logo-website
Senin, 12 Jan 2026,  WIT

Presiden Prabowo Ajak Generasi Muda Pahami Peran dan Tanggung Jawab dalam Kehidupan Berbangsa

Dalam Sidang Senat Terbuka Universitas Kebangsaan Republik Indonesia (UKRI), Presiden menegaskan pentingnya karakter, akal sehat, dan tanggung jawab moral sebagai fondasi kepemimpinan masa depan bangsa.

Papuanewsonline.com - 19 Okt 2025, 15:19 WIT

Papuanewsonline.com/ Pendidikan & Kesehatan

Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto menganugerahkan penghargaan kepada wisudawan terbaik Universitas Kebangsaan Republik Indonesia (UKRI)

Papuanewsonline.com, Bandung — Presiden Prabowo Subianto menghadiri Sidang Senat Terbuka Universitas Kebangsaan Republik Indonesia (UKRI) dalam rangka Pengukuhan Mahasiswa Baru Sarjana dan Magister Tahun Ajaran 2025/2026 serta Wisuda Sarjana dan Dies Natalis UKRI Tahun 2025, yang digelar di Trans Convention Centre, Kota Bandung, Jawa Barat, pada Sabtu (18/10/2025).


Kehadiran Kepala Negara disambut hangat oleh para civitas akademika UKRI dan ratusan wisudawan yang memenuhi ruangan dengan semangat dan rasa bangga. Momen ini menjadi istimewa ketika Presiden secara langsung menganugerahkan penghargaan kepada wisudawan terbaik, menandai simbol apresiasi negara terhadap generasi muda yang berprestasi dan berdedikasi tinggi dalam dunia pendidikan.


Dalam sambutannya yang penuh makna, Presiden Prabowo menyampaikan pesan mendalam kepada para wisudawan dan mahasiswa baru. Ia menekankan bahwa ilmu pengetahuan tidak seharusnya berhenti pada diri sendiri, melainkan menjadi alat untuk mengabdi kepada bangsa dan kemanusiaan.

“Ilmu bukanlah untuk diri sendiri. Belajarlah sepanjang hidup. Karena ilmu sejati akan membimbing kita untuk berbuat baik dan memberi manfaat bagi masyarakat, bangsa, dan negara,” ujar Presiden.

Presiden juga mengingatkan bahwa perjalanan intelektual tidak pernah berakhir di bangku kuliah. Pendidikan yang sejati, menurutnya, adalah proses yang berlangsung seumur hidup — proses memahami makna tanggung jawab, empati, dan keikhlasan dalam mengabdi.

Dalam pidatonya, Presiden Prabowo menjelaskan pandangannya tentang tiga peran utama dalam kehidupan berbangsa dan bernegara, yakni pemimpin, pengikut, dan mereka yang belum memahami perannya.

Menurutnya, keseimbangan dan keberhasilan suatu bangsa ditentukan oleh bagaimana setiap individu memahami dan menjalankan peran tersebut dengan penuh tanggung jawab.

“Tidak semua harus menjadi pemimpin, tetapi setiap pemimpin membutuhkan pengikut yang sadar akan tanggung jawabnya. Sebaliknya, seorang pengikut sejati adalah yang memiliki sikap disiplin, dedikasi, dan cinta terhadap negaranya,” tegasnya.

Presiden menambahkan, generasi muda Indonesia harus mampu mengenali di mana posisi mereka berada, serta menyiapkan diri untuk berkontribusi sesuai kapasitas dan potensi masing-masing. “Bangsa ini akan kuat jika seluruh warganya memahami peran dan tanggung jawabnya dalam kehidupan berbangsa dan bernegara,” tambahnya.

Lebih lanjut, Presiden Prabowo menguraikan empat prinsip utama kepemimpinan yang menurutnya harus dimiliki setiap calon pemimpin bangsa di masa depan, yaitu menggunakan akal sehat, dalam setiap pengambilan keputusan, bertindak berdasarkan perhitungan yang teliti dan matang, menjadikan kebenaran sebagai dasar dari setiap langkah dan kebijakan dan menjaga kepribadian dan akhlak sebagai cerminan moral seorang pemimpin.

“Kepemimpinan bukan soal kekuasaan, tetapi soal tanggung jawab dan pengorbanan. Pemimpin sejati adalah mereka yang mampu menahan diri, berpikir dengan jernih, dan selalu menempatkan kepentingan rakyat di atas kepentingan pribadi,” tutur Presiden Prabowo yang disambut tepuk tangan meriah dari hadirin.


Presiden juga menekankan pentingnya menanamkan rasa cinta tanah air dan semangat pengabdian sejak dini kepada generasi muda. Ia berharap para lulusan UKRI tidak hanya membawa pulang ijazah, tetapi juga membawa tekad kuat untuk menjadi bagian dari solusi bangsa.

“Tugas kalian bukan hanya mencari pekerjaan, tapi menciptakan perubahan. Indonesia membutuhkan anak muda yang berani bermimpi, bekerja keras, dan berkomitmen menjaga kehormatan bangsa,” ujarnya penuh semangat.

Acara wisuda UKRI 2025 ini ditutup dengan prosesi simbolis penyerahan ijazah dan penganugerahan kepada wisudawan terbaik oleh Presiden Prabowo. Suasana penuh haru dan kebanggaan menyelimuti ruangan ketika Presiden memberikan ucapan selamat secara langsung kepada para lulusan.(GF)

Bagikan berita:
To Social Media :
Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE