logo-website
Minggu, 08 Mar 2026,  WIT
BERITA TAG Hukum Homepage
Kabid Humas: Pertikaian Antar Kelompok Pemuda Di Malra Akibatkan 2 Warga Meninggal Papuanewsonline.com, Malra - Bentrok antar sekelompok pemuda terjadi di kabupaten Maluku Tenggara, Minggu (16/3/2025) dini hari. Peristiwa ini menyebabkan 16 orang warga dan anggota Polres Maluku Tenggara terluka.Korban terluka dari warga berjumlah 7 orang. 2 diantaranya meninggal dunia. Sementara korban dari anggota Polres Malra berjumlah 9 orang. Umumnya, para korban mengalami luka-luka akibat terkena tembakan senapan angin, anak panah dan parang.Kabid Humas Polda Maluku, Kombes Pol. Areis Aminnulla S.IK., M.H, menjelaskan, saling serang menggunakan senjata tajam (parang dan panah) dan senapan angin terjadi antar sekelompok pemuda dari Lorong Karang Tagepe dengan kelompok pemuda dari Lorong Perumda.Bentrok yang terjadi sekitar pukul 01.10 WIT ini berlangsung di Taman Lendmark, Kecamatan Kei Kecil, Kabupaten Maluku Tenggara (Malra)."Awalnya sekelompok pemuda dari Perumda ingin menyerang pemuda dari Karang Tagepe menggunakan busur panah namun berhasil dibubarkan anggota yang berjaga di Landmark, kemudian kelompok pemuda dari Perumda berkumpul depan kantor DPRD dan ingin menyerang kompleks Ohoijang / Karang Tagepe namun berhasil dihalau oleh Personil Polres Malra," kata Kombes Areis.Kedua pihak bersikeras untuk saling serang. Anggota yang berusaha melerai bahkan ikut ditembaki dengan senapan angin, panah dan diparangi oleh Orang Tak Dikenal (OTK)."Pada pukul 02.10 WIT anggota Reskrim yang hendak melerai massa kemudian diparangi menggunakan senjata parang mengenai bagian kepala," katanya.Saat diparangi, anggota kemudian mencoba menangkap pelaku namun diserang dengan panah, dan senapan angin oleh warga yang mengakibatkan sejumlah anggota ikut terluka."Saat ini situasi kamtibmas sementara aman terkendali. Terkait penyebab bentrok saat ini tim Reskrim tengah melakukan penyelidikan. Dan untuk pelaku pembacokan terhadap anggota identitasnya sudah dikantongi. Kami menghimbau pihak keluarga agar dapat membawa pelaku ke Polres Malra," pinta Kombes Areis.Kombes Areis juga menghimbau kepada masyarakat agar dapat menahan diri. Tim penyidik telah dikerahkan untuk melakukan penyelidikan."Siapapun yang terlibat dalam bentrokan tersebut akan ditindak tegas sesuai dengan aturan hukum yang berlaku," tegasnya. PNO-12 16 Mar 2025, 19:15 WIT
Kapolda Maluku dan Walikota Perkuat Sinergi Menjaga Keamanan Serta Membangun Kota Ambon Papuanewsonline.com, Ambon - Kapolda Maluku, Irjen Pol. Drs. Eddy Sumitro Tambunan, M.Si., menerima kunjungan Walikota Ambon, Drs. Bodewin M. Wattimena, M.Si dan Wakil Walikota Ambon, Ely Toisutta, S.Sos, beserta jajaran di ruang kerjanya, Jumat (14/3/2025).Pertemuan tersebut berlangsung dalam suasana penuh keakraban dan bertujuan untuk memperkuat sinergi antara Polda Maluku dan Pemerintah Kota Ambon dalam menjaga keamanan serta mendukung pembangunan daerah.  Turut hadir dalam pertemuan ini yaitu Wakapolda Maluku Brigjen Pol. Samudi S.IK., M.H, Irwasda Maluku, serta Direktur Kriminal Khusus (Dirkrimsus) Polda Maluku.  Walikota Ambon menyampaikan kedatangan pihaknya bertujuan untuk mempererat hubungan kerja sama antara Pemerintah Kota Ambon dan Polda Maluku. Ia juga meminta dukungan Kapolda Maluku bersama jajarannya dalam menjalankan tugas kepemimpinan mereka.  "Tujuan kami datang hari ini adalah untuk bersilaturahmi dan memohon dukungan dari Bapak Kapolda dalam pelaksanaan tugas kami sebagai Walikota dan Wakil Walikota Ambon," kata Bodewin Wattimena.  Walikota juga menyoroti beberapa persoalan yang saat ini menjadi perhatian utama Pemerintah Kota Ambon, salah satunya adalah permasalahan Pasar Mardika yang hingga kini masih menjadi polemik dan keresahan. Salah satunya kemacetan, penumpukan jumlah pedagang dan berbagai persoalan lainnya.  "Pasar Mardika masih menjadi masalah yang cukup kompleks, terutama karena adanya kepentingan dari berbagai pihak, baik dari Pemerintah Provinsi, Pemerintah Kota, maupun pihak swasta. Kami berkomitmen untuk menertibkan pasar ini demi kepentingan masyarakat. Oleh karena itu, kami berharap dukungan dari Polda Maluku agar permasalahan ini bisa segera diatasi dengan baik," harapnya.  Walikota juga mengungkapkan rencana besar Pemerintah Kota Ambon dalam mengembangkan sektor jasa dan wisata sebagai salah satu upaya meningkatkan perekonomian daerah. Namun, dalam upaya tersebut, masih terdapat kendala terkait kepemilikan wilayah yang kerap menjadi hambatan dalam pembangunan ke depan.  Menanggapi hal tersebut, Kapolda Maluku Irjen Pol. Eddy Sumitro Tambunan, menyampaikan apresiasi atas kunjungan Walikota dan jajarannya ke Polda Maluku. Kapolda menegaskan Polda Maluku siap memberikan dukungan penuh dalam menciptakan keamanan dan ketertiban yang kondusif bagi masyarakat Kota Ambon.  Terkait polemik Pasar Mardika, Kapolda menyarankan agar pemerintah kota terlebih dahulu melakukan pendekatan persuasif kepada para pihak yang memiliki kepentingan dalam kawasan tersebut. Ia mengingatkan, penertiban pasar harus dilakukan dengan strategi yang tepat agar tidak menimbulkan gejolak sosial di masyarakat."Kita bisa belajar dari pengalaman Bapak Presiden Joko Widodo saat menertibkan pasar di Solo. Pendekatan yang dilakukan adalah dengan berbicara terlebih dahulu kepada para pedagang dan pihak-pihak terkait. Cari tahu akar masalahnya, lalu bersama-sama mencari solusi yang terbaik," ujar Kapolda.Kapolda juga menegaskan, Polda Maluku siap bekerja sama dengan Pemerintah Kota Ambon dalam mendukung pembangunan daerah, terutama dalam sektor wisata dan kebersihan kota. Ia pun berharap pemerintah kota dapat terus memberikan inovasi serta pelayanan yang optimal kepada masyarakat guna mewujudkan Ambon sebagai kota yang maju dan berkembang.  "Pada prinsipnya, kami dari Polda Maluku siap memberikan dukungan penuh kepada Pemerintah Kota Ambon. Kami berharap pemerintah kota dapat menjalankan tugas sesuai dengan amanah undang-undang dan memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat, terutama dalam pengembangan sektor pariwisata dan kebersihan kota," kata Kapolda. PNO-12 15 Mar 2025, 19:45 WIT
Gelar Rakor Lintas Sektoral Kesiapan Pengamanan Idul Fitri, Ini Penekanan Kapolda Maluku Papuanewsonline.com, Ambon - Polda Maluku melaksanakan rapat koordinasi lintas sektoral untuk kesiapan pengamanan hari raya Idul Fitri 1446 Hijriah Tahun 2025.Rakor yang dihelat di Rupattama Markas Polda Maluku ini dihadiri Kapolda Maluku Irjen Pol. Drs. Eddy Sumitro Tambunan, M.Si, Gubernur Maluku, Hendrik Lewerissa, dan Forkopimda beserta pimpinan stakeholder lainnya atau yang mewakili.Kapolda Maluku Irjen Pol Eddy Sumitro Tambunan, dalam sambutannya menyampaikan, rakor lintas sektoral yang dilaksanakan ini merupakan langkah awal Polda Maluku untuk memastikan kesiapan pengamanan arus mudik dan arus balik Lebaran tahun ini. Kapolda mengatakan, upaya pengamanan arus mudik dan balik Lebaran Idul Fitri 1446 H di wilayah Maluku memerlukan sinergi dan kolaborasi yang solid dari seluruh instansi terkait.Kolaborasi lintas sektoral ini, lanjut Kapolda, menjadi kunci utama dalam mewujudkan suasana Lebaran yang aman, nyaman, dan damai bagi seluruh masyarakat di Maluku."Kami menyampaikan terima kasih kepada Bapak Gubernur yang sudah hadir langsung. Rapat ini dilakukan juga untuk menindaklanjuti rakor tingkat pusat pada beberapa hari lalu, yang mana dihadiri oleh Kapolri, Panglima TNI dan para Menteri terkait," jelasnya.Kapolda berharap pengamanan menjelang hingga berakhirnya Idul Fitri perlu dilakukan secara intensif demi memastikan keamanan dan kenyamanan masyarakat.Polda Maluku dan jajaran juga akan menggelar Operasi Ketupat Salawaku 2025 untuk mewujudkan situasi Kamtibmas dan Kamseltibcarlantas yang kondusif serta menjamin keamanan masyarakat.Rapat lintas sektoral ini, kata Kapolda, merupakan bagian dari rangkaian operasi kepolisian untuk meningkatkan efektivitas pelaksanaan tugas, meningkatkan efisiensi penggunaan sumber daya dan fasilitas serta meningkatkan keselarasan sinergi antar instansi untuk mewujudkan koordinasi yang efektif."Saya mengucapkan terima kasih dan apresiasi setinggi tingginya kepada semua pihak yang telah hadir mengikuti rakor ini semoga melalui kegiatan ini kita dapat bertukar pikiran serta berdiskusi dengan baik," harapnya.Pada kesempatan itu, Gubernur Maluku Hendrik Lewerissa dalam sambutannya menyampaikan, pemerintah provinsi Maluku telah melakukan beragam upaya yang bekerja sama dengan berbagai pihak terkait pelaksanaan pangan murah, gerakan pangan murah, dan operasi pasar."Kami juga melakukan pemantauan stok baik di pasar tradisional, modern dan para distributor untuk memastikan ketersediaan stok menjelang hari raya Idul Fitri tercukupi," jelasnya.Berdasarkan hasil pantauan oleh tim pengendali implasi daerah, Gubernur memastikan untuk ketersediaan pasokan bahan kebutuhan pokok masyarakat terjamin beberapa bulan ke depan dengan harga yang relatif terjangkau."Pasokan itu ada tapi sengaja itu ditahan bahkan diperlambat distribusi dan sebagainya, kami sudah berkoordinasi di internal dan kami berharap ini koordinasi lintas sektoral terutama dengan pihak terkait untuk memastikan tidak ada pelaku usaha yang sengaja untuk menimbun komuditas di gudang gudang penyimpanan mereka untuk mempermainkan harga dan mempengaruhi suplai endimen di pasar karena itu otomatis akan mempengaruhi sekali terhadap implasi di Maluku," tegasnya.Pemerintah Provinsi Maluku, kata Gubernur, juga akan bekerja keras untuk memastikan bahwa tahun ini inflasi itu terkendali atau terkelola dengan baik. "Dan Syukur Alhamdulillah inflasi di Maluku di 11 kabupaten kota terpantau masih berada di bawah standar atau target inflasi nasional," sebutnya.Selain memastikan soal ketersediaan pasokan, Gubernur juga berharap soal stabilitas keamanan. "Oleh karena itu kerjasama lintas sektoral ini sangat kami butuhkan," pungkasnya. PNO-12 15 Mar 2025, 11:48 WIT
Miliki Ganja, 2 Mahasiswa di Ambon Diamankan Polda Maluku Papuanewsonline.com, Ambon - Dua orang mahasiswa di kota Ambon yang diduga memiliki atau menyimpan barang terlarang narkoba diamankan aparat Direktorat Reserse Narkoba Polda Maluku.Mereka yang diamankan di rumah tahanan Polda Maluku yaitu berinisial IK alias Ilo (22), dan SIL alias Sanjani (19). Keduanya ketangkap tangan menguasai satu paket narkotika jenis ganja seberat 0,2308 gram.Ilo dan Sanjani ditangkap di depan rumah makan Kembar Mulia, Jalan Dr. Leimena, Desa Poka, Kec. Teluk. Ambon, Kota Ambon, Sabtu (8/3/2025) sekitar pukul 00.10 WIT."Kedua pelaku tertangkap tangan karena memiliki dan menguasai 1 (satu) paket yang diduga narkotika golongan I jenis ganja," kata Kabid Humas Polda Maluku, Kombes Pol. Areis Aminnulla S.IK., M.H, Kamis (13/3/2025).Barang bukti narkoba yang ditemukan tersebut dikemas menggunakan kertas berwarna coklat. Barang terlarang ini disimpan di dalam peci berwarna hitam."Hasil tes urine kedua pelaku juga positif mengandung narkoba," tambah Kombes Areis.Kedua mahasiswa yang berasal dari salah satu perguruan tinggi di Ambon ini telah ditetapkan sebagai tersangka dan diamankan di rumah tahanan Polda Maluku."Kedua tersangka dikenakan Pasal 127 ayat (1) huruf a UU nomor 35 tahun 2009 tentang narkotika, dan mereka akan menjalani rehabilitasi karena sesuai peraturan yang berlaku," sebutnya.Terkait barang bukti ganja yang dimiliki kedua tersangka, tim Opsnal Ditresnarkoba Polda Maluku hingga saat ini masih terus melakukan pendalaman. PNO-12 13 Mar 2025, 19:01 WIT
Polri Mutasi 1.255 Personel, 10 Kapolda Berganti, dan 10 Polwan Jadi Kapolres Papuanewsonline.com, Jakarta – Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) kembali melakukan mutasi besar-besaran di jajaran perwira tinggi (Pati) dan perwira menengah (Pamen). Mutasi ini tertuang dalam enam surat telegram (ST) yang diterbitkan pada 12 Maret 2025, dengan total 1.255 personel mengalami pergeseran jabatan.Mutasi ini tercantum dalam enam surat telegram, sebagai berikut:- ST/488/III/KEP./2025 - 111 personel- ST/489/III/KEP./2025 - 442 personel- ST/490/III/KEP./2025 - 261 personel- ST/491/III/KEP./2025 - 153 personel- ST/492/III/KEP./2025 - 202 personel- ST/493/III/KEP./2025 - 86 personelKadiv Humas Polri, Irjen Pol Sandi Nugroho, menegaskan bahwa mutasi ini merupakan bagian dari penyegaran organisasi dan strategi penguatan kelembagaan.“Mutasi ini merupakan hal yang wajar dalam dinamika organisasi Polri. Selain sebagai penyegaran, ini juga bagian dari pembinaan karier untuk meningkatkan profesionalisme anggota,” ujar Irjen Pol Sandi Nugroho, Kamis (13/3/2025).Dari total 1.255 personel yang dimutasi, sebanyak 881 personel mendapat promosi jabatan. Beberapa di antaranya adalah:- Dua Perwira Tinggi (Pati) menduduki jabatan strategis di Mabes Polri:- Irjen Pol Anwar sebagai Asisten SDM Kapolri- Irjen Pol Suwondo Nainggolan sebagai Asisten Logistik Kapolri10 Kapolda baru ditunjuk, termasuk:- Brigjen Pol Mardiyono sebagai Kapolda Bengkulu- Irjen Pol Rusdi Hartono sebagai Kapolda Sulsel- Irjen Pol Drs. Nanang Avianto sebagai Kapolda Jatim- 6 Irjen Pol dan 33 Brigjen Pol mendapat promosi jabatan baru- 288 Kombes Pol mengalami nivelering jabatan- 205 AKBP menjabat sebagai Kapolres di berbagai daerahSelain Promosi, Mutasi Ini Juga Mencakup:- 74 personel berangkat pendidikan- 88 personel selesai pendidikan- 77 personel menjalani tugas khusus (Gassus)- 51 personel dikukuhkan dalam jabatan baru- 63 personel memasuki masa pensiun- 57 Polwan Naik Jabatan, 10 Jadi KapolresDalam mutasi kali ini, sebanyak 57 polisi wanita (Polwan) mendapatkan promosi jabatan, dengan 10 di antaranya menduduki posisi Kapolres. Beberapa nama yang menonjol, antara lain:- AKBP Kadek Citra Dewi sebagai Kapolres Jembrana, Polda Bali- AKBP Veronica sebagai Kapolres Salatiga, Polda Jateng- AKBP Heti Patmawati sebagai Kapolres Lampung Timur, Polda Lampung“Polwan memiliki peran yang semakin strategis dalam kepemimpinan di Polri. Promosi ini menunjukkan bahwa Polri terus memberikan ruang bagi Polwan untuk berkembang dan berkontribusi lebih luas,” tambah Irjen Pol Sandi Nugroho.Mutasi ini merupakan bagian dari strategi Polri dalam memperkuat organisasi dan meningkatkan efektivitas kinerja di berbagai lini.“Kami ingin memastikan Polri tetap solid dalam menghadapi berbagai tantangan keamanan ke depan. Mutasi ini adalah bagian dari strategi memperkuat organisasi agar semakin profesional dalam melayani masyarakat,” tutup Irjen Pol Sandi Nugroho.Dengan mutasi ini, diharapkan Polri semakin profesional, modern, dan terpercaya dalam menjalankan tugasnya sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat. PNO-12 13 Mar 2025, 18:43 WIT
Kapolda Maluku Terima Kunjungan Konsul Kehormatan Kerajaan Belanda Papuanewsonline.com, Ambon - Kepala Kepolisian Daerah Maluku, Irjen Pol. Drs. Eddy Sumitro Tambunan M.Si, menerima kunjungan kehormatan dari Konsul Kehormatan Kerajaan Belanda di Ambon, Kun Kusno.Kedatangan Kun Kusno disambut hangat oleh Kapolda Maluku di ruang kerjanya pada Rabu (12/3/2025).Dalam pertemuan itu hadir mendampingi Konsul Kehormatan Kerajaan Belanda di Ambon yaitu Sekjen Kadin Spanyol dan Portugal, Nathanael Lekatompessy, dan Staf Kantor Konsulat Kerajaan Belanda di Ambon, Pricilia Tuhuteru.Konsul Kehormatan Kerajaan Belanda di Ambon Kun Kusno, mengatakan, saat ini Kantor Konsulat Belanda telah resmi dibuka di Kota Ambon. "Kedatangan kami di Polda Maluku bertujuan untuk menjalin silaturahmi dan membangun kerjasama yang erat dengan pihak kepolisian, terutama dalam bidang keamanan dan ketertiban masyarakat di wilayah Maluku," kata Kusno.  Dalam pertemuan tersebut, Konsulat Kerajaan Belanda bersama Polda Maluku juga membahas potensi sinergi dalam upaya membangun dan mengembangkan Ambon serta Provinsi Maluku secara lebih luas. Kun Kunso juga mengaku Maluku memiliki potensi besar di berbagai sektor, terutama kelautan, pertanian, dan pariwisata. Maluku memiliki sumber daya alam yang melimpah serta daya tarik wisata yang unik dapat menjadikan Maluku sebagai destinasi yang potensial.Sementara itu, Kapolda Maluku Irjen Eddy Tambunan menyampaikan apresiasinya atas kedatangan para tamu kehormatan. Beliau juga menegaskan Polda Maluku selalu terbuka untuk menjalin kerja sama, koordinasi, dan komunikasi yang baik dengan berbagai pihak, termasuk pihak internasional, demi kemajuan Maluku. Orang nomor 1 Polda Maluku tersebut juga berharap pertemuan silaturahmi ini dapat menjadi awal yang baik dalam membangun hubungan kerjasama ke depan."Kami menyampaikan selamat di Polda Maluku dan Kami berharap pertemuan ini menjadi awal yang baik dalam membangun kemitraan, dan membangun hubungan kerjasama yang baik ke depan," kata Kapolda.Menurut Kapolda, keamanan merupakan faktor utama dalam mendukung pertumbuhan ekonomi dan investasi di suatu daerah. Oleh karena itu, Polda Maluku berkomitmen untuk terus menciptakan dan menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) yang kondusif. "Dengan situasi yang aman dan stabil, diharapkan pembangunan di Maluku dapat berjalan dengan baik dan memberikan manfaat bagi masyarakat secara luas," jelasnya. PNO-12 13 Mar 2025, 09:58 WIT
4 Polda Gagalkan Penyelundupan Senpi ke KKB Papua, 7 Orang Ditangkap Papuanewsonline.com, Jayapura – Penyelundupan dan pembuatan senjata api (senpi) rakitan ke KKB di Papua berhasil digagalkan. Sebanyak 7 orang ditangkap dari sejumlah daerah.Keberhasilan ini merupakan hasil pengembangan dari penangkapan yang dilakukan oleh Polda Papua, yang kemudian mengarah pada pemasok senjata dari Bojonegoro, Jawa Timur.Kapolda Papua, Irjen Pol. Patrige R. Renwarin, S.H., M.Si., mengatakan pengungkapan kasus sindikat jual beli senpi dan amunisi untuk kepentingan KKB di Papua berkat kerjasama Polda Papua dengan Polda Papua Barat, Polda Jawa Timur, dan Polda DIY.“Pengungkapan kasus jual beli senpi dan amunisi ini setelah kita memeriksa Yuni Enumbi, keterangan dari Yuni mengantar tim penyidik untuk memeriksa beberapa orang yang berada di beberapa kota di Indonesia. Setelah kita kerjasama dengan beberapa Polda, kita berhasil mengamankan 7 orang tersangka dan menyita 17 pucuk senjata api (6 laras panjang, 6 laras pendek, dan 5 rakitan) serta 3.573 butir amunisi,” ungkap Irjen Patrige saat melakukan press release di Aula Rupatam Polda Papua, Selasa (11/03/2025).Kapolda mengungkapkan Operasi penegakan hukum yang dilakukan sejak tanggal 6 Maret hingga 9 Maret 2025 ini membuahkan hasil dengan berhasil mengamankan 7 tersangka dan sejumlah barang bukti senjata api, amunisi, serta peralatan pendukung lainnya.“Ketujuh pelaku yang sudah dijadikan tersangka antara lain, YE, TW, MH, MK, P, ES, dan AP,” Salah satu pelaku utama yang sudah ditangkap adalah YE alias JAS, yang berperan dalam menyediakan dana dan mengoordinasikan pembelian senjata untuk KKB Puncak Jaya,” ungkapnya.Selain Senjata dan Amunisi, lanjut kata Irjen Patrige yakni peralatan perakitan senjata api antara lain mesin bubut, gerinda, alat las listrik, kompresor.“Tak hanya itu, kami juga menyita dari tangan para pelaku yaitu dua buah detonator, magazine popor senjata, laras senjata rakitan dan berbagai dokumen pendukung lainnya. Dan juga uang tunai sejumlah Rp. 369. 600.000,” ujar Irjen Patrige.Ia mengatakan Satgas Operasi Damai Cartenz 2025 bersama Polda Papua, Polda Papua Barat Polda Jawa Timur dan Polda Daerah DIY yang didasari komitmen yang sangat kuat dalam memberantas penyelundupan senjata api yang dapat mengganggu stabilitas keamanan di wilayah Papua.“Kasus tersebut adalah murni tindak pidana, terkait dengan kepemilikan, penyimpanan dan membawa senjata api serta amunisi tanpa izin. Atas perbuatannya, terduga pelaku dikenakan pasal 1 ayat 1 undang – undang darurat nomor 12 tahun 1951 jo Pasal 55 KUHP Tentang kepemilikan senjata api dan amunisi secara illegal dengan ancaman pidana mati atau pidana penjara seumur hidup,” pungkasnya.Sinergi yang kuat antar Kepolisian di berbagai daerah membuktikan bahwa setiap upaya ilegal yang mengancam keamanan negara akan ditindak tegas. Aparat Keamanan juga memperkuat pengawasan dan penegakan hukum guna memutus rantai penyelundupan senjata api serta menjaga Papua tetap kondusif dan damai. PNO-12 12 Mar 2025, 10:47 WIT
Satgas Pangan Polda Papua Gencar Awasi Peredaran Minyakita yang Tak Sesuai Takaran Papuanewsonline.com, Jayapura – Satgas Pangan Polda Papua melakukan pengawasan terhadap peredaran minyak goreng kemasan merek Minyakita di Sentani, Kabupaten Jayapura, Selasa (11/3).Langkah ini merupakan tindak lanjut temuan Kementan beberapa waktu lalu, atas ketidaksesuaian isi minyak dengan takaran yang tercantum pada label kemasan.Kasatgas Pangan Polda Papua Kombes Pol I Gusti Gde Era Adhinata, S.I.K. mengatakan penyelidikan dilakukan setelah adanya inspeksi dari Kementerian Pertanian yang menemukan ketidaksesuaian kuantitas minyak dalam kemasan Minyakita di Pulau Jawa.“Kami akan terus melakukan pengecekan guna meminimalisir kecurangan yang dilakukan oleh produsen," ucapnya.Ia menegaskan bahwa pihaknya akan memberikan tindakan hukum kepada produsen dan distributor yang terbukti melakukan pelanggaran dalam penjualan Minyakita.“Apabila dilapangan kita temukan kekurangan Volume isi bersih dari minyak goreng merek Minyakita tersebut kita akan periksa siapa yang memproduksi dan didatangkan hal tersebut itu perlu diperiksa untuk dilakukan tindakan hukum berdasarkan Pasal 62 Jo Pasal 8 ayat (1) huruf b dan c undang-undang nomor 8 tahun 1999 tentang perlindungan konsumen,” lanjutnya.Kombes Era menambahkan bahwa perusahaan yang terbukti melakukan praktik tersebut akan segera ditindak sesuai aturan yang berlaku.“Kami segera memproses jika ada penemuan Minyakita yang tidak sesuai. Jika terbukti bersalah, kami akan berkoordinasi dengan Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Papua untuk mengambil tindakan tegas sebagaimana hukum yang berlaku,” kata Kasatgas Pangan Polda Papua.Saat ini, pengawasan terhadap peredaran Minyakita masih terus dilakukan guna memastikan produk yang beredar di masyarakat sesuai dengan standar yang telah ditetapkan.Hal tersebut sudah di instruksikan oleh Satgas Pangan Polda Papua keseluruh jajaran agar turun ke pasar untuk mengecek langsung ke lapangan agar masyarakat tidak di rugikan. PNO-12 12 Mar 2025, 10:43 WIT
Polri Ungkap Kecurangan Minyak Goreng di Depok, Ribuan Liter Disita Papuanewsonline.com, Jakarta – Direktorat Tindak Pidana Ekonomi dan Khusus (Dirtipideksus) Bareskrim Polri berhasil mengungkap kasus pengemasan ulang minyak goreng "MINYAKITA" dengan isi takaran yang tidak sesuai label kemasan. Dalam operasi yang digelar pada Minggu, 9 Maret 2025, di sebuah gudang di Kota Depok, tim penyidik mendapati praktik ilegal yang merugikan konsumen.Pengungkapan ini berawal dari penyelidikan yang dilakukan oleh tim Bareskrim Polri untuk memastikan distribusi dan ketersediaan minyak goreng "MINYAKITA" sesuai dengan ketentuan. Namun, hasil temuan di lokasi menunjukkan adanya penyimpangan. Tim menemukan bahwa minyak goreng yang dikemas ulang di tempat tersebut memiliki volume yang lebih sedikit dari takaran yang tercantum di label kemasan.Dirtipideksus Bareskrim Polri mengungkap bahwa dalam pengemasan ulang ini, minyak yang seharusnya berisi 1000 ml, namun hanya diisi sekitar 820 ml hingga 920 ml. "Kami menemukan bahwa minyak yang dituangkan ke dalam pouch bag hanya sekitar 820 ml dan ke dalam botol sekitar 760 ml, jelas ini tidak sesuai dengan standar yang ditetapkan," ungkap Dirtipideksus Bareskrim Polri.Dalam operasi ini, polisi menyita berbagai barang bukti, termasuk 450 dus minyak goreng "MINYAKITA" dalam kemasan pouch bag yang siap didistribusikan, 180 dus minyak dalam gudang, 250 krat minyak kemasan botol, serta puluhan mesin pengisian dan alat pendukung lainnya. Total minyak goreng yang berhasil diamankan mencapai 10.560 liter.Atas temuan ini, pelaku diduga melanggar berbagai aturan hukum, termasuk Undang-Undang Perlindungan Konsumen, Undang-Undang Pangan, dan KUHP. "Kami bertindak tegas terhadap pelaku usaha yang mencari keuntungan dengan cara merugikan masyarakat. Polri berkomitmen menegakkan hukum untuk melindungi konsumen dan perekonomian nasional," tegas Dirtipideksus Bareskrim Polri.Polri juga mengimbau masyarakat untuk lebih teliti dalam membeli produk dan memastikan barang yang dibeli sesuai dengan standar yang ditetapkan. "Kami juga mengingatkan para pelaku usaha agar tidak memanfaatkan momentum hari besar keagamaan untuk meraih keuntungan dengan cara yang tidak benar," tambahnya.Dengan pengungkapan kasus ini, diharapkan dapat memberikan efek jera bagi pelaku dan mencegah kejadian serupa di masa mendatang. Polri berkomitmen untuk terus menjaga ketertiban dan keadilan demi terwujudnya Indonesia yang lebih baik. PNO-12 12 Mar 2025, 10:06 WIT
Berita utama
Berita Terbaru
Berita Populer
Video terbaru
lihat video 10 Feb 2023, 15:22 WIT