Papuanewsonline.com
BERITA TAG Politik
Homepage
Gelar Apel Gabungan, Kapolda Maluku: Antisipasi Dinamika Masyarakat Jelang Pilkada Serentak
Papuanewsonline.com, Ambon - Kapolda Maluku Irjen Pol Drs. Lotharia Latif SH., M.Hum, kembali mengingatkan personel untuk terus meningkatkan pelayanan masyarakat, soliditas internal serta sinergisitas dengan TNI dan pemda. Personel Polda Maluku juga diingatkan untuk selalu menghindari semua bentuk pelanggaran sekecil apapun.Penekanan tersebut disampaikan Kapolda saat memimpin apel pagi personel gabungan Polda Maluku yang dihelat di lapangan Letkol Pol (Purn) Chr. Tahapary, Tantui, Kota Ambon, Senin (6/5/2024).Sampaikan arahannya pada Apel pagi gabungan ini, Kapolda Maluku Irjen Pol Lotharia Latif meminta agar seluruh personel Polda Maluku dan jajaran dapat menghindari semua bentuk pelanggaran dan selalu bersyukur dengan nikmat yang sudah Tuhan berikan dengan melakukan tugas dengan baik."Rekan-rekan sekalian saat ini kita sudah berada di bulan Mei, tidak terasa kita sudah hampir di pertengahan tahun 2024, waktu berlalu begitu cepat. Mari kita isi waktu kita dengan melakukan tugas yang baik dan melakukan kebaikan-kebaikan, kita hindari semua bentuk pelanggaran," pinta Kapolda.Personel Polda Maluku diingatkan untuk mengantisipasi dinamika kegiatan masyarakat khususnya saat ini sudah memasuki proses tahapan Pilkada serentak di Maluku.Kapolda mengingatkan agar setiap personil tidak melakukan pelanggaran disiplin, pidana maupun kode etik. Kapolda juga meminta semua jajarannya agar senantiasa bersyukur kepada Tuhan Yang Maha Kuasa."Hindarilah pelanggaran sekecil apapun baik itu kode etik maupun disiplin dan pidana sebab itu merupakan bentuk syukur kita atas apa yang sudah Tuhan berikan dengan tidak melakukan pelanggaran," harapnya.Kapolda mengaku kerap mengingatkan semua personel Polri di Maluku tentang kedisiplinan dalam tugas. "Saat ini tidak semua orang diberikan kesempatan untuk bisa menjadi seperti kita, olehnya itu saya minta dengan segala keterbatasan kita Polri saat ini yang juga belum sempurna namun kita harus terus memberikan pelayanan dan pengabdian terbaik kepada masyarakat bangsa dan negara," harapnya.Kapolda menjelaskan, tidak ada satupun organisasi yang sempurna di dunia ini, semua pasti memiliki kekurangan. Sehingga apabila ada kekurangan jangan dibiarkan terjadi terus menerus. Sebab, hal itu tidak akan pernah menjadikan sebuah organisasi maju."Maka apabila kita melihat ada kekurangan mari kita benahi, jangan dibiarkan terjadi terus menerus, karena hal itu merupakan ciri-ciri orang yang tidak bersyukur. Mari kita laksanakan tugas dengan penuh rasa tanggung jawab, semoga apa yang diamanatkan oleh Tuhan dan pimpinan kepada kita saat ini dapat kita laksanakan dengan baik," jelasnya.Kapolda juga mengingatkan agar Polri meningkatkan soliditas internal serta bersinergi dengan TNI dan pemda serta tokoh masyarakat dalam menyelesaikan setiap persoalan yang terjadi untuk mewujudkan Maluku yang aman, damai dan sejahtera. (PNO-12)
06 Mei 2024, 15:06 WIT
Mempererat Sinergitas,TNI-Polri Laksanakan Olahraga Bersama
Papuanewsonline.com, Pegunungan Bintang - Dalam upaya mempererat sinergitas dan kerjasama antara TNI-Polri di Kabupaten Pegunungan Bintang hari ini Jumat 3 Mei 2024 dilaksanakan kegiatan olahraga bersama.Kegiatan ini dihadiri oleh para pejabat dari kedua institusi, yakni Wakapolres, Kabag SDM Polres, dan Dandramil 1715 Oksibil. Selain itu, personel dari Brimob ODC 2024, Koramil 1715-01 Oksibil, Polres Pegubin, dan Tim Nanggala ODC 2024 juga ikut dalam kegiatan tersebut.Rangkaian kegiatan dimulai dengan pengantar dari Wakapolres, yang menekankan pentingnya kerjasama dalam setiap aktivitas. Setelah itu, dilakukan jalan santai melalui rute tertentu di sekitar kawasan Kabupaten Pegunungan Bintang. Setelah selesai, seluruh personel kembali ke Polres untuk melanjutkan senam bersama.Wakapolres Pegunungan Bintang Kompol Kompol Micha Toding Potty, SH., SIK., MH., mengatakan bahwa olahraga bersama ini dilaksanakan untuk meningkatkan sinergitas TNI-Polri khususnya di Kab. Pegunungan Bintang."Olahraga bersama ini harus terus dilaksanakan untuk meningkatkan dan mempererat sinergitas TNI-Polri di Kab. Pegunungan Bintang agar saling mengenal antara personel yang satu dengan yang lain sehingga dengan sinergitas dapat mencegah terjadinya hal-hal yang tidak diinginkan," ucapnya.Sementara itu ditempat terpisah Kasatgas Humas ODC 2024 AKBP Dr. Bayu Suseno, SH., SIK., MM., MH., berharap dengan olahraga bersama ini tidak hanya bertujuan untuk meningkatkan kebugaran fisik, tetapi juga sebagai sarana untuk memperkuat hubungan antara TNI dan Polri. Sinergitas yang terjalin dari kegiatan seperti ini menjadi modal penting dalam menjaga keamanan dan ketertiban di daerah."Saya berharap melalui semangat kebersamaan yang tercipta dalam kegiatan ini, kedua institusi dapat terus bersinergi dalam menjalankan tugas-tugas mereka demi kepentingan masyarakat dan negara," ungkapnya. PNO-11
04 Mei 2024, 18:04 WIT
Gelar Operasional TW I, Kapolda Papua: Jangan Anggap Remeh Pilkada Tahun Ini
Papuanewsonline.com, Jayapura – Kepolisian Daerah Papua menggelar kegiatan Gelar Operasional (GO) Triwulan I Tahun 2024 dalam rangka Anev Sitkamtibmas TW I Tahun 2024 dan Anev Operasi Mantab Brata Cartenz 2023-2024 serta Kesiapan Pengamanan Tahapan Pemilukada Serentak Tahun 2024 di Wilayah Hukum Polda Papua yang dilaksanakan di Aula Ball Room GHB II Hotel Horison Kotaraja Kota Jayapura, Kamis (02/05/2024).Acara tersebut dibuka oleh Kapolda Papua, Irjen Pol Mathius D. Fakhiri, S.I.K. dan dihadiri Wakapolda Papua, Brigjen. Pol. Petrus Patrige Rudolf Renwarin, S.H., M.Si., Karo Ops Polda Papua, Kombes Pol I Ketut Gede Wijatmika, S.I.K., para PJU Polda Papua, para LO Polda Papua di 3 DOB Papua, para Kapolres/ta Jajaran dan para Kabag Ops Polres/ta Jajaran.Dalam kesempatannya, Kapolda Papua mengapresiasi kepada seluruh personel Polda Papua atas pelaksanaan tugas pengamanan Pemilu Presiden dan Pileg 2024, Pengamanan Hari Raya Idul Fitri 1445 H, serta terciptanya kondusifitas di Wilkum Polda Papua tetap terjaga, walaupun ada beberapa insiden dan aksi tidak mempengaruhi Sitkamtibmas secara keseluruhan.“Tentunya tugas Polri tidak sampai disitu saja, kurang lebih 200 hari lagi akan diselenggarakan pemungutan suara Pilkada, tentunya eskalasi ancaman akan berbeda dari Pemilu 2024,” ucap Kapolda Papua.Lebih lanjut, ia mengingatkan untuk tidak menganggap remeh Pilkada tahun ini dan jangan biarkan isu menjadi aksi, aksi menghasilkan chaos hingga kerugian material dan korban jiwa.“Tentunya seluruh keberhasilan pengamanan pemilu dan kondusifitas Kamtibmas, Polri tidak dapat berjalan sendiri, rangkul TNI, elemen masyarakat, para tokoh, para paslon, tim sukses maupun simpatisan, namun yang paling utama soliditas internal harus ditingkatkan,” ungkapnya.Selain Pilkada, Irjen Fakhiri mengatakan masih banyak agenda kedepan yang harus dipersiapkan salah satunya peringatan hari Bhayangkara dan Proklamasi Kemerdekaan RI, serta kalender Kamtibmas lainnya yang harus diantisipasi.“Seluruh Personel Polda Papua harus menjaga nama baik dan kewenangan, alhamdulilah indeks kepercayaan publik terhadap Polri terus meningkat, saat ini berada di angka 76,4%,” pungkasnya. (PNO-12)
03 Mei 2024, 17:43 WIT
Wakapolda Beri Pembekalan Kepada Bintara Remaja Lulusan Diktukba Polri Gel. II T.A. 2023 Polda Papua
Papuanewsonline.com, Jayapura - Wakapolda Papua Brigjen Pol. Petrus Patrige Rudolf Renwarin, S.H., M.Si memberikan pembekalan dan arahan kepada personel Bintara Remaja lulusan Diktukba Polri Gel. II T.A. 2023 Polda Papua. Acara tersebut berlangsung di Aula Rastra Samara Polda Papua Lama pada Senin (29/04).Turut hadir dalam kegiatan tersebut yakni Karo Ops Polda Papua Kombes Pol. I Ketut Gede Wijatmika, S.I.K, Dir Intelkam Polda Papua Kombes Pol. Wawan Setiawan, S.I.K, Dansat Brimob Polda Papua Kombes Pol Budi Satrijo, S.I.K., M.Hum, serta para personel Bintara Remaja lulusan Diktukba Polri sebanyak 311 orang.Dalam arahannya, Wakapolda Papua menyampaikan apresiasi atas semangat yang telah ditunjukkan oleh para personel Bintara Remaja. Ia juga memberikan motivasi agar mereka lebih bersemangat dalam menjalankan tugas kepolisian di wilayah hukum Polda Papua."Saya bangga dengan semangat kalian yang masih membara ini, dan saya yakin kalian akan mampu mengemban tugas ini dengan baik. Jadikan ini sebagai kebanggaan," ujar Wakapolda.Ia menegaskan bahwa pembekalan ini penting untuk menyiapkan para personel dalam melaksanakan tugas di Papua. Meskipun sudah menjalani pendidikan, proses belajar dan latihan belum berakhir. Wakapolda menekankan bahwa tugas sesungguhnya baru dimulai setelah mereka dilantik."Kalian akan bertugas di wilayah pegunungan, yang memberikan kesempatan untuk lebih berprestasi. Namun, untuk mencapai prestasi tersebut, perlu belajar dan berlatih. Saya harap kalian mendengarkan, memahami, dan bertanya dengan baik," tambahnya.Dengan pembekalan ini, diharapkan para personel Bintara Remaja dapat menjadi bagian yang berpengaruh dalam menjaga keamanan dan ketertiban di Papua. Semangat dan kesungguhan mereka diharapkan akan mampu membawa perubahan positif bagi masyarakat setempat. PNO-11
01 Mei 2024, 17:20 WIT
Tegaskan Tanggung Jawab, Kapolres Mimika Pimpin Penandatanganan Pakta Integritas
Papuanewsonline.com, Timika - Dalam suasana yang penuh keseriusan, Kapolres Mimika, AKBP I Gede Putra, SH, SIK, MH, memberikan arahan tegas kepada calon anggota Polri saat acara penandatanganan Pakta Integritas Penerimaan Anggota Polri di Gedung Aula Polres Mimika Mile-32, Jayapura, Senin (29/4/2024). Hadir dalam acara tersebut berbagai pihak terkait, termasuk Kabag Sumda Kompol Saidah Hobrouw, SH, panitia, pengawas eksternal, serta perwakilan dari orang tua calon anggota Polri, dan 100 calon anggota Polri.Kapolres Mimika menegaskan bahwa menjadi anggota Polri adalah amanah yang harus diemban dengan sepenuh tanggung jawab, karena konsekuensinya adalah kepada masyarakat dan Tuhan Yang Maha Esa. “Pakta Integritas ini bukanlah hal yang bisa diabaikan. Ini tentang kejujuran, tentang perilaku yang dapat dipertanggungjawabkan,” ungkapnya dengan tegas.Dalam konteks penerimaan anggota Polri, Kapolres menjelaskan bahwa kegiatan ini diadakan untuk memastikan bahwa penerimaan anggota Polri dilakukan secara bersih, akuntabel, dan jujur. "Kita harus memastikan bahwa anggota Polri yang direkrut adalah yang memiliki kualitas, integritas, dan karakter yang baik," tambahnya dengan serius.Penandatanganan Pakta Integritas ini tidak hanya sekadar formalitas, tetapi juga menjadi komitmen bersama untuk menjaga integritas dan moralitas dalam menjalankan tugas sebagai anggota Polri. Dengan adanya kesadaran dan komitmen ini, diharapkan akan tercipta lingkungan yang lebih bersih dan transparan dalam institusi kepolisian.Sebagai bagian dari proses seleksi, penandatanganan Pakta Integritas ini menjadi langkah awal bagi calon anggota Polri untuk membuktikan komitmennya dalam menjaga integritas, profesionalisme, dan pelayanan kepada masyarakat. PNO-11
01 Mei 2024, 01:57 WIT
Kapolda Terima Kunjungan Silaturahmi Pj Gubernur Maluku
Papuanewsonline.com, Ambon - Kepala Kepolisian Daerah Maluku Irjen Pol Lotharia Latif, menerima kunjungan silaturahmi dari Penjabat Gubernur Provinsi Maluku, Sadali Ie.Pertemuan silaturahmi ini dilaksanakan di ruang tamu Kapolda, Markas Polda Maluku, Tantui, Kota Ambon, Selasa (30/4/2024).Kedatangan Pj Gubernur disambut hangat oleh Kapolda yang didampingi Wakapolda Brigjen Pol Stephen M. Napiun, Karo Ops dan Direktur Intelkam Polda Maluku."Kami menyampaikan selamat dan sukses atas jabatan yang baru diemban, semoga amanah," kata Kapolda saat menerima kedatangan Pj Gubernur yang didampingi Kadis DPMPTSP, Kadis Kominfo, Kadis Pertanian, Kadis Perumahan dan Kawasan Permukiman, dan Karo Pemerintahan dan Otda Setda Maluku.Kapolda berharap pertemuan ini merupakan awal yang baik untuk terus merawat kerjasama dan kebersamaan yang selama ini telah berjalan baik, khususnya dalam bidang keamanan dan ketertiban masyarakat."Polda Maluku siap mendukung penuh dan bekerjasama dengan semua pihak dalam menjaga stabilitas keamanan di Negeri Para Raja-raja ini," tutup Kapolda.Di tempat yang sama Pj Gubernur mengungkapkan kedatangannya bersama rombongan bukan hanya sekadar ajang silaturahmi tetapi juga untuk meningkatakan kerjasama antara Kepolisian daerah dengan Pemerintah Daerah."Ini merupakan kali pertama saya datang sebagai Pj Gubernur Maluku, sebelumnya pernah datang tetapi dengan jabatan Sekertaris Daerah Provinsi Maluku. Kerja sama dan hubungan baik yang sudah ada selama ini harus terus kita jaga dan dapat semakin dipererat lagi," harap Sadali. (PNO-12)
30 Apr 2024, 19:34 WIT
Gelar Diskusi, HMI Mimika Berikan 9 Rekomendasi Penyelesaian Konflik di Papua
Papuanewsonline.com, Mimika
– Dilatarbelakangi oleh Konflik di Tanah Papua yang berkepanjangan serta akar
permasalahan yang belum terselesaikan dengan baik, sehingga HMI Cabang
Persiapan Mimika menggelar Diskusi secara online (Zoom Meeting) pada Sabtu
27/04/2024 kemarin dengan menghadirkan beberapa Nara Sumber yaitu Latifah Anum
Siregar (Direktur Aliansi Demokrasi untuk Papua), Theo Hesegem (Dir Eksekutif
Yayasan Keadilan & Keutuhan Manusia Papua), dan Rifyandi Ridwan Saleh
(Ketua PB HMI bidang Hukum, Pertahanan & Keamanan). Sedangkan Dandim 1710
Mimika yang direncanakan juga sebagai Narasumber namun berhalangan hadir. Adanya proses internasionalisasi
konflik di Tanah Papua membuat atensi global menjadi lebih besar dan
mengakibatkan proses pengentasan konflik di Tanah Papua semakin rumit bagai
benang kusut . Tidak dipungkiri akhirnya konflik di Tanah Papua menjadi wacana
global dalam pelbagai perspektif; HAM, Lingkungan, Ekonomi, Politik, SDM,
SDA. Kesemua aspek masalah ini bermuara
pada satu tujuan yaitu pelepasan Papua dari Indonesia sebagai sebuah negara
yang berdaulat (dalam perspektif Organisasi Papua Merdeka). Hal ini juga terungkap pada
pemaparan dari Direktur AlDP, Latifah Anum Siregar, bahwa Konflik di Tanah
Papua adalah konflik bersenjata terpanjang di Indonesia dengan isu Sipil Politik
dan Ekonomi Sosial Budaya dengan Aktor yang berlapis-lapis menyangkut Perebutan
sumber daya dan identitas dengan level vertical dan horizontal, Papar Anum memulai
materinya. “Ada 4 akar masalah di Papua
dalam Papua Rooad Map-LIPI tahun 2008 yaitu : perbedaan penafsiran mengenai sejarah
integrasi Papua (Dialog), Pelanggaran HAM/Pengadilan HAM, Kegagalan
Pembangunan/Perbaikan Pelayanan Publik dan Marginalisasi dan Diskriminasi
(Rekognisi dan Afirmasi). Namun sebaliknya jika dipresentasikan dalam angka,
Indeks Pembangunan Manusia (IPM), Indeks Demokrasi Indonesia di Papua serta
Laju pertumbuhan penduduknya justru sangat rendah,” kata Anum. Di lain pihak, Indonesia telah
melakukan beberapa kebijakan yang difungsikan untuk mengatasi permasalahan di
Tanah Papua, antara lain Otonomi Khusus, Pemekaran, Pendekatan Keamanan,
kenaikan Investasi dan Pembangunan Infrastruktur juga Penegakan Hukum di Papua.
Semua ini bermuara pada mengembalikan kepercayaan orang Papua terhadap
Indonesia. Implementasi OTSUS perlu
direposisi jika mereview implikasi kebijakan otonomi khusus ini. Dampak
terhadap orang Papua dari sisi ekonomi, pendidikan dan kesehatan masih
terbilang minim. Papua masih tercatat sebagai daerah yang memiliki penduduk
miskin, akses kesehatan sulit dan tingkat pendidikan rendah. Oleh karena itu,
OTSUS hingga saat ini tidak menjadi jalan tengah konflik di Tanah Papua. Hal ini juga dibenarkan oleh
Direktur Eksekutif YKKMP, The Hesegem kepada peserta zoom meeting yang begitu
antusias. “Bahwa OTSUS seharusnya menjadi
solusi yang baik bagi masyarakat Papua tapi ternyata dalam perjalanannya, realisasi
OTSUS semakin tidak jelas dan mengambang. Banyak kekecewaan yang dialami oleh
masyarakat karena penyalahgunaan Dana OTSUS tersebut,” jelasnya. Metode ini dijadikan jembatan
untuk mendengar keinginan ”orang Papua” akan konflik yang terjadi selama ini
dan menyetujui upaya penyelesaian secara bersama-sama. Kebutuhan mediator
internasional menjadi opsional karena isu Papua haruslah dipandang sebagai
masalah internal sebuah Negara; pemerintah dan rakyat selama prosesnya
dilakukan secara terbuka dan jujur. Dengan melihat peluang baik itu, maka
proses penyelesaian permasalahan isu konflik di Tanah Papua perlu dilakukan
secara konsisten dan serius. Jika tidak, maka generasi berikutnya akan
merasakan hal yang sama atau bahkan lebih terrible dari yang dibayangkan. Himpunan Mahasiswa Islam (HMI)
sebagai sebuah organisasi ideologis yang berpihak pada nilai kebenaran atau
hanif ingin menjadi inisiator gagasan yang dimaksud bukan untuk memperkeruh dan
mengompori konflik yang memanas akhir-akhir ini. Tapi langkah yang coba diambil
HMI adalah cara paling moderat lewat diskusi bersama mencari jalan tengah
paling baik dari dialog yang telah dilaksanakan. Tentunya Ke-Papua-an bagi HMI
adalah bagian yang tak terpisahkan dari Indonesia dan sebaliknya. Masalah Papua
adalah masalah Indonesia dan Masalah Indonesia adalah masalah HMI. Seperti halnya penyempaian
Rifyandi Ridwan Saleh dari PB HMI bahwa kedepannya HMI pun akan berupaya keras
untuk mendukung dan membantu Pemerintah melalui program kerja yang akan
dijalankan nantinya sehingga membutuhkan partisipasi dan dukungan semua
stakeholder yang ada termasuk para Narasumber yang notabene paham dengan situasi
yang saat ini dibahas. Bagi HMI terwujudnya masyarakat
adil makmur yang diridhoi (Tuhan) Allah SWT adalah tujuan utama. Tidak ada yang
lebih utama dari itu. Maka HMI Cabang Persiapan Mimika setelah
mendengarkan, mengikuti dan menyikapi konflik di Tanah Papua dengan ini
memberikan 9 rekomendasi sebagai berikut: 1. Mendorong adanya dialog
komprehensif terhadap penyelesaian konflik di Tanah Papua dilakukan secara
akuntabel, jujur, dan serius. 2. Mendorong penyelesaian konflik
di Tanah Papua secara kolaboratif dan bersinergi melalui konsolidasi masyarakat
sipil; pemerintah lokal dan tokoh masyarakat 3. Pemerintah harus melakukan
pendekatan humanisme dalam penyelesaian konflik secara serius 4. Mendorong pembentukan Tim
Independen Investigasi Khusus Penanganan Konflik Papua 5. Mendorong penegakan hukum yang
profesional kepada seluruh pelaku kekerasan HAM di Tanah Papua 6. Review Kebijakan tiga sektor
yaitu pendidikan, kesehatan dan ekonomi dari segi infrastruktur fisik dan
infrastruktur sosial 7. Review Kebijakan Kemananan di
Tanah Papua; Penghentian peningkatan Militeristik di Tanah Papua, dan
Penghentian transaksi penjualan senjata serta Penangkapan Pemilik senjata
ilegal di Tanah Papua 8. Review Kebijakan Otonomi
Khusus oleh DPR RI dan juga Presiden sebelum dilanjutkan kembali
9. Memperbanyak dialog wawasan
Ke-Papua-an secara komprehensif dari identitas, budaya, dan kearifan lokal
sebagai ruang edukatif kepada public agar tidak terjadi marginalisasi dan
diskriminasi terhadap orang Papua. (MA)
29 Apr 2024, 00:06 WIT
Polda Papua Gelar Dialog Interaktif 60 Menit Bahas Penanganan Narkoba di Wilayah Papua
Papuanewsonline.com, Jayapura - Bertempat di Stasiun LPP TVRI Papua telah dilaksanakan Dialog Interaktif Papua 60 Menit dengan tema “Intens Dalam Penanganan Narkoba di Wilayah Papua”, Jumat (26/04/2024) malam.Acara ini bertujuan untuk menggali solusi dan informasi terkait penanganan Narkoba di wilayah Papua secara intens.Dialog Interaktif tersebut menghadirkan sejumlah narasumber yang memiliki wewenang dan pengalaman dalam penanganan Narkoba di Papua, yakni Kabid Pemberantasan dan Intelejen BNNP Papua, AKBP Eddy Mulsupriyanto, S.E., M.A.P., Kanit 1 Subdit 3 Dit Narkoba Polda Papua, AKP Agus Kuswanto, S.H., dan Toko Pemuda Papua, Doni Gobay.Dalam kesempatannya, AKP Agus mengatakan pihaknya dari Direktorat Resserse Narkoba Polda Papua pada tahun 2023 menangani sebanyak 220 kasus penyalahgunaan narkoba, dengan total sebanyak 180 pelaku yang dipros secara hukum. Pada Tahun 2024 periode mulai bulan Januari hingga Maret ada 79 kasus dengan 93 pelaku yang diproses secara hukum.“Untuk mencegah penyebaran dan penyalahgunaan narkoba, kami melakukan sosialisasi secara intens ke masyarakat hingga ke sekolah-sekolah,” ucap AKP Agus.AKP Agus mengungkapkan bahwa pencegahan penyalahgunaan Narkoba intens dilakukan agar masyarakat tidak terjerumus dan bergantung kepada narkoba sehingga dalam kehidupan sehari-hari serta bisa melakukan banyak hal yang positif.Sementara itu, AKBP Edi mengatakan perlu disepakati bersama, Narkoba adalah musuh semua sehingga bukan hanya tanggung jawab aparat namun merupakan tanggung jawab bersama sehingga bisa memutus peredaran dan penyalahgunaan Narkoba.“Ada 4 pendekatan yang dilakukan oleh BNN dalam menamgani penyebaran dan penyalahgunaan narkoba yaitu Soft Power Approach, Hard Power Approach, Smart Power Approach dan Coopration Aprroach,” ungkapnya.Dikesempatan yang sama, Doni Gobay mengatakan ia melihat bahwa Narkoba menjadi musuh bersama yang menjadi ancaman terbesar bagi generasi muda, penyebarannya masih masif terjadi.“Oleh karena itu, semua pihak harus bersinergi untuk memerangi Narkoba. Hal ini harus dimulai dari lingkungan keluarga, sosialisasi bisa diberikan sejak dini pada semua lini agar generasi muda kita terselamatkan dari bahaya penyalahgunaan Narkoba,” pungkas Doni Gobay. PNO-11
28 Apr 2024, 13:55 WIT
Polda Maluku dan Polresta Ambon Gelar Baksos di Negeri Hulaliu
Papuanewsonline.com, Malteng - Personel gabungan dari Polda Maluku dan Polresta Ambon kembali menggelar Bakti Sosial (Baksos) di Negeri Hulaliu, Kecamatan Pulau Haruku, Kabupaten Maluku Tengah, Rabu (24/4/2024).Kegiatan baksos yang dilaksanakan dengan melibatkan seluruh elemen masyarakat di desa itu, diantaranya pembersihan lingkungan perkampungan, dan pesisir pantainya.Aksi peduli lingkungan yang dipimpin Kabag Log Polresta Ambon Kompol Jandry Alfons dan Kapolsek Pulau Haruku ini juga turut melibatkan para Babinsa Koramil Kecamatan Haruku dan personel Batalyon 733 Raider Masariku Kodam XVI Pattimura.Kapolresta Ambon Kombes Pol Driyano Andri Ibrahim mengaku, kegiatan yang dilaksanakan tersebut atas perintah Kapolda Maluku."Kegiatan ini sudah direncanakan dan dijadwalkan cukup lama hanya baru bisa dilaksanakan pada hari ini," ungkapnya.Menurutnya, kegiatan baksos yang dilaksanakan bertujuan untuk menjalin sinergitas dan kekompakan antara aparat kepolisian, TNI, pemerintah dan masyarakat."Kami berharap dengan kebersaman ini maka situasi kamtibmas di setiap wilayah tetap aman dan kondusif," harapnya.Kapolresta juga menyampaikan rasa syukurnya karena Pemilu 2024 dapat terlaksana dengan lancar dan aman. Ia juga berharap pelaksanaan Pilkada nanti pun bisa berlangsung aman dan damai."Semoga kita juga mampu mengamankan seluruh rangkaian Pilkada dan mampu untuk menjaga situasi kamtibmas agar tetap aman terkendali," harapnya.Kombes Driyano juga menyampaikan harapan Kapolda Maluku melalui program Basudara Manise yang sudah berjalan selama ini. Ia berharap masyarakat Maluku selalu aman, damai dan sejahtera. (PNO-12)
26 Apr 2024, 18:24 WIT
Berita utama
Berita Terbaru
Berita Populer
Video terbaru