Papuanewsonline.com
Berita Pilihan Redaksi
Homepage
234 Casis Bintara Brimob Polri Panda Polda Maluku Jalani Tes Kesamaptaan Jasmani
Papuanewsonline.com, Ambon - Sebanyak 234 calon siswa (Casis) Bintara Brimob Polri Panda Polda Maluku Tahun 2026 menjalani tes kesamaptaan jasmani yang dihelat di lapangan Letkol Pol (Purn) Chr. Tahapary, Kota Ambon, Sabtu (6/12/25).Ratusan peserta seleksi yang mengikuti tes tersebut berasal dari pengiriman Polres jajaran Polda Maluku. Hadir memantau jalannya tes yaitu Karo SDM Kombes Pol Djemy Junaidi S.I.K, Kabid Propam dan Komandan Satuan Brimob Polda Maluku.Selain sejumlah pejabat utama Polda Maluku, turut hadir mengawasi jalannya seleksi yaitu pengawas dan panitia seleksi internal dari Biro SDM, Sat Brimob, Itwasda dan Bid Propam Polda Maluku. Hadir juga pengawas eksternal dari Dispora Provinsi Maluku.Kabid Humas Polda Maluku, Kombes Pol. Rositah Umasugi, S.I.K, mengatakan, seleksi Bintara Brimob Polri dilaksanakan dengan menggunakan prinsip BETAH atau Bersih, Transparan, Akuntabel dan Humanis."Bapak Kapolda telah menekankan terkait prinsip BETAH, sehingga nantinya dapat melahirkan para calon anggota Polri yang terbaik untuk masa depan Polri," ungkap Kombes Rositah.Kapolda, lanjut Kombes Rositah, juga menekankan kepada para panitia seleksi agar dapat melakukan tugasnya dengan baik dan profesional, serta selalu menjalin koordinasi yang baik antar sesama anggota panitia.Kepada para peserta seleksi dan orang tua, Kapolda juga mengingatkan untuk dapat memegang teguh sumpah dan janjinya yang sudah diucapkan saat pelaksanaan Pakta integritas. "Semua tahapan seleksi harus diikuti dengan baik dan benar serta tidak melakukan KKN," tegas Kombes Rositah mengutip arahan Kapolda Maluku Irjen Pol. Prof. Dr. Dadang Hartanto, S.H., S.I.K., M.Si.Pada Tes Kesamaptaan Jasmani para casis menjalani sejumlah tahapan yaitu lari mengelilingi lapangan selama 12 menit, sit up selama 1 menit, pus up selama 1 menit, pul up selama 1 menit, shutlerun dan renang kolam dengan jarak 25 meter. PNO-12
07 Des 2025, 09:30 WIT
Rayakan Natal Bersama Warga Binaan, Polda Maluku: Kuatkan Iman & Teguhkan Harapan
Papuanewsonline.com, Ambon - Direktorat Tahanan dan Barang Bukti (Dit Tahti) Polda Maluku marayakan Natal 2025 bersama warga binaan di Aula Lantai 3 Rutan Polda Maluku. Tahun ini, perayaan Natal mengusung tema “Allah Hadir untuk Menyelamatkan Keluarga” yang diambil dari Matius 1:21–24, sebagai pengingat akan kasih dan pengharapan di tengah perjalanan hidup para warga binaan.Kegiatan yang berlangsung khidmat ini dihadiri Direktur Tahti Polda Maluku AKBP Yani Reawaru, S.E, Ketua Pokjaluh Agama Kristen Kota Ambon Alfananti Yohanty, M.Th, Kabag RBP Biro Rena Polda Maluku AKBP Robert Ferdinandus AMK, S.Th, para pelayan gereja mitra Rutan, personel Dit Tahti Polda Maluku, warga binaan, serta perwakilan keluarga.Dir Tahti Polda Maluku AKBP Yani Reawaru, dalam sambutannya menyampaikan rasa syukur atas terlaksananya kegiatan tersebut. “Syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa, Perayaan Natal bersama warga binaan ini dapat berjalan dengan aman dan lancar,” katanya.AKBP Yani juga berharap momentum Natal dapat membawa perubahan positif bagi para warga binaan. “Semoga perayaan ini dapat kita maknai bersama, khususnya bagi adik-adik warga binaan. Saya berharap setelah menjalani masa hukuman, mereka bisa kembali ke masyarakat dengan pribadi yang lebih baik,” tambahnya.Ketua Pokjaluh Agama Kristen Kota Ambon, Alfananti Yohanty, M.Th., memberikan apresiasi terselenggaranya kegiatan tersebut. Menurutnya, momentum ini menjadi penghiburan bagi warga binaan yang tidak dapat merayakan Natal bersama keluarga di luar. “Semoga kegiatan ini memberi kekuatan dan sukacita bagi mereka yang sementara menjalani masa tahanan,” tuturnya.Sementara itu, Kabag RBP Biro Rena Polda Maluku, AKBP Robert Ferdinandus juga menyampaikan terima kasih atas pembinaan yang diberikan kepada warga binaan. “Terima kasih kepada Dit Tahti Polda Maluku yang terus membina warga binaan hingga hari ini, serta kepada para pelayan Tuhan yang mendampingi mereka secara spiritual. Harapan kami, pembinaan ini dapat terus ditingkatkan agar ketika kembali ke masyarakat, mereka menjadi pribadi yang lebih baik,” ujarnya.Sebagai bentuk dukungan rohani, Dit Tahti Polda Maluku menyerahkan 25 Alkitab kepada warga binaan. Selain itu, seluruh warga binaan juga menerima bingkisan Natal sebagai wujud kepedulian dan perhatian di momen perayaan tersebut.Perayaan Natal yang dilaksanakan diharapkan dapat menjadi pengingat bahwa dukungan moral dan spiritual tetap penting bagi warga binaan selama menjalani masa pembinaan, sekaligus meneguhkan harapan agar mereka dapat kembali ke masyarakat sebagai pribadi yang lebih baik. PNO-12
06 Des 2025, 08:56 WIT
Simulasi Pengamanan Unjuk Rasa, Wakapolda Maluku Tekankan Pentingnya Penanganan secara Humanis
Papuanewsonline.com, Ambon – Kepolisian Daerah Maluku menggelar simulasi pengamanan aksi unjuk rasa (Unras) di lapangan Letkol Pol (Purn) Chr. Tahapary, Kota Ambon, Jumat (5/12/2025).Wakil Kepala Polda Maluku, Brigjen Pol Imam Thobroni, S.I.K., M.H, menyaksikan langsung kegiatan simulasi penanganan unras yang berujung anarkis. Ia sekaligus resmi menutup Apel Kasatwil 2025. Simulasi pengamanan unras dalam rangkaian Apel Kasatwil 2025 ini turut disaksikan Karo Ops Polda Maluku, Kombes Pol. Ronald Rumondor, sejumlah Pejabat Utama Polda Maluku dan Kapolresta Ambon, Kombes Pol. Dr. Yoga Putra Prima Setya, S.I.K., M.I.K.Simulasi pengamanan aksi demonstrasi yang turut dihadiri para Kabag Ops, Kasat Intelkam, Kasat Binmas, dan Kasat Samapta dari seluruh jajaran Polres/ta jajaran ini bertujuan untuk meningkatkan profesionalisme anggota di lapangan, salah satunya bertindak secara humanis.Wakapolda Maluku dalam sambutannya menutup apel Kasatwil 2025, mengaku kegiatan simulasi pengamanan unras diselenggarakan sebagai upaya preventif agar para Kapolres dan pejabat terkait di lapangan dapat bertindak cepat dan tepat sesuai Standar Operasional Prosedur (SOP). Dalam penanganan diharapkan dapat menghindari kesalahan dalam pengambilan keputusan saat menghadapi massa demonstrasi yang bersifat anarkis.Brigjen Imam Thobroni juga menyampaikan beberapa hal mendasar terkait akselerasi percepatan Polri. Ia menekankan pelatihan seperti simulasi bukan hal baru, tapi jangan dianggap remeh.“Semakin sering kita berlatih, semakin sering kita melakukan, maka akan semakin terampil,” ujar Wakapolda.Wakapolda mengungkapkan pentingnya pelatihan, seperti seorang atlet bulu tangkis yang harus berlatih setiap hari agar menjadi hebat. "Seorang juara dunia jika berhenti berlatih dalam jangka waktu 2 bulan, dia akan mulai dari nol lagi. Sama seperti kita, jika tidak dilatih terus menerus, kita akan lupa," tegasnya.Ia juga mengingatkan seluruh jajaran terkait empat program utama yang telah dijabarkan Kapolda Maluku. Inti dari semua program tersebut yaitu negara harus hadir dalam melayani, melindungi dan mengayomi masyarakat.Menurutnya, menjadi polisi di era sekarang tidak mudah karena cepatnya penyebaran informasi melalui media sosial. Setiap personel diminta untuk tidak melakukan pelanggaran sekecil apapun.“Jika semua dibenahi, citra polisi akan membaik di mata masyarakat dan media sosial. Semoga kita bisa menjaga situasi yang aman dan damai,” tutupnya.Terpisah, Karo Ops Polda Maluku, Kombes Pol. Ronald Rumondor S.I.K, mengungkapkan, kegiatan simulasi peragaan unjuk rasa merupakan tindak lanjut dari upaya Polri untuk meningkatkan pelayanan pengamanan unjuk rasa. "Kita ketahui bahwa unras diatur oleh undang-undang 998 masyarakat mempunyai hak untuk menyampaikan pendapat salah satunya dengan unjuk rasa," ungkap Rumondor kepada wartawan.Tugas Polri, kata Kombes Rumondor, adalah melakukan pelayanan kepada masyarakat yang menyampaikan pendapat melalui unjuk rasa. "Dengan simulasi ini diharapkan anggota-anggota yang melaksanakan pelayanan unjuk rasa ini lebih humanis, lebih memperhatikan keselamatan dari para peserta unjuk rasa, lebih memperhatikan orang orang yang lokasinya berada di tempat unjuk rasa," ungkapnya.Setiap tindakan yang diambil dan dapat berdampak kepada keselamatan saat penanganan unras, Rumondor, mengaku akan diinformasikan terlebih dahulu."Contoh, bapak-bapak ibu-ibu atau anak-anak segera ke samping karena kami akan menembakkan gas air mata. Jadi hal-hal seperti itu kami lakukan perubahan-perubahan," ujarnya.Kombes Rumondor berharap dengan berbagai perubahan yang dilakukan, maka pelayanan pengamanan unjuk rasa semakin lebih baik, tidak ada korban jiwa, dan tidak ada kerugian material. "Dan semoga penyampaian pendapat bisa diterima, masyarakat bisa menyampaikan unek unek, tidak diprovokasi, tidak ada pengaruh-pengaruh lain yang masuk, sehingga tujuan dari mereka menyampaikan pendapat tidak buyar oleh orang-orang yang memprovokasi atau yang menumpang, ini tujuan dari peragaan hari ini," jelasnya.Sebelumnya, pada hari pertama simulasi Rabu kemarin,(4/12/2025), difokuskan pada pelayanan kepolisian. Kombes Rumondor mengaku pelayanan kepolisian masih perlu dioptimalkan. Masih ada pengaduan masyarakat yang terlalu lambat direspon. "Dengan pelatihan dari kemarin kami melatih agar kalau ada aduan laporan dari masyarakat semakin cepat responnya. Perintah Bapak Kapolda 10 menit sudah ada di tempat orang yang memohon pertolongan atau mengadukan ada permasalahan," tegasnya. PNO-12
06 Des 2025, 07:55 WIT
Polri Salurkan Bantuan Logistik untuk Korban Bencana Alam di Sumatera Barat
Papuanewsonline.com, Sumatera Barat - Upaya penanganan bencana alam di wilayah Sumatera Barat terus dipercepat. Hingga Jumat, (5/12 2025), Polda Sumatera Barat melaporkan telah mengerahkan 52 personel untuk melakukan pendistribusian bantuan ke sejumlah daerah terdampak.Total bantuan yang dihimpun mencapai:- 356 unit peralatan penyelamatan, dan- 72.377 paket bahan makanan.Bantuan tersebut disalurkan secara bertahap ke kabupaten/kota prioritas yang terdampak bencana, meliputi:1. Kota PadangTotal: 18.946 bantuan- Peralatan: 167- Bahan makanan: 18.7792. Kota Padang Panjang / Kabupaten Tanah DatarTotal: 4.170 bantuan- Peralatan: 33- Bahan makanan: 4.1373. Kabupaten AgamTotal: 13.636 bantuan- Peralatan: 36- Bahan makanan: 13.6004. Kota Solok / Kabupaten SolokTotal: 1.762 bantuan- Peralatan: 4- Bahan makanan: 1.7585. Kabupaten Padang PariamanTotal: 1.369 bantuan- Peralatan: 37- Bahan makanan: 1.332Jenis bantuan yang telah disebar mencakup peralatan evakuasi seperti pelampung, perahu karet, chain saw, solar panel, genset, tenda pengungsi, hingga lampu emergency. Sementara bantuan kebutuhan dasar terdiri dari beras, gula, kopi, teh, makanan bayi, mie instan, minyak goreng, air mineral, susu berbagai jenis, hingga telur dan makanan siap saji.Karo Penmas Divhumas Polri, Brigjen Pol Trunoyudo Wisnu Andiko, menyampaikan bahwa Polri memastikan distribusi kebutuhan masyarakat berjalan cepat dan merata.“Polri terus bekerja di lapangan untuk memastikan setiap bantuan yang diterima bisa sampai ke masyarakat yang benar-benar membutuhkan. Respons cepat ini kami lakukan agar warga terdampak bencana dapat segera terbantu,” ujarnya.Ia menegaskan komitmen Polri untuk terus berada di tengah masyarakat hingga situasi benar-benar pulih.“Kami memonitor seluruh titik terdampak. Polri siap menambah personel maupun bantuan tambahan kapan pun diperlukan. Prinsipnya, keselamatan dan kebutuhan masyarakat adalah prioritas kami,” tambah Brigjen Trunoyudo.Upaya pendistribusian yang dilakukan Polda Sumbar ini diharapkan dapat mempercepat penanganan darurat dan membantu meringankan beban masyarakat di wilayah bencana. PNO-12
06 Des 2025, 07:42 WIT
Kapolda Maluku Kunjungi Kampus Unpatti Perkuat Kerjasama Riset dan Pendidikan
Papuanewsonline.com, Ambon - Kapolda Maluku Irjen Pol. Prof. Dr. Dadang Hartanto S.H., S.I.K., M.Si mengunjungi Kampus Universitas Pattimura (Unpatti) Ambon untuk memperkuat kerjasama di bidang riset dan pendidikan, Jumat (5/12/25/2025).Kedatangan Kapolda yang didampingi sejumlah Pejabat Utama Polda Maluku ini disambut hangat oleh Rektor Unpatti, Prof. Dr. Fredy Leiwakabessy, M.Pd bersama para Wakil Rektor dan Dekan Fakultas.Dalam pertemuan yang berlangsung di ruang rapat Rektor Unpatti, Kapolda menyampaikan terima kasih kepada rektor bersama jajarannya yang telah menyambut kedatangan pihaknya.Prof. Dadang berharap pertemuan dengan jajaran akademisi kampus terbesar di Maluku ini dapat menjadi awal yang baik dalam mengembangkan kerjasama di bidang pendidikan ke depan."Kami berharap kerjasama yang sudah terjalin dengan baik selama ini khususnya di bidang pendidikan dapat ditingkatkan lagi khususnya dalam kegiatan kajian terkait masalah keamanan dan ketertiban masyarakat di Maluku," harapnya.Menurut Kapolda, dunia kampus bukan hal yang asing baginya. Ia berharap dapat terus meningkatkan kerjasama strategis, khususnya dalam pengembangan sumberdaya manusia (SDM) anak-anak Maluku, terlebih lagi personel Polri."Kerjasama yang sudah terjalin baik selama ini diharapkan dapat terus dipertahankan apalagi di era kemajuan teknologi digital saat ini, maka peningkatan sumber daya manusia Polri sangat dibutuhkan dalam medukung tugas kepolisian di lapangan," jelasnya.Kemajuan provinsi Maluku dalam berbagai bidang, lanjut Kapolda, merupakan impian semua pihak termasuk Polda Maluku. Seluruh elemen masyarakat menginginkan Maluku yang maju aman, damai dan sejahtera."Kita yang hadir saat ini saya yakin semua akan sepakat Maluku yang aman dan maju. Kami sangat berharap dengan adanya para akademisi yang merupakan orang asli Maluku bisa berkolaborasi dengan kami menciptakan situasi yang aman dan kondusif," harapnya.Keamanan dan kedamaian di Maluku merupakan harapan semua orang. Maluku yang aman akan berdampak pada meningkatnya aktivitas masyarakat dalam berusaha. Meningkatnya sebuah usaha akan berdampak pada tumbuhnya roda ekonomi di daerah para Raja-raja."Kalau masyarakat kita bisa beraktifitas dengan nyaman maka Maluku bisa terus maju, sebab dengan situasi yang kondusif maka semua orang akan datang ke Maluku, apalagi daerah kita ini memiliki potensi sumberdaya alam yang cukup besar," ungkapnya.Sumberdaya alam Maluku cukup besar. Hal ini kalau dapat diolah dengan benar yang didukung dengan keamanan maka akan memberikan dampak kemajuan yang cukup besar kepada masyarakat."Situasi yang aman adalah tanggung jawab kita bersama, dan akhir-akhir ini terjadi beberapa kasus kriminal yang kalau dilihat bisa berdampak pada eskalasi yang lebih besar. Makanya dibutuhkan peran serta kita semua untuk bisa menciptakan situasi yang aman dan kondusif. Keamanan itu di atas segalanya dan menjadi tanggung jawab kita bersama," jelasnya.Pada kesempatan itu, Kapolda juga berharap, para guru besar di "Kampus Orang Basudara" ini dapat melakukan riset terkait efektivitas Program Polda Maluku dalam mewujudkan situasi kamtibmas yang kondusif. "Kami juga sangat berharap nantinya dari para guru besar bisa melakukan langkah-langkah riset terkait bagaimana solusi agar masyarakat umum bisa semakin percaya kepada Polri," harapnya.Irjen Dadang juga menyoroti persoalan minuman keras (miras) tradisional jenis sopi. Berdasarkan informasi yang diterima minuman ini bisa dijadikan sebagai antiseptik dan produk turunan lainnya."Kami berfikir agar terkait sopi yang dapat dijadikan sebagai antiseptik dan produk turunan lainnya, kalau bisa program ini terus dikembangkan dan hasilnya dipasarkan. Harus ada rancangan khusus sehingga kedepannya kita bukan saja sekadar menyampaikan wacana namun bisa direalisasikan dan manfaatnya bisa dirasakan masyarakat," pintanya.Kedatangan Kapolda bersama rombongan PJU Polda Maluku mendapat apresiasi dari Rektor Unpatti Prof. Fredy Leiwakabessy. Ia menyampaikan ucapan selamat datang dan terima kasih atas kunjungan Kapolda Maluku bersama rombongan."Kami berharap kunjungan ini akan semakin memperkuat kerjasama Polda dan Unpatti dalam kegiatan kajian akademik terkait masalah keamanan di ruang publik sehingga masyarakat dapat lebih nyaman dalam beraktifitas," harapnya.Terkait harapan Kapolda mengenai riset mengenai efektivitas program Polda Maluku, Prof. Fredy mengaku akan menindaklanjuti secara bersama."Kami berharap apa yang disampaikan Pak Kapolda bisa sama-sama kita tindak lanjuti dengan baik khususnya dalam membuat kajian khusus untuk meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap kinerja Polri," katanya.Ketua LPPM Unpatti juga menyampaikan apresiasi atas kunjungan Kapolda Maluku. Apresiasi yang tinggi disampaikan atas program Polda Maluku terkait pemeliharaan Kamtibmas yang kondusif.Ia berharap pertemuan silaturahmi ini juga dapat menjadi momen penyamaan persepsi terkait penanganan miras tradisional jenis sopi. Ia mengaku banyak kejadian kriminal atau tindakan kekerasan yang terjadi akibat pelaku mengonsumsi Sopi. "Saat ini LPPM Unpatti Ambon sedangan mengkaji untuk bagaimana minuman Sopi bisa diolah menjadi prodak turunan yang memiliki nilai ekonomi yang tinggi bagi masyarakat Maluku sehingga Sopi yang awalnya hanya minumam beralkohol biasa dan murah yang sering menjadi penyebab permasalahan dapat kita olah menjadi suatu produk yang punya nilai jual tinggi dan bermanfaat bagi kemajuan masyarakat Maluku," harapnya. PNO-12
06 Des 2025, 07:31 WIT
Polri Distribusikan 348 Kg Logistik Kemanusiaan untuk Korban Bencana di Aceh Tamiang
Papuanewsonline.com, Aceh - Upaya bantuan kemanusiaan terus dilakukan Polri untuk mendukung penanganan korban bencana di wilayah Aceh Tamiang. Pada Jumat, 5 Desember 2025, satu unit helikopter AW169 (P-3303) diterbangkan dalam misi Dukungan Kemanusiaan, membawa total 348 kilogram logistik penting untuk masyarakat terdampak.Penerbangan yang dilaksanakan melalui rute Polda Aceh – SIM – Aceh Tamiang – KNO – SIM itu merupakan bagian dari tugas BKO Polda Kalteng / Backup Polda Aceh. Lokasi dropping logistic dilakukan di Islamic Center, Kabupaten Aceh Tamiang.Adapun jenis logistik yang dibawa meliputi:- Alkom 5 koli (135 kg)- Air mineral 3 galon (60 kg)- Mesin air 2 koli (12 kg)- Inventaris Dansat 1 koli (17 kg)- Obat-obatan 4 koli (51 kg)- Rak galon 1 koli (4 kg)- Komputer & berkas SDM 1 koli (15 kg)- Biskuit 9 koli (54 kg)Penerbangan dipimpin oleh AKP Sya'ban, dibantu Iptu Rexy Subroto, Aipda Rudi Nurmaludin, dan Aipda Rian Prabowo sebagai kru. Turut serta pula tiga personel sebagai PAX, yaitu anggota Divhumas, anggota Bagkes Brimob, dan anggota TIK Polda.Helikopter mulai Start Engine pukul 08.20 WIB dan Take Off pukul 08.30 WIB dari Bandara Sultan Iskandar Muda menuju Kabupaten Aceh Tamiang untuk proses pengiriman logistik.Karo Penmas Divhumas Polri, Brigjen Pol Trunoyudo Wisnu Andiko, menyampaikan bahwa Polri akan terus memastikan penyaluran bantuan berjalan cepat dan tepat sasaran.“Pengiriman logistik melalui jalur udara ini menjadi langkah cepat Polri untuk memastikan kebutuhan warga terdampak bencana segera terpenuhi. Kami hadir untuk membantu masyarakat dengan segala kemampuan yang kami miliki,” ujarnya.Brigjen Trunoyudo juga menegaskan bahwa Polri akan terus memonitor perkembangan situasi di Aceh Tamiang dan menambah dukungan bila dibutuhkan.“Kami akan terus melakukan pemantauan di lapangan. Bila diperlukan tambahan bantuan, baik personel maupun logistik, Polri siap mengirimkan,” tambahnya.Misi kemanusiaan ini diharapkan dapat membantu mempercepat pemulihan masyarakat Aceh Tamiang serta memastikan distribusi bantuan berlangsung aman dan lancar. PNO-12
06 Des 2025, 07:23 WIT
Pemkab Boven Digoel Gelar Temu Budaya 2025, Perkuat Identitas Lokal dan Dorong Ekonomi Kreatif
Papuanewsonline.com, Boven Digoel
— Pemerintah Kabupaten Boven Digoel secara resmi membuka kegiatan Temu Budaya
dengan Pelaku Budaya 2025 yang digelar selama tiga hari, mulai 3 hingga 5
Desember 2025. Agenda kebudayaan ini berlangsung di halaman dan Aula Kantor
Bupati Boven Digoel, menghadirkan sebanyak 50 pelaku budaya dari berbagai
distrik di wilayah tersebut. Kegiatan ini mengangkat tema “Suara
Budaya Membangun Negeri” sebagai wujud komitmen pemerintah daerah dalam
menjaga dan menghidupkan kembali budaya lokal yang menjadi identitas khas
masyarakat Boven Digoel. Tema tersebut juga dipilih untuk mendorong generasi
muda agar lebih memahami dan mencintai warisan budaya leluhur. Dalam sambutannya, Wakil Bupati
Marlinus menegaskan bahwa budaya memiliki peran vital dalam membentuk karakter
masyarakat. Menurutnya, budaya tidak sekadar peninggalan masa lalu, melainkan
fondasi moral yang memperkuat persatuan dalam keberagaman. Melalui kegiatan
ini, ia berharap masyarakat semakin menyadari nilai penting kebudayaan dalam
kehidupan sehari-hari. Pemerintah Kabupaten Boven Digoel
juga menegaskan komitmennya untuk memperkuat perlindungan budaya melalui
penyusunan Pokok Pikiran Kebudayaan Daerah (PPKD). Upaya tersebut sejalan
dengan pendataan 10 Objek Pemajuan Kebudayaan (OPK) yang menjadi fokus pengembangan
dalam kebijakan kebudayaan daerah. Selain membahas pelestarian
tradisi, kegiatan ini juga menjadi ruang penting bagi para pelaku budaya untuk
memperkenalkan karya dan kreativitas mereka. Pemerintah daerah menilai bahwa
budaya memiliki peluang besar untuk dikembangkan menjadi bagian dari ekonomi
kreatif yang dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Temu Budaya 2025 diharapkan mampu
memperkuat jejaring antar-pelaku budaya, memperluas ruang ekspresi seni, dan
menghadirkan pemahaman yang lebih luas mengenai potensi budaya yang dimiliki
setiap distrik. Dengan terbangunnya kolaborasi tersebut, pengembangan
kebudayaan dinilai akan berjalan lebih adaptif dan berkelanjutan. Melalui kegiatan ini pula,
pemerintah ingin memastikan bahwa keberagaman budaya di Boven Digoel tetap
terjaga. Kehadiran pelaku budaya dari berbagai wilayah memberikan warna
tersendiri dan memperkaya proses pertukaran budaya antarkomunitas. Pemerintah daerah berharap Temu
Budaya 2025 dapat menjadi momentum penting dalam memperindah keberagaman
sekaligus menjadikan adat dan tradisi sebagai energi pembangunan. Dengan
pelestarian yang kuat dan pemanfaatan budaya secara kreatif, Boven Digoel diharapkan
menuju masa depan yang lebih maju, bermartabat, dan berkarakter. Penulis: Hendrik
Editor: GF
05 Des 2025, 19:52 WIT
Wakil Bupati Boven Digoel Dorong Penguatan Ekosistem Informasi Publik Melalui Temu KIM 2025
Papuanewsonline.com, Boven Digoel — Wakil Bupati Boven
Digoel, Dr. Marlinus, kembali menegaskan komitmen pemerintah daerah terhadap
keterbukaan informasi publik pada acara penutupan Temu Kelompok Informasi
Masyarakat (KIM) yang digelar di Aula Cendrawasih Gereja Bunda Hati Kudus,
Tanah Merah, Jumat (5/12/2025). Kegiatan ini diselenggarakan oleh Dinas
Komunikasi dan Informatika Kabupaten Boven Digoel sebagai bagian dari upaya
meningkatkan kualitas informasi hingga ke tingkat kampung.Dalam arahannya, Wakil Bupati Marlinus menekankan bahwa
kegiatan KIM bukan sekadar rutinitas tahunan, melainkan bagian dari gerakan
kolektif pemerintah daerah untuk memastikan arus informasi yang transparan,
akurat, dan mudah diakses oleh masyarakat. Menurutnya, keberadaan KIM yang
tersebar di berbagai wilayah memiliki peran vital sebagai penjaga mutu
informasi publik.Ia menegaskan bahwa KIM merupakan mitra strategis pemerintah
daerah. Dengan posisi tersebut, KIM bukan hanya pelengkap dalam penyebaran
informasi, melainkan partner sejajar yang berfungsi menghubungkan pemerintah
dengan masyarakat secara langsung. Melalui peran itu, KIM diharapkan dapat
menyalurkan aspirasi publik sekaligus menyebarkan informasi resmi secara tepat
dan bertanggung jawab.Wakil Bupati Marlinus juga mendorong peserta agar
mengimplementasikan pengetahuan yang diperoleh selama kegiatan berlangsung. Ia
menilai bahwa pembekalan yang mereka terima akan menjadi modal penting dalam
membangun jaringan informasi yang lebih kuat dan inklusif di tingkat lokal.Dalam penyampaiannya, ia menyoroti pentingnya peningkatan
berbagai bentuk publikasi kampung. Mulai dari dokumentasi kegiatan masyarakat,
informasi pelayanan publik, hingga pembuatan video kreatif mengenai potensi
daerah, semuanya dinilai harus dilakukan secara berkualitas dan sesuai dengan
keterampilan yang telah dibimbing oleh para narasumber.Melalui kegiatan ini, pemerintah berharap kapasitas KIM
dalam bidang jurnalistik kampung, videografi konten kreatif, hingga literasi
digital dapat semakin berkembang. Selain itu, jejaring komunikasi antar-KIM
diharapkan menjadi lebih solid untuk memperkuat kolaborasi dan memperluas
jangkauan informasi publik.Wakil Bupati Marlinus juga mengajak masyarakat turut
berperan sebagai penyaring informasi. Ia mengimbau warga untuk tidak mudah
terpengaruh hoaks dan menyebarkan informasi yang benar agar dapat mencerdaskan
masyarakat serta menciptakan lingkungan informasi yang sehat di Boven Digoel.Kegiatan penutupan Temu KIM 2025 ini diharapkan memberi
dampak positif bagi upaya percepatan pemerataan informasi serta peningkatan
partisipasi aktif masyarakat dalam pembangunan daerah. Pemerintah Kabupaten
Boven Digoel menilai bahwa dengan sinergi yang kuat antara pemerintah, KIM, dan
masyarakat, cita-cita menciptakan ekosistem informasi publik yang modern dan
terpercaya dapat terwujud. Penulis: Hendrik
Editor: GF
05 Des 2025, 19:50 WIT
Bentuk Satgas Gabungan, Kapolri dan Menhut Telusuri Temuan Kayu di Bencana Aceh dan Sumatera
Papuanewsonline.com, Jakarta - Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo bersama Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni menggelar doorstop usai audiensi di Gedung Utama Mabes Polri, Kamis malam (4/12/2025). Pertemuan tersebut membahas penanganan temuan kayu yang diduga menjadi salah satu faktor terjadinya kerusakan infrastruktur dan korban jiwa akibat bencana di Aceh, Sumatera, dan Sumatera Barat.Dalam pernyataannya, Kapolri menyampaikan rasa duka cita atas bencana yang menimpa masyarakat di berbagai wilayah tersebut.“Kita menyampaikan duka cita yang mendalam terhadap saudara-saudara kita yang terdampak bencana, baik di Aceh, di Sumatera maupun Sumatera Barat,” ujar Kapolri.Ia menjelaskan bahwa temuan kayu yang diduga ilegal menjadi atensi Presiden sehingga Polri bersama Kementerian Kehutanan sepakat membentuk Satgas Gabungan untuk melakukan penyelidikan menyeluruh.“Kami menyambut baik dan akan melakukan kerja sama dengan Menteri Kehutanan dan tim untuk membentuk Satgas Gabungan guna melakukan penyelidikan terkait temuan-temuan kayu yang diduga berdampak terhadap kerusakan, jembatan rusak, rumah terdampak, hingga adanya korban jiwa,” jelasnya.Kapolri menegaskan bahwa personel Polri telah diturunkan ke lapangan dan akan segera bergabung dengan tim dari Kementerian Kehutanan maupun unsur lain yang diperlukan.“Dalam waktu dekat saya meminta agar tim segera bergerak dari hulu sampai hilir, khususnya di lokasi-lokasi yang memiliki potensi perlu ditindaklanjuti karena memang ada dugaan-dugaan pelanggaran,” sambungnya.Ia menekankan bahwa pendalaman akan dilakukan secara komprehensif dan hasilnya akan segera diinformasikan kepada publik setelah tim gabungan bekerja maksimal.“Yang jelas sementara itu yang bisa kami sampaikan. Kita akan pastikan kerja tim berjalan cepat,” tutup Kapolri. PNO-12
05 Des 2025, 19:14 WIT
Berita utama
Berita Terbaru
Berita Populer
Video terbaru