logo-website
Kamis, 23 Jul 2026,  WIT
Berita Pilihan Redaksi Homepage
Lakukan Kunker Ke Papua, Wapres Beserta Rombongan Tiba Di Kota Jayapura Papuanewsonline.com, Jayapura - Setelah menempuh perjalanan udara selama sekitar 3 jam 25 menit, Wakil Presiden (Wapres) K. H. Ma’ruf Amin tiba di Bandara Sentani, Jayapura, Papua, pada pukul 19.55 WIT pada Senin (09/10/2023). Kedatangan Wapres beserta Ibu Hj. Wury Ma’ruf Amin disambut oleh Penjabat Gubernur Papua, Dr. Muhammad Ridwan Rumasukun, serta Anggota Forum Koordinasi Pimpinan Daerah Provinsi Papua.Pada hari berikutnya, Selasa (10/10/2023), Wapres dijadwalkan untuk menjalani serangkaian kegiatan di Kantor Gubernur Papua. Dalam kunjungannya, Wapres akan didampingi oleh Menteri Kesehatan, Budi Gunadi Sadikin, dan Wakil Menteri Dalam Negeri, John Wempi Wetipo.Adapun kegiatan yang diagendakan termasuk menerima sejumlah tokoh pegiat kemanusiaan, Hak Asasi Manusia, dan perdamaian; menerima pimpinan Asosiasi Pengusaha Asli Papua; serta memimpin Rapat Koordinasi Badan Pengarah Papua (BPP) terkait perencanaan dan pelaksanaan pembangunan sentra sarana dan prasarana Pemprov di empat Daerah Otonom Baru (DOB) dan kebijakan pendukung lainnya.Terlihat Wapres dalam kunjungannya ditemani oleh sejumlah staf dan tim ahli, termasuk Kepala Sekretariat Wapres Ahmad Erani Yustika, Staf Khusus Wapres Bidang Reformasi dan Birokrasi Mohamad Nasir, Staf Khusus Wapres Bidang Komunikasi dan Informasi Masduki Baidlowi, Staf Khusus Wapres Bidang Umum Masykuri Abdillah, Staf Khusus Wapres Bidang Politik dan Hubungan Kelembagaan Robikin Emhas, Staf Khusus Wapres Zumrotul Mukaffa, serta Tim Ahli Wapres Farhat Brachma, Johan Tedja Surya, dan Sukriansyah.Kunjungan Wakil Presiden ke Papua ini menjadi momentum penting dalam rangka memperkuat kerja sama dan mendengarkan aspirasi masyarakat serta pimpinan daerah setempat.PNO-11 10 Okt 2023, 14:38 WIT
Bidang Humas Polda Papua Gelar Asistensi Di Polres Biak Numfor Papuanewsonline.com, Biak Numfor – Dalam upaya untuk meningkatkan peran dan kualitas Kehumasan Polri, Bidang Humas Polda Papua menggelar asistensi di Polres Biak Numfor. Kegiatan ini dipimpin oleh P.S Kasubbid Penmas Bid Humas Polda Papua, Kompol Bambang Suranggono, S.Sos, yang didampingi oleh Wakapolres Biak Numfor, Kompol Muchsit Sefian, S.I.K. Kegiatan ini berlangsung di Aula R. Sudjoko Polres Biak Numfor pada Senin (09/10) pagi pukul 09.00 WIT.Hadir dalam acara tersebut adalah Kabag Ops Polres Biak Numfor, AKP. Mika Rumbrapuk, pejabat utama Polres Biak Numfor, para Kapolsek di bawah naungan Polres Biak Numfor, P.S Paur Penum Bid Humas Polda Papua, Ipda Syamsudin Lie, serta perwakilan dari berbagai Bagian, Satuan Fungsi Polres Biak Numfor.Kompol Bambang Suranggono, dalam kesempatan ini, menyoroti peran penting Humas dalam tugas pokok kepolisian, khususnya dalam mengkomunikasikan kinerja polisi kepada masyarakat melalui media sosial. Ia menyebutkan bahwa Humas berada dalam fungsi Intelkam dan fungsi Binmas, yang bertugas menjaga stabilitas keamanan melalui dunia maya.Lanjutnya, ia menegaskan bahwa Humas Polri telah diakui oleh media dan instansi lain, dan anggota polisi diharapkan untuk melaporkan kegiatan penindakan hukum maupun tindakan humanis kepada Humas agar informasi tersebut dapat dipublikasikan dan dikonsumsi oleh masyarakat melalui media sosial.“Kami juga menyampaikan bahwa Misi Humas Polri adalah membangun sistem pelayanan informasi publik terkait Kepolisian Republik Indonesia dan mencapai manajemen media yang modern, akuntabel, dan terpercaya. Saya menekankan pentingnya melibatkan Perwakilan PPID Satuan Kerja dan melakukan viralisasi berita, meme, dan video melalui media online serta media lainnya,” ucapnya.Sementara itu, Wakapolres Biak Numfor menilai kunjungan Tim dari Bid Humas Polda Papua sebagai langkah yang sangat positif dalam meningkatkan kemampuan kehumasan. Ia menggarisbawahi peran kunci yang dimainkan oleh Bidang Humas dalam meningkatkan citra Polri di mata masyarakat, yang kini bukan lagi hanya fungsi pendukung, tetapi menjadi fungsi utama dalam memperkuat hubungan dengan masyarakat."Bidang Humas adalah elemen penting dalam tugas pokok Kepolisian. Meskipun kami bekerja dengan maksimal, tanpa dukungan dari Humas, usaha kami tidak akan terlihat oleh masyarakat. Semoga melalui asistensi Kehumasan yang dilakukan oleh Polda Papua ini, kami dapat terus meningkatkan kinerja kami dalam melindungi, mengayomi, dan melayani masyarakat," kata Wakapolres. (PNO-12) 10 Okt 2023, 14:15 WIT
Terkendala Sistem Rem, Pesawat ASIAN ONE PK-LTF Keluar Dari Jalur Bandara Kenyam Papuanewsonline.com, Nduga – Suatu insiden terjadi pada Pesawat ASIAN ONE PK-LTF saat akan melakukan take-off dari Bandara Kenyam, Kabupaten Nduga, Papua Pegunungan pada pukul 11.30 WIT, Senin (09/10). Kabid Humas Polda Papua, Kombes Pol. Ignatius Benny Ady Prabowo, S.H., S.I.K., M.Kom, memberikan konfirmasi mengenai kejadian ini.Menurut Kombes Benny, kronologi insiden dimulai ketika Pesawat ASIAN ONE PK-LTF mendarat dan masuk ke runway 04. Setelah itu, pesawat diarahkan ke kiri untuk melakukan putar balik. Namun, disebutkan bahwa pesawat mengalami kendala pada sistem rem sehingga tidak dapat melakukan manuver dengan baik dan akhirnya keluar di ujung runway."Pesawat ini dikomandoi oleh Pilot Mahesa Casandhika Riyadi dan Co-Pilot Gerry Hoakay, dengan membawa 6 orang penumpang," ujar Kombes Benny dalam keterangannya.Kejadian ini, beruntungnya, tidak menyebabkan korban jiwa. Saat ini, tim penyelamat telah berhasil mengevakuasi Pesawat ASIAN ONE PK-LTF dari ujung runway untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut guna mengetahui penyebab pasti dari insiden tersebut.Kombes Benny menegaskan, "Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini, dan kami sedang melakukan pemeriksaan menyeluruh terhadap pesawat untuk memastikan faktor penyebabnya. Keamanan dan keselamatan penumpang serta awak pesawat merupakan prioritas utama kami.”Polda Papua akan terus bekerja sama dengan pihak berwenang dan otoritas penerbangan untuk menyelidiki lebih lanjut insiden ini dan memastikan langkah-langkah preventif diambil untuk mencegah terulangnya kejadian serupa di masa mendatang. (PNO-12) 10 Okt 2023, 14:02 WIT
Aktivis Muda Papua, Manuel Bonay Apresiasi Satgas Damai Cartenz Dalam Menindak Tegas KKB Papuanewsonline.com, Pegubin – Suara keras dari masyarakat Papua terhadap segala tindakan brutal yang dilakukan oleh Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) terus berkumandang. Manuel Bonay, seorang aktivis mahasiswa asal Papua yang sedang menjalani studi di Yogyakarta, menyuarakan ketidaksetujuan mendalam ini."Masyarakat di Papua sangat mendukung penuh setiap langkah yang diambil oleh pemerintah dan aparat keamanan dalam menindak tegas KKB," ungkap Bonay dalam pernyataannya pada Senin (9/10/2023).Bonay menekankan bahwa KKB telah menjadi penyebab kekacauan di tanah Papua. Menurutnya, kelompok ini tidak hanya terlibat dalam serangan terhadap aparat keamanan dan warga sipil, tetapi juga melakukan penculikan dan pembunuhan terhadap para aktivis.Ia mengapresiasi tindakan tim gabungan TNI dan Polri yang terus berupaya untuk mempersempit ruang gerak KKB di wilayah rawan Papua. Salah satu tindakan yang berhasil adalah upaya patroli tim gabungan di berbagai titik, termasuk di Kabupaten Pegunungan Bintang."Baru-baru ini, Tim Satgas Operasi Damai Cartenz berhasil melumpuhkan lima anggota KKB Papua di Kabupaten Pegunungan Bintang. Kelompok ini sering menyebabkan ketakutan dan kerusuhan," jelas Bonay.Bonay juga mengajak KKB untuk sadar diri dan menghentikan tindakan brutal terhadap masyarakat Papua. Ia menegaskan bahwa rakyat Papua sudah merdeka sepenuhnya setelah bergabung dengan Indonesia dan mendapatkan otonomi khusus.Selain itu, Bonay meyakini bahwa masyarakat Papua mendukung langkah tegas aparat keamanan dalam menangani KKB. Ia menggarisbawahi bahwa pembangunan di Papua sedang dipercepat dan bahwa pemerintah pusat telah berkomitmen untuk memajukan wilayah ini."Saat ini adalah waktu bagi seluruh masyarakat Papua untuk bersatu, bekerja keras, dan mengatasi tantangan demi mewujudkan kesejahteraan di tanah Papua," pungkas Bonay. (PNO-12) 10 Okt 2023, 13:52 WIT
Kapolda Papua Sambut Kedatangan Wakil Presiden Di Bandara Sentani Papuanewsonline.com, Jayapura – Kepala Kepolisian Daerah Papua, Irjen Pol. Mathius D. Fakhiri, S.I.K., bersama Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Provinsi Papua, menyambut kedatangan Wakil Presiden Republik Indonesia, Prof. Dr. KH. Ma'ruf Amin, dan rombongan dalam rangka kunjungan kerja resmi ke Provinsi Papua. Kedatangan Wakil Presiden dilaksanakan di Bandara Sentani, Kabupaten Jayapura, pada Senin (09/10).Wakil Presiden, Prof. Ma'ruf Amin, tiba di Bandara Sentani bersama Ibu Wakil Presiden, Ny. Ibu Hj. Wury Ma'ruf Amin, serta beberapa staf kenegaraan. Mereka menggunakan Pesawat TNI AU B-737-400/A-7306 yang lepas landas dari Bandar Udara Sultan Hasanuddin, Makassar.Selama kunjungan kerja di Papua, Wakil Presiden dijadwalkan akan menghadiri beberapa agenda penting. Agenda tersebut mencakup pertemuan dengan Asosiasi Pengusaha Asli Papua, pertemuan dengan tokoh-tokoh yang bergerak di bidang kemanusiaan, hak asasi manusia, dan perdamaian, rapat koordinasi terkait perencanaan dan pelaksanaan pembangunan Sentra Sarana dan Prasarana Provinsi (Sarpras Pemprov) di empat Daerah Otonomi Baru (DOB), serta kebijakan pendukung lainnya. Selain itu, akan dilakukan penyerahan sertifikat pendaftaran tanah sistematis lengkap dan dialog dengan para tokoh olahraga Papua.Kedatangan Wakil Presiden RI ini juga dihadiri oleh Pelaksana Tugas (Pj.) Gubernur Papua, Dr. Muhammad Ridwan Rumasukun, Panglima Kodam Cenderawasih/XVII Papua, Mayjen TNI Izak Pangemanan, Kepala Badan Intelijen Negara (Kabinda) Papua, Mayjen TNI Gustav Agus Irianto, serta sejumlah pejabat daerah lainnya.Selanjutnya, Wakil Presiden RI akan melanjutkan serangkaian kunjungan kerja di Provinsi Papua Pegunungan pada tanggal 12 Oktober 2023, dan Provinsi Selatan pada tanggal 12-14 Oktober 2023. Kunjungan ini diharapkan dapat memperkuat hubungan antara pemerintah pusat dan daerah serta memajukan pembangunan dan kesejahteraan masyarakat di Provinsi Papua. (PNO-12) 10 Okt 2023, 13:42 WIT
Diduga Menunggu Percikan, Hakim Thobias Benggian Kembali Tunda Putusan JR dan SH Papuanewsonline.com, Jayapura- lagi dan lagi, majelis hakim pada pengadilan Tipikor Jayapura untuk kedua kalinya menundah sidang putusan terhadap terdakwa Johanes Rettob dan Silvi Herawaty.Sidang  perkara dugaan tindak pidana korupsi pengadaan dan pengelolaan pesawat serta helicopter Pemkab Mimika dengan agenda putusan kembali digelar di Pengadilan Tipikor Jayapura, Selasa (10/10/2023).Namun sidang agenda putusan ini, kembali ditunda majelis hakim dengan pertimbangan keamanan dan dengan alasan amar putusan terhadap kedua terdakwa belum rampung atau selesai, sehingga sidang akan kembali digelar pada Selasa  tanggal 17 Oktober 2023 minggu depan dengan agenda yang sama yakni pembacaan putusan.Tertundanya sidang putusan ini memicu banyak pertanyaaan di publik, karena diduga Hakim Thobias Benggian selaku Ketua majelis dan Hakim Linn Carol Hamadi, serta hakim  Andi Mattalatta,  selaku Hakim Adchok membuka peluang lobi-lobi dari pihak berperkara, atau kata lain menunda sambil menunggu percikan." Ah kita bisa duga majelis menunggu percikan, atau eral k apa sehingga sidang untuk kedua kalinya ditunda majelis hakim," ujar DS sala satu warga Mimika.DS meyayangkan sikap hakim yang tidak menghormati asas penerapan peradilan cepat dalam penanganan perkara, dimana nasib status terdakwa terlambat memperoleh kepastian hukum.Terpisah Humas pengadilan negeri Jayapura, Zakky Talapatty membenarkan bahwa sidang dengan agenda putusan dalam perkara tersebut ditunda sampai minggu depan." Benar, sidang ditunda karena menurut majelis hakim, amar putusan dari kedua terdakwa belum rampung dan yang berikut karena faktor keamanan," ujar Sakky melalui sambungan telepon selulernya, Selasa (10/10/2023), Siang.Diketahui, Perkara skandal dugaan korupsi ini  memasuki babak akhir, karena masuk agenda putusan yang di gelar pada selasa tanggal 10 Oktober 2023 hari ini di pengadilan Tipikor Jayapura, namun tak disangka sang Wakil Tuhan Thobias Benggian selaku Ketua Majelis menunda untuk membacakan amar  putusan majelis hakim terhadap kedua terdakwa dalam perkara ini, yakni Johanes Rettob  dan Silvi Herawati .Sebagai Informasi, Kedua terdakwa  sesuai tuntutan (JPU) Jaksa Penuntut Umum yang dibacakan beberapa waktu lalu, menyebutkan kedua terdakwa Johanes Rettob dan Silvi Herawati secara sah dan meyakinkan melakukan tindak pidana korupsi, sehinga  JPU menuntut dan mengganjar kedua terdakwa dengan 18 Tahun enam bulan penjara.Untuk diketahui,  Plt Bupati Mimika Nonaktif Johanes Rettob  saat ini diadili di Pengadilan Tipikor Jayapura bersama Direktur Asian One Air Silvi Herawati.Sebelum jadi terdakwa, keduanya ditetapkan sebagai tersangka sesuai Surat Perintah Penyidikan Kepala Kejaksaan Tinggi Papua (Sprindik Khusus) Nomor : Print-37/R.1/Fd.1/01/2023 tanggal 25 Januari 2023 a.n. Johannes Rettob, S.Sos.,M.M., dan Nomor : Print-35/R.1/Fd.1/01/2023 tanggal 25 Januari 2023 a.n. Silvi Herawaty serta Surat Penetapan Tersangka (Pidsus-18) Nomor : Tap-07/R.1/Fd.1/01/2023 tanggal 25 Januari.Perkara ini naik tahap penyidikan dimulai sejak tanggal 24 Agustus 2022, berdasarkan Surat Perintah Penyidikan Kepala Kejaksaan Tinggi Papua Nomor : Print-05/R.1/Fd.1/08/2022 tanggal 24 Agustus 2022, dilanjutkan dengan  Penyidik  menyampaikan SPDP kepada pelapor, terlapor, korban, Penuntut Umum dan KPK, termasuk telah disampaikan kepada terlapor ( Johannes Rettob, S.Sos.,M.M. dan Silvi Herawaty) Nomor : B-05/R.1/Fd.1/08/2022 tanggal 25 Agustus 2022.Selanjutnya Penyidik melakukan penyidikan dengan mengumpulkan alat bukti yang cukup sehingga sampai dengan tanggal 25 Januari 2023 telah diperoleh alat bukti berupa :Keterangan saksi sebanyak 36 orang, Keterangan ahli sebanyak 5 orang (Ahli Auditor Kerugian Negara, Ahli Keuangan Negara, Ahli Fasilitasi Bea dan Cukai pada Dirjen Beacukai, Ahli Teknis Peraturan Perundang-udangan  Dirjen Bea dan Cukai, dan Ahli LKPP),Barang bukti 157 dokumen, Alat bukti surat berupa :Laporan Hasil Audit Investigasi Penghitungan Kerugian Keuangan Negara Kantor Akuntan Publik (KAP) Tarmizi Achmad Nomor : 00176/2.0604/AP.7/09/0430/1/XI/2022 tanggal 11 November 2022 atas dugaan tindak pidana korupsi  “Pengadaan dan Operasional Pesawat Terbang Cessna Grand Caravan C 208B EX dan Helicopter Airbus H-125 pada Dinas Perhubungan Kabupaten Mimika Tahun Anggaran 2015 sampai dengan Tahun 2022” yang menghitung kerugian keuangan negara sebesar Rp.69.135.404.600,00 (enam puluh sembilan miliar seratus tiga puluh lima juta empat ratus empat ribu enam ratus rupiah);Hasil perhitungan dari BPKP Perwakilan Provinsi Papua Nomor : PE.11.03/LHP-323/PW26/3.2/2022 tanggal 08 Agustus 2022 yang menyatakan terdapat kewajiban PT. Asian One Air untuk membayar kepada Pemerintah Daerah Kabupaten Mimika sebesar Rp.21.848.875.000,00 (dua puluh satu miliar delapan ratus empat puluh delapan juta delapan ratus tujuh puluh lima ribu rupiah), yang hingga saat ini tidak dibayarkan.(PNO/01) 10 Okt 2023, 12:48 WIT
Polisi Selidiki Penemuan Seorang Bayi Perempuan Di Pelabuhan Kampung Gimikia, Kabupaten Mappi Papuanewsonline.com, Mappi - Seorang bayi perempuan ditemukan oleh seorang warga di bawah naungan pohon bambu di sekitar Pelabuhan Kampung Gimikia dalam keadaan hidup pada hari Jumat (06/10).Kapolsek Edera, AKP Jainal Amrin, S.H., saat dihubungi melalui telepon seluler pada hari Minggu (8/10), mengonfirmasi kejadian ini. Ia mengatakan bahwa berdasarkan laporan salah satu warga menemukan bayi perempuan tersebut di sekitar Pelabuhan Kampung Gimikiamengonfirmasi kejadian ini. Ia mengatakan bahwa berdasarkan laporan salah satu warga menemukan bayi perempuan tersebut di sekitar Pelabuhan Kampung Gimikia, anggota polisi dengan sigap mendatangi lokasi kejadian dan memeriksa kondisi bayi yang telah dibawa ke Puskesmas Bade."Saat saksi, Sarafina Tamun, hendak buang air kecil, ia melihat adanya ceceran darah. Karena penasaran, ia mengikuti jejak darah tersebut dan menemukan bayi perempuan yang ditinggalkan sendirian di bawah pohon bambu. Kemudian, saksi bersama beberapa temannya segera mengevakuasi bayi perempuan tersebut ke Puskesmas Bade dan melaporkan kejadian ini kepada Polsek Edera," ungkapnya.Kapolsek juga menjelaskan bahwa saat ini bayi tersebut masih dalam keadaan sehat dan sedang menjalani perawatan di Puskesmas Bade."Setelah kami tiba di lokasi kejadian dan memeriksa kondisi bayi, ternyata bayi tersebut baru saja dilahirkan dan ditinggalkan. Saat ini, bayi tersebut masih dalam keadaan sehat, namun mengalami kedinginan ketika ditemukan," jelas Kapolsek.Kasus ini sedang diselidiki oleh pihak Polsek Edera, sementara bayi tersebut tetap berada di bawah pengawasan Puskesmas Edera dan Polsek Edera."Kami akan memanggil saksi-saksi untuk melakukan penyelidikan lebih lanjut, karena hingga saat ini belum ada laporan tentang kehilangan bayi," tandasnya.PNO-11 09 Okt 2023, 20:57 WIT
Berita utama
Berita Terbaru
Berita Populer
Video terbaru
lihat video 10 Feb 2023, 15:22 WIT