Papuanewsonline.com
Kunjungan Kepala Perwakilan BI Maluku, Kapolda Maluku Bahas Sinergi Stabilitas Ekonomi dan Keamanan
Papuanewsonline.com, Ambon – Kapolda Maluku, Irjen Pol. Drs. Eddy Sumitro Tambunan, M.Si, menerima kunjungan dari Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia (BI) Provinsi Maluku, Mohamad Latif. Pertemuan yang memperkuat kerja sama dan membahas sinergitas terkait stabilitas ekonomi dan keamanan di wilayah Maluku ini dilaksanakan di ruang tamu Kapolda, Mapolda Maluku, Kota Ambon, Rabu (26/2/2025).Dalam pertemuan tersebut hadir Karo Rena, Direktur Pamobvit, Dansat Brimob dan Kabid Keuangan Polda Maluku. Sementara dari Kantor Perwakilan BI Maluku, turut hadir Deputi Kepala Perwakilan, Pegawai Kasir, dan Protokol.Mohamad Latif menyampaikan kunjungannya bertujuan untuk mempererat tali silaturahmi. "Kami juga ingin memperkenalkan diri sebagai pejabat baru di Kantor Perwakilan BI Maluku sekaligus mempererat hubungan antara BI dan Polda Maluku yang telah terjalin dengan baik selama ini," katanya.Latif menegaskan, Bank Indonesia memiliki peran strategis dalam menjaga stabilitas inflasi serta mendorong pertumbuhan ekonomi di Maluku. Menurutnya, sinergi antara BI dan aparat kepolisian sangat penting untuk memastikan kebijakan ekonomi dapat berjalan dengan baik tanpa gangguan dari pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab. Salah satu agenda utama yang dibahas dalam pertemuan ini adalah program Training of Trainer (TOT) Cinta Bangga Paham Rupiah bagi Personel Polri Polda Maluku, khususnya Bhabinkamtibmas. Program ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman anggota kepolisian terkait nilai dan pentingnya rupiah, sehingga mereka bisa turut serta dalam mengedukasi masyarakat mengenai stabilitas ekonomi dan peran BI dalam mengelola kebijakan moneter. “Kami ingin menyampaikan apresiasi yang sebesar-besarnya kepada Polda Maluku atas kerja sama yang telah terjalin selama ini, terutama dalam menjaga keamanan Kantor Perwakilan BI Maluku. Keamanan adalah aspek utama dalam menjalankan roda perekonomian, dan kami sangat mengapresiasi dukungan Polda Maluku dalam menciptakan lingkungan yang kondusif,” jelasnya. Sementara itu, Kapolda Maluku, Irjen Pol. Eddy Sumitro Tambunan, menyambut baik kedatangan Kepala BI Maluku beserta sejumlah stafnya. Ia menegaskan Polda Maluku siap bersinergi dengan BI dalam menjaga keamanan transaksi keuangan serta mencegah praktik ilegal yang berpotensi merugikan keuangan negara. Kapolda menekankan pentingnya kerja sama yang erat antara kepolisian dan BI dalam mencegah peredaran uang palsu, pencucian uang, serta transaksi ilegal lainnya yang dapat mengganggu stabilitas ekonomi di Maluku. “Kami sangat mendukung program-program dari Bank Indonesia, khususnya dalam hal edukasi keuangan kepada masyarakat. Dengan adanya TOT Cinta Bangga Paham Rupiah bagi anggota kepolisian, khususnya Bhabinkamtibmas, diharapkan mereka dapat menjadi agen perubahan yang bisa memberikan edukasi keuangan kepada masyarakat di daerah-daerah terpencil,” ujar Kapolda Maluku. Orang nomor 1 Polda Maluku ini juga memberikan masukan agar program edukasi keuangan lebih difokuskan pada daerah perbatasan, seperti Maluku Barat Daya dan Kepulauan Tanimbar. Menurutnya, wilayah perbatasan rentan terhadap praktik keuangan ilegal, seperti penyelundupan mata uang asing dan perdagangan lintas batas tanpa izin. “Edukasi di daerah perbatasan sangat penting. Tidak perlu dalam bentuk perlombaan, tetapi lebih kepada sosialisasi dan pemahaman kepada masyarakat. Langkah ini lebih efisien dalam meningkatkan literasi keuangan di daerah-daerah yang sulit dijangkau,” tambahnya. Pertemuan ini menghasilkan kesepakatan bersama bahwa sinergi antara BI dan Polda Maluku tidak hanya bertujuan untuk menjaga stabilitas ekonomi, tetapi juga meningkatkan kesejahteraan masyarakat Maluku secara keseluruhan. Komitmen ini juga mendukung berbagai program nasional, termasuk Asta Cita Presiden RI dalam mewujudkan swasembada pangan. Dengan adanya koordinasi yang baik antara aparat penegak hukum dan lembaga keuangan, diharapkan Maluku dapat menjadi wilayah yang lebih aman, transparan, dan sejahtera bagi masyarakat. PNO-12
27 Feb 2025, 18:30 WIT
Wujudkan Astacita, Irwasum Polri Pimpin Panen Jagung Serentak di Madiun
Papuanewsonline.com, Madiun – Inspektur Pengawasan Umum (Irwasum) Polri, Komjen Pol. Dedi Prasetyo, bersama Wakil Menteri Pertanian (Wamentan) Sudaryono, memimpin panen raya jagung serentak tahap pertama di Desa Bulu, Kecamatan Pilangkenceng, Kabupaten Madiun, Jawa Timur, pada Rabu (26/2/2025).Kabupaten Madiun dipilih sebagai lokasi kegiatan karena bertepatan dengan panen perdana jagung di daerah tersebut. "Kabupaten Madiun dipilih karena kebetulan sedang panen perdana jagung," ujar Kabid Humas Polda Jatim, Kombes Pol. Dirmanto.Kegiatan panen raya ini dihadiri oleh sekitar 350 undangan dari berbagai unsur, termasuk jajaran Polri dan TNI, Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), serta para petani. "Lebih kurang ada 350 undangan dari berbagai unsur, meliputi Polri dan TNI, Forkopimda, serta para petani," ungkap Kepala Dinas Pertanian dan Perikanan (Dispertakan) Kabupaten Madiun, Sumanto.Dalam kesempatan tersebut, turut dilaksanakan penyerahan bantuan dari Polda dan Polres di berbagai wilayah di Indonesia sebagai bentuk dukungan terhadap sektor pertanian.Wakil Bupati Madiun, Purnomo Hadi, menyampaikan harapannya agar program ini dapat meningkatkan kesejahteraan petani serta memperkuat ketahanan pangan nasional."Terima kasih kepada semua pihak, khususnya Polri, yang telah mendukung dan menggelorakan swasembada pangan. Semoga program ini dapat meningkatkan kesejahteraan petani serta memperkuat ketahanan pangan nasional," ujar Wakil Bupati. PNO-12
26 Feb 2025, 19:17 WIT
Kapolda dan Ketua Bhayangkari Maluku Ikut Lounching Penguatan Program Pekarangan Pangan Lestari
Papuanewsonline.com, Semarang - Kapolda Maluku Irjen Pol. Drs. Eddy Sumitro Tambunan, M.Si bersama Ketua Bhayangkari Daerah Maluku, Ny. Hellen Eddy Tambunan mengikuti kegiatan lounching penguatan program pekarangan pangan lestari secara daring.Kegiatan yang dilaksanakan Mabes Polri di lembaga pendidikan Akpol di Semarang, Jawa Tengah, ini diikuti Kapolda dan Ketua Bhayangkari Maluku di Aspol Polda Maluku, Tantui, Kota Ambon, Senin (24/2/2024).Wakapolda Maluku Brigjen Pol Samudi S.IK., M.H, bersama para pejabat utama Polda Maluku, pengurus Bhayangkari Daerah Maluku turut hadir dalam kegiatan tersebut. Hadir juga dalam kegiatan yang di lounching langsung oleh Ketua Umum Bhayangkari ini yakni Kepala Dinas Pertanian Provinsi Maluku dan Kepala Ketahanan Pangan wilayah Provinsi Maluku beserta stafnya.Ketua Bhayangkari Daerah Maluku, Ny. Hellen Tambunan, mengatakan, pihaknya siap mendukung program pekarangan pangan lestari yang telah di lounching oleh Ketua Umum Bhayangkari."Kami tentu sangat mendukung kegiatan yang di lounching oleh Ibu Ketua Umum Bhayangkari dalam rangka mendukung program ketahanan pangan nasional," kata Ny. Hellen Tambunan.Program yang di lounching tersebut, kata Ny. Hellen, juga akan dijalankan oleh Pengurus Bhayangkari Daerah Maluku sebagai bagian dari program prioritas Polri, khususnya Polda Maluku. PNO-12
25 Feb 2025, 18:47 WIT
Wakapolda Maluku Harap Percepatan Distribusi Bibit Jagung Agar Panen Sesuai Jadwal
Papuanewsonline.com, Ambon - Wakapolda Maluku Brigjen Pol. Samudi S.IK., M.H berharap adanya percepatan distribusi bibit jagung dan pupuk yang dipesan agar proses panen dapat dilakukan sesuai jadwal yang ditentukan.Permintaan tersebut disampaikan Wakapolda saat menghadiri video conference (vicon) terkait persiapan pelaksanaan panen raya jagung serentak. Vicon yang di pimpin Irwasum Polri Komjen Pol. Prof. Dr. Dedi Prasetyo S.H., M.Hum., M.Si., M.M ini diikuti Wakapolda dari ruang rapat PJU Polda Maluku, Tantui, Kota Ambon, Senin (24/2/2025).Turut hadir Karo SDM, Kabid Humas, Kabid TIK, KA SPN, Auditor Kepolisian Madya TK III Itwasda, serta Kabag Binkar Biro SDM Polda Maluku.Wakapolda Maluku melaporkan, sesuai verifikasi dari Mabes Polri, dua Polres di Maluku yang dijadwalkan melaksanakan panen jagung pada 26 Februari 2025, ternyata dilakukan lebih awal. Di antaranya Polresta Pulau Ambon dan Pulau-pulau Lease yang melaksanakan panen pada 8 Februari, sedangkan Polres Buru pada 16 Februari.Perubahan jadwal ini disebabkan beberapa kendala, terutama terkait ketersediaan bibit, pupuk, dan obat-obatan yang belum tersedia di Maluku. Faktor lain yang mempengaruhi adalah kondisi tanah serta cuaca yang beragam di wilayah Maluku.Dalam laporan yang disampaikan, diketahui bahwa bibit baru diajukan oleh Dinas Pertanian setempat ke Kementerian Pertanian (Kementan) pada 12 Februari. Hingga saat ini, sebanyak 11 Polres di Maluku telah mengajukan permohonan bibit ke Dinas Pertanian Provinsi untuk diteruskan ke Kementan.Wakapolda juga mengungkapkan, jenis bibit yang ditanam saat ini merupakan jagung manis yang dikonsumsi, bukan jagung pakan seperti yang direncanakan sebelumnya. Dikarenakan, distribusi bibit jagung pakan masih menunggu dari Kementan."Kami berharap adanya percepatan distribusi bibit dan pupuk agar panen berikutnya dapat berjalan sesuai jadwal," harapnya. Wakapolda Maluku juga meminta arahan terkait langkah-langkah strategis yang perlu dilakukan dalam menyikapi kondisi ini, termasuk koordinasi lebih lanjut dengan Dinas Pertanian setempat. PNO-12
25 Feb 2025, 18:41 WIT
Program Akpol Semarang Bisa Jadi Role Model Ketahanan Pangan
Papuanewsonline.com, Jakarta - Polri dan Bhayangkari meluncurkan Program Pekarangan Pangan Lestari (P2L) di Akademi Kepolisian (Akpol) Semarang, Senin (24/2/2025). Program ini bertujuan memanfaatkan pekarangan secara optimal untuk mendukung ketahanan pangan nasional dan program makan bergizi gratis.Ketua Umum Bhayangkari, Ny. Juliati Sigit Prabowo, menyatakan bahwa P2L akan menjadi model yang diterapkan di seluruh jajaran Polri."Bhayangkari bersama Polri memiliki peran penting dalam mendukung ketahanan pangan dengan memanfaatkan pekarangan rumah, asrama, kantor polisi, hingga sekolah di bawah Yayasan Kemala Bhayangkari. P2L adalah bentuk nyata komitmen kami dalam meningkatkan kemandirian pangan," ujarnya.Sebagai percontohan, Akpol mengembangkan P2L dengan pendekatan terintegrasi dan berkelanjutan, mencakup produksi, distribusi, pemanfaatan, hingga pengelolaan limbah. Berbagai fasilitas telah disiapkan, seperti Kolam Nila, Taman Hidroponik, Edu Wisata Ketahanan Pangan, serta beberapa lokasi di asrama Akpol.Ketua Umum Bhayangkari berharap model ini dapat diadopsi oleh seluruh satuan pendidikan dan kepolisian se-Indonesia."Saya berharap P2L bisa diterapkan mulai dari Polda, SPN, lembaga pendidikan Polri, hingga Polres dan Polsek sebagai wujud nyata Bhayangkari dan Polri dalam mendukung ketahanan pangan nasional," lanjutnya.Selain itu, Ketua Umum Bhayangkari juga menyaksikan peletakan batu pertama pembangunan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Akpol oleh Gubernur Akpol Irjen Pol. Krisno Halomoan Siregar. SPPG ini ditargetkan menyediakan makanan bergizi bagi 3.000 siswa per hari, termasuk siswa TK dan SD Kemala Bhayangkari 04 Akpol.Gubernur Akpol menambahkan bahwa hasil panen dari P2L akan dikonsumsi warga asrama, didistribusikan melalui Koperasi Akpol, serta dipasok ke dapur Program Makan Bergizi Gratis."Dengan semangat kebersamaan dan sinergi berbagai pihak, diharapkan P2L menjadi solusi berkelanjutan untuk kemandirian pangan masyarakat," tandasnya. PNO-12
25 Feb 2025, 18:34 WIT
HIMBARA Catat Kinerja Solid di Tengah Tantangan Ekonomi Global
Papuanewsonline.com, Jakarta – Himpunan Bank Milik Negara (HIMBARA) terus menunjukkan kinerja fundamental yang solid di tengah dinamika tantangan ekonomi global. Ketua Umum HIMBARA yang juga Direktur Utama BRI, Sunarso, menegaskan bahwa HIMBARA berkomitmen menjaga stabilitas layanan perbankan serta mendukung pertumbuhan ekonomi nasional secara berkelanjutan dengan tata kelola yang baik."Fundamental kinerja HIMBARA sangat solid. Selain itu, kami memastikan seluruh layanan operasional perbankan berjalan lancar dan aman, sehingga nasabah tetap mendapatkan akses optimal terhadap produk dan layanan keuangan," ujar Sunarso.Ia juga menambahkan bahwa HIMBARA, seperti halnya bank swasta, berpartisipasi dalam program penjaminan simpanan oleh Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) serta berada di bawah pengawasan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan Bank Indonesia. Dengan sistem tata kelola yang baik, nasabah mendapatkan kepastian bahwa dana mereka aman sesuai ketentuan yang berlaku.Kinerja keuangan HIMBARA tahun 2024 menunjukkan hasil yang sangat positif. Empat bank yang tergabung dalam HIMBARA-BRI, Mandiri, BNI, dan BTN berhasil mencetak laba signifikan. Laporan keuangan konsolidasian mencatatkan:- BRI: Rp60,64 triliun- Mandiri: Rp55,78 triliun- BNI: Rp21,5 triliun- BTN: Rp3 triliunDari sisi penyaluran kredit, pertumbuhan juga tercatat positif di berbagai segmen:- BRI menyalurkan kredit Rp1.354,64 triliun, tumbuh 6,97% YoY, dengan 81,97% dialokasikan untuk UMKM.- Mandiri mencatatkan kredit sebesar Rp1.670,55 triliun, naik 19,5% YoY, dengan segmen wholesale sebagai pendorong utama.- BNI menyalurkan Rp775,87 triliun, tumbuh 11,6% YoY, seiring pemulihan ekonomi nasional.- BTN mencatatkan kredit Rp357,97 triliun, naik 7,3% YoY, dengan mayoritas berasal dari KPR subsidi dan non-subsidi.Pertumbuhan kredit yang kuat juga didukung oleh likuiditas yang memadai dengan peningkatan Dana Pihak Ketiga (DPK):- BRI menghimpun Rp1.365,45 triliun, dengan rasio CASA 67,30%.- Mandiri mencatatkan DPK Rp1.699 triliun, tumbuh 7,73% YoY, dengan CASA mendominasi 80,3%.- BNI mencatatkan pertumbuhan tabungan ritel 11% YoY, dari Rp232 triliun menjadi Rp258 triliun.- BTN membukukan DPK Rp381,67 triliun, naik 9,1% YoY, dengan rasio CASA 54,1%.Sunarso menegaskan bahwa pencapaian ini menunjukkan kuatnya fundamental bisnis HIMBARA dalam menghadapi tantangan industri yang dinamis. "Sinergi dan tata kelola yang baik telah menjadi modal utama HIMBARA dalam menjaga stabilitas industri perbankan. Hal ini akan berdampak positif bagi perekonomian nasional," pungkasnya. PNO-12
24 Feb 2025, 18:31 WIT
Ketahanan Pangan di Bantul: Kapolri Dorong Swasembada Jagung Nasional
Papuanewsonline.com, Bantul – Dalam upaya memperkuat ketahanan pangan nasional, Kapolri Jenderal Pol. Listyo Sigit Prabowo menghadiri kegiatan penanaman jagung di Kabupaten Bantul, Yogyakarta. Kegiatan ini merupakan bagian dari program nasional penanaman jagung seluas 1 juta hektare yang bertujuan mengurangi ketergantungan terhadap impor.Dalam sambutannya, Kapolri menekankan pentingnya kolaborasi antara masyarakat, pemerintah, dan berbagai pihak terkait untuk mencapai swasembada jagung."Hari ini kita bersama masyarakat dan petani di Kabupaten Bantul melaksanakan kegiatan menanam jagung. Ini merupakan bagian dari program nasional penanaman jagung seluas 1 juta hektare," ujar Kapolri, Sabtu (15/2).Jenderal Listyo Sigit Prabowo juga menyampaikan apresiasi atas kerja sama yang telah terjalin antara petani dan berbagai pihak terkait. Ia menyoroti pemanfaatan lahan di berbagai wilayah Yogyakarta sebagai langkah strategis untuk mendukung program tersebut."Harapan kita, kerja keras bersama ini dapat menghasilkan hasil yang optimal. Kita menargetkan pada tahun 2025, Indonesia tidak lagi mengimpor jagung," tambahnya.Kapolri menekankan pentingnya peran Babinsa dan Bhabinkamtibmas dalam membantu petani, baik dalam proses penanaman hingga penyerapan hasil panen oleh Bulog. Ia juga menegaskan perlunya peningkatan fasilitas pengeringan jagung agar hasil panen memiliki kualitas yang lebih baik dan dapat diserap dengan harga yang menguntungkan bagi petani."Kami berharap upaya ini dapat meningkatkan kesejahteraan petani sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi desa. Selain itu, program ini diharapkan dapat memenuhi kebutuhan pakan ternak, sehingga harga pakan lebih terjangkau dan kualitas gizi ternak semakin baik," ungkap Kapolri.Kegiatan penanaman jagung ini mendapat sambutan positif dari para petani dan pemangku kepentingan di Kabupaten Bantul. Mereka berharap program ini dapat menjadi langkah nyata dalam mencapai swasembada pangan nasional.Program nasional penanaman jagung ini merupakan salah satu langkah strategis pemerintah di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto untuk mewujudkan ketahanan pangan dan mengurangi ketergantungan pada impor dalam beberapa tahun ke depan. PNO-12
22 Feb 2025, 19:38 WIT
Polri Gerak Cepat Evakuasi Korban Banjir di Empat Kelurahan Kota Makassar
Papuanewsonline.com, Makassar - Polri bergerak cepat melakukan evakuasi korban banjir di Kota Makassar, Sulawesi Selatan, Rabu (12/2/2025). Curah hujan yang tinggi mengakibatkan empat kelurahan di Kecamatan Manggala terendam air setinggi dada orang dewasa.Polri menerjukan dua tim Search and Rescue (SAR) Batalyon Pelopor Polda Sulsel melakukan evakuasi korban banjir di Kelurahan Manggala, Kelurahan Katimbang, Kelurahan Tamangapa dan Kelurahan Mangasa."Sabrimobda Polda Sulawesi Selatan bergerak membantu proses evakuasi korban bajir yang merendam sebanyak 200 rumah dan 1.070 jiwa dengan 290 KK yang terjebak banjir," kata Kapolrestabes Makassar dalam keterangan tertulis, Rabu (12/2).Kombespol Arya mengatakan, personel Polri bersama stakeholder terkait sejak Selasa malam hingga Rabu hari ini, terus melakukan evakuasi warga menggunakan perahu karet dan peralatan seadanya. Alhasil sebanyak 50 orang yang terdampak terdiri dari tujuh lansia, 29 orang dewasa dan 14 anak-anak berhasil dievakuasi ke tempat lokasi pengungsian.Arya mengintruksikan agar proses evakuasi dan penanganan banjir di Kota Makassar semaksimal mungkin. Arya berterimakasih atas upaya dan sinergi stakeholder terkait, segenap personel Polri dalam menyelamatkan korban yang terjebak banjir ke lokasi pengungsian."Bantu korban banjir semaksimal mungkin, dirikan mobil dapur lapangan di lokasi pengungsian agar pasokan pangan ke korban bencana tercukupi. Tentunya saya mengapresiasi kepada seluruh personel yang membantu proses evakuasi," ujarnya. Kapolrestabes Makassar Kombes Arya Perdana Bersama pejabat Utama Polrestabes meninjau tempat lokasi banjir di Kecamatan Manggala. Dengan menggunakan perahu karet menyusuri wilayah banjir yang mencapai 2 meter. Perwira melati tiga itu beserta rombongan menyapa warga korban banjir yang mengungsi di Masjid Al-Muttaqin. Sebagai bentuk kepedulian terhadap warganya, Kapolrestabes memberika beberapa paket sembako. PNO-12
13 Feb 2025, 19:05 WIT
Dukung Program Makanan Bergizi Gratis, Pemuda Arso 11 Siap Kelola Lahan Pertanian Sayur
Papuanewsonline.com, Keerom – Sebuah inisiatif pertanian sayur mulai digalakkan oleh kelompok pemuda di Arso 11, Kabupaten Keerom, sebagai bentuk dukungan terhadap program pemerintah dalam penyediaan makanan bergizi gratis. Program ini mendapat pendampingan dari Polda Papua dan Papua Youth Creative Hub (PYCH), dengan tujuan utama untuk meningkatkan ketersediaan bahan pangan bergizi bagi masyarakat.Pertemuan koordinasi yang berlangsung di Arso 11 pada Rabu (5/2) pukul 11.30 hingga 14.30 WIT dihadiri oleh berbagai pihak, termasuk AKP Sosra Antoni, A.Md. Han., Iptu Sarimin, Leo Yopu selaku Ketua Kelompok Arso 11, serta perwakilan PYCH yakni Etha, Vitha Faidiban, Yuni Randongkir, dan Kevin. Dalam pertemuan ini, dibahas strategi pengelolaan pertanian sayur serta peninjauan lokasi yang akan dijadikan lahan pertanian.AKP Sosra Antoni menyampaikan apresiasi terhadap inisiatif ini dan menegaskan bahwa pendampingan dari Polda Papua merupakan bagian dari dukungan terhadap program pemerintah.“Pertemuan ini menjadi awal silaturahmi yang baik. Saya mewakili Polda Papua hadir untuk mendukung kelompok pemuda Keerom, khususnya Arso 11, dalam mengembangkan pertanian sayur guna menyuplai bahan makanan bergizi gratis,” ujar AKP Sosra.Ia juga menambahkan bahwa lahan yang telah ditinjau dinilai sangat subur dan berpotensi untuk ditanami sayuran seperti sawi putih, kacang panjang, bunga kol, cabai, dan tomat. AKP Sosra menekankan pentingnya membersihkan lahan sebelum penanaman dimulai serta memastikan ketersediaan bibit dan peralatan yang dibutuhkan.Sementara itu, Ketua Kelompok Pemuda Arso 11, Leo Yopu, menyambut baik dukungan dari Polda Papua dan PYCH. Ia mengungkapkan bahwa rencana ini sebenarnya telah ada sejak tahun 2024, namun baru bisa direalisasikan tahun ini berkat adanya pendampingan.“Kami memiliki lahan seluas 5 hektare, namun pengelolaannya akan dilakukan bertahap, dimulai dari 1 hektare terlebih dahulu. Kami siap mengelola lahan ini dengan melibatkan pemuda asli Papua (OAP) serta berkolaborasi dengan masyarakat lainnya,” jelas Leo.Vitha Faidiban, selaku penanggung jawab program P3 dari PYCH, juga berharap agar program ini dapat berjalan dengan lancar dan memberikan manfaat yang besar bagi masyarakat.Sebagai langkah awal, tim kerja akan mulai melakukan pembersihan lahan pada Sabtu, 8 Februari 2025, di Kampung Arso 11. Pekerjaan clearing ini melibatkan 9 orang pekerja dan dikoordinasi oleh Leo Yopu bersama tim kerja. Target awal adalah membersihkan lahan seluas 100x100 meter, dengan hasil awal pembersihan seluas 25x100 meter.Program ini diharapkan dapat memberikan dampak positif bagi masyarakat, terutama dalam mendukung ketahanan pangan dan meningkatkan perekonomian pemuda setempat. Oleh karena itu, pendampingan dan publikasi program ini akan terus dilakukan secara bertahap agar dapat menjadi contoh bagi kelompok masyarakat lainnya.Dengan semangat gotong royong dan kerja sama antara pemuda Arso 11, Polda Papua, dan PYCH, diharapkan pertanian sayur ini dapat berkembang dan menjadi bagian dari solusi ketahanan pangan di Papua. PNO-12
10 Feb 2025, 18:33 WIT
Berita utama
Berita Terbaru
Berita Populer
Video terbaru