logo-website
Sabtu, 28 Mar 2026,  WIT
BERITA TAG Pemerintahan Homepage
Satgas Pamtas RI-RDTL Sektor Barat Yonarhanud 15/DBY Perkuat Silaturahmi Bersama Warga Papuanewsonline.com, Nilulat – Dalam rangka mempererat hubungan dengan masyarakat di wilayah perbatasan, Satgas Pamtas RI-RDTL Sektor Barat Yonarhanud 15/DBY Pos Nilulat melaksanakan kegiatan anjangsana ke rumah salah satu warga, Bapak Ose, di Desa Nilulat, Kecamatan Bikomi Nilulat, Kabupaten Timor Tengah Utara (TTU). Kegiatan ini dipimpin oleh Wadanpos Sertu Kukuh Dwi P. bersama tiga orang anggota pos.Anjangsana ini bertujuan untuk mempererat silaturahmi antara personel Satgas dan masyarakat setempat, sekaligus mendengarkan aspirasi dan kebutuhan warga. Dalam suasana yang penuh keakraban, personel Satgas disambut dengan hangat oleh keluarga Bapak Ose dan masyarakat sekitar.Bapak Ose, mewakili warga Desa Nilulat, menyampaikan rasa terima kasih atas kunjungan ini. "Kami sangat senang dan merasa diperhatikan dengan kehadiran anggota Pos Nilulat. Kehadiran mereka tidak hanya menjaga keamanan, tetapi juga memberikan rasa kedekatan dan kepedulian terhadap kami sebagai masyarakat di wilayah perbatasan," ujarnya.Wadanpos Sertu Kukuh Dwi P. menjelaskan bahwa kegiatan seperti ini merupakan bagian dari upaya Satgas untuk membangun hubungan yang harmonis dengan masyarakat. "Kami tidak hanya bertugas menjaga perbatasan, tetapi juga ingin menjadi bagian dari masyarakat dengan menjalin komunikasi dan kerja sama yang baik. Anjangsana ini adalah salah satu cara kami mendekatkan diri dan memahami kebutuhan warga," ujar Sertu Kukuh.Kegiatan ini juga menjadi sarana bagi Satgas untuk menyosialisasikan pentingnya menjaga keamanan dan persatuan di wilayah perbatasan, sekaligus memperkuat rasa saling percaya antara personel TNI dan masyarakat. PNO-12 26 Jan 2025, 08:14 WIT
Kunjungi Sumut, Anggota Komisi I DPR RI Serap Kendala Diskominfo Papuanewsonline.com, Medan - Anggota Komisi I Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Republik Indonesia (RI), Trinovi Khairani Sitorus, melakukan kunjungan kerja (kunker) untuk menyerap kendala komunikasi dan informasi di Sumatera Utara ke kantor Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Sumatera Utara (Sumut).Kunjungan kerja ini diterima langsung oleh Kadis Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Sumatera Utara (Sumut), Ilyas Sitorus di kantor Diskominfo Sumut, Jalan HM Said Medan, Jumat (24/1). Turut hadir dalam kesempatan itu, Wakil Bupati Nias Utara Terpilih, Yusman Zega, Sekretaris Diskominfo Sumut, Achmad Yazid Matondang, Kepala Bidang Persandian dan Keamanan Informasi Diskominfo Sumut, Rismawati, Kepala Bidang Statistik Sektoral Diskominfo Sumut, Porman Mahulae dan Kadis Kominfo Nias Utara, Raradodo Waruwu.Kadis Kominfo Sumut, Ilyas Sitorus menyambut baik kunjungan kerja yang dilakukan anggota DPR RI. Dikatakannya, ini merupakan kunjungan kerja pertama sekali anggota DPR RI di tahun 2025 ke kantor Dinas Kominfo Sumut. Ilyas juga menyampaikan beberapa permasalahan komunikasi dan informasi yang ada di Sumut.“Kami berterima kasih atas kunjungan kerja ibu ke sini. Satu kendala komunikasi di Sumut saat ini adalah masih ada beberapa daerah di Sumut yang blankspot seperti Nias Utara. Kita berharap ke depannya ini bisa dibantu sehingga tidak ada lagi daerah yang blankspot di Sumut,” ujar Ilyas.Permasalahan blankspot ini menurut Ilyas menjadi hal yang penting, mengingat program Presiden RI yang bertujuan membangun Indonesia dari desa ke kota. “Bagaimana informasi pemerintah mau cepat sampai hingga ke desa, jika komunikasi terkendala karena blankspot. Proses pembelajaran siswa juga terkendala karena hal ini, padahal proses pembelajaran sekarang semua sudah melalui internet,” kata Ilyas.Ilyas juga menyampaikan harapannya kepada anggota DPR RI komisi I yang juga secara tugas membidangi urusan Komunikasi dan informasi untuk ikut menyuarakan bahaya dari judi online. Sebab, judi online akan berdampak buruk terhadap aspek finansial, sosial, psikis, kesehatan, akademik, keagamaan dan kepribadian pelakunya. "Memang penuntasan masalah judi online ini akan sangat bergantung pada bagaimana kita menyikapinya. Yang bisa menghentikannya adalah diri kita sendiri, namun perlu dukungan dari Komdigi selain mentakedown situs- situsnya juga tak kalah pentingnya memblokir marketnya, ujar Ilyas. Masih menurut Ilyas, sudah banyak situs judi online yang sudah diblokir Pemerintah bahkan di takedown, Namun faktanya situs judi online masih saja terus bertambah dan memenuhi ruang daring masyarakat. Oleh karenanya, Ilyas berharap melalui DPR RI Komisi I agar Komdigi juga memblokir marketnya.Selain itu, Ilyas juga menyampaikan permasalahan terkait infrastruktur Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE) yang membutuhkan support dari pusat. Begitu juga dengan dukungan pusat untuk satu data Indonesia dan bantuan lainnya seperti Dana Alokasi Khusus (DAK) yang dapat disalurkan kepada kabupaten/kota di Sumut. “Harapan kami kendala yang ada di Sumut ini bisa diperjuangkan di tingkat pusat,” harap Ilyas.Kunjungan kerja daerah pemilihan (Kunker Dapil) Anggota DPR RI dari daerah pemilihan (dapil) Sumut II ini mengatakan, kunjungan yang dilakukannya bertujuan untuk mendengar aspirasi Diskominfo Sumut dan daerah terutama terkait dengan kendala komunikasi dan informasi di Sumatera Utara.“Segala aspirasi dan keluhan yang ada di provinsi Sumut dan daerah nantinya akan saya coba perjuangkan di pusat. Seperti ada keluhan terkait jaringan internet, ini akan kita perjuangkan dalam rapat kerja nantinya, karena masalah komunikasi ini sangat penting. Apalagi dalam menjalankan pemerintahan saat ini semua harus sudah terintegrasi dari pusat hingga ke daerah,” ujar politisi dari Partai Golkar ini.Wakil Bupati Nias Utara terpilih, Yusman Zega dalam kesempatan tersebut mengatakan, masih terdapat sekitar 42 wilayah blankspot jaringan internet di Nias Utara. Padahal di wilayah tersebut sudah terbangun tower telekomunikasi, tapi tetap saja masih ada daerah yang blankspot dan masyarakat Nias Utara masih kesulitan untuk mendapatkan akses internet.“Saat ini sekitar 85 persen masyarakat Nias Utara menggunakan handphone. Namun karena masih susah jaringan, banyak masyarakat yang berkumpul di satu titik di jembatan untuk mengejar sinyal. Kami mengalami kesulitan, apalagi saat ini semua program pemerintah berbasis aplikasi, pembelajaran siswa berbasis internet. Kami mohon sekali untuk dibantu pembangunan jaringan internet di Nias Utara,” harap Yusman. PNO-12 26 Jan 2025, 08:05 WIT
Kemenkumham dan Prancis Gelar Pengaturan Praktis Untuk Terpidana Serge Atlaoui Papuanewsonline.com, Jakarta- Pemerintah Indonesia dan Pemerintah Prancis telah menandatangani Pengaturan Praktis terkait pemindahan narapidana warga negara Prancis, Serge Areski Atloui. Penandatanganan tersebut dilakukan secara daring pada Jumat (25/1/2025).  Mewakili Indonesia  Menteri Koordinator Kumham Imipas, Yusril Ihza Mahendra, menandatangani dokumen tersebut di Gedung Kemenko Kumham Imipas, dengan disaksikan oleh Fabien Penone, Duta Besar Prancis untuk Indonesia. Sementara itu, Pemerintah Prancis menandatangani dokumen tersebut di Ministry of Justice, melalui Gérald Darmanin, Minister of State, Keeper of the Seals, Minister of Justice. Kesepakatan ini menandai komitmen kedua negara untuk menghormati kedaulatan dan yurisdiksi masing-masing sesuai dengan instrumen internasional yang relevan dan mengikat. "Pemerintah Indonesia menegaskan bahwa tidak ada satu pun ketentuan dalam Pengaturan Praktis ini yang dapat ditafsirkan sebagai tindakan yang merugikan kedaulatan negara," kata Yusril. Diketahui, Pemindahan Serge Atloui dijadwalkan berlangsung pada Selasa 4 Februari 2025, dan akan dilakukan sesuai dengan kebijakan yang berlaku di kedua negara. Setelah dipindahkan, pelaksanaan hukuman Serge Atloui akan sepenuhnya diatur oleh hukum dan prosedur di Prancis, termasuk kebijakan terkait pemberian grasi, remisi, atau amnesti. Terkait hal ini, Pemerintah Prancis juga berkomitmen untuk memberikan akses informasi kepada Pemerintah Indonesia mengenai kelanjutan pelaksanaan hukuman Serge Atloui setelah pemindahan dilakukan. Kesepakatan ini diharapkan dapat menjadi landasan bagi kerja sama yang lebih erat antara kedua negara dalam berbagai bidang, khususnya di ranah hukum dan penegakan keadilan.  Dengan terwujudnya pengaturan ini, hubungan diplomatik antara Indonesia dan Prancis semakin menunjukkan semangat saling menghormati dan kerja sama yang konstruktif.(Red) 25 Jan 2025, 22:15 WIT
Gelar Diskusi Panel, Komjen Pol Dedi Prasetyo: Polri Terbuka Terhadap Masukan Guna Perbaikan Kinerja Papuanewsonline.com, Jakarta - SSDM Polri menggelar diskusi panel peningkatan kinerja Kapolsek di Polda Jajaran, Jumat (24/01/25). Diskusi yang dipandu pengamat sosial Devie Rahmawati ini menghadirkan narasumber Kabareskrim Polri periode 2009–2011 Komjen Pol (P) Ito Sumardi, guru besar universitas airlangga Prof Nur Basuki, Ketua Harian Komisi Kepolisian Nasional (Kompolnas) Irjen (Purn) Arief Wicaksono Sudiutomo, dan jurnalis senior TVOne Totok Suryanto.Saat membuka diskusi, Irwasum Polri Komjen Pol Dedi Prasetyo menekankan perlunya Polri untuk terus memperbaiki diri. Untuk itu, Polri merasa perlu menggelar diskusi dengan menghadirkan narasumber eksternal. “Mengelola personel Polri yang jumlahnya mencapai 490 ribu lebih memerlukan keseriusan dan ini butuh waktu yang tidak sebentar. FGD ini sangat penting dan masukan dari narasumber dan jajaran akan sangat membantu untuk membenahi permasalahan di tubuh Polri,” kata Komjen Pol Dedi Prasetyo.Lebih lanjut Irwasum Polri mengakui banyak kejadian menonjol di akhir tahun 2024 yang memengaruhi public trust terhadap polri menjadi salah satu yang terendah.“Polsek adalah ujung tombak dari organisasi. 46% pengaduan masyarakat yang masuk ditujukan untuk Polsek. Saya tegaskan seluruh laporan dari masyarakat harus diterima, tidak boleh ditolak, “lanjut Komjen Pol Dedi Prasetyo.Komjen Pol Dedi yakin dengan membenahi masalah-masalah di satuan kewilayahan, 80% permasalahan lembaga akan teratasi.Senada dengan Irwasum Polri, Ketua Harian Komisi Kompolnas Irjen (P) Arief Wicaksono Sudiutomo mengatakan Polsek merupakan garda terdepan dalam menghadapi permasalahan di tengah masyarakat.Masyarakat, terutama di kota-kota besar, banyak menyoroti pemasalahan yang terjadi di tubuh kepolisian. Arief melihat setiap Polsek memiliki permasalahan berbeda sehingga perlu langkah mitigasi yang berbeda. “Polsek dapat diklasifikasi menjadi beberapa kelompok yaitu, Polsek perkotaan, Polsek perbatasan dan Polsek pedalaman. Setiap polsek harus bisa mengidentifikasi permasalahan yang terjadi di wilayahnya, “ujar Arief Arief Wicaksono Sudiutomo.Sementara itu Kabareskrim Polri periode 2009–2011 Komjen Pol (P) Ito Sumardi melihat lembaga Polri saat ini sedang disudutkan oleh masyarakat dan media. “Membenahi masalah di tubuh kepolisian merupakan wujud kecintaan terhadap Polri. Perlunya kesadaran dan kemauan untuk berubah menjadi lebih baik dan kita sangat berharap Polri dapat menjadi lembaga yang disegani, dihormati dan dipercaya,” kata Ito. Kemajuan teknologi yang membuat dunia seperti menjadi tanpa batas adalah tantangan baru yang harus diantisipasi. Prof Nur Basuki Minarno dalam diskusi ini mengatakan Polisi harus adaptif dan partisipatif terhadap perkembangan yang terjadi. “Kualitas SDM setiap polisi harus terus ditingkatkan. Masih banyak anggota Polri yang lulusan SMA. Pendidikan menjadi prioritas karena polisi harus memberikan pelayanan yang prima kepada masyarakat yang melapor kepada polisi, “ujar Nur Basuki.Praktisi media Totok Suryanto menganggap wajar bila banyak kritikan dari Masyarakat terhadap Polri karena besarnya harapan kepada institusi ini. “Banyak masyarakat yang membenci tapi juga merindukan kehadiran polisi. Oleh karena itu polisi harus kembali ke jati dirinya yaitu lembaga yang disegani dan dibutuhkan Masyarakat,”ujar Totok. Dalam diskusi ini, seluruh narasumber sepakat bahwa kualitas SDM polisi harus terus ditingkatkan agar pelayanan kepada masyarakat semakin maksimal. Selain dihadiri Irwasum Polri, diskusi ini juga diikuti oleh seluruh Kepala Biro SSDM Polri, Irjen Pol (P) Ronny F. Sompie, Kapolda Kaltim Irjen Pol Imam Sugianto, Kapolda Banten, Irjen Pol Suyudi Ario Seto, dan Kapolda Lampung Irjen Pol Helmy Santika. Diskusi ini juga diikuti oleh Kapolda dan Kapolres jajaran di 36 Polda secara virtual. PNO-12 25 Jan 2025, 14:30 WIT
Anev Dengan Jajaran, Kapolda Tekankan Kesiapsiagaan Adalah Kunci Utama Tugas Polisi Papuanewsonline.com, Ambon - Kepala Kepolisian Daerah Maluku, Irjen Pol. Drs. Eddy Sumitro Tambunan, M.Si menekankan kepada seluruh jajarannya bahwa kesiapsiagaan merupakan kunci utama dalam pelaksanaan tugas kepolisian.Penekanan ini disampaikan Kapolda saat memimpin rapat Analisa dan Evaluasi (Anev) Pemeliharaan Keamanan dan Ketertiban Masyarakat (Harkamtibmas) di ruang vicon Mapolda Maluku, Kota Ambon, Senin (20/1/2025).Anev turut dihadiri Wakapolda Maluku, Brigjen Pol Samudi S.IK., M.H, Irwasda dan Para Pejabat Utama Polda Maluku dan seluruh Kapolres/ta yang ikut melalui zoom meeting.Dalam arahannya, Orang nomor 1 Polda Maluku ini pertama-tama menyampaikan terima kasih dan apresiasi kepada seluruh jajaran atas dedikasi, kerja keras, dan komitmen yang telah ditunjukkan, sehingga situasi Kamtibmas di wilayah hukum Polda Maluku tetap aman dan terkendali. Walaupun dalam beberapa waktu terakhir terjadi sejumlah kejadian menonjol, namun Kapolda mengakui seluruh personel mampu merespons dengan cepat dan tepat sehingga permasalahan dapat diselesaikan."Kesiapsiagaan merupakan kunci utama dalam melaksanakan tugas kepolisian. Seluruh jajaran diinstruksikan untuk tidak meremehkan potensi gangguan Kamtibmas. Lebih baik kita over estimate daripada under estimate," tegas Kapolda. Para Kapolres diminta untuk memberikan perhatian khusus terhadap kejadian menonjol di wilayah hukum masing-masing. "Penanganan harus dilakukan secara cepat, tepat, dan terukur agar tidak berkembang menjadi persoalan yang lebih besar," pintanya.Saat anev, Kapolda kembali memberikan perhatian khusus terhadap dua insiden bentrok yakni di wilayah Tugu Trikora Ambon, dan di Kabupaten Seram Bagian Barat (SBB).Kapolda menekankan bahwa kecepatan penanganan serta kehadiran Polri di tengah masyarakat merupakan aspek penting yang harus terus ditingkatkan. Kecepatan penanganan dilakukan untuk menciptakan rasa aman, pengamanan di rumah-rumah ibadah juga perlu diperhatikan. Kapolda juga menginstruksikan agar personel melakukan pelayanan yang terbaik bagi masyarakat yang akan melaksanakan ibadah baik di Masjid, Gereja maupun tempat ibadah lainnya. "Hal ini merupakan langkah strategis untuk memperkuat nilai-nilai pela gandong (persaudaraan) dan toleransi di Maluku," ujarnya. PNO-12 21 Jan 2025, 12:02 WIT
7 Peserta Ikuti Seleksi SIPSS 2025, Kapolda Maluku: Kualitas Yang Lulus Harus Berkompeten Papuanewsonline.com, Ambon - Tujuh orang peserta akan mengikuti seleksi penerimaan siswa Sekolah Inspektur Polisi Sumber Sarjana (SIPSS) Tahun Anggaran 2025 yang dilaksanakan Panitia Daerah (Panda) Polda Maluku.Seleksi penerimaan siswa SIPSS 2025 ditandai dengan Penandatanganan Pakta Integritas dan Pengambilan Sumpah panitia, pengawas dan peserta seleksi di Rupattama Mapolda Maluku, Kota Ambon, Senin (20/1/2025).Kapolda Maluku Irjen Pol. Drs. Eddy Sumitro Tambunan M.Si yang didampingi Wakapolda Brigjen Pol Samudi S.IK., MH, dan Irwasda Kombes Pol Martin Luther Hutagaol S.IK, menekankan kepada panitia dan para pengawas baik internal maupun eksternal agar pelaksanaan seleksi dilakukan dengan mengedepankan transparansi."Laksanakan tugas dengan baik dan bertanggung jawab serta tetap mengedepankan transparansi," pintanya."Karena mereka yang terpilih dan lulus dalam seleksi selanjutnya akan mengikuti pendidikan, setelah selesai pendidikan akan menjadi anak buah atau staf kita juga nantinya olehnya itu kualitas peserta yang lulus terpilih harus benar-benar baik," tegasnya.Kapolda menekankan Kepada Panitia dan peserta seleksi agar mengikuti proses seleksi sesuai dengan aturan dan prosedur yang berlaku. "Hindari hal-hal yang dapat menurunkan citra kepolisian seperti anggapan masyarakat bahwa masuk polisi harus bayar," tekannya.Kapolda juga mengajak para peserta untuk mempersiapkan diri dengan belajar dan berlatih serta selalu berdoa kepada Tuhan Yang Maha Kuasa agar selalu diberikan kemudahan dan kelancaran dalam mengikuti seleksi serta memperoleh hasil yang maksimal.Untuk diketahui, sebanyak tujuh peserta seleksi akan mengikuti tahapan penerimaan SIPSS Tahun 2025. Mereka terdiri dari 3 peserta laki-laki dan 4 orang wanita. PNO-12 21 Jan 2025, 11:45 WIT
253 Anggota Polisi di Maluku Ikut Seleksi PKN, Sespima, PTIK dan SIP 2025 Papuanewsonline.com, Ambon - Sebanyak 253 anggota polisi yang bertugas di Maluku akan mengikuti seleksi Pelatihan Kepemimpinan Nasional (PKN) Tingkat II; Sekolah Staf dan Pimpinan Pertama (Sespimma); Sekolah Tinggi Ilmu Kepolisian (PTIK); Dan Sekolah Inspektur Polisi (SIP) Angkatan 54 Tahun 2025.Sejumlah seleksi yang akan dihelat ini ditandai dengan Penandatanganan Pakta Integritas dan Pengambilan Sumpah Panitia, Pengawas dan Peserta Seleksi. Kegiatan yang dilaksanakan Panitia Daerah (Panda) Polda Maluku ini berlangsung di Rupatama Markas Polda Maluku, Kota Ambon, Senin (20/1/2025).Penandatanganan Pakta Integritas dan Pengambilan Sumpah yang digelar secara virtual ini dipimpin Wakapolda Maluku Brigjen Pol Samudi S.IK. Ia didampingi Irwasda Kombes Pol Martin Luther Hutagaol S.IK, bersama Kepala Biro SDM Polda Maluku.Wakapolda Maluku Brigjen Samudi, mengingatkan seluruh peserta seleksi agar dapat menyiapkan diri, berlatih dan belajar dengan baik sehingga bisa lulus dalam seleksi yang diikuti.Kepada para panitia seleksi, Wakapolda juga menekankan agar dapat menjalankan tugas dan tanggung jawabnya dengan baik, bekerja transparan dan jujur. "Para peserta seleksi agar percaya diri pada kemampuannya masing-masing dan tidak bergantung untuk diluluskan oleh pihak lain," pintanya.Untuk diketahui, 253 peserta yang ikut penandatanganan pakta integritas dan pengambilan sumpah terdiri dari 1 peserta seleksi PKN TK.II; 10 peserta seleksi Sespimma; 12 peserta seleksi PTIK; dan 230 peserta seleksi SPI angkatan 54 yang tersebar di Polda Maluku dan Polres jajaran. PNO-12 21 Jan 2025, 11:38 WIT
Berita utama
Berita Terbaru
Berita Populer
Video terbaru
lihat video 10 Feb 2023, 15:22 WIT