logo-website
Senin, 12 Jan 2026,  WIT

Lapas Timika Diduga Longgar dalam Pengawasan: Warga Temukan Narapidana Bebas Gunakan HP di Dalam Sel

Laporan seorang warga mengenai narapidana yang leluasa mengakses handphone dan media sosial di dalam Lapas Timika memunculkan sorotan tajam terhadap lemahnya sistem pengawasan serta respon lambat petugas dalam menindaklanjuti temuan tersebut.

Papuanewsonline.com - 18 Nov 2025, 00:35 WIT

Papuanewsonline.com/ Hukum & Kriminal

Ilustrasi

Papuaewnsonline.com, Timika — Penanganan pengawasan terhadap narapidana di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Timika kembali dipertanyakan setelah munculnya laporan warga mengenai adanya tahanan yang bebas menggunakan handphone (HP) dari dalam lapas.


Seorang warga yang tidak ingin disebutkan namanya mengungkapkan bahwa ia menemukan adanya aktivitas komunikasi narapidana melalui HP, bahkan hingga mengakses media sosial seperti Facebook dari dalam sel.

Warga tersebut mengaku telah menghubungi salah satu pegawai lapas melalui pesan WhatsApp untuk melaporkan temuan tersebut. Namun, respons yang diterimanya dinilai tidak memuaskan dan tidak menunjukkan langkah konkret dari pihak petugas.

Menurut warga itu, pegawai lapas yang bernama Leki hanya menyampaikan akan melakukan pengecekan nama narapidana dan memberikan konfirmasi. Namun hingga kini, belum ada tindak lanjut atau informasi yang diterimanya.

"Pak Leki hanya mengatakan akan cek nama dan konfirmasi, tapi sampai saat ini belum ada kabar. Ini sangat memprihatinkan, bagaimana narapidana bisa menggunakan HP di dalam lapas?" ujar Anwar, warga yang melaporkan kasus tersebut.

Narapidana yang diduga menggunakan HP tersebut diketahui bernama Okin, seorang tahanan dalam kasus narkoba jenis ganja. Warga itu berharap pihak lapas dapat segera mengambil tindakan tegas terhadap tahanan yang melanggar aturan tersebut.

Ia juga menilai perlu adanya peningkatan pengawasan agar kejadian serupa tidak terjadi lagi. Penggunaan HP oleh narapidana dianggap sangat berpotensi disalahgunakan untuk aktivitas ilegal maupun komunikasi yang tidak semestinya.

Hingga berita ini diterbitkan, pihak Lapas Timika belum memberikan keterangan resmi terkait laporan tersebut. Ketidakhadiran pernyataan ini menambah tanda tanya mengenai kondisi pengawasan di dalam lapas.

Kasus ini menimbulkan keprihatinan masyarakat, terutama terkait bagaimana perangkat komunikasi bisa lolos dari pemantauan petugas. Situasi ini juga menimbulkan pertanyaan besar mengenai efektivitas prosedur keamanan yang selama ini diterapkan.

Warga kini mendesak pihak lapas untuk segera merespons laporan tersebut secara terbuka dan mengambil langkah korektif guna memastikan keamanan serta ketertiban di lingkungan Lapas Timika tetap terjaga.

 

Penulis: Hendrik

Editor: GF

 

Bagikan berita:
To Social Media :
Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE