Papuanewsonline.com
Berita Pilihan Redaksi
Homepage
Delegasi TNI AL Hadiri Rapat WPNS WORKSHOP 2025 Di Victoria, Kanada
Papuanewsonline.com, Kanada - Situasi perkembangan lingkungan strategis dunia saat ini dalam keadaan yang sangat dinamis, untuk menghadapi situasi tersebut, negara-negara yang tergabung dalam forum Western Pacific Naval Symposium (WPNS) berkumpul untuk membahas permasalahan bidang maritim khususnya di kawasan Indo-Pasifik. TNI AL turut mengambil peran serta pada kegiatan WPNS Workshop 2025 yang diselenggarakan pada tanggal 2 s.d. 6 Juni 2025 di Victoria, Kanada.Dalam pertemuan tersebut, delegasi TNI AL dipimpin oleh Paban V Straops dan Diplomasi Sopsal Kolonel Laut (P) Alfred Daniel Matthews didampingi Pabanda Multilateral Ban V Sopsal, Mayor Laut (P) Anugrah Aldino Putra. Adapun jumlah negara yang hadir pada kegiatan WPNS Workshop 2025 berjumlah 20 negara dari anggota dan observer forum WPNS. Kegiatan WPNS Workshop bertujuan mempersiapkan kegiatan WPNS Symposium 2026 yang akan dihadiri oleh para Kepala Staf Angkatan Laut negara anggota dan observer forum WPNS.Bertindak selaku tuan rumah yaitu Royal Canadian Navy yang memaparkan tentang pentingnya kolaborasi antar negara untuk menjaga kelestarian kehidupan maritim. Royal Canadian Navy menyampaikan inisiatif tentang Ocean Collaboration melalui tiga pilar yaitu Understand, Promote and Support. Ketiga pilar tersebut mengandung makna tentang pentingnya kerjasama dan saling menghormati antar angkatan laut.Pada kegiatan tersebut, TNI AL memaparkan kesiapan kegiatan WPNS Junior Officer Interaction Program (JOIP) 2025 yang akan diselenggarakan pada medio Oktober 2025 di Surabaya. Selain itu, TNI AL juga dipercaya untuk menjadi tuan rumah pada kegiatan WPNS MCMEX/DIVEX tahun 2028 dan WPNS Naval Medicine Seminar tahun 2029. Kegiatan internasional tersebut selain bertujuan untuk meningkatkan dan sharing kemampuan masing-masing negara sesuai bidang pembahasan, juga dapat menjadi ajang promosi kebudayaan bagi Indonesia selaku tuan rumah.WPNS Workshop merupakan kegiatan strategis dalam rangka penguatan Confidence Building Measures (CBM) antar negara di kawasan Indo-Pasifik. WPNS Workshop 2025 telah menghasilkan beberapa point rekomendasi untuk dibawa pada kegiatan WPNS Workshop 2026 dan 20th WPNS Symposium yang akan dilaksanakan pada tahun 2026 di Tahiti Island, French Polynesia.Keikutsertaan TNI AL dalam WPNS Workshop merupakan salah satu implementasi dari penekanan Kepala Staf Angkatan Laut (Kasal) Laksamana TNI Dr. Muhammad Ali dalam rangka memperkuat diplomasi untuk mendukung kebijakan politik luar negeri Pemerintah RI, berkontribusi pada keamanan dan stabilitas maritim di kawasan dan global. PNO-12
09 Jun 2025, 16:18 WIT
593 Bakomsus Polri Selesaikan Pendidikan Ketahanan Pangan dan Kesehatan Gizi
Papuanewsonline.com, Jateng - Sebanyak 593 bintara kompetensi khusus Polri yang direkrut untuk menyukseskan Ketahanan Pangan dan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) telah dilantik. Mereka terdiri dari 434 polisi laki-laki dan 159 polisi wanita (polwan).Para bakomsus berlatar pendidikan ilmu pertanian, peternakan, perikanan, gizi dan kesehatan masyarakat. Mereka akan mengemban tugas sebagai bhabinkamtibmas, dengan fokus pada tugas-tugas terkait ketahanan pangan dan program MBG.Upacara penutupan pendidikan bakomsus untuk mengawal visi Ketahanan Pangan dan program MBG yang dicanangkan Presiden Prabowo Subianto berlangsung di dua lokasi, sesuai tempat mereka menimba ilmu dasar kepolisian. Untuk polwan, digelar di Sepolwan Lemdiklat Polri, Ciputat, Jakarta Selatan pada Rabu (4/6/2025), dan untuk polisi laki-laki di Pusdik Binmas Lemdiklat Polri, Banyubiru, Ungaran, Jawa Tengah (Jateng).Para bakomsus dilantik usai menjalani pendidikan selama lima bulan. Untuk diketahui perekrutan mereka merupakan satu dari empat langkah strategis Gugus Tugas Polri untuk Mendukung Ketahanan Pangan. "Dari sisi materi pelajaran tentu saja berbeda, di mana komposisi mata pelajaran siswa Bakomsus ini 70 persen di antaranya adalah fungsi teknis Binmas. Di mana nanti mereka akan mengimplemetasikan program ketahanan pangan dari Presiden terkait dengan Asta Cita sehingga fungsi teknis Binmasnya lebih banyak," jelas Kasepolwan Kombes Melda Yanny kepada wartawan pada Minggu (7/6/2025).Kombes Melda menuturkan polisi tugas umum (PTU) atau non-bakomsus Ketahanan Pangan dan MBG selama pendidikan lebih banyak mempelajari fungsi teknis Sabhara, yakni sebanyak 50 persen mata pelajaran. "Sedangkan, program polisi tugas umum 50 persen di antaranya lebih kepada fungsi teknis Sabhara. Sehingga, ada perbedaan komposisi materi pelajaran antara keduanya," lanjut Melda.Diketahui, rekrutmen bakomsus Ketahanan Pangan dan MBG dilakukan oleh Bagian Penyediaan Personel Staf Sumber Daya Manusia (Bagdiapers SSDM) Polri sejak November 2024. Proses rekrutmen berlangsung sepanjang Desember 2025.Polri menetapkan persyaratan pendaftar Bakomsus Pertanian, Peternakan, dan Perikanan mulai lulusan SMK, D3, D4, hingga sarjana. Lalu untuk Bakomsus Ahli Gizi dan Kesehatan Masyarakat syarat pendidikan D4 dan sarjana."Kami dari Bag Diapers cukup kaget juga untuk pendaftar bisa sampai ribuan, padahal kita sosialisasi hanya 10 hari dari tanggal 1 sampai 10 November kemarin. Dan pendaftaran juga hanya 7 hari," ungkap Kasubbag Penerimaan Bagdiapers Rodalpers SSDM Polri Kompol Adi Dharma di program detikSore, Kamis (5/12/2024).Sebelumnya diberitakan, penerimaan anggota Polri jalur Bakomsus Pertanian, Perikanan, Peternakan, Ahli Gizi, dan Kesehatan Masyarakat merupakan salah satu strategi Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo dalam mempercepat tercapainya misi Swasembada Pangan dan terlaksananya program Makan Bergizi Gratis dengan optimal.Swasembada Pangan merupakan salah satu Asta Cita dalam Pemerintahan Presiden Prabowo dan Wapres Gibran Rakabuming Raka. Pun program Makan Bergizi Gratis yang dicanangkan Presiden Prabowo dalam rangka memperbaiki kualitas kesehatan anak-anak Indonesia agar tumbuh SDM-SDM unggul yang siap mewujudkan Indonesia Emas 2045. PNO-12
09 Jun 2025, 11:44 WIT
TPNPB/OPM Tetapkan Pilot dan Co Pilot Pesawat Elang Nusantara Air Jadi DPO
Papuanewsonline.com, Timika- TPNPB/OPM menetapkan Pilot dan Co Pilot Pesawat Elang Nusantara Air jadi Daftar Pencarian Orang (DPO).Pilot dan Co Pilot dimaksud atas nama Emanuel Dumupa dan Alan Satria Purnama.Hal ini disampaikan juru bicara TPNPB/OPM, Sebby Sambom melalui keterangan tertulisnya, Minggu (8/6/2025)." Manajemen Markas Pusat KOMNAS TPNPB telah menerima laporan resmi dari pasukan TPNPB Kodap III Ndugama Derakma pada hari Sabtu, 07 Juni 2025 dari Nduga, bahwa Sebuah pesawat sipil dengan nomor penerbangan PK-ELM Elang Nusantara Air yang diterbangkan oleh Pilot Emanuel Dumupa dan Co Pilot Alan Satria Purnama dari Timika ke Nduga mengangkut sejumlah petinggi negara Indonesia termasuk Pangkogabwilhan III, jadi ini menjadi dasar kami tetapkan sebagai DPO," ujar Sebby Sambom.Sebby Sambom menjelaskan Emanuel Dumupa dan Alan Satria Purnama telah ditetapkan sebagai DPO oleh TPNPB/OPM, sehingga keduanya akan menjadi target utama jika menerbangakan pesawat melintas di wilayah konflik bersenjata diseluruh tanah Papua.Jubir TPNPB/OPM ini mengatakan pesawat sipil Elang Nusantara Air telah melakukan pengangkutan Pangkogabwilhan III beserta pasukan TNI/Polri dari Timika ke Nduga dalam rangka mengamankan kunjungan Menteri Pertahanan RI dan Menteri Keuangan RI di Nduga." Di Nduga sudah menjadi wilayah siaga tempur baik Pasukan TPNPB Kodap III Ndugama Derakma maupun militer pemerintah indonesia, jadi kami tidak akan segan-segan dalam mengambil tindakan," Ucapnya.Sebby Sambom mengingatkan bahwa TPNPB/OPM melalui Manajemen Markas Pusat KOMNAS TPNPB telah menggumumkan kepada semua pihak, bahwa Nduga adalah wilayah operasi TPNPB Kodap III Ndugama Derakma dan juga sebagai wilayah perang, maka semua penerbangan sipil yang telah melanggar hukum humaniter internasional karena telah bekerja sama dengan Militer Indonesia, akan ditembak kapan saja dan dimana saja." Untuk Pilot Emanuel Dumupa dan Co Pilot Alan Satria Purnama resmi telah ditetapkan sebagai DPO oleh Manajemen Markas Pusat KOMNAS TPNPB, sehingga akan dikejar oleh 36 Komando Daerah Pertahanan TPNPB diseluruh tanah Papua," Tegasnya.(Red)
08 Jun 2025, 21:07 WIT
Rayakan Idul Adha, Satgas Indobatt TNI Serahkan 100 Hewan Kurban Ke Lebanon Selatan
Papuanewsonline.com, Lebanon - Dalam semangat Idul Qurban/Idul Adha 1446 H, Satuan Tugas Batalyon Mekanis TNI Kontingen Garuda XXIII-S yang tergabung dalam misi perdamaian PBB UNIFIL peduli terhadap masyarakat di daerah misi Lebanon Selatan dengan memberikan Hewan Qurban berupa kambing berjumlah 100 ekor kepada masyarakat di 13 desa yang terdampak konflik di wilayah Lebanon Selatan tepatnya di AOR Indobatt, Jumat (6/6/2025).Dalam keterangannya, Komandan Satgas Indobatt TNI Kolonel Inf Raja Gunung Nasution menyampaikan pelaksanaan Qurban ini tersebar di sejumlah titik di AoR Indobatt, sektor Selatan UNIFIL, dengan prioritas pendistribusian kepada masyarakat sipil di Lebanon Selatan.Lebih lanjut Dansatgas menyampaikan pendistribusian hewan Qurban di area AoR (Area of Responsibility) Indobatt dilaksanakan di 13 Desa di Lebanon Selatan berdasarkan desa binaan kompi-kompi Indobatt secara merata."Kambing Qurban disalurkan kepada warga kurang mampu, anak-anak yatim, panti sosial serta organisasi keagamaan lokal yg semuanya terdampak Konflik antara IDF dan Hizbullah," pungkasnya.Beberapa Tokoh masyarakat, salah satunya Major desa Adchit Al Qusair menyampaikan bahwa Qurban dari Satgas Garuda selalu menjadi momen yang dinanti setiap tahun, akan tetapi tahun ini sangat berbeda dihadapkan kondisi masyarakat pasca Konflik pasukan Garuda masih peduli dengan memberikan Hewan qurban dalam jumlah cukup besar yg belum pernah dilakukan sebelumnya.Komandan Satgas Indobatt TNI Kolonel Inf Raja Gunung Nasution secara simbolis menyerahkan hewan kurban kepada perwakilan perangkat desa untuk disembelih dan dibagikan kepada seluruh masyarakat di wilayah Lebanon Selatan."Kami ingin menunjukkan bahwa kehadiran Satgas Garuda di Lebanon tidak hanya membawa misi menjaga perdamaian, tetapi juga bermanfaat bagi Masyarakat di AoR pasca Konflik," ujar Dansatgas. PNO-12
08 Jun 2025, 15:19 WIT
Kunjungan 2 Menteri Kabinet Ke Nduga, Dikawal Ketat Polwan Ops Damai Cartenz
Papuanewsonline.com, Nduga – Sebanyak sembilan personel polisi wanita (Polwan) dari Operasi Damai Cartenz-2025 dilibatkan dalam pengamanan VVIP kunjungan Menteri Pertahanan RI Letjen TNI (Purn.) Sjafrie Sjamsoeddin, M.B.A., dan Menteri Keuangan RI Sri Mulyani Indrawati, S.E., M.Sc., Ph.D. di Kenyam, Kabupaten Nduga, Provinsi Papua Pegunungan, Sabtu (7/6/2025).Kunjungan kerja kedua menteri kabinet tersebut mendapat pengamanan ketat, termasuk keterlibatan para polwan yang tidak hanya bertugas di lapangan, tetapi juga aktif dalam mendukung kelancaran seluruh rangkaian kegiatan di lokasi.Kaops Damai Cartenz, Brigjen Pol. Dr. Faizal Ramadhani, S.Sos., S.I.K., M.H., didampingi Wakaops Damai Cartenz, Kombes Pol. Adarma Sinaga, S.Sos., S.I.K., M.H., menyatakan bahwa keterlibatan sembilan polwan merupakan wujud dukungan Ops Damai Cartenz terhadap upaya pemerintah membangun Papua.“Keterlibatan sembilan polwan ini mencerminkan komitmen kami dalam memberikan dukungan penuh terhadap program-program pemerintah pusat, khususnya dalam menciptakan situasi aman dan kondusif di Papua,” ujar Brigjen Faizal.Kasatgas Humas Ops Damai Cartenz, Kombes Pol. Yusuf Sutejo, S.I.K., M.T., menambahkan bahwa seluruh rangkaian kunjungan Menhan dan Menkeu di Kabupaten Nduga berjalan aman dan lancar.“Kami menyampaikan terima kasih kepada masyarakat Kabupaten Nduga yang telah bekerja sama dengan aparat keamanan demi kelancaran kunjungan pemerintah pusat di Kenyam,” ujarnya. PNO-12
08 Jun 2025, 14:51 WIT
Selesaikan Konflik Politik di Puncak Jaya 10 Miliar, Pj Bupati Yopi Murib Tabrak Aturan
Papuanewsonline.com, Puncak Jaya,- Pejabat (Pj) Bupati Kabupaten Puncak Jaya, Yopi Murib menyerahkan dana senilai 10 Miliar Rupiah untuk menyelesaikan konflik antar dua kelompok masyarakat yang bertikai karena konflik politik pemilihan Bupati dan Wakil Bupati.Dana 10 Miliar ini diserahkan kepada pendukung calon Bupati nomor urut (01) Yuni Wonda-Mus Kagoya dan pendukung calon bupati wakil bupati (02) Miren Kogoya-Mendi Wonorengga di Puncak Jaya, Jumat (6/6/2025).Salah satu sumber resmi Media Papuanewsonline.com di Puncak Jaya membenarkan penyerahan 10 Miliar tersebut.Ucap sumber, dana 10 Miliar itu bersumber dari Apbd Kabupaten Puncak Jaya Tahun 2025." Benar uang dari Apbd, dan pada hari jumat kemarin tanggal 06 Juni 2025, pukul 14.38 sampai dengan pukul 16.52 WIT, penyerahan diserahkan terpisah, dimana di Lapangan Amana senilai 5 Miliar kepada massa pendukung Yuni Wonda- Mus Kagoya, sedangkan 5 Miliar lagi penyerahan dilaksanakan di Lapangan Durawesi, kepada pendukung Miren Kogoya- Mendi Wonorengga," ucap sumber, Sabtu (7/6/2025).Kata sumber bahwa walaupun dana tersebut diserahkan secara langsung oleh Pj Bupati Yopi Murib disaksikan Kepolres AKBP Achmad Fauzan, Dandim Letkol Inf Irawan Setya Kusuma, namun disinyalir bertentangan dengan peraturan Daerah yang sudah ditetapkan." Ini bagian dari modus operandi dari Pj Bupati Yopi Murib untuk menguras Apbd Kabupaten Puncak Jaya, karena penyelesaian konflik ini, bertentangan dengan aturan yakni Peraturan Daerah Nomor 5 Tahun 2022, Tentang Penanganan Konflik Sosial di Kabupaten Puncak Jaya," jelas Sumber.Kata Sumber, Di dalam Perda Nomor 5 Tahun 2022 yang mengatur tentang penanganan konflik sosial di Kabupaten Puncak Jaya secara eksplisit telah diatur, bahwa konflik tentang kepentingan politik tidak diperkenankan untuk bayar denda adat.Sumber menjekaskan dalam Pasal 27(1) Untuk mempercepat perdamaian pada daerah Konflik, Bupati menetapkan prioritas dari kegiatan rekonsiliasi.(2) Dalam upaya penyelesaian perselisihan, TPKK bertugas:a. memberikan pertimbangan kepada Bupati mengenai kegiatan rekonsiliasi sebagaimana dimaksud pada ayat (1) yang menjadi prioritas.b. menyusun rencana rekonsiliasi yang didasarkan pada analisis perdamaian dengan memperhatikan aspirasi masyarakat.(3) Rencana rekonsiliasi sebagaimana dimaksud pada ayat (2) huruf b disusun bersama dengan Perangkat Daerah, instansi, dan lembaga terkait.(4) Bupati melakukan rekonsiliasi berdasarkan rencana rekonsialiasi sebagaimana dimaksud pada ayat (3)." Dugaan Kami Pj Bupati gagal dalam melaksanakan ketentuan di dalam Peraturan Daerah sebagai payung hukum dalam penyelesaian konflik ini," ujar Sumber.Jelas Dia dalam Perda pada bagian ketiga tentang kualifikasi besaran denda, sudah diatur dalam Pasal 35, dimana untuk besaran denda terhadap tiap kualifikasi kerugian sebagaimana dimaksud dalam Pasal 32 dan Pasal 33 ditentukan berdasarkan kualifikasi besaran denda.Lanjut Sumber dalam Pasal 36 jelas bahwa kualifikasi besaran denda sebagaimana dimaksud dalam Pasal 34 terdiri atas:a. Kualifikasi Kerugian Serius dengan KBD terendah Rp. 250.000.000 sampai KBD tertinggi Rp. 350.000.000,-;b. Kualifikasi Kerugian Berat dengan KBD terendah Rp. 150.000.000 sampai KBD tertinggi Rp. 250.000.000,-;c. Kualifikasi Kerugian Biasa dengan KBD terendah Rp. 75.000.000 sampai KBD tertinggi Rp. 150.000.000,-; dan/ataud. Kualifikasi Kerugian Ringan dengan KBD terendah Rp. 25.000.000 sampai KBD tertinggi Rp. 75.000.000,-" Jadi Maksimal 350 Juta Rupiah, ini kok sampai 12 Miliar, kemarin hari Jumat Tanggal 6 Juni Pj Bupati Yopi Murib berikan 10 Miliar kepada dua kelompok yang bertikai masing-masing 5 Miliar, sementara sebelumnya, Pj Bupati juga memberikan 2 Miliar, masing-masing 1 Miliar kepada dua kelompok itu pada tanggal 10 Mei 2025," Pungkasnya.Hingga berita ini dipublikasikan Pj Bupati Puncak Jaya belum dapat dikonfirmasi, Media ini sudah berulang kali menghubungi Yopi Murib melalui telepon selulernya, namun belum ada tanggapan.(Red)
07 Jun 2025, 23:32 WIT
5 Ekor Sapi Disembelih, DKM Masjid Al-Muhajirin Berbagi Qurban Ke Warga SP1
Papua News online. Com, Timika –Sebanyak 5 Ekor sapi qurban disembeli DKM Masjid Al-Muhajirin SP1, Distrik Wania, Kabupaten Mimika, Sabtu (7/6/2025).Hewan qurban itu kemudian di potong dan disalurkan kepada warga SP1 sebagai semangat berbagi dalam rangka Hari Raya Idul Adha 1446 Ketua DKM Masjid Al-Muhajirin, H.Sarifuddin, SKM, MM.Kes mengatakan kegiatan ini tidak hanya menjadi bagian dari Ibadah Idul Adha, tetapi juga sebagai wujud kepedulian sosial yang tinggi terhadap masyarakat sekitar. " Seluruh proses penyembelihan berjalan dengan lancar dan khidmat, dilakukan sesuai syariat Islam serta dengan memperhatikan aspek kebersihan dan keamanan lingkungan," Ucapnya. Sarifuddin menyampaikan rasa syukur atas kelancaran pelaksanaan Ibadah qurban Tahun 2025."Alhamdulillah, pelaksanaan kurban di lingkungan Masjid Al-Muhajirin tahun ini berjalan lancar dan penuh kekompakan," ujarnya. Sarifuddin juga menyampaikan terima kasih kepada panitia, para donatur, dan seluruh jamaah Masjid Al-Muhajirin yang telah berpartisipasi aktif dalam kegiatan tersebut. "Semoga amal Ibadah kurban ini diterima oleh Allah SWT dan membawa keberkahan bagi kita semua," Ucapnya.Ketua DKM juga berharap agar kegiatan positif ini dapat terus berlanjut dan ditingkatkan di tahun-tahun mendatang. " Dari semua proses hingga penyaluran hewan qurban dari Masjid Al-Muhajirin ke warga hari ini, menjadi simbol kebersamaan dan solidaritas antar warga di SP1," Terangnya.Kata Dia, Keberhasilan penyelenggaraan hari raya qurban tahun ini diharapkan dapat semakin mempererat tali silaturahmi dan memperkuat rasa kebersamaan di tengah-tengah masyarakat." DKM tetap berkomitmen untuk meningkatkan kualitas penyelenggaraan qurban, pelayaan dan kegiatan sosial lainnya demi kemaslahatan Jamaa Muslim di Masjid Al-Muhajirin," Pungkasnya.(Fausia)
07 Jun 2025, 20:17 WIT
Mendekatkan Teori dan Praktik: Mahasiswa Hukum Universitas Trisakti Ikuti Kuliah Umum
Papuanewsonline.com, Depok – Fakultas Hukum Universitas Trisakti melalui Jurusan Hukum Kehutanan menyelenggarakan kuliah umum bertajuk “Peran Masyarakat dan Polisi Satwa untuk Mewujudkan Keseimbangan Sumber Daya Alam Hayati dan Ekosistemnya.” Acara ini berlangsung di Auditorium Gedung Transfer Knowledge Animal Center Direktorat Polisi Satwa Korsabhara Baharkam Polri, Kelapadua, Depok.Kuliah umum ini menghadirkan Brigadir Jenderal Polisi Tory Kristianto, S.I.K., selaku Direktur Polisi Satwa Korsabhara Baharkam Polri, sebagai pembicara utama. Kegiatan ini diikuti oleh ratusan mahasiswa Fakultas Hukum Universitas Trisakti, para dosen, serta praktisi di bidang hukum lingkungan dan kehutanan.Dalam sambutannya, Brigjen Pol Tory Kristianto menekankan pentingnya sinergi antara masyarakat, akademisi, dan aparat penegak hukum dalam upaya konservasi sumber daya alam hayati Indonesia.“Indonesia memiliki kekayaan biodiversitas yang luar biasa, namun juga menghadapi ancaman serius seperti perburuan liar dan kerusakan habitat. Polisi Satwa hadir tidak hanya untuk menegakkan hukum, tetapi juga menjadi motor penggerak edukasi dan kesadaran publik terhadap pentingnya perlindungan satwa dan habitatnya,” ujar Brigjen Pol Tory Kristianto.Ia menjelaskan berbagai peran strategis Polisi Satwa dalam menangani isu-isu konservasi, termasuk pemberantasan perdagangan ilegal satwa liar, penyelamatan satwa yang terlantar atau terancam, serta kegiatan edukasi berbasis komunitas di berbagai daerah.Kegiatan kuliah umum ini dibuka oleh Dr. Intan Nevia Cahyana, S.H., M.H., dosen pengampu mata kuliah Hukum Kehutanan. Dalam sambutannya, ia menekankan urgensi kegiatan ini dalam memberikan pengalaman langsung kepada mahasiswa terkait dinamika penegakan hukum di bidang kehutanan dan lingkungan.“Melalui kuliah umum ini, mahasiswa tidak hanya mendapatkan teori di ruang kelas, tetapi juga melihat langsung bagaimana hukum itu diimplementasikan di lapangan. Ini menjadi bagian dari kurikulum kontekstual yang bertujuan mencetak lulusan hukum yang peduli terhadap isu-isu lingkungan dan mampu berpikir solutif dalam praktik,” ujar Dr. Intan.Menambah bobot acara, hadir pula AKBP Gede Pasek, S.I.K., selaku Wakil Direktur Binmas Polda Metro Jaya, yang memaparkan tugas pokok dan fungsi Bhabinkamtibmas dalam mendukung program-program komunitas berbasis keamanan lingkungan, termasuk Program Unggulan Komunitas Polisi yang diinisiasi oleh Binmas PMJ.“Bhabinkamtibmas merupakan ujung tombak Polri di masyarakat. Dalam konteks konservasi dan perlindungan lingkungan, Bhabinkamtibmas berperan sebagai fasilitator dialog antara warga dan aparat, membangun kesadaran kolektif, serta mendorong pembentukan komunitas peduli lingkungan seperti yang kami gagas dalam Komunitas Polisi,” terang AKBP Gede Pasek.Program Komunitas Polisi sendiri merupakan pendekatan strategis berbasis masyarakat yang bertujuan memperkuat peran serta warga dalam menciptakan lingkungan yang aman, tertib, dan berkelanjutan, termasuk dalam isu pelestarian alam.Sebagai fasilitator dalam kuliah umum ini, Monica Fany Megawati selaku Ketua Pemerhati Polsatwa Korsabhara Baharkam Polri turut memberikan perspektif penting mengenai peran generasi muda dalam konservasi.“Keterlibatan mahasiswa hukum dalam kegiatan ini sangat strategis. Mereka bukan hanya calon penegak hukum, tetapi juga calon pemimpin perubahan. Dengan memahami langsung peran Polisi Satwa, kami berharap tumbuh semangat advokasi lingkungan yang lebih kuat dan berdampak luas di tengah masyarakat,” ujar Monica.Selain pemaparan materi, kuliah umum ini juga diisi dengan sesi diskusi interaktif. Mahasiswa terlihat antusias berdialog langsung dengan para narasumber, membahas tantangan hukum dalam pelestarian satwa dan kehutanan di Indonesia, serta membahas strategi kolaboratif antara aparat dan masyarakat dalam upaya penegakan hukum lingkungan yang efektif.Kegiatan ini menjadi bagian nyata dari komitmen Universitas Trisakti dalam mengembangkan pendidikan hukum yang adaptif dan kontekstual, yang mampu merespons tantangan zaman, terutama dalam menjaga keberlanjutan lingkungan hidup di tengah kompleksitas hukum nasional dan global. PNO-12
07 Jun 2025, 10:45 WIT
Peringati Idul Adha 1446 H, Satgas Humas Ops Damai Cartenz Gelar tasyakuran di Timika
Papuanewsonline.com, Timika - Dalam rangka memperingati Hari Raya Idul Adha 1446 Hijriah, personel Satuan Tugas Humas Operasi Damai Cartenz 2025 Posko Timika menggelar kegiatan tasyakuran yang berlangsung pada Jumat (6/4/2025) pagi, bertempat di Posko Satgas Humas Ops Damai Cartenz 2025, Timika.Kegiatan yang dimulai pukul 08.15 WIT ini dipimpin oleh Wakil Kepala Satuan Tugas Humas Operasi Damai Cartenz 2025, Komisaris Polisi Yusuf Tauziri, S.I.K. Kegiatan diawali dengan sambutan dari Wakasatgas, dilanjutkan doa bersama yang dipimpin oleh Briptu Santriawan, dan ditutup dengan acara makan bersama seluruh personel dalam suasana hangat dan kekeluargaan.“Tasyakuran ini merupakan bentuk rasa syukur kita kepada Tuhan Yang Maha Esa, sekaligus momentum untuk mempererat tali silaturahmi di antara seluruh personel di tengah pelaksanaan tugas pengamanan di Tanah Papua,” ujar Kompol Yusuf Tauziri dalam sambutannya.Kepala Satuan Tugas Humas Operasi Damai Cartenz, Kombes Pol. Yusuf Sutejo, S.I.K., M.T., mengajak seluruh personel untuk menjadikan momen ini sebagai penguat spiritual dan moral.“Idul Adha adalah waktu yang tepat untuk merefleksikan nilai-nilai pengabdian dan pengorbanan. Semoga semangat ini terus menginspirasi kita dalam menjaga keamanan dan kedamaian di Papua,” ungkapnya.Dalam suasana haru penuh kebersamaan tersebut, salah satu personel Satgas, Bripda Adharmansyah, menyempatkan diri menghubungi ibundanya melalui saluran telepon. Momen bertukar kabar ini menjadi pengingat betapa pentingnya dukungan keluarga bagi para personel yang tengah mengemban tugas jauh dari kampung halaman.Kegiatan tasyakuran yang berlangsung penuh kehangatan serta kesederhanaan dan khidmat ini mencerminkan semangat persaudaraan dan rasa syukur yang mendalam di antara para personel yang bertugas di wilayah operasi. PNO-12
07 Jun 2025, 10:24 WIT
Berita utama
Berita Terbaru
Berita Populer
Video terbaru