logo-website
Sabtu, 14 Mar 2026,  WIT
BERITA TAG Ekonomi Homepage
Satgas Yonif 641/Bru Laksanakan Komsos Dan Bantu Warga Buat Kandang Ternak Di Distrik Bolakme Papuanewsonline.com, Jayawijaya - Selalu menciptakan hubungan yang harmonis dengan masyarakat, melalui Satgas Yonif 641/Bru Pos Bolakme melaksanakan komsos sambil membantu warga membuat kandang ternak di Desa Binaan Kampung Bolakme, Kabupaten Jayawijaya, Papua Pegunungan, (18/04/2025).Berbagai upaya terus dilakukan untuk menjaga stabilitas dan keamanan di wilayah di distrik Bolakme, salah satunya dengan membantu kesulitan masyarakat di kampung Bolakme.Seperti halnya yang dilakukan Personel Pos Bolakme membantu masyarakat membuat kandang ternak dengan tujuan untuk bersilaturahmi dan mempererat hubungan Personel Satgas dengan warga binaan kampung Bolakme.“Kegiatan ini akan sering kami lakukan sebagai wujud kepedulian kami dengan masyarakat Papua serta membantu kesulitan-kesulitan yang dialami warga kami disini,” ujar Dantim 1 Pos Bolakme Sertu Zakarias Randa.Sementara itu bapak Amok Tabuni (40 th) yang merupakan pemilik kandang tersebut merasa senang atas kedatangan Personil Pos yang datang membantu dalam pembuatan kandang dan mengucapkan rasa terima kasih kepada anggota Pos yang selalu datang melihat masyarakat Papua yang ada di kampung Bolakme.“Saya senang, karena bapak-bapak TNI melihat kami disini, saya bahagia sekali bapak TNI sudah memperhatikan kami disini, dan membantu kesulitan saya dengan warga disini juga, membantu mengobati kami yang sedang sakit, saya mengucapkan rasa terima kasih kepada bapak TNI Pos Bolakme karena selalu peduli dengan masyarakat Papua”, ujarnya. PNO-12 19 Apr 2025, 18:24 WIT
Survei Tunjukan Kepuasan Terhadap Kinerja Polantas Saat Pengamanan Mudik 2025 Papuanewsonline.com, Jakarta - Masyarakat menyatakan sangat puas dalam kerja polisi lalu lintas (polantas) selama pengamanan mudik Idulfitri 1446 hijriah. Hal itu tergambar dari survey KedaiKopi yang dilakukan kepada 1.062 responden.“Sekitar 86%-87% pemudik juga puas dengan kinerja polantas menjaga kelancaran dan keamanan mudik,” ungkap Direktur Riset dan Komunikasi KedaiKopi, Ibnu Dwi Cahyo, dalam konferensi pers, Senin (14/4/25).Dalam survei tersebut, 86,3% masyarakat menyatakan kelancaran arus mudik. Kemudian, 87,9% masyarakat menyatakan puas atas kinerja polantas saat menjaga keamanan arus mudik.Tidak hanya itu, dalam survei terlihat perbandingan tingkat kepuasan kinerja polantas saat menjaga arus mudik mengalami peningkatan. Pada 2024, kepuasan hanya mencapai 84,1%.“Ini mengalami kenaikan 3,8% karena pada 2025 ini mencapai 87,9%,” ujarnya.Ibnu juga menyebut, untuk kepuasan polantas menjaga kelancaran arus mudik mengalami peningkatan 3,8% jika dibandingkan dengan tahun lalu.“Tingkat kepuasan kinerja polantas menjaga kelancaran arus mudik tahun 2024 itu 82,5 persen dan tahun 2025 mencapai 86,3 persen,” jelasnya.Diketahui, hasil survei yang dilakukan oleh KedaiKopi menunjukkan tingkat kepuasan tinggi dari para pemudik terhadap rekayasa lalu lintas dan infrastruktur jalan selama musim mudik Idulfitri 1446 H. Dari total responden yang mengikuti survei, sebanyak 91,2 persen menyatakan puas atas kebijakan rekayasa lalu lintas yang diterapkan oleh jajaran Kepolisian.Selain itu, survei juga mencatat kepuasan pemudik terhadap berbagai fasilitas pendukung, seperti layanan posko kesehatan (92,9 persen), ketersediaan BBM di rest area (95,8 persen), kebersihan tempat makan (91,1 persen), kenyamanan area istirahat (89,1 persen), dan kondisi toilet (86,2 persen). PNO-12 16 Apr 2025, 18:36 WIT
Evaluasi Pengelolaan Mudik, Kakorlantas Amanatkan Tata Kelola Transportasi Publik Diperbaiki Papuanewsonline.com, Jakarta - Kakorlantas Polri Irjen Pol Drs. Agus Suryonugroho, S.H., M.Hum., menerima paparan dari Dekan Fisip UI Prof. Semiarto Aji Purwanto terkait "Survei Evaluasi Pengamanan Arus Mudik 2025 dan Rencana Mudik 2026" di NTMC Korlantas Polri, Selasa (15/4/2025).Irjen Pol Drs. Agus Suryonugroho, S.H., M.Hum., menegaskan, pentingnya pembelajaran dari setiap pelaksanaan Operasi Ketupat agar pada tahun-tahun mendatang pengelolaan arus mudik dapat semakin optimal dan responsif terhadap dinamika di lapangan."Operasi Ketupat ini operasi yang selalu kita laksanakan, jadi tahun depan harus lebih baik, termasuk pengalaman namun tahun 2026 harus lebih baik," ujar Kakorlantas Polri Irjen Pol Drs. Agus Suryonugroho, S.H., M.Hum.,Dalam hal ini, Kakorlantas juga menyoroti pentingnya kesiapan moda transportasi publik yang aman agar mobilitas masyarakat dalam mudik dapat berlangsung dengan aman."Tata kelola moda transportasi penting sekali, apakah tahun depan pemerintah sudah menyiapkan moda transportasi yang berkeselamatan," jelasnya. Selain itu, kondisi infrastruktur seperti jalan nasional, jalur alternatif hingga jalan tol sengat mempengaruhi efektivitas pengamanan dan kenyamanan perjalanan."Tata kelola infrastruktur, apakah jalan kita sudah siap atau belum, tata kelola jalan tol bagaimana, bagaimana di nagrek, puncak, mengkreng, dijalur tersebut walaupun personel sudah di turunkan tetap akan susah karena keadaan jalannya, namun kita sudah berikan pelayanan dan pengelolaan," tambah Kakorlantas Polri.Dalam hal manajemen lalu lintas, data real time dan pengalaman lapangan menjadi kunci. Kakorlantas menekankan, perlunya pendekatan berbasis data dan strategi yang terukur."Manajemen rekayasa lalu lintas sangat penting karena tidak bisa hanya pakai prediksi tapi pakai data update parameter-parameter, belajar dari pengalaman one way nasional, dan ada Cara Bertindak (CB) panik yang dilakukan," ungkapnya.Guna memperkuat perencanaan, Kakorlantas mengusulkan partisipasi aktif pemerintah daerah untuk mendata warganya yang akan mudik. Hal ini bertujuan agar data pemudik dapat lebih akurat dan digunakan sebagai dasar pengambilan kebijakan."Mengusulkan untuk melibatkan pemerintah daerah dalam melakukan pendataan yang akan melakukan perjalanan mudik, sehingga diketahuin datanya di daerah masing-masing," tambahnya.Kebijakan Pemerintah dalam mendukung kelancaran arus mudik seperti pembatasan angkutan berat dan kebijakan Work From Anywhere berdampak langsung pada pada pengurangan kepadatan arus lalu lintas."Kebijakan Pemerintah sangat penting, dimana dengan menerapkan pembatasan kendraan truk sumbu tiga, Work From Anywhere (WFA), sehingga indikator di tahun ini lebih baik, dimana kebijakan yang diberikan dalam rangka memprioritaskan pelayanan di operasi ketupat," katanya.Terkahir ia mengajak seluruh jajaran untuk terus meningkatkan kinerja, menjadikan keberhasilan Operasi Ketupat sebagai momentum awal untuk langkah-langkah strategis berikutnya dalam pelayanan publik."Apresiasi dan terimakasih atas kinerja dan kerjasamanya operasi ketupat sudah selesai masih ada tugas-tugas kedepan, inilah awal kita melangkah kencang lagi kedepan Korlantas bisa menjadi garda terdepan," pungkasnya. PNO-12 16 Apr 2025, 18:29 WIT
Satgas Yonif 641/Bru Laksanakan Komsos Serta Berbagi Bingkisan Di Distrik Apalapsili Papuanewsonline.com, Yalimo - Satgas Yonif 641/Bru terus menunjukkan kepeduliannya terhadap masyarakat di wilayah tugasnya. Melalui Pos Apalapsili, personel Satgas berbagi kebahagiaan dengan anak-anak Kampung Apalapsili, Distrik Apalapsili, Kabupaten Yalimo, Papua Pegunungan, (15/04/2025).Dantim 1 Pos Apalapsili Sertu Fransiskus Lukma menjelaskan bahwa meskipun tugas utama Satgas berfokus di wilayah Apalapsili, seluruh personel di pos masing-masing tetap berupaya memberikan yang terbaik bagi masyarakat sekitar. "Kegiatan ini menjadi salah satu bentuk nyata kepedulian kami dalam membangun hubungan harmonis dengan masyarakat Papua, khususnya anak-anak, sekaligus memperkuat ikatan persaudaraan dalam bingkai kebersamaan. "ujarnya.Selain itu personel Pos juga melaksanakan kegiatan komunikasi sosial saling berbagi cerita kepada masyarakat di wilayah Kampung Apalapsili.Melihat banyaknya anak-anak yang sering berinteraksi dengan personel Satgas, momen ini dimanfaatkan untuk membangun kedekatan melalui kegiatan berbagi makanan dan permen. Dimana pun kami berada, anak-anak selalu datang menghampiri. Kali ini, kami ingin melihat mereka tersenyum lebih lebar dengan membagikan roti dan permen sekaligus bermain bersama mereka.Ida (14 th) merupakan salah satu anak di Distrik Apalapsili merasa sangat senang dan berterimakasih kepada personel Pos Apalapsili yang telah memberikan permen dan roti"Terimakasih abang TNI, abang baik sekali bagi-bagi kue dengan permen semoga abang TNI kebaikannya dibalas sama Tuhan, Amiin," ucapnya sambil tersenyum. PNO-12 16 Apr 2025, 18:18 WIT
Survei 91,2% Mayoritas Pemudik Puas Rekayasa Lalu Lintas Mudik Lebaran Papuanewsonline.com, Jakarta – Hasil survei yang dilakukan oleh Kelompok Kajian dan Diskusi Opini Publik Indonesia (KedaiKOPI) menunjukkan tingkat kepuasan tinggi dari para pemudik terhadap rekayasa lalu lintas dan infrastruktur jalan selama musim mudik Idulfitri 1446 H. Dari total responden yang mengikuti survei, sebanyak 91,2 persen menyatakan puas atas kebijakan rekayasa lalu lintas yang diterapkan oleh jajaran Kepolisian.Direktur Riset dan Komunikasi KedaiKOPI, Ibnu Dwi Cahyo, mengungkapkan dalam konferensi pers daring pada Senin (14/4/2025), bahwa 96,1 persen pemudik juga memberikan penilaian positif terhadap kondisi infrastruktur jalan, baik tol maupun non-tol, yang digunakan selama perjalanan mudik.“Mayoritas responden menilai jalanan dalam kondisi baik dan rekayasa lalu lintas cukup efektif mengurai kepadatan selama arus mudik,” jelasnya.Selain itu, survei juga mencatat kepuasan pemudik terhadap berbagai fasilitas pendukung, seperti layanan posko kesehatan (92,9 persen), ketersediaan BBM di rest area (95,8 persen), kebersihan tempat makan (91,1 persen), kenyamanan area istirahat (89,1 persen), dan kondisi toilet (86,2 persen).Dari sisi pengamanan dan kelancaran lalu lintas, kinerja polisi lalu lintas juga mendapatkan apresiasi positif. Sebanyak 87,9 persen responden merasa aman selama perjalanan, sedangkan 86,3 persen mengaku puas terhadap kelancaran arus mudik yang dijaga oleh Polantas. Angka ini menunjukkan peningkatan dibanding tahun lalu, terutama dalam aspek kelancaran yang naik sebesar 3,8 persen.Sementara itu, layanan darurat juga menunjukkan peningkatan signifikan dalam kepuasan masyarakat, dari sebelumnya 61,2 persen pada tahun lalu menjadi 90,3 persen di tahun ini.Survei KedaiKOPI ini dilakukan pada periode 2 hingga 8 April 2025 dengan melibatkan 1.062 responden yang melakukan perjalanan mudik. Metode survei dilakukan secara daring menggunakan pendekatan CASI (Computerized Assisted Self Interview). PNO-12 15 Apr 2025, 18:46 WIT
Berita utama
Berita Terbaru
Berita Populer
Video terbaru
lihat video 10 Feb 2023, 15:22 WIT