logo-website
Kamis, 26 Mar 2026,  WIT
BERITA TAG Pemerintahan Homepage
Kerahkan 132 Personel, Polri Respon Cepat Tangani Banjir Cakung Papuanewsonline.com, Jakarta Timur - Kepolisian Negara Republik Indonesia melalui jajaran Polda Metro Jaya bergerak cepat dan siaga penuh dalam menangani banjir akibat hujan deras yang melanda wilayah Kecamatan Cakung, Jakarta Timur, Minggu (18/1/2026). Polri hadir langsung di tengah masyarakat untuk memastikan keselamatan warga, kelancaran pelayanan kemanusiaan, serta terjaganya keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas).Sejak banjir terjadi, personel Polda Metro Jaya, Polres Metro Jakarta Timur, hingga Polsek Cakung turun langsung ke lokasi terdampak bersama unsur TNI, Pemerintah Daerah, dan relawan. Penanganan dilakukan secara terpadu dengan melibatkan pasukan Brimob, Samapta/Sabhara, Tim SAR, serta Tim Rescue dan Dapur Lapangan (Randurlap).Banjir menggenangi sejumlah titik di Kelurahan Rawa Terate, khususnya di RW 05, dengan ketinggian air mencapai 150 sentimeter. Untuk menjangkau wilayah yang terendam cukup dalam, petugas mengerahkan perahu taktis/karet, kendaraan patroli taktis 4x4, serta mobil dinas jenis Hilux guna mempercepat proses evakuasi, distribusi logistik, dan pelayanan medis.Berdasarkan pendataan di lapangan oleh Polres Metro Jakarta Timur, seluruh warga RT 010/RW 05 Kelurahan Rawa Terate terdampak banjir, dengan total 279 kepala keluarga atau 880 jiwa. Sebagian besar warga memilih bertahan di rumah masing-masing (lantai dua) dan tidak berkenan dievakuasi, namun tetap mendapatkan pelayanan, pemantauan kesehatan, serta bantuan logistik dari petugas gabungan.Pada pukul 14.00 WIB, Kapolres Metro Jakarta Timur melakukan pengecekan langsung pelayanan penanggulangan banjir di Jl. Kramayudha RW 05, Kelurahan Rawa Terate, guna memastikan seluruh upaya penanganan berjalan optimal dan terkoordinasi.Dalam operasi kemanusiaan tersebut, total 132 personel dikerahkan, dengan rincian:• TNI: 50 personel• Polri, terdiri dari:• SAR Brimob Polda Metro Jaya: 11 personel• Dapur Lapangan Brimob: 15 personel• Samapta Polda Metro Jaya: 10 personel• Polres Metro Jakarta Timur: 25 personel• Polsek Cakung: 15 personel• Pol PP: 5 personel• Tagana Sudin Sosial: 1 personelDalam rangkaian kegiatan, Dandim 0505/Jakarta Timur bersama jajaran TNI–Polri dan Pol PP turut melakukan distribusi sembako dan logistik kepada warga terdampak di RT 010/RW 05 dengan menggunakan perahu karet, mengingat tingginya genangan air.Pada pukul 15.10 WIB, Dapur Lapangan Brimob Polda Metro Jaya dinyatakan selesai didirikan. Dapur lapangan tersebut ditempatkan berdekatan dengan Posko SAR yang dibangun Polri, sehingga memudahkan koordinasi antarpetugas serta mempercepat pelayanan konsumsi bagi warga terdampak dan personel di lapangan.Selanjutnya, pada pukul 16.05 WIB, Kapolres Metro Jakarta Timur memimpin langsung distribusi logistik dan sembako, sekaligus mengevakuasi dua warga yang membutuhkan penanganan khusus, yakni Diman Budiman (lanjut usia) dan Frengky (sakit), menggunakan perahu untuk mendapatkan perawatan medis oleh Dokkes Polres Metro Jakarta Timur.Distribusi bantuan selesai dilaksanakan pada pukul 17.15 WIB, dan pada pukul 17.30 WIB, personel SAR gabungan tetap bersiaga di lokasi banjir guna mengantisipasi perkembangan situasi dan memastikan keselamatan warga.Kabid Humas Polda Metro Jaya, Budi Hermanto, menegaskan bahwa Polri mengerahkan seluruh kekuatan dan sumber daya yang dimiliki untuk memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat terdampak bencana.“Polri hadir bersama TNI dan pemerintah daerah untuk memastikan warga terdampak banjir tetap mendapatkan pelayanan, bantuan logistik, serta rasa aman. Penempatan posko SAR dan dapur lapangan secara terpadu menjadi bagian dari upaya mempercepat penanganan di lapangan,” ujarnya.Ia menambahkan, kehadiran Polri di tengah bencana merupakan wujud nyata pengabdian serta transformasi pelayanan kepolisian yang cepat, humanis, dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat.Polri mengimbau masyarakat untuk tetap waspada terhadap potensi cuaca ekstrem, menjaga keselamatan diri dan keluarga, serta mengikuti arahan petugas di lapangan. Hingga saat ini, situasi di wilayah terdampak banjir di Kecamatan Cakung terpantau aman dan kondusif, dengan personel gabungan masih terus bersiaga. PNO-12 20 Jan 2026, 14:22 WIT
Kapolda Maluku Hadiri Persidangan Ke-XII Jemaat GPM Kategorial Polri Bukit Kasih Papuanewsonline.com, Ambon – Komitmen Polri dalam memperkuat toleransi, moderasi beragama, dan stabilitas keamanan nasional kembali ditegaskan. Kepala Kepolisian Daerah (Kapolda) Maluku, Irjen Pol. Prof. Dr. Dadang Hartanto, S.H., S.I.K., M.Si., menghadiri Pembukaan Persidangan Ke-XII Jemaat Gereja Protestan Maluku (GPM) Kategorial Polri Bukit Kasih, Minggu (18/1/2026), di Gereja Bukit Kasih Jemaat Kategorial Polri, Aspol Kayu Putih, Kota Ambon.Kehadiran Kapolda Maluku disambut penuh kekeluargaan melalui prosesi adat Maluku. Pengalungan syal oleh anak-anak jemaat yang diiringi musik tradisional Tifa Totobuang menjadi simbol kuat persaudaraan, kearifan lokal, dan semangat kebangsaan yang hidup di Bumi Raja-Raja Maluku.Kegiatan tersebut turut dihadiri Karo Rena Polda Maluku, Wakil Ketua MPH Sinode GPM Pdt. Ny. A. Lohy, Ketua Klasis Kota Ambon Pdt. Elriyantk Muskita, Ketua Majelis Jemaat Kategorial Polri Bukit Kasih Pdt. Ny. T. I. Nussy, para pendeta Jemaat Kategorial Polri (Sinar Kasih, Teratai Kasih, dan Dian Kasih), serta jemaat dan tamu undangan lainnya.Dalam sambutannya, Kapolda Maluku menegaskan bahwa persidangan jemaat bukan sekadar agenda rutin gerejawi, melainkan forum strategis untuk memperkuat peran gereja dalam menjawab tantangan sosial, kebangsaan, dan keamanan yang semakin kompleks.“Sidang jemaat ini adalah momentum penting untuk mengevaluasi pelayanan dan merumuskan program kerja gereja yang relevan dengan kebutuhan jemaat serta tantangan bangsa saat ini,” ujar Kapolda.Kapolda menekankan bahwa sinergi antara gereja dan Polri merupakan pilar utama dalam menjaga kedamaian Maluku sekaligus berkontribusi terhadap stabilitas nasional. Menurutnya, penguatan nilai-nilai spiritual dan etika menjadi fondasi penting bagi anggota Polri dalam menjalankan tugas secara profesional dan berintegritas.“Tugas Polri ke depan semakin kompleks. Pembinaan mental dan rohani menjadi kebutuhan mendasar agar setiap personel Polri bekerja dengan kejujuran, integritas, dan kasih kepada masyarakat,” tegasnya.Lebih lanjut, Kapolda berharap hasil Persidangan Ke-XII Jemaat GPM Kategorial Polri Bukit Kasih mampu melahirkan program-program yang menyentuh kebutuhan nyata anggota Polri, baik dalam aspek kerohanian, pembinaan keluarga, maupun kesejahteraan sosial.Dalam konteks nasional, Kapolda Maluku juga menyampaikan tiga pesan strategis. Pertama, gereja sebagai pilar perdamaian, yang diharapkan terus menjadi agen kesejukan dan penyejuk kehidupan sosial di tengah kemajemukan bangsa.Kedua, peran aktif gereja dan Polri dalam menangkal intoleransi dan radikalisme. Kapolda mengingatkan maraknya hoaks, ujaran kebencian, serta paham ekstrem di ruang digital yang berpotensi merusak persatuan dan kerukunan umat beragama.Ketiga, penguatan kolaborasi lintas elemen bangsa. Kapolda menegaskan bahwa menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat tidak dapat dilakukan Polri sendiri, melainkan membutuhkan dukungan tokoh agama, tokoh adat, dan seluruh elemen masyarakat.“Sinergi Polri dan tokoh agama adalah kekuatan besar bangsa ini. Pendekatan dialog, kekeluargaan, dan kearifan lokal harus terus dikedepankan dalam menyelesaikan setiap potensi konflik,” katanya.Di akhir sambutan, Kapolda Maluku memberikan apresiasi kepada panitia, pengurus gereja, dan seluruh jemaat atas dedikasi pelayanan yang telah diberikan. Ia berharap keputusan-keputusan persidangan dapat membawa manfaat nyata bagi jemaat, masyarakat, serta menjadi kontribusi konkret bagi perdamaian Maluku dan Indonesia.“Selamat bersidang. Kiranya Tuhan memberkati setiap keputusan yang diambil demi pelayanan kepada sesama dan persatuan bangsa,” tutup Kapolda.Seluruh rangkaian kegiatan ditutup dengan sesi foto bersama dan berakhir pada pukul 11.00 WIT dalam situasi aman, tertib, dan kondusif, mencerminkan kuatnya harmoni antara nilai keagamaan, budaya, dan komitmen kebangsaan di Maluku. PNO-12 20 Jan 2026, 14:00 WIT
Percepat Pemulihan Pascabencana, 283 Taruna Akpol Diturunkan dalam Latsitarda Nusantara XLVI Papuanewsonline.com, Aceh Tamiang - Polri kembali menunjukkan komitmen nyata dalam mendukung pemulihan wilayah terdampak bencana. Sebanyak 283 taruna tingkat akhir Akademi Kepolisian (Akpol) yang tergabung dalam Batalyon Ksatriya Hawin Sarwahita resmi diberangkatkan untuk mengikuti Latihan Integrasi Taruna Wreda Nusantara (Latsitarda Nusantara) XLVI Tahun 2026.Ratusan Taruna Akpol tersebut akan bergabung bersama taruna dan kadet dari berbagai lembaga pendidikan kedinasan lainnya untuk melaksanakan kegiatan pengabdian masyarakat di wilayah terdampak bencana di Pulau Sumatera, dengan fokus utama di Kabupaten Aceh Tamiang.Keikutsertaan Taruna Akpol dalam kegiatan ini merupakan bagian dari upaya Polri mendukung percepatan rehabilitasi dan rekonstruksi daerah pascabencana, sekaligus implementasi peran Polri sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat.Kepala Biro Penerangan Masyarakat (Karopenmas) Divhumas Polri Brigjen Pol Trunoyudo Wisnu Andiko menegaskan bahwa penugasan taruna dalam Latsitarda Nusantara menjadi wujud nyata kehadiran Polri di tengah masyarakat.“Keikutsertaan 283 Taruna Akpol dalam Latsitarda Nusantara XLVI Tahun 2026 ini merupakan bentuk kontribusi nyata Polri dalam membantu masyarakat yang sedang bangkit dari dampak bencana. Para taruna akan terjun langsung membantu kegiatan pemulihan di Aceh Tamiang sebagai bagian dari pengabdian kepada masyarakat,” ujar Brigjen Pol Trunoyudo.Menurutnya, kegiatan tersebut juga menjadi sarana penting pembentukan karakter calon perwira Polri agar semakin peka dan responsif terhadap persoalan sosial di lapangan.“Melalui kegiatan ini, para taruna tidak hanya mendapatkan pengalaman teknis, tetapi juga belajar membangun empati, kepedulian, dan semangat melayani masyarakat. Inilah nilai-nilai utama yang ingin ditanamkan kepada calon pemimpin Polri di masa depan,” tambahnya.Dalam pelaksanaan di lapangan, para Taruna Akpol akan terlibat langsung dalam berbagai program kemanusiaan yang menyentuh kebutuhan riil masyarakat terdampak bencana.Brigjen Pol Trunoyudo menjelaskan bahwa para taruna akan melakukan kegiatan trauma healing bagi anak-anak dan warga yang mengalami dampak psikologis akibat bencana, membantu membersihkan lingkungan permukiman, serta ikut membangun dan merehabilitasi fasilitas umum yang rusak.“Mereka akan terlibat dalam kegiatan trauma healing untuk memulihkan kondisi psikologis masyarakat, khususnya anak-anak. Selain itu, para taruna juga akan membantu membersihkan dan memperbaiki tempat ibadah, fasilitas pendidikan, serta infrastruktur lainnya, serta kantor-kantor kepolisian yang terdampak bencana banjir agar dapat kembali melayani kebutuhan masyarakat,” jelasnya.Lebih lanjut ia menegaskan bahwa kehadiran Taruna Akpol di tengah masyarakat diharapkan dapat mempercepat normalisasi kehidupan sosial di Aceh Tamiang.“Peran aktif para taruna ini diharapkan dapat meringankan beban masyarakat sekaligus mempercepat pemulihan aktivitas sosial ekonomi pascabencana. Ini adalah wujud nyata bakti Polri untuk negeri,” lanjut Karopenmas.Pemberangkatan para Taruna Akpol diawali dengan Upacara Pembukaan dan Pembentukan Satuan Tugas Taruna (Satgastar) Latsitarda Nusantara XLVI Tahun 2026 yang dipimpin oleh Danjen Akademi TNI Letjen TNI R. Sidharta Wisnu Graha di Dermaga Samudera II Pelabuhan Tanjung Emas, Kota Semarang, Sabtu (17/1/2026).Turut hadir dalam kegiatan tersebut sejumlah pejabat utama Mabes TNI dan Mabes Polri, para pimpinan lembaga pendidikan kedinasan, serta pejabat TNI-Polri wilayah Jawa Tengah, termasuk Wakapolda Jawa Tengah.Selain Taruna Akpol, kegiatan ini juga diikuti oleh taruna dan kadet dari Akademi Militer (Akmil), Akademi Angkatan Laut (AAL), Akademi Angkatan Udara (AAU), Politeknik Siber dan Sandi Negara (Poltek SSN), serta Kadet Universitas Pertahanan (Unhan) dengan total peserta mencapai 1.456 orang.Selama kurang lebih satu bulan, terhitung sejak 17 Januari hingga 17 Februari 2026, para taruna akan melaksanakan berbagai kegiatan sosial kemasyarakatan di lokasi bencana, baik kegiatan fisik maupun nonfisik sebagai bentuk pengabdian langsung kepada masyarakat.Usai upacara, para taruna diberangkatkan menuju wilayah sasaran menggunakan tiga Kapal Perang Republik Indonesia (KRI), yakni KRI Banda Aceh-593, KRI Teluk Calang-524, dan KRI dr. Radjiman Wedyodiningrat-992. Sekitar pukul 16.00 WIB, ketiga KRI tersebut bertolak dari Pelabuhan Tanjung Emas menuju Pelabuhan Belawan, Sumatera Utara, untuk selanjutnya bergerak ke lokasi penugasan di Aceh Tamiang.Melalui Latsitarda Nusantara XLVI Tahun 2026 ini, Polri berharap para Taruna Akpol mampu memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat terdampak bencana, sekaligus semakin memperkokoh semangat pengabdian, soliditas, dan kemanunggalan Polri dengan rakyat. PNO-12 20 Jan 2026, 13:35 WIT
Silaturahmi Kapolda Bersama Inkanas Maluku Dorong Penataan Organisasi dan Pembinaan Generasi Papuanewsonline.com, Ambon – Kepala Kepolisian Daerah Maluku Irjen Pol. Prof. Dr. Dadang Hartanto, S.H., S.I.K., M.Si menerima kunjungan audiensi dari Perguruan Besar Institusi Karate-Do Nasional (INKANAS) Maluku, Kamis (15/1/2025).Dalam pertemuan tesebut hadir mendampingi Kapolda yaitu Direktur Intelkam, Direktur Reserse Kriminal Khusus, Kepala Bidang Keuangan, dan Dansat Brimob Polda Maluku. Sementara dari INKANAS Maluku hadir Sekretaris Umum Pengurus Daerah Jefri Dulanlebit, Sekretaris Majelis Sabuk Hitam (MSH) Yondri Kappuw, Bendahara Erni Wamnembo, Binpers Corneles Lekatompessy, serta Bidang Gashuku dan Ujian Suparman.Pertemuan yang berlangsung di ruang tamu Kapolda Maluku ini menjadi momentum silaturahmi sekaligus membangun komunikasi dan sinergi Polda Maluku dengan organisasi olahraga bela diri dalam rangka pembinaan karakter, disiplin, serta prestasi generasi muda Maluku.Dalam audiensi tersebut, Sekretaris Umum Pengda INKANAS Maluku Jefri Dulanlebit menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasih kepada Kapolda Maluku atas kesempatan audiensi yang diberikan. Ia mengungkapkan pertemuan ini menjadi momentum penting bagi INKANAS Maluku.“Kami merasa bangga dan sangat berterima kasih karena Bapak Kapolda telah meluangkan waktu untuk menerima kami,” ujarnya.Lebih lanjut disampaikan, INKANAS Maluku berencana membentuk kepengurusan definitif yang akan diajukan ke Pengurus Besar untuk selanjutnya dilakukan pelantikan. Ia juga memaparkan sejumlah agenda strategis, di antaranya pelaksanaan kejuaraan karate yang sebelumnya telah digelar di GOR Hotumesse Universitas Pattimura Ambon. INKANAS Maluku juga berencana mengajukan tuan rumah Kejuaraan Nasional INKANAS tahun 2026, serta penyelenggaraan kejuaraan karate dalam rangka menyongsong Hari Bhayangkara 1 Juli mendatang.Dalam kesempatan itu, disampaikan pula bahwa jumlah kekuatan anggota INKANAS Maluku saat ini mencapai 478 orang, yang tersebar di berbagai wilayah di Provinsi Maluku.Menanggapi hal itu, Kapolda Maluku pertama-tama menyampaikan apresiasi atas kehadiran dan semangat jajaran INKANAS Maluku. Kapolda menegaskan INKANAS merupakan bagian dari Federasi Olahraga Karate-Do Indonesia (FORKI), yang memiliki peran strategis dalam pembinaan olahraga karate, termasuk di Provinsi Maluku yang memiliki tujuh perguruan karate.“Pertemuan ini sudah lama saya rencanakan. Saya ingin mengetahui secara langsung kondisi organisasi INKANAS Maluku. Organisasi olahraga, khususnya bela diri, memiliki peran strategis dalam membentuk karakter, disiplin, dan mental generasi muda, sejalan dengan nilai-nilai yang dijunjung tinggi oleh Polri,” ungkapnya.Kapolda Maluku menyatakan dukungan penuh terhadap langkah INKANAS Maluku untuk menata kembali kepengurusan Pengurus Daerah agar organisasi dapat berjalan lebih aktif, tertib, dan berkesinambungan. Menurutnya, olahraga bela diri tidak hanya melahirkan atlet berprestasi, tetapi juga membentuk pribadi yang beretika, bermental tangguh, dan berdisiplin tinggi.Kemampuan bela diri, kata Kapolda, sangat berkaitan erat dengan profesionalisme, khususnya bagi anggota Polri. Ia menjelaskan dalam kurikulum Polri, bela diri menjadi salah satu elemen penting pembinaan personel, dengan aliran yang digunakan antara lain Judo, Bela Diri Polri, dan Tarung Derajat.“Selain membina atlet dan masyarakat agar bisa berolahraga dan berprestasi, bela diri juga sangat bermanfaat untuk pembinaan kemampuan anggota Polri. Ini menjadi salah satu fokus saya ke depan,” tegas Kapolda.Terkait rencana penyelenggaraan kejuaraan karate, Kapolda Maluku menegaskan bahwa kegiatan tersebut tidak harus menunggu momentum Hari Bhayangkara. Yang terpenting, menurut Kapolda, adalah segera membentuk kepengurusan yang solid sehingga agenda pembinaan dan kompetisi dapat segera dirancang dan dilaksanakan.“Segera bentuk kepengurusan. Setelah itu kita rancang dan gelar kejuaraan untuk mencari dan membina bibit unggul atlet muda Maluku. Fokus utama kita adalah membina generasi muda Maluku agar berprestasi, berkarakter, berbudi pekerti, dan berkualitas, sehingga dapat kita dorong ke kejuaraan nasional bahkan internasional,” pungkas Kapolda. PNO-12 16 Jan 2026, 18:55 WIT
Bupati Boven Digoel Jalin Kerja Sama dengan Uncen untuk Datangkan Dokter Papuanewsonline.com, Jayapura - Bupati Boven Digoel, Roni Omba, melakukan kunjungan ke Universitas Cenderawasih (Uncen) untuk menjalin kerja sama dalam mendatangkan tenaga dokter ke daerahnya. Kunjungan ini merupakan upaya pemerintah daerah untuk meningkatkan pelayanan kesehatan bagi masyarakat Boven Digoel.Dalam pertemuan dengan Rektor Uncen, Dr. Oscar Oswald O. Wambrauw, Bupati Roni Omba menyampaikan terima kasih atas kerja sama yang telah terjalin dan berharap Uncen dapat membantu pemerintah daerah dalam menghadirkan dokter-dokter yang akan bertugas di Boven Digoel."Kami berharap rencana Pemda untuk membawa pulang dokter-dokter ini dapat didukung penuh oleh pihak kampus demi meningkatkan pelayanan kesehatan bagi masyarakat," kata Bupati Roni Omba.Rektor Uncen, Dr. Oscar Oswald O. Wambrauw, menyambut baik niat baik Pemerintah Kabupaten Boven Digoel dan mengapresiasi kepercayaan yang diberikan kepada Uncen untuk bekerja sama dalam menyediakan sumber daya manusia, khususnya di bidang kesehatan."Proses seleksi dokter akan dilakukan secara ketat dan tanpa menurunkan standar, mengingat profesi dokter berhubungan langsung dengan keselamatan dan nyawa manusia," kata Rektor Uncen.Kerja sama ini merupakan bagian dari upaya pemerintah daerah untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia di Boven Digoel. Bupati Roni Omba juga menyampaikan bahwa pemerintah daerah telah menjalin kerja sama dengan Kementerian Kesehatan Jayapura dalam rangka peningkatan kapasitas sumber daya manusia tenaga medis.Penulis: HendrikEditor: GF 16 Jan 2026, 18:51 WIT
Raih Medali Perak di SEA Games 2025, Kapolri Anugerahkan KPLB kepada Bripda Arni Silva Pattipeiluhu Papuanewsonline.com, Jakarta – Kepolisian Negara Republik Indonesia kembali menegaskan komitmennya dalam mendukung prestasi anak bangsa di panggung internasional. Salah satu atlet Polri asal Polda Maluku, Bripda Arni Silva Pattipeiluhu, menerima Penghargaan Kapolri berupa Kenaikan Pangkat Luar Biasa (KPLB) usai sukses menyumbangkan medali perak bagi Indonesia pada ajang SEA Games Thailand 2025.Penghargaan tersebut diberikan dalam acara “Malam Apresiasi Sang Juara Polri untuk Indonesia”, yang digelar di The Tribrata, Darmawangsa, Jakarta Selatan, pada Kamis, 16 Januari 2026, sebagai bentuk penghormatan atas dedikasi dan prestasi atlet-atlet Bhayangkara yang telah mengharumkan nama bangsa.Kapolri Jenderal Polisi Drs. Listyo Sigit Prabowo menegaskan bahwa Polri secara konsisten memberikan penghargaan dan ruang pengembangan karier bagi personel yang berprestasi, khususnya di tingkat internasional.“Ada kurang lebih 38 personel yang mendapatkan prestasi di SEA Games 2025. Oleh karena itu, malam ini kita berikan apresiasi kepada personel Polri yang menjadi atlet berprestasi di SEA Games untuk mendapatkan reward, baik dalam bentuk kenaikan pangkat, kesempatan promosi sekolah, maupun promosi jabatan,” ujar Kapolri.Pada SEA Games 2025, Polri mengirimkan 35 atlet, 1 Bhayangkari, dan 2 official untuk memperkuat kontingen Indonesia. Hasilnya, atlet-atlet Polri berhasil memberikan kontribusi signifikan dengan raihan 5 medali emas, 15 medali perak, dan 10 medali perunggu, sekaligus memperkokoh posisi Indonesia dalam perhelatan olahraga Asia Tenggara tersebut. Selain atlet Polri, Kapolri juga memberikan penghargaan kepada 139 atlet dan official berprestasi lainnya.Bripda Arni Silva Pattipeiluhu, yang bertugas sebagai Bintara Administrasi (BA) pada Ditpolairud Polda Maluku, dinilai layak menerima KPLB sebagai wujud apresiasi atas prestasi, disiplin, dan dedikasinya sebagai atlet sekaligus anggota Polri. Dalam kegiatan tersebut, Bripda Arni didampingi oleh Karo SDM Polda Maluku, Kombes Pol Jemi Junaedi, S.I.K., M.M.Kapolri berharap para atlet Polri terus menjaga dan meningkatkan prestasi pada berbagai ajang internasional ke depan.“Tentunya harapan kami seluruh atlet semakin terus menjaga prestasinya. Ke depan masih banyak event internasional dan kita titipkan kepada mereka untuk terus menjaga agar Sang Merah Putih dapat terus kita kibarkan di event internasional,” tegas Kapolri.Lebih lanjut, Kapolri menekankan bahwa prestasi olahraga juga membawa dampak positif terhadap citra dan kehormatan institusi Polri.“Kita menitipkan bagaimana mereka terus berkiprah, terus menjaga dan membawa harum nama bangsa, serta tentunya nama baik institusi Polri,” tambah Kapolri.Ditempat terpisah, Kapolda Maluku Irjen Pol. Prof. Dr. Dadang Hartanto, S.H.S.I.K., M.Si, menyampaikan bahwa capaian Bripda Arni merupakan kebanggaan tidak hanya bagi Polda Maluku, tetapi juga bagi masyarakat Maluku dan bangsa Indonesia.“Prestasi Bripda Arni Silva Pattipeiluhu membuktikan bahwa personel Polri mampu berprestasi secara profesional, disiplin, dan berintegritas, baik dalam tugas kepolisian maupun di ajang internasional. Ini menjadi inspirasi bagi seluruh anggota Polri dan generasi muda Maluku untuk terus berprestasi dan mengharumkan nama Indonesia,” ujar Kapolda Maluku.Polda Maluku, lanjut Kapolda, akan terus mendukung pengembangan potensi personel di berbagai bidang sebagai bagian dari pembangunan sumber daya manusia Polri yang unggul dan berdaya saing global. PNO-12 16 Jan 2026, 16:08 WIT
Kapolda Maluku Terima Audiens UT Ambon, Perkuat Peningkatan Kualitas SDM Polri Papuanewsonline.com, Ambon – Kapolda Maluku Irjen Pol. Prof. Dr. Dadang Hartanto, S.H., S.I.K., M.Si menerima kunjungan audiensi dari Universitas Terbuka (UT) Ambon, Kamis (15/01/2025).Audiensi yang berlangsung di ruang tamu Kapolda Maluku ini menjadi momentum strategis untuk mempererat silaturahmi sekaligus memperkuat sinergi kelembagaan antara Polda Maluku dan UT Ambon, khususnya dalam mendukung peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM) Polri melalui akses pendidikan tinggi yang fleksibel, berkelanjutan, dan adaptif terhadap tuntutan tugas kepolisian.Dalam audiensi tersebut, Kapolda Maluku didampingi Direktur Intelkam, Direktur Samapta, dan Kabid Hukum Polda Maluku. Sementara dari UT Ambon hadir Direktur Yuli Tirtariandi El Anshori, Manager Tata Usaha dan Marketing Ahyar Hanubun, serta Staf Bagian Kerja Sama Abraham Sarapil.Direktur UT Ambon menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Kapolda Maluku yang telah meluangkan waktu untuk menerima audiensi tersebut. Ia menegaskan, kerja sama antara UT Ambon dan Polda Maluku telah terjalin sejak tahun 2010. Kerjasama ini telah memberikan kontribusi nyata bagi peningkatan kualitas SDM Polri.“Kerja sama Universitas Terbuka dan Polda Maluku telah terjalin sejak tahun 2010 dan telah melahirkan ratusan lulusan yang kini menjadi bagian dari anggota Polda Maluku. Pertemuan ini menjadi kehormatan sekaligus momentum penting untuk terus memperkuat sinergi kelembagaan,” ungkap Direktur UT Ambon.Lebih lanjut dijelaskan bahwa Universitas Terbuka merupakan Perguruan Tinggi Negeri yang menyelenggarakan pendidikan tinggi dengan sistem terbuka dan jarak jauh. Metode pembelajaran UT dirancang untuk memberikan fleksibilitas, khususnya bagi anggota Polri, ASN, serta masyarakat umum yang memiliki keterbatasan waktu dan jarak.Proses pembelajaran dilaksanakan melalui sistem belajar mandiri yang didukung bahan ajar cetak dan digital, tutorial online, tutorial tatap muka, serta pemanfaatan platform pembelajaran berbasis teknologi informasi. Dengan metode tersebut, mahasiswa tetap dapat meningkatkan kualifikasi akademik tanpa harus meninggalkan tugas dan tanggung jawab kedinasan.Melalui audiensi ini, UT Ambon berharap kerja sama dengan Polda Maluku dapat terus berlanjut dan ditingkatkan, khususnya dalam mendukung pengembangan SDM, peningkatan pendidikan personel Polri, serta pelaksanaan program-program strategis yang sejalan dengan kebutuhan institusi Polri.Sejalan dengan Direktur UT Ambon, Kapolda Maluku mengaku keberadaan Universitas Terbuka merupakan bagian penting dari program pemerintah dalam meningkatkan kualitas pendidikan nasional, termasuk bagi anggota Polri.“Program pemerintah dalam membentuk Universitas Terbuka sangat penting dan berdampak positif, khususnya bagi anggota Polri," sebutnya.Tuntutan tugas yang semakin kompleks, kata Kapolda, menuntut personel Polri memiliki daya saing dan legalitas akademik. "Kehadiran Universitas Terbuka sangat membantu karena anggota Polri dapat melanjutkan pendidikan tanpa mengganggu tugas pokok,” ujar Kapolda.Kapolda menilai sistem pembelajaran jarak jauh yang diterapkan oleh Universitas Terbuka sangat relevan dan solutif bagi personel Polri yang memiliki tuntutan tugas kedinasan yang dinamis, kompleks, dan penuh tantangan. Menurutnya, Universitas Terbuka menjadi peluang strategis bagi Polri untuk memperoleh SDM yang berkualitas tinggi dan berdaya saing.Lebih lanjut, Kapolda menyambut baik sistem pembelajaran UT yang mengedepankan kemandirian belajar, didukung bahan ajar cetak dan digital, tutorial daring, serta pemanfaatan teknologi informasi. Pendekatan tersebut dinilai sejalan dengan kebutuhan Polri dalam mencetak SDM yang adaptif, berwawasan luas, dan mampu menghadapi perkembangan zaman serta tantangan global.“Metode pembelajaran menjadi faktor yang sangat penting dan harus dikawal secara ketat sesuai SOP agar kualitas Universitas Terbuka benar-benar terjaga dan dipercaya dalam melahirkan lulusan yang produktif dan berkualitas,” tegas Kapolda.Kapolda Maluku juga berharap kerja sama antara Polda Maluku dan UT Ambon dapat terus berlanjut dan ditingkatkan, khususnya dalam bidang pendidikan dan pengembangan SDM, sehingga memberikan manfaat nyata tidak hanya bagi institusi Polri, tetapi juga bagi masyarakat luas.Kapolda menegaskan komitmen Polda Maluku untuk mendukung program-program pendidikan yang positif dan konstruktif, serta mendorong seluruh personel agar terus meningkatkan kapasitas diri melalui pendidikan yang berkelanjutan sebagai bagian dari upaya peningkatan profesionalisme Polri. PNO-12 16 Jan 2026, 14:41 WIT
Atasi Masalah Pengelolaan Sampah, Polda Maluku Bangun Puluhan Unit Biopori Papuanewsonline.com, Ambon - Sampah menjadi persoalan krusial yang dapat menyebabkan lingkungan tempat tinggal maupun perkantoran menjadi tidak sehat dan penyakit mudah datang. Untuk mengatasi persoalan tersebut, Kepolisian Daerah Maluku membangun puluhan unit Biopori, khususnya untuk sampah organik.Tempat sampah yang berada di dalam tanah ini dibangun di sejumlah lokasi yang berada di Markas Polda Maluku maupun Asrama Polisi (Aspol) di Tantui. Sebanyak kurang lebih 16 unit di Mapolda Maluku dan 20 unit di Aspol Tantui.Biopori sendiri dapat berfungsi ganda. Selain bisa mengurangi distribusi sampah di Tempat Pembuangan Akhir (TPA), juga mampu mencegah bau serta dapat menjadi daerah resapan air, mencegah banjir.Kabid Humas Polda Maluku Kombes Pol. Rositah Umasugi, S.IK mengungkapkan, Biopori yang dibangun merupakan kebijakan Kapolda Maluku untuk mengatasi persoalan sampah."Untuk mengatasi persoalan sampah yang semakin krusial di Ambon, Bapak Kapolda memerintahkan pembuatan biopori-biopori tersebut untuk menampung sampah-sampah organik," kata Kombes Rositah kepada wartawan, Rabu (14/1/2026).Sampah organik atau sampah pangan yang dapat terurai kembali ini, kata Kombes Rositah, semuanya ditampung di biopori. Sedangkan sampah plastik maupun sampah kertas yang dapat didaur ulang langsung dibuang ke TPA."Jadi saat ini di semua ruangan satuan kerja (satker) di Polda Maluku diperintahkan untuk menyiapkan tempat sampah," ungkapnya.Tempat sampah yang disiapkan terdiri dari tiga jenis yaitu sampah organik, sampah kering dan sampah pelastik."Jadi nanti yang dibuang di tempat sampah umum adalah sampah-sampah plastik yang nantinya akan didaur ulang kembali," ungkapnya.Tak hanya di wilayah perkantoran, biopori juga dibangun di lingkungan permukiman Polri seperti Asrama Polisi Tantui. "Bukan hanya di Polda tapi juga di Asrama Asrama kepolisian contohnya di asrama Tantui itu juga sudah diterapkan," jelasnya.Pembuatan biopori ini, lanjut Kombes Rositah, merupakan bentuk kepedulian Kapolda Maluku terhadap kebersihan lingkungan baik di perkantoran maupun tempat tinggal."Bapak Kapolda juga menghimbau semua personel untuk dapat menjaga lingkungan, karena kalau membuang sampah-sampah plastik bisa didaur ulang sementara kalau sampah pangan bekas makanan akan menimbulkan bau dan mungkin bisa menjadi sumber penyakit," jelasnya.Menurutnya, lingkungan yang bersih dapat menciptakan suasana yang sehat, aman dan tentram. "Bapak Kapolda juga menyampaikan ke depan akan menjadi program bersama di Polres-polres," ujarnya.Saat ini, lanjut Kombes Rositah, pembangunan biopori masih dilaksanakan di Polda dan Aspol sebagai daerah percontohan."Ini masih percontohannya, ke depan mungkin akan diadakan di Polres-polres. Ini salah satu upaya-upaya yang dilakukan Polda karena kita tau saat ini masalah sampah cukup krusial di Kota Ambon," pungkasnya. PNO-12 15 Jan 2026, 21:35 WIT
Berita utama
Berita Terbaru
Berita Populer
Video terbaru
lihat video 10 Feb 2023, 15:22 WIT