logo-website
Minggu, 29 Mar 2026,  WIT
BERITA TAG Pemerintahan Homepage
Kapolda Maluku Lakukan Pemeriksaan Kendaraan Dinas Papuanewsonline.com, Ambon - Kapolda Maluku Irjen Pol Prof. Dr. Dadang Hartanto S.H., S.I.K., M.Si melakukan pengecekan secara langsung terhadap kesiapan personel dan kendaraan dinas pada Direktorat Lalulintas Polda Maluku, Jumat (3/10/25).Sebagai pendukung dalam pelayanan masyarakat, Kapolda mengingatkan para personel agar dapat menjaga dan merawat kendaraan dinas yang digunakan secara baik."Kendaraan dinas yang digunakan baik roda dua maupun roda empat, agar dapat dilakukan perawatan secara berkala, sehingga dapat menunjang kegiatan pelayanan kepada masyarakat," pinta Kapolda saat mengecek kesiapan personel dan kendaraan bermotor di halaman parkir Markas Polda Maluku. Hadir mendampingi Kapolda dalam pengecekan kesiapan personel dan kendaraan yaitu Karo Logistik, Direktur Lalulintas, Kabid Propam dan Wadir Lantas Polda Maluku.Kendaraan dinas, kata Kapolda, merupakan pemberian negara untuk mendukung tugas kepolisian dalam melayani, mengayomi dan melindungi masyarakat. "Olehnya itu setiap kendaraan yang digunakan harus dapat dijaga dengan baik," harapnya.Terhadap kendaraan yang mengalami kerusakan, Kapolda meminta agar dapat diperbaiki, sehingga bisa kembali difungsikan seperti biasa."Kendaraan ini mendukung pelaksanaan tugas kita di lapangan, khususnya dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat seperti adanya laporan tentang terjadinya kecelakaan atau ada orang mabuk yang berbuat onar maka respon time kita benar-benar singkat. Dengan begitu maka kehadiran kita dengan cepat akan mendapatkan dukungan dari masyarakat," jelasnya.Kepada setiap personel, Kapolda menekankan terkait pentingnya pelayanan cepat kepada masyarakat. Kehadiran atau respon cepat Polisi menindaklanjuti setiap laporan saat ini menjadi perhatian masyarakat. "Saya minta hal ini menjadi perhatian kita bersama jangan sampai masyarakat hanya menganggap kehadiran Polisi Lalulintas cuma mau tilang padahal banyak tugas yang dapat kita lakukan untuk melayani masyarakat," tegasnya. PNO-12 05 Okt 2025, 19:46 WIT
Cek Kesiapan Samapta, Kapolda Maluku: Jadilah Penetralisir Dalam Menangani Konflik Papuanewsonline.com, Ambon - Kapolda Maluku Irjen Pol Prof. Dr. Dadang Hartanto S.H., S.I.K., M.Si mengunjungi Markas Direktorat Samapta Polda Maluku, Tantui, Kota Ambon, Jumat (3/10/25).Di hadapan seluruh personel, Kapolda mengingatkan bahwa kehadiran mereka sangat dibutuhkan masyarakat untuk menetralisir gangguan kamtibmas yang akan terjadi maupun tengah bergejolak."Saya ingin mengingatkan kembali bahwa kalian adalah Polisi tugas umum, kehadiran kalian itu sangat dibutuhkan masyarakat, kalian yang menetralisir situasi di lapangan saat akan terjadi permasalahan," kata Kapolda saat memberikan arahan kamtibmas kepada personel Dit Samapta dan Dit Tahti, di lapangan apel Dit Samapta Polda Maluku. Dalam penyampaian pengarahan, Kapolda didampingi Karo Logistik, Direktur Samapta, Direktur Tahti, Kabag RBP Biro Rena dan Kabag Dalpers Biro SDM Polda Maluku.Seluruh personel Polda Maluku ditekankan agar wajib menanamkan sikap profesionalisme dalam menjalankan tugas. Sebab, masyarakat saat ini memiliki harapan yang tinggi terhadap Polri. "Kehadiran kalian di tengah-tengah masyarakat dengan senyum adalah wujud dari profesionalisme dan masyarakat akan sangat bangga dengan sosok Polisi yang demikian," ungkapnya. Sebaliknya, lanjut Kapolda, orang-orang yang bermental penjahat akan menganggap Polisi sebagai penghambat mereka dalam menjalankan aksi kejahatan. "Olehnya itu laksanakan tugas dengan baik dan ikhlas sebab kehadiran kalian di tengah-tengah masyarakat merupakan wujud kehadiran Negara, maka tampilkan wajah kalian yang simpatik dan menaungi baik dalam tugas Patroli, mengamankan kegiatan masyarakat dan sebagainya," pintanya.Saat menjalankan tugas, Kapolda kembali mengingatkan pentingnya memberikan pengamanan kepada masyarakat. "Tunjukkan sifat mengayomi dan melindungi kalian agar kehadiran kita selalu dinantikan masyarakat namun bagi mereka yang akan melakukan tindakan kekerasan dan melawan hukum dan aturan maka lakukanlah tindakan tegas terukur sesuai SOP yang kita miliki," tegasnya.Dalam bertindak melakukan pengamanan, Kapolda juga meminta setiap personel agar dapat mengedepankan hak asasi manusia. Menurutnya, setiap tindakan yang diawali dengan baik akan berakhir baik. "Wujud profesional kita diukur dari kesabaran dan ketenangan kita menghadapi setiap permasalahan," katanya. Mantan Ketua STIK Lemdiklat Polri ini juga menekankan pentingnya setiap personel dapat mengendalikan diri saat bertugas di lapangan. "Ketika kita tidak sabar dan emosi meluap, maka logika fikiran kita pun tidak akan bekerja dengan baik, dan ketika itu terjadi maka kita tidak dapat bertindak dengan baik dan saat itulah kita tidak profesional," jelasnya.Kapolda mengingatkan setiap personel agar dapat menjaga nama baik Polri dan Negara. "Sebab diseragam kalian ada lambang Polri dan Negara yang kalian bawa kemana-mana. Tugas Kepolisian adalah tugas yang mulia. Kalau kita ingin mengajak masyarakat untuk menjadi baik, maka kita yang harus baik dulu, kita berikan contoh terbaik dulu kepada masyarakat," pungkasnya. PNO-12 05 Okt 2025, 19:26 WIT
Polresta Ambon Sosialisasi Kamtibmas dan Call Center 110 di Sekolah Papuanewsonline.com, Ambon - Aparat Kepolisian Resor Kota Pulau Ambon dan Pulau-Pulau Lease melaksanakan kegiatan sosialisasi kamtibmas dan call center 110 sebagai sarana pengaduan cepat untuk penanganan gangguan kamtibmas, termasuk di lingkungan sekolah seperti tawuran pelajar.Sosialisasi yang dipimpin langsung oleh Kasat Binmas, AKP. Djafar Lessy, didampingi Kasi Humas Polresta Ambon, Ipda Janet S. Luhukay, kali ini berlangsung di SMA Xaverius dan SMA PGRI Ambon, Jumat (3/10/2025).Sosialisasi kamtibmas dilakukan sebagai langkah preventif untuk mencegah terjadinya gangguan kamtibmas serta memperkuat komunikasi antara pihak sekolah dengan kepolisian.Kedatangan aparat Polresta Ambon disambut antusias oleh masing-masing kepala sekolah dan dewan guru. Kepada pihak sekolah, tim sosialisasi Polresta Ambon menyampaikan pesan kamtibmas. Pihak sekolah diminta untuk selalu meningkatkan pengawasan terhadap para siswa, baik di dalam maupun di luar lingkungan sekolah. Polresta Ambon juga memperkenalkan Call Center 110 sebagai sarana cepat masyarakat maupun sekolah untuk melaporkan apabila terjadi potensi gangguan kamtibmas, termasuk indikasi tawuran pelajar.“Komunikasi antara pihak sekolah dengan kepolisian sangat penting untuk mencegah terjadinya konflik antar siswa. Melalui Call Center 110, kami siap menerima laporan kapan saja, agar bisa segera dilakukan tindakan cepat sebelum situasi berkembang menjadi keributan besar,” kata Kasat Binmas Polresta Ambon, AKP. Djafar Lessy.Selain memberikan sosialisasi, kegiatan yang dilakukan juga dimaksudkan untuk membangun sinergi dan kerja sama berkelanjutan antara aparat kepolisian dengan pihak sekolah. "Kami berharap pihak sekolah tidak ragu menjalin komunikasi dengan kepolisian bila terjadi permasalahan, sehingga keamanan dan ketertiban di lingkungan pendidikan dapat terus terjaga," harapnya. PNO-12 05 Okt 2025, 14:42 WIT
Aspirasi Masyarakat dan Mahasiswa Terkait Tambang Blok Wabu Disuarakan Langsung di Kementerian ESDM Papuanewsonline.com, Jakarta  — Isu tambang Blok Wabu di Papua kembali mengemuka setelah perwakilan masyarakat setempat dan mahasiswa Papua menyampaikan aspirasi mereka secara langsung kepada Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Republik Indonesia. Menteri ESDM, Bahlil Lahadalia, menerima perwakilan tersebut dalam sebuah audiensi yang berlangsung di Jakarta, Rabu (2/10/2025). Dalam pertemuan itu, masyarakat bersama mahasiswa menyoroti kekhawatiran mengenai dampak lingkungan, sosial, serta tata kelola pertambangan yang akan dijalankan di Blok Wabu. Mereka menekankan bahwa pengelolaan sumber daya alam tidak boleh hanya berorientasi pada keuntungan semata, melainkan juga harus memperhatikan keberlangsungan hidup masyarakat sekitar serta kelestarian lingkungan. Aspirasi utama yang disuarakan adalah agar pemerintah menjamin bahwa pengelolaan Blok Wabu dilakukan secara berkelanjutan, bertanggung jawab, dan transparan. Mahasiswa menekankan pentingnya keterlibatan masyarakat lokal dalam setiap tahap perencanaan hingga pengelolaan tambang, sehingga manfaat yang diperoleh dapat benar-benar dirasakan langsung oleh warga Papua, bukan hanya pihak luar. “Pemerintah harus benar-benar mempertimbangkan dampak ekologis, sosial, dan ekonomi dari rencana tambang Blok Wabu. Jangan sampai keberadaan tambang justru menambah masalah baru bagi masyarakat Papua,” ujar salah satu perwakilan mahasiswa dalam audiensi. Menteri ESDM Bahlil Lahadalia menyampaikan bahwa pihaknya akan menampung seluruh aspirasi tersebut sebagai bagian dari proses evaluasi dan pengkajian lebih lanjut. Ia menegaskan bahwa pemerintah tidak ingin mengambil keputusan secara tergesa-gesa tanpa memperhatikan suara masyarakat. “Kami akan meninjau semua masukan yang disampaikan, mulai dari dampak lingkungan, sosial, hingga potensi ekonomi. Kami juga akan berkoordinasi dengan lembaga terkait agar keputusan yang diambil benar-benar memberikan manfaat, terutama bagi masyarakat Papua,” jelas Bahlil. Hingga saat ini, Kementerian ESDM masih melakukan evaluasi mendalam sebelum memutuskan langkah-langkah strategis terkait tambang Blok Wabu. Masyarakat Papua berharap keputusan yang diambil nantinya bisa menjadi jalan tengah yang tidak hanya mengakomodasi kebutuhan negara, tetapi juga menjamin keadilan sosial dan keberlanjutan lingkungan hidup di tanah Papua. Dengan adanya pertemuan ini, masyarakat dan mahasiswa Papua menegaskan kembali bahwa mereka bukan menolak pembangunan, melainkan ingin memastikan agar pembangunan berjalan selaras dengan nilai-nilai keberlanjutan dan kesejahteraan rakyat. Aspirasi tersebut sekaligus menjadi pesan penting bagi pemerintah pusat untuk lebih berhati-hati dalam mengelola sumber daya alam yang ada di Papua. Jika aspirasi ini benar-benar diperhatikan, masyarakat optimistis bahwa pengelolaan tambang Blok Wabu dapat menjadi model pertambangan yang adil, berkelanjutan, serta membawa manfaat nyata bagi generasi saat ini maupun mendatang.       Penulis: Hend Editor: GF 05 Okt 2025, 02:10 WIT
Polri dan AFP Gelar Sosialisasi Tingkatkan Kesadaran Masyarakat Terhadap Penyelundupan Manusia Papuanewsonline.com, Ambon - Tim Divisi Hubungan Internasional (Divhubinter) Polri bersama Australian Federal Police (AFP) melaksanakan sosialisasi tentang kasus penyelundupan manusia di lobi Bandara Pattimura, Kota Ambon, Jumat (3/10/2025).Kegiatan yang dirangkai dengan nama Community Awareness dan Souvenirs Gifting ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap penyelundupan manusia.Dalam kegiatan tersebut hadir sebagai peserta yaitu dari petugas porter, pengemudi taxy dan tukang ojek Bandara Pattimura Ambon.Kegiatan Community Awareness dipimpin Penerjamah Madya Divhubinter Polri Kombes Pol. Juara Silalahi, S.I.Κ., Μ.Η. Ia didampingi Federal Agent (AFP Liaison Officer), Chad Aston, Banum Bagbatans Set NCB Interpol Indonesia Bripka Handoko Ari Wibowo, S.Kom, dan AFP Local Staff Anas.Turut hadir dalam kegiatan ini yakni General Manager Angkasa Pura I Bandara Pattimura Ambon, Shively Sanssouci, Kapolsek Kawasan Bandara Pattimura, Iptu Jantje Serhalawan, S.Sos, Dansatgas Bandara, Personil Polsek Kawasan Bandara Pattimura, dan Pegawai Angkasa Pura Bandara Pattimura Ambon.Penerjemah Madya Divhubinter Polri Kombes Juara Silalahi, dalam arahannya menyampaikan, Mabes Polri membantu Kedutaan Australia di Bandara Pattimura Ambon untuk menekan dan menghentikan penyelundupan manusia di Maluku."Kegiatan ini diharapkan dapat memberikan kesadaran dan pemahaman masyarakat tentang penyelundupan manusia," harapnya.Senada dengan Kombes Silalahi, Federal Agent (AFP Liaison Officer) Chad Aston, mengaku kerjasama dengan Mabes Polri dalam upaya menghentikan penyelundupan manusia."Kami telah melakukan kerjasama dengan Mabes Polri terkait penyelundupan manusia dan berharap bantuan kepada semua yang bekerja di Bandara dapat bekerjasama untuk menghentikan penyelundupan manusia," pintanya.Salah satu alasan kerjasama antara AFC dengan Mabes Polri, kata Chad Aston, demi untuk keselamatan manusia. Menurutnya, penyelundupan manusia merupakan perpindahan manusia dari negara 1 ke negara lain secara ilegal. Bukan saja di Indonesia tetapi di seluruh dunia.Dikatakan, jaringan penyelundupan manusia sama dengan perdagangan yang lain dan tidak memperdulikan nyawa mereka. Ini sangat berbahaya bagi masyarakat lokal."Data penyelundupan manusia sebanyak 400 orang yang hilang perjalanan menuju Indonesia ke Australia. Salah satu modus para penyelundup biasa menjual iklan untuk didatangkan di Australia dan beberapa masyarakat Negara China, Banglades dan Vietnam yang sudah membayar 70 juta atau lebih untuk mendapatkan pekerjaan tetapi tidak sampai ke tempat tujuan," ungkapnya.Setahun terakhir, lanjut Chat, ada 11 kali perdagangan yang menggunakan bandara Ambon sebagai transit penyelundupan manusia dan jumlah paling banyak di wilayah Maluku.Lebih lanjut disampaikan, alasan para penyelundup manusia berada di Ambon terlebih dahulu karena rentan waktu yang dekat, karena Pulau Dobo dan Saumlaki tujuan mereka. "Sesuai jalur yang digunakan Jakarta-Ambon-Dobo sebanyak 23 warga Vietnam dan China telah hilang. Indonesia merupakan Negara Hukum dan siapa yang terlibat dalam penyelundupan manusia ancaman hukuman 5-15 tahun penjara," jelasnya.AFP Local Staff, Anas, menambahkan, ciri-ciri fisik para pelaku penyelundupan manusia berusia 20-50 tahun. Rata-rata merupakan laki-laki, dan jarang menggunakan bahasa Inggris.General Manager Angkasa Pura I, Shively Sanssouci menyampaikan terima kasih dan apresiasi kepada Tim Divhubinter Polri dan AFC yang telah melaksanakan kegiatan ini. "Kegiatan ini menambah pengetahuan dan merupakan atensi bagi kita bersama," ucapnya.Pada kesempatan itu, juga dilakukan pemberian paket sembako kepada para peserta. PNO-12 04 Okt 2025, 19:37 WIT
Subuh Berjamaah di Masjid Nurul Ikhlas Arbes, Kapolda Maluku: Jaga Persaudaraan & Keamanan Papuanewsonline.com, Ambon – Kapolda Maluku Irjen Pol. Prof. Dr. Dadang Hartanto, S.H., S.I.K., M.Si didampingi Wakapolda Brigjen Pol. Imam Thobroni, S.I.K., M.H melaksanakan Sholat Subuh Berjamaah bersama masyarakat di Masjid Nurul Ikhlas Arbes, Kecamatan Sirimau, Kota Ambon, Sabtu (4/10/2025).Turut hadir dalam sholat yang diimami Imam Masjid Nurul Ikhlas ini yaitu Kepala SPN dan Kabid Dokkes Polda Maluku, Kapolsek Sirimau beserta personel. Sholat subuh berjamaah yang dilakukan Kapolda dan Wakapolda bersama para pejabat utama Polda Maluku menjadi wujud nyata kedekatan Polri dengan masyarakat, khususnya melalui pendekatan keagamaan.Kapolda menyampaikan pesan penting terkait situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas). Ia mengajak seluruh masyarakat Maluku untuk terus menjaga dan memperkuat nilai hidup orang basudara yang sudah menjadi identitas serta kearifan lokal di daerah ini.“Mari kita terus berbuat kebaikan, saling menghargai, dan menjaga persaudaraan. Dengan kebersamaan antara masyarakat dan Polri, situasi Kamtibmas di Maluku akan tetap aman, damai, dan kondusif,” pintanya.Kapolda menekankan, pendekatan melalui peribadatan keagamaan merupakan salah satu upaya yang efektif dalam mempererat hubungan antara Polri dan masyarakat. Melalui kegiatan keagamaan, Polri dapat lebih dekat, mendengar aspirasi masyarakat secara langsung, sekaligus menanamkan nilai-nilai kedamaian, toleransi, dan kerukunan antar umat beragama.Kapolda juga menegaskan, menjaga keamanan bukan hanya tugas Polri semata, melainkan tanggung jawab bersama seluruh elemen masyarakat. Karena itu, ia mengajak jamaah masjid serta warga sekitar untuk aktif berperan serta dalam mendukung terciptanya lingkungan yang aman dan harmonis.“Polri tidak bisa bekerja sendiri. Kami butuh dukungan masyarakat. Dengan kebersamaan, kita bisa mencegah potensi gangguan keamanan dan menciptakan Maluku yang damai serta penuh persaudaraan,” tambahnya. PNO-12 04 Okt 2025, 19:14 WIT
Sholat Jumat di Masjid Raya Al-Fatah, Kapolda Ajak Jamaah Jaga Kamtibmas dan Tebarkan Kebaikan Papuanewsonline.com, Ambon – Kapolda Maluku, Irjen Pol. Prof. Dr. Dadang Hartanto, S.H, S.I.K, M.Si, melaksanakan Sholat Jumat Berjamaah bersama ribuan umat Islam di Masjid Raya Al-Fatah Kota Ambon, Jumat (3/10).Turut hadir dalam kesempatan tersebut, Presiden PKS Dr. Almuzzamil Yusuf, M.Si, Imam Masjid Raya Al-Fatah, Para Kiai, pengurus masjid, serta jamaah dari berbagai kalangan masyarakat Kota Ambon.Usai sholat, Kapolda Maluku berkesempatan menyampaikan pesan silaturahmi sekaligus mengajak jamaah untuk memperkuat persaudaraan, menjaga keamanan, dan menjadikan hidup lebih bermakna melalui kebaikan.Dalam penyampaiannya, Kapolda mengingatkan pentingnya berpegang teguh pada Al-Qur’an dan Hadist sebagai fondasi hidup. Ia mengibaratkan nilai-nilai agama seperti batu karang yang kokoh meski diterpa badai, sehingga mampu menjadi pegangan di tengah tantangan zaman.“Kita tidak bisa memilih lahir sebagai apa, suku apa, atau dari bangsa mana. Tetapi kita bisa memilih untuk berbuat kebaikan. Sebaik-baiknya manusia adalah yang bermanfaat bagi manusia lain,” tegas Kapolda.Kapolda juga mengingatkan makna "rahmatan lil alamin", yang mencakup manusia, alam, serta lingkungan hidup. Menurutnya, keberagaman suku, agama, dan bangsa yang ada di Indonesia, termasuk di Maluku, adalah anugerah yang harus dijaga.“Indonesia adalah negara yang beraneka ragam, tapi diikat oleh semboyan Bhinneka Tunggal Ika. Maluku adalah cerminan kecil dari itu. Mari kita rawat keberagaman ini agar menjadi sumber kekuatan, bukan perpecahan,” tambahnya. Menurutnya, keamanan adalah nikmat besar yang sering kali tidak terasa sampai hilang. Keamanan tidak datang begitu saja, melainkan hasil dari usaha, doa, serta tanggung jawab bersama seluruh elemen masyarakat. Keamanan bukan hanya tugas TNI-Polri atau pemerintah daerah, tapi tanggungjawab semua elemen masyarakat.“Keamanan ini amanah kita bersama. Jangan mudah terprovokasi, terutama melalui media sosial. Hidup pasti ada masalah, tetapi mari kita selesaikan dengan introspeksi dan kebersamaan,” ujar Kapolda.Polri, lanjut Kapolda, dalam menjalankan tugasnya tidak luput dari kekurangan. Olehnya itu Polri selalu terbuka terhadap kritik, saran, dan masukan dari masyarakat demi perbaikan ke depan.Kapolda meyakini Maluku akan semakin dikenal sebagai daerah yang indah, damai, dan penuh kedamaian bila masyarakat terus hidup berdampingan dengan prinsip saling menghargai.“Tugas dan tanggung jawab saya adalah amanah, yang suatu saat harus saya pertanggungjawabkan kepada Allah, bukan kepada manusia. Karena itu mari kita jadikan Maluku sebagai tanah yang damai, tempat di mana umat muslim maupun non-muslim, dari berbagai suku, bisa hidup berdampingan dengan rukun,” tutup Kapolda. PNO-12 04 Okt 2025, 19:03 WIT
Polres SBT Sikapi Isu Aduan Warga yang Diabaikan Polsek Werinama, Ini Penjelasannya Papuanewsonline.com, SBT - Kepolisian Resor Seram Bagian Timur menegaskan tidak ada laporan aduan masyarakat ke Polsek Werinama yang diabaikan. Penegasan ini disampaikan menyikapi isu adanya aduan warga yang diabaikan terkait dugaan penipuan dan pengancaman yang dilaporkan di Polsek Werinama. Di mana, Pelapor merasa laporannya tidak direspon Polsek Werinama.Kapolsek Werinama, Iptu Sahruddin Samar, menjelaskan, pada Kamis, 2 Oktober 2025, sekitar pukul 16.00 WIT, bertempat di SPKT Polres SBT, datang Pelapor saudari AKT untuk melaporkan dugaan kasus penipuan dan pengancaman. Pihak SPKT Polres SBT selanjutnya menerima pelapor dan mendengarkan secara langsung kronologi tentang permasalahan yang dialami. Anggota SPKT kemudian memberikan pemahaman kepada pelapor tentang tahapan proses laporan/pengaduan dan prosedur yang akan dilakukan.Setelah memberikan pemahaman Piket SPKT menghubungi Polsek Werinama dan meminta agar merespon cepat dan menyelesaikan permasalahan yang dilaporkan. Piket SPKT juga meminta Polsek untuk melakukan mediasi antara kedua belah pihak dan pihak-pihak terkait dalam permasalahan tersebut.Sebelum Pelapor meninggalkan SPKT, petugas memastikan kembali apakah pengaduan tersebut akan dilaporkan di SPKT atau mediasi dengan terpelapor di Polsek Werinama sesuai permintaan Pelapor. "Saat itu Pelapor memilih untuk menyelesaikan permasalahan di Polsek Werinama dengan melibatkan pihak-pihak terkait," kata Kapolsek.Hari ini Jumat, 03 Oktober 2025, bertempat di ruang Reskrim Polsek Werinama telah dilakukan pemeriksaan terhadap saudari SHM dan saudara FK (anak). Pemeriksaan terkait dengan laporan pengaduan dari AKT.Dari hasil pemeriksaan, SHM membenarkan bahwa lahan tersebut telah dijual kepadanya pada tahun 2019 oleh saudara OH, suami dari Pelapor. Lahan tersebut telah dibuatkan sertifikat oleh ibu SHT.“Hari ini kami telah memeriksa 2 (dua) orang terkait laporan ini, besok kami akan melakukan pemeriksaan terhadap beberapa saksi lagi sekaligus pengecekan lahan sengketa tersebut,” kata Kapolsek Iptu Sahruddin Samar.Sebelumnya, lanjut Iptu Sahruddin, pada 16 September 2025 pihaknya telah melaksanakan mediasi terhadap kedua belah pihak. "Jadi tidak ada pengaduan masyarakat yang diabaikan sebagaimana isu yang berkembang di luar," tegasnya.Sementara itu, Kapolres SBT melalui Kasi Humas Polres SBT, Ipda Muhamad Ali Kelian, S.H, menegaskan komitmen Polres SBT untuk merespon setiap aduan maupun keluhan masyarakat baik melalui Polsek maupun Polres sesuai prosedur yang berlaku dalam setiap penganan kasus.“Kami menghimbau kepada masyarakat untuk tetap tenang menjaga kamtibmas, tidak terpancing dengan isu yang belum terverifikasi dan memberikan kepercayaan kepada kami dalam menangani kasus ini, kami juga berkomitmen untuk tetap transparan dan akan mengabarkan setiap perkembangan kasus tersebut sesuai dengan prosedur dan aturan yang ada, mari kita kawal proses ini secara bersama-sama,” pungkasnya. PNO-12 04 Okt 2025, 18:40 WIT
RDTR Kota Baru Mimika: Fokus Lima Distrik Perkotaan, Selaras dengan RTRW dan RPJMD Papuanewsonline.com, Mimika – Pemerintah Kabupaten Mimika terus menata arah pembangunan wilayah melalui penyusunan Rencana Detail Tata Ruang (RDTR) Kota Baru Mimika yang dipastikan selaras dengan Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) Kabupaten Mimika serta Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD). Kepastian ini mengemuka dalam Forum Group Discussion (FGD) yang digelar Jumat (3/10/2025), menghadirkan pemangku kepentingan lintas sektor untuk menyatukan pandangan dalam merancang tata ruang kota baru. Sekretaris Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Mimika, Pieter Edoway, menegaskan bahwa penyusunan RDTR bukanlah proses yang berdiri sendiri, melainkan bagian dari skema besar pembangunan daerah yang telah diatur dalam RTRW. “Artinya, perencanaan tidak dibuat secara sembarangan, tetapi mengikuti arah pembangunan daerah yang sudah ditetapkan dalam RTRW dan RPJMD sesuai visi Bupati Mimika,” jelas Pieter saat diwawancarai awak media. Saat ini, penyusunan RDTR masih berada dalam tahap awal atau pendahuluan. Tim perencana tengah melakukan pengumpulan data dan menyerap masukan dari berbagai pihak, termasuk tokoh masyarakat, instansi teknis, hingga kalangan akademisi. Ruang lingkup RDTR Kota Baru Mimika mencakup penentuan kawasan pertanian, peternakan, industri, permukiman, serta ruang perkotaan yang terintegrasi dengan kebutuhan masyarakat. Khusus pada tahap ini, perencanaan difokuskan pada lima distrik perkotaan yang dinilai sebagai pusat pertumbuhan ekonomi dan sosial di Mimika. Pieter menambahkan, keberadaan RDTR akan memastikan pembangunan permukiman, infrastruktur, hingga kawasan industri berjalan sesuai dengan pola ruang yang telah ditetapkan dalam RTRW. Hal ini sekaligus mencegah terjadinya tumpang tindih peruntukan lahan maupun pembangunan yang tidak sesuai dengan karakteristik wilayah. “Kesimpulannya, perencanaan saat ini memang masih tahap awal dengan fokus pada lima distrik perkotaan, namun tetap terhubung dengan pengembangan RTRW yang mencakup 18 distrik. Dengan begitu, tata ruang dapat berjalan lebih terarah, konsisten, dan berkelanjutan,” pungkas Pieter. Melalui RDTR Kota Baru Mimika, pemerintah daerah berharap dapat menghadirkan tata ruang yang lebih teratur, modern, serta ramah lingkungan. Selain menjawab kebutuhan pembangunan jangka pendek, dokumen ini juga menjadi pedoman penting bagi pembangunan jangka panjang, sehingga Mimika mampu berkembang sebagai salah satu pusat pertumbuhan di Tanah Papua.     Penulis: Jid Editor: GF 04 Okt 2025, 17:03 WIT
Berita utama
Berita Terbaru
Berita Populer
Video terbaru
lihat video 10 Feb 2023, 15:22 WIT