Pemprov Papua Mantapkan Peran Linmas sebagai Garda Terdepan Keamanan dan Ketertiban Daerah
Melalui Rakortek Linmas 2025 di Jayapura, pemerintah berkomitmen memperkuat struktur perlindungan masyarakat hingga tingkat kampung, demi terciptanya Papua yang aman, tangguh, dan responsif terhadap bencana.
Papuanewsonline.com - 19 Okt 2025, 14:34 WIT
Papuanewsonline.com/ Politik & Pemerintahan
Papuanewsonline.com, Jayapura — Pemerintah Provinsi Papua menegaskan komitmennya dalam memperkuat peran Satuan Tugas Perlindungan Masyarakat (Satgas Linmas) sebagai ujung tombak dalam menjaga ketertiban dan keamanan di tengah masyarakat. Hal ini disampaikan dalam kegiatan Rapat Koordinasi Teknis (Rakortek) Pembentukan Satgas Linmas tingkat Provinsi Papua, yang digelar di Kota Jayapura, Kamis (16/10/2025).
Acara yang dihadiri oleh
perwakilan Satpol PP, unsur Linmas kabupaten/kota, dan perwakilan daerah
otonomi baru ini menjadi momentum penting bagi Pemprov Papua untuk menyatukan
langkah dan memperkuat koordinasi antarwilayah dalam membangun sistem perlindungan
masyarakat yang efektif dan berkelanjutan.
Pelaksana Tugas Asisten III Setda
Papua, Triwarno Purnomo, yang hadir mewakili Gubernur Papua Komjen Pol (Purn)
Matius Fakhiri, menyampaikan bahwa Linmas memiliki fungsi vital dalam menjaga
stabilitas keamanan dan menjadi bagian integral dari sistem pelayanan publik di
akar rumput.
“Bapak Gubernur sangat berharap
kegiatan ini diikuti dengan serius oleh seluruh peserta, karena Linmas bukan
hanya penjaga keamanan lingkungan, tetapi juga penyelamat masyarakat di saat
bencana dan kondisi darurat lainnya,” ujar Triwarno.
Ia menegaskan, kehadiran Satgas
Linmas di tengah masyarakat harus mampu menciptakan rasa aman, serta menjadi
simbol kedisiplinan dan kesiapsiagaan di setiap wilayah Papua. Pemerintah
provinsi bertekad memperkuat kapasitas personel Linmas agar memiliki kemampuan
tanggap darurat dan koordinasi yang lebih baik dengan instansi terkait.
Dalam Rakortek tersebut, Kepala
Bidang Perlindungan Masyarakat Satpol PP Provinsi Papua, Omri I. Rumbino,
menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari langkah strategis untuk
memperkuat kelembagaan Linmas di seluruh kabupaten/kota, termasuk wilayah
daerah otonomi baru (DOB).
“Rakortek ini menjadi wadah bagi
kita semua untuk memperkuat koordinasi dan menyusun mekanisme kerja yang lebih
terarah. Kami ingin memastikan bahwa urusan perlindungan masyarakat berjalan
efektif, sinergis, dan berkesinambungan,” tutur Omri.
Ia menambahkan, penguatan Linmas
akan mencakup sembilan kabupaten/kota dan beberapa DOB di Papua, dengan fokus
pada pembinaan, peningkatan kapasitas personel, serta penyediaan sarana
pendukung. Setiap Linmas diharapkan memiliki kemampuan menghadapi potensi
bencana, konflik sosial, dan tantangan keamanan yang berbeda di tiap daerah.
Lebih lanjut, Omri menegaskan
bahwa Linmas adalah garda terdepan pelayanan publik di tingkat bawah. Mereka
tidak hanya menjaga ketertiban, tetapi juga berperan penting dalam evakuasi
bencana, pengamanan kegiatan masyarakat, dan membantu aparat keamanan dalam
situasi darurat.
“Mereka adalah ujung tombak di
lapangan. Karena itu, peningkatan kapasitas dan pembinaan berkelanjutan menjadi
prioritas kami. Dengan Linmas yang kuat, maka fondasi keamanan masyarakat Papua
juga akan semakin kokoh,” tegasnya.
Kegiatan Rakortek ini juga
menjadi ajang konsolidasi antara pemerintah daerah dan aparat kewilayahan untuk
menyamakan persepsi tentang pentingnya peran Linmas dalam menjaga kamtibmas
(keamanan dan ketertiban masyarakat).
Suasana kebersamaan dan semangat
pelayanan publik terlihat jelas selama kegiatan berlangsung. Para peserta
tampak antusias mengikuti paparan dan diskusi, membahas berbagai strategi untuk
memperkuat sistem perlindungan masyarakat di wilayah masing-masing.
Penulis: Jid
Editor: GF