logo-website
Senin, 20 Jul 2026,  WIT
Berita Pilihan Redaksi Homepage
Bangun Pura di Mapolda, Wakapolda Maluku Berkunjung ke Umat Hindu Papuanewsonline.com, Maluku - Wakil Kepala Kepolisian Daerah Maluku, Brigjen Pol Stephen M. Napiun, melakukan kunjungan silaturahmi dengan umat Hindu di Kota Ambon, Minggu (28/5/2023).Orang nomor 2 Polda Maluku ini, juga mengunjungi pembangunan Pura Universitas Pattimura, Pura Sura Yudha Mandala Denkav 5/BLC, dan Pura Siwa Stana Giri.Dalam lawatannya tersebut, Brigjen Napiun didampingi Ketua Parisada Hindu Dharma Indonesia (PHDI) Maluku, I Wayan Sutapa, Karo SDM Polda Maluku Kombes Pol Bonni J.S Sirait, Direktur Intelkam Kombes Pol. I Gede Arsana, Kapolresta Ambon Kombes Pol Raja Arthur Lumongga Simamora, dan sejumlah tokoh umat Hindu lainnya."Kunjungan kami hari ini bertujuan untuk menjalin silaturahmi dengan umat Hindu yang ada di Maluku khususnya di Kota Ambon," kata Brigjen Napiun.Selain melaksanakan silaturahmi, kunjungan Wakapolda juga ingin mendengar saran, masukan dan pendapat terkait rencana pembangunan Pura di Markas Polda Maluku. "Pertama-tama kami mengucapkan terima kasih atas kunjungan Bapak Wakapolda Maluku di Pura Siwa Stana Giri," kata Ida Bawati, Pembimas Hindu.Ida Bawati pada kesempatan itu juga memberikan apresiasi yang tinggi atas rencana pembangunan Pura di Mapolda Maluku. "Kami mendukung rencana dibangunnya Pura di Mapolda Maluku," ungkapnya.Senada dengan Ida Bawati, salah satu tokoh umat Hindu, Nugroho berharap dengan dibangunnya Pura di Mapolda Maluku, dapat meningkatkan ketaqwaan terhadap anggota, khususnya umat Hindu."Kami juga menyarankan agar dalam proses pembangunan Pura di Mapolda Maluku, ada hal-hal yang mutlak dan tidak boleh dihilangkan demi pembangunan Pura itu sendiri," harapnya.Terkait dengan dukungan para tokoh agama umat Hindu tersebut, Wakapolda menyampaikan terima kasih dan memberikan apresiasi."Kami akan melaporkan ke Bapak Kapolda Maluku terkait apa yang menjadi saran dan pendapat bapak-bapak sekalian," katanya. Terkait dengan rencana pembangunan Pura, Wakapolda mengaku pihaknya juga akan melibatkan seluruh pihak dalam kepanitiaan."Kami sangat antusias untuk membangun Pura di Mapolda Maluku sebagai wujud toleransi beragama di Provinsi Maluku yang dapat menjadi laboratorium toleransi beragama bagi Indonesia," harapnya. (PNO-12) 29 Mei 2023, 09:02 WIT
Satgas Pamtas RI - Malaysia Yonarmed 10/ Bradjamusti Pos Mentari Menangkap PMI Ilegal Papuanewsonline.com, Kapuas Hulu - Satgas Pamtas RI - Malaysia Yonarmed 10/Bradjamusti kembali menggagalkan 4 orang  PMI ( Pekerja Migran Indonesia ) tanpa melalui prosedur yang sah di  jalan tikus, Dsn. Badau II, Desa Badau, Kec. Badau, Kab. Kapuas Hulu, Kalimantan Barat. Aksi penggagalan tersebut dilakukan oleh personel di Pos Mentari pada Sabtu tanggal 27 Mei 2023 pukul 19.30 WIB di Desa Badau, Kecamatan Badau, Kabupaten Kapuas Hulu, Prov. Kalimantan Barat. Dalam keterangan tertulis Penerangan Satgas,  kejadian tersebut bermula saat personel jaga Pos 2 sedang melaksanakan Patroli sekitar Pos yang dipimpin oleh  Praka Abdullah melihat 4 orang WNI yang hendak melintasi semak semak. Berdasarkan pengamatan dari personel jaga pos terlihat gerak-gerik yang mencurigakan dari kelompok orang tersebut. Selanjutnya dilakukan penangkapan dan pengamanan terhadap 4 orang tersebut serta melaksanakan pengecekan kelengkapan surat-surat dan barang bawaan. Didapatkan informasi bahwa keempat orang tersebut hendak menuju ke Malaysia melalui jalan tikus untuk bekerja sebagai PMI illegal. Setelah melaksanakan pemeriksaan di tempat, Praka Abdullah melaporkan kejadian tersebut ke Dan SSK 1 Kapten Arm Rizal Karisna, S.T.Han yang dimana dilanjutkan ke Dansatgas. Dansatgas Pamtas Yonarmed 10/Bradjamusti  Mayor Arm Ady Kurniawan, M. Han menegaskan " Dalam hal penanganan PMI non prosedural mengingat pelintasan PMI non prosedural salah satu kerawanan di wilayah perbatasan RI-Malaysia. Kami terus memperketat pengawasan jalan-jalan tikus untuk mencegah kegiatan ilegal, baik penyeludupan barang maupun manusia di wilayah perbatasan ini," ujarnya. Adapun 4 Orang Identitas PMI Ilegal yang diamankan yakni, A (26) , F (30) , AR(20), MM (47) ketiganya merupakan warga Kab Lombok Tengah.(Yonarmed 10/Bradjamusti. (PNO-12)   28 Mei 2023, 21:03 WIT
Rayakan HUT R.A Kartini Ke 144, Bupati Asmat: Perempuan Miliki Peran Penting Dalam Pembangunan Papuanewsonline.com, Asmat - Organisasi Perempuan Se-Kabupaten Asmat menggelar Acara Syukuran Resepsi Hari R.A Kartini Ke-144 di gedung Tongkonana Agats, Asmat, Papua Selatan, pada Sabtu, (27/5/2023).Pantauan Papuanewsonline.com, Acara ini melibatkan semua Organisasi Perempuan Se-Kabupaten Asmat, dimana pada Tahun 2023 HUT Kartini di Kabupaten Asmat,  dipercayakan kepada Organisasi Persit Kartika Candra Kirana dari Koramil 1707-08 Agats.Acara syukuran ini dihadiri oleh Bupati Asmat, Elisa Kambu S.Sos, Anggota DPRD Kabupaten Asmat, Kapolres Asmat yang di Wakilkan oleh Kasat Binmas Polres Asmat, AKP Sudirman, Perwira Penghubung Kodim 1707 Merauke untuk Asmat Letnan Satu, Agus dan Jajaran Forkopimda yang ada di Kabupaten Asmat.Ny. Rony K. Retraubun selaku Ketua Panitia dalam sambutanya mengatakan, acara syukuran Resepsi baru di adakan, karena Hut Kartini Ke-144 Tahun 2023 bertepatan dengan Hari Raya Idul Fitri pada bulan April Tahun 2023."Kami menyampaikan permohonan maaf jika acaranya baru diksanakan hari ini, dikarenakan resepsi Hut Kartini ke 144 di tahun 2023, karena bertepatan dengan saudara-saudara kita yang muslim dalam merayakan hari raya lebaran, jadi acara syukuran ditunda hingga baru dilaksanakan," ungkap Ketua Panitia.Sementara itu Bupati Asmat, Elisa Kambu dalam sambutanya menyebutkan, Sesuai dengan sejarah singkat tentang R.A Kartini, maka harus berbangga bahwa dalam kehidupan selalu hadir sosok perempuan yang hebat."Perempuan  hebat selalu hadir dalam hidup kita, dimana perempuan memiliki peran ganda didalam dunia kerja sebagai karyawan, pegawai, dalam rumah tangga, sebagai ibu dan seorang istri, kita harus bersyukur memiliki perempuan yang hebat, seperti sekarang ada di Asmat," Ucapnya.Bupati Elisa mengajak semua pihak untuk memberikan dukungan penuh kepada perempuan di Asmat, sehingga perempuan  diberikan ruang yang sama,  untuk bisa berprestasi,  bisa berkarya, dan bisa berkreasi."Perempuan-perempuan di Asmat, sangat  berperan penting dalam kemajuan dan pembangunan di asmat, sehingga  diakhir kata, saya atas nama Pemerintah Daerah Kabupaten Asmat mengucapakan selamat hari Kartini ke 144, untuk perempuan-perempuan Indonesia terkhususnya di Asmat," Terangnya.Acarapun ini-pun dilanjutkan dengan berbagai agenda, dinataranya pemberian hadiah kepada pemenang lomba dan penampilan tarian dari anak-anak SMP Negeri 2 Agats, yang akan mewakili Provinsi Papua Selatan di ajang Nasional.(PNO-12) 28 Mei 2023, 16:36 WIT
Polda Papua Selidiki Kelompok KKB Yang Mengancam Pilot Susi Air Papuanewsonline.com, Jayapura - Polda Papua melalui operasi damai cartenz tengah menyelidiki terkait video beredar yang menyebutkan Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) pimpinan Egianus Kogoya mengancam akan menembak Pilot Susi Air Kapten Philip Mark Mehrtens jika dalam dua bulan tidak ada dialog tentang Papua Merdeka pada Jumat (26/5).Kabid Humas Polda Papua Kombes Pol. Ignatius Benny Ady Prabowo, S.H., S.I.K., M.Kom mengatakan, saat ini pihaknya tengah menyelidiki terkait video tersebut. Dalam Video yang beredar, tampak Pilot Susi Air Kapten Philip tengah menyebut KKB akan menembak dirinya jika dalam 2 bulan tak ada dialog soal Papua Merdeka.Sebelumnya, Kapolda Papua Irjen Mathius D Fakhiri juga mengatakan akan memaksimalkan negosiasi untuk membebaskan pilot Susi Air Captain Philip Mark Mehrtens yang di sandera kelompok kriminal bersenjata (KKB). Irjen Mathius akan berupaya melakukan negosiasi kepada pimpinan Egianus Kogoya agar melepaskan Philip."Saya berbicara dengan berbagai pihak tentang proses negosiasi ini termasuk dengan pihak Gereja yang di dalamnya ada Dewan Gereja dan Uskup yang akan semaksimal mungkin melakukan negosiasi dengan kelompok Egianus Kogoya untuk bisa melepas pilot yang dibawanya," kata Mathius, Kamis (25/5/2023).Mathius menjelaskan saat ini Satgas Damai Cartenz sedang menyiapkan langkah-langkah penegakan hukum. Dirinya akan membuka negosiasi kepada siapa pun termasuk pihak pemerintah Nduga hingga Komnas HAM."Tentunya negosiasi bisa dilakukan dengan siapa saja, saya membuka diri untuk semua pihak, yang dari awal yakni pihak pemerintah Nduga bekerja sama dengan Kapolres kemudian ada juga pihak dari Komnas HAM yang menawarkan diri dan kami terima," tuturnya.Mathius juga menyebutkan pihaknya sudah mengirimkan tim khusus sebagai upaya dalam melakukan negosiasi dan memfasilitasi semua pihak. Dia berharap upaya tersebut bisa berjalan dan pilot Susi Air bisa dilepaskan."Saya berharap negosiasi tersebut menghasilkan hasil yang baik, kita memberikan kesempatan kepada kelompok Egianus bisa mengembalikan pilot melalui jalur negosiasi secara baik," terangnya.Untuk diketahui, KKB menawan sandera Pilot Susi Air Philip Mark Mehrtens sejak 7 Februari lalu. (PNO-12) 28 Mei 2023, 11:29 WIT
Kasus Penembakan 2 Korban Di Saparua Masih Terus Diselidiki Polda Maluku Papuanewsonline.com, Maluku - Kecepatan dalam mengungkap setiap kasus tindak pidana pasti memiliki perbedaan. Ada yang cepat, sedang, bahkan butuh waktu lama agar terungkap.Terkait kasus tertembaknya warga di kecamatan Saparua Timur, Kabupaten Maluku Tengah, Senin (15/5/2023) lalu, Polda Maluku bersama Polresta Pulau Ambon dan Pulau-pulau Lease, hingga saat ini masih terus melakukan penyelidikan.Tim gabungan yang terdiri dari Reskrimum Polda dan Polresta Ambon masih terus berupaya mengungkap siapa orang dibalik tertembaknya dua orang korban, satu diantaranya meninggal dunia di RSUD Saparua. "Kasus ini ditangani tim gabungan dari Reskrimum Polda Maluku dan Polresta Ambon. Tim kami sampai saat ini masih di lapangan untuk melakukan penyelidikan," kata Kabid Humas Polda Maluku, Kombes Pol M. Rum Ohoirat di Ambon, Sabtu (27/5/2023).Sampai saat ini tim penyidik telah meminta keterangan dari 7 orang warga sebagai saksi. Sementara proyektil peluru yang bersarang di tubuh korban telah dikirim ke laboratorium forensik Polri untuk uji balestik."Untuk proyekti sudah kami ambil dan kirim untuk uji balestik," kata juru bicara Polda Maluku ini.Terkait dengan adanya desakan dari berbagai pihak yang meminta Polda Maluku segera mengungkap kasus tersebut, Ohoirat mengaku pihaknya tidak pernah main-main dalam mengusut setiap kasus yang terjadi. Penanganan setiap kasus kejahatan tidak semudah membalikan telapak tangan. Penanganannya selalu berbeda-beda karena tidak semuanya sama. Ada kasus yang dalam waktu 1x24 jam bisa diungkap, seperti di Seram Bagian Barat (SBB). Juga seperti kasus penemuan mayat di Jembatan Merah Putih (JMP). Yang mana awalnya semua orang menduga kalau korban tewas karena bunuh diri dengan cara melompat. Namun penyelidikan polisi berkata lain karena ditemukan alat bukti yang mengarah pada peristiwa pidana. Ternyata korban meninggal karena dibuang oleh teman-temannya setelah dianiaya dan pelakunya dapat ditangkap dalam hitungan jam."Ada juga yang butuh waktu 5 hari seperti kasus pemerkosaan yang menyebabkan korban meninggal dunia di Banda. Tapi ada juga beberapa kasus yang belum terungkap karena minimnya bukti hukum yang ada," jelas Ohoirat.Ia mengatakan, terdapat perkara yang mudah terungkap karena alat bukti cepat dikantongi. Namun ada juga yang sulit diungkap lantaran berbagai kendala yang dihadapi. Diantaranya minimnya alat bukti di TKP seperti saksi, dan lain sebagainya.Menurutnya, ada beberapa kasus memang pengungkapannya agak sulit, karena TKP di hutan dan tempat sepi termasuk kasus penembakan di Saparua. Ini tentu membutuhkan kerjasama dan partisipasi masyarakat untuk memberikan informasi kepada petugas. Sekecil apapun informasi dari masyarakat terkait peristiwa tersebut akan sangat bermanfaat bagi aparat Kepolisian untuk mengungkap dan membuat terang kasus tersebut. Kendati demikian, terkait perkara kejahatan di Saparua itu, Ohoirat mengaku Polda Maluku serius menanganinya dan hingga saat ini masih terus melakukan penyelidikan."Intinya Polri tidak pernah main-main dan sekecil apapun kasus yang terjadi tetap tercatat dan wajib diungkap kasusnya hingga tuntas," tegasnya.Polda Maluku meminta dukungan seluruh elemen masyarakat agar dapat membantu dengan memberikan informasi sekecil apapun kepada aparat kepolisian."Disinlah peran serta masyarakat juga kiranya dapat memberikan informasi sekecil apapun yang berguna dan akan dikembangkan oleh Polri," pintanya.Masyarakat yang mengetahui orang yang masih menyimpan senjata api (senpi) juga diminta agar dapat dilaporkan kepada aparat kepolisian terdekat. Data pelapor, dijamin dirahasiakan oleh polisi."Kami saat ini juga terus mengusut kepemilikan senpi ilegal yang masih beredar di tangan masyarakat. Seperti yang kami ungkap di pulau Haruku dan kabupaten Seram Bagian Barat, dan juga daerah lainnya," kata dia.Peredaran senjata api baik organik maupun rakitan di Maluku, masih marak beredar di tangan masyarakat. "Apabila masyarakat yang menyimpan senjata di kampungnya, kami himbau untuk serahkan atau infokan ke aparat keamanan setempat. Karena bisa saja senjata-senjata tersebut disalahgunakan bahkan untuk membunuh orang lain yang tidak bersalah," sebutnya.Di sisi lain, Polda Maluku juga menyampaikan terima kasih atas dukungan moril yang diberikan berbagai pihak agar setiap kasus bisa segera diungkap. "Tentu Polri akan serius dan tidak main-main untuk mengungkap semua kasus pidana yang terjadi," sebutnya.Bapak Kapolda Maluku bahkan menegaskan kalau tidak ada kasus apapun yang diabaikan. Karena setiap kasus yang sudah dibuatka Laporan Polisi (LP) merupakan tanggungan bagi Polri untuk diselesaikan. "Kasus-kasus apapun di setiap gelar perkara bersama jajaran oleh Kapolda terus diminta perkembangannya, tidak hanya kasus yang terjadi saat Kapolda yang sekarang memimpin tapi sejak Kapolda-kapolda sebelumnya juga," pungkasnya. (PNO-11) 27 Mei 2023, 15:28 WIT
Kegiatan Olahraga Bersama Tni-Polri dan FKPD di Markas Batalyon Rider 733 Papuanewsonline.com, Maluku - Kapolda Maluku Irjen Pol Lotharia Latif, mengikuti olahraga sinergitas bersama antara TNI-Polri dan Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (SKPD) Maluku. Kegiatan yang dilaksanakan Kodam XVI/Pattimura ini dihelat di Markas Batalyon Rider 733/Masariku, Kota Ambon, Jumat (26/5/2023).Hadir dalam kegiatan itu yakni Pangdam XVI/Pattimura Mayjen TNI Ruruh Aris Setyawibawa, Danlantamal IX Ambon Brigjen TNI Said Latuconsina, Kasdam Pattimura, Wakapolda Maluku, Danlanud Pattimura Ambon, PJU Kodam, Polda, Lantamal, Lanud Ambon dan para unsur FKPD Maluku. Kapolda Maluku Lotharia Latif dalam arahannya saat mengambil apel pagi sebelum kegiatan digelar, menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya olahraga sinergitas tersebut. "Saya ingin mengajak kita semua untuk bersyukur kepada Yang Maha Kuasa karena atas kehendak-Nya maka pada pagi ini kita bisa dapat berkumpul di sini untuk melaksanakan apel pagi dan olahraga bersama," katanya.Kapolda memberikan apresiasi yang tinggi atas kesiapan kegiatan yang bertujuan untuk mempererat tali silaturahmi, sinergitas dan soliditas antara TNI, Polri, FKPD maupun instansi pemerintahan lainnya di Maluku."Tentunya saya sangat mengapresiasi pelaksanaan olahraga bersama ini yang mana kita lihat dari kesiapan yang ada sangat baik yang telah disiapkan oleh Danyon 733 Masariku sangat luar biasa, sehingga pagi ini kita juga bisa bersilaturahmi di tempat ini," ujarnya.Irjen Latif berharap olahraga bersama ini selain dapat meningkatkan kebugaran tubuh, juga bisa memberikan suasana bersuka ria, kekeluargaan dan membangun keakraban."Saya berharap kita bisa santai dan bersuka ria dalam suasana kekeluargaan dan keakraban sehingga dengan demikian semua program pemerintah dapat kita laksanakan dengan baik untuk menjaga NKRI terkhusus Provinsi Maluku yang kita cintai ini menjadi aman, damai dan sejahtera," harapnya."Semoga kegiatan olahraga bersama ini bisa menjadikan kita akrab sebagai suatu keluarga besar dalam sebuah rumah besar yaitu Negara Kesatuan Republik Indonesia karena sesungguhnya TNI Polri dan ASN adalah komponen utama dalam menjaga kesatuan NKRI ini," jelasnya.Di akhir pelaksanaan olahraga bersama yaitu jalan santai, dan senam sehat, juga dirangkai dengan pembagian doorprize terhadap personel TNI (AD, AL dan AU) dan Polri. Doorprize yang dibagikan berupa TV, sepeda, kompor dan sebagainya. (PNO-12) 27 Mei 2023, 09:46 WIT
Polda Maluku Tutup Pelatihan Asesor Yang Diikuti 20 Personel Papuanewsonline.com, Maluku - Setelah lima hari digelar di Ambon, pelatihan Asesor yang dilaksanakan tim SSDM Polri di lingkungan Polda Maluku ditutup, Jumat (26/5/2023).Penutupan pelatihan yang diikuti 20 personel di lingkup Polda Maluku ini ditutup oleh ketua tim Asesor SSDM Polri Kombes Pol Emi Sumiyati. Ia didampingi Kabag Binkar Biro SDM Polda Maluku AKBP Romi Agusriansyah.Karo SDM Polda Maluku Kombes Pol Boni J.S Sirait dalam sambutannya yang dibacakan AKBP Romi Agusriansyah menyampaikan apresiasinya kepada seluruh peserta pelatihan Asesor. Ia mengaku pelatihan ini diikuti peserta dengan semangat dan serius selama lima hari."Saya mewakili Pak Karo SDM sangat mengapresiasi rekan-rekan peserta semua karena dari penyampaian para narasumber ini bahwa rekan-rekan semua sangat bersemangat dalam mengikuti kegiatan pelatihan Asesor," ungkapnya.Romi berharap setelah pelatihan, kesediaan para peserta nantinya dalam pelaksanaan asesmen sangat dibutuhkan."Kehadiran rekan-rekan dibutuhkan dalam pelaksanaan asesmen jabatan di lingkup Polda Maluku dan jajaran. Rekan-rekan semua bisa segera bergabung dengan kami dan para asesor senior dalam pelaksanaan asesmen jabatan di lingkup Polda Maluku," pintanya.Ketua tim pelatihan Asesor SSDM Polri Kombes Pol Emi Sumiyati meminta para peserta agar dapat mengaplikasikan ilmu yang didapat selama pelatihan dalam pelaksanaan asesmen jabatan di Polda Maluku. "Kepada seluruh anggota asesor dapat mempergunakan kemampuan yang didapat dengan sebaik-baiknya dan patuhi semua etika dan aturan sebagai seorang asesor dalam pelaksanaan asesmen jabatan di lingkup Polda Maluku tanpa pandang pilih," pintanya.Pada penutupan tersebut, Emi Sumiyati juga menyerahkan serifikat pelatihan asesor kepada seluruh peserta secara simbolis. (PNO-12) 26 Mei 2023, 23:12 WIT
Berita utama
Berita Terbaru
Berita Populer
Video terbaru
lihat video 10 Feb 2023, 15:22 WIT