibawa menuju Lanal Tahuna untuk pemeriksaan lebih lanjut.Penangkapan tindak pidana ilegal tersebut merupakan implementasi dari perintah harian Kepala Staf Angkatan Laut (Kasal) Laksamana TNI Dr. Muhammad Ali yang selalu menekankan bahwa Prajurit TNI AL akan selalu sigap dalam menghalau segala ancaman yang datang. Khususnya penyelundupan melalui perairan yurisdiksi Indonesia. PNO-12 10 Jun 2025, 12:29 WIT
TPNPB Kodap Sinak Minta Warga Pendatang Tinggalkan Wilayah Konflik Papuanewsonline.com, Ilaga,- Komnas TPNPB Kodap Daerah Pertahanan, Sinak yang beroperasi di Kabupaten Puncak mengeluarkan ancaman serius terhadap warga pendatang.Pasukan TPNPB Kodap Sinak di bawah Pimpinan Militer Murib, menyebut akan mengeluarkan daftar pencairan orang (DPO) dan siap mengambil tindakan keras terhadap mereka.Hal ini disampaikan pimpinan TPNPB Kodap Sinak, Militer Murib  melalui video yang ditayang pada Senin (9/6/2025), malam.Pasukan TPNPB Kodap Sinak yang terkenal kejam itu memberikan peringatan serius untuk warga pendatang dari luar Papua, terutama yang bekerja sebagai tukang ojek, pedagang, tukang bangunan, dan pekerjaan sejenis lainnya. " Komnas TPNPB meminta semua warga pendatang itu untuk segera meninggalkan wilayah yang sedang terjadi konflik antara TPNPB dan militer Indonesia," ujar Militer Murib.Peringatan keras ini dikeluarkan TPNPB karena menurut pimpinan Kodap Sinak Militer Murib, bahwa banyak dari para pendatang  merupakan bagian dari jaringan intelejen militer Indonesia yang sedang menyamar. " Kalau peringatan ini tidak diindahkan, maka  Komnas TPNPB menyatakan sikap, siap mengambil tindakan tegas, termasuk ancaman tembak di tempat," Tegasnya.Militer Murib juga mengatakan, Komnas TPNPB Kodap Sinak akan menindak para pejabat pemerintah Indonesia yang ada di Papua, mulai dari Gubernur, Wakil Gubernur, Bupati, Anggota Dewan, hingga warga Papua yang dianggap bekerja sama dengan militer Indonesia dalam mencari informasi soal posisi pasukan TPNPB." Kami sudah mengeluarkan daftar pencarian orang, DPO, dan siap mengambil tindakan keras terhadap mereka. Karena itu, markas pusat Komnas TPNPB kembali menghimbau semua warga pendatang dan siapapun yang terlibat sebagai agen intelejen pemerintah Indonesia di tanah Papua, agar segera keluar dari wilayah konflik," Tegasnya.Kata Dia,  Peringatan ini dikeluarkan demi keamanan semua pihak, terutama warga sipil, serta untuk tetap menjunjung hukum humaniter di tengah kondisi perang.Ia menegaskan bahwa operasi militer TPNPB  akan terus berlanjut melawan militer pemerintah Indonesia sebagai bagian dari perjuangan merebut kemerdekaan bagi bangsa Papua.(Red) 09 Jun 2025, 23:56 WIT
Bupati Nabire Mesak Magai Tegas Tolak Tambang di Blok Wabu Papuanewsonline.com, Nabire-, Bupati Nabire Mesak Magai merupakan kepala Daerah pertama di Provinsi Papua Tengah, yang menyatakan sikap menolak eskplorasi tambang di Blok Wabu.Pernyataan tegas ini disampaikan Bupati Nabire Mesak Magai melalui video singkat yang diterimah Media Papuanewsonline.com, Senin (9/6/2025)." Pada kesempatan yang berbahagia ini, Saya mau sampaikan pernyataan sikap saya, untuk menjawab Aksi masyarakat Wilayah Papua Tengah terhadap penolakan tambang di Blok Wabu, bahwa saya tetap mendengar dan  mendukung  penolakan dari masyarakat adat," ujar Bupati Mesak.Bupati Mesak mengatakan pada tahun 2022, sekitar bulan Februari, dirinya bertemu dengan seseorang dari Minerba di Jakarta, dimana dalam pertemuan tersebut diketahui kalau ada tiga kelompok yang sedang merencanakan untuk masuk melakukan perasi di Blok Wabu.Lanjut Bupati pada tahun yang sama  Tahun 2022 bulan September, dirinya bertemu pejabat tinggi PT. Freeport Indonesia di Timika." Saat ketemu di Timika, petinggi PT Freeport  cerita ke saya tentang potensi kekayaan di blok wabu, dimana  blok wabu dengan Tembagapura berbeda, karena di Tembagapura,  emas, tembaga dan nikel serta kekayaan alam lainya, berada dibawah tanah, sehingga butuh operasional dengan peralatan yang canggih untuk mengelolah, sedangkan blok wabu tidak, karena emas diatas permukaan tanah," jelas Bupati.Ditambahkan Bupati Mesak Magai, dirinya sudah memperoleh informasi bilah potensinya kekayaan alam di blok Wabu  sangat luar biasa, karena menurut data yang dimiliki, emas di blok Wabu walaupun dieksplorasi selama 25 Tahun juga belum bisa selesai diambil dari tempat tersebut." Tetapi saya mau sampaikan kepada warga masyarakat Papua Tengah, bahkan juga kita pejabat dari delapan kabupaten maupun pejabat provinsi Papua Tengah, bahwa blok Wabu itu benar-benar titipan Tuhan untuk masyarakat kita yang nikmati, jadi kita semua harus menolak tambang di blok Wabu," tegas Bupati Mesak." Blok Wabu adalah titipan Tuhan untuk masyarakat, jadi tidak boleh ada perusahaan tambang yang beroperasi dengan  menggunakan peralatan yang canggih, maupun peralatan besar untuk mengambil emas yang ada terlindungi di dalam areal blok wabu, termasuk Kabupaten Paniai, Intan Jaya, Puncak Jaya, dan Puncak , Dogiai, dan sebagainya," tandas Bupati.Lanjut Mesak Magai, blok Wabu adalah titipan  Tuhan untuk masyarakat hingga  anak cucu kedepan." Ini Milik Masyarakat adat kita secara turun temurun hingga anak cucu kedepan, jadi kekayaan alam ini tidak boleh disentuh oleh pemilik pengusaha tambang," Ucapnya Bupati Mesak berharap agar semua  pejabat di Papua Tengah turut  melindungi kekayaan alam di blok Wabu, sehingga titipan Tuhan tersebut bisa dinikmati anak cucu kedepan secara turun temurun." Biarlah masyarakat dikasih kebebasan untuk  mereka ambil emas  itu dengan cara  manual dengan tenaga mereka sendiri, tanpa melibatkan pengusaha-pengusaha, tidak usah izinkan pengusaha-pengusaha atau perusahaan-perusahaan besar dari luar datang untuk merusak kekayaan alam di blok wabu," Sorot Bupati Mesak.Mesak Magai menjelaskan, sebagai kepala daerah akan tetap bersama masyarakat melindungi kekayaan alam di blok wabu." kita selamatkan kekayaan alam  ini untuk masyarakat kita nikmat, bukan pengusaha-pengusaha," Jelasnya.Lanjut Dia kalau seperti freeport kan menggunakan alat peralatan yang canggih, biaya yang besar, boleh saja, Tetapi kekayaan alam di  blok wabu tidak seperti freeport, karena di blok Wabu Emas berhamburan di atas tanah." Masyarakat dengan tenaga manual saja, mereka bisa nikmati, jadi  Kita harus lindungi masyarakat kita, Biarlah mereka dengan tenaga mereka, dengan manual ambil, sehingga sampai Anak cucu pun akan nikmati, Barang tidak akan  cepat habis kalau menggunakan manual, dan biarlah masyarakat nikmati itu sendiri," ujar Mesak Magai.Ia kembali mengingatkan bahwa blok Wabu merupakan titipan tangan Tuhan murni untuk masyarakat. " Mari kita berpihak kepada masyarakat, pihak-pihak di Jakarta jangan masuk ke Blok Wabu dan ganggu kekayaan alam  di Provinsi papua Tengah. " Kalau Freeport silakan, Tetapi untuk wilayah  lain jangan, termasuk Baya Biru,  Blok Wabu, termasuk daerah Mapia, Paniai, Dogiai, Nabire," jelas Bupati.Mesak meminta agar Pemerintah memberikan kebebasan kepada masyarakat untuk mengelolah sendiri kekayaan alam tersebut dengan  menggunakan alat-alat tradisional." Masyarakat mereka kelola sendiri, silakan saja, kita kasih kebebasan untuk masyarakat kita nikmati, dan ini pernyataan sikap saya, untuk disampaikan kepada semua wargah masyarakat Papua Tengah, termasuk semua  pejabat Provinsi Papua Tengah, baik pejabat Kabupaten maupun pejabat Provinsi, sesuai dengan firman Tuhan Siapapun dia yang setia kepada perkara-perkara kecil, dia juga akan setia kepada perkara-perkara yang besar," Pungkasnya.(Fadli) 09 Jun 2025, 22:38 WIT
Srikandi Polri Ops Damai Cartenz-2025 Tebar Damai Lewat Ibadah Bersama Anak-Anak Papuanewsonline.com, Kenyam – Sebanyak 70 anak sekolah minggu mengikuti ibadah bersama personel Polwan Satgas Humas Operasi Damai Cartenz-2025 di Gereja Pantekosta di Indonesia (GPDI) Jemaat Yericho Nogolait Kandego, Distrik Kenyam, Kabupaten Nduga, Provinsi Papua Pegunungan, Minggu 8 juni 2025.Ibadah yang berlangsung khidmat itu turut dirangkaikan dengan perayaan Hari Pentakosta. Suasana semakin semarak dengan antusiasme jemaat dan anak-anak yang menyambut kehadiran para srikandi Polri di tengah-tengah mereka.Kepala Operasi Damai Cartenz-2025, Brigjen Pol. Dr. Faizal Ramadhani, S.Sos., S.I.K., M.H., yang didampingi Wakil Kepala Operasi Damai Cartenz-2025, Kombes Pol. Adarma Sinaga, S.I.K., M.Hum., menyampaikan apresiasinya terhadap pendekatan humanis yang dilakukan oleh Polwan di wilayah Kabupaten Nduga.“Kami ingin masyarakat, terutama anak-anak Papua, merasakan bahwa kehadiran Polri melalui personel Polwan Ops Damai Cartenz-2025 ini membawa kebaikan, keamanan, dan harapan akan masa depan yang lebih baik,” ujar Brigjen Pol. Faizal Ramadhani.Sementara itu, Kasatgas Humas Ops Damai Cartenz-2025, Kombes Pol. Yusuf Sutejo, S.I.K., juga mengapresiasi kegiatan yang dinilainya sebagai bentuk nyata dari komitmen Polri dalam membangun kepercayaan masyarakat Papua.“Kami sangat mengapresiasi kegiatan humanis Polwan Ops Damai Cartenz-2025 ini yang mengedepankan pendekatan persuasif kepada masyarakat, khususnya anak-anak. Ini bagian dari komitmen Operasi Damai Cartenz-2025 untuk membangun rasa aman dan kepercayaan di tengah masyarakat Papua,” ujarnya.Kegiatan ibadah bersama ini menjadi bagian dari upaya Polri dalam mendekatkan diri dengan masyarakat melalui sentuhan kemanusiaan, khususnya di wilayah yang masih rawan konflik seperti Kabupaten Nduga. PNO-12 09 Jun 2025, 16:43 WIT
Berita utama
Berita Terbaru
Berita Populer
Video terbaru
lihat video 10 Feb 2023, 15:22 WIT