logo-website
Selasa, 30 Jun 2026,  WIT
BERITA TAG Pemerintahan Homepage
Ketua Komisi IV DPR Puji Inisiatif Kapolri Bangun SMP Kemala Bhayangkari di Karanganyar Papuanewsonline.com, Karanganyar - Ketua Komisi IV DPR RI, Siti Hediati Hariyadi atau yang akrab disapa Titiek Soeharto, memuji inisiatif Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo dalam membangun SMP Kemala Bhayangkari di Karanganyar, Jawa Tengah. Menurutnya, sekolah tersebut menjadi bukti nyata kepedulian Polri terhadap peningkatan mutu pendidikan di daerah.“Tadi sekolahnya yang kami tinjau itu luar biasa ya. Ini sebenarnya bukan program Kementerian, tapi inisiatif dari Kapolri dan jajarannya untuk membuat sekolah unggulan ini agar anak-anak di sekitar daerah itu bisa belajar dengan baik,” ujar Titiek usai meninjau sekolah tersebut, Jumat (7/11/2025).Titiek mengungkapkan, sebelumnya SMP Kemala Bhayangkari sempat menumpang di kantor Polsek setempat sebelum akhirnya dibangun permanen pada Februari 2025.“Tadinya katanya sekolahnya nebeng di kantor Polsek, terus lihat kayak begitu dibuatlah sekolah itu yang merupakan sekolah yang luar biasa,” ucapnya.Ia juga menyoroti kualitas tenaga pendidik serta fasilitas sekolah yang dinilainya sangat baik. Salah satu hal yang menjadi perhatiannya adalah kenyamanan ruang kelas yang telah dilengkapi pendingin ruangan.“Yang luar biasanya lagi, sekolahnya semuanya ber-AC. Saya rasa tidak semua kelas di negeri ini ada AC-nya, belum tentu di Jakarta ada sekolah-sekolah yang ber-AC juga,” tutur Titiek.Selain memiliki fasilitas lengkap, sekolah ini juga telah mendapatkan dukungan dari program Makan Bergizi Gratis (MBG). Titiek menyampaikan apresiasi kepada Kapolri atas perhatiannya terhadap dunia pendidikan.“Terima kasih Pak Kapolri sudah ikut serta memperbaiki pendidikan di Indonesia ini,” sambungnya.Sebagai informasi, SMP Kemala Bhayangkari Karanganyar telah memperoleh surat rekomendasi dari Dinas Pendidikan dan Kebudayaan yang menyatakan sekolah tersebut layak digunakan untuk kegiatan belajar mengajar di gedung baru mulai tahun ajaran 2025/2026.Sekolah ini memiliki program unggulan berupa penguatan karakter kebhayangkaraan, peningkatan kualitas tenaga pendidik, serta pembinaan prestasi siswa. Tercatat ada 5 tenaga kependidikan dan 11 tenaga pendidik yang mengajar di sekolah tersebut.Sarana dan prasarana yang tersedia antara lain ruang kepala sekolah, ruang BK, laboratorium IPA, ruang tata usaha, ruang UKS, perpustakaan, laboratorium komputer, ruang Bhayangkari, lapangan olahraga, dua unit mobil operasional, tempat baca terbuka, toilet, kantin, koperasi, gudang, taman membaca, serta ruang kelas yang telah dilengkapi proyektor, AC, CCTV, dan speaker.Setiap kelas nantinya menampung 32 siswa. Sekolah ini juga telah mengantongi berbagai sertifikat penghargaan, antara lain Sekolah Sehat Stratifikasi Standar, Sekolah Ramah Anak, Sekolah Unggul, Adiwiyata Teks, Gerakan Pramuka, dan Pengelolaan UKS, serta sertifikat Kelayakan Air Tanah dari PDAM dan Sosialisasi-Simulasi Bencana dari BPBD.Dengan fasilitas dan komitmen tersebut, SMP Kemala Bhayangkari Karanganyar diharapkan menjadi salah satu sekolah unggulan yang mampu mencetak generasi muda berkarakter, berprestasi, dan berwawasan kebhayangkaraan. PNO-12 07 Nov 2025, 20:06 WIT
Titiek Soeharto: Terima Kasih Kapolri Sudah Ikut Perbaiki Pendidikan di Indonesia Papuanewsonline.com, Karanganyar – Ketua Komisi IV DPR RI, Siti Hediati Hariyadi atau Titiek Soeharto, menyampaikan apresiasi kepada Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo atas kontribusinya dalam memajukan dunia pendidikan di Indonesia. Ucapan itu disampaikan saat meninjau SMP Kemala Bhayangkari di Karanganyar, Jawa Tengah, Jumat (7/11/2025)."Terima kasih Pak Kapolri sudah ikut serta memperbaiki pendidikan di Indonesia ini," ujar Titiek Soeharto kepada wartawan.Dalam kesempatan tersebut, Titiek didampingi oleh Jenderal Sigit, Ketua Pembina Yayasan Kemala Bhayangkari (YKB) Juliati Sigit Prabowo, Kapolda Jawa Tengah Irjen Ribut Hari Wibowo, serta Pangdam IV/Diponegoro Mayjen TNI Achiruddin Darojat.Pembangunan SMP Kemala Bhayangkari dimulai sejak Februari 2025 dengan peletakan batu pertama oleh Ketua Pembina YKB Juliati Sigit Prabowo. Proyek pendidikan ini merupakan hasil kolaborasi antara Yayasan Kemala Bhayangkari dengan Pemerintah Kabupaten Karanganyar, Dinas Kesehatan, RS Jati Husada Karanganyar, PMI Karanganyar, serta Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Karanganyar.Sekolah tersebut telah memperoleh surat rekomendasi dari Dinas Pendidikan dan Kebudayaan yang menyatakan bahwa gedung baru tersebut layak digunakan untuk kegiatan belajar mengajar mulai tahun ajaran 2025/2026.SMP Kemala Bhayangkari mengusung program unggulan berupa penguatan karakter kebhayangkaraan, peningkatan kualitas tenaga pendidik, serta pembinaan peserta didik. Titiek Soeharto mengaku terkesan dengan fasilitas yang tersedia di sekolah tersebut."Yang luar biasanya lagi sekolahnya semuanya ber-AC. Saya rasa tidak semua kelas di negeri ini ada AC-nya. Belum tentu di Jakarta ada sekolah yang ber-AC juga, ini luar biasa," tutur Titiek.Sementara itu, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menyampaikan rasa terima kasih atas dukungan Presiden Prabowo Subianto yang turut memberikan fasilitas bagi sekolah tersebut."Kami berterima kasih bahwa ada kelas yang saat ini sudah mendapatkan fasilitas dari Bapak Presiden terkait dengan program pelayanan terpusat dengan menggunakan Interactive Flat Panel, ada dua," ujar Jenderal Sigit.Kapolri menambahkan, dukungan lain yang diterima sekolah ini mencakup perlengkapan laboratorium biologi dan fisika. Menurutnya, bantuan tersebut berperan penting dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia sejak dini."Kemudian bantuan lab IPA untuk biologi, kemudian fisika dan tentunya ini sangat membantu dalam program sekolah yang ada," ujarnya. PNO-12 07 Nov 2025, 19:16 WIT
Olahraga Bersama, Karo SDM Polda Maluku Tegaskan Disiplin dan Persiapan Rekrutmen Bintara Brimob Papuanewsonline.com, Ambon - Kepala Biro SDM Polda Maluku, Kombes Pol Jemi Junaidi, S.I.K., M.M, menegaskan disiplin anggota dan persiapan rekrutmen Bintara Brimob Tahun 2026.Penegasan ini disampaikan Kombes Jemi Junaidi saat memimpin apel persiapan Olahraga Bersama personel gabungan Polda Maluku di Lapangan Letkol Pol (Purn) Chr. Tahapary, Kota Ambon, Jumat (7/11). Olahraga bersama rutin dilaksanakan sebagai momen perkuatan soliditas sekaligus penyampaian sejumlah arahan strategis terkait pembinaan sumber daya manusia Polri di lingkungan Polda Maluku.Wakapolda Maluku Brigjen Pol. Imam Thobroni S.I.K., M.H bersama sejumlah Pejabat Utama (PJU) Polda Maluku turut hadir dalam kegiatan yang bertujuan meningkatkan kebugaran fisik personel Polri tersebut.Saat memimpin apel, Kombes Jemi menyampaikan beberapa poin penting terkait agenda dan kebijakan SDM Polri yang akan dijalankan dalam waktu dekat. Di antaranya Persiapan Rekrutmen Bintara Brimob.Kombes Jemi menyampaikan, Polda Maluku akan segera memasuki tahapan penerimaan seleksi Bintara Brimob. Pendaftaran seleksi ini akan dibuka secara online pada 10 November 2025. Meski Surat Telegram (ST) resmi dari Mabes Polri masih menunggu diterbitkan, jajaran diminta mulai melakukan sosialisasi kepada masyarakat."Rekan-rekan dapat menyampaikan informasi ini kepada keluarga, sanak saudara, maupun masyarakat di lingkungan sekitar agar proses rekrutmen dapat diketahui lebih luas oleh masyarakat," pintanya.Lebih lanjut, Karo SDM juga menekankan kepada seluruh personel yang memenuhi syarat untuk mengikuti Sekolah Inspektur Polisi (SIP) agar mulai mempersiapkan diri. Ia mengaku akan ada percepatan pelaksanaan seleksi SIP berdasarkan informasi yang telah diterima secara internal, sembari menunggu ST resmi dari Mabes Polri.Di sisi lain, Kombes Jemi juga mengingatkan tentang kegiatan Olahraga Bersama yang dilaksanakan khusus oleh Satuan Brimob jelang HUT Brimob Ke-80 tahun 2025. Seluruh personel Brimob dan Pejabat Utama diwajibkan menghadirkan pengurus Bhayangkari dalam setiap kegiatan menyongsong HUT Brimob Polri.Selain itu, Kombes Jemi juga menekankan beberapa poin penting yang wajib dilaksanakan oleh setiap personel. Di antaranya;1. Hidup sederhana dalam keseharian.2. Menjaga penampilan agar tetap bersih, rapi, dan sesuai ketentuan pakaian dinas.3. Menggunakan media sosial untuk hal-hal positif.4. Menjadi teladan integritas di lingkungan masyarakat.5. Melakukan sosialisasi internal kepada seluruh anggota dan keluarganya.6. Saling mengingatkan apabila ada rekan atau keluarga yang berpotensi merusak citra institusi.Kombes Jemi juga menegaskan terkait beberapa poin penting yang tidak boleh dilakukan oleh setiap personel. Seperti;1. Memamerkan kemewahan di publik maupun media sosial.2. Mengikuti gaya hidup mewah atau berlebihan.3. Menyalahgunakan atribut pangkat atau pakaian dinas untuk kepentingan pribadi di luar kedinasan.4. Membiarkan rekan atau keluarga memamerkan gaya hidup mewah tanpa memberikan teguran. PNO-12 07 Nov 2025, 19:11 WIT
Dukung Program MBG, Kapolri dan Ketua Komisi IV DPR Kunjungi SPPG YKB Polres Karanganyar Papuanewsonline.com, Karanganyar - Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo bersama Ketua Komisi IV DPR RI Siti Hediati Hariyadi (Titiek Soeharto) dan Ketua Pembina Yayasan Kemala Bhayangkari (YKB) Juliati Sigit Prabowo meninjau SPPG Yayasan Kemala Bhayangkari Polres Karanganyar, Jawa Tengah, Jumat (7/11/2025).Kegiatan ini menjadi bentuk nyata dukungan Polri terhadap program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang menjadi prioritas pemerintah Presiden Prabowo Subianto.Dalam peninjauan tersebut, Kapolri didampingi oleh Kabaintelkam Polri Irjen Yuda Gustawan, Kakorlantas Polri Irjen Agus Suryonugroho, Kadiv Humas Polri Irjen Sandi Nugroho, Kapusdokkes Polri Irjen Asep Hendradiana, Kasatgas MBG Irjen Nurworo Danang, serta Kapolda Jawa Tengah Irjen Ribut Hari Wibowo.Jenderal Sigit dan rombongan meninjau secara langsung fasilitas yang ada di SPPG. Ia juga memantau proses memasak hingga pengecekan sampel makanan untuk memastikan kualitas dan higienitas bahan pangan yang disajikan bagi siswa penerima program MBG.Kapolda Jawa Tengah Irjen Ribut Hari Wibowo dalam kesempatan itu menjelaskan bahwa pengelolaan MBG di SPPG Polres Karanganyar telah memenuhi standar operasional prosedur (SOP) yang ditetapkan.Selain meninjau dapur dan proses pengolahan makanan, Kapolri juga mengecek instalasi pembuangan air limbah (IPAL) di lokasi tersebut. Dalam kesempatan yang sama, Kapolri secara simbolis menyerahkan bantuan sosial kepada warga Karanganyar berupa beras kg, gula kg, teh 1 pak, minyak goreng 1 liter, biskuit, dan 5 mi instan.SPPG yang dibangun di bawah pengawasan Kapolres Karanganyar AKBP Hadi Kristanto ini mendukung program MBG untuk sekitar 4.000 siswa di 16 sekolah, mulai dari jenjang PAUD hingga SMA di wilayah Karanganyar.Uji coba operasional SPPG telah dilakukan sejak 30 September dengan melayani 500 porsi, kemudian berlanjut pada 3 dan 8 Oktober dengan peningkatan hingga 1.750 porsi.Proses penyediaan makanan di SPPG dilakukan dengan standar ketat. Pemilihan serta pembelian bahan mentah diawasi langsung oleh Pengurus Bhayangkari Karanganyar, termasuk pengecekan ulang terhadap kuantitas dan kualitas bahan agar sesuai dengan kriteria gizi dan kelayakan konsumsi.Kebersihan area pengolahan dan penyajian makanan turut diawasi oleh tenaga ahli gizi, sementara proses distribusi ke sekolah-sekolah dipantau ketat oleh pengawas SPPG. Setibanya di sekolah, makanan terlebih dahulu dicicipi oleh guru untuk memastikan dalam kondisi baik dan aman dikonsumsi siswa.Limbah hasil produksi makanan pun diolah melalui sistem pengelolaan air limbah agar tidak mencemari lingkungan, sebagai bentuk komitmen terhadap kelestarian dan kesehatan lingkungan sekitar. PNO-12 07 Nov 2025, 19:04 WIT
Tinjau SMP Kemala Bhayangkari Karanganyar, Kapolri: Wujudkan Generasi Emas Papuanewsonline.com, Jateng - Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo meninjau SMP Kemala Bhayangkari di Karanganyar, Jawa Tengah (Jateng). Hal sebagaimana mengawal dan mendukung visi dari Presiden Prabowo Subianto. "Adanya SMP Kemala Bhayangkari ini untuk mewujudkan generasi emas sesuai visi Presiden Prabowo Subianto," kata Sigit, Jumat (7/11/2025).Dalam kunjungannya, Sigit melakukan peninjauan aktivitas belajar di ruang kelas SMP Kemala Bhayangkari serta menyaksikan para murid menerima program MBG.Pada kesempatan ini, dilakukan juga penyerahan paket alat tulis kepada para siswa berisi buku gambar, buku tilis, penggaris, bolpoint, pensil, penghapus, dan stabilo.SMP Kemala Bhayangkari ini juga sudah mendapat surat rekomendari dari Dinas Pendidikan Kebudayaan tentang sekolah layak untuk kegiatan belajar mengajar di gedung baru tahun ajaran 2025/2026. Program unggulan sekolah ini yakni penguatan karakter kebhayangkaraan, peningkatan kualitas tenaga pendidik dan murid.Total ada 5 tenaga kependidikan dan 11 tenaga pendidik di SMP Kemala Bhayangkari ini. Tiap kelas nantinya terdiri dari 32 siswa. SMP Kemala Bhayangkari ini juga sudah mendapat berbagai sertifikat yakni Sertifikat Penghargaan Sekolah Sehat Stratifikasi Standar, Sertifikat Laik Operasi Instalasi Kelistrikan. Sertifikat Sekolah Ramah Anak, Sertifikat Sekolah Unggul, Sertifikat Adiwiyata Teks, Sertifikat Nomor Pokok Perpustakaan, Sertifikat Pengelolaan UKS, Sertifikat Gerakan Pramuka, Sertifikat Kelayakan Air Tanah oleh PDAM, Sertifikat telah dilakukannya Sosialisasi dan Simulasi Bencana dari BPBD, Sertifikat Penghargaan Prestasi Siswa.Sigit hadir didampingi Ketua Komisi IV DPR Siti Hediati Hariyadi atau Titiek Soeharto dan Ketua Pembina Yayasan Kemala Bhayangkari (YKB) Juliati Sigit Prabowo. PNO-12 07 Nov 2025, 18:25 WIT
1.156 Perwira Polri Resmi Dilantik Sebagai Lulusan Sekolah Inspektur Polisi Papuanewsonline.com, Sukabumi – Sebanyak 1.156 perwira Polri resmi dilantik sebagai lulusan Sekolah Inspektur Polisi (SIP) Angkatan ke-54 Gelombang II Tahun Anggaran 2025, terdiri dari 1.099 polisi laki-laki (polki) dan 57 polisi wanita (polwan). Upacara pelantikan dipimpin langsung oleh Wakil Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia (Wakapolri) Komjen Pol Prof. Dr. Dedi Prasetyo, S.H., M.Hum., M.Si., M.M., di Setukpa Lemdiklat Polri Sukabumi. Dalam arahannya, Wakapolri menegaskan bahwa para perwira baru tidak boleh berhenti pada teori, tetapi harus segera menunjukkan perubahan nyata di lapangan. “Hari ini bukan hanya pelantikan pangkat, tetapi titik awal perubahan. Masyarakat menunggu aksi, bukan janji. Tunjukkan di lapangan bahwa kehadiran kalian membawa perbaikan nyata bagi wajah Polri,” tegasnya.Selama empat bulan pendidikan di Sekolah Inspektur Polisi, para peserta dibekali pengetahuan kepemimpinan dan keterampilan teknis kepolisian. Namun Wakapolri menegaskan, ujian sesungguhnya dimulai setelah mereka kembali ke satuan tugas masing-masing. Perwira Polri tidak lagi hanya sebagai pelaksana perintah, tetapi menjadi pengendali di lapangan yang mampu membimbing anggota, menjaga standar pelayanan, dan memastikan kebijakan pimpinan dijalankan dengan baik di tingkat operasional. “Sekarang kalian bukan lagi pelaksana, tetapi pengendali di lapangan. Bimbing anggota, jaga standar pelayanan, dan pastikan setiap kebijakan diterjemahkan menjadi tindakan. Jangan biarkan teori berhenti di ruang kelas,” pesan Komjen Pol Dedi.Ia menekankan bahwa keberhasilan seorang perwira tidak diukur dari banyaknya laporan atau penghargaan, melainkan dari seberapa besar perubahan yang dirasakan masyarakat di lingkungan tugasnya. Saat ini, Polri sedang menghadapi tantangan besar dalam memulihkan kepercayaan publik setelah berbagai dinamika dan penurunan citra yang terjadi dalam beberapa bulan terakhir. Untuk menjawab tantangan itu, Polri telah mencanangkan program Quick Wins Akselerasi Transformasi dan menerbitkan buku Do’s and Don’ts sebagai panduan perilaku anggota. Namun Wakapolri mengingatkan agar langkah tersebut tidak berhenti sebagai slogan, tetapi diwujudkan langsung dalam pelayanan di lapangan. “Quick Wins bukan di atas kertas. Ukurannya sederhana: masyarakat merasa aman, dilayani dengan hormat, dan percaya bahwa polisi bekerja untuk mereka,” ujarnya.Lebih lanjut, Wakapolri menyoroti pentingnya memperkuat pelayanan publik melalui optimalisasi Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) dan fungsi PAMAPTA (Patroli dan Pengamanan Tempat). Kedua unit ini menjadi garda terdepan citra Polri di mata masyarakat. Sebagian besar lulusan SIP akan ditempatkan di fungsi tersebut untuk menunjukkan perubahan nyata dalam pola pelayanan. “Mulai dari SPKT dan PAMAPTA, ubah cara kerja, ubah cara melayani. Datangi masyarakat lebih dulu, tanggapi cepat laporan, dan pastikan setiap warga merasakan kehadiran Polri yang manusiawi dan tanggap,” tegasnya. Langkah ini menjadi bagian penting dalam menampilkan wajah baru pelayanan Polri yang humanis, profesional, dan cepat tanggap terhadap keluhan publik.Selain memperbaiki pelayanan, Polri juga memperkuat kesiapsiagaan menghadapi ancaman bencana dan kejahatan nasional. Dalam sebulan terakhir, tercatat 228 kejadian bencana di berbagai daerah dengan total kerugian mencapai Rp129 miliar. Wakapolri menegaskan bahwa Polri harus selalu hadir di garis depan untuk membantu masyarakat dan memastikan keamanan tetap terjaga. Ia juga menyoroti tiga prioritas nasional yang harus menjadi fokus seluruh jajaran: pemberantasan narkoba, penindakan penyelundupan, dan perang terhadap judi online. “Tiga hal ini tidak bisa ditunda. Tindakan tegas dan akuntabel harus segera dilakukan di lapangan. Jangan tunggu perintah inisiatif adalah bentuk pengabdian,” tegasnya.Dalam menghadapi tantangan era digital, Wakapolri juga mengingatkan agar seluruh perwira bijak menggunakan media sosial. Di era post-truth, reputasi Polri bisa dibangun atau dihancurkan hanya dengan satu unggahan. Karena itu, ia meminta agar seluruh anggota menjaga nama baik pribadi dan institusi, serta menggunakan media sosial untuk menebarkan kepercayaan publik. “Reputasi Polri tidak hanya dibangun di kantor, tetapi juga di ruang digital. Gunakan media sosial untuk menebar kepercayaan, bukan kontroversi,” pesannya.Menutup arahannya, Wakapolri menegaskan bahwa pelantikan ini bukan akhir perjalanan, melainkan awal pengabdian baru sebagai perwira Polri yang berintegritas, empatik, dan profesional. Ia menegaskan bahwa masyarakat tidak membutuhkan polisi yang sempurna, tetapi polisi yang hadir, peduli, dan dapat diandalkan. “Jangan tunggu momentum. Ciptakan momentum dari lapangan. Kepercayaan publik hanya bisa diraih dengan tindakan yang konsisten, sopan, dan sigap. Tunjukkan bahwa kalian adalah perwira Polri yang hadir membawa solusi, bukan sekadar seragam baru,” pungkasnya.Dengan semangat tersebut, Polri menegaskan bahwa kehadiran 1.158 perwira baru lulusan Sekolah Inspektur Polisi Angkatan ke-54 Gelombang II akan menjadi motor penggerak perubahan nyata dalam tubuh Polri. Mereka diharapkan mampu mengembalikan kepercayaan publik melalui pelayanan yang cepat, humanis, dan berintegritas, serta menjadi wajah baru Polri yang siap hadir dan bekerja langsung untuk masyarakat. PNO-12 07 Nov 2025, 17:08 WIT
Kapolda Maluku Irjen Pol Dadang Hartanto Hadiri Ritual Sakral Ma’atenu Pakapita Papuanewsonline.com, Haruku – Negeri Pelauw, Pulau Haruku, menjadi pusat perhatian publik pada Kamis (6/11/2025) saat pergelaran akbar Budaya Tenun Matasiri 2025 digelar dengan penuh kemegahan dan khidmat. Acara ini turut dihadiri oleh Kepala Kepolisian Daerah (Kapolda) Maluku, Irjen Pol Prof. Dr. Dadang Hartanto, S.H., S.I.K., M.Si., bersama sejumlah pejabat utama Polda Maluku.Pergelaran budaya ini bukan sekadar pertunjukan seni, tetapi ritual sakral tiga tahunan yang dikenal sebagai Ma’atenu Pakapita, sebuah warisan leluhur masyarakat Negeri Pelauw yang menandai proses spiritual dalam tradisi tenun Matasiri. Ritual ini menjadi simbol ketekunan, kesabaran, serta identitas perempuan Maluku yang diwariskan lintas generasi.Dengan mengusung tema “Tumbuh Bersama Majukan Budaya”, kegiatan ini menjadi momentum memperkuat nilai-nilai kearifan lokal dan membangun kesadaran kolektif untuk melestarikan budaya sebagai kekuatan bangsa.Kapolda Maluku menegaskan bahwa kehadiran Polri dalam kegiatan tersebut merupakan bentuk nyata dukungan terhadap pelestarian budaya dan penguatan keamanan masyarakat berbasis nilai-nilai lokal.“Budaya adalah pondasi peradaban. Dengan menghargai tradisi, kita memperkuat harmoni dan menegakkan ketertiban di tengah masyarakat,” tegas Irjen Pol Dadang Hartanto di sela kegiatan.Dalam pergelaran yang berlangsung meriah namun sarat makna itu, tampak hadir Pangdam XV/Pattimura beserta jajaran, Wakil Gubernur Maluku, Anggota DPD RI Basri Latuconsina, serta perwakilan Kajati Maluku, pejabat TNI-Polri, tokoh adat, dan pimpinan daerah se-Maluku, termasuk Kapolresta Ambon & Pulau-Pulau Lease, Bupati Maluku Tengah, Bupati Buru, Wakil Bupati SBT, Wakil Wali Kota Ambon, serta Raja Negeri Pelauw selaku tuan rumah.Kehadiran berbagai unsur pemerintah, TNI-Polri, dan masyarakat adat memperlihatkan soliditas lintas sektor dalam menjaga kelestarian nilai-nilai budaya yang menjadi dasar harmoni sosial.“Polri tidak hanya menjaga keamanan, tetapi juga ikut merawat warisan kultural. Tradisi seperti Ma’atenu Pakapita adalah aset bangsa yang harus dijaga karena di dalamnya terdapat nilai gotong royong, persaudaraan, dan kedamaian,” lanjut Kapolda.Pergelaran Budaya Tenun Matasiri 2025 menjadi titik temu antara budaya dan keamanan, menegaskan bahwa pembangunan bangsa tak hanya berbasis ekonomi, tapi juga identitas dan nilai kemanusiaan yang hidup di masyarakat.Ritual Ma’atenu Pakapita di Negeri Pelauw bukan sekadar peristiwa budaya, melainkan refleksi dari ketahanan sosial masyarakat Maluku yang berakar kuat pada tradisi. Kehadiran Kapolda Maluku Irjen Pol Dadang Hartanto dalam kegiatan ini menunjukkan paradigma baru Polri dari sekadar aparat penegak hukum menjadi institusi yang turut menjaga jati diri bangsa melalui pendekatan kultural.Pelestarian budaya bukan hanya tanggung jawab komunitas adat, tetapi merupakan bentuk nyata dari ketahanan nasional yang berakar pada nilai-nilai lokal. Di tengah arus modernisasi, kolaborasi antara aparat keamanan, pemerintah, dan masyarakat adat seperti yang terlihat di Pelauw menjadi contoh nyata bahwa keamanan dan kebudayaan dapat berjalan beriringan. PNO-12 07 Nov 2025, 16:54 WIT
Polri Kerahkan Brimob untuk Evakuasi dan Pengamanan Pascagempa di Tarakan Papuanewsonline.com, Tarakan - Kepolisian Negara Republik Indonesia melalui Korps Brimob Polri bergerak cepat melakukan langkah tanggap darurat pascagempa bumi berkekuatan 4,5 Skala Richter (SR) yang mengguncang wilayah Tarakan dan sekitarnya, pada Rabu (5/11/2025) sekitar pukul 17.40 WITA.Berdasarkan laporan awal, gempa tersebut menyebabkan sejumlah bangunan rumah warga mengalami kerusakan, meski hingga saat ini belum ada laporan korban jiwa.Sebagai respon cepat, Brimob Polri mengerahkan 1 SST Kompi 2 Yon A Tarakan dan 1 SST dari Detasemen Gegana untuk melaksanakan evakuasi warga terdampak serta patroli pengamanan di sejumlah titik rawan, termasuk di sekitar swalayan yang dilaporkan mengalami kerusakan akibat guncangan.Langkah tersebut dilakukan untuk memastikan situasi tetap aman dan terkendali, serta mengantisipasi potensi gangguan kamtibmas seperti penjarahan di area terdampak bencana.Kapolres Tarakan AKBP Erwin S. Manik menyampaikan bahwa Polri melalui satuan Brimob terus bersiaga untuk membantu masyarakat yang terdampak bencana.“Polri, khususnya Korps Brimob, langsung diterjunkan ke lokasi gempa untuk membantu proses evakuasi dan memastikan keamanan warga. Saat ini, personel di lapangan juga melakukan patroli di area yang mengalami kerusakan untuk mencegah potensi penjarahan,” ujar AKBP Erwin S. Manik.Ia menegaskan bahwa penanganan situasi dilakukan secara terkoordinasi dengan pemerintah daerah dan instansi terkait.“Langkah cepat ini merupakan bagian dari komitmen Polri hadir di tengah masyarakat, terutama saat situasi darurat. Kami terus memonitor perkembangan di Tarakan dan siap menambah personel bila dibutuhkan,” tambahnya. PNO-12 06 Nov 2025, 19:45 WIT
Pimpin Sertijab dan Pengantar Purna Tugas, Kadivhumas Polri Tekankan Semangat Kebersamaan Papuanewsonline.com, Jakarta - Divisi Humas Polri menggelar acara Serah Terima Jabatan (Sertijab) Karo Multimedia serta pengantar purna bakti bagi sejumlah personel, bertempat di Aula Rastra Sewakottama Gedung Divhumas Polri, Kamis (6/11/2025). Acara berlangsung khidmat dan penuh kehangatan, dipimpin langsung oleh Kadivhumas Polri, Irjen Pol. Sandi Nugroho, S.I.K., S.H., M.Hum.Serah terima jabatan dilakukan dari Irjen Pol. Gatot Repli Handoko, S.I.K. yang mendapat promosi menjadi Dosen Utama Tk. I STIK Lemdiklat Polri kepada Brigjen Pol. Ade Ary Syam Indradi, S.H., S.I.K., M.H., yang sebelumnya menjabat sebagai Kabid Humas Polda Metro Jaya. Mutasi jabatan ini merupakan tindak lanjut dari Surat Telegram Kapolri Nomor ST/1764/VIII/KEP./2025.Selain itu, kegiatan juga dirangkai dengan pengantar purna bakti kepada tiga personel Divhumas Polri yang telah menyelesaikan masa pengabdiannya, yakni Kombes Pol. (Purn) Ir. Pertiwi Sitardhani, AKBP (Purn) Drs. Suwanda, M.Si., dan Penata Dwi Restuadi.Acara dihadiri oleh para Karo, Penata Kehumasan Utama, para Kabag, Penata Kehumasan Madya, serta seluruh personel Divisi Humas Polri. Momentum tersebut menjadi wujud penghargaan atas dedikasi dan pengabdian yang telah diberikan para personel selama bertugas di lingkungan Divhumas Polri.Dalam sambutannya, Kadivhumas Polri Irjen Pol. Sandi Nugroho menekankan pentingnya semangat kebersamaan dan sinergi dalam menjaga soliditas organisasi. Ia menyebut bahwa kekuatan Divisi Humas Polri lahir dari kerja kolektif seluruh personel, bukan dari individu semata.“Kehebatan Humas adalah karena hebatnya anak buah kita. Baik di tingkat PNS, Bintara, Perwira, Pamen, maupun Pati, semuanya memiliki peran yang sama. Ibarat puzzle, setiap bagian jika digabungkan akan membentuk satu kekuatan besar,” ujar Kadivhumas.Mengakhiri sambutannya, Kadivhumas mengingatkan seluruh personel agar senantiasa berbuat dan memberikan yang terbaik dalam setiap tugas."Maka itu, orang-orang baik adalah hatinya baik, dan orang yang baik pasti akan beri kerja yang terbaik,” pesannya disambut tepuk tangan hangat dari seluruh peserta acara.Acara kemudian diakhiri dengan penyerahan cendera mata dan sesi foto bersama, sebagai simbol kebersamaan dan apresiasi terhadap dedikasi para pejabat dan personel yang telah mengabdi bagi Divisi Humas Polri. PNO-12 06 Nov 2025, 18:35 WIT
Berita utama
Berita Terbaru
Berita Populer
Video terbaru
lihat video 10 Feb 2023, 15:22 WIT