Papuanewsonline.com
Berita Pilihan Redaksi
Homepage
Hadiri Kirab Pemilu 2024 Kapolda Maluku: Peran Stakeholder bantu amankan dan sukseskan Pemilu
Papuanewsonline.com, Maluku - Kepala Kepolisian Daerah Maluku, Inspektur Jenderal Polisi Lotharia Latif, menghadiri kegiatan Kirab Pemilihan Umum (Pemilu) Tahun 2024. Kegiatan yang diselenggarakan KPU Provinsi Maluku ini dihelat di depan monumen Gong Perdamaian Dunia, Kota Ambon, Minggu (4/6/2023).Dengan mengusung tema "Pemilu Sarana Integrasi Bangsa", kirab turut dihadiri Gubernur Maluku, Kasdam XVI/Pattimura, Forkopimda, Ketua KPU Provinsi Maluku, Penjabat Wali Kota Ambon, para stakeholder dan partai politik.Pada kegiatan kirab pemilu yang bertujuan untuk mensosialisasikan pelaksanaan pemilu pada 14 Februari 2024 mendatang tersebut, Kapolda Maluku, juga turut menandatangani Deklarasi Pemilu sebagai Sarana Integrasi Bangsa."Hari ini kami menghadiri kirab pemilu tahun 2024 yang digelar oleh KPU, maupun Pemerintah di kota Ambon," kata Kapolda Maluku Lotharia Latif.Pelaksanaan kirab pemilu 2024 hari ini menandakan wilayah provinsi Maluku telah siap untuk menggelar pesta demokrasi lima tahunan tersebut."Kami Polda Maluku dan Polres jajaran siap mengamankan dan mensukseskan Pemilu tahun 2024," katanya.Pemilu 2024 akan berjalan aman, damai dan lancar, kata Kapolda, tergantung dari peran serta para stakeholder, semua elemen masyarakat, termasuk partai-partai politik selaku peserta pemilu."Kami harapkan adanya kerjasama semua komponen masyarakat, stakeholder, termasuk partai-partai politik untuk menjaga stabilitas kamtibmas demi mensukseskan pemilu yang berkualitas dan bermartabat," pintanya. (PNO-12)
05 Jun 2023, 07:27 WIT
Berikan Pemeriksaan Gratis Tim Keladi Sagu Tangani Penderita Hipertensi Dan ISPA Di Kabupaten Puncak
Papuanewsonline.com Puncak - Personel Operasi
Satgas Rasaka Cartenz Polda Papua melaksanakan pelayanan kesehatan gratis
menjadi fokus Program Keladi Sagu di Kampung Kago, Distrik Ilaga, Kabupaten
Puncak, Papua Tengah, Sabtu (3/6/2023). Bripda Muhammad Satrio Adi, A.md.Kep, berperan
aktif sebagai tenaga kesehatan dalam memberikan pelayanan bagi masyarakat
setempat. Pelaksanaan Program Kesehatan Lambang Diri Sehat Guna Diri
atau disingkat Keladi Sagu di Kampung Kago dengan metode pemeriksaan masyarakat
secara langsung di rumahnya masing-masing. Beberapa masyarakat yang mendapatkan pelayanan kesehatan
antara lain, Erson Tabuni (48 tahun) yang menderita penyakit hipertensi,
sedangkan Merlina Tabuni (30 tahun) dan Milona Alom (29 tahun) dengan penyakit
infeksi saluran pernapasan akut (ISPA). "Hasil dari pelayanan kesehatan yang diberikan oleh
anggota Satgas Keladi Sagu menunjukkan bahwa masyarakat mengalami gangguan kesehatan seperti penyakit
ISPA dan hipertensi," papar Bripda Muhammad Satrio Adi. Kasatgas Humas Ops Rasaka Cartenz, Kombes Pol. Ignatius Benny
Ady Prabowo, S.H., S.I.K., M.Kom, menjelaskan bahwa tim kesehatan Program
Keladi Sagu memiliki peran penting dalam memberikan pelayanan kesehatan kepada
masyarakat Kabupaten Puncak. Benny menambahkan bahwa Program Keladi Sagu bertujuan untuk
membantu masyarakat Kabupaten Puncak mencapai peningkatan signifikan dalam
Indeks Pembangunan Manusia. Menurut data BPS (Badan Pusat Statistik) hingga
akhir tahun 2022, Kabupaten Puncak, Papua Tengah, masih termasuk dalam kategori
IPM yang rendah yakni di bawah angka 60. Upaya pemberian pelayanan kesehatan oleh personel satgas
Binmas diharapkan dapat memberikan manfaat yang signifikan bagi kesehatan
masyarakat setempat dan berkontribusi pada peningkatan kondisi kesehatan dan
Indeks Pembangunan Manusia di Kabupaten Puncak.(PNO-11)
04 Jun 2023, 17:54 WIT
Ciptakan Perubahan Si Ipar Bersama Anak-Anak Belajar Sambil Berekreasi
Papuanewsonline.com, Jayapura - Pelaksanaan Operasi Rasaka Cartenz Wilayah Polresta Jayapura Kota Satgas Si-Ipar pada Sabtu (3/6/2023) berbeda dengan rutinitas seperti biasanya. Anak-anak berekreasi di Pantai Pasir II Holtekamp, Kota Jayapura, setelah mengikuti kegiatan belajar membaca, menulis dan berhitung. Lima anak binaan Program Polisi Pi Ajar (Si-Ipar) sangat senang dan antusias ketika Kasat Binmas Polresta Jayapura Kota, AKP Heru Pramono, selaku Kasubsatgas Si-Ipar Ops Rasaka Cartenz Wilayah Polresta Jayapura Kota untuk berekreasi di Pantai Pasir II. Lima anak ini dengan latar belakang putus sekolah sesuai sasaran Program Si-Ipar. Turut mendampingi mereka adalah Aipda Nurdin Makuasang, Aipda Djufri, S.H, Bripka Frans A. Michael, dan Bripka Fajar yang selama ini tergabung dalam Satgas Si-Ipar Operasi Rasaka Cartenz Wilayah Polresta Jayapura Kota. AKP Heru menuturkan, pihaknya sengaja membawa suasana baru dalam proses belajar yakni sambil berekreasi di pantai. Kegiatan ini bertujuan agar anak-anak merasa gembira dan tetap semangat mengikuti Program Si-Ipar. "Mudah-mudahan upaya kami untuk mencerdaskan anak-anak ini diridhoi oleh Tuhan Yang Maha Esa. Anak-anak kurang beruntung dalam menimba ilmu pendidikan bila dibandingkan dengan anak-anak seumurannya," ujarnya.AKP Heru menambahkan, sambil bermain pihaknya juga mengajak anak-anak untuk bernyanyi menyanyikan lagu-lagu nasional serta menghafalkan Pancasila serta menjelaskan setiap makna setiap sila. "Sambil bermain di pantai, kami dan anak-anak menikmati makanan dengan suasana kekeluargaan. Kami sangat terharu karena bisa membahagiakan anak-anak di tengah pelaksanaan tugas pelayanan bagi masyarakat," ucap AKP Heru.Diketahui Program Si Ipar merupakan salah satu upaya dari Satgas Rasaka Polda Papua untuk membantu pemerintah daerah setempat dalam peningkatan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) khususnya di bidang pendidikan. Salah satu dimensi untuk membentuk IPM adalah pengetahuan. khusus untuk Provinsi Papua yang kini terdiri dari Kota Jayapura dan delapan kabupaten lainnya dengan tingkat IPM berkategori sedang.Kota Jayapura merupakan ibu kota Provinsi Papua. Kota Jayapura merupakan satu-satunya daerah di empat provinsi wilayah Papua yang angka IPM mencapai kategori tinggi yakni 80,10. Salah satu penyebab rendahnya IPM di Papua adalah masalah putus sekolah. Berdasarkan data Dinas Pendidikan, Perpustakaan dan Arsip Daerah Provinsi Papua pada tahun 2022 mengungkapkan, angka putus sekolah di Papua dari jenjang SD, SMP hingga SMA mencapai 407.546 orang. (PNO-12)
04 Jun 2023, 16:51 WIT
Gencarkan Kegiatan Belajar, Polisi Pi Ajar Bina Anak-Anak Di Pegunungan Bintang
Papuanewsonline.com, Jayapura – Kualitas Indeks Pembangunan Manusia (IPM) di Provinsi Papua Pegunungan belumlah merata karena beberapa faktor. Kabupaten Pegunungan Bintang termasuk salah satu wilayah di Papua Pegunungan dengan IPM yang tercatat masih rendah yakni di bawah angka 60.Oleh karena itu, Polri turut mengambil peran dalam meningkatkan IPM di wilayah Papua Pegunungan dengan terus menggencarkan Program Si Ipar (Polisi Pi Ajar). Program ini dilaksanakan Satgas Binmas Ops Rasaka Cartenz 2023 di Kabupaten Pegunungan Bintang. Satgas Binmas yang dipimpin Iptu Jufri Rambu, S.Sos bersama personelnya menggelar Si Ipar yang membina 31 anak-anak di Jalan Aldom, Distrik Oksibil, Jumat (2/6/2023) siang.Anak-anak terlihat sangat ceria dan antusias mengikuti Program Si Ipar. Mereka mengikuti kegiatan belajar yang diberikan oleh personel Satgas Binmas sekitar 60 menit.Iptu Jufri mengatakan, pihaknya memberikan bahan ajaran dasar berupa cara membaca alfabet, gabungan huruf, menulis abjad maupun angka serta menghitung memakai fasilitas-fasilitas sederhana seperti poster dan alat tulis yang dibagikan kepada anak-anak.“Anak-anak mengikuti kegiatan belajar dengan aktif. Hal ini memacu kami selaku pengajar bersemangat membagikan ilmu kepada generasi muda di Kabupaten Pegunungan Bintang. Kami sangat terharu dengan semangat belajar mereka,” ungkapnya. Ia juga menyampaikan bahwa proses pembelajaran juga diselingi dengan bermain serta bernyanyi bersama. Tujuannya agar membangun suasana yang penuh keceriaan agar anak-anak tidak mudah merasa jenuh.“Kami akan melaksanakan kegiatan ini secara rutin guna meningkatkan kemampuan belajar anak-anak ini. Kami berharap Program Si Ipar ini dapat memotivasi generasi muda di Pegunungan Bintang agar rajin belajar demi meraih cita-citanya,” ujar Iptu Jufri.Sementara itu, Kasatgas Humas Ops Rasaka Cartenz 2023 Kombes Pol. Ignatius Benny Ady Prabowo, S.H., S.I.K., M.Kom mengatakan Program Si Ipar akan terus digencarkan guna memberikan motivasi dan semangat bagi anak-anak di wilayah tersebut untuk meraih cita-cita mereka.“Harapannya melalui kegiatan ini dapat mendongkrak kemajuan dan potensi yang mereka miliki sehingga dapat bermanfaat baik dalam kehidupan sehari-hari maupun di masa depan nantinya,” tutup Kasatgas Humas. (PNO-12)
03 Jun 2023, 17:49 WIT
Polda Papua Dan TNI Mengamankan Pengungsi Di Komplek Nogolait
Papuanewsonline.com, Jayapura – Warga Komplek Nogolait, Kampung Kenyam yang sebelumnya melakukan pengungsian di Sekolah Dasar Negeri 1 Kenyam kini telah berangsur kembali ke kediamannya masing-masing.Diketahui sebelumnya terdata 162 warga melakukan pengungsian akibat adanya gangguan dari Kelompok Kriminal Bersenjata beberapa hari lalu sehingga membuat ketakutan ditengah masyarakat dan memilih untuk meninggalkan rumahnya.Kembalinya para pengungsi tersebut turut dibenarkan oleh Kabid Humas Polda Papua Kombes Pol. Ignatius Benny Ady Prabowo, S.H., S.I.K., M.Kom, saat dirinya ditemui oleh awak pers di Media Center, Sabtu (3/6).Kabid Humas menyebutkan bahwa masyarakat yang kembali ke Komplek Nogolait diantar dan di kawal langsung oleh aparat gabungan serta Pemerintah Daerah guna memastikan keamanan warga masyarakatnya.“Kembalinya masyarakat tersebut dipimpin oleh Brigjen Pol Gatot Hariwibowo S.I.K., M.A.P selaku Danpas III Korbrimob Polri dengan menggunakan 5 Truk dari SD Negeri 1 Kenyam Menuju Komplek Nogolait,” ucapnya.Menurutnya, hal ini juga menunjukkan kepercayaan masyarakat kepada Aparat Keamanan yang dibantu Pemerintah Daerah untuk menjamin keselamatan warga masyarakat di Kampung Nogolait sehingga mau untuk kembali ke kediamannya.Selain itu, ditempat berbeda Kapolres Nduga AKBP Rio Alexander Panelewen menambahkan, situasi dan kondisi keamanan di Distrik Kenyam hingga kini berjalan kondusif pasca kontak tembak yang terjadi sebelumnya.“Dengan kembalinya para pengungsi, tentunya kami selaku aparat gabungan baik dari TNI maupun Polri akan lebih meningkatkan keamanan di seluruh wilayah Kabupaten Nduga guna menghindari adanya gangguan dari Kelompok bersebrangan sehingga kembali membuat ketakutan di tengah masyarakat,” tegasnya. (PNO-12)
03 Jun 2023, 17:23 WIT
Tim Keladi Sagu Lakukan Pelayanan Kesehatan Di Mimika Timur
Papuanewsonline.com, Timika – Kepolisian Republik Indonesia tidak henti-hentinya memberikan pelayanan terbaik bagi seluruh masyarakat. Pelayanan bagi masyarakat tidak hanya dalam segi keamanan namun kini juga melalui pelayanan dalam bidang kesehatan.Hal tersebut dibuktikan oleh Personel Binmas yang tergabung dalam Satgas Ops Rasaka Cartenz 2023 Wilayah Kabupaten Mimika, Papua Tengah, yang tengah menggelar program Keladi Sagu (Kesehatan Lambang Diri Sehat Guna) kepada masyarakatnya.dr. Audio Bhaskara Titalessy bersama 2 rekannya yakni Bripka Wiwik Ismail dan Bripda Liga Kriagil Nur Pramesti, S.Kep., Ns (Operator) memeriksa masyarakat yang memiliki keluhan kesehatan pada Jumat (2/6/2023). Masyarakat yang diperiksa tim kesehatan Keladi Sagu bertempat tinggal di sepanjang Jalan Pomako, Distrik Mimika Timur. Sebanyak 10 orang yang melaporkan gangguan kesehatannya kepada personel tim Keladi Sagu. Tercatat sebanyak 4 Pasien yang menderita penyakit seperti infeksi saluran pernapasan (ISPA), penyakit kulit dan malaria. Pasien bernama Dermina Otakeau (50) dan Tn. Resardo (43) menderita penyakit kulit. Sementara pasien bernama Marianan Pirnua (46) menderita ISPA dan pasien bernama Dernis sakit Malaria.“Kami telah melakukan pemeriksaan dan memberikan obat-obatan unuk dikonsumsi penderita ISPA dan malaria. Kami akan terus memonitor kondisi empat warga ini secara rutin hingga mereka sembuh,” ujar Audio.Audio memaparkan, kondisi kesehatan masyarakat di Kabupaten Mimika pada umumnya sudah cukup baik. Akan tetapi masih terdapat masyarakat di wilayah pedalaman Mimika yang kurang mendapatkan pelayanan kesehatan sehingga Polri turut membantu untuk mengatasi masalah tersebut.“Kami terus menelusuri pemukiman warga di wilayah Mimika. Tujuannya dapat mengobati pasien yang menderita penyakit kulit, ISPA, malaria dan stunting,” kata Audio. Ia pun menambahkan, terdapat dua penyakit yang paling sering ditemukan di tengah masyarakat di Kabupaten Mimika. Kedua penyakit ini adalah ISPA dan malaria. Sementara itu, Kasatgas Humas Ops Rasaka Cartenz 2023 Kombes Pol. Ignatius Benny Ady Prabowo, mengatakan kegiatan keladi sagu ini sudah menjadi kegiatan rutin yang terus ditingkatkan untuk memberikan manfaat positif bagi masyarakat, khususnya kesehatan masyarakat Papua.“Pihaknya juga berharap masyarakat tidak sungkan untuk melakukan pengecekan kesehatan, sehingga jika ada gangguan kesehatan bisa diantisipasi sejak dini,” ucap Kasatgas Humas.Ia menambahkan, program Keladi Sagu merupakan salah satu upaya dari Satgas Rasaka Polda Papua untuk membantu pemerintah daerah setempat dalam peningkatan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) khususnya di bidang kesehatan.“Salah satu dimensi untuk membentuk IPM adalah umur panjang dan hidup sehat. Khususnya di Kabupaten Mimika, Papua Tengah, termasuk salah satu daerah dengan kategori IPM sudah cukup tinggi yakni diatas 70 berdasarkan data BPS pada akhir tahun 2022,” tutupnya. (PNO-12)
03 Jun 2023, 16:56 WIT
Kapolda Maluku Perintahkan Polresta Ambon Selidiki Dan Tangkap Pelaku Pencurian
Papuanewsonline.com, Maluku - Trend kasus pencurian barang di dalam mobil yang terparkir di ruas-ruas jalan, dengan modus para pelaku memecahkan kaca, saat ini sangat meresahkan warga di Ambon.Terkait maraknya kasus kejahatan itu, Kapolda Maluku, Irjen Pol Lotharia Latif, telah memerintahkan Direktur Reskrimum Polda Maluku dan Kapolresta Pulau Ambon dan Pulau-pulau Lease, untuk mengejar dan menangkap para pelaku."Untuk kasus pencurian barang di dalam mobil saya sudah perintahkan Direskrimum dan Kapolresta Ambon untuk kejar dan tangkap para pelaku yang sangat meresahkan warga saat ini," kata Kapolda Maluku Lotharia Latif, Sabtu (3/6/2023).Di samping aparat kepolisian yang tengah mengusut kasus pencurian barang berharga di dalam mobil, Kapolda juga menghimbau warga untuk meningkatkan sistem keamanan lingkungan (siskamling) di daerah masing-masing."Kami menghimbau agar siskamling di masing-masing wilayah terus ditingkatkan dan bersinergi dengan aparat keamanan setempat," pintanya.Irjen Latif mengaku selama ini polri terus melakukan patroli baik terbuka maupun tertutup di beberapa titik rawan kejahatan di Ambon. Keterbatasan lahan garasi hingga para pemilik mobil memarkirkan mobilnya dengan menitipkan di jalan atau di toko-toko yang memiliki lahan parkir, kata Kapolda, saat ini menjadi masalah baru. Pasalnya, para pencuri kini menjadikan keterbatasan lahan parkir itu sebagai sasaran kejahatan."Sebaiknya bila memungkinkan, dapat dipasang kamera-kamera CCTV tersembunyi untuk pencegahan dan suatu saat diperlukan bila terjadi kasus pencurian tersebut, bisa digunakan," pintanya.Irjen Latif mengaku pihaknya terus melakukan penyelidikan terhadap berbagai kejahatan yang terjadi. Kecepatan pengungkapan berbagai kasus juga sangat ditentukan dari informasi-informasi warga dan bukti yang ada."Kami juga berharap agar masyarakat sepenuhnya dapat dilindungi dari potensi menjadi korban kejahatan," harapnya.Terkait dengan maraknya kasus pencurian barang berharga di dalam mobil ini, Irjen Latif menduga dilakukan oleh para pelaku spesialis, dan memiliki jaringa "Pelaku kejahatan ini pasti ada jaringannya. Dan saya juga sudah memerintahkan personel untuk kejar dan tangkap mereka. Bila ada yang melawan petugas, sikat dan lumpuhkan saja secara terukur," tegasnya. (PNO-12)
03 Jun 2023, 16:24 WIT
Merawat Tradisi NU, Thaha Alhamid Ziarah Ke Makam MGR Johanes P Saklil
Papuanewsonline.com,
Timika- Merawat tradisi Nahdlatul Ulama (NU), Sekjen Presidium Dewan Papua
(PDP) Thaha Alhamid berziarah ke makam yang Muliah Mgr. Yohanes Philipus
Saklil.Pr, di Keuskupan Timika, Sabtu (3/6/2023). Thaha Alhamid yang juga Tokoh
Inspiratif Papua ini, selain melayat sekaligus mengikuti prosesi pemakaman
sahabatnya Thom Beanal, Ia juga menyempatkan diri berziarah ke makam tokoh agama
Katolik Mgr. Yohanes Philipus Saklil,Pr. Dan makam beberapa Pastor di halaman
Keuskupan Timika. Pantauan Papuanewsonline.com,
sebelum mengikuti prosesi pemakaman Sahabatnya, Thaha Alhamid tokoh muslim Papua yang juga (Sekjen PDP)
Ditemani Pdt Herman Awom (Ketua Exofficio), Wenan Watory (Wakil sekjen) dan
Pater John Jonga, berziarah ke makam
yang muliah Mgr. Johanes P Saklil, Pr. Selain makam Uskup Johanes P Saklil, di
pemakaman ini, juga terdapat makam Pastor Yakobus Mote dan Pastor Natalis Gobay
yang merupakan salah satu anggota Tim 100. "Yang Muliah Mgr. Uskup
Johanes P Saklil dan Para Pastor ini merupakan tokoh Agama Katolik di tanah
Papua, sehingga untuk mengenang jasah-jasah mereka bagi masyarakat Papua, hari
ini kita menyempatkan waktu untuk berziarah di makam mereka," ujar Aba
Thaha. Kata Aba Thaha Alhamid, Ziarah
ini juga bagian dari merawat tradisi NU. Diketahui, Thaha Alhamid, Theys
Hiyo Eluay, Thom Beanal, Herman Awom, Don Flassy dan John
Mambor, mendirikan ( PDP) Presidium Dewan Papua. Dari kisah Perjuangan Para Tokoh
Inspiratif Papua ini, dimulai pada akhir tahun 1999 melalui Musyawarah Besar
Papua yang mana menghasilkan berdirinya
Presidium Dewan Papua yang diketuai Theys Hiyo Eluay dan
Sekjen Thaha Al Hamid yang juga Pimpinan Sidang pada saat itu. Kehadiran Presidium Dewan Papua
(PDP) bersamaan dengan terbentuknya Tim
100 yang merumuskan berbagai Persoalan dan Penyelesaiannya di Papua.dimana
mereka berkesempatan berdialog langsung dengan Presiden Gus Dur saat itu, Setelah dilakukan Kongres Papua di tahun yang
sama, disepakatilah Otonomi Khusus sebagai solusi politik bagi masyarakat
Papua.
Sehingga dengan giginya
perjuangan para tokoh Papua ini, maka lahirlah UU Otsus sebagai solusi di Tanah Papua. (PNO-05)
03 Jun 2023, 10:48 WIT
Pj Bupati Mappi Lantik Dan Serahkan Ratusan SK PNS
Papuanewsonline.com, Mappi - Sebanyak 403 orang Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) angkatan tahun 2018 di lingkungan Pemerintah Kabupaten Mappi mengikuti acara pelantikan dan pengambilan sumpah jabatan CPNS menjadi PNS, pada Kamis (1/6/2023) yang berlangsung di halaman Gor Kepi.Penjabat Bupati Mappi Michael R. Gomar, S.STP, M.Si melantik dan mengambil sumpah jabatan para abdi negara muda tersebut. Dan disambut dengan penuh antusias oleh para abdi Negara tersebut.“Hari ini kita dapat hadir pada upacara peringatan hari lahirnya pancasila yang dirangkaikan dengan pengucapan sumpah/janji Pegawai Negeri Sipil (PNS) dan penyerahan SK kepada 403 orang PNS di lingkungan pemerintah Kabupaten Mappi,” ungkapnya.Kata Pj Bupati, pengambilan sumpah pegawai negeri sipil serta pengangkatan calon pegawai negeri sipil menjadi pegawai negeri sipil yang dilakukan hari ini merupakan pelaksanaan amanat pasal 65 ayat (1) dan ayat (2) serta pasal 66 ayat (1) undang-undang nomor 5 tahun 2014 tentang aparatur sipil negara,yang menyatakan bahwa pengangkatan calon pegawai negeri sipil menjadi pegawai negeri sipil harus memenuhi persyaratan diantaranya lulus pendidikan dan pelatihan sehat jasmani dan rohani dan bagi yang telah memenuhi persyaratan tersebut diangkat menjadi pegawai negeri sipil oleh pejabat pembina kepegawaian dan pada saat pengangkatan calon pegawai negeri sipil wajib mengucapkan sumpah/janji dihadapan pejabat yang berwenang menurut agama dan kepercayaanya kepada tuhan yang maha esa. Demikian juga dengan sumpah/janji yang telah diucapkan atau diikrarkan tersebut disamping disaksikan oleh pejabat yang berwenang dan semua yang hadir juga disaksikan oleh tuhan yang maha esa. Pj Bupati ,menyebutkan, sumpah/janji dimaksud merupakan pernyataan kesanggupan untuk mentaati segala peraturan dan perundang-undangan yang berlaku dan kesanggupan untuk melaksanakan tugas-tugas kedinasan serta kesanggupan untuk tidak melakukan pelanggaran terhadap larangan yang telah ditentukan. dengan demikian sumpah/janji PNS tersebut jangan hanya sekedar dilapaskan ataupun diucapkan dibibir saja atau jangan hanya sekedar sebagai pelengkap administrasi persyaratan untuk menjadi PNS, tetapi sumpah/janji PNS tersebut hendaknya dipatuhi dan dipenuhi, karena sumpah/janji itu akan dimintai pertanggung jawaban, baik oleh negara, masyarakat maupun oleh Tuhan Yang Maha Esa. Tatkala sumpah/janji telah saudara-saudara ucapkan atau ikrarkan, jika tidak dilaksanakan dan ditaati secara benar, maka ada empat komponen yang saudara bohongi yaitu diri sendiri, masyarakat dan negara atau daerah serta Tuhannya. Konsekuensinya maka ada empat norma atau kaedah yang dilanggar, norma etika, adat, hukum dan agama. Pj Bupati menjelaskan, pengambilan sumpah/janji dan pengangkatan CPNS menjadi PNS yang telah dilaksanakan dan diucapkan oleh PNS yang hadir pada saat ini, ada lima subtansi yang terkandung di dalamnya yang harus ditaati dan dipenuhi, yakni pertama, setiap PNS wajib setia dan taat sepenuhnya kepada pancasila,undang-undang dasar 1945, negara dan pemerintah, negara kesatuan republik indonesia (NKRI). kedua, setiap PNS wajib mentaati segala peraturan perundang-undangan yang berlakudan melaksanakan tugas kedinasan yang dipercayakan kepadanya dengan penuh pengabdian, kesadaran dan tanggung jawab. ketiga, setiap PNS wajib menjunjung tinggi kehormatan negara, pemerintahan dan martabat PNS, menjaga dan memelihara jiwakorps dan kode etik pns, serta mengutamakan kepentingan negara dari pada kepentingan pribadi atau golongan. keempat, setiap pns wajib memegang rahasia sesuatu yang menurut sifatnya atau menurut perintah harus dirahasiakan, dan, kelima, PNS wajib bekerja dengan jujur, tertib, cermat dan bersemangat. berkenaan dengan kewajiban untuk mentaati segala peraturan perundang-undangan yang berlaku, maka tentunya diperlukan adanya pemahaman pns terhadap segala peraturan perundang-undangan atau norma hukum yang berlaku sekaligus mengamalkannya, baik peraturan perundang-undangan yang bersifat umum berlaku ditengah-tengah masyarakat, maupun peraturan perundang-undangan yang terkait dengan tugas pokok dan fungsi pegawai negeri sipil serta pegawai negeri sipil juga harus mengamalkan pancasila sebagai ideologi dasar negara sebagai dasar dalam bermasyarakat dan bernegara. pengamalan pns terhadap peraturan terhadap perundang-undangan dan norma hukum yang berlaku ditengah-tengah masyarakat sangat diperlukan, karena PNS adalah pelopor dan tauladan bagi masyarakat untuk menegakkan peraturan perundang-undangan atau norma hukum yang berlaku, adalah sulit bagi negara ataupun pemerintah untuk menerapkan jika PNS tidak mengerti dan tidak taat serta tidak patuh pada peraturan perundang-undangan yang ada.Pj Bupati menerangkan, pemerintah akan sulit menjalankan fungsinya dan mengembalikan roda pemerintahan, dan Negara akan menjadi kacau dan bahkan hancur, jika masyarakat dan PNS nya tidak paham dan tidak taat pada aturan yang telah ditetapkan, apalagi jika PNSnya tidak jujur dan tidak bertanggung jawab dalam tugas- tugas kedinasan yang dipercayakan dan diamanatkan kepada-nya.Pj Bupati menyebutkan, seorang PNS akan kehilangan arah dan tidak akan dapat menghasilkan kinerja yang baik, jika ia tidak paham dan tidak taat pada peraturan perundang-undangan yang berlaku dan ketentuan terkait dengan tugas pokok dan fungsinya. Maka PNS ini akan terjerumus dan terjebak pada pelanggaran hukum dan aturan yang berlaku, yang berakibat bukan hanya merugikan organisasi tempat ia bertugas, masyarakat dan negara, tetapi juga dirinya sendiri. karirnya akan sulit berkembang bahkan akan hancur, karena mendapat sanksi baik secara admistratif maupun pidana, sebagai akibat pelanggaran yang dilakukannya.Pj Bupati menuturkan, terkait sanksi ini, ada berbagai bentuk sanksi yang akan diberikan kepada setiap PNS yang melakukan pelanggaran terhadap peraturan perundang-undangan atau norma hukum yang merupakan dampak dari pelanggaran atau tidak taatnya pada sumpah atau janji PNS. Diantaranya, hukuman disiplin berat dijatuhkan kepada PNS yang tidak melaksanakan kewajiban memberikan pelayanan sebaik-baiknya kepada masyarakat, diberhentikan apabila tidak masuk kerja tanpa izin dan alasan yang sah selama 28 hari dalam setahun. (peraturan pemerintah nomor 94 tahun 2021 tentang disiplin PNS). masih banyak lagi sanksi yang akan diberikan kepada PNS yang melanggar peraturan perundang- undangan yang berlaku akibat dari atau ketidaktaatannya tidak ditepatinya sumpah/janji PNS dimaksud, baik berupa atau dalam bentuk sanksi admistratif maupun pidana.“Berkenaan dengan hal ini pula kami minta kepada saudara-saudara yang baru saja diangkat dari CPNS menjadi PNS dan baru saja telah mengucapkan sumpah atau janji maupun seluruh PNS yang ada di daerah ini untuk senantiasa mencari, membaca, mempelajari, mendalami, memahami dan mengamalkan peraturan perundang-undangan atau norma hukum yang berlaku, termasuk peraturan yang terkait dengan tugas pokok dan fungsi saudara-saudara,” ungkapnya.Dikatakan Pj Bupati selain ketaatan pada peraturan perundang-undangan yang berlaku, para CPNS yang baru saja diangkat menjadi PNS telah menandatangani surat pernyataan untuk siap ditempatkan dimana saja dan mengabdi di tempat tugasnya masing-masing. hal ini penting untuk disampaikan karena banyak terjadi, seorang PNS hanya "numpang mendapatkan NIP" di daerah tempat tugasnya dan setelah itu mengajukan mutasi dari Distrik ke Kepi ( Ibu Kota Kabupaten Mappi) yang dapat mengakibatkan penyebaran PNS tidak merata atau bahkan mengajukan mutasi ke luar dari Kabupaten Mappi sehingga mengakibatkan kekurangan PNS di Kabupaten Mappi ini. “Untuk itu kami himbau kepada para PNS yang baru diangkat dan seluruh PNS di Kabupaten Mappi ini, untuk bertanggung jawab atas pilihan yang telah dibuat dan bertanggung jawab atas kepercayaan yang telah diberikan. Karena berjalannya roda pemerintahan secara baik dan tercapainya tujuan pemerintah bukan hanya tergantung pada PNS yang ada di daerah perkotaan tetapi juga sangat bergantung pada PNS yang tersebar di distrik-distrik. Kemudian hal lain yang juga penting dimaknai dari pelaksanaan pengangkatan CPNS menjadi PNS dan pengambilan sumpah/janji pns ini, adalah merupakan upaya dan tekad pemerintah untuk membentuk sosok aparatur yang mampu mewujudkan komitmen pemerintah dalam rangka melaksanakan tanggung jawabnya mewujudkan tujuan negara dan amanah bangsa serta semangat reformasi, yakni mewujudkan masyarakat yang sejahtera dan berkeadilan. Guna hal ini sesuai kedudukan dan peranan strategis PNS dalam menjalankan tugas-tugas negara dan pemerintahan, karena PNS adalah salah satu unsur aparatur negara yang melaksanakan fungsi Negara dan pemerintah sebagai perumus, perencana, pelaksana dan pengawas kegiatan pembangunan, termasuk menjalankan fungsi pelayanan public serta pengelolaan keuangan Negara sumber- sumber daya lainnya milik negara dan bangsa indonesia, agar dipergunakan sebesar- besarnya bagi kepentingan negara dan masyarakat. Dan dengan demikian, pengangkatan CPNS menjadi PNS dan pengambilan sumpah/janji ini sejalan dengan semangat reformasi dalam rangka perdayagunaan aparatur negara, dengan tuntutan untuk mewujudkan administrasi negara yang mampu mendukung kelancaran dan keterpaduan pelaksanaan tugas dan fungsi penyelenggaraan pemerintah, Negara dan pembangunan dengan mempraktikan prinsip- prinsip good governance dan clean governance,sehingga tercipta pemerintah yang bersih, bebas KKN dan mampu menyediakan public good service atau pelayanan publik yang prima sebagaimana yang diharapkan masyarakat diera globalisasi dewasa ini,” tegasnya.Lebih jauh kata Pj Bupati, pada kesempatan ini pihaknya ,meminta kepada seluruh PNS di Kabupaten Mappi untuk senantiasa membangun dan meningkatkan kapasitas atau kemampuan diri, agar menjadi pegawai negeri sipil yang berkualitas, yakni pns beriman dan bertaqwa kepada tuhan yang maha esa, yang berilmu pengetahuan, terampil, profesional, kreatif, inovatif disiplin, berbudaya, beretos kerja dan berkinerja tinggi, bermoral baik, mampu memberikan pelayanan yang terbaik bagi masyarakat serta paham dan sadar akan peran, kedudukan dan kewajibannya. handal, dengan demikian setiap PNS dituntut untuk selalu mengedepankan profesionalisme, disiplin, dan tanggung jawabnya, sehingga tidak hanya tahu menuntut haknya saja. tingkatkanlah disiplin dan kinerja serta pelayanan yang prima kepada masyarakat, sehingga terwujud Kabupaten Mappi yang maju sebagai salah satu daerah otonomi yang sejahtera di papua dan di indonesia.Selanjutnya bagi PNS yang diberi tugas dan tanggung jawab dalam jabatan guru, harus pula selalu menunjukkan semangat pengabdian yang tinggi, disiplin dan selalu bekerja keras, berusaha meningkatkan kwalitas mengajar serta mutu pendidikan disekolahnya, agar mampu melahirkan sumber daya manusia yang cerdas, berakhlak mulia dan berdaya saing tinggi. demikian pula bagi PNS yang bertugas dipusat pelayanan kesehatan, seperti rumah sakit, puskesmas, pustu dan polindes juga harus menunjukkan profesionalitas yang tinggi, disiplin, ikhlas sepenuh hati dalam melayani, agar terwujudnya masyarakat kabupaten yang selalu sehat dan terbebas dari penyakit.“Demikianlah beberapa hal yang perlu kami sampaikan pada kesempatan ini, terima kasih atas perhatiannya. akhirnya kepada PNS yang diangkat dari CPNS menjadi PNS dan baru diambil sumpah/janjinya, kami ucapkan selamat menjalankan tugas, semoga saudara-saudara dapat mengemban tugas dan amanah yang diberikan dengan semaksimal mungkin dan penuh kesungguhan serta menepati janji dan sumpahnya,”tegasnya.Dalam kesempatan tersebut Pj Bupati Juga menyampaikan bahwa kepada 79 orang CPNS K2 akan menerima SK dalam waktu dekat yang dijadwalkan akan diserahkan pada saat upacara korpri pada tanggal 19 juni mendatang. Salah seorang PNS yang baru menerima SK, Santy Wangbon mengucapkan banyak terimakasih kepada Pemerintah Daerah dan PJ Bupati Mappi yang telah menyerahkan SK PNS bagi dirinya.“Puji Tuhan saya sangat bersyukur akhirnya pada hari ini saya bisa menerima SK PNS,”ungkapnya.Santi yang merupakan staf di Puskesmas Kabe Distrik Minyamur, menuturkan, bahkan untuk menunggu SK PNS tersebut dirinya menunggu kurang lebih selama lima tahun sejak tahun 2018 lalu.“Kami ini CPNS formasi tahun 2018, selama ini kami menunggu. Dan akhirnya pada hari ini kami bisa menerima SK PNS, terima kasih pemerintah daerah, terimakasih bapak Pj Bupati yang telah menyerahkan SK PNS kami pada hari ini,”pungkasnya. (PNO-12)
03 Jun 2023, 07:51 WIT
Berita utama
Berita Terbaru
Berita Populer
Video terbaru