Penasihat Khusus Presiden Dudung Abdurachman Apresiasi Nasionalisme Alumni Lemhannas Aceh
Dialog geopolitik, pertahanan nasional, hingga kepedulian sosial mewarnai pertemuan Penasihat Khusus Presiden bersama Alumni Lemhannas Aceh di Banda Aceh
Papuanewsonline.com - 10 Jan 2026, 12:58 WIT
Papuanewsonline.com/ Politik & Pemerintahan
Papuanewsonline.com, Banda Aceh — Penasihat Khusus Presiden Bidang Pertahanan Nasional, Jenderal TNI (Purn) Prof. Dr. H. Dudung Abdurachman, S.E., M.M., menggelar kegiatan Ngopi Kebangsaan bersama Alumni Lemhannas Aceh, Jumat pagi (9/1), di Banda Aceh. Kegiatan ini menjadi ruang dialog kebangsaan yang hangat antara tokoh nasional dan para alumni Lemhannas di wilayah Aceh.
Di hadapan pengurus Ikatan Keluarga Alumni Lemhannas (IKAL)
Aceh dan sejumlah undangan, Jenderal TNI (Purn) Dudung Abdurachman berbincang
panjang mengenai dinamika geopolitik global serta tantangan pertahanan nasional
yang dihadapi Indonesia. Diskusi berlangsung dalam suasana santai namun sarat
gagasan strategis mengenai arah bangsa ke depan.
Dalam kesempatan tersebut, Jenderal Dudung memberikan
apresiasi kepada DPD IKAL Aceh atas kiprah dan konsistensinya dalam
menghadirkan berbagai kegiatan kebangsaan. Menurutnya, aktivitas kajian,
diskusi publik, penelitian, hingga ngopi kebangsaan yang rutin dilaksanakan
telah menjadi ikon DPD IKAL Aceh di tingkat nasional dan berkontribusi bagi
kemajuan Indonesia dan Aceh secara berkeadilan.
Menyikapi kondisi bangsa dan percaturan dunia yang terus
berubah, Jenderal Dudung menegaskan pentingnya menjaga keberlangsungan
kehidupan berbangsa dan bernegara. Ia menilai bahwa masyarakat Indonesia tidak
boleh berdiam diri, melainkan harus terus menjaga keutuhan dan eksistensi
bangsa di tengah dinamika global yang semakin kompleks.
Ia juga menyoroti fenomena sosial di ruang publik yang kerap
diwarnai sikap saling menghujat dan menjelekkan pimpinan maupun pemerintah.
Menurutnya, kondisi tersebut berpotensi memicu perpecahan di tengah masyarakat
dan melemahkan semangat kebangsaan sebagai bangsa besar.
Oleh karena itu, diperlukan pemahaman yang komprehensif terhadap sejarah, tujuan, dan cita-cita luhur bangsa. Pancasila, wawasan kebangsaan, serta konsensus nasional disebut sebagai landasan penting yang harus terus dipegang untuk melangkah menuju Indonesia yang lebih maju dan berkeadilan. Dalam konteks tersebut, Jenderal Dudung menyampaikan apresiasinya terhadap nasionalisme masyarakat Aceh.

Kunjungan Jenderal TNI (Purn) Dudung Abdurachman ke Aceh
juga dirangkai dengan kegiatan sosial sebagai bentuk empati dan simpati
terhadap masyarakat yang terdampak bencana hidrometeorologi beberapa waktu
lalu. Selain menyalurkan bantuan kebutuhan warga, ia turut menyumbangkan 100
unit Starling yang secara simbolis diserahkan di Pidie Jaya dan Langkahan, Aceh
Utara, Kamis (8/1).
Selain agenda kebangsaan dan sosial, Jenderal Dudung juga
melaksanakan ibadah salat serta mengisi ceramah Subuh di Masjid Raya
Baiturrahman, Banda Aceh, Jumat (9/1). Kegiatan tersebut menjadi bagian dari
rangkaian kunjungannya selama berada di Aceh.
Ketua DPD IKAL Lemhannas RI Aceh, Prof. Dr. Syahrizal Abbas,
MA, menyampaikan apresiasi atas kehadiran Jenderal TNI (Purn) Dudung
Abdurachman beserta rombongan. Ia menegaskan bahwa ngopi kebangsaan telah
menjadi agenda rutin IKAL Aceh sebagai wujud kontribusi alumni Lemhannas dalam
menyikapi isu kebangsaan dan kemasyarakatan, sekaligus diharapkan melahirkan
gagasan yang dapat menjadi referensi bagi pengambil kebijakan di tingkat pusat
maupun daerah.
Kegiatan ngopi kebangsaan ini turut dihadiri Kapolda Aceh Irjen Pol Drs. Marzuki Ali Basyah, perwakilan Forkopimda Aceh, pengurus dan alumni IKAL Aceh, unsur pemerintah, tokoh agama, swasta, LSM, serta insan media massa.(GF)