logo-website
Senin, 11 Mei 2026,  WIT
BERITA TAG Pemerintahan Homepage
Gelar Diskusi Panel, Komjen Pol Dedi Prasetyo: Polri Terbuka Terhadap Masukan Guna Perbaikan Kinerja Papuanewsonline.com, Jakarta - SSDM Polri menggelar diskusi panel peningkatan kinerja Kapolsek di Polda Jajaran, Jumat (24/01/25). Diskusi yang dipandu pengamat sosial Devie Rahmawati ini menghadirkan narasumber Kabareskrim Polri periode 2009–2011 Komjen Pol (P) Ito Sumardi, guru besar universitas airlangga Prof Nur Basuki, Ketua Harian Komisi Kepolisian Nasional (Kompolnas) Irjen (Purn) Arief Wicaksono Sudiutomo, dan jurnalis senior TVOne Totok Suryanto.Saat membuka diskusi, Irwasum Polri Komjen Pol Dedi Prasetyo menekankan perlunya Polri untuk terus memperbaiki diri. Untuk itu, Polri merasa perlu menggelar diskusi dengan menghadirkan narasumber eksternal. “Mengelola personel Polri yang jumlahnya mencapai 490 ribu lebih memerlukan keseriusan dan ini butuh waktu yang tidak sebentar. FGD ini sangat penting dan masukan dari narasumber dan jajaran akan sangat membantu untuk membenahi permasalahan di tubuh Polri,” kata Komjen Pol Dedi Prasetyo.Lebih lanjut Irwasum Polri mengakui banyak kejadian menonjol di akhir tahun 2024 yang memengaruhi public trust terhadap polri menjadi salah satu yang terendah.“Polsek adalah ujung tombak dari organisasi. 46% pengaduan masyarakat yang masuk ditujukan untuk Polsek. Saya tegaskan seluruh laporan dari masyarakat harus diterima, tidak boleh ditolak, “lanjut Komjen Pol Dedi Prasetyo.Komjen Pol Dedi yakin dengan membenahi masalah-masalah di satuan kewilayahan, 80% permasalahan lembaga akan teratasi.Senada dengan Irwasum Polri, Ketua Harian Komisi Kompolnas Irjen (P) Arief Wicaksono Sudiutomo mengatakan Polsek merupakan garda terdepan dalam menghadapi permasalahan di tengah masyarakat.Masyarakat, terutama di kota-kota besar, banyak menyoroti pemasalahan yang terjadi di tubuh kepolisian. Arief melihat setiap Polsek memiliki permasalahan berbeda sehingga perlu langkah mitigasi yang berbeda. “Polsek dapat diklasifikasi menjadi beberapa kelompok yaitu, Polsek perkotaan, Polsek perbatasan dan Polsek pedalaman. Setiap polsek harus bisa mengidentifikasi permasalahan yang terjadi di wilayahnya, “ujar Arief Arief Wicaksono Sudiutomo.Sementara itu Kabareskrim Polri periode 2009–2011 Komjen Pol (P) Ito Sumardi melihat lembaga Polri saat ini sedang disudutkan oleh masyarakat dan media. “Membenahi masalah di tubuh kepolisian merupakan wujud kecintaan terhadap Polri. Perlunya kesadaran dan kemauan untuk berubah menjadi lebih baik dan kita sangat berharap Polri dapat menjadi lembaga yang disegani, dihormati dan dipercaya,” kata Ito. Kemajuan teknologi yang membuat dunia seperti menjadi tanpa batas adalah tantangan baru yang harus diantisipasi. Prof Nur Basuki Minarno dalam diskusi ini mengatakan Polisi harus adaptif dan partisipatif terhadap perkembangan yang terjadi. “Kualitas SDM setiap polisi harus terus ditingkatkan. Masih banyak anggota Polri yang lulusan SMA. Pendidikan menjadi prioritas karena polisi harus memberikan pelayanan yang prima kepada masyarakat yang melapor kepada polisi, “ujar Nur Basuki.Praktisi media Totok Suryanto menganggap wajar bila banyak kritikan dari Masyarakat terhadap Polri karena besarnya harapan kepada institusi ini. “Banyak masyarakat yang membenci tapi juga merindukan kehadiran polisi. Oleh karena itu polisi harus kembali ke jati dirinya yaitu lembaga yang disegani dan dibutuhkan Masyarakat,”ujar Totok. Dalam diskusi ini, seluruh narasumber sepakat bahwa kualitas SDM polisi harus terus ditingkatkan agar pelayanan kepada masyarakat semakin maksimal. Selain dihadiri Irwasum Polri, diskusi ini juga diikuti oleh seluruh Kepala Biro SSDM Polri, Irjen Pol (P) Ronny F. Sompie, Kapolda Kaltim Irjen Pol Imam Sugianto, Kapolda Banten, Irjen Pol Suyudi Ario Seto, dan Kapolda Lampung Irjen Pol Helmy Santika. Diskusi ini juga diikuti oleh Kapolda dan Kapolres jajaran di 36 Polda secara virtual. PNO-12 25 Jan 2025, 14:30 WIT
Anev Dengan Jajaran, Kapolda Tekankan Kesiapsiagaan Adalah Kunci Utama Tugas Polisi Papuanewsonline.com, Ambon - Kepala Kepolisian Daerah Maluku, Irjen Pol. Drs. Eddy Sumitro Tambunan, M.Si menekankan kepada seluruh jajarannya bahwa kesiapsiagaan merupakan kunci utama dalam pelaksanaan tugas kepolisian.Penekanan ini disampaikan Kapolda saat memimpin rapat Analisa dan Evaluasi (Anev) Pemeliharaan Keamanan dan Ketertiban Masyarakat (Harkamtibmas) di ruang vicon Mapolda Maluku, Kota Ambon, Senin (20/1/2025).Anev turut dihadiri Wakapolda Maluku, Brigjen Pol Samudi S.IK., M.H, Irwasda dan Para Pejabat Utama Polda Maluku dan seluruh Kapolres/ta yang ikut melalui zoom meeting.Dalam arahannya, Orang nomor 1 Polda Maluku ini pertama-tama menyampaikan terima kasih dan apresiasi kepada seluruh jajaran atas dedikasi, kerja keras, dan komitmen yang telah ditunjukkan, sehingga situasi Kamtibmas di wilayah hukum Polda Maluku tetap aman dan terkendali. Walaupun dalam beberapa waktu terakhir terjadi sejumlah kejadian menonjol, namun Kapolda mengakui seluruh personel mampu merespons dengan cepat dan tepat sehingga permasalahan dapat diselesaikan."Kesiapsiagaan merupakan kunci utama dalam melaksanakan tugas kepolisian. Seluruh jajaran diinstruksikan untuk tidak meremehkan potensi gangguan Kamtibmas. Lebih baik kita over estimate daripada under estimate," tegas Kapolda. Para Kapolres diminta untuk memberikan perhatian khusus terhadap kejadian menonjol di wilayah hukum masing-masing. "Penanganan harus dilakukan secara cepat, tepat, dan terukur agar tidak berkembang menjadi persoalan yang lebih besar," pintanya.Saat anev, Kapolda kembali memberikan perhatian khusus terhadap dua insiden bentrok yakni di wilayah Tugu Trikora Ambon, dan di Kabupaten Seram Bagian Barat (SBB).Kapolda menekankan bahwa kecepatan penanganan serta kehadiran Polri di tengah masyarakat merupakan aspek penting yang harus terus ditingkatkan. Kecepatan penanganan dilakukan untuk menciptakan rasa aman, pengamanan di rumah-rumah ibadah juga perlu diperhatikan. Kapolda juga menginstruksikan agar personel melakukan pelayanan yang terbaik bagi masyarakat yang akan melaksanakan ibadah baik di Masjid, Gereja maupun tempat ibadah lainnya. "Hal ini merupakan langkah strategis untuk memperkuat nilai-nilai pela gandong (persaudaraan) dan toleransi di Maluku," ujarnya. PNO-12 21 Jan 2025, 12:02 WIT
7 Peserta Ikuti Seleksi SIPSS 2025, Kapolda Maluku: Kualitas Yang Lulus Harus Berkompeten Papuanewsonline.com, Ambon - Tujuh orang peserta akan mengikuti seleksi penerimaan siswa Sekolah Inspektur Polisi Sumber Sarjana (SIPSS) Tahun Anggaran 2025 yang dilaksanakan Panitia Daerah (Panda) Polda Maluku.Seleksi penerimaan siswa SIPSS 2025 ditandai dengan Penandatanganan Pakta Integritas dan Pengambilan Sumpah panitia, pengawas dan peserta seleksi di Rupattama Mapolda Maluku, Kota Ambon, Senin (20/1/2025).Kapolda Maluku Irjen Pol. Drs. Eddy Sumitro Tambunan M.Si yang didampingi Wakapolda Brigjen Pol Samudi S.IK., MH, dan Irwasda Kombes Pol Martin Luther Hutagaol S.IK, menekankan kepada panitia dan para pengawas baik internal maupun eksternal agar pelaksanaan seleksi dilakukan dengan mengedepankan transparansi."Laksanakan tugas dengan baik dan bertanggung jawab serta tetap mengedepankan transparansi," pintanya."Karena mereka yang terpilih dan lulus dalam seleksi selanjutnya akan mengikuti pendidikan, setelah selesai pendidikan akan menjadi anak buah atau staf kita juga nantinya olehnya itu kualitas peserta yang lulus terpilih harus benar-benar baik," tegasnya.Kapolda menekankan Kepada Panitia dan peserta seleksi agar mengikuti proses seleksi sesuai dengan aturan dan prosedur yang berlaku. "Hindari hal-hal yang dapat menurunkan citra kepolisian seperti anggapan masyarakat bahwa masuk polisi harus bayar," tekannya.Kapolda juga mengajak para peserta untuk mempersiapkan diri dengan belajar dan berlatih serta selalu berdoa kepada Tuhan Yang Maha Kuasa agar selalu diberikan kemudahan dan kelancaran dalam mengikuti seleksi serta memperoleh hasil yang maksimal.Untuk diketahui, sebanyak tujuh peserta seleksi akan mengikuti tahapan penerimaan SIPSS Tahun 2025. Mereka terdiri dari 3 peserta laki-laki dan 4 orang wanita. PNO-12 21 Jan 2025, 11:45 WIT
253 Anggota Polisi di Maluku Ikut Seleksi PKN, Sespima, PTIK dan SIP 2025 Papuanewsonline.com, Ambon - Sebanyak 253 anggota polisi yang bertugas di Maluku akan mengikuti seleksi Pelatihan Kepemimpinan Nasional (PKN) Tingkat II; Sekolah Staf dan Pimpinan Pertama (Sespimma); Sekolah Tinggi Ilmu Kepolisian (PTIK); Dan Sekolah Inspektur Polisi (SIP) Angkatan 54 Tahun 2025.Sejumlah seleksi yang akan dihelat ini ditandai dengan Penandatanganan Pakta Integritas dan Pengambilan Sumpah Panitia, Pengawas dan Peserta Seleksi. Kegiatan yang dilaksanakan Panitia Daerah (Panda) Polda Maluku ini berlangsung di Rupatama Markas Polda Maluku, Kota Ambon, Senin (20/1/2025).Penandatanganan Pakta Integritas dan Pengambilan Sumpah yang digelar secara virtual ini dipimpin Wakapolda Maluku Brigjen Pol Samudi S.IK. Ia didampingi Irwasda Kombes Pol Martin Luther Hutagaol S.IK, bersama Kepala Biro SDM Polda Maluku.Wakapolda Maluku Brigjen Samudi, mengingatkan seluruh peserta seleksi agar dapat menyiapkan diri, berlatih dan belajar dengan baik sehingga bisa lulus dalam seleksi yang diikuti.Kepada para panitia seleksi, Wakapolda juga menekankan agar dapat menjalankan tugas dan tanggung jawabnya dengan baik, bekerja transparan dan jujur. "Para peserta seleksi agar percaya diri pada kemampuannya masing-masing dan tidak bergantung untuk diluluskan oleh pihak lain," pintanya.Untuk diketahui, 253 peserta yang ikut penandatanganan pakta integritas dan pengambilan sumpah terdiri dari 1 peserta seleksi PKN TK.II; 10 peserta seleksi Sespimma; 12 peserta seleksi PTIK; dan 230 peserta seleksi SPI angkatan 54 yang tersebar di Polda Maluku dan Polres jajaran. PNO-12 21 Jan 2025, 11:38 WIT
Kapolri Resmikan Desk Ketenagakerjaan Demi Beri Jaminan Perlindungan Kaum Buruh Papuanewsonline.com, Jakarta - Kapolri Jenderal Polisi Drs. Listyo Sigit Prabowo meresmikan pembentukan Desk Ketenagakerjaan. Pembentukan desk ini diharapkan bisa menjadi salah satu wadah untuk menyelesaikan sengketa industri, serta sengeketa tenaga kerja antara perusahaan dan tenaga kerja.Jenderal Sigit mengemukakan, Desk Ketenagakerjaan ini merupakan bentuk keberpihakan Polri terhadap permasalahan-permasalahan ketenagakerjaan yang selama ini selalu terjadi. Persoalan-persoalan yang muncul pun tak terlepas dari kondisi dan dinamika global.“Dan tentunya dengan desk ini kita harapkan bahwa ada saluran bagi rekan-rekan tenaga kerja, rekan-rekan buruh untuk menyampaikan apa yang selama ini menjadi keluhannya,” ungkap Kapolri di Rupatama, Senin (20/1/25).Menurutnya Kapolri, desk ini akan bekerja mulai dari menerima laporan, melaksanakan gelar, dilanjutkan dengan mediasi.“Dan kalau kemudian ini juga tidak terjadi maka pilihan penegakan hukum sebagai ultimum remedium,” ujar Jenderal Sigit. Dengan adanya desk ini, ujar Kapolri, diharapkan bisa menjadikan kaum buruh dan tenaga kerja semakin terlindungi. Selain itu, diharapkan desk ini dapat menciptakan lingkungan industri yang sehat dan membawa Indonesia memiliki pertumbuhan ekonomi 8% ke depannya. Di sisi lain, Menteri Ketenagakerjaan Yassierli mengaku mendukung penuh pembentukan Desk Ketenagakerjaan ini. Ia bahkan mengapresiasi Polri atas pembentukan desk tersebut.“Ini adalah suatu kolaborasi yang luar biasa dan ini memang yang diharapkan oleh pak presiden kepada semua stakeholders, kementerian bagaimana kolaborasi itu harus ada,” ungkapnya.Desk Ketenagakerjaan Polri ini, ujarnya, menjadi satu bagian dari sebuah ekosistem utuh bagaimana wujud negara hadir. Hal ini pun semata-mata demi mewujudkan ketenangan kepada pekerja dan memberikan kepastian hukum. PNO-12 21 Jan 2025, 11:32 WIT
Polda Maluku Dukung Pelaksanaan Zona Integritas 2025 Papuanewsonline.com, Ambon - Kepolisian Daerah Maluku mengikuti kegiatan evaluasi pelaksanaan Zona Integritas (ZI) Tahun 2024, dan persiapan penilaian pembangunan ZI di lingkungan Polri untuk tahun 2025.Kegiatan yang dipimpin Karo RBP Stamarena Brigjen Pol Drs. Mars Gunaso, S.H., M.Si bersama Wakaposko Presisi Brigjen Pol Dr. Indarto, SH., S.Sos., S.IK., M.Si, ini diikuti Polda Maluku secara daring dari Ruang Vicon Lantai 2 Mapolda Maluku, kota Ambon, Senin (20/1/2025).Hadir Kabag RBP Rorena Polda Maluku AKBP R. Ferdinandus, AMK., S.Th, para Kasubbagrenmin, serta operator Satker Polda dan jajaran Polres/ta di seluruh wilayah Maluku.Brigjen Mars Gunaso menekankan pentingnya konsistensi dalam melaksanakan program ZI untuk meningkatkan kualitas pelayanan publik dan menciptakan tata kelola pemerintahan yang bersih, akuntabel, dan bebas dari korupsi. "Zona Integritas bukan sekadar program, melainkan komitmen bersama untuk menghadirkan pelayanan yang lebih baik kepada masyarakat," katanya.  Sementara itu, Brigjen Indarto menyoroti langkah strategis yang harus dilakukan seluruh jajaran dalam mempersiapkan penilaian pembangunan ZI di tahun 2025. Ia juga mengajak seluruh personel untuk memperhatikan kendala yang dihadapi pada tahun sebelumnya dan mencari solusi terbaik.  Kegiatan ini berlangsung secara interaktif, di mana setiap satker diberi kesempatan untuk melaporkan progres pembangunan ZI di wilayah masing-masing serta menyampaikan kendala dan rekomendasi.  Terkait hal ini, Kabag RBP Rorena, AKBP R. Ferdinandus, mengaku Polda Maluku sangat mendukung pelaksanaan Zona Integritas.Ferdinandus juga memberikan apresiasi kepada seluruh jajaran Polres/ta atas antusiasme dalam mengikuti kegiatan hari ini. “Kita harus bersinergi untuk memastikan seluruh target Zona Integritas dapat tercapai dengan baik. Kerja sama yang solid adalah kunci sukses,” ungkapnya.  Dengan evaluasi dan persiapan yang matang, Polda Maluku berharap dapat meningkatkan pencapaian ZI di tahun 2025, "sekaligus mendukung visi Polri dalam mewujudkan pelayanan publik yang profesional dan berintegritas," pungkasnya. PNO-12 21 Jan 2025, 11:28 WIT
Hadiri Penutupan Pleno Hima Persis, Kapolri: Wujudkan Indonesia Emas 2045 Papuanewsonline.com, Yogyakarta - Kapolri Jenderal Polisi Drs. Listyo Sigit Prabowo menghadiri penutupan Musyawarah Pleno Nasional Hima Persis di Yogyakarta. Kehadiran Kapolri tersebut turut didampingi Astamaops Irjen. Pol. Verdianto Iskandar Bitticaca, Kadivpropam Irjen. Pol. Abdul Karim, Kadivhumas Irjen. Pol. Sandi Nugroho, dan Wakabaintelkam Irjen. Pol. Yuda Gustawan.Dalam sambutannya, Kapolri menekankan bahwa peran Hima Persis memiliki peran penting dalam menjaga keutuhan bangsa Indonesia. Hima Persis pun selama ini telah memiliki berbagai program yang sangat berpengaruh dalam menyukseskan visi misi memajukan negeri ini."Banyak yang telah dibicarakan dalam pleno ini tentunya dan ini menjadi semangat bersama, yang penting isinya akan terus dikeluarkan oleh rekan-rekan di Hima Persis dalam rangka mempersiapkan diri dalam rangka menjadi pribadi-pribadi SDM yang unggul dalam mewujudkan visi Indonesia Emas 2045," kata Jenderal Sigit dalam sambutannya, Sabtu (18/1/25).Menurut Kapolri, dengan bonus demografi yang dimiliki Indonesia, Hima Persis sangat memiliki peluang besar menjadi bagian mewujudkan SDM unggul demi Indonesia Emas. Bahkan, dalam berbagai tantangan ke depan di era digital saat ini, Hima Persis diharapkan menjadi agen-agen yang bisa membantu pemanfaatan internet secara positif."Harapan saya tentunya temen-temen bisa menjadi duta-duta, agen-agen cooling system di ruang siber dan juga tentunya menyampaikan pesan agar jangan sampai saudara-saudara kita terbawa oleh hal-hal yang berdampak negatif karena perkembangan dunia maya," ungkap Kapolri.Tak dipungkiri Kapolri, persoalan narkoba hingga kondisi global masih menjadi pekerjaan rumah bersama yang harus dihadapi dengan kesigapan. Namun, jika berbicara kondisi global yang berdampak pada perekonomian bangsa, Hima Persis telah membuktikan peranannya demi menjaga stabilitas.Diketahui, Hima Persis telah memiliki progam penanaman bibit-bibit yang berdampak pada ketahanan pangan. Selain itu, terdapat program digitalisasi hingga pemberdayaan UMKM yang juga tak kalah pentingnya bagi kondisi di dalam negeri."Kita harus terus menjadi pembelajar yang abadi, terus belajar sepanjang hayat. Selanjutnya tentunya nilai-nilai agama, karakter-karakter pribadi, berarti yang terus harus kita jaga untuk menghadapi berbagai macam godaan, berbagai macam hal-hal buruk," jelas KapolriLebih lanjut Kapolri memaparkan, dirinya juga percaya bahwa dengan keberagaman di Indonesia, Hima Persis bisa selalu menyuarakan persatuan di tengah-tengah perbedaan. Dengan begitu, apa yang menjadi pekerjaan rumah bersama dan visi misi bangsa, bisa dapat terwujud."Saya titip rekan-rekan untuk terus menjaga keberagaman yang ada menjadi satu kekuatan besar untuk bisa mencapai cita-cita kita menjadi Indonesia maju Indonesia Emas tahun 2045," ujar Kapolri. PNO-12 19 Jan 2025, 15:42 WIT
Berita utama
Berita Terbaru
Berita Populer
Video terbaru
lihat video 10 Feb 2023, 15:22 WIT