logo-website
Kamis, 26 Feb 2026,  WIT
BERITA TAG Kriminal Homepage
Hari Keenam Operasi Patuh Cartenz 2024, Polda Papua Perketat Pemeriksaan Kendaraan Papuanewsonline.com, Jayapura – Pada hari keenam Operasi Patuh Cartenz 2024, Direktorat Lalu Lintas Polda Papua menggelar pemeriksaan kendaraan bermotor di depan Mako Polda Papua Lama, Sabtu (20/07). Kegiatan ini dipimpin oleh AKP Jaluddin selaku Kasatgas Banops Ops Patuh Cartenz 2024.AKP Jaluddin menyampaikan bahwa pelaksanaan operasi patuh hari ini tetap mengedepankan tindakan preventif kepada masyarakat.“Hari ini, dapat kami laporkan kegiatan operasi patuh yang dilaksanakan oleh Direktorat Lalu Lintas Polda Papua. Pelaksanaan operasi patuh hari ini tetap mengedepankan tindakan preventif kepada masyarakat. Namun, kita melihat apabila ada kendaraan-kendaraan yang TNKB-nya sudah habis masa berlakunya, maka akan diberlakukan penindakan,” jelas AKP Jaluddin.Ia menambahkan, sasaran utama pihaknya akan memeriksa sepeda motor yang tidak menggunakan helm dan juga yang tidak menggunakan TNKB. Ini adalah prioritas utama hari ini, di samping pemeriksaan lainnya. pihaknya juga mengamankan kendaraan-kendaraan yang pengemudinya mungkin mengonsumsi minuman beralkohol.Lanjut AKP Jaluddin, hasil dari pemeriksaan hari ini mencatat 23 tilang yang terdiri dari 2 mobil dan 21 motor, serta 167 teguran.Operasi ini akan terus dilaksanakan sampai dengan berakhirnya pada tanggal 28 Juli 2024. AKP Jaluddin juga mengucapkan terima kasih kepada Bapenda dan Jasa Raharja yang sudah turut membantu dalam kegiatan ini.“Dalam kegiatan hari ini, bagi kendaraan yang sudah habis masa berlaku pajaknya, pengendara langsung diarahkan ke kendaraan Samsat Jempol. Di situ, kendaraan yang pajaknya sudah mati bisa langsung menyelesaikan pembayaran di tempat. Namun, bagi yang TNKB-nya mati atau STNK-nya mati, langsung diarahkan ke kantor Samsat Kota Jayapura untuk penanganan lebih lanjut,” tandas AKP Jaluddin. (PNO-12) 21 Jul 2024, 18:45 WIT
Operasi Patuh Cartenz 2024, Tingkatkan Kesadaran Lalu Lintas di Papua Papuanewsonline.com, Jayapura – Direktorat Lalu Lintas Polda Papua menggelar Operasi Patuh Cartenz 2024 di depan Mako Polda Papua Lama, Jumat (19/07). Operasi yang bertujuan untuk meningkatkan kepatuhan masyarakat terhadap peraturan lalu lintas ini dipimpin langsung oleh Kasetopsda Ditlantas Polda Papua, AKBP Zet Zaalino.Adapun AKBP Zet Zaalino saat dihubungi menyampaikan bahwa petugas memberikan himbauan dan peneguran kepada masyarakat yang melintasi Kawasan Tertib Lalu Lintas (Jalur KTL) Polda Papua. Himbauan ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya mematuhi peraturan lalu lintas demi keselamatan bersama.Selain itu, personel Ops Patuh Cartenz 2024 juga melakukan pengaturan arus lalu lintas dan pemantauan situasi dengan fokus pada pengendara yang melanggar aturan. Beberapa pelanggaran yang menjadi perhatian utama antara lain melawan arus lalu lintas, berkendara dalam keadaan mabuk, menggunakan HP saat berkendara, tidak menggunakan helm yang sesuai standar, tidak memakai sabuk pengaman, melebihi batas kecepatan, serta kendaraan yang tidak dilengkapi dengan STNK dan penggunaan knalpot racing."Selama operasi, kami menemukan banyak pengendara yang tidak mematuhi aturan, seperti tidak memakai helm atau menggunakan HP saat berkendara. Ini sangat berbahaya dan harus ditindak tegas," jelas AKBP Zet Zaalino.Dalam operasi tersebut, personel berhasil menindak 17 pelanggar dengan rincian 3 mobil dan 14 motor yang dikenakan sanksi tilang. Selain itu, petugas juga memberikan 51 teguran kepada pengendara yang melanggar aturan. "Penindakan ini kami lakukan demi keselamatan semua pengguna jalan. Kami berharap masyarakat lebih disiplin dalam berlalu lintas," tambah AKBP Zet Zaalino.Operasi diakhiri dengan evaluasi untuk memastikan semua kegiatan berjalan sesuai dengan rencana. AKBP Zet Zaalino menyampaikan bahwa operasi ini berjalan dengan aman dan lancar tanpa ada hal-hal menonjol yang mengganggu jalannya kegiatan.Operasi Patuh Cartenz 2024 yang dilaksanakan oleh Polda Papua bertujuan untuk mendisiplinkan masyarakat dalam berlalu lintas serta meningkatkan keselamatan di jalan raya. Dengan adanya operasi ini, diharapkan kesadaran masyarakat akan pentingnya mematuhi peraturan lalu lintas semakin meningkat, sehingga angka pelanggaran dan kecelakaan dapat ditekan."Kami berharap dengan adanya operasi ini, masyarakat akan lebih sadar dan patuh terhadap peraturan lalu lintas demi keselamatan bersama," ujar AKBP Zet Zaalino. (PNO-12) 20 Jul 2024, 11:41 WIT
Kabid Humas : Situasi Kini Aman Dan Kondusif Pasca Perusakan Kantor Bupati Boven Digoel Papuanewsonline.com, Boven Digoel -Kepala Bidang Humas Polda Papua Kombes Pol. Ignatius Benny Ady Prabowo, S.H., S.I.K., M.Kom., mengatakan pasca aksi anarkis disertai pengrusakan Kantor Bupati Kabupaten Boven Digoel yang dilakukan massa Almarhum Marius Batarop, kini aman dan kondusif.Hal ini ia ungkapkan saat dihubungi melalui telephone, Rabu (17/07/2024).Kabid Humas mengatakan aksi anarkis tersebut berawal dari keluarga korban dengan spontanitas melakukan aksi pemalangan di jalan Trans Papua (depan rumah duka) pada Selasa (09/07/2024) sekitar pukul 12.00 WIT.“Setelah melakukan pemalangan massa kemudian menuju kantor Bupati Kabupaten Boven Digoel dan melakukan pengrusakan Kantor tersebut,” ucap Kabid Humas.Lebih lanjut, Kabid Humas mengatakan setelah mendapat informasi bahwa ada pengrusakan yang dilakukan oleh massa, personel Polres Boven Digoel menuju TKP.“Massa melakukan hal tersebut diduga terkait dengan kekecewaan atas kurangnya perhatian dari pemerintah daerah terhadap kondisi kedukaan salah satu tokoh penting di daerah,” ungkapnya.“Massa membubarkan diri setelah dilakukan kordinasi dengan pihak Pemda,” imbuhnya.Atas kejadian tersebut, seluruh kaca jendela Kantor Bupati/Kantor Dinas pecah dan sebanyak 3 unit mobil mengalami kerusakan.Sementara itu, Kapolres Boven Digoel, AKBP Wisnu Perdana Putra, S.H, S.I.K, CPHR, mengatakan pihaknya telah melakukan penyelidikan guna mengetahui para pelaku pengrusakan Kantor tersebut.“Kami telah melakukan penyelidikan guna mengetahui para pelaku, ini juga sebagai efek jera, bagi potensi pelaku lain yang mungkin berniat melakukan tindakan serupa di masa depan,” pungkasnya. PNO-11 19 Jul 2024, 23:00 WIT
Polres Kepulauan Yapen Lakukan Olah TKP Makar Papuanewsonline.com, Yapen – Kepolisian Resor Kepulauan Yapen saat ini tengah menangani kasus tindak pidana pengancaman atau makar yang dilakukan oleh Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) terjadi di Jalan Trans Yapen Kampung Korombi, Distrik Yapen Timur, Kabupaten Kepulauan Yapen.Kapolres Kepulauan Yapen, Kompol Ardyan Ukie Hercahyo, S.I.K, M.I.K saat dikonfirmasi membenarkan olah TKP tersebut.Kapolres mengatakan olah TKP tersebut berawal dari laporan beberapa orang saksi yang berada di Camp pekerja proyek Pembangunan jalan.“Salah satu saksi menjelaskan bahwa kejadian makar tersebut terjadi pada Selasa (16/07) sekitar pukul 06.00 WIT, ia melihat ada palang yang terpasang di Lokasi penimbunan batu chiping dan melihat ada 2 (dua) orang yang berdiri menghadap ke arah tebing serta 1 buah bendera berukuran berbeda dan 1 lembar kain yang sudah tertancap diatas tumpukan batu chiping,” ucap Kapolres Kepulauan Yapen, Rabu (17/07/2024).Saksi yang melihat tersebut langsung melaporkannya ke Polsek Kepulauan Yapen Timur.“Sesampainya di TKP, Polres Kepulauan Yapen melakukan olah TKP dan mendapati barang bukti diantaranya 1 (satu) buah kain yang bercorak bendera bintang kejora dengan ukuran 83x38 cm yang diikat dengan kayu berukuran sekitar panjang 169 cm dan 1 (satu) buah potongan tikar tidur yang bertuliskan ancaman tersebut,” ungkapnya.Lebih lanjut, Kompol Ardyan mengatakan saat ini Polres Kepulauan Yapen tengah menyelidiki kasus tersebut guna mengetahui para pelaku.“Saat ini Sat Reskrim Polres Kepulauan Yapen tengah menyelidiki kasus tersebut dan barang bukti telah diamankan di Mako Polres Kepulauan Yapen,” pungkasnya. (PNO-12) 19 Jul 2024, 11:40 WIT
Polres Jayapura Berhasil Amankan Sepeda Motor Curian Saat Operasi Patuh Cartenz 2024 Papuanewsonline.com, Jayapura – Satuan Lalu Lintas Polres Jayapura telah berhasil mengembalikan satu unit sepeda motor Yamaha X Ride warna hitam merah dengan nomor polisi PA 3383 RW kepada pemiliknya pada Selasa (16/07) 2024 siang. Kasat Lantas Polres Jayapura, AKP Baharudin Buton, S.H., yang diwakili oleh Kanit Turjawali Ipda Febri Yudha Asmara, S.H., menyampaikan bahwa motor tersebut berhasil diamankan selama pelaksanaan Operasi Patuh Cartenz 2024 di Jalan Raya Poros Sentani."Motor ini kami amankan setelah pengendara yang tidak menggunakan helm diberhentikan oleh petugas. Setelah dilakukan pemeriksaan, ternyata kendaraan tersebut tidak memiliki kelengkapan administrasi dan pemiliknya meninggalkannya di lokasi," jelas AKP Baharudin.Menurut AKP Baharudin, motor tersebut ternyata telah dilaporkan hilang oleh pemiliknya, Reinhard Rotua Gurning, sejak 28 Desember 2023 di Polresta Jayapura Kota. Setelah diketahui sebagai barang bukti hasil curian, pihaknya segera menghubungi Reinhard untuk mengambil kembali kendaraannya dengan menunjukkan bukti kepemilikan yang sah."Dengan lengkapnya bukti kepemilikan seperti BPKB, STNK, dan surat laporan kehilangan, kami serahkan motor tersebut kepada pemiliknya secara resmi," tambahnya.Reinhard Rotua Gurning, pemilik sepeda motor yang ditemukan kembali, menyampaikan rasa terima kasihnya kepada Kepolisian, terutama Polres Jayapura, atas kerja keras mereka dalam mengembalikan motornya. Ia berharap operasi kepolisian seperti Operasi Patuh Cartenz 2024 dapat sering dilaksanakan untuk membantu pemulihan barang-barang curian bagi masyarakat."Awalnya saya sudah pasrah dengan kehilangan motor saya, tapi berkat operasi ini, saya bisa mendapatkannya kembali. Saya berharap semoga operasi semacam ini dapat terus dilaksanakan untuk membantu warga yang mengalami kehilangan kendaraan," ucap Reinhard dengan penuh harap.Dengan berhasilnya pengembalian sepeda motor ini, Polres Jayapura melalui Sat Lantas Polresta Jayapura menegaskan komitmennya dalam memberantas kejahatan dan memberikan rasa aman kepada masyarakat, serta mengajak seluruh masyarakat untuk lebih waspada terhadap tindak kejahatan dan selalu melaporkan ke polisi apabila mengalami kejadian serupa. (PNO-12) 17 Jul 2024, 21:06 WIT
Polisi Tetapkan Dua Tersangka Pengeroyokan Jurnalis Kompas TV Papuanewsonline.com, Jakarta - Polda Metro Jaya menetapkan dua tersangka kasus pengeroyokan wartawan Kompas TV saat sidang Syahrul Yasin Limpo (SYL). Pelaku pengeroyokan ditangkap kurang dari 1x24 jam dari kejadian."Dua orang tersangka adalah saudara MNM (54), itu diduga memukul korban. Satu lagi saudara S (49) diduga memukul dan menendang korban dan juga kepada kamera korban," jelas Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes. Pol. Ade Ary Syam di kantornya, Senin (15/7/24).Menurut Kabid Humas, penyidik menetapkan tersangka usai dilakukan pemeriksaan kepada sejumlah saksi."Dilakukan olah TKP, pendalaman, klarifikasi terhadap korban dan saksi, pengecekan CCTV," ujarnya.Terhadap tersangka dijerat pasal 170 KUHP tentang pengeroyokan dengan maksimal hukuman 5 tahun penjara. Juru Kamera Kompas TV, Bodhiya Vimala, mendatangi Polda Metro Jaya untuk membuat laporan atas dugaan pengeroyokan oleh simpatisan terdakwa Syahrul Yasin Limpo (SYL). "Ada pemukulan sama penendangan dari massa dari SYL itu. Ormas pendukung SYL lebih tepatnya," ujar Bodhiya di Polda Metro Jaya, Kamis (11/7/2024).Laporan tersebut pun diterima dengan nomor LP/B/3926/VII/2024/SPKT Polda Metro Jaya tertanggal 11 Juli 2024.Dijelaskan Bodhiya, pengeroyokan berawal saat pendukung SYL hendak mengambil gambar terdakwa keluar dari ruang sidang. Kemudian, simpatisan itu menutupi di pintu ruang sidang. "Saat itu kondisi ruang sidang penuh dan mereka masuk menutup pintu keluar itu, berjejer. Kita sebenarnya sudah sepakat sama ormas itu, karena anak-anak (wartawan) TV yang lain juga minta ngebuka jalan lah, supaya pas SYL keluar kita sama-sama dapat gambarnya," kata dia. Saat SYL keluar itu, kata dia, para simpatisan langsung desak-desakan keluar, mendorong, hingga akhirnya membuat keadaan rusuh. Bahkan, banyak korban dari kalangan wartawan yang sedang menjalankan tugas terganggu oleh cara simpatisan SYL itu.Bodhya sendiri sempat terjatuh saat kondisi tersebut karena melindungi peralatan liputannya. Setelah ada protes dari kalangan wartawan, para simpatisan melakukan aksi anarkis hingga Bodhya turut menjadi korban pemukulan dari tiga anggota simpatisan SYL itu."Engga (luka parah) si, karena pas mukul dan nendang, saya menghindar, kena dikit aja paling, enggak sampai luka," tutur dia. (PNO-12) 16 Jul 2024, 22:22 WIT
Pembakaran Sekolah Oleh KKB di Tahun 2023-2024 Papuanewsonline.com, Pegubin - Tercatat ada 12 Aksi pembakaran Sekolah dari Tahun 2023 sampai dengan Tahun 2024 yang dilakukan Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB). Hal tersebut diterangkan secara langsung Kasatgas Humas Operasi Damai Cartenz-2024 Kombespol Dr. Pol. Bayu Suseno, S.H.,S.I.K., M.H., Selasa (16/7).Diterangkan Bayu bahwa kejadian di Tahun 2023 terjadi pada Senin (9/1/2023), yang dimana kejadian tersebut Kelompok kriminal bersenjata (KKB) membakar sebuah sekolah dan menembaki pesawat kargo yang hendak mendarat di Bandara Oksibil, Pegunungan Bintang, Papua."KKB melakukan pembakaran terhadap sekolah SMK Negeri 1 sekitar pukul 10.00 WIT," ucap Bayu.Selain itu, pembakaran sekolah juga terjadi pada tanggal 12 Maret 2023 di Kab. Yahukimo, Distirk Dekai, Papua Pegunungan.Pembakaran sekolah SD YPK Metanoia tersebut dilakukan oleh Kelompok Kriminal Bersenjata yang sebelumnya pada tanggal 11 Maret 2023 melakukan penembakan terhadap pesawat komersil di Bandara Nop Goliath Dekai.“Akibat dari pembakaran itu para Siswa-Siswi SD YPK Metanoia diliburkan untuk menghindari terjadinya korban jiwa yang ditimbulkan KKB,” ucapnya.Kemudian tak berselang lama pada tanggal 14 Maret 2023 pukul 05.20 WIT kasus percobaan pembakaran Sekolah Dasar Negeri Dekai yang terletak di Jalan Seredala Distrik Dekai Kabupaten Yahukimo.Kasatgas Humas Operasi Damai Cartenz menyebutkan bahwa dari laporan yang diterima dari Polres Yahukimo bahwa Pukul 06.00 WIT, Kepala Sekolah selalu datang untuk mematikan lampu sekolah, namun saat dia datang, sekitar pukul 05.45 WIT, plafon bagian luar kelas IV B sudah dalam keadaan terbakar. Melihat hal tersebut, dirinya langsung memadamkan api dengan menyiram air.“Berdasarkan hasil olah TKP, Satuan Reskrim Polres Yahukimo mengamankan beberapa barang bukti yakni satu buah tempat sampah yang dalam keadaan hangus terbakar, satu buah terpal berwarna putih dalam keadaan terbakar dan satu buah kayu dalam keadaan hangus terbakar,” Jelas Bayu.Kemudian pada tanggal 16 Maret 2023, Gedung SMP N 2 Dekai, Kabupaten Yahukimo pun juga ikut terbakar. Kejadian tersebut terjadi pada tanggal 16 Maret 2023 sekitar pukul 01.25 WIT dini hari.Bayu mengatakan bahwa kejadian pembakaran sekolah tersebut dilakukan oleh 2 Oknum KKB. Selain itu, dari pembakaran tersebut terdapat alat fasilitas sekolah yang hangus terbakar seperti Komputer sekolah.Selain itu, pembakaran sekolah juga terjadi pada tanggal 17 Agustus 2023 tepatnya di Kabupaten Puncak, Papua Tengah. Sekolah yang dibakar adalah SMA N 1 Ilaga pada pukul 13.28 WIT.Kejadian bermula saat Personel Satgas Kopasgat Yonko 468/Sarotama Pos Bandara Aminggaru awalnya menerima laporan adanya asap tebal yang berasal dari sekolah SMA N 1 Ilaga, Puncak, Papua Tengah.Bayu menerangkan bahwa saat mendengar laporan tersebut aparat gabungan TNI-Polri langsung mendatangi TKP dan melakukan penyisiran disekitar wilayah Sekolah tersebut.Dirinya menyebutkan bahwa Kejadian tersebut sengaja dilakukan KKB untuk mengganggu perayan HUT RI Ke-78. Selanjutnya, Tiga bulan kemudian usai pembakaran sekolah di Kabupaten Puncak, Distrik Ilaga. KKB kembali melakukan pembakaran sekolah gedung SMPN 1 Gome, Kab. Puncak, Distrik Gome.Kejadian pembakaran tersebut terjadi pada (10/11/2023) pukul 17.15 WIT yang dimana diikuti oleh tembakan flare berwarna merah sebanyak 10 kali dari tiga arah yang berbeda. Setelah pembakaran gedung sekolah beberapa menit kemudian, dari jarak sekitar 400 meter terdengar tembakan yang mengarah ke Pos Kodim Persiapan. "Personel keamanan kemudian memberikan tembakan balasan, mengakibatkan kelompok tersebut melarikan diri menuju Kampung Kunga," kata Bayu.Lanjut diterangkan Bayu, setelah itu, malam harinya, sekitar pukul 20.45 WIT, satu Rumah Hona dibakar yang diduga dilakukan oleh kelompok yang sama.Kemudian dijelaskan Kombes Pol. Bayu Suseno bahwa pada Tahun 2024 terdapat 3 Aksi pembakaran sekolah yang tercatat. Pertama pada Rabu (1/5) hari ini, sekitar pukul 08.00 WIT Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) dilaporkan membakar Gedung Sekolah Dasar (SD) Inpres Pogapa di Distrik Homeyo, Intan Jaya, Papua Tengah.“Pembakaran Gedung SD Negeri Inpres Pogapa dilakukan oleh kelompok KKB Keni Tipagau dari Kodap VIII Kemabu, pimpinan Undius Kogoya dan Aibon Kogoya,” terang Bayu.Dalam aksi pembakaran itu, Bayu mengatakan petugas di lapangan juga turut mendengar sejumlah bunyi tembakan senjata api laras Panjang yang dilepaskan dari arah KKB. "Lokasi pembakaran Gedung SD Negeri Inpres Pogapa tidak jauh dari Mapolsek Homeyo. Hanya berjarak kurang lebih 50 Meter," tuturnya.Tidak berjelang lama, pada Selasa 21 Mei 2024, sekira pukul 21.35 WIT Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) kembali berulah dengan melakukan penyerangan ke salah satu kios di Kampung Madi Distrik Paniai Timur, Kabupaten Paniai.Kronologi kejadian berawal dari Dua orang yang diduga dari KKB dengan menggunakan motor singgah ke kios milik Arwin (34) untuk membeli rokok, setelah menerima rokok tersebut, salah satu KKB tersebut mengeluarkan senjata api dan langsung melakukan penembakan.Tidak hanya melakukan penyerangan, KKB wilayah Paniai juga melakukan pembakaran 12 petak kios di pertigaan Kopo Kampung Madi, Distrik Paniai Timur sekitar pukul 00.15 WIT.Selanjutnya, Pada Rabu (22/5/2024) sekitar pukul 02.55 WIT, KKB kembali melakukan aksinya dengan membakar gedung sekolah Paud, SD, dan SMP YPPGI Kepas Kopo.Setelah membakar kios, KKB melanjutkan aksinya dengan membakar beberapa gedung sekolah yang berada di Kampung Madi, Distrik Paniai Timur.Dan terakhir, pembakaran sekolah terjadi pada Jumat, 12 Juli 2024 kemarin, dimana Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) kembali berulah dengan membakar bangunan sekolah Dasar Negeri (SDN) Okbab, di Kampung Borban, Distrik Okbap, Kabupaten Pegunungan Bintang.“Bangunan Sekolah Dasar Negeri Okbab diduga dibakar oleh Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) atas nama KKB Memokon, Jender Siktaop Alias Usoki, Aquino Kaladana, Yuni Mimin, dan Enos Kakyarmabin,” terang bayu.Ditambahkan, KKB yang melakukan Aksi Pembakaran Gedung Sekolah tersebut diduga merupakan KKB Kodap XXXV Bintang Timur yang sebelumnya melakukan aksi penembakan terhadap salah satu warga yakni saudara Senus Lepitalen pada 6 Juni 2024 di Distrik Borme, Kabupaten Pegunungan Bintang. Dalam aksinya itu terdapat satu senjata api laras pajang yang pegang oleh KKB.Aksi pembakaran sekolah oleh KKB ini menambah daftar panjang kekerasan yang dilakukan kelompok tersebut, yang terus meresahkan masyarakat dan mengganggu stabilitas keamanan di Papua. Pemerintah dan aparat keamanan terus berupaya untuk mengatasi gangguan keamanan ini dan memulihkan kondisi di wilayah yang terdampak agar masyarakat dapat kembali beraktivitas dengan tenang. (PNO-12) 16 Jul 2024, 22:12 WIT
Polrestabes Surabaya Tangkap Bandar Slot Royal Dream Papuanewsonline.com, Surabaya - Polrestabes Surabaya menangkap bandar judi slot Royal Dream dengan omset Rp1 miliar per bulan. Bandar tersebut berinisial RA (25) yang ditangkap di Sidoarjo, Jawa Timur (Jatim).Kasat Reskrim Polrestabes Surabaya AKBP Hendro Sukmono mengatakan, RA merupakan bandar dari penjualan chip dari aplikasi JITBIT. Selain RA, penyidik Unit Jatanras Satreskrim Polrestabes Surabaya juga menangkap lima karyawannya, yakni ANH (37), AH (25), ASE (28), AW (42) dan DAK (42)."Hasil penambangan ditampung dalam 20 akun secara otomatis dengan alat bantu aplikasi bernama JITBIT dengan maksud untuk memudahkan dan dapat mengirimkan chip Royal Dream kepada pelanggan melalui e-commerce (platform perdagangan elektronik)," ujar AKBP Hendro dalam keterangan tertulis, Selasa (16/7/24).Kepada penyidik, para pelaku mengaku menghasilkan 500 billion chip dari menambang pemain di aplikasi tersebut. Chip tersebut kepada para penjudi melalui situs e-commerce seharga Rp65.000 per satu billion chip.Kemudian, lima karyawannya yang direkrut dengan gaji Rp2,5 juta per bulan itu."Alhasil omset mereka dalam waktu sebulan untuk penjualan chip judi slot itu mencapai Rp1 miliar lebih," ungkapnya.Menurutnya, hal itu beroperasi sejak awal 2022. Tersangka RA pun mulai melakukan penjualan chip hingga pertengahan 2023 dan mulai sadar bahwa chip dapat ditambang untuk diperjualbelikan.Dibeberkannya, tersangka RA mengaku ide menambang chip untuk dijual kepada para pemain judi slot didapat secara otodidak melalui internet."Saya belajar sendiri otodidak lewat internet. Saya belajar cara merekam dan sudah otomatis nanti jalan," jelas RA.Akibat perbuatannya, para tersangka dijerat dengan pasal 303 KUHP tentang perjudian dengan ancaman hukuman maksimal 10 tahun penjara serta denda mencapai Rp10 miliar. (PNO-12) 16 Jul 2024, 21:44 WIT
Berita utama
Berita Terbaru
Berita Populer
Video terbaru
lihat video 10 Feb 2023, 15:22 WIT