logo-website
Rabu, 01 Apr 2026,  WIT
BERITA Ekonomi Homepage
Bantu Ringankan Beban Warga, Polisi di Yalimo Bagikan Sembako Papuanewsonline.com, Yalimo – Personel Polri yang tergabung dalam Satuan Tugas Tindak Operasi Damai Cartenz 2025 kembali menunjukkan kepeduliannya terhadap masyarakat di Papua. Pada Jumat (7/3), mereka membagikan bantuan sembako kepada warga di Kabupaten Yalimo.Kasatgas Humas Ops Damai Cartenz, Kombes Pol Yusuf Sutejo, S.I.K., M.T., menyampaikan bahwa aksi ini merupakan bagian dari program kemanusiaan yang terus dilakukan guna membantu masyarakat yang membutuhkan.“Kami ingin menunjukkan bahwa negara hadir di tengah masyarakat Papua, tidak hanya dalam hal penegakan hukum tetapi juga kepedulian sosial. Diharapkan bantuan ini bisa sedikit meringankan beban warga dan mempererat hubungan antara kepolisian dengan masyarakat,” ujar Kombes Yusuf.Dalam kegiatan ini, personel membagikan paket sembako berisi beras, mi instan, serta bahan kebutuhan pokok lainnya. Dengan senyum dan tangan terbuka, mereka menyerahkan bantuan langsung kepada warga yang menyambut dengan penuh rasa terima kasih.Salah satu penerima bantuan, Bapak Mathius, salah satu warga Yalimo mengungkapkan rasa syukurnya atas kepedulian yang diberikan oleh aparat kepolisian.“Bantuan ini sangat berarti bagi kami. Terima kasih kepada bapak-bapak polisi yang sudah peduli dengan kami di sini,” ucapny.Selain memberikan bantuan sembako, personel Ops Damai Cartenz juga memanfaatkan momen ini untuk berdialog dengan warga guna mendengar aspirasi. Kegiatan semacam ini diharapkan dapat memperkuat hubungan harmonis antara kepolisian dan masyarakat setempat, serta menciptakan situasi yang lebih kondusif di wilayah Papua.Operasi Damai Cartenz 2025 tidak hanya berfokus pada upaya penegakan hukum terhadap kelompok kriminal bersenjata (KKB), tetapi juga terus berupaya membangun pendekatan humanis melalui program-program sosial yang menyentuh langsung kehidupan masyarakat Papua.Dengan adanya kegiatan ini, diharapkan kepercayaan masyarakat terhadap aparat keamanan semakin meningkat, dan Papua bisa menjadi wilayah yang aman, damai, serta sejahtera. PNO-12 07 Mar 2025, 20:11 WIT
Banjir dan Longsor Terjang Sukabumi, Tim Gabungan Berjibaku Lakukan Evakuasi Papuanewsonline.com, Sukabumi – Hujan deras dengan intensitas tinggi yang mengguyur Kabupaten Sukabumi sejak Kamis (6/3) malam mengakibatkan banjir dan tanah longsor di sejumlah kecamatan. Data sementara dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) mencatat sedikitnya 13 kecamatan terdampak, dengan total 104 kepala keluarga (KK) yang terimbas bencana. Satu orang dilaporkan meninggal dunia, sementara dua lainnya masih dalam pencarian.Tim gabungan dari Polres Sukabumi, BPBD, TNI, Basarnas, dan relawan langsung diterjunkan ke lokasi bencana untuk melakukan evakuasi serta pendataan kerusakan."Kami terus berkoordinasi dengan instansi terkait untuk percepatan penanganan. Fokus utama kami adalah penyelamatan korban serta memastikan jalur transportasi kembali bisa diakses," ujar Kabag Ops Polres Sukabumi, Kompol Dedi Suryadi, S.E., M.Si., Jumat (7/3).Beberapa wilayah yang mengalami banjir cukup parah di antaranya Kecamatan Jampang Kulon, Lengkong, Cisolok, dan Palabuhanratu. Ketinggian air bervariasi, mulai dari 20 cm hingga 100 cm, yang merendam pemukiman, jalan raya, serta fasilitas umum.Di Kecamatan Palabuhanratu, banjir menggenangi Puskesmas dan sejumlah permukiman warga. Akibat luapan Sungai Ciranca, sebanyak 64 jiwa terpaksa mengungsi ke Kantor Bank Supra."Kami sudah menyiapkan dapur umum dan bantuan logistik bagi para pengungsi. Tim masih bekerja keras untuk membuka akses yang tertutup longsor," kata Kepala BPBD Sukabumi.Selain banjir, tanah longsor juga dilaporkan terjadi di Kecamatan Lengkong, Simpenan, dan Warungkiara. Longsoran tanah sempat menutup jalan utama di Desa Cilangkap, menghambat mobilitas warga dan kendaraan logistik.Yang paling tragis terjadi di Kampung Cijangkar, Kecamatan Simpenan. Sebuah rumah tertimbun longsor, menewaskan seorang anak berusia 7 tahun, sementara dua orang lainnya masih dalam pencarian."Saat kejadian, hujan masih sangat deras. Kami berupaya maksimal dengan alat seadanya untuk menggali dan mencari korban yang tertimbun," ujar seorang relawan yang ikut dalam pencarian.Di Kecamatan Cikembar, luapan Sungai Bojong menyebabkan genangan air di Perumahan Pratama Indah Residence, membuat 115 warga terdampak, sebagian mengungsi ke Kantor Desa Bojong.Tim gabungan terus melakukan pemantauan di lokasi-lokasi terdampak, mengingat hujan deras masih mengguyur wilayah Sukabumi."Situasi masih dinamis. Kami mengimbau masyarakat yang tinggal di daerah rawan banjir dan longsor untuk tetap waspada, terutama jika hujan deras kembali terjadi dalam waktu dekat," tutup Kompol Dedi Suryadi.Pihak berwenang juga meminta warga untuk segera melaporkan jika ada kejadian darurat agar dapat ditangani dengan cepat. Upaya pencarian korban dan pemulihan pasca-bencana masih terus berlangsung. PNO-12 07 Mar 2025, 20:03 WIT
Yayasan Kemala Bhayangkari & Polres Metro Bekasi Kota Ulurkan Bantuan Bagi Korban Banjir Papuanewsonline.com, Bekasi - Yayasan Kemala Bhayangkari bersama Polres Metro Bekasi Kota menunjukkan kepedulian mendalam terhadap warga yang terdampak banjir di Bekasi. Pada Kamis (6/3/2025), rombongan yang dipimpin oleh Kapolres Metro Bekasi Kota, Kombes Pol Dani Hamdani, beserta Ketua Cabang Bhayangkari Ny. Yani Dani Hamdani (mewakili Ibu Kapolri) dan Wakil Ketua Ny. Ela Dhany Aryanda, menyambangi langsung sejumlah lokasi terdampak banjir.Kegiatan yang dilaksanakan meliputi trauma healing oleh anggota Polwan, pendirian dapur umum, pemeriksaan kesehatan oleh Sidokkes Polres Metro Bekasi Kota, dan pemberian bantuan sembako. Bantuan menyasar tiga titik utama yakni Asrama Polres Metro Bekasi Kota, Kampung Pangkalan Bambu, dan Perumahan Pondok Gede Permai."Di Asrama Polres Metro Bekasi Kota, diserahkan 58 paket sembako kepada warga sekitar yang terdampak banjir. Selanjutnya, di Kampung Pangkalan Bambu, bantuan berupa makanan dan minuman, perlengkapan bayi, handuk dan selimut, serta minyak kayu putih," Polri, Bhayangkari Bersama TNI dan Pemerintah Daerah dan Instansi Terkait akan terus bekerja keras untuk menangani dampak banjir dan memastikan keselamatan serta kesejahteraan warga terdampak jelas Kadiv Humas Mabes Polri Irjen Pol. Sandi Nugroho, Kamis (6/3/2025). Atas bantuan yang diberikan Polri itu, Lurah Margajaya, Bapak Ahyar Adrian, S.Sos., M.Si., menyampaikan apresiasi. "Kami atas nama warga Kelurahan Margajaya mengucapkan terima kasih kepada Kapolres Metro Bekasi Kota dan Ketua Yayasan Kemala Bhayangkari yang telah memberikan bantuan kepada warga kami. Bantuan ini sangat bermanfaat, terutama bagi warga RT 01 RW 04," ujarnya. Hal senada juga diungkapkan oleh Wakil Ketua Posyandu Dahlia, Ibu Niroh, dan Ketua RT 01, Bapak Agus Salim.Rombongan kemudian melanjutkan perjalanan ke Perumahan Pondok Gede Permai dan bergabung di Kantor BNPB untuk menyerahkan bantuan.Ibu Ika, warga RT 09 RW 10, menyampaikan rasa terima kasihnya atas bantuan yang diberikan. "Terima kasih atas bantuannya yang telah diberikan oleh Bapak Kapolres dan pengurus Bhayangkari yang sangat bermanfaat untuk kami yang sedang kena musibah," ujarnya.Ketua Cabang Polres Metro Bekasi Kota Bhayangkari Ny. Yani Dani Hamdani Mewakili Ibu Kapolri mengatakan. “Semoga perhatian kecil dari kami dapat membantu meringankan beban dan kesedihan masyarakat korban bencana alam banjir," tuturnya.Kegiatan ini merupakan Kegiatan Bhakti Sosial Bhayangkari Peduli Dari Ibu Ketua Umum Bhayangkari Ibu Juliati Sigit Prabowo yang merupakan wujud nyata kepedulian Yayasan Kemala Bhayangkari dan Polres Metro Bekasi Kota terhadap masyarakat yang membutuhkan, serta diharapkan dapat meringankan beban para korban banjir. PNO-12 07 Mar 2025, 19:52 WIT
Kapolda Papua Hadiri Kegiatan Peletakan Batu Pertama Serentak Oleh Kapolri Papuanewsonline.com, Jayapura – Kapolda Papua Irjen Pol. Petrus Patrige Rudolf Renwarin, S.H., M.Si., telah menghadiri kegiatan Peletakan Batu Pertama Serentak oleh Kapolri, Jendral Pol. Drs. Listyo Sigit Prabowo M.Si., dan dengan didampingi oleh Menteri Perumahan Kawasan Pemukiman Republik Indonesia, Maruarar Sirait melalui zoom, Selasa (04/03/25).Kegiatan tersebut bertempat di Perumahan Bersubsidi Griya Alika Presisi Polda Papua, Kampung Holtekamp, dan turut dihadiri oleh Para PJU Polda Papua, serta Pangdam XVII Cenderawasih Papua, Mayjen TNI Rudi Puruwito, S.E., M.M.Dalam kesempatannya, Karo Watpers SSDM Polri, Brigjen Pol. Dr. Budhi Herdi Susianto, S.H., S.I.K., M.Si., menyamoaikan bahwa hari ini telah dilaksanakan peletakan batu pertama secara simbolis yang menandai dimulainya program pembangunan rumah subsidi bagi anggota Polri."Kegiatan ini dilakukan serentak di 34 Polda sebagai bentuk komitmen dalam mendukung program Asta Cita yang digagas oleh Bapak Prabowo Subianto," ujarnya.Lebih lanjut Ia menambahkan bahwa Kapolri telah memberikan dukungan penuh terhadap inisiatif ini, sejalan dengan visi pemerintah dalam meningkatkan kesejahteraan personel Polri di seluruh Indonesia, dan sebagai upaya mempermudah pendataan kepemilikan rumah bagi anggota Polri, telah dikembangkan sebuah aplikasi bernama Griya PNPP.“Aplikasi ini memungkinkan pendataan yang lebih sistematis dan akurat terkait jumlah personel yang telah memiliki rumah pribadi, dan dengan adanya teknologi ini, diharapkan seluruh anggota Polri dapat terpantau dengan baik sehingga program perumahan dapat berjalan lebih efektif dan tepat sasaran,” pungkas Brigjen Pol. Dr. Budhi. PNO-12 05 Mar 2025, 20:16 WIT
Polri Salurkan Bantuan Serta Evakuasi Warga Terdampak Banjir di Bekasi dan Depok Papuanewsonline.com, Bekasi - Kepolisian Negara Republik Indonesia melalui jajaran Polda Metro Jaya dan Polres setempat turun langsung membantu warga yang terdampak banjir di sejumlah wilayah di Bekasi dan Depok. Di Bekasi, tim Detasemen Perintis melakukan patroli guna memastikan keamanan di lingkungan terdampak banjir. Dalam patroli ini, tim yang berada di bawah Direktorat Samapta Korsabhara pimpinan Irjen Pol Mulia Hasudungan Ritonga mengerahkan peralatan penyelamatan termasuk rantis rescue, perahu karet dengan mesin motor, pelampung, helm rescue, serta mesin penyedot air.Tim Detasemen Perintis juga mengevakuasi warga di Perumahan Jaka Kencana, Kecamatan Bekasi Selatan. Sebanyak 29 personel diterjunkan untuk mengevakuasi warga yang terjebak air. Selain melakukan evakuasi, petugas juga mendistribusikan bahan pangan kepada warga yang masih bertahan di rumah mereka.Kapolres Metro Depok Kombes Pol Abdul Waras bersama jajaran dan unsur TNI meninjau langsung kondisi banjir di Kelurahan Sawangan Baru, Kecamatan Bojongsari. Di daerah ini banjir yang disebabkan meluapnya kali Pesanggerahan merendam puluhan rumah dengan ketinggian air mencapai 150-200 cm. Kapolres Metro Depok memberikan bantuan berupa 10 dus mi instan dan 10 dus air mineral kepada warga terdampak. Irwasum Polri Komjen Pol Dedi Prasetyo dalam keterangan tertulisnya menyatakan Polri akan terus hadir untuk membantu masyarakat dalam situasi bencana. “Polri berkomitmen untuk selalu berada di garda terdepan dalam membantu Masyarakat terdampak banjir. Kami akan terus mengerahkan personel dan peralatan yang diperlukan untuk memastikan keselamatan warga serta mempercepat proses pemulihan pasca-banjir,” kata Komjen Pol Dedi Prasetyo.Hujan deras yang mengguyur Jabodetabek sejak Selasa dini hari menyebabkan sejumlah wilayah terdampak banjir. Di Bekasi, genangan terjadi di beberapa kawasan permukiman, termasuk Perumahan Jaka Kencana, dengan ketinggian air bervariasi hingga mencapai 80 cm di beberapa titik. Sementara di Depok, luapan Kali Pesanggrahan mengakibatkan banjir di Perumahan Sawangan Asri dan beberapa wilayah di Kelurahan Sawangan Baru, dengan puluhan rumah terendam.Polri dan TNI terus berkoordinasi dengan instansi terkait untuk melakukan evakuasi, pendistribusian bantuan, serta pemantauan kondisi di lapangan guna memastikan keamanan dan keselamatan warga. Masyarakat diimbau untuk tetap waspada dan mengikuti arahan petugas guna menghindari risiko lebih lanjut akibat banjir ini. PNO-12 05 Mar 2025, 20:03 WIT
Pastikan Stok Bulan Ramadhan, Satgas Pangan Polres Kepulauan Tanimbar Cek Bapokting Papuanewsonline.com, Tanimbar - Kepolisian Resor Kepulauan Tanimbar, Dalam upaya menjaga stabilitas harga dan ketersediaan pangan, Satgas Pangan Polres Kepulauan Tanimbar melakukan pengecekan dan pengawasan langsung baik pada agen sembako hingga pasar di Kota Saumlaki.Pengecekan stok bahan pokok oleh Tim Satuan Tugas (Satgas) Pangan tersebut dipimpin langsung oleh Kasat Reskrim Polres Kepulauan Tanimbar AKP HANDRY DWI AZHARI, S.T.K., S.I.K. bersama Personelnya, yang berlangsung pada, Rabu (05/03/25).Kapolres Kepulauan Tanimbar AKBP UMAR WIJAYA, S.I.K., M.H. melalui Kasat Reskrim Polres Kepulauan Tanimbar AKP HANDRY DWI AZHARI, S.T.K., S.I.K., mengatakan, pengecekan dan pengawasan ini dilakukan untuk memastikan kebutuhan bahan pokok Masyarakat, khususnya Umat Muslim yang sedang dalam menjalankan ibadah puasa maupun menyambut hari raya Idhul Fitri dapat terpenuhi dengan baik.“Selain pengecekan stok di pasar dan para agen, kami juga mendatangi gudang BULOG untuk berkoordinasi terkait ketersediaan Beras SPHP di wilayah Kabupaten Kepulauan Tanimbar. Dari hasil koordinasi, Beras SPHP ketersediannya cukup untuk tahun 2025,” ungkap kasat.Disamping itu, AKP HANDRY DWI AZHARI, S.T.K., S.I.K., mengimbau kepada Masyarakat agar tidak panik dalam membeli beras maupun kebutuhan pokok lainnya selama Bulan Ramadhan hingga pada hari raya Idul Fitri, dan tetaplah berbelanja sesuai dengan kebutuhan. Namun apabila menemukan indikasi adanya pelanggaran, segera laporkan kepada pihak Kepolisian sehingga dapat segera ditindaklanjuti.“Kami (Satgas Pangan) akan terus berkomitmen untuk melakukan pengawasan secara berkala, guna memastikan stabilitas pangan di wilayah Kabupaten Kepulauan Tanimbar tetap terjaga. Langkah ini diharapkan bisa memberikan rasa aman dan nyaman bagi Masyarakat dalam memenuhi kebutuhan pokoknya” tandasnya. PNO-12 05 Mar 2025, 19:42 WIT
Groundbreaking Serentak Rumah Subsidi Polri, Kapolri: Target 100.000 Rumah di 2025 Papuanewsonline.com, Jakarta - Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo memimpin groundbreaking serentak program perumahan subsidi bagi anggota Polri dan pegawai negeri sipil Polri. Jenderal Sigit mengatakan rumah adalah kebutuhan dasar manusia, dan Presiden Prabowo mencanangkan program rumah subsidi bagi masyarakat."Alhamdulillah hari ini kita semuanya berkumpul untuk bersama-sama mendukung apa yang menjadi program dan kebijakanan Bapak Presiden. Di satu sisi perumahan tentunya kebutuhan mendasar, menjadi salah satu harapan personel-personel Polri," kata Jenderal Sigit di lokasi acara, Ayyasa Presisi Residence, Karawang, Jawa Barat, Selasa (4/3/2025).Jenderal Sigit mengatakan untuk tahap pertama, dilakukan pembangunan 14.500 rumah. Dan targetnya dalam periode 2025 jumlah rumah yang dibangun mencapai 100.000 unit."Program ini kita sambut baik, dan alhamdulillah ini merupakan program pertama yang bersama-sama kita laksanakan hari ini. Ada 14.000 rumah, dan rencana tahun 2025 (membangun sebanyak) 100.000 rumah," papar Jenderal Sigit.Jenderal Sigit menjelaskan pembangunan perumahan akan memberikan banyak dampak bagi perekonomian daerah. Oleh sebab itu dia berharap program ini benar-benar berjalan sesuai rencana."Kita yakini bahwa dengan pembangunan-pembangunan rumah, 3 juta rumah di awal pertama ini tentunya akan menghidupkan perekonomian daerah. Karena sektor propert9i menimbulkan multiplier effect bagi pertumbuhan ekonomi," ungkap Jenderal Sigit."Harapan kita, program ini berjalan engan baik dan betul-betul juga memenuhi kebutuhan dasar anggota-anggota kami, salah satunya bisa memiliki rumah," imbuh mantan Kabareskrim Polri ini.Sementara itu Menteri Perumahan dan Permukiman (PKP) Maruarar Sirait atau Ara berterima kasih kepada Kapolri Jenderal Listyo Sigit atas dukungannya membantu dalam program 3 juta rumah subsidi. Dia mengatakan Pemerintah memberikan karpet merah bagi masyarakat berpenghasilan rendah (MBR)."Pertama Pak Kapolri, terima kasih Bapak membantu pekerjaan kami. (Sebanyak) 14.500 itu sama dengan 0,5 persen lah kurang lebih, dari target 3 juta rumah yang dibangun dan direnovasi tahun ini," tutur Ara di lokasi."Kita biasanya tahunya karpet merah buat investor, pemerintahan Prabowo ini karpet merah buat MBR (Masyarakat Berpenghasilan Rendah), yang secara umum penghasilannya 8 juta (ruliah) ke Bawah," tambah Ara.Ara menyebutkan pemerintah akan memberi kebijakan menggratiskan PPN rumah yang nilainya di bawah Rp 2 miliar. Kemudian Pemerintah juga menggratiskan PBG dan BPHTB. "Apa yang diberikan pemerintahan presiden Prabowo? Satu, PPN di hawah Rp 2 miliar gratis sampai bulan juni. Kedua, PBG gratis. Tiga, BPHTB gratis," ujar Ara.Selain itu, hadir Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi. Jajaran Polri yang hadir antara lain Inspektur Pengawasan Umum (Irwasum) Polri Komjen Dedi Prasetyo hingga Kapolda Jawa Barat Irjen Akhmad Wiyagus.Acara dibuka dengan dialog interaktif Kapolri Jenderal Sigit dengan perwakilan personel Polri pengajuan KPR terbanyak pada 2024. Acara kemudian dilanjutkan dengan peletakan batu pertama oleh Kapolri dan Menteri Maruarar.Setelah itu, penyerahan simbolis kunci perumahan Griya Alika oleh Kapolri ke Karo SDM Polda Papua. Dalam sambutannya, Jenderal Sigit mengatakan hal ini dilakukan untuk mendukung program dan kebijakan Presiden Prabowo Subianto terkait pembangunan 3 juta rumah. PNO-12 05 Mar 2025, 19:19 WIT
Wakapolda Maluku Hadiri Peletakan Batu Pertama Perumahan Bersubsidi Polri Secara Serentak Papuanewsonline.com, Ambon - Wakapolda Maluku Brigjen Pol. Samudi S.IK., M.H, menghadiri acara ground breaking atau peletakan batu pertama pembangunan perumahan bersubsidi Polri yang digelar serentak secara daring, Selasa (4/3/2025).Peletakan batu pertama diikuti Wakapolda yang didampingi para pejabat utama Polda Maluku dari perumahan Telaga Tihu di Desa Suli, Kecamatan Salahutu, Kabupaten Maluku Tengah.Secara terpusat, acara ground breaking ini dilaksanakan dari Desa Cengkong, Karawang, Jawa Barat yang dipimpin langsung oleh Kapolri Jenderal Polisi Drs. Listyo Sigit Prabowo, M.Si.Peletakan batu pertama tersebut turut dihadiri Menteri Pemukiman dan Perumahan, Irwasum Polri, Gubernur Jawa Barat dan Kapolda Jawa Barat.Pembangunan perumahan bersubsidi Polri ini dilaksanakan berdasarkan harapan Presiden RI, Prabowo Subianto yang menginginkan agar aparat penegak hukum di Indonesia harus memiliki rumah sendiri. Ini agar mereka memiliki semangat dalam menjalankan tugas memberikan pelayanan kepada masyarakat.Sebanyak 3 juta rumah bersubsidi di 38 provinsi di Indonesia akan dibangun sebagai langkah Presiden dalam mendukung kesejahteraan anggota.Menteri Perumahan dan Kawasan Pemukiman, Maruar Sirait, dalam sambutannya meminta agar pengembang yang dipilih adalah yang benar-benar bertanggung jawab.Sementara Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo mengharapkan kepada seluruh personel kepolisian agar memiliki rumah sendiri, sehingga kedepannya tidak bingung harus membangun rumah dimana."Kami juga berharap agar semangat kinerja personel lebih ditingkatkan lagi dalam membangun Indonesia maju," pintanya. PNO-12 05 Mar 2025, 19:10 WIT
Berita utama
Berita Terbaru
Berita Populer
Video terbaru
lihat video 10 Feb 2023, 15:22 WIT