logo-website
Minggu, 19 Jul 2026,  WIT
Berita Pilihan Redaksi Homepage
Masih Ingat Pengacara Lukas Enembe Yang Buat Heboh Waktu lalu? Kini Kapok Jadi Tersangka di KPK Papuanewsonline.com, Jakarta- Pengacara Stefanus Roy Rening yang beberapa waktu lalu yang menghebokan publik? Kini pengacara top  Gubernur Papua nonaktif Lukas Enembe ini   ditetapkan sebagai Tersangka baru dalam pengembangan perkara Tersangka Lukas Enembe.Roy Rening ditetapkan jadi tersangka oleh KPK setelah Tim Penyidik kembali menemukan adanya peran Roy  dalam mengahalangi proses penyidikan Gubernur Papua nonaktif Lukas Enembe.   “ Berdasarkan kecukupan alat bukti yang KPK miliki, saat ini telah meningkatkan perkara perintangan  pada proses penyidikan dengan menetapkan 1 orang Pengacara sebagai tersangka dalam dugaan korupsi menghalangi proses penyidikan perkara dugaan korupsi yang dilakukan tersangka  LE selaku Gubernur Papua periode 2018-2023,” ujar Kepala pemberitaan KPK, Ali Fikri saat dikonfirmasi, Sabtu (6/5/2023).Sebut Ali adapun indikasi perintangan yang diduga dilakukan oknum pengacara ini antara lain dengan memberikan advice kepada tersangka  LE agar bersikap tidak kooperatif dalam proses hukum yang dilakukan KPK. “ Pada saat penyidikan cukup segera akan dilakukan pengumuman identitas tersangka tersebut beserta dengan kontruksi utuh dugaan perbuatannya, Perkembangannya akan disampaikan kepada publik,” Terangnya.Ali belum menyebutkan siapa oknum pengacara yang jadi tersangka tersebut, namun dari hasil penelusuran Papuanewsonline.com, pengacara yang dimaksud adalah Stefanus Roy Rening. Sementara itu diketahui, Kadis PU Provinsi Papua Gerus One Yoman juga ditetapkan sebagai tersangka lantaran kecipratan duit bersama-sama dengan Lukas Enembe, yakni menerima suap dan gratifikasi dari berbagai proyek pembangunan infrastruktur di Pemprov Papua. “ Benar, KPK telah menetapkan Kadis PUPR propinsi Papua sebagai tersangka dalam perkara ini,” ungkap Ali Fikri.Kata Ali, Namun demikian karena proses pengumpulan alat bukti saat ini sedang berproses, maka terkait identitas pihak yang ditetapkan Tersangka tsb termasuk uraian lengkap perbuatan dan pasal yang disangkakan belum dapat diumumkan hingga diperoleh kecukupan alat bukti. “ Penetapan Tersangka baru ini adalah bentuk komitmen KPK untuk membawa seluruh pihak yang dapat dipertanggungjawabkan secara hukum ke persidangan,” Pungkasnya.(PNO/07) Editor: Piter   06 Mei 2023, 23:44 WIT
Gelar Pelatihan Menjahit, TP-PKK Mappi Berharap Dapat Menopang Ekonomi Keluarga Papuanewsonline.com, MAPPI - Tim penggerak (TP) - PKK Kabupaten Mappi melakukan pelatihan menjahit kepada ibu - ibu di Kabupaten Mappi. Peserta yang mengikuti pelatihan tersebut merupakan perwakilan dari Kelurahan dan Distrik di Kabupaten Mappi yang berjumlah 15 orang. Kegiatan pelatihan menjahit yang berlangsung di Kantor TP - PKK Kabupaten Mappi dimulai tanggal 2 Mei sampai 6 Mei 2023. Para peserta begitu antusias mengikuti kegiatan tersebut. Salah seorang Perwakilan peserta yang mengikuti pelatihan, Katarina Amkai mengucapkan terimakasih kepada ketua TP- PKK Kabupaten Mappi, yang telah membuat program tersebut.“Kami sangat senang, ada kegiatan seperti ini. Ini pertama kali kami mengikuti kegiatan seperti ini,”ungkapnya. Katarina menyebutkan, kegiatan pelatihan menjahit merupakan pengalaman pertama bagi dirinya. Ia sangat sengat bersyukur dengan adanya pelatihan tersebut. “Saya sangat senang, saya harap kegiatan seperti ini bisa terus dilakukan. Biar kami bisa mendapatkan pengalaman yang baru,”tuturnya. Katarina menuturkan, sebelumnya ia berjualan sayur -sayuran di pasar Kepi. Namun dengan adanya pelatihan seperti ini dirinya berharap agar dirinya bisa mengembangkan keterampilan menjahit sehingga kedepannya bisa menopang ekonomi rumah tangga melalui menjahit. Pada kesempatan yang sama, Liliana Worsok mengapresiasi TP - PKK Kabupaten Mappi yang telah menyelenggarakan kegiatan tersebut. “Kami merasakan senang dengan adanya program seperti ini. Sangat membantu kami, kami juga bisa mendapat pengalaman baru, terima kasih untuk ibu ketua TP - PKK yang sudah membuat program ini,” ungkapnya. Liliana yang merupakan Pegawai Kontrak Daerah (PKD) di Distrik Obaa mengaku baru pertama kali  mengikuti pelatihan menjahit seperti ini. “Pekerjaan sehari -hari saya sebagai PKD di Kantor distrik. Saya merasa senang dengan adanya kegiatan. Semoga dengan keterampilan menjahit kedepan kami bisa membuka usaha sendiri,”tuturnya. Liliana berharap mudahan-mudahan kedepan kegiatan seperti ini terus berlanjut. Sehingga bisa terus mengasah keterampilan mereka khusus di bidang menjahit. Sementara itu Penjabat Ketua TP - PKK Kabupaten Mappi, Ny. Stefanie Gomar SH,MH yang diwakili Sekretaris TP - PKK Kabupaten Mappi, Ny. Paskalina Ditubun mengatakan pelatihan menjahit merupakan salah satu program TP -PKK. Kata Paskalina untuk pelatihan menjahit kali ini diiikuti oleh 15 peserta yang merupakan perwakilan dari Kelurahan dan Distrik yang pelatihan di pusatkan di kantor TP PKK. “Kita sediakan 15 unit mesin jahit, dengan jumlah peserta yang ikut sebanyak 15 orang,”sebutnya. Paskalina menuturkan, pada pelatihan tersebut selain pendampingan dari pengurus TP -PKK Kabupaten Mappi, mereka juga turut mendatangkan mentor dari salah satu tempat jahit di kota Keppi yakni penjahit Rabysah. (Redaksi) 05 Mei 2023, 22:58 WIT
Kunjungi Lampung, Tim Kemendagri Beri Arahan dan Solusi Penganggaran dan Pembangunan Infrastruktur Papuanewsonline.com, Bandar Lampung - Tim Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) turun ke Provinsi Lampung memberikan arahan dan mencari solusi penganggaran dan pembangunan infrastruktur di Lampung. Tim Kemendagri sekaligus menghadiri Rapat Fasilitasi Penanganan Infrastruktur di Provinsi Lampung bersama Pemerintah Provinsi dan Pemerintah Kabupaten/Kota se-Lampung bertempat di Hotel Golden Tulip Springhill Bandar Lampung, Kamis (4/5/2023). Tim Kemendagri antara lain Inspektur Jenderal (Irjen) Kemendagri Tomsi Tohir, Direktur Jenderal Keuangan Daerah Kemendagri Agus Fatoni, Sekretaris Direktorat Jenderal (Sesditjen) Bina Administrasi Wilayah (Adwil) Indra Gunawan, Inspektur IV Itjen Arsan Latif, Direktur Perencanaan Anggaran Ditjen Bina Keuda Muhammad Valiandra, Direktur Pelaksanaan dan Pertanggungjawaban Keuangan Daerah Rikie dan Kasubdit PU Ditjen Bina Pembanginan Daerah Kemendagri. Selain itu, kegiatan dihadiri Gubernur Lampung Arinal Djunaidi, Sekretaris Daerah Provinsi dan Kabupaten/Kota. Pejabat provinsi dan kabupaten/kota lain yang hadir antara lain Inspektur daerah, Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda), Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD). Pada kesempatan tersebut, Direktur Jenderal (Dirjen) Bina Keuangan Daerah (Keuda) Kemendagri Agus Fatoni menyampaikan, "kunjungan Tim Kemendagri ke Lampung sebagai tindaklanjut arahan Bapak Menteri Dalam Negeri (Mendagri), untuk membahas solusi penganggaran dan pembangunan infrastruktur di Provinsi Lampung." “Rapat kali ini merupakan rapat yang keempat kalinya, dalam membahas pembangunan dan penganggaran infrastruktur di Provinsi Lampung, yang dihadiri Pemerintah Provinsi dan Pemerintah Kabupaten/Kota se-Provinsi Lampung,” tambah Fatoni. Dalam rapat terakhir, Pemerintah Provinsi dan Pemerintah Kabupaten/Kota se-Lampung telah mengumpulkan data terkait anggaran infrastruktur, kondisi jalan provinsi, kabupaten/kota, baik yang sudah dan yang akan dilakukan oleh Pemerintah Provinsi dan Kabupaten/Kota. Berdasarkan data tersebut, Kemendagri memberikan sejumlah rekomendasi, di antaranya "Pemerintah Provinsi, Pemerintah Kabupaten/Kota se-Provinsi Lampung wajib mengalokasikan anggaran sebesar 40% dari total belanja APBD di luar belanja bagi hasil dan/atau dana transfer dan/atau desa secara bertahap." “Kemudian, Pemerintah Provinsi, Pemerintah Kabupaten/Kota se-Lampung dapat melakukan pergeseran alokasi anggaran bagi kebutuhan daerah dalam rangka Pelayanan Dasar masyarakat yang anggarannya belum tersedia dalam tahun anggaran berjalan, sesuai amanat Pasal 69 Peraturan Pemerintah Nomor 12 Tahun 2019,” jelas Fatoni. “Pergeseran alokasi anggaran tersebut dapat bersumber dari Belanja Tidak Terduga (BTT) untuk mendanai kebutuhan darurat dan mendesak, sebagaimana diatur dalam Pasal 68 ayat (1) Peraturan Pemerintah Nomor 12 Tahun 2019,” lanjutnya.   Namun, "apabila nantinya BTT tidak mencukupi, sebagaimana diatur dalam Pasal 68 ayat (2) Peraturan Pemerintah Nomor 12 Tahun 2019, BTT dapat ditambahkan dengan menggunakan dana dari hasil penjadwalan ulang capaian program dan kegiatan lainnya serta pengeluaran pembiayaan dalam tahun anggaran berjalan. Selain itu, BTT juga dapat ditambahkan dengan memanfaatkan kas yang tersedia." Selanjutnya, Fatoni juga menyampaikan, "alokasi belanja hibah yang tidak berkaitan dengan infrastruktur dapat dialihkan. Hal ini guna memprioritaskan pendanaan belanja wajib pelayanan dasar masyarakat, khususnya mengenai sarana dan prasarana infrastruktur seperti yang tercantum dalam Pasal 298 Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2015 tentang Pemerintah Daerah." “Pemerintah juga bisa meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) dan mengoptimalisasi dana transfer Pemerintah Provinsi dan Pemerintah Kabupaten/Kota. Selain itu, Pemerintah Provinsi dan Pemerintah Kabupaten/Kota dapat memanfaatkan alternatif pendanaan melalui CSR,” jelas Fatoni. Terakhir, “perlu ada sinergitas perencanaan terpadu antara Pemerintah Provinsi, Pemerintah Kabupaten/Kota se-Provinsi Lampung, khususnya terkait dengan peningkatan sarana dan prasarana jalan se-Provinsi Lampung. (Redaksi) 05 Mei 2023, 22:30 WIT
Program Unggulan BASUDARA MANISE Ditpolairud Dalam Menjaga Perairan Maluku Papuanewsonline.com, Maluku - Perayaan Hari Raya Idul Fitri 1444 H telah berakhir bukan berarti tugas dan kewajiban mengamankan wilayah perairan Maluku pun ikut berakhir, hari ini (Kamis, 04/05/2023) Personil Ditpolairud Polda Maluku kembali menjalankan tugas rutinnya untuk mengawasi dan mengamankan wilayah perairan Maluku dan Sekitarnya.Kombes Pol Handoyo Santoso, Direktur Polairud Polda Maluku mengatakan, “Operasi Ketupat Salawaku 2023 telah berakhir pada tanggal 01 Mei 2023, namun tugas dan kewajiban untuk menjaga, mengawasi dan mengamankan wilayah perairan Maluku tetap akan terus dijalankan oleh personel Ditpolairud Polda Maluku, seperti yang dilaporkan oleh crew KP XVI-2002 yang bertugas pada Pos Sandar Namrole Kab Buru Selatan, selain melaksanakan tugas rutin Patroli pengawasan dan pemantauan di wilayah perairan Pulau Buru dan sekitarnya, crew KP.XVI-2002 juga menampilkan Program Bapak Kapolda Maluku Giat " Bacarita Basudara Manise" Kepada Masyarakat Pesisir dan Nelayan ““Sementara itu personel KP.XVI-1010 Ditpolairud Polda Maluku yang bertugas pada Pos Sandar Tahoku juga kembali melaksanakan tugas rutinnya, melakukan pengawasan dan pengamanan kepada para pengguna jasa transportasi laut diseputaran Pelabuhan Rakyat Tahoku serta memberikan himbauan kepada para pengguna jasa angkutan laut dan nelayan terkait kelengkapan alat keselamatan karena perubahan cuaca ekstrim akhir-akhir ini serta membatasi jumlah penumpang dan muatan agar tidak terjadi kelebihan kapasitas yang dapat menyebabkan terjadinya hal-hal yang tidak diinginkan (kecelakaan laut).”Hal yang sama pun dilakukan oleh pers KP. XVI – 2005 Dit Polairud Polda Maluku yang bertugas di Pos Sandar Kobisadar kec. Seram utara timur kobi. kab. Maluku Tengah, selain melaksanakan giat pengawasan dan pemeriksaan terhadap bongkar muat barang di dermaga Kobisadar, juga melaksanakan Giat sambang kepada masyarakat nelayan Desa Samal kec. Seram utara timur Kobi, Kab. Malteng dalam rangka melaksanakan program unggulan Polda Maluku yaitu BASUDARA MANISE, hal ini dilakukan agar tetap menjaga stabilitas keamanan dan menciptakan rasa aman bagi para pengguna jasa transportasi laut diwilayah perairan Maluku dan sekitarnya”. (PNO-12) 04 Mei 2023, 21:37 WIT
Pelaksanaan Taklimat Akhir Audit Kinerja 2023 Dihadiri seluruh Pejabat Polda beserta kapolres Papuanewsonline.com, Maluku - Inspektorat Pengawasan Daerah (Itwasda) Maluku menggelar taklimat akhir audit kinerja tahap I tahun 2023 aspek perencanaan dan pengorganisasian pada Polda Maluku dan jajaran.Kegiatan yang digelar di Rupatama Mapolda Maluku ini dibuka secara langsung Kapolda Irjen Pol Lotharia Latif. Ia didampingi Irwasda Kombes Pol Jannus Parlindungan Siregar, dan Karo Ops Polda Maluku Kombes Pol Aseps Saepudin. Seluruh pejabat utama Polda Maluku, maupun para Kapolres/ta jajaran turut hadir melalui zoom meating.Kapolda Maluku Lotharia Latif dalam amanatnya mengatakan kegiatan audit kinerja merupakan bagian dari proses menajemen organisasi. Hal ini dilakukan untuk menjamin terciptanya tujuan dan sasaran pelaksanaan tugas pokok Polri secara efektif dan efisien.Untuk mencapai sasaran, Kapolda mengaku perlu untuk mempedomani ketentuan dan aturan yang berlaku. Sekaligus sebagai sarana kontrol agar dapat melaksanakan tugasnya sesuai sasaran program yang telah ditetapkan. "Audit kinerja juga untuk mencegah kemungkinan terjadinya penyimpangan yang dapat menghambat tujuan organisasi," katanya.Setiap satuan kerja, pinta Kapolda, wajib untuk melaporkan perkembangan program kegiatan dan pertanggung jawaban keuangan. Hal ini nantinya tertuang dalam Laporan Kinerja Instansi Pemerintahan (LKIP) satker pada setiap akhir tahun.Irjen Latif mengatakan dengan berakhirnya pelaksanaan audit kinerja, tentunya apabila ada temuan dan koreksi maupun atensi harus dievaluasi dan diperbaiki."Apabila ada temuan para kasatker dan kasatwil harus menindaklanjuti sebagai objek audit, sehingga tidak terulang kembali temuan atau kesalahan yang sama di masa yang akan datang," pintanya. (PNO-12) 04 Mei 2023, 20:58 WIT
Wakapolda Maluku Turut Serta Dalam Mendamaikan Ohoi Elat Dan Hoar Ngutru Papuanewsonline.com, Maluku - Warga Ohoi Elat dan Hoar Ngutru (Ohoi Wakol, Ngurdu, Soinrat, Wermaf, Bombay, Elralang, Watsin, Sirbante, dan Ngat), Kecamatan Kei Besar, Kabupaten Maluku Tenggara (Malra), sepakat untuk berdamai. Perdamaian itu terikrar dalam kegiatan rekonsiliasi penyelesian konflik sosial antara masyarakat Ohoi Elat dan Hoar Ngutru yang digelar di Lapangan Ngurmas Yamlim, Kei Besar, Malra, Rabu (3/5/2023). Rekonsiliasi perdamaian disaksikan oleh Wakapolda Maluku Brigjen Pol Stephen M. Napiun. Turut hadir Gubernur Maluku Irjen Pol (Purn) Murad Ismail, Pangdam XVI/Patimura Mayjen TNI Ruruh Aris Setyawibawa, Danrem 151/Binaya Brigjen TNI Aminton Manurung, Kabinda Maluku Brigjen TNI Anton Irianto Popang, Kabid Humas Polda Maluku Kombes Pol M. Rum Ohoirat, dan stakeholder lainnya, beserta tokoh agama, tokoh adat, tokoh pemuda dan tokoh masyarakat. Dalam rekonsiliasi tersebut, kedua belah pihak membacakan surat pernyataan sikap perdamaian antara masyarakat Ohoi Elat dan Hoar Ngutru. Berikut isi surat pernyataan sikap yang dibacakan dalam kegiatan rekonsiliasi perdamaian tersebut: Pada hari ini Rabu, 3 Mei 2023 bertempat di lapangan Ngurmas Yamlin Elat, Kecamatan Kei Besar Kabupaten Malra, kami masyarakat Ohoi Elat dan masyarakat Hoar Ngutru yang terdiri dari Ohoi Wakol, Ohoi Ngurdu, Ohoi Soinrat, Ohoi Wermaf, Ohoi Bombay, Ohoi Elralang, Ohoi Watsin, Ohoi Sirbante, dan Ohoi Ngat, sebagai orang basudara menyatakan sikap perdamaian di hadapan Gubernur Maluku, Kapolda Maluku, Pangdam XVI/Pattimura, Kabinda Maluku,  Bupati Maluku Tenggara, Forkopimda Kabupaten Maluku Tenggara, Forkopimcam sewilayah Kei Besar,  para Rat Lorsiu, para Kepala Ohoi se Wilayah Kei Besar, tokoh adat dan tokoh agama sebagai berikut: 1. Kedua belah pihak telah bersepakat bahwa mulai hari ini menghentikan segala bentuk kekerasan terhadap manusia, barang, harta benda, provokasi, berita hoax, dan menjalin kembali hubungan Ain Ni Ain sebagai orang basudara di Nuhu Efav Ni Kilkilun Kabupaten Maluku Tenggara, dan menyerahkan sepenuhnya persoalan kriminal terhadap para korban dari kedua belah pihak kepada pihak berwajib untuk penegakan hukum. 2. Mulai hari ini akses lalu lintas laut dan darat masuk ke luar Ohoi Elat dan seluruh wilayah Hoar Ngutru normal kembali seperti sediakala dan apabila ada yang sengaja mencegah, memalang Jalan, termasuk masuk keluar Pelabuhan untuk naik kapal atau tindakan lain yang mengganggu Kamtibmas di Ohoi Elat dan Ohoi-ohoi yang berada di kawasan Hoar Ngutru, maka akan menjadi tanggung jawab sendiri (persoalan pribadi) dan akan berurusan dengan pihak berwajib (dalam hal ini TNI dan Polri).  Demikian pernyataan sikap perdamaian ini kami buat secara sadar tanpa tekanan dan paksaan dari siapapun. Dan apabila dikemudian hari salah satu pihak mengingkari isi pernyataan sikap perdamaian ini maka yang bersangkutan akan mempertanggungjawabkannya secara hukum. Surat pernyataan ini dibuat dalam rangka 6 asli dan bermaterai yang cukup. Setelah pembacaan deklarasi perdamaian, kegiatan selanjutnya yaitu pelaksanaan prosesi adat dan diakhiri dengan salam-salaman dari kedua komunitas. Terkait dengan perdamaian tersebut, Wakapolda Maluku Stephen M. Napiun memberikan apresiasi yang tinggi kepada seluruh elemen masyarakat maupun stakeholder terkait di kabupaten Malra. "Kami menghimbau masyarakat agar dapat hidup rukun saling berdampingan sesama orang basudara. Mari kita jaga perdamaian dan toleransi antara umat beragama," pintanya. Wakapolda juga menekankan selanjutnya pihaknya tidak akan segan untuk menindak tegas setiap warga yang melanggar isi kesepakatan damai tersebut. "Kami juga mengajak masyarakat untuk bersama-sama menjaga situasi kamtibmas yang kondusif. Apabila terjadi persoalan, jangan main hakim sendiri, dan segera melaporkan kepada aparat kepolisian terdekat," pungkasnya. (PNO-12) 04 Mei 2023, 14:37 WIT
Puncak Peringatan Hardiknas 2023, Pj Bupati Mappi Apresiasi Insan Pendidikan Papuanewsonline.com, MAPPI – Sebagai puncak dari peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas), Pemerintah Kabupaten Mappi menggelar upacara pada Selasa (2/5/2023). Hardiknas kali ini turut mengusung tema nasional Hardiknas yaitu “Bergerak Bersama Semarakkan Merdeka Belajar.” Penjabat Bupati Mappi, Michael Rooney Gomar, S.STP., M.Si bertindak sebagai Inspektur Upacara yang dihadiri Forkopimda, pejabat lingkup Pemkab Mappi, guru dan tenaga kependidikan serta peserta didik dari jenjang SD, SMP dan SMA/SMK di Mappi. Mengawali sambutannya, Pj Bupati Mappi memberi ucapkan selamat Hari Pendidikan Nasional kepada tenaga guru, insan pendidikan yang berkecimpung di dunia pendidikan, pemerhati pendidikan dan peserta didik. “Terima kasih setinggi-tingginya yang sudah mengabdikan dirinya untuk tingkatkan SDM di Tanah Mappi,” ucapnya. Pj Bupati juga mengapresiasi kinerja pimpinan Dinas Pendidikan beserta jajaran, juga panitia Hardiknas yang sudah melakukan persiapan kegiatan mulai dari pembukaan, perlombaan hingga puncak kegiatan dalam bentuk upacara. Pendidikan ditegaskan Pj Bupati, menjadi prioritas Pemkab Mappi sekarang ini. Itu dilakukan dengan cara meningkatkan mutu pendidikan melalui program peningkatan kapasitas peserta didik bekerjasama  Yayasan Teknologi Indonesia Jaya dengan menghadirkan prof Yohanes Surya pada pelaksanaan kegiatan berhitung melalui metode Gasing. Pemkab juga telah berikan bantuan alat pendidikan dalam rangka meningkatkan SDM Mappi, dengan harapan anak-anak Mappi bisa bersaing dan mengambil bagian dalam mengisi pembangunan. “Kita tahu bersama bagaimana pentingnya pendidikan, sumber daya manusia yang harus kita laksanakan, kita kerjakan dan tingkatkan bahkan perlu dibenahi untuk masa depan anak-anak di Mappi,” jelasnya. Sarana prasarana pendidikan, layanan mutu dan akses pendidikan juga menjadi prioritas. Pj Bupati menyatakan masalah pendidikan jadi tanggungjawab moril semua pihak dalam rangka peningkatan akses dan mutu layanan pendidikan. Bukan hanya Dinas Pendidikan, tapi juga dimulai dari keluarga, orang tua serta para pelaku pembangunan, tokoh adat, tokoh agama, tokoh masyarakat, tokoh pemuda, pimpinan Ormas, pimpinan organisasi wanita dan seluruh stakeholder juga memiliki tanggungjawab meningkatkan kualitas SDM di Mappi. Membangun pendidikan dikatakan Pj Bupati, membutuhkan komitmen, biaya atau anggaran dan juga kolaborasi secara bersama. Pendidikan tidak bisa hanya secara formal diberikan kepada anak didik tetapi dimulai dari lingkungan keluarga, lingkungan kerja, organisasi, gereja, masjid, tempat ibadah. “Ini jadi tanggungjawab kita melakukan pembinaan dan sosialisasi kepada anak-aak untuk masa depan,”jelasnya. Pemkab Mappi juga akan melakukan pembenahan, perubahan pola pendidikan yang fokus pada bagaimana persiapan sarana parasana yang sudah ada dan masih kurang supaya tenaga guru bisa menjalankan tugas dengan baik. Mulai dari penyediaan tempat tinggal dan sarana transportasi bukan hanya di kota tapi juga di kampung. Dengan begitu guru bisa bekerja aktif di kampung. 03 Mei 2023, 23:10 WIT
Babinsa Koramil Mendampingi Petani Dalam Mensukseskan Program Swasembada Pangan Papuanewsonline.com, Timika - Wujud dukungan terhadap program pemerintah dalam rangka meningkatkan ketahanan pangan di wilayah, Babinsa Koramil 1710-07/Mapurujaya Sertu Yulius Nampe terus melaksanakan pendampingan kepada para petani di wilayah binaan, kali ini mereka sedang mendampingi bapak Roni (35th) yang merupakan petani Semangka dan Labu di Kampung Muare, Distrik Mimika Timur, Kab. Mimika, Rabu (03/05/2023). Dengan terjun langsung mendampingi para petani, harapannya akan menjadi motivasi bagi para petani dalam peningkatan hasil panen untuk menambah tingkat perekonomian warga serta mewujudkan program ketahanan pangan khususnya di wilayah Distrik Mimika Timur. Menurut Sertu Nampe, kegiatan pendampingan pertanian ini sudah menjadi bagian tugas Babinsa  yang harus dilaksanakan sebagai salah satu wujud pemberdayaan wilayah bidang pertanian guna meningkatkan dan mempertahankan ketahanan pangan wilayah. “Kami para Babinsa akan selalu mendampingi para petani di wilayah binaan mulai dari pengolahan lahan sampai dengan masa panen, hal ini merupakan bentuk pendekatan emosional terhadap masyarakat binaan guna meningkatkan ketahanan pangan dan mensukseskan program Swasembada Pangan di wilayah,” ujarnya. Sementara itu, bapak Roni selaku pemilik lahan, mengucapkan terima kasih kepada Babinsa. Menurutnya berkat peran aktif Babinsa kepada petani dari awal pengolahan lahan hingga panen, hasil panen cabe tahun kemaren sangat memuaskan. (PNO-12) 03 Mei 2023, 22:25 WIT
Berita utama
Berita Terbaru
Berita Populer
Video terbaru
lihat video 10 Feb 2023, 15:22 WIT