Papuanewsonline.com
Direksi Freeport Mangkir RDP DPRK, Billy Lali: Ini Bukan Alpa Tapi Pembangkangan
Pemprov Papua Lawan Putusan MA, Kuasa Hukum: Gubernur Papua Lakukan Pembangkangan Hukum
Putusan Inkrah, Eksekusi Tuntas, Pemprov Papua Belum Bayar Ganti Rugi Tanah Ring Road
Korupsi Pendidikan Rp 16,9 Miliar di Mamberamo Raya Mengendap di Kejati Papua, Pemuda: Dijadikan ATM
KAI Dan BRIN Perkuat Riset Automatic Train Protection, Roadmap Disiapkan Hingga Triwulan II 2027
Kemenhub Perkuat Budaya Keselamatan Transportasi Berbasis Digital
DPR Papua Pegunungan Meledak: Efisiensi Picu Kelaparan, Pokir 1,5 Tahun Tak Pernah Diakomodir
LKPJ 2025 Diparipurna Hari Ini, Pemuda Muslim Mimika: DPRK Jangan Mandul
Amnesty Desak Penegakan Hukum Atas Kasus Main Hakim Sendiri Di Tabanan Dan Morowali
Jenderal TPNPB Perintahkan Pasukan di 36 Kodap Tembak Mati Barisan Merah Putih dan Agen Intelijen
BERITA TAG Hukum
Homepage
Bhabinkamtibmas Mediasi Konflik Antara Pemilik Sapi Dan Petani Pisang Di Keerom
Papuanewsonline.com, Keerom – Bhabinkamtibmas Kampung Baburia, Bripka Batias Yikwa, S.H, mengambil inisiatif untuk menengahi permasalahan yang muncul antara seorang wanita, Ibu M, dan pemilik ternak sapi di Dusun Pabrik Kelapa Sawit (PKS) Kampung Baburia, Distrik Arso Barat, Kabupaten Keerom. Peristiwa ini terjadi pada Sabtu (21/10).Bripka Batias Yikwa, S.H, menjelaskan bahwa masalah tersebut berkisar pada kerugian yang dialami oleh Ibu M, yang panen pisangnya untuk dijual di pasaran dimakan oleh sapi. Ibu M telah beberapa kali mencoba menghubungi pemilik sapi untuk meminta pertanggungjawaban atas kerugian yang dialaminya, namun pemilik sapi tampaknya menolak dan enggan membayar."Ketika ada masalah di Dusun PKS atau Kampung Baburia, penting bagi kita untuk tidak mengambil hukum ke tangan sendiri, melainkan segera melaporkannya kepada Bhabinkamtibmas atau Babinsa agar kita bisa menyelesaikan permasalahan di lingkungan kita. Jika permasalahan ini tidak dapat diselesaikan, maka kami akan membawa masalah ini ke tingkat Polsek atau Polres Keerom," jelas Bripka Batias Yikwa.Bripka Batias Yikwa, bersama dengan Linmas (Lingkungan Masyarakat), mengumpulkan pemilik sapi terkait untuk menyelesaikan masalah ini. Setelah berdiskusi, pemilik sapi setuju untuk membayar sejumlah uang sebagai kompensasi kepada Ibu M sebesar Rp. 250.000."Ibu dan Bapak tidak dilarang untuk memelihara ternak sapi, namun, sangat penting untuk menjaganya dengan baik, sehingga tidak merugikan masyarakat lain seperti yang terjadi saat ini. Kami berharap agar kasus serupa tidak terulang di masa mendatang," tambahnya. (PNO-12)
22 Okt 2023, 14:40 WIT
Jelang Pemilu 2024, Satgas Preemtif OMB Polda Maluku Bagikan Brosur Himbauan Kamtibmas
Papuanewsonline.com, Ambon - Satuan Tugas Preemtif Operasi Mantap Brata (OMB) Polda Maluku Tahun 2023 - 2024, memberikan himbauan kamtibmas kepada masyarakat menjelang pelaksanaan Pemilu mendatang.Himbauan kamtibmas dilakukan baik dengan cara mendatangi warga secara langsung maupun membagikan brosur himbauan. Kegiatan ini dilaksanakan di Kota Ambon, Sabtu (21/10/2023)."Untuk hari ini tim Satgas Preemtif OMB terbagi dalam beberapa kelompok. Diantaranya yang membagikan brosur himbauan maupun yang menyapa warga memberikan himbauan kamtibmas secara langsung," kata Kabid Humas Polda Maluku Kombes Pol M. Rum Ohoirat.Pembagian brosur berlangsung di depan Pusat Perbelanjaan Maluku City Mall (MCM), Jalan Jenderal Sudirman. Brosur himbauan kamtibmas dibagikan kepada sopir maupun penumpang mobil angkutan kota maupun pejalan kaki."Untuk kelompok lainnya memberikan himbauan kamtibmas di depan kawasan pelabuhan Fery Galala. Termasuk kepada warga yang berada di pangkalan ojek Galala," katanya.Himbauan kamtibmas yang disampaikan diantaranya mengajak warga untuk bersama-sama menjaga situasi kamtibmas di daerah masing-masing; bijak dalam bermedia sosial, dan tidak menyebarkan berita bohong (hoax/hate speech). Sebab, hal itu dapat memicu terjadinya gangguan kamtibmas."Jadi kegiatan yang dilakukan ini dalam rangka cooling sistem guna menciptakan situasi kamtibmas yang aman dan kondusif dalam setiap tahapan pemilu yang dilalui," ungkapnya. (PNO-12)
21 Okt 2023, 21:25 WIT
Tingkatkan Kamtibmas, Personel Samapta Polda Maluku Patroli Di Daerah Rawan Konflik
Papuanewsonline.com, Ambon - Personel Direktorat Samapta Polda Maluku yang tergabung dalam satgas preventif Operasi Mantap Brata (OMB) Salawaku Tahun 2024, menggelar patroli di sejumlah daerah yang dianggap rawan gangguan kamtibmas di Kota Ambon, Sabtu (21/10/2023)."Saat ini personel Samapta Polda Maluku yang tergabung dalam satgas preventif OMB Salawaku mulai meningkatkan patroli di sejumlah daerah yang dianggap rawan terjadinya gangguan kamtibmas di Kota Ambon," kata Kabid Humas Polda Maluku, Kombes Pol M. Rum Ohoirat.Ia mengatakan, patroli di daerah yang dianggap rawan akan terus dilakukan selama OMB Salawaku 2024. Tujuannya untuk menjaga situasi kamtibmas yang kondusif pada setiap tahapan pelaksanaan Pemilihan Umum (Pemilu) serentak tahun 2023-2024."Patroli kamtibmas hari ini juga dilakukan dengan mendatangi Kantor DPRD Kota Ambon, Kantor DPW PKB, Kantor DPW Nasdem, Kantor KPU Provinsi Maluku dan Kediaman Ketua KPU Maluku," ungkapnya.Patroli di sejumlah kawasan tersebut dilakukan untuk memastikan situasi kamtibmas di wilayah itu aman dan kondusif. Selain itu, personel juga memberikan himbauan kamtibmas dan mengajak masyarakat yang ditemui untuk bersama menjaga keamanan dan ketertiban menjelang pemilu serentak. "Personel juga meminta anggota security dan Satpol Pp di Kantor DPRD dan kantor partai politik apabila ada permasalahan atau gangguan kamtibmas agar segera dilaporkan kepada pihak kepolisian terdekat untuk ditindaklanjuti," katanya. (PNO-12)
21 Okt 2023, 21:13 WIT
Gelar Jumat Curhat, Kapolsek Bonggo Dengarkan Keluhan Warga Kampung Srum
Papuanewsonline.com, Sarmi – Guna menampung keluhan masyarakat, Polsek Bonggo melaksanakan program Jumat curhat di Kampung Srum, Distrik Bonggo, Kabupaten Sarmi, Jumat (20/10).Kegiatan itu dipimpin oleh Kapolsek Bonggo, dihadiri oleh Kepala kampung dan Ondoafi serta masyarakat kampung Srum."Jumat curhat ini untuk menampung keluhan masyarakat khususnya warga Kampung Srum terhadap kepolisian. Bebas mau menyampaikan apapun berkaitan dengan layanan kepolisian maupun gangguan kamtibmas yang terjadi di masyarakat,” tutur Kapolsek.Salah satu warga yang diwakili oleh Kepala kampung Bapak Boas Sendwa menyampaikan terimakasih dan apresiasi kepada kepolisian atas kegiatan yang dilaksanakan."Kami ucapkan terimakasih kepada Polsek Bonggo atas pelaksanaan Jumat curhat ini, sehingga masyarakat dapat menyampaikan keluh kesah serta saran kepada pihak kepolisian," ucap Boas.Selain itu, masyarakat juga menyampaikan harapan agar pihak kepolisian meningkatkan patroli di tempat-tempat yang dianggap rawan tindak kejahatan.Menanggapi keluhan tersebut, Ipda Multazam dengan tegas menjawab bahwa Polsek Bonggo akan terus melakukan patroli rutin setiap hari demi menjaga ketertiban dan keamanan masyarakat."Partisipasi aktif masyarakat adalah faktor penting dalam menciptakan lingkungan yang aman. Kehadiran Polisi bukan hanya sebagai penegak hukum, tapi juga sebagai mitra yang akan mendengar dan memberikan solusi bagi permasalahan serta keluhan dari masyarakat," tandasnya. (PNO-12)
20 Okt 2023, 20:02 WIT
Satlantas Polresta Jayapura Gelar KYRD Demi Menertibkan Dan Mengurangi Kecelakaan Lalu Lintas
Papuanewsonline.com, Jayapura – Satuan Lalu Lintas Polresta Jayapura Kota melaksanakan KRYD atau Kegiatan Rutin Yang Ditingkatkan dalam upaya cipta kondisi, Penertiban dan pemeriksaan Kendaraan bertempat di depan Mako Polresta Jayapura Kota, Kamis (18/10) Sore.Kegiatan tersebut dilaksanakan oleh Kasat Lantas Polresta Jayapura Kota Kompol Dian Novita Pietersz, S.I.K bersama 20 personil Sat Lantas Polresta yang terlibat dalam KYRD.Kasat Lantas ketika diwawancarai usai kegiatan mengatakan bahwa kegiatan tersebut merupakan kegiatan Kepolisian Rutin Yang Ditingkatkan (KRYD) guna meminimalisir fatalitas terjadinya kecelakaan lalu lintas dan melakukan penertiban kepada para pengendara yang tidak taat terhadap peraturan lalu lintas.“Razia yang dilaksanakan ini untuk menertibkan para pelanggar lalulintas serta upaya pencegahan untuk meminimalisir terjadinya kecelakaan terhadap pengendara yang tidak lengkap dalam berkendara,” ujarnya.Lanjut Kasat Lantas, kegiatan Penertiban kendaraan yang dilaksanakan di depan Mako Polresta Jayapura Kota dengan cara bertindak melakukan Penindakan Hukum kepada pangendara roda dua dan Roda empat yang yang melakukan pelanggaran Lalu Lintas.“57 pelanggar terjaring dalam kegiatan ini, 42 Seat Tilang, tanpa helm 15 pelanggar, Kenalpot Racing 3 pelanggar, melanggar rambu lalulintas 4 pelanggar, Surat surat 19 pelanggar,” pungkas Kasat Lantas. (PNO-12)
20 Okt 2023, 16:45 WIT
Evakuasi Korban KKB Terus Dilakukan, Kapolda Papua: Personel Diturunkan Demi Amankan Situasi
Papuanewsonline.com, Yahukimo – Kabid Humas Polda Papua, Kombes Pol. Ignatius Benny Ady Prabowo, memberikan informasi terkini mengenai proses evakuasi korban setelah serangan oleh Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) di Kali I, Kampung Musom II, Distrik Seradala, Kabupaten Yahukimo.Dalam pertemuan dengan awak media di ruangannya pada Jumat (20/10), Kombes Pol. Benny menjelaskan bahwa upaya evakuasi terus berlanjut untuk menyelamatkan pekerja tambang yang diduga masih berada di sekitar lokasi kejadian."Pasukan gabungan di bawah pimpinan Kapolres Yahukimo, AKBP Heru Hidayanto, S.Sos, M.M, terus berpatroli dan melakukan penyisiran di sekitar area tambang hingga hari ini," ucapnya.Menurut laporan yang diterimanya, Kepala Bidang Humas menyatakan bahwa sebanyak 50 pekerja tambang telah dievakuasi, termasuk 7 orang yang ditemukan meninggal dunia.Ia juga mengungkapkan bahwa selama proses evakuasi, aparat keamanan masih menghadapi ancaman tembakan dari KKB, tetapi berhasil memastikan keselamatan semua pekerja yang dievakuasi kembali ke markas dengan selamat.Di tempat yang berbeda, Irjen Pol. Mathius D. Fakhiri, Kapolda Papua, menjelaskan bahwa ia telah memberikan perintah kepada Kapolres Yahukimo untuk mengeluarkan seluruh pekerja tambang dari wilayah tersebut, sehingga aktivitas pertambangan di area tersebut dapat dihentikan sementara waktu demi penyelidikan lebih lanjut."Kami juga akan meminta keterangan dari beberapa korban untuk mengetahui jumlah pelaku serta untuk memahami kronologi penyerangan," katanya.Kapolda Papua menegaskan bahwa pihak kepolisian akan mengambil tindakan tegas terhadap semua pelaku yang terlibat dalam serangan ini, dengan tujuan agar tidak ada gangguan serupa dalam tahapan pemilu yang akan datang."Kami terus bekerja sama dengan tokoh-tokoh masyarakat untuk memberikan himbauan agar warganya tidak melakukan aktivitas yang membahayakan diri sendiri. Terkait para pelaku, tindakan tegas akan diambil untuk mencegah insiden serupa dan memastikan keamanan di Papua dalam rangka proses pemilu," tegas Kapolda Papua. (PNO-12)
20 Okt 2023, 16:37 WIT
Korban Pekerja Bangunan Puskesmas Omukia Yang Diserang KKB Dievakuasi Menuju Timika
Papuanewsonline.com, Mimika - Pekerja pembangunan Puskesmas Omukia yang menjadi korban penyerangan Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) di Kabupaten Puncak, Papua Tengah, dievakuasi ke Timika. Proses evakuasi ini dilakukan pada pagi hari ini, Jumat (20/10/2023), di Bandara AVCO Mozes Kilangin, Timika, Kabupaten Mimika.Kepala Bidang Humas Polda Papua, Kombes Pol. Ignatius Benny Ady Prabowo, S.H., S.I.K., M.Kom, memberikan informasi terkait proses evakuasi tersebut. Menurutnya, proses evakuasi terhadap satu jenazah dan tiga korban luka dari PT. Gloria Papua Permai itu turut didampingi pihak keluarga.“Evakuasi dilakukan menggunakan dua pesawat Reven, yaitu PK-RVE yang dipiloti oleh Capt. Gabril Mirkurius, dan PK-RVV yang dipiloti oleh Capt. Putri Ghasani,” tuturnya.Kombes Benny mengatakan, jenazah almarhum Otto (35) langsung dibawa ke RSUD Mimika untuk proses pemulasaran, sementara tiga orang korban luka lainnya yakni Elifas (29), Martinus (37), dan Erwin (52) dibawa ke RSMM Kabupaten Mimika untuk penanganan medis lebih lanjut.“Jenazah direncanakan akan disemayamkan di rumah duka. Dan untuk proses pemakaman masih menunggu kesepakatan dari pihak keluarga,” ungkap Benny.Kabid Humas Polda Papua juga menginformasikan bahwa Satgas Operasi Damai Cartenz 2023 bersama dengan Satgas gabungan TNI saat ini masih meningkatkan keamanan di lokasi untuk mengantisipasi kemungkinan kejadian susulan.“Saat ini, aparat keamanan di Kabupaten Puncak sedang meningkatkan keamanan di daerah-daerah rawan guna mencegah kejadian serupa dan melakukan penyelidikan lebih lanjut untuk menangkap pelaku yang terlibat dalam penyerangan tersebut,” tutup Kabid Humas.Untuk diketahui, kejadian penyerangan bermula ketika para pekerja PT. Gloria Papua Permai yang sedang membangun Puskesmas Omukia di Kampung Eromaga, Distrik Omukia itu sedang beristirahat di tenda. “Para korban tiba-tiba didatangi oleh sembilan anggota KKB dari arah Jembatan Eromaga yang kemudian menyerang mereka menggunakan senjata tajam dan anak panah. Akibat serangan tersebut, satu pekerja tewas, sementara tiga lainnya mengalami luka berat,” ungkap Benny. (PNO-12)
20 Okt 2023, 16:03 WIT
Polda Papua Berhasil Mengamankan Pelaku Penipuan Seleksi Akademi Kepolisian
Papuanewsonline.com, Jayapura – Kepolisian Daerah Papua, tengah mengusut kasus penipuan yang merugikan korban hingga mencapai jumlah 1 miliar Rupiah. Hal ini disebutkan oleh Kabid Humas Polda Papua, Kombes Pol. Ignatius Benny Ady Prabowo, S.H., S.I.K., M.Kom, memberikan informasi terkait perkembangan kasus ini kepada awak media, pada Kamis (19/10).Kabid Humas menjelaskan bahwa kasus ini berawal dari Laporan Polisi dengan nomor LP /139/VII/res.1.11/2019/SPKT Polda Papua yang diajukan oleh korban. Berdasarkan keterangan yang diberikan oleh Kabid Humas, kasus penipuan ini melibatkan seorang tersangka yang diidentifikasi sebagai FC. Tersangka FC diduga telah menjanjikan kepada korban bahwa dirinya memiliki kemampuan untuk memastikan kelulusan anak korban dalam seleksi Akademi Kepolisian."Korban dipercayai oleh foto-foto yang ditunjukkan oleh tersangka, yang menunjukkan tersangka sedang berada di Mabes Polri dan mendeklarasikan bahwa ia memiliki kenalan dengan pejabat tinggi di Polri,” ucapnya.Direktur Reserse Kriminal dan Kriminal Umum (Dir Reskrimum) Polda Papua, Kombes Pol. Arif Bastari, S.I.K., M.H membenarkan hal tersebut, ia menyampaikan bahwa korban mempercayai janji ini dan sebagai akibatnya, korban mengirimkan sejumlah uang kepada tersangka hingga mencapai total sekitar 1 miliar 35 juta Rupiah.Setelah hasil seleksi diumumkan dan anak korban dinyatakan tidak lulus, korban mencoba menghubungi tersangka FC, namun tidak berhasil mendapatkan jawaban atau klarifikasi yang memadai. Kondisi tersebut mendorong korban untuk membuat laporan kepada aparat kepolisian."Saat ini tersangka telah diamankan oleh Dit Reskrimum Polda Papua pada tanggal 2 September 2023. Kami juga tengah melengkapi berkas yang diperlukan untuk menjalankan proses hukum selanjutnya," tambah Dir Reskrimum.Dir Reskrimum Polda Papua juga mengakhiri penyampaiannya dengan mengimbau kepada masyarakat agar tidak mudah percaya terhadap penawaran seperti demikian, khususnya dalam hal seleksi penerimaan anggota Polri. Dirinya menekankan bahwa proses seleksi tersebut selalu dilakukan secara bersih dan transparan, berlandaskan kerja keras para peserta seleksi tanpa adanya bantuan dari pihak ketiga atau oknum yang tidak jelas.Ditempat terpisah, Karo SDM Polda Papua, Kombes Pol. I Wayan Gede Ardana, S.I.K., M.Si menyampaikan bahwa terkait penerimaan anggota Polri, Polda Papua dalam hal ini Biro Sumber Daya Manusia tidak melakukan pemungutan biaya dalam tahap seleksi.“Oleh karena itu, kami meminta kepada seluruh masyarakat agar dapat melaporkan dengan segera kepada kami apabila menemukan oknum yang menawarkan jasa serta menjanjikan untuk membantu selama proses penerimaan anggota Polri. Hal itu dapat disampaikan melalui nomor hp aduan 081329661952,” tutup Kombes Pol. I Wayan. (PNO-12)
20 Okt 2023, 08:44 WIT
Berita utama
Berita Terbaru
Berita Populer
Video terbaru