Papua Perkuat Strategi 4K: Sinergi Pemerintah Daerah Jaga Inflasi Stabil dan Harga Pangan Terjangkau
Rapat TPID Papua Bahas Langkah Konkret Kendalikan Harga Menjelang Akhir Tahun dan Hari Besar Keagamaan
Papuanewsonline.com - 29 Okt 2025, 00:18 WIT
Papuanewsonline.com/ Politik & Pemerintahan
Papuanewsonline.com, Jayapura — Pemerintah Provinsi Papua terus menunjukkan komitmennya dalam menjaga stabilitas ekonomi daerah. Melalui Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID), Pemprov Papua menegaskan akan memperkuat pelaksanaan strategi 4K, yakni Ketersediaan pasokan, Keterjangkauan harga, Kelancaran distribusi, dan Komunikasi efektif. Langkah ini menjadi bagian penting dari upaya bersama menjaga kestabilan harga bahan pokok dan daya beli masyarakat, terutama menjelang akhir tahun 2025.
Rapat koordinasi yang digelar Senin
(27/10/2025) ini berlangsung di Jayapura dan diikuti oleh seluruh unsur TPID
kabupaten/kota se-Papua. Rapat tersebut juga merupakan tindak lanjut dari
arahan Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian dan Menteri Keuangan Purbaya Yudhi
Sadewa, yang secara nasional menyoroti pentingnya pengendalian inflasi di
daerah menjelang momen-momen penting seperti hari besar keagamaan.
Kepala Biro Perekonomian dan
Administrasi Pembangunan Setda Provinsi Papua, Andry, menjelaskan bahwa
pemerintah daerah akan memperkuat sinergi lintas sektor untuk memastikan pasokan
bahan pokok tetap aman dan harga tetap stabil.
“Fokus utama kita adalah menjaga
stabilisasi harga bahan pokok, melakukan operasi pasar terpadu, serta
memperkuat monitoring dan langkah cepat terhadap potensi lonjakan harga atau
gangguan distribusi,” ujar Andry.
Menurutnya, koordinasi antara
pemerintah provinsi, kabupaten/kota, Bulog, dan instansi vertikal lainnya akan
semakin diperkuat dalam beberapa minggu ke depan. Upaya ini diharapkan mampu
menekan inflasi terutama di sektor pangan seperti beras, telur, cabai, dan
minyak goreng — komoditas yang selama ini menjadi penyumbang utama inflasi di
Papua.
Dalam rapat koordinasi tersebut, Gubernur
Papua Mathius D. Fakhiri turut menyampaikan laporan kepada Mendagri dan Menkeu
bahwa Papua termasuk dalam provinsi dengan tingkat inflasi yang terkendali
secara nasional. Capaian ini tak lepas dari kerja keras TPID yang rutin
melakukan intervensi lapangan dan menjaga komunikasi aktif dengan para pelaku
usaha dan masyarakat.
“Stabilitas harga menjadi kunci
untuk menjaga kesejahteraan masyarakat. Oleh karena itu, Pemprov Papua
memastikan koordinasi antarlembaga tetap berjalan kuat hingga akhir tahun,”
tegas Mathius.
Mendagri Tito Karnavian dalam
arahannya mengingatkan agar setiap daerah tidak lengah, terutama menjelang
akhir tahun yang biasanya diwarnai peningkatan konsumsi masyarakat.
“Pemerintah daerah bersama TPID
harus fokus mengendalikan harga komoditas pangan utama. Pastikan stok mencukupi
dan distribusi tidak terganggu,” tegasnya.
Selain menjaga stok dan harga,
strategi komunikasi efektif juga menjadi perhatian utama dalam strategi 4K.
Pemerintah daerah diminta untuk aktif menyampaikan informasi terkait harga
pasar, ketersediaan bahan pangan, dan kegiatan operasi pasar agar masyarakat
tidak panik menghadapi isu kelangkaan atau kenaikan harga.
“Kita harus memastikan masyarakat
mendapatkan informasi yang benar. Jangan sampai isu di media sosial membuat
panic buying dan mengganggu stabilitas pasar,” tambah Andry.
Melalui komunikasi publik yang
baik, pemerintah berharap kepercayaan masyarakat terhadap kebijakan ekonomi
daerah tetap terjaga.
Dalam waktu dekat, Pemprov Papua
bersama TPID kabupaten/kota akan menggelar operasi pasar serentak di sejumlah
wilayah, termasuk Jayapura, Nabire, Biak, dan Mimika. Operasi ini akan
melibatkan Bulog, Dinas Perdagangan, dan pelaku UMKM lokal untuk memperkuat
pasokan barang pokok dengan harga terjangkau.
Langkah tersebut diharapkan tidak
hanya menekan laju inflasi, tetapi juga mendorong perputaran ekonomi daerah dan
daya beli masyarakat.
“Dengan kerja sama yang solid,
Papua siap menjadi daerah yang kuat secara ekonomi, mandiri dalam pangan, dan
stabil dalam harga,” pungkas Andry.
Penulis: Jid
Editor: GF