logo-website
Senin, 30 Mar 2026,  WIT
BERITA TAG Pemerintahan Homepage
Kopi Papua Semakin Mendunia: Pj Gubernur Dorong Optimalisasi Potensi Ekonomi Papuanewsonline.com, Jayapura – Aroma kopi khas Papua menyeruak memenuhi udara Jayapura saat Festival Kopi (Feskop) Papua ke-8 resmi dibuka, Sabtu (20/9/2025). Acara yang digelar oleh Bank Indonesia ini bukan sekadar perayaan cita rasa, melainkan momentum penting untuk menjadikan kopi Papua sebagai motor penggerak ekonomi daerah sekaligus duta budaya di kancah global. Penjabat (Pj) Gubernur Papua, Agus Fatoni, hadir langsung dalam festival yang berlangsung hingga 22 September tersebut. Dalam kesempatan itu, ia menegaskan bahwa kopi Papua memiliki potensi besar untuk terus dikembangkan, baik dari sisi kualitas, produksi, maupun pemasaran internasional. “Kopi Papua semakin diminati, bukan hanya di Indonesia tapi juga di dunia. Ciri khasnya yang ditanam di dataran tinggi tanpa bahan kimia menjadikan cita rasanya unik dan digemari banyak kalangan. Ini potensi ekonomi yang tidak boleh kita sia-siakan,” ujar Agus Fatoni sambil menikmati secangkir kopi hasil olahan petani lokal. Feskop Papua tahun ini membidik penjualan hingga Rp1,2 miliar dengan target 33.000 pengunjung. Transaksi digital menggunakan QRIS diproyeksikan mencapai Rp800 juta, sebuah capaian yang mencerminkan modernisasi sistem pembayaran di sektor UMKM kopi. Lebih jauh, acara ini juga membuka peluang kerjasama bisnis internasional dengan tiga negara besar: Tiongkok, Amerika Serikat, dan Arab Saudi. Jika berhasil, langkah ini akan memperluas pasar kopi Papua, sekaligus meningkatkan devisa dan kesejahteraan petani lokal. Meski permintaan terus meningkat, Pj Gubernur Agus Fatoni mengingatkan bahwa ada tantangan besar yang harus segera dijawab, terutama terkait ketersediaan produksi yang masih terbatas. “Permintaan kopi Papua tinggi, bahkan rata-rata konsumsi di Papua sendiri mencapai 18.000 gelas per hari. Ini tantangan besar bagi kita: bagaimana meningkatkan produktivitas tanpa mengorbankan kualitas dan keaslian cita rasa kopi Papua,” tambahnya. Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Papua, Faturachman, turut menekankan pentingnya strategi pengembangan kopi secara menyeluruh. Menurutnya, perlu ada sinergi dalam aspek peningkatan produktivitas, kualitas, penguatan SDM petani, hingga dukungan pembiayaan yang berkelanjutan. “Kami mendorong agar kopi Papua tidak hanya menjadi kebanggaan daerah, tetapi juga benar-benar menjadi penggerak ekonomi yang berkesinambungan bagi masyarakat, khususnya para petani kopi di dataran tinggi,” jelas Faturachman. Festival kopi yang sarat edukasi, hiburan, dan transaksi ini diharapkan mampu menciptakan multiplier effect, dari peningkatan daya saing produk hingga pemberdayaan ekonomi kerakyatan. Kopi Papua bukan sekadar komoditas, melainkan identitas dan kebanggaan yang harus dijaga bersama.   Penulis: Jid Editor: GF  24 Sep 2025, 04:01 WIT
Pemkab Mimika Salurkan Bantuan Sembako Rp7,9 Miliar untuk 5.600 KK di Pesisir dan Pinggiran Kota Papuanewsonline.com, Mimika – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Mimika terus memperkuat komitmen dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Terbaru, Pemkab Mimika menyalurkan bantuan sembako senilai Rp7,9 miliar yang diperuntukkan bagi 5.600 kepala keluarga (KK) di 10 distrik wilayah pesisir dan pinggiran kota. Penyerahan bantuan secara simbolis dilakukan langsung oleh Bupati Mimika, Johannes Rettob, di halaman Kantor Distrik Kuala Kencana, Selasa (23/9/25). Ratusan warga tampak hadir menyaksikan prosesi penyerahan yang penuh keakraban tersebut. Bantuan yang bersumber dari Dana Otonomi Khusus (Otsus) itu terdiri dari kebutuhan pokok masyarakat, yakni beras, gula pasir, susu, minyak goreng, hingga telur. Pendistribusian sembako dilakukan secara bertahap oleh dinas terkait bersama aparat distrik agar tepat sasaran. Distrik penerima bantuan meliputi Wania, Kuala Kencana, Kwamki Narama, Iwaka, Mimika Timur, Mimika Tengah, Mimika Barat, Amar, Mimika Barat Tengah, dan Jita. “Bantuan ini kami prioritaskan bagi warga di sekitar pesisir dan pinggiran kota. Tahun depan, masyarakat di wilayah pegunungan juga akan mendapat giliran, sehingga pemerataan bantuan bisa lebih menyeluruh,” jelas Bupati Johannes. Bupati menambahkan, angka kemiskinan di Mimika berhasil ditekan hingga 50 persen dalam beberapa tahun terakhir, salah satunya berkat program bantuan sosial seperti ini. “Sebenarnya, target kita sama seperti tahun lalu, yaitu menyentuh 21 ribu kepala keluarga. Namun karena keterbatasan anggaran, tahun ini kita salurkan untuk 10 ribu KK sesuai data. Meski begitu, angka kemiskinan sudah turun drastis,” ungkap Johannes. Ia juga menyoroti fenomena menarik di tengah masyarakat, di mana sebagian warga enggan disebut miskin saat pendataan resmi, tetapi mengaku miskin ketika pembagian bantuan berlangsung. “Hal ini menjadi tantangan kita bersama untuk memperbaiki sistem pendataan agar lebih valid,” tambahnya. Sebelum program bantuan sembako berbasis Otsus ini, Pemkab Mimika juga telah menyalurkan bantuan sosial untuk 18 distrik lainnya melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) tahun 2025. Dengan demikian, hampir seluruh wilayah Mimika mendapatkan perhatian dan dukungan dari pemerintah daerah. Bupati berharap bantuan ini benar-benar dimanfaatkan untuk kebutuhan rumah tangga, bukan dijual kembali. Ia juga mengimbau warga agar terus mendukung program pembangunan pemerintah dalam bidang sosial, kesehatan, pendidikan, dan ekonomi.   Penulis: Jid Editor: GF  24 Sep 2025, 03:58 WIT
Skandal Perselingkuhan Oknum Dokter ASN di Ambon Gegerkan Publik Papuanewsonline.com, Ambon – Dunia Aparatur Sipil Negara (ASN) di Kota Ambon kembali diguncang isu tak sedap. Seorang dokter umum berinisial SS (33) yang bertugas di Puskesmas Waihoka, terlibat perselingkuhan dengan pria lain hingga akhirnya dipergoki oleh suaminya sendiri, AT (33). Kasus ini sontak menjadi perhatian publik lantaran SS adalah seorang ASN yang seharusnya menjaga integritas dan profesionalisme, baik di ranah pekerjaan maupun kehidupan pribadi. AT, suami sah dari SS, mengungkapkan kekecewaan mendalam terhadap tindakan istrinya. Ia menyebut perselingkuhan ini bukan hanya aib rumah tangga, tetapi juga telah mencoreng nama baik keluarga serta institusi tempat SS mengabdi. “Saya sangat geram. Ini tidak bisa dianggap persoalan pribadi semata, karena istri saya adalah seorang ASN yang wajib menjaga nama baik institusi. Saya minta ada proses disiplin tegas sesuai aturan yang berlaku,” tegas AT. Kemarahan AT memuncak ketika ia mengetahui SS dan pria selingkuhannya terlihat mesra di sebuah rumah makan kawasan Wayame. Tak hanya itu, SS bahkan melakukan siaran langsung (live streaming) di media sosial Facebook hingga larut malam bersama pria tersebut, tanpa kembali ke rumah. Merasa dipermalukan, AT langsung mendatangi kediaman orang tua SS pada dini hari, menuntut pertanggungjawaban sekaligus meminta proses hukum dan disiplin ASN segera dijalankan. Dalam aturan disiplin ASN, pelanggaran kode etik, terutama yang menyangkut perbuatan tercela, bisa berakibat fatal. Sanksinya tidak main-main, mulai dari penundaan kenaikan pangkat hingga pemecatan dan larangan menduduki jabatan publik. Pihak terkait menyatakan bahwa kasus ini akan dibawa ke proses investigasi dan sidang kepegawaian untuk menentukan hukuman yang sesuai. Proses ini diharapkan tidak hanya memberi keadilan bagi suami SS, tetapi juga menjadi pelajaran bagi ASN lain agar tidak melakukan tindakan serupa. Kasus perselingkuhan ini langsung menyita perhatian masyarakat Kota Ambon. Banyak pihak menilai bahwa seorang ASN, terlebih dokter yang bersentuhan langsung dengan masyarakat, seharusnya memberi contoh teladan, bukan sebaliknya. “ASN itu abdi negara. Kalau moralnya bermasalah, bagaimana bisa dipercaya publik?” ujar salah satu warga yang enggan disebutkan namanya. Kasus SS menjadi cermin bahwa pembinaan moral dan etika ASN perlu diperkuat. Aparatur Sipil Negara bukan hanya dituntut profesional dalam menjalankan tugas, tetapi juga menjaga martabat dan kepercayaan publik di luar jam kerja.(GF)  24 Sep 2025, 03:46 WIT
Pangdam XV/Pattimura Cup 2025 Resmi Ditutup, Wakapolda Maluku Ucapkan Selamat Kepada Para Juara Papuanewsonline.com, Ambon – Gelaran akbar Open Tournament Bulutangkis Pangdam XV/Pattimura Cup 2025 resmi ditutup dengan penuh semarak di GOR Arena Badminton Nania, Kota Ambon, Minggu malam (21/9/2025). Acara penutupan dihadiri langsung oleh Pangdam XV/Pattimura, Mayjen TNI Putranto Gatot Sri Handoyo, serta Wakil Kepala Kepolisian Daerah (Wakapolda) Maluku, Brigjen Imam Thobroni, S.I.K., M.H. Kejuaraan ini digelar dalam rangka memeriahkan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-80 Tentara Nasional Indonesia (TNI) dan berhasil menyedot perhatian masyarakat pecinta olahraga di Maluku. Ratusan atlet bulutangkis dari berbagai daerah turut berpartisipasi, memperlihatkan bakat dan semangat sportivitas yang tinggi. Dalam sambutannya, Pangdam XV/Pattimura menyampaikan apresiasi mendalam kepada seluruh peserta, panitia, dan pihak pendukung yang telah mensukseskan turnamen. “Kegiatan ini bukan sekadar ajang untuk meraih prestasi, tetapi juga sarana mempererat persaudaraan, menumbuhkan sportivitas, serta memperkuat sinergi antara TNI, Polri, pemerintah daerah, dan masyarakat,” ujar Pangdam. Wakapolda Maluku Brigjen Imam Thobroni turut hadir memberikan ucapan selamat kepada para juara. Ia juga dipercaya menyerahkan medali dan penghargaan bagi pemenang kategori Ganda Dewasa Putra “C” Open se-Maluku. “Kami menyampaikan selamat kepada para pemenang turnamen bulutangkis Pangdam XV/Pattimura Cup. Terus tingkatkan kemampuan, jangan berhenti berlatih, dan jadikan prestasi ini sebagai motivasi untuk meraih lebih banyak lagi di masa depan,” pesannya. Selain menjadi ajang kompetisi, kejuaraan ini juga menjadi wadah pembinaan olahraga bulutangkis di Maluku, sekaligus memberikan ruang positif bagi generasi muda untuk mengembangkan minat dan bakat mereka. Turnamen ditutup dengan sesi foto bersama, penuh kebahagiaan dan semangat kebersamaan dari seluruh peserta dan tamu undangan. (GF)  23 Sep 2025, 16:50 WIT
Kabid Humas Polda Maluku Pastikan Oknum Brimob Pelaku Penganiayaan Warga Akan Diproses Tegas Papuanewsonline.com, Ambon – Kepolisian Daerah (Polda) Maluku menegaskan komitmennya untuk menindak tegas setiap pelanggaran hukum yang dilakukan oleh anggotanya, termasuk dugaan penganiayaan warga yang melibatkan oknum Brimob di Kabupaten Seram Bagian Timur (SBT). Hal ini disampaikan langsung oleh Kabid Humas Polda Maluku, Kombes Pol. Rositah Umasugi, S.I.K., yang merasa prihatin sekaligus menyesalkan peristiwa tersebut. Ia memastikan bahwa tindakan brutal belasan oknum anggota Brimob dari Kompi 3 Batalyon B itu akan diproses sesuai hukum yang berlaku. “Bapak Kapolda sudah memerintahkan Dansat Brimob dan Kasi Provos bersama tim Paminal Bid Propam Polda Maluku untuk segera turun ke lokasi. Tim saat ini sudah berada di Bula, SBT, guna menangani serta mengusut tuntas kasus dugaan penganiayaan itu,” ujar Rositah, Senin (22/09/2025). Menurutnya, Polda Maluku tidak akan menoleransi dan melindungi siapapun anggota yang terbukti melanggar aturan. Ia menegaskan, setiap oknum yang melakukan pelanggaran hukum harus siap menghadapi konsekuensi hukum tanpa pandang bulu. “Polda Maluku tidak akan melindungi oknum-oknum yang terbukti melakukan kesalahan dan pelanggaran hukum. Pasti diproses sesuai dengan ketentuan yang berlaku,” tegas Rositah. Selain memastikan proses hukum berjalan, Kabid Humas juga mengimbau masyarakat untuk tetap tenang dan tidak terprovokasi oleh isu-isu liar. Menurutnya, masyarakat harus percaya bahwa kepolisian sedang bekerja untuk menuntaskan kasus ini secara transparan. “Siapapun yang terlibat penganiayaan pasti ditindak. Namun kami mohon masyarakat bisa menahan emosi. Kasus awal yang memicu peristiwa ini pun sedang ditangani oleh Polres SBT. Prinsipnya, kami akan terbuka dan menyelesaikan persoalan ini secara tuntas,” tandasnya. Peristiwa penganiayaan oleh aparat ini sempat menimbulkan kegelisahan di tengah masyarakat. Namun dengan langkah cepat yang diambil oleh Kapolda Maluku dan jajarannya, diharapkan proses hukum berjalan objektif sehingga kepercayaan publik terhadap institusi Polri tetap terjaga.(GF)  23 Sep 2025, 16:45 WIT
Lanud YKU Timika dan Dinas Pertanian Mimika Bersinergi Wujudkan Ketahanan Pangan Melalui Panen Tomat Papuanewsonline.com, Mimika – Komitmen TNI Angkatan Udara dalam mendukung program ketahanan pangan nasional kembali dibuktikan oleh Lanud Yohanis Kapiyau (YKU) Timika melalui jajaran Dinas Potensi Dirgantara (Dispotdirga). Bersama Dinas Pertanian Kabupaten Mimika dan para petani binaan, mereka sukses menggelar panen tomat di lahan seluas 40 x 50 meter di Wonosarijaya, Distrik Wania, Minggu (21/9/2025). Dari lahan sederhana tersebut, berhasil dipanen sekitar 100 kilogram tomat segar yang langsung diperoleh dari kebun milik Untung, seorang petani binaan kelompok tani Angkasa Mandiri Sejahtera. Panen perdana ini menjadi bukti nyata bahwa kerja sama antara TNI AU, pemerintah daerah, dan petani lokal mampu menghasilkan produk pertanian yang berkualitas sekaligus memperkuat ketersediaan bahan pangan di Mimika. Kegiatan panen dipimpin langsung oleh Letda Tek Nasrul Alhuda (Ps. Kasi Komsosdirga) dan Serka Kasimirus Anitu (Babinpotdirga), yang selama ini rutin mendampingi para petani binaan. Kehadiran mereka menjadi bagian dari pembinaan teritorial TNI AU yang tidak hanya fokus pada aspek pertahanan udara, tetapi juga ikut mendorong kesejahteraan masyarakat sekitar. Turut hadir pula Ibu Selfi dan Bapak Jery Sawery dari Dinas Pertanian Kabupaten Mimika, yang secara langsung meninjau hasil panen sekaligus memastikan ketersediaan pasokan bahan pangan tetap stabil. Mereka juga menekankan pentingnya menjaga harga pasar agar tetap terjangkau masyarakat. Saat ini, harga tomat di Mimika mencapai Rp 22.000 per kilogram, angka yang cukup tinggi sehingga pasokan hasil panen lokal sangat membantu menekan potensi inflasi. Dalam kesempatan tersebut, Untung, pemilik lahan, menyampaikan apresiasi kepada Lanud Yohanis Kapiyau dan Dinas Pertanian. "Kami sangat berterima kasih atas bimbingan, dukungan, serta perhatian yang diberikan. Tanpa pendampingan, mungkin hasil panen tidak akan seperti sekarang. Harapannya kerja sama ini terus berlanjut agar kelompok tani kami semakin maju," ungkapnya penuh haru. Panen tomat ini bukan sekadar aktivitas pertanian biasa, melainkan menjadi simbol sinergi nyata antara TNI, pemerintah daerah, dan masyarakat dalam menjaga ketahanan pangan. Melalui program pembinaan seperti ini, diharapkan petani lokal bisa semakin mandiri, produktif, dan mampu memberikan kontribusi nyata bagi perekonomian daerah.   Penulis: Jid Editor: GF  23 Sep 2025, 16:39 WIT
Pj Gubernur Papua Letakkan Batu Pertama Pembangunan Gedung Al-Burj Tsalits di Jayapura Papuanewsonline.com, Jayapura – Suasana khidmat mewarnai peringatan Maulid Akbar Nabi Muhammad SAW 1447 H yang digelar Yayasan Pondok Pesantren Daryl Qur’an Wadda’wah, Argapura, Distrik Jayapura Selatan, Kota Jayapura, Sabtu (20/9/2025). Dalam momen bersejarah ini, Penjabat (Pj) Gubernur Papua, Agus Fatoni, turut hadir sekaligus melakukan peletakan batu pertama pembangunan Gedung Al-Burj Tsalits. Gedung yang dirancang multifungsi tersebut nantinya akan digunakan sebagai masjid, aula serbaguna, sekaligus ruang kelas. Kehadirannya diharapkan mampu menjadi pusat kegiatan pendidikan, dakwah, dan pengembangan karakter generasi muda Papua. Dalam sambutannya, Agus Fatoni mengungkapkan rasa syukur atas dimulainya pembangunan ini. Ia menyampaikan doa dan harapan besar agar pesantren tersebut dapat terus berkembang dan menjadi salah satu yang terbesar di Tanah Papua. "Saya juga mengucapkan selamat atas peletakan batu pertama pada hari ini. Mudah-mudahan pembangunan dilancarkan, dimudahkan, dan Pondok Pesantren ini bisa menjadi yang terbesar di Tanah Papua," ujar Fatoni. Lebih jauh, ia menekankan bahwa pondok pesantren bukan hanya sekadar tempat belajar agama, tetapi juga institusi pendidikan ideal yang mampu mengintegrasikan ilmu pengetahuan umum dengan nilai-nilai agama, akhlak mulia, serta pembentukan karakter. "Pendidikan di pesantren tidak hanya mengajarkan ilmu, tapi juga membentuk akhlak dan karakter. Ini yang membedakan, sekaligus menjadi modal besar bagi generasi muda untuk meraih kesuksesan dunia dan akhirat," jelasnya. Fatoni juga mengingatkan pentingnya mengembangkan lima kecerdasan dalam diri anak didik, yakni kecerdasan intelektual, emosional, spiritual, sosial, dan fisik. Menurutnya, keseimbangan kelima aspek ini akan melahirkan generasi unggul yang siap menghadapi tantangan zaman tanpa meninggalkan nilai-nilai luhur agama. Menutup sambutannya, Pj Gubernur Papua itu mengajak seluruh masyarakat untuk menjaga persatuan serta tidak mudah terprovokasi oleh isu-isu yang dapat memecah belah. "Semoga Papua selalu damai, aman, dan mari kita jaga serta pertahankan situasi ini sampai kapanpun. Jangan mau kita diadu domba, jangan mau kita dipecah belah. Persatuan dan kesatuan adalah segalanya, sebab kehidupan yang damai itu sangat berharga," tegas Fatoni. Acara peletakan batu pertama ini menjadi simbol kuat komitmen bersama antara pemerintah, tokoh agama, dan masyarakat dalam membangun Papua yang lebih maju, religius, dan harmonis. Penulis: Jid Editor: GF 23 Sep 2025, 16:34 WIT
Doa Bersama Lintas Iman di Sentani: Pj Gubernur Papua Agus Fatoni Tekankan Pentingnya Persatuan Papuanewsonline.com, Sentani – Suasana penuh kehangatan dan kebersamaan terasa di Rumah Doa Segala Bangsa, Sentani, Jayapura, pada Jumat (19/9/2025). Ratusan jemaat Gereja Injil di Indonesia (GIDI) Holandia bersama tokoh lintas agama berkumpul dalam acara doa bersama untuk Papua yang turut dihadiri oleh Penjabat (Pj) Gubernur Papua, Agus Fatoni. Kehadiran Fatoni disambut hangat para jemaat dan tokoh agama. Dalam kesempatan tersebut, Pemerintah Provinsi Papua juga menyerahkan bantuan bagi rumah doa sebagai wujud kepedulian terhadap sarana peribadatan dan penguatan kehidupan beragama di Papua. Doa bersama dipimpin oleh Pdt. Lipiyus Biniluk, yang menekankan pentingnya menjaga persatuan pasca berbagai agenda politik di Papua. "PSU hanya momentum lima tahun sekali. Apa pun hasilnya, mari kita bersyukur dan tetap menjaga persatuan. Kami semua tokoh lintas agama berdoa agar Papua selalu aman dan damai," ujarnya dengan penuh harap. Dalam sambutannya, Agus Fatoni menegaskan bahwa Pemprov Papua konsisten mendukung keberlangsungan rumah ibadah, lembaga pendidikan, dan fasilitas keagamaan lainnya. Menurutnya, pemerintah hadir bukan hanya dalam bentuk regulasi, tetapi juga nyata dalam aksi sosial dan spiritual. "Hari ini kami bersyukur bisa memberikan bantuan dan berkunjung langsung ke Gereja Injil di Indonesia Holandia. Kami ikut menyaksikan sekaligus menghadiri doa bersama, yang sangat berarti bagi persatuan umat," ungkapnya. Fatoni juga menyampaikan pesan penting kepada seluruh masyarakat Papua agar selalu menjaga kondusivitas dan mengedepankan sikap toleransi. "Kita berharap, dan semua berdoa, mudah-mudahan Papua yang kita cintai ini tetap aman, nyaman, damai, dan toleran. Mari kita bergandengan tangan untuk mewujudkan Papua yang kita cintai bersama," jelasnya. Acara doa bersama ini bukan sekadar seremonial, melainkan juga simbol nyata bahwa Papua adalah rumah besar bagi semua umat beragama yang hidup berdampingan. Dengan semangat persaudaraan, masyarakat diajak untuk menjadikan perbedaan sebagai kekuatan, bukan pemecah belah.   Penulis: Jid Editor: GF  23 Sep 2025, 16:18 WIT
Prajurit Denkav 3/SC Gelar Pelayanan Kesehatan dan Bakti Sosial di Panti Asuhan Cinta Bela Papuanewsonline.com, Mimika – Suasana penuh kehangatan menyelimuti Panti Asuhan Cinta Bela pada Senin (22/9/2025), ketika puluhan prajurit Detasemen Kavaleri (Denkav) 3/SC hadir membawa semangat kepedulian. Tidak hanya menjalankan tugas menjaga pertahanan dan keamanan, prajurit Denkav kali ini turun langsung memberikan pelayanan kesehatan gratis, bantuan vitamin, serta bahan makanan pokok kepada anak-anak panti. Kegiatan sosial ini disambut penuh sukacita oleh pengurus dan anak-anak panti. Anak-anak tampak antusias mengikuti pemeriksaan kesehatan yang dilakukan prajurit bersama tim medis, mulai dari pengecekan umum hingga pemberian vitamin tambahan. Usai pemeriksaan, prajurit juga turut membantu membersihkan area panti, menciptakan suasana yang lebih nyaman bagi penghuni. Komandan Detasemen Kavaleri 3/SC, Kapten Kav Wahyu Yossa Aditya, S.S.T.Han, S.I.P, menegaskan bahwa kegiatan tersebut merupakan wujud nyata kepedulian prajurit terhadap masa depan bangsa. "Kami hadir untuk memastikan kesehatan anak-anak ini terjaga, karena merekalah masa depan bangsa. Denkav 3/SC tidak hanya menjaga keamanan, tetapi juga berdiri di sisi masyarakat dalam suka maupun duka," ujarnya. Kapten Wahyu menambahkan bahwa kegiatan kemanusiaan seperti ini menjadi bukti bahwa di balik ketegasan prajurit Denkav, tersimpan jiwa penuh kasih dan kepedulian. "Sebuah langkah kecil yang sarat makna, membawa harapan besar untuk masa depan generasi bangsa. Besar harapan keluarga besar Denkav 3/SC untuk terus dapat bermanfaat bagi masyarakat di sekelilingnya," imbuhnya. Kegiatan ini juga mempererat hubungan antara TNI dan masyarakat, sekaligus menegaskan bahwa prajurit tidak hanya hadir di medan pertempuran, tetapi juga di tengah masyarakat yang membutuhkan. Bagi anak-anak Panti Asuhan Cinta Bela, momen kebersamaan dengan prajurit ini bukan sekadar pelayanan kesehatan, melainkan juga motivasi bahwa mereka tidak sendirian dalam menapaki masa depan.   Penulis: Jid Editor: GF  23 Sep 2025, 16:10 WIT
Berita utama
Berita Terbaru
Berita Populer
Video terbaru
lihat video 10 Feb 2023, 15:22 WIT