Papuanewsonline.com
Berita Pilihan Redaksi
Homepage
PERPANI Mimika Gelar “Archery Competition Bupati Cup 2025”: Tampilkan Persaingan Atlet Panahan
Papuanewsonline.com, Timika — Persatuan Panahan Indonesia
(PERPANI) Kabupaten Mimika resmi mengumumkan penyelenggaraan “Archery
Competition Bupati Cup 2025”, sebuah ajang prestisius yang akan berlangsung
pada 19–21 Desember 2025. Kegiatan ini akan dilaksanakan di Lapangan Yu Amako
Nawaripi yang selama ini dikenal sebagai salah satu venue olahraga dengan
fasilitas memadai.Pemerintah Kabupaten Mimika memberikan dukungan penuh
terhadap event tersebut. Dukungan ini merupakan bagian dari upaya jangka
panjang pemerintah dalam mengembangkan olahraga panahan di daerah, serta
memperluas kesempatan bagi anak-anak muda untuk menunjukkan kemampuan mereka.Ketua Umum PERPANI Mimika, Dr. Emy Kanangalem, menjelaskan
bahwa kompetisi ini tidak hanya menjadi ruang bertanding, tetapi juga wadah
pencarian bakat baru di dunia panahan. Menurutnya, ajang seperti ini sangat
penting untuk memastikan adanya regenerasi atlet panahan yang kompetitif.Ia menambahkan bahwa para peserta nantinya akan
memperebutkan hadiah berupa uang pembinaan serta sertifikat. Hal ini diharapkan
dapat memotivasi atlet, baik pelajar maupun umum, untuk terus mengasah
kemampuan mereka dalam cabang olahraga ini.Tahun ini, kompetisi akan melombakan berbagai kategori
dengan jarak tembak yang bervariasi. Di antaranya adalah Standar Nasional
tingkat SD dengan jarak 10 meter, Standar Nasional tingkat SMP/SMA/SMK dengan
jarak 15 meter, serta Standar Nasional kategori umum dengan jarak 30 meter.
Selain itu, turut digelar kategori Barebow untuk pelajar dan Horse Bow untuk
tingkat SD dan SMP.Ragam kategori tersebut diyakini mampu menampung potensi
atlet dari berbagai usia dan tingkat kemampuan. Panitia berharap kehadiran
kelas-kelas ini dapat membuka peluang bagi lebih banyak peserta untuk mencoba
dan mengembangkan diri di dunia panahan.Pendaftaran peserta telah dibuka sejak 10 Desember dan akan
ditutup pada 17 Desember 2025. Setelah itu, panitia akan menggelar technical
meeting pada 18 Desember untuk memberikan arahan teknis bagi seluruh peserta
dan official sebelum pertandingan dimulai.Masyarakat yang ingin mengikuti kompetisi ini dapat
mendaftarkan diri melalui narahubung yang telah ditunjuk, yakni Laura Wamaer
dan Yoslan Mulki. Panitia memastikan proses pendaftaran berlangsung mudah dan
terbuka bagi semua kalangan yang memenuhi persyaratan lomba.PERPANI Mimika menilai bahwa turnamen ini merupakan salah
satu langkah strategis untuk memperkuat pembinaan olahraga panahan di daerah.
Dengan semakin banyaknya peminat panahan, kejuaraan seperti ini menjadi
momentum penting dalam mencetak atlet unggul.Melalui “Archery Competition Bupati Cup 2025”, diharapkan
lahir atlet-atlet baru yang kelak dapat mewakili Mimika di berbagai kompetisi
regional, nasional, hingga internasional. Event ini bukan hanya ajang
perlombaan, tetapi juga simbol tumbuhnya semangat olahraga di Kabupaten Mimika.
Penulis: BimEditor: GF
13 Des 2025, 02:16 WIT
Berkas Dinyatakan Lengkap, Pelaku Penikaman Anak di Hunuth Resmi Diserahkan Ke JPU
Papuanewsonline.com, Ambon – Penyidik Unit III PPA Satreskrim Polresta Pulau Ambon dan P.P. Lease kembali menuntaskan salah satu kasus kekerasan berat yang menjadi perhatian publik. Pada Selasa, 9 Desember 2025, sekitar pukul 14.30 WIT, penyidik resmi menyerahkan tersangka berikut barang bukti kepada Jaksa Penuntut Umum Kejaksaan Negeri Ambon sebagai bagian dari proses Tahap II.Pelimpahan ini dilakukan setelah berkas perkara dinyatakan lengkap (P-21) oleh Kejaksaan Negeri Ambon. Penyidik menghadirkan tersangka Indra Sabandar (19), warga Desa Tulehu, yang dijerat dalam kasus Kekerasan Terhadap Anak yang Mengakibatkan Meninggal Dunia, sebagaimana diatur dalam Pasal 80 ayat (3) jo ayat (2) dan/atau ayat (1) UU Perlindungan Anak.Dalam proses penyerahan tersebut, penyidik Polresta Ambon juga membawa sejumlah barang bukti penting, mulai dari satu bilah pisau hingga pakaian korban yang masih memiliki bercak darah. Seluruh barang bukti diserahkan langsung dan diterima oleh Jaksa Penuntut Umum Donald Rettob, S.H., M.H.Kasi Humas Polresta Ambon Ipda Janet Luhukay menegaskan bahwa pelimpahan Tahap II ini merupakan bentuk komitmen kepolisian untuk menuntaskan setiap kasus kekerasan terhadap anak secara profesional, transparan, dan sesuai prosedur hukum yang berlaku.Seluruh rangkaian pelimpahan berjalan aman dan lancar. Dengan selesainya tahap ini, perkara resmi berada dalam penanganan JPU untuk selanjutnya memasuki proses persidangan.Pelimpahan Tahap II terhadap tersangka kasus penikaman di Hunuth menunjukkan bahwa mekanisme penegakan hukum antara kepolisian dan kejaksaan berjalan efektif dan sesuai koridor yang telah diatur dalam KUHAP. Kecepatan penyidik dalam menuntaskan berkas perkara setelah dinyatakan lengkap (P-21) mencerminkan konsistensi Polresta Ambon dalam mengedepankan akuntabilitas, khususnya pada kasus yang melibatkan korban anak kategori yang menuntut kepekaan dan ketegasan hukum.Kasus ini juga menjadi pengingat penting bagi publik tentang meningkatnya urgensi perlindungan anak di Maluku. Kekerasan terhadap anak bukan hanya persoalan pidana, tetapi juga masalah sosial yang membutuhkan peran aktif keluarga, lingkungan, dan aparat penegak hukum.Dengan dilimpahkannya tersangka dan barang bukti kepada JPU, fokus penanganan kini beralih ke proses persidangan. Langkah cepat dan profesional ini harus terus menjadi standar dalam penanganan setiap perkara kekerasan terhadap anak, demi memastikan hadirnya keadilan bagi korban dan keluarga. PNO-12
12 Des 2025, 20:05 WIT
Brimob Polda Maluku Respon Cepat Padamkan Kebakaran di Pasar Mardika
Papuanewsonline.com, Ambon - Satuan Brimob Polda Maluku menunjukkan respons cepat dan sigap saat kebakaran terjadi di Kompleks Pertokoan Blok G, Desa Batu Merah, kawasan Pasar Mardika Ambon, pada Kamis (12/12/2025). Dengan mengerahkan 1 unit Ransus Water Cannon beserta 4 personel, tim Brimob bergerak cepat dalam waktu singkat menuju lokasi dan berperan langsung dalam proses pemadaman kobaran si jago merah.Operator Ransus, Brigadir Mezach Yansen Mataheru, bersama timnya berhasil membantu memadamkan api melalui koordinasi cepat dengan petugas pemadam kebakaran, instansi terkait, serta warga yang berada di sekitar lokasi. Kesigapan ini menjadi bukti nyata pelaksanaan kebijakan Quick Response Time yang menjadi salah satu program prioritas Kapolda Maluku, Irjen Pol. Prof. Dr. Dadang Hartanto, SH, S.I.K., M.SiDansat Brimob Polda Maluku Kombes Pol. Dr. Irfan.S.P.Marpaung, S.I.K., M.Si, menyampaikan bahwa pihaknya akan terus memastikan kehadiran cepat di setiap situasi darurat.“Kami berkomitmen untuk selalu hadir dan memberikan perlindungan maksimal kepada masyarakat. Respons cepat ini adalah bagian dari tugas kemanusiaan dan implementasi kebijakan Kapolda dalam memperkuat pelayanan publik,” ujarnya.Kebakaran yang melanda salah satu blok pertokoan padat aktivitas di Pasar Mardika tersebut berhasil dikendalikan dalam waktu singkat berkat kolaborasi seluruh unsur dan koordinasi yang efektif di lapangan, sehingga dapat mengantisipasi terjadinya kerugian yang lebih besar.Kejadian ini menegaskan bagaimana Quick Response Time bukan sekadar jargon, melainkan standar operasional yang diterapkan secara konsisten oleh Polda Maluku di berbagai satuan, termasuk Brimob. Keberhasilan pemadaman pemadaman kebakaran di salah satu pusat ekonomi tersibuk di Ambon menjadi bukti bahwa percepatan respons petugas keamanan berkontribusi langsung pada keselamatan publik.Salah satu hal yang patut dicatat adalah kemampuan Brimob mengoptimalkan Ransus Water Cannon yang biasanya digunakan untuk pengendalian massa sebagai perangkat taktis untuk penanganan kebakaran. Ini menunjukkan fleksibilitas, kesiapan, dan inovasi dalam memanfaatkan sumber daya yang ada demi kepentingan masyarakat.Implementasi kebijakan Kapolda Maluku terkait Quick Response Time bukan hanya memperkuat citra kepolisian yang sigap, tetapi juga menciptakan rasa aman di tengah masyarakat. Masyarakat, khususnya para pedagang dan pengunjung Pasar Mardika, turut merasakan manfaat hadirnya aparat kepolisian yang cepat tanggap di saat situasi krisis. PNO-12
12 Des 2025, 19:54 WIT
Pasca Bencana di Batang Boru, Polda Sumut Percepat Pemulihan
Papuanewsonline.com, Tapanuli Selatan – Upaya pemulihan pascabencana tanah longsor dan banjir bandang di Kecamatan Batang Toru terus digencarkan. Sampai hari ini, Jumat 12 Desember 2025, personel Posko 1 Batalyon C Pelopor Sat Brimob Polda Sumut terus melaksanakan misi kemanusiaan di Desa Aek Ngadol, memastikan warga terdampak mendapatkan bantuan cepat dan solusi nyata.Dipimpin langsung oleh Danton II Kompi 2/C, IPDA Andrico P. Sembiring, S.H., personel Brimob bergerak mulai pukul 08.00 WIB dengan fokus pada pembersihan fasilitas ibadah, rumah warga, hingga membantu penyediaan sumber air bersih.Masjid Nurul Islam yang sempat tertutup lumpur pascabanjir menjadi lokasi utama pembersihan. Personel Brimob melakukan pembersihan total tempat wudhu dan kamar mandi, penataan serta pembersihan gudang masjid.Selain itu personil juga membantu pembuatan sumur bor sedalam 6 meter yang kini telah selesai, koordinasi bersama Kepala Desa dan Dinas PU Provinsi terkait perbaikan delineasi sungai di belakang masjid serta area permukiman, menyiapkan dapur lapangan untuk mengakomodasi kebutuhan konsumsi warga.Hasilnya, fasilitas wudhu dan kamar mandi kini sudah bersih, sementara pembersihan gudang telah mencapai 70 persen, memberikan kenyamanan bagi jamaah yang mulai kembali beraktivitas.Di pemukiman sekitar Posko, Brimob juga turun langsung membantu membersihkan tiga rumah warga terdampak, yaitu Rumah Muhammad Pasaribu (80%), Rumah Ramadhan Siregar (100%, bersinergi dengan TNI), Rumah Jul Siregar (80%, berkolaborasi dengan BNPB).Gotong royong lintas instansi ini mempercepat pemulihan dan membawa harapan baru bagi masyarakat yang rumahnya terdampak material lumpur.Dalam kegiatan ini, Brimob menggunakan alat seadanya seperti cangkul, sekop, dan angkong untuk mempercepat proses pembersihan. Seluruh peralatan dikerahkan optimal guna memindahkan material lumpur tebal serta memperbaiki bagian-bagian yang rusak.Kabid Humas Polda Sumut, Kombes Pol Ferry Walintukan, menyampaikan apresiasi terhadap kinerja personel di lapangan.“Kehadiran Brimob Polda Sumut di Batang Toru bukan hanya soal menjalankan tugas, tetapi bentuk nyata kepedulian Polri terhadap masyarakat. Personel kami bergerak cepat, menyeluruh, dan bekerja sama dengan berbagai pihak untuk memastikan warga terdampak mendapat bantuan terbaik. Pemulihan pascabencana ini akan terus kami maksimalkan hingga situasi kembali normal,” ujarnya.Kombes Ferry menegaskan, operasi kemanusiaan ini merupakan komitmen Polri dalam Operasi Aman Nusa II, yang fokus menangani dampak bencana sekaligus memastikan keselamatan dan kenyamanan masyarakat.Seluruh personel di Posko 1 berkomitmen untuk bekerja sampai tuntas demi pulihnya aktivitas warga secara normal. PNO-12
12 Des 2025, 19:12 WIT
Polri Resmi Luncurkan Aplikasi Pelayanan Pengaduan Reserse
Papuanewsonline.com, Jakarta - Masyarakat kini memiliki akses yang lebih cepat, mudah, dan terintegrasi untuk menyampaikan laporan kepada kepolisian. Wakil Kepala Kepolisian Republik Indonesia (Wakapolri), Prof. Dr. Dedi Prasetyo, S.H., M.Hum., M.Si., M.M., meresmikan Launching Aplikasi Layanan Pengaduan Reserse Bareskrim Polri, Jumat (12/12/2025) di Mabes Polri, Jakarta.Pelayanan Pengaduan Reserse ini menjadi program unggulan dan terobosan Kabareskrim Polri Komjen Pol Syahardiantono, yang secara langsung mendukung Program Asta Cita Presiden Prabowo Subianto dan Program PRESISI Kapolri Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo, khususnya dalam memperkuat pelayanan publik Polri melalui digitalisasi serta efisiensi birokrasi yang berorientasi pada masyarakat.Karo Penmas Divhumas Polri Brigjen. Pol. Trunoyudo Wisnu Andiko menyampaikan bahwa aplikasi ini mengintegrasikan seluruh kanal pengaduan masyarakat baik pengaduan langsung, melalui aplikasi, chat maupun telepon WhatsApp dalam satu layanan terpadu yang lebih responsif.“Aplikasi Pelayanan Pengaduan Reserse ini mengintegrasikan pengaduan langsung, aplikasi, serta chat dan telepon WhatsApp. Ini memudahkan masyarakat membuat laporan sekaligus memangkas birokrasi,” ujar Brigjen Trunoyudo.Ia menjelaskan bahwa selama ini pengaduan melalui surat, e-Wassidik, atau limpahan Dumas PRESISI masih dirasakan memerlukan waktu penanganan yang relatif lama dan kurang komunikatif. Dengan hadirnya aplikasi baru ini, seluruh proses dirancang lebih cepat, transparan, dan mudah dipantau masyarakat.Keunggulan Utama Aplikasi Pelayanan Pengaduan Reserse:• Akses sangat mudah masyarakat cukup memindai barcode atau membuka tautan aplikasi untuk langsung membuat laporan dari mana pun.• Komunikasi dua arah terintegrasi pelapor dapat berkomunikasi langsung dengan petugas melalui fitur WhatsApp chat atau telepon, dan akan dilayani dalam waktu maksimal 1x24 jam.• Transparansi progres laporan perkembangan penanganan laporan diinformasikan langsung melalui notifikasi WhatsApp, dan pelapor dapat memantau status laporan secara mandiri di aplikasi.• Gelar perkara online proses gelar perkara kini dapat dilakukan melalui Zoom Meeting, memudahkan pelapor berdiskusi dengan penyidik tanpa dibatasi jarak.• Didukung ruang pelayanan representatif & petugas kompeten dan petugas pelayanan merupakan personel berpengalaman di bidang reserse, dibekali kemampuan komunikasi publik untuk memastikan pelayanan berkualitas.“Ini adalah tindak lanjut arahan Kapolri agar petugas aktif memberikan informasi perkembangan laporan kepada masyarakat. Pelayanan ini bukan sekadar aplikasi, tetapi ekosistem pelayanan yang ditopang ruang representatif dan petugas kompeten,” jelas Brigjen Pol Boy Rando.Masyarakat cukup menghubungi layanan WhatsApp 0812-1889-9191, atau datang langsung ke Ruang Konsultan Pelayanan Pengaduan Reserse, Lantai 1 Gedung Bareskrim Polri.“Dengan adanya Pelayanan Pengaduan Reserse, masyarakat dapat terlayani dengan nyaman, cepat, dan mudah berkomunikasi dengan penyidik. Reserse PRESISI siap melayani,” katanya.Peluncuran aplikasi ini menjadi tonggak penting dalam Transformasi Polri, menghadirkan layanan publik yang lebih modern, transparan, dan berpihak pada kebutuhan masyarakat. PNO-12
12 Des 2025, 18:57 WIT
58 Casis Bintara Brimob Polri Panda Polda Maluku Jalani Rikes Tahap Dua
Papuanewsonline.com, Ambon - Sebanyak 58 calon siswa (casia) Bintara Polri Panda Polda Maluku Tahun 2026 menjalani pemeriksaan kesehatan tahap dua di Rumah Sakit Bhayangkara Ambon, Jumat (12/12/2025).Pemeriksaan kesehatan terhadap puluhan peserta seleksi penerimaan Bintara Brimob Polri dilakukan oleh tenaga medis dari Bidang Kedokteran dan Kesehatan (Biddokkes) Polda Maluku.Kabid Humas Polda Maluku, Kombes Pol Rositah Umasugi, S.I.K, mengungkapkan, peserta menjalani pemeriksaan kesehatan meliputi Rontgen, pemeriksaan Darah, Pemeriksaan Urine dan pemeriksaan Kesehatan Jiwa.Menurutnya, rikkes tahap dua merupakan salah satu tahapan penting dalam seleksi penerimaan Bintara Brimob Polri. Ini bertujuan untuk memastikan calon anggota Polri memiliki kondisi kesehatan yang prima sebelum melanjutkan ke tahapan seleksi berikutnya. Menurutnya, pelaksanaan tahapan rikkes dua berjalan tertib dan lancar. "Kegiatan ini diharapkan dapat mendukung proses seleksi yang transparan dan akuntabel, sehingga menghasilkan calon anggota Polri yang berkualitas dan siap mengabdi kepada masyarakat," harapnya.Untuk diketahui, rikkes tahap dua turut dihadiri Karo SDM dan Kabid Dokkes Polda Maluku. PNO-12
12 Des 2025, 18:46 WIT
Pemkab Mimika Gelar Pelatihan Capacity Building untuk Perkuat Kompetensi ASN
Papuanewsonline.com, Mimika — Pemerintah Kabupaten Mimika
melalui Bagian Administrasi Perekonomian dan Pembangunan menggelar Pelatihan
Capacity Building bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) pada Kamis (11/12/2025).
Kegiatan ini dibuka secara resmi oleh Asisten II Setda Mimika, Frans Kambu,
yang mewakili Bupati Mimika.Dalam sambutannya, Frans Kambu menegaskan pentingnya
peningkatan kualitas Sumber Daya Manusia aparatur pemerintah guna menjawab
berbagai tantangan pembangunan yang semakin kompleks seiring dinamika zaman dan
tingginya tuntutan masyarakat.“Untuk menjawab tantangan tersebut, kita membutuhkan ASN
yang memiliki kompetensi, profesionalisme, dan integritas yang tinggi,”
ujarnya.Pelatihan capacity building ini diikuti oleh tujuh
Organisasi Perangkat Daerah (OPD), yakni Inspektorat, Bappeda, BPKAD, Bapenda,
Bagian Hukum, DPMPTSP, dan Dinas Lingkungan Hidup. Kegiatan berlangsung selama
dua hari, 11–12 Desember 2025.Frans Kambu menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk
nyata komitmen Pemkab Mimika dalam meningkatkan kualitas aparatur di berbagai
bidang teknis. Ia berharap para peserta dapat memanfaatkan kesempatan pelatihan
untuk memperbarui pengetahuan, meningkatkan keterampilan, serta memperkuat
sinergi antar-OPD.“Saya menghimbau agar Bapak/Ibu sekalian mengikuti setiap
sesi dengan penuh semangat, aktif berdiskusi, dan menyerap seluruh materi dari
para narasumber. Apa yang dipelajari hari ini harus mampu diimplementasikan
dalam tugas dan fungsi sehari-hari,” pesannya.Ia menambahkan bahwa kualitas pelayanan publik di Kabupaten
Mimika sangat bergantung pada kualitas individu para ASN. Karena itu,
peningkatan kapasitas aparatur menjadi bagian penting dalam upaya meningkatkan
kinerja pemerintah daerah.Pelatihan ini diharapkan dapat menjadi momentum penting bagi
ASN Mimika untuk terus beradaptasi, berinovasi, dan memberikan layanan terbaik
bagi masyarakat. Penulis: Abim
Editor: GF
11 Des 2025, 15:51 WIT
Hadapi Tantangan Pembangunan, Aparatur Kampung Mimika Dibekali Penguatan Kapasitas
Papuanewsonline.com, Mimika – Pemerintah Kabupaten Mimika
melalui Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Kampung (DPMK) resmi membuka Kegiatan
Pembinaan Peningkatan Kapasitas Aparatur Pemerintah Kampung/Desa Tahun Anggaran
2025. Kegiatan tersebut dibuka langsung oleh Penjabat Sekretaris Daerah (PJ
Sekda) Mimika, Abraham Kateyau, pada Kamis (11/12/2025).Dalam sambutannya, Abraham Kateyau menegaskan bahwa kegiatan
ini merupakan langkah strategis pemerintah daerah untuk memperkuat kualitas
penyelenggaraan pemerintahan di tingkat kampung. Menurutnya, kampung adalah
garda terdepan dalam memberikan pelayanan dasar kepada masyarakat, sehingga
kapasitas aparatur harus terus diperbarui mengikuti perkembangan tantangan
pembangunan.“Tantangan pembangunan kampung saat ini semakin kompleks.
Kampung bukan lagi sekadar penerima program, tetapi telah menjadi pusat
pertumbuhan, penggerak ekonomi lokal, sekaligus ruang kolaborasi masyarakat,”
ujarnya.Ia menekankan bahwa aparatur kampung dituntut memiliki
pengetahuan, kemampuan teknis, serta integritas yang tinggi. Aparatur harus
memahami regulasi, mampu menyusun perencanaan pembangunan, mengelola keuangan
kampung secara transparan, serta memberikan pelayanan publik yang cepat dan
tepat.Melalui kegiatan pembinaan ini, para peserta diharapkan
dapat memperdalam pemahaman terkait perencanaan pembangunan kampung, penyusunan
APBDes, mekanisme pertanggungjawaban, pengendalian internal, hingga tata kelola
pelayanan publik.“Peningkatan kapasitas bukan hanya soal menambah
pengetahuan, tetapi juga perubahan cara berpikir dan cara bekerja. Kita ingin
aparatur yang bekerja bukan semata karena kewajiban, tetapi karena komitmen dan
panggilan hati untuk melayani,” tegasnya.PJ Sekda juga menyampaikan apresiasi kepada para narasumber,
penyelenggara, dan seluruh pihak yang mendukung terselenggaranya kegiatan ini.
Ia berharap pembinaan tersebut memberi manfaat nyata bagi kualitas pelayanan
pemerintah kampung di seluruh Mimika.Di akhir sambutan, Abraham Kateyau mengajak seluruh aparatur
untuk terus bersinergi membangun kampung yang maju, transparan, dan sejahtera.Kegiatan pembinaan ini menjadi salah satu upaya Pemkab
Mimika dalam memperkuat tata kelola pemerintahan kampung secara berkelanjutan
dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat dari tingkat paling dasar. Penulis: Abim
Editor: GF
11 Des 2025, 15:46 WIT
Bupati Boven Digoel Apresiasi Pengembangan Kopi Lokal, Terima Sampel Produksi Petani
Papuanewsonline.com, Boven Digoel – Pemerintah Kabupaten Boven Digoel terus mendorong pengembangan komoditas kopi sebagai salah satu sektor unggulan daerah. Hal ini terlihat dari penyerahan sampel kopi hasil produksi petani lokal kepada Bupati Boven Digoel, Roni Omba, S.IP, pada Kamis (11/12/2025).Sampel kopi tersebut merupakan hasil pendampingan dan pengembangan yang dilakukan Dinas Perkebunan melalui kegiatan bimbingan teknis (bimtek) pengolahan hasil perkebunan yang melibatkan petani dari berbagai kampung.Dalam pertemuan itu, Bupati Roni Omba menyampaikan apresiasi terhadap upaya petani dan instansi teknis yang telah bekerja meningkatkan kualitas produksi kopi daerah. Ia menegaskan bahwa pemerintah daerah berkomitmen mendukung penuh pengembangan kopi lokal agar mampu bersaing di pasar yang lebih luas.“Saya siap memberikan dukungan penuh agar hasil kopi lokal Boven Digoel memiliki nilai jual dan daya saing di pasar,” ujar Bupati Roni Omba.Ia menambahkan bahwa pemerintah daerah akan terus mendorong pembinaan, penyediaan sarana pendukung, hingga pemasaran untuk memastikan kopi lokal dapat berkembang dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.Pengembangan kopi lokal diharapkan mampu menjadi salah satu penggerak ekonomi masyarakat, terutama petani, sekaligus menjadikan Boven Digoel sebagai salah satu daerah penghasil kopi berkualitas di wilayah Papua Selatan.Penulis: Hendrik Editor: GF
11 Des 2025, 15:08 WIT
Berita utama
Berita Terbaru
Berita Populer
Video terbaru