Papuanewsonline.com
Berita Pilihan Redaksi
Homepage
1x24 Jam Polres Malra Berhasil Tangkap Pelaku Pembacokan di Pokarina
Papuanewsonline.com, Malra - Kurang dari waktu 1x24 jam, aparat Polres Maluku Tenggara (Malra) berhasil menangkap P.O, pelaku pembacokan di kompleks Pokarina, kelurahan Ohoijang Watdek, kecamatan Kei Kecil, kabupaten Malra.P.O menganiaya temannya T.A.K menggunakan senjata tajam jenis parang setelah keduanya sempat beradu mulut usai mengkonsumsi minuman keras sopi pada Senin (28/4/2025) pukul 05.50 WIT. Kejadian ini menyebabkan korban mengalami luka berat di tangan.Kapolres Malra AKBP Frans Duma.S.P, didampingi Kasat Reskrim Iptu Barry Talabessy, S.Pd., SH., MH, mengatakan, pelaku ditangkap setelah melarikan diri ke Desa / Ohoi Ngilngof, Selasa (29/4/2025). Menurutnya, kasus penganiayaan terjadi setelah pelaku dan korban adu mulut. Keduanya diduga dalam keadaan mabuk."Terduga pelaku membacok menggunakan parang ke arah tubuh korban. Namun korban langsung menangkis sehingga parang mengenai tangan kanan," kata Kapolres, Rabu (30/4/2025).Karena mengalami luka serius pada tangan kanannya, korban langsung dilarikan ke Rumah Sakit Karel Satsuitubun, Langgur untuk mendapatkan perawatan intensif. Sementara pelaku langsung melarikan diri.Peristiwa pembacokan tersebut langsung dilaporkan ke Polres Malra. Setelah menerima laporan polisi dari masyarakat, Tim Opsnal Satreskrim Polres Malra langsung menyikapinya dengan melakukan profiling."Tim Opsnal langsung mendatangi TKP saat menerima laporan warga. Sejumlah saksi kemudian diperiksa dan mengumpulkan alat bukti," ungkapnya.Setelah melalui serangkaian penyelidikan, tim opsnal berhasil mengendus tempat persembunyian pelaku di salah satu rumah warga di Ohoi Ngilngof."Tim opsnal dengan sigap berhasil mengamankan terduga pelaku yang melarikan di Desa Ngilngof dalam waktu 1x24 Jam," jelasnya.Berhasil diamankan tanpa perlawanan, terduga pelaku langsung di bawa ke Mapolres Maluku Tenggara untuk dimintai pertanggung jawaban hukum terkait tindak pidana penganiyaan yang menyebabkan luka berat sebagaimana dimaksud dalam Pasal 351 ayat (2) dengan ancaman pidana penjara maksimal 5 Tahun.Atas kejadian itu, Kapolres menghimbau semua kelompok pemuda untuk tidak mengkonsumsi minuman keras yang merupakan salah satu akar permasalahan utama terkait konflik di Maluku Tenggara dan tidak terprovokasi atas kejadian tersebut serta mempercayakan seluruh proses penanganannya kepada Polri."Kami menghimbau semua komponen masyarakat untuk mendukung kepolisian dalam menegakan hukum dan bersama-sama menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat di Tanah Evav yang kita cintai bersama," pintanya. PNO-12
30 Apr 2025, 19:49 WIT
Lonjakan Produksi Jagung di Wilayah Polda Jatim Dukung Program Swasembada Pangan
Papuanewsonline.com, Surabaya – Polda Jawa Timur sebagai Penggerak dari program ketahanan pangan menunjukkan komitmen kuat dalam mendukung program swasembada pangan nasional yang menjadi bagian dari Asta Cita Presiden Prabowo Subianto.Melalui pembentukan Satgas Ketahanan Pangan di bawah kepemimpinan Karo SDM Kombes Pol Ari Wibowo, S.I.K., M.H beserta Kabagbinkar Ro SDM, AKBP Warsono, S.H., S.I.K., M.H., Polda Jatim mengoordinasikan berbagai inisiatif di seluruh wilayah Jawa Timur untuk meningkatkan produksi pangan lokal dan memperkuat ketahanan pangan masyarakat.Berdasarkan data terbaru, produksi jagung di wilayah Polda Jatim melonjak drastis dari 1.542.301 ton pada Januari–Maret 2024 menjadi 2.599.885 ton di periode yang sama tahun 2025. Kenaikan ini sebesar 69% memperlihatkan kontribusi besar Jawa Timur dalam menyukseskan program nasional tambahan produksi jagung 4 juta ton.Hal tersebut seperti disampaikan oleh Karo SDM Polda Jatim, Kombes Pol Ari Wibowo dalam paparannya di Mapolda Jatim, Selasa (29/4).Kombes Pol Ari Wibowo mengatakan, Program ini juga berhubungan erat dengan kebijakan Presiden Prabowo yang mengerahkan TNI-Polri untuk mempercepat realisasi ketahanan pangan nasional. ”Selain menanam jagung secara massif di lahan kosong, aparat juga bergerak membangun gudang penyimpanan pangan guna menjaga stabilitas logistik dan harga pasar.”ungkap Kombes Ari.Masih kata Kombes Pol Ari, Polda Jatim sendiri telah berhasil menanam jagung di lebih dari 10.540 hektar lahan, menjadikannya salah satu kekuatan utama dalam gerakan nasional ini. Kegiatan penanaman dan pengelolaan panen ini turut melibatkan masyarakat, memperkuat sinergi antara pemerintah, aparat, dan rakyat dalam menghadapi ancaman krisis pangan global.Menurutnya, keberhasilan Polda Jatim ini menjadi bukti nyata bahwa strategi ketahanan pangan berbasis kekuatan nasional yang diusung oleh Presiden Prabowo sudah berjalan di jalur yang tepat. ”Dengan semangat gotong royong dan pengelolaan modern, target Indonesia untuk mencapai swasembada pangan kian nyata,”pungkas Kombes Ari. PNO-12
30 Apr 2025, 19:42 WIT
Polda Jatim Berhasil Ungkap Jaringan Narkoba Internasional 21 Kg Sabu Senilai 22 Milyar
Papuanewsonline.com, Surabaya - Polda Jawa Timur (Jatim) kembali berhasil membongkar jaringan peredaran narkoba internasional yang diduga berasal dari Timur Tengah.Kepala Bidang Hubungan Masyarakat ( Kabid Humas) Polda Jatim, Kombes Pol Jules Abraham Abast mengatakan, Dua orang tersangka ditangkap oleh Direktorat Reserse Narkoba (Ditresnarkoba) Polda Jatim pada pengungkapan tersebut.Dua tersangka itu berinisial REP (38) warga Kota Batu dan W (35) warga Kota Surabaya.Dikatakan oleh Kombes Pol Jules, sebelumnya Polisi mendapat informasi dari masyarakat tentang peredaran sabu yang akan dikirim dari Surabaya ke Kalimantan Timur. Setelah dilakukan penyelidikan, Polisi melakukan pengejaran di Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya.Namun tersangka yang sudah teridentifikasi oleh petugas tersebut telah lebih dulu menaiki kapal menuju Balikpapan.Ditresnarkoba Polda Jatim lalu melakukan pengejaran dan berhasil menangkap Kedua tersangka di depan Pelabuhan Semayang, Balikpapan."Tersangka REP dan W ditangkap di depan Pelabuhan Semayang, Balikpapan," ujar Kombes Pol Jules Abraham Abast dalam konferensi pers di Mapolda Jatim, Selasa (29/4/2025). Disampaikan oleh Kombes Pol Jules, saat penangkapan, tersangka REP membawa 9 kotak Tupperware berisi sabu dalam tas ransel hitam, sedangkan tersangka W membawa 13 kotak Tupperware berisi sabu yang disimpan dalam kardus coklat."Dari 22 kotak Tupperware tersebut Polisi menemukan sabu dengan berat bersih total 21,351 kg yang saar ini disita sebagai barang bukti," tambah Kombes Pol Jules.Selain itu barang bukti sebuah tas ransel hitam, sebuah kardus coklat, uang tunai Rp100.000 dan Dua buah handphone merek Redmi dan Oppo. "Total nilai barang bukti diperkirakan mencapai Rp 22 miliar," ujar Kombes Pol Jules.Pada kesempatan yang sama, Direktur Resnarkoba Polda Jatim, Kombes Pol Robert Dacosta mengatakan Kedua tersangka tersebut berperan sebagai perantara dalam jual beli sabu yang didapatkan dari seseorang berinisial F."Dua tersangka ini berperan sebagai perantara jual beli sabu dari tersangka F yang saat ini masih buron atau Masuk dalam Daftar Pencarian Orang," terang Kombes Pol Robert Dacosta.Dirresnarkoba ini menjelaskan, komunikasi antara tersangka dan F dilakukan melalui aplikasi screed, pesan instan. "Para pelaku memanfaatkan aplikasi terenkripsi untuk berkomunikasi," jelas Kombes Pol Robert Dacosta. Hasil interogasi awal lanjut Kombes Pol Robert Dacosta menunjukkan bahwa tersangka REP dan W telah melakukan pengiriman sabu sebanyak 2-3 kali sebelumnya."Tersangka mengaku mendapat upah berkisar Rp 5-10 juta per pengiriman dan jalur masuk sabu ke Indonesia diduga melalui Sumatera, Banten, Jakarta, dan akhirnya Surabaya," terang Kombes Pol Robert Dacosta. Meskipun asal sabu dari Timur Tengah, penyidik masih mendalami apakah jaringan ini melibatkan warga negara asing atau hanya warga negara Indonesia yang berada di Timur Tengah.Atas perbuatannya, Kedua tersangka dijerat dengan Pasal 114 ayat (2), Pasal 112 ayat (2), dan Pasal 132 ayat (1) Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika."Ancaman hukuman pidana mati, penjara seumur hidup, atau paling singkat 6 tahun dan paling lama 20 tahun penjara," pungkas Kombes Pol Robert Dacosta. Melalui pengungkapan kasus ini pula, Polda Jatim berhasil menyelamatkan sedikitnya 100.000 jiwa masyarakat Jawa Timur, dari ancaman penyalahgunaan narkoba. PNO-12
30 Apr 2025, 19:33 WIT
Aparat TNI-Polri Amankan Bentrok Warga di Selaru, Kapolda: Tangkap dan Tindak Tegas Pelaku
Papuanewsonline.com, Tanimbar - Aparat Keamanan TNI - Polri kembali dikerahkan untuk meredam bentrok antar sekelompok warga desa Lingat dengan desa Kandar, kecamatan Selaru, kabupaten Kepulauan Tanimbar, Selasa (29/4/2025) sore.Bentrok antar warga pecah diduga akibat permasalahan lahan Batinduan. Peristiwa ini menyebabkan 7 orang warga terluka. Satu diantaranya meninggal dunia, berinisial SN, 51 tahun. Korban tewas tertembak senapan angin di dada kiri. Umumnya, para korban mengalami luka tembak senapan angin.Kabid Humas Polda Maluku, Kombes Pol. Areis Aminnulla, S.IK., M.H, mengatakan, bentrok antar warga berawal saat terjadinya aksi pemalangan jalan di depan desa Kandar pada pukul 15.56 WIT.Atas insiden itu, aparat Polsek Selaru dikerahkan ke lokasi pemalangan jalan. Kapolsek Selaru dengan Pemerintah Kecamatan Selaru kemudian berkoordinasi dengan masyarakat agar aksi pemalangan jalan dapat dibuka.Saat koordinasi, masyarakat kemudian mengijinkan jalan dibuka. Hanya saja, yang boleh melintas cuman personel TNI - Polri, sementara Camat bersama staf Kecamatan Selaru tidak diijinkan lewat. Tak lama berselang, personel Polres Kepulauan Tanimbar tiba di lokasi konflik. Bersama personel Polsek Selaru, Koramil dan TNI-AL kemudian mengarahkan masyarakat kedua desa untuk kembali ke desa masing-masing.Antisipasi kejadian lanjutan pasukan BKO 30 pers Brimob Polda Maluku sudah sampai di tempat kejadian dan bergabung dengan aparat TNI-Polri yang melaksanakan Pengamanan di tempat kejadian.Kapolda Maluku menghimbau kepada masyarakat desa Lingat dan Kandar agar dapat menahan diri. Jangan mudah terprovokasi, dan serahkan permasalahan yang telah terjadi kepada aparat kepolisian."Jangan main hakim sendiri. Selesaikan setiap persoalan dengan kepala dingin. Serahkan kepada kami untuk menangani persoalan ini sesuai prosedur hukum yang berlaku. Siapapun yang terlibat dalam bentrok akan ditindak secara tegas tanpa pandang bulu," tegasnya.Kapolda Maluku Irjen Pol. Drs. Eddy Sumitro Tambunan, M.Si memerintahkan Kapolres Kepulauan Tanimbar untuk menangkap dan menindak tegas para pelaku bentrok sesuai aturan yang berlaku dan Laporan Polisi model A telah dibuat. "Saya perintahkan sekali lagi agar para pelaku bentrok khususnya yang menggunakan senapan angin agar ditangkap dan ditindak tegas sesuai aturan yang berlaku," tegasnya. PNO-12
30 Apr 2025, 19:26 WIT
Peduli Kesehatan Warga, Satgas Yonif 642/Kps Berikan Yankes Keliling Kampung Irahima
Papuanewsonline.com, Teluk Bintuni - Pos Rawara Satgas Pamtas RI-PNG yonif 642/Kps Sebagai wujud kepedulian terhadap kesehatan masyarakat Kampung Irahima, yang dilakukan pers Satgas Pos Rawara DPP Serda Raihan Firdaus Selaku Bintara Kesehatan memberikan pelayanan kesehatan (yankes) keliling kepada masyarakat di Kampung Irahima, Distrik Moskona selatan, Kabupaten Teluk Bintuni, Papua Barat, Rabu (30/04/2025).Sebagai membantu pemerintah dalam program layanan kesehatan, Satgas Yonif 642/Kps secara rutin melaksanakan yankes dan untuk memelihara kesehatan masyarakat dan mengobati masyarakat yang sedang sakit. Selain itu, personel kesehatan Satgas Yonif 642/Kps juga memberikan penyuluhan mengenai pola hidup sehat kepada masyarakat.Semoga kehadiran Satgas Yonif 642/Kps benar-benar dirasakan manfaatnya dan dapat membantu mengatasi kesulitan yang dialami masyarakat di kampung Irahima.“Kami juga mengunjungi warga dari rumah ke rumah untuk memastikan bahwa masyarakat di Kampung irahima, distrik Moskona Selatan ini semua dalam keadaan sehat Walafiat."Bakes Pos Rawara juga menyampaikan, bahwa pelayanan kesehatan yang diberikan anggota Satgas Pamtas Yonif 642/Kps ini cukup efektif dan membantu masyarakat sekitar. PNO-12
30 Apr 2025, 19:13 WIT
Penyisiran Zona Merah Oleh SAR Korps Brimob Polri di Lokasi Hilangnya Iptu Tomi Marbun
Papuanewsonline.com, Bintuni – Tim SAR Korps Brimob Polri dari Satgas AB Moskona terus melakukan penyisiran intensif di wilayah hutan dan bantaran sungai kawasan Moskona Barat, Kabupaten Teluk Bintuni, Papua Barat. Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya pencarian terhadap Iptu Tomi Marbun, yang dilaporkan hilang saat menjalankan tugas operasi kemanusiaan di wilayah dengan tingkat gangguan keamanan tinggi.Proses pencarian dilakukan di medan ekstrem yang tidak memungkinkan dilalui dengan longboat hingga ke titik lokasi kejadian (TKP), sehingga seluruh pergerakan dilakukan secara manual dengan berjalan kaki menembus hutan lebat dan jalur sungai yang dipenuhi rintangan alam. Dokumentasi di lapangan menunjukkan personel Brimob memetakan rute secara saksama menggunakan peta topografi, menandai titik-titik strategis dengan kehati-hatian tinggi. Beberapa anggota tampak menggunakan teropong taktis untuk menelusuri arah aliran sungai, mengamati kemungkinan jejak atau sinyal keberadaan korban.Seluruh operasi dilakukan dengan senyap dan kesiagaan penuh, mengingat wilayah tersebut tergolong sebagai zona merah yang rawan terhadap gangguan keamanan, termasuk potensi serangan bersenjata.Dalam kegiatan Anev Giat Operasi yang digelar di Aula Polres Bintuni, Danpas Pelopor Korps Brimob Polri Brigjen Pol. Gatot Mangkurat Putra P.J., S.I.K. menegaskan bahwa operasi ini sangat berbeda dibandingkan dengan operasi di wilayah Jawa. Meski mengemban misi kemanusiaan, namun kondisi medan dan situasi keamanan menuntut penerapan pola operasi maksimal dengan disiplin tinggi.“Di sini kita tidak bisa mengandalkan kenyamanan. Personel tidur hanya beralas ponco, makan dengan keterbatasan, dan harus selalu siap dalam kondisi apapun. Ini bukan sekadar operasi biasa, tapi latihan mental dan fisik dalam medan sesungguhnya,” ujar Brigjen Pol. Gatot.Beliau juga menekankan pentingnya disiplin operasional dalam situasi tekanan tinggi, termasuk kewaspadaan terhadap kemungkinan serangan mendadak dari berbagai arah, bahkan dari bawah air. SOP harus dijalankan secara ketat, dengan setiap personel saling mendukung dan berjaga.Operasi SAR di wilayah Teluk Bintuni ini menjadi gambaran nyata betapa besar tantangan yang dihadapi personel Brimob Polri dalam menjalankan tugas kemanusiaan. Keberanian, ketangguhan, dan integritas menjadi kunci utama dalam pencarian yang hingga kini masih terus berlangsung di tengah medan yang sulit dan penuh risiko. PNO-12
30 Apr 2025, 19:02 WIT
Wakapolda Maluku Hadiri Anev Ketahanan Pangan Secara Virtual
Papuanewsonline.com, Ambon - Wakil Kepala Kepolisian Daerah Maluku, Brigjen Pol. Samudi, S.IK., M.H menghadiri rapat Analisa dan Evaluasi (Anev) tentang Program Ketahanan Pangan yang digelar Mabes Polri, Senin (28/4/2025).Anev yang dipimpin oleh Asisten Kapolri Bidang SDM, Irjen Pol. Prof. Dr. Dedi Prasetyo, M.Hum., M.Si., M.M ini diikuti Wakapolda secara virtual dari ruang vicon lantai 2 Mapolda Maluku.Turut hadir mendampingi Wakapolda dalam rapat anev tersebut yakni Karo SDM, Wadir Binmas, Wadansat Brimob, Kasubdit 1 Ditreskrimsus, dan Kasubbagmutjab Bagbinkar Biro SDM Polda Maluku.Kegiatan ini juga diikuti secara virtual oleh jajaran Polres dan Polresta di seluruh Maluku, terdiri dari Kabag SDM, Kasatbinmas, Koordinator Ketahanan Pangan Polres, serta para Kapolsek dari masing-masing wilayah.Wakapolda mengatakan, Anev yang dilaksanakan Mabes Polri ini bertujuan untuk mengevaluasi pelaksanaan program ketahanan pangan yang telah dijalankan oleh jajaran Polri di seluruh daerah, termasuk di wilayah Polda Maluku."Termasuk identifikasi tantangan di lapangan serta merumuskan langkah strategis untuk optimalisasi program ke depan," ungkapnya.Polda Maluku, kata Brigjen Samudi, siap menjalankan semua arahan Kapolri yang disampaikan melalui asisten bidang SDM."Melalui rapat ini, diharapkan seluruh satuan wilayah dapat meningkatkan kontribusi nyata dalam mendukung ketahanan pangan nasional," harapnya. PNO-12
28 Apr 2025, 18:13 WIT
Polda Maluku Ikuti Sosialisasi Peningkatan Program Yang di Gelar Mabes Polri
Papuanewsonline.com, Ambon - Mabes Polri menggelar kegiatan sosialisasi terkait program yang perlu ditingkatkan oleh seluruh jajaran di Indonesia, termasuk Polda Maluku.Kegiatan yang dilaksanakan Senin (28/4/2025) ini dihadiri Irwasda Polda Maluku, Kombes Pol Marthin Luther Hutagaol S.IK. Ia didampingi Direktur Intelkam, para Pamen dan Pama Polda Maluku yang mewakili para Kasatker. Kegiatan yang dilaksanakan menggunakan sarana video conference (vicon) ini diikuti dari ruang vicon lantai 2, Markas Polda Maluku di Tantui, Kota Ambon.Irwasda Maluku Kombes Marthin Luther Hutagaol setelah kegiatan sosialisasi tersebut menekankan bahwa Polda Maluku siap melaksanakan semua arahan maupun program prioritas Polri."Polda Maluku siap menjalankan semua program prioritas Polri, termasuk peningkatan keamanan dan ketertiban masyarakat, khususnya di Maluku," katanya. PNO-12
28 Apr 2025, 18:00 WIT
Berita utama
Berita Terbaru
Berita Populer
Video terbaru