logo-website
Senin, 12 Jan 2026,  WIT

Papua Perkuat Strategi 4K: Sinergi Pemerintah Daerah Jaga Inflasi Stabil dan Harga Pangan Terjangkau

Rapat TPID Papua Bahas Langkah Konkret Kendalikan Harga Menjelang Akhir Tahun dan Hari Besar Keagamaan

Papuanewsonline.com - 29 Okt 2025, 00:18 WIT

Papuanewsonline.com/ Politik & Pemerintahan

Suasana rapat Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) Papua di Kantor Gubernur Papua, Jayapura, Senin (27/10/2025). Rapat dipimpin oleh Kepala Biro Perekonomian dan Administrasi Pembangunan, Andry, bersama para pejabat OPD terkait.

Papuanewsonline.com, Jayapura — Pemerintah Provinsi Papua terus menunjukkan komitmennya dalam menjaga stabilitas ekonomi daerah. Melalui Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID), Pemprov Papua menegaskan akan memperkuat pelaksanaan strategi 4K, yakni Ketersediaan pasokan, Keterjangkauan harga, Kelancaran distribusi, dan Komunikasi efektif. Langkah ini menjadi bagian penting dari upaya bersama menjaga kestabilan harga bahan pokok dan daya beli masyarakat, terutama menjelang akhir tahun 2025.


Rapat koordinasi yang digelar Senin (27/10/2025) ini berlangsung di Jayapura dan diikuti oleh seluruh unsur TPID kabupaten/kota se-Papua. Rapat tersebut juga merupakan tindak lanjut dari arahan Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian dan Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa, yang secara nasional menyoroti pentingnya pengendalian inflasi di daerah menjelang momen-momen penting seperti hari besar keagamaan.

Kepala Biro Perekonomian dan Administrasi Pembangunan Setda Provinsi Papua, Andry, menjelaskan bahwa pemerintah daerah akan memperkuat sinergi lintas sektor untuk memastikan pasokan bahan pokok tetap aman dan harga tetap stabil.

“Fokus utama kita adalah menjaga stabilisasi harga bahan pokok, melakukan operasi pasar terpadu, serta memperkuat monitoring dan langkah cepat terhadap potensi lonjakan harga atau gangguan distribusi,” ujar Andry.

Menurutnya, koordinasi antara pemerintah provinsi, kabupaten/kota, Bulog, dan instansi vertikal lainnya akan semakin diperkuat dalam beberapa minggu ke depan. Upaya ini diharapkan mampu menekan inflasi terutama di sektor pangan seperti beras, telur, cabai, dan minyak goreng — komoditas yang selama ini menjadi penyumbang utama inflasi di Papua.

Dalam rapat koordinasi tersebut, Gubernur Papua Mathius D. Fakhiri turut menyampaikan laporan kepada Mendagri dan Menkeu bahwa Papua termasuk dalam provinsi dengan tingkat inflasi yang terkendali secara nasional. Capaian ini tak lepas dari kerja keras TPID yang rutin melakukan intervensi lapangan dan menjaga komunikasi aktif dengan para pelaku usaha dan masyarakat.

“Stabilitas harga menjadi kunci untuk menjaga kesejahteraan masyarakat. Oleh karena itu, Pemprov Papua memastikan koordinasi antarlembaga tetap berjalan kuat hingga akhir tahun,” tegas Mathius.

Mendagri Tito Karnavian dalam arahannya mengingatkan agar setiap daerah tidak lengah, terutama menjelang akhir tahun yang biasanya diwarnai peningkatan konsumsi masyarakat.

“Pemerintah daerah bersama TPID harus fokus mengendalikan harga komoditas pangan utama. Pastikan stok mencukupi dan distribusi tidak terganggu,” tegasnya.

Selain menjaga stok dan harga, strategi komunikasi efektif juga menjadi perhatian utama dalam strategi 4K. Pemerintah daerah diminta untuk aktif menyampaikan informasi terkait harga pasar, ketersediaan bahan pangan, dan kegiatan operasi pasar agar masyarakat tidak panik menghadapi isu kelangkaan atau kenaikan harga.

“Kita harus memastikan masyarakat mendapatkan informasi yang benar. Jangan sampai isu di media sosial membuat panic buying dan mengganggu stabilitas pasar,” tambah Andry.

Melalui komunikasi publik yang baik, pemerintah berharap kepercayaan masyarakat terhadap kebijakan ekonomi daerah tetap terjaga.

Dalam waktu dekat, Pemprov Papua bersama TPID kabupaten/kota akan menggelar operasi pasar serentak di sejumlah wilayah, termasuk Jayapura, Nabire, Biak, dan Mimika. Operasi ini akan melibatkan Bulog, Dinas Perdagangan, dan pelaku UMKM lokal untuk memperkuat pasokan barang pokok dengan harga terjangkau.

Langkah tersebut diharapkan tidak hanya menekan laju inflasi, tetapi juga mendorong perputaran ekonomi daerah dan daya beli masyarakat.

“Dengan kerja sama yang solid, Papua siap menjadi daerah yang kuat secara ekonomi, mandiri dalam pangan, dan stabil dalam harga,” pungkas Andry.



Penulis: Jid

Editor: GF

 

Bagikan berita:
To Social Media :
Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE