logo-website
Senin, 12 Jan 2026,  WIT
BERITA TAG Ekonomi Homepage
Satgas Yonif 122/TS Ajari Budidaya Sayuran Melalui Program Green House Papuanewsonline.com, Jayapura - Satgas pamtas Yonif 122/TS pos komando utama melaksanakan panen sayur-sayuran dengan program ketahanan pangan melalui aksi penanaman berbagai tanaman produktif pada lahan kosong yang ada di lingkungan pos ini dilembagakan dengan Rumah Ketahanan Pangan Green House yang berada di Skow, Distrik Muara Tami, Jayapura, Papua, Sabtu (20-07-2024). Green House Yonif 122/TS yakni penggalakkan program ketahanan pangan lewat keberadaaan kebun hijau hidroponik rumah hijau atau green house untuk program ketahanan pangan yang dilaksanakan berupa penanaman tanaman mengandung karbohidrat serta berbagai sayuran untuk memenuhi kebutuhan gizi yang sangat dibutuhkan oleh masyarakat perbatasan. Wadansatgas Yonif 122/TS Kapten Inf Adi Prayogo dalam keterangannya mengatakan, program green house Yonif 122/TS tersebut kita menanam umbi-umbian, tanaman obat, sayur-sayura Selain itu juga untuk memberi suasana artistik menanam koleksi bunga-bungaan dipot-pot yang telah disusun secara apik.Dengan metode ini juga baik prajurit maupun masyakarat umum bisa menanam tanaman serta sayur-sayuran di pelataran ataupun samping rumah mereka yang luas lahannya terbatas melalui metode hidroponik ini yang kita tanam di Green House Yonif 122/TS untuk saat ini adalah jenis sayuran bayam, kangkung, serta kita juga kembangkan tanaman sayuran lain,” ungkapnya.Dansatgas Letkol Inf Diki Apriyadi, S, Hub.Int, dalam keterangan tertulisnya mengatakan, selain menjaga wilayah perbatasan RI-PNG tetap kondusif, Satgas Yonif 122/TS juga harus gencar melaksanakan tugas dan fungsi pembinaan teritorial diberbagai bidang untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat lokal maupun pendatang Salah satu program Satgas sebagai wujud kepedulian terhadap masyarakat perbatasan yaitu di bidang pendidikan dan pelayanan kesehatan serta kepedulian terhadap kebutuhan masyarakat. Masyarakat perbatasan yang datang tak hanya untuk melihat saja, namun mereka datang juga bertujuan untuk belajar menanan sayuran dengan metode hidroponik mereka yang datang dari warga sekitaran pos.Salah satunya adalah Mama Alexsa (30) berterimakasih kepada abang-abang pos yang sudah mengajari menanam sayur - sayuran di sekitaran rumah yang mempunyai lahan kosong, semoga apa yang di berikan kepada kami dapat bermanfaat bagi warga perbatasan. (PNO-12) 20 Jul 2024, 12:19 WIT
Satgas Yonif 122/TS Bantu Kesulitan Masyarakat Dengan Merenovasi Rumah Papuanewsonline.com, Keerom - Satuan tugas pengamanan perbatasan RI-PNG Yonif 122/TS Sektor Utara, sebagai bentuk semangat pengabdian Prajurit Satgas Yonif 122/TS di daerah penugasan terus ditunjukkan dengan wujud membantu kesulitan masyarakat di Perbatasan. Seperti halnya yang dilakukan oleh Kipur B Pos Pitewi, dalam melaksanakan tugas Pembinaan teritorial serta sebagai wujud nyata kepedulian Satgas untuk membantu masyarakat yang berada di wilayah perbatasan, dengan kegiatan merenovasi rumah milik Bapak Kain Ronsumbre salah satu warga di Kampung Amyu,Distrik Arso Timur, Kabupaten Keerom, hal tersebut disampaikan oleh Dankipur B Yonif 122/TS Kapten Inf Budi Kristiyanto dalam rilis tertulisnya di Kampung Amyu,Distrik Arso Timur, Kabupaten Keerom, Papua, Rabu (17/07/2024).Kesempatan tersebut Dankipur B Kapten Inf Budi Kristiyanto menegaskan bahwa sebagai TNI yang lahir dari Rakyat dan untuk Rakyat, maka keberadaannya harus peka dengan lingkungan dan berusaha menjadi solusi bagi masyarakat.Menurutnya, kegiatan ini merupakan salah satu dari rangkaian kegiatan pembinaan teritorial (Binter) yang dilaksanakan sesuai dengan perintah dan merupakan implementasi bahwa Prajurit TNI selalu menjadi contoh dan mempelopori usaha-usaha untuk mengatasi kesulitan Rakyat sekelilingnya."Dalam Kegiatan ini tampak hadir masyarakat yang ikut berpartisipasi bahu-membahu dalam kegiatan pembangunan Rumah tersebut, mulai dari proses penyiapan kayu, pemasangan kerangka dan pemasangan atap, semuanya dilakukan bersama-sama," ujar Dankipur B.Seperti penekanan Dansatgas Letkol Inf Diki Apriyadi, S, Hub.Int, tugas pokok Satgas Yonif 122/Tombak Sakti menjaga keutuhan wilayah perbatasan darat RI-PNG, juga mempunyai tugas tambahan yaitu seluruh prajurit melaksanakan kegiatan teritorial yang bersifat membangun, melayani, dan mengayomi masyarakat yang membutuhkan bantuan di tiap-tiap pos masing-masing.Sementara itu, Bapak Kain Ronsumbre menyampaikan rasa terima kasih kepada anggota Satgas Yonif 122/TS yang telah memberikan bantuan perehapan rumah miliknya."Saya sangat berterima kasih kepada Bapak TNI karena sudah mau bantu Untuk membangun rumah, Puji Tuhan semoga Tuhan membalas kebaikan Bapak TNI," ungkap Bapak Kain Ronsumbre. (PNO-12) 17 Jul 2024, 20:27 WIT
Kasad Ungkap Peran TNI AD Menuju Indonesia Emas Papuanewsonline.com, Cimahi – Membawakan Orasi Ilmiah berjudul “Peran TNI AD Menuju Indonesia Emas”, Kepala Staf Angkatan Darat (Kasad) Jenderal TNI Maruli Simanjuntak M.Sc. membongkar berbagai upaya yang dilakukannya bersama prajurit TNI AD untuk membantu pemerintah menggapai Indonesia Emas di tahun 2045.Hal tersebut disampaikan Kasad di hadapan Rektor Unjani, Ketua Pengurus Yayasan Kartika Eka Paksi (YKEP), dan segenap Civitas Akademika Universitas Jenderal Achmad Yani (Unjani) pada acara Sidang Senat Terbuka dalam rangka Dies Natalis ke-34 Unjani, yang digelar di Auditorium Unjani, Cimahi, Jawa Barat, Senin (15/7/2024).“Jadi kelihatannya memang (apa yang dilakukan TNI AD) seolah-olah kegiatan sosial, kegiatan lingkungan hidup. Tapi dibalik semua ini, ada konsep-konsep pertahanan rakyat semesta yang kita (TNI AD) sedang bangun. Yaitu bagaimana masyarakat di pedesaan bisa hidup layak,” ungkap Kasad.Kegiatan yang dimaksud Kasad tak lain merupakan program-program unggulan TNI AD yang belakangan gencar dilakukan oleh prajurit TNI AD untuk membantu masyarakat di daerah-daerah. Yaitu program Manunggal Air, Ketahanan Pangan dan Bersatu Dengan Alam, yang diproyeksikan bermuara pada terwujudnya Sistem Pertahanan Rakyat Semesta ebagai wujud bersinerginya seluruh komponen bangsa.Dalam orasinya, Kasad juga menyebut apa saja yang menjadi kunci keberhasilan menuju Indonesia Emas. Untuk itu Kasad berpesan agar para mahasiswa berupaya untuk menguasai ilmu pengetahuan dan teknologi melalui pengembangan SDM, menjadi agen-agen perubahan, guna memuluskan transformasi teknologi dan digitalisasi di tanah air.“Sebagai generasi penerus, anda harus memikirkan tentang keberlanjutan lingkungan hidup, berpikir kreatif dan inovatif, serta sanggup berbuat di luar rutinitas _(Out of The Box)_. Anda juga harus bisa menjadi motivator dan orator yang andal, serta senantiasa mengimplementasikan nilai-nilai luhur bangsa Indonesia,” ujar Kasad memotivasi para mahasiswa.Kehadiran Kasad dalam Sidang Senat Terbuka dan Dies Natalis Unjani ini juga sekaligus menunjukkan komitmen penuh TNI AD dalam mendukung pengembangan dan kemajuan pendidikan tinggi di Indonesia.Sebelum menyampaikan orasi ilmiahnya, Kasad terlebih dahulu meresmikan bangunan Gedung Fakultas Kedokteran (FK) Unjani, yang ditandai dengan penandatangan prasasti, pengguntingan pita, serta peninjauan gedung. (PNO-12) 16 Jul 2024, 09:20 WIT
Satgas Yonif 122/TS Beri Bingkisan dan Pelayanan Kesehatan Gratis Bagi Warga Papua Papuanewsonline.com, Keerom - Mempererat tali silaturahmi dengan masyarakat Pos Km 76 Satgas Pamtas Statis RI-PNG Yonif 122/TS memberikan bingkisan dan pelayanan kesehatan kepada masyarakat Kampung Uskuar dengan mengunjungi tiap rumah warga yang berada di sekitaran Pos Km 76 di wilayah Kampung Uskuar, Distrik Mannem, Kabupaten Keerom, Papua , Senin (15-07-2024).Danpos pos km 76 Letda Inf Rejeki Barus dalam keterangannya mengatakan, bahwa berbagai cara dilakukan Satgas untuk terus mempererat tali silaturahmi dengan masyarakat khususnya, salah satunya melalui kegiatan memberikan bantuan berupa bingkisan dan pelayanan kesehatan secara gratis, Kegiatan tersebut akan tetap kami laksanakan hingga menjelang purna penugasan, karena memberikan bingkisan dan pelayanan kesehatan kepada masyarakat merupakan kegiatan sosial positif yang perlu dilaksanakan secara berkelanjutan.Personel kesehatan juga dihadirkan dalam kegiatan tersebut dengan memeriksa kondisi kesehatan warga serta memberikan obat obatan sesuai dengan keluhan yang laporkan oleh masyarakat adapun kegiatan tersebut bertujuan untuk mempererat hubungan persaudaraan antara TNI dengan masyarakat agar adanya keberadaan Satgas ditengah-tengah masyarakat bisa membantu kesulitan atau kendala yang terjadi.Dalam kesempatan tersebut salah satu masyarakat Kampung Uskuar bapak Stevanus kemikir (36) mengucapkan terimakasih kepada personel Pos Satgas, yang sudah banyak membantu, mengayomi dan peduli kepada kepada masyarakat.Seperti penyampaian Dansatgas Letkol Inf Diki Apriyadi, S, Hub.Int, tugas pokok Satgas Yonif 122/TS menjaga keutuhan wilayah perbatasan darat RI-PNG, juga mempunyai tugas tambahan yaitu seluruh prajurit melaksanakan kegiatan teritorial yang bersifat membangun, melayani, dan mengayomi masyarakat perbatasan Papua. (PNO-12) 15 Jul 2024, 16:11 WIT
Program Rosita TNI di Yigi, Menambah Pendapatan Mama Papua Papuanewsonline.com, Nduga – Satuan Tugas Batalyon Infanteri (Satgas Yonif) Para Raider 432/Waspada Setia Jaya Kostrad, salah satu Satuan Jajaran Komando Operasi TNI (KOOPS TNI) di Papua, melaksanakan program ROSITA atau Borong Hasil Tani milik Mama Papua, atas nama Imelda Murib. Mama Papua tersebut membawa dan menjual seluruh hasil taninya kepada para Prajurit TNI di Pos Yigi, Minggu (14/7/2024).Komandan Satgas Yonif 432 Kostrad, Letkol Inf Zulfikar Akbar Helmi, telah menekankan kepada para Prajurit TNI bahwa kegiatan membantu kesulitan masyarakat di daerah tugas merupakan hal yang perlu dilakukan saat melaksanakan tugas pokok pengamanan wilayah. Oleh karenanya, hari Minggu tersebut, para Prajurit Pos Yigi, memanfaatkan waktu pengamanan Pos dengan membantu perekonomian Mama Imelda yang berjualan hasil tani.Saat Rosita berlangsung, para Prajurit TNI berkesempatan untuk berinteraksi dan berkomunikasi dengan Mama Imelda. Bermodalkan uang saku para Prajurit TNI, maka hasil tani yang diperdagangkan pagi hari itu dibeli dan digunakan untuk kebutuhan makanan para Prajurit. Merespons program ROSITA tersebut, penjual hasil tani sangat gembira karena dagangannya habis diborong oleh para Prajurit. Mama Imelda sangat gembira dengan pemasukan yang diterimanya pagi itu, dan sempat berkata “Terima kasih Komandan 432, telah borong hasil kebun saya. Tuhan memberkati Bapak-Bapak Tentara.Terpisah, Panglima KOOPS TNI, Brigjen TNI Lucky Avianto, pasca menerima laporan kegiatan, mengapresiasi inisiatif Satgas Yonif 432 Kostrad memborong hasil tani di Pos Yigi. "Hal ini merupakan bentuk kepedulian TNI membantu perekonomian rakyat guna mendukung upaya percepatan pembangunan di wilayah Papua," ungkapnya. (PNO-12) 15 Jul 2024, 10:53 WIT
Kreatifitas Kapolsek Manipa, Ajari Anak Dan Remaja Ubah Sampah Plastik Jadi Ecopillow Papuanewsonline.com, Manipa - Untuk mendukung dan menyukseskan program Indonesia, termasuk Kecamatan Kepulauan Manipa, Seram Bagian Barat (SBB), bebas sampah plastik, membuat Kapolsek Manipa, IPDA Edwin Richardo Mangare menggelar kegiatan pelatihan pengolahan sampah menjadi barang bernilai ekonomis."Kreatifitas Kapolsek Manipa, Ajari Anak Dan Remaja Ubah Sampah Plastik Jadi Ecopillow berupaya untuk mengajarkan dan membantu masyarakat untuk mengelola sampah plastik menjadi Ecopilow,"kata dia, kepada wartawan Sabtu (13/7/2024).Menurut Kapolsek, kegiatan tersebut juga dalam rangka meningkatkan kreatifitas masyarakat, khususnya generasi muda Manipa."Untuk saat ini fokus kita ke anak-anak dan remaja, yang mana menggunakan anak- anak dan remaja sebagai sarana dalam mewujudkan pantai Manipa Indah Manipa Bersih dari sampah plastik,"jelas Kapolsek.Mangare menjelaskan, secara detail cara pengelohan sampah menjadi barang atau benda bernilai ekonomis tersebut."Ecopillow atau bantal ramah lingkungan. Ecopillow adalah salah satu cara kita untuk dapat mengurangi sampah plastik sachet, multilayer yang banyak sekali bersejarah di sekitar kita,"ujarnya.Dikatakan, sampah plastik jenis sachet butuh waktu 80 hingga 100 tahun untuk dapat terurai bahkan bisa sampai 200 tahun. "Untuk itu kita bisa memberikan kontribusi kita untuk ikut mengurangi sampah plastik jenis ini. Kita bisa membuat Ecopillow dirumah kita sendiri dengan cara cuci bersih dan keringkan semua jenis sampah plastik sachet,"jelas Kapolsek.Setelah sampah dikeringkan, lanjut Mangare, maka sampah plastik akan digunting kecil-kecil."Siapkan plastik bening sebagai pembungkus dari semua plastik yang telah digunting. Jahit plastik bening dengan menggunakan ukuran bantal sofa. Dan sisakan satu sisi kosong untuk mengisi semua plastik yg telah digunting. Satu sisi kosong bisa di tambahkan resleting agar mudah dibuka dan ditutup,"papar Mangare.Perwira pertama Polisi dengan satu balik itu memastikan, dalam satu bantal ecopillow di isi agak padat, sehingga nyaman dan empuk kita digunakan."Hal ini merupakan satu contoh dari sekian banyak cara untuk menekan atau mengolah sampah dengan baik, sehingga kelestarian lingkungan terutama di daerah pesisir bisa ditekan sehingga lingkungan terjaga dalam jangka panjang apalagi kita yang hidup di pesisir pantai wilayah hukum Polsek Manipa,"imbuh Kapolsek.Untuk itu, dirinya mengajak, seluruh stokholder, Pemerintah dan masyarakat, agar bersama-sama dengan Polri dalam Hal ini Polsek Manipa, untuk mewujudkan Manipa indah Manipa Bersih."Apalagi yang kita lakukan ini sesuai dengan Peraturan Presiden (Perpres) nomor 97 tahun 2017 tentang kebijakan dan strategi nasional pengelolaan sampah rumah tangga dan sampah sejenis sampah rumahtangga, danPeraturan Pemerintah Nomor 81 Tahun 2012 tentang Pengelolaan Sampah Rumah Tangga dan Sampah Sejenis Sampah Rumah Tangga,makanya kalau bukan kita masyarakat Manipa lalu siapa lagi, yang bisa buat Manipa indah dan Manipa bersih,"tutup Kapolsek.(PNO-12) 13 Jul 2024, 19:58 WIT
Satgas Yonif 323 Buaya Putih Wujudkan Papua Terang Papuanewsonline.com, Puncak - Satgas Mobile Yonif 323 Buaya Putih menerangi Bumi Papua dengan memasang lampu penerangan Jalan dan Halaman Honai Masyarakat, bertempat di Kampung Wuloni, Distrik Ilaga Utara, Kabupaten Puncak, Papua Tengah, Kamis (11/07/24) Disampaikan Danpos Wuloni Kapten Inf Honest “Kegiatan Ini merupakan suatu bentuk perhatian Kami terhadap masyarakat di Papua Tengah, dengan memberikan karya terbaik guna menunjang keberlangsungan hidup dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat, apa yang dilakukan oleh personel Pos Wuloni merupakan bukti nyata bahwa kami hadir untuk menjadi solusi bagi masyarakat, salah satunya kendala tentang minimnya pencahayaan,” tutur Danpos, Jumat (12/7/2024).Selain itu, masyarakat setempat juga sangat antusias untuk membantu pemasangan lampu ini bersama personel Pos Wuloni, karena Sebelumnya di Kampung mereka sangat gelap di malam hari karena tidak adanya penerangan, tambah DanposSementara itu, Kepala Suku Wuloni Bapak Yatinus Wonda (49) Mewakili Masyarakat Kampung Wuloni mengucapkan terima kasih kepada anggota Pos Wuloni atas bantuan penerangan yang telah diberikan, sehingga tetap dapat melakukan aktifitas dimalam hari tanpa terkendala masalah penerangan.“Puji Tuhan, terimakasih kepada Satgas TNI 323, ini sangat luar biasa, kami sangat senang sekarang honai dan jalan sudah tidak gelap lagi, semoga Tuhan membalas kebaikan Bapak TNI 323, Kaonak, Amolongo, Wa, Wa, Wa." (PNO-12) 13 Jul 2024, 11:37 WIT
Tokoh Masyarakat dan Karyawan Desak Pj Bupati SBB Kembali Ijinkan Pengoperasian PT SIM Papuanewsonline.com, SBB - Hingga saat ini PT Spice Islands Maluku (SIM) yang bergerak di bidang pertanian budidaya pisang abaka telah menutup pengoperasian sejak 1 Juli 2024.Penutupan yang dilakukan perusahaan tersebut merupakan imbas dari persoalan sengketa lahan dengan sejumlah oknum masyarakat yang tak kunjung selesai.Dampak dari penutupan itu, telah menyebabkan ratusan orang karyawan, yang merupakan anak-anak asli Seram kehilangan pekerjaan. Bahkan program CSR yakni beasiswa pendidikan hingga tingkat perguruan tinggi harus terhenti.Dengan kondisi tersebut, Pilmon Matital, sekretaris desa Nuruwe meminta Pemerintah Daerah untuk menjadikan persoalan ini sebagai atensi prioritas.Menurutnya, kehadiran PT SIM selama ini telah membuka lapangan pekerjaan khususnya di kabupaten SBB. "Kami sangat mendukung adanya kegiatan yang dilaksanakan oleh PT SIM abaka di desa Nuruwe, Lohiatala, Hatusua dan Kawa. Karena dengan adanya PT SIM akan mengurangi adanya pengangguran di bumi Saka Mese Nusa," kata Pilmon, Selasa (9/7/2024).Menurutnya, PT SIM menyatakan tutup karena adanya oknum-oknum yang tidak bertanggung jawab. Mereka sengaja membuat permasalahan sehingga perusahan ini terpaksa memberhentikan operasinya. "Penutupan ini akan membuat angka pengangguran bertambah di Kabupaten Seram Bagian Barat. Saya selaku sekretaris desa Nuruwe mengharapkan agar PT SIM tetap beroperasi seperti biasa," harapnya.Terpisah, Yandro Somai, ketua Saniri atau BPD Negeri Lohiatala juga mengharapkan hal yang sama. Ia menginginkan agar persoalan yang dialami PT SIM dapat segera diselesaikan."Mengingat sementara ini persoalan yang dialami oleh PT SIM belum selesai harapan kami selaku pemerintah desa agar persoalan ini segera diselesaikan," pinta Yandro.Ia mengaku, kehadiran perusahaan selama ini di kabupaten SBB dapat membuka lapangan pekerjaan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat."Kami mengharapkan adanya perhatian khusus dari Pemerintah Kabupaten Seram Bagian Barat dan juga bapak ibu pemangku kepentingan agar secepatnya menyelesaikan persoalan yang terjadi," pintanya.Selain telah menstabilkan ekonomi masyarakat, Yandro juga mengakui kehadiran PT SIM mampu menurunkan angka kriminalitas dan kemiskinan."Kami mengharapkan kehadiran PT SIM di desa kami dan beberapa desa di Kabupaten Seram Bagian Barat," harapnya.Senada dengan Pilmon dan Yandro, Paulus Tetehuka, karyawan PT SIM yang berdomisili di desa Hatusua, mengaku sangat dirugikan dengan adanya penutupan perusahaan."Kami menolak dengan keras penutupan atau pemberhentian pekerjaan PT SIM di Serang Bagian Barat khususnya di wilayah kami Desa Hatusua," ungkapnya.Paulus mengaku kehadiran PT SIM selama ini telah mensejahterakan keluarga, orang tua, maupun masyarakat adat di desa Hatusua."Kami selama ini pengangguran, namun dengan kehadiran PT SIM kami bisa bekerja dengan upah sebesar Rp118 ribu per hari," katanya."Kami juga menolak keras adanya intimidasi dari pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab untuk menutup lapangan pekerjaan kami," pungkasnya.Sebelumnya, sebanyak 22 Raja dan Badan Permusyawaratan Desa (BPD) se Kabupaten Seram Bagian Barat (SBB), angkat bicara menyikapi perkembangan persoalan tersebut.Bertempat di Tugu Patung Ina Ama, Kota Piru, Kabupaten SBB, Sabtu (6/7/2024), para Raja-raja/Kepala Desa dan BPD menyatakan pernyataan sikap:1. Mendukung sepenuhnya investasi yang dilakukan di kabupaten Seram Bagian Barat untuk mengelola sumber daya alam, 2. Meminta pejabat Bupati Seram Bagian Barat untuk segera mencabut SK pejabat Bupati lama NO.100.3/492 tentang pemberhentian sementara pembongkaran lahan oleh PT.SIM (Spice Islands Maluku),3. Mendukung pejabat Bupati Seram Bagian Barat untuk mengizinkan PT SIM beroperasi kembali di bumi Saka Mese Nusa,4. Mendukung Polda Maluku untuk memproses saudara Ma'ruf Tomiya dalam kasus pencemaran nama baik,5. Menentang dengan keras oknum oknum di luar masyarakat Seram Bagian Barat yang memprovokasi dan ingin merusak kehidupan orang basudara. (PNO-12) 10 Jul 2024, 15:41 WIT
Polres Keerom Ikuti Penyuluhan Dari Dinas Pertanian Papuanewsonline.com, Keerom – Bhabinkamtibmas Kampung Baburia, Bripka Batias yikwa, SH., menghadiri undangan, dalam rangka Penyuluhan dari Dinas Pertanian Kab. Keerom di Kantor Desa Baburia, Sabtu (06/07).Bertempat di Kantor Desa Baburia, kegiatan ini didasari oleh materi terkait Pembentukan Kelompok Tani dan Pupuk Pertanian serta tanya jawab antara masyarakat Baburia dan pembawa materi Pertanian.Adapun pembawa materi, Sepriyanus Sulu yang menyampaikan bahwa dirinya sebagai Koordinator bidang Penyuluhan Pertanian Kab.Keerom, ingin agar kegiatan Penyuluhan ini bermanfaat dan menjadi tolak ukur dalam bidang Pertanian.“Saya berharap dengan kegiatan ini, semua bisa terkendali dan aman, serta bisa mempererat tali silaturahmi antar kita semua, khsususnya di Kampung Baburia,”ucapnya.Adapun Penyampaian dari Bhabinkamtibmas Kam.Baburia, Bripka Batias Yikwa, SH., yang mengatakan kepada warga Kampung Baburia agar jika ada bantuan dari Dinas Pertanian untuk diatur sesuai dengan kelompok yang sudah dibentuk pada hari ini.“Mari Bapak Ibu, kita bersama-sama menjaga situasi Kamtibmas di Kampung Baburia ini agar selalu aman dan kondusif, dan jika terjadi masalah segera laporkan kepada pihak yang berwajib dan tidak boleh main hakim sendiri,”ujarnya.Bhabinkamtibmas Kam. Baburia juga berpesan kepada seluruh warga Kampung Bubaria untuk senantiasa selalu menjauhi minuman-minuman beralkohol dan segala sesuatu yang bisa mengancam gangguan Kamtibmas.“Mari kita bersama-sama mengingatkan kepada keluarga kita yang sering mengkonsumsi minuman beralkohol agar berhenti, karena sering terjadi masalah atau Laka Lantas semua berawal dari minuman beralkohol,”pungkas Bripka Batias Yikwa. (PNO-12) 07 Jul 2024, 16:07 WIT
Berita utama
Berita Terbaru
Berita Populer
Video terbaru
lihat video 10 Feb 2023, 15:22 WIT